
Bimantika.net _Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML) pada Minggu malam 18 Desember 2022 resmikan Masjid Babussalam Kelurahan Tanjung Kecamatan Rasanae Barat Kota Bima.
Kehadiran Walikota HML disambut familiar oleh Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Pemuda dan Ibu-ibu Majelis Ta’lim setempat.
Walikota HML hadir didampingi Sekretaris Daerah Kota Bima Drs. H. Mukhtar Landa, MH dan Ketua DPRD Kota Bima Alfian Indrawirawan, S.Adm.
Pembangunan Masjid Babussalam tersebut memakan waktu selama dua tahun dengan menelan biaya sebesar Rp. 3 Miliar yang bersumber dari hasil swadaya masyarakat, dan bantuan hibah dari Pemerintah Kota Bima sebesar 700 Juta sebagai Dana Stimulan yang menggerakkan hati warga setempat untuk bergotong royong.
Secara pribadi maupun pemerintah, Walikota HML bangga atas berdirinya Masjid babussalam, karena masjid tersebut atas inisiatif warga setempat yang tentunya kini berdiri dengan megahnya ditempat strategis.
“Ini tandanya kecintaan warga dalam memakmurkan rumah ibadah melalui dana pembangunan secara swadaya dapat terwujud masjid yang megah ini,” katanya.
Menurut Walikota HML bahwa pembangunan sarana ibadah itu adalah hal yang sangat urgen dan sangat penting.
“Disamping fungsi utamanya sebuah Masjid, sebagai tempat ibadah, seiring perkembangan zaman juga menjadi tempat pendidikan agama bagi anak-anak generasi penerus cita-cita Bangsa” ujar Walikota HML.
Walikota HML berharap agar masjid yang sudah terbangun dengan Kokoh dan Megahnya dapat juga berfungsi untuk wahana Dakwah dalam rangka mewujudkan pembangunan manusia melalui pendidikan agama Islam.
“Pembangunan sebuah masjid bukan hanya dilihat sebagai suatu kegiatan membangun sarana fisik tempat ibadah semata. Akan tetapi, membangun masjid pada hakikatnya adalah membangun jamaah dan membina basis dakwah yang akan bermuara pada kualitas umat secara utuh dan menyeluruh” ungkap Walikota HML.
“Jadi membangun dan memakmurkan masjid, merupakan dua sisi yang tidak dapat dipisahkan satu sama lain,” papar HML.
Untuk itu sambungnya, menjadi tugas ulama dan umara untuk mengajak umat kembali ke Masjid dalam rangka memakmurkan Masjid.
“Dengan harapan menjadi sarana yang mempersatukan umat didalam wadah ikatan ukhuwah Islamiyah, jadikanlah masjid sebagai tempat memperkokoh persatuan umat,” tutupnya. (***)
