
Bimantika.net _1 Desember 2022 Pukul 12.00 Wita s.d Pukul 17.20 Wita bertempat di kelurahan Jatibaru Timur Kecamatan Asakota Kota Bima berlangsung Kegiatan kunjungan kerja Tim survei lokasi Pompa hidran Korem 162/WB.
Tim Survey lokasi Pompa hidran Korem 162/WB yang dipimpin oleh
Kasiter korem 162/WB Kolonel Czi I gusti putu Dwika dan didampingi oleh Dandim 1608/Bima Letkol Inf Muhammad Zia Ulhaq S.Sos dan Tim survei dari Bank Indonesia dengan jumlah yang hadir sekitar 40 orang.
Hadir dalam kegiatan tersebut hasil liputan langsung media Online Bimantika antara lain Kasiter Korem 162/WB Kolonel Czi I. Gusti Putu Dwika, Dandim 1608/Bima Letkol Inf Moh Zia Ulhaq S. Sos, Tim survei Bank Indonesia Lalu Mandra kamajaya, Danramil 1608- 01/Rasanae Kapten Inf Seninot Sribakti, Pasiter Kodim 1608/Bima Lettu Inf Bambang Irawan, Lurah Jatibaru Timur Abdul Karim S. Sos dan segenap warga Masyarakat Kelurahan Jati Baru Timur.
Sekitar Pukul 14.02 Wita Kasiter korem 162/WB Kolonel Czi I. Gusti putu Dwika, tim rombongan peninjauan lokasi pompa hidram tiba di kelurahan jatibaru timur.
Lurah Jatibaru timur. Abdul Karim S. Sos berterima kasih atas kehadirannya pihak TNi dan Tim Survey lapangan.
“Terkait dengan hadirnya program pompa Hidram ini kami atas nama pemerintah, terutama masyarakat Jatibaru Timur sangat-sangat bersyukur terhadap Allah Subhanahu Wa Ta’ala karena memang kami tidak sengaja hadir rezeki yang luar biasa masyarakat Kelurahan kami” ujar Lurah.
Atas program TNI tersebut Lurah memberikan apresiasi dan terkait dengan itu ia menghimbau bahwa dengan hadirnya program pompa hidran ini jangan sampai ada satu hal yang menghalangi dalamnya program ini.
“Manfaat program ini sangat luar biasa masyarakat tidak dituntut untuk melakukan sesuatu yang mengeluarkan anggaran setelah pompa ini jadi kita tinggal merawat dan menikmati hasilnya karena memang ini satu temuan yang luar biasa yang tidak menggambarkan beban atau anggaran yang akan ditanggung oleh masyarakat” ungkap Lurah.
Lurah oun menghimbau warga untuk selalu kerjasama dan gotong royong untuk mensukseskan program yang sangat bermanfaat tersebut.
Kasiter Korem 162/WB Kolonel Czi I. Gusti putu Dwika, sampaikan Untuk pertanian nanti mudah-mudahan sebentar lagi kita sudah berkoordinasi dan berkomunikasi meminta bantuan tetapi kami minta bantuan meminta juga dari atas dari Kementerian Pertahanan juga kita minta bantuan ke Korem.
Menurutnya Kegiatan penyediaan air di Wilayah lombok sekarang nanti pun akan mungkin tahun depan di awal tahun mudah-mudahan beralih ke Sumbawa khususnya di Kota Bima.
Akan tapi tetap meminta peran serta dari Kodim pada saat nanti itu datang misalnya ditunjukkan lokasinya di mana.
“Tetapi kalau misalnya seperti sumur pompa Hidram ini kan kita menggunakan tenaga alam jadi itu cuma karena perbedaan ketinggian yang membuat itu tekan tekanan sehingga ke atas tidak perlu menggunakan energi lain seperti listrik” ungkapnya.
Kolonel Czi I. Gusti putu Dwika, ungkapkan juha
Ke depan pun kita minta bantuan dari rekan-rekan dalam bentuk sumur bor nanti bukan konsekuensinya memang harus ada yang rawat harus ada iuran listriknya seperti itu pun akan tetap kita usahakan intinya untuk kemajuan di wilayah Nusa Tenggara Barat
“Kalau yang ini tidak terpakai listrik cuma menggunakan kalaupun ada kendala jadi kami dari kemarin tujuannya hanya untuk berusaha meringankan beban masyarakat” ujarnya.
Sambutan dari Bank Indonesia yang disampaikan oleh Maruduk buyar butar, yang intinya :
Masalah legalitas kelompok baru melihat lokasi sumber air tapi kan perlu sumber air alamiah nanti lokasi masalah kebutuhan, teknis masalah pompa nanti dari pihak Kodim memang kita punya program sosial Bank Indonesia.
Perlu dipenuhi dari sekian administrasi legalitas kelompok tani apakah sudah disahkan oleh dinas Apakah ada badan hukumnya baru masalah kebutuhannya.
Kita bantu itu harus bertanggung jawabkan Nah kalau sudah kami pertanggung jawabkan dan memang bermanfaat barang itu kompresor itu bermanfaat bapak-bapak nanti bukan hanya sebatas ini,
“bukan hanya sebatas pompa mungkin jagung ya mungkin minta masalah budidaya pertaniannya tentang masalah pemasarannya nanti” ujarnya.
Lanjutnya, Dalam kelompok pertaniannya saya bilang stabil nanti hari ini anggotanya 30 besok sudah dibantu Jadi dua 20 ternyata ada kami dengar ada konflik kita itu nanti akan membuat kami menjauh Jadi kalau misalnya bantuan kami bermanfaat dan Bapak ibunya berkembang makin maju itu yang kami harapkan.
Pukul 15.45 Wita Kasiter Korem 162/WB Kolonel Czi I gusti putu Dwika dan Dandim 1608/Bima Letkol Inf Moh Zia Ulhaq S.sos bersama Tim survei dari Bank Indonesia menuju ke lokasi Mancasariba, yang di rencanakan titik tempat pompa hidram. (***)
