Bimantika.net
Ada ada saja cerita yang menggambarkan dunia pendidikan kabupaten Bima tercoreng. Potret gelap dunia pendidikan Kabupaten Bima ini tentu akan merusak reputasi dan dedikasi yang mengarah pada hancurnya dunia pendidikan itu sendiri.
Khairunnisa, anak kandung PJ Kades Talapiti yg bernama Herimawan Ibunya Siti Salmah yang bekerja di SMA Negeri 1 Ambalawi, adalah oknum yang diduga kuat mencoreng dunia pendidikan tersebut.
Masalah yang menjadi urusannya adalah oknum Khairunnisa melakukan bisnis dengan seorang warga Desa Rite Kecamatan Ambalawi, Yuliati, S. Pd yakni bisnis dagang beras. Yuli pada Bimantika menyebutkan bahwa dirinya drop beras untuk bisnis sama oknum khairunnisa dengan nomimal harga beras sekirar RP. 60 jutaan namun hasil dari penjualan besar tersebut sama sekali tidak disetorkan oleh Oknum Khairunnisa pada Yuli yang berakibat pada Yuli melaporkan pada pihak kepolisian. (BNN-01)
Kasus ini adalah salah satu kasus tercorengny dunia pendidkan kabupaten bima yang berdampak para buruknya penilian publik terhadap dunia pendidikan.
Salah seorang PenyidikPolres Bima Kota yang di konfirmasi Bimantika.net menyebutkan bahwa kasus tersebut sudab diterima laporannya dan tinggal di lakukan proses lebib lanjut.
“Udah diterima laporan dari ibu Yuli tinggal sekarang dikembangkan saja” ujar Penyidik.
Khairunnisa yang di hubungi Bimantika.net menyebutkan bahwa dirinya tidak nyaman di hubungi Wartawan. “Saya tidak nyaman anda menelpon saya, saya akan menghadap Kapolres Besok” ujarnya. (BNN-01)
