LPG Langka Rakyat Makin Susah, Fraksi Blokir Jalan

Bimantika.net _Senin 10 Oktober 2022 Forum Rakyat Sipil ( FRAKSI ) Nusa Tenggara Barat memblokir jalan lintas Dena Madapangga terkait kelangkaan dan mahalnya harga Liquefied Petroleum Gas (LPG) di wilayah Kecamatan Madapangga.

Aksi blokir jalan ini sebagai bentuk kekecewaan warga Madapangga yang kesulitan mendapatkan Gas LPG dalam beberapa minggu ini.

Koordinator FRAKSI NTB, Danial Thomson dalam orasinya menyebutkan bahwa kelangkaan LPG di Kecamatan Madapangga sudah berjalan beberapa minggu terakhir,

“Atas kelangkaan itu, masyarakat khususnya masyarakat Madapangga sangat kesulitan” ungkapnya.

Selain langka, menurut Thomson, LPG di tingkatan pengecer sudah sangat mahal sehingga masyarakat semakin di sengsarakan.

.

“Kami lakukan aksi sebagai bentuk keresahan masyarakat. Dan kami selalu bersama gerakan untuk rakyat secara utuh dan menyeluruh” ujarnya.

Massa aksi menuntut agar Pemerintah, dalam hal ini Pemerintah Daerah untuk melakukan pengawasan ketat dan segera melakukan langkah tepat dengan Pertamina Cabang Bima dalam mengatasi kelangkaan dan mahalnya LPG.

“Perlu ada langkah tegas dari pemerintah, hari ini kami mencium ada upaya kesengajaan dari pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab agar LPG langka di masyarakat”, tegasnya.

Ditambah lagi Pertamina Cabang Bima diduga memberikan kebebasan kepada pengecer untuk menjual LPG dengan harga yang tinggi, bahkan LPG di Kecamatan Madapangga bisa mencapai harga 40 Ribu ke atas.

Thomson mengancam jika pemerintah dan Pertamina tidak mampu menyelesaikan kelangkaan LPG di Kecamatan Madapangga, ia akan menggalang kekuatan masyarakat yang lebih besar untuk melakukan aksi besar-besaran.

Setelah 2 jam melaksanakan aksi blokir jalan dan orasi, massa aksi diketemukan dengan Camat Madapangga. Dalam pertemuan tersebut massa aksi menyampaikan beberapa tuntutannya yang akan Camat Madapangga sampaikan langsung kepada Bupati Bima dan Pihak Pertamina Cabang. Bima. (***)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *