Bimantika.net _Sebagian Besar Cabang Olah Raga (Cabor) di bawah Naungan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Bima meradang.
Pasalnya Anggaran Pembinaan Cabor sampai dengan Bulan Agustus 2022 ini sama sekali belum cair.
Sampai hari ini banyak cabor yang belum menerima dana pembinaan Sebut saja cabor muathay ketuanya ardiansyah
“Sampai hari ini kami belum menerima uang pembinaan Cabor” ungkap Ardiansyah.
Cabor lainnya Rata-rata cabor sudah memasukkan proposal dan terendap di KONI.
“Berbicara tidak ada anggaran itu tdk mungkin” ujar Salah seorang Pengurus Cabor Panjat Tebing.
Masih menurutnya Bahwa Panjat tebing terima transfer 1.5 juta Bulan Juli kmrin. Itu biaya mengikuti seleksi PPLP di Mataran.
“Hampir saya kembalikan uang itu mas. Karena sangat tidak layak memajukan olahraga” ucapnya.
Iapun mengakui bahwa Cabor yang terima bantuan tidak lebih dari 10 cabor Sampai saat ini dan berfariasi rata-rata 2 5 Jt. “Saya tau semua A sampai Z” katanya.
Ia merincikan bahwa Dana Koni 1 Milyar Tahap 1 500 juta, Untuk bola.250 juta, 170 jt utk operasional Koni dan 80 juta untuj cabor.
“Cair sebelum puasa kemarin Tahao 2 500 juta lagi Utk operasional koni 160 juta, cabor 90 juta, Bonus PON 250 juta Cair 3 minggu yg lalu” ungkapnya.
Ketua Cabang Olah Raga Renang, H. Gunawan, S. Pd yang dikonfirmasi Media Online Bimantika Selasa Malam 2 Agustus 2022 mengaku sama sekali tidak pernah menerima dana bantuan untuk Cabor Renang.
“Sampai saat ini Cabor Renang Nol Ruoiah” ujar Aji Gun yang juga sebagai tokoh Masyarakat Kelurahan Tanjung ini.
Manurut Aji Gun bahwa KONI diatur oleh beberapa gelintir orang saja sehingga KONI Kota Bima tidak mengalami kemajuan.
“Ini Kan lebih banyak kepentingan administrasi KONI, padahal uang KONI itu adalah uang Cabor, liat saja di RKA nya terlalu banyak uang kesekrrtariatannya, hingga perjalanan Dinas Pengurus KONI hingga tembus 25 Juta” ujar Aji Gun.
Lanjut Aji Gun bahwa KONI Kota Bima sejak tiga kali Porprof mengalami kemunduran karena pengurus KONI nya tidak paham soal Olah Raga.
“Yang kendalikan KONI itu H. Alwi dan kawan-kawan yang tidak paham soal olahraga, bagaimana mau maju olahraga Kota Bima” ungkap Aji Gun.
Lanjutnya KONI itu membawahi seluruh Cabang Olahraga yang tentunya Cabang Olahraga (Cabor) memiliki tujuan dan cita-cita sesuai Cabor Masing-masing.
Hasil investigasi Media online Bimantika bahwa sejumlah Cabor yang sama sekali tidak menerima bantuan antara lain : IMI, Takraw, Catur, Silat, Muathay, Renang, Menembak, Tennis Meja, Panjat Tebing, Tinju, Billyar, Tarung Drajat. Bulutangkis.
Sekretaris KONI Kota Bima Drs. H. Alwi Yasin, M. Ap yang diwawancara media online Bimantika menyebutkan bahwa soal Keuangan KONI selalu transaran.
“Semua Cabor kita bantu tentu bantuannya Fariatif tidak serta merta sama besar anggarannya” ujar nya.
Lanjutnya dalam membantu Cabor dirinya sangat transparan dan terbuka sehingga bisa dipertanggung jawabkan.
“Bahkan kita by transfer ke Cabor yang kita bantu dan bisa kita pertanggung jawabkan karena melalui transfer” ujarnya.
Khusus Olahraga Panjat Tebing Kata Alwi Yasin justru Panjat Tebing itu Prioritas kita selama ini.
“Tulis besar-besar bahwa Panjat Tebing kita prioritaskan bahkan saat PON Papua sangking kita priotitaskan kita utus salah satu Pengurusnya, bahkan Ketua KONI dan Saya sendiri tidak berangkat” ujarnya. (***)

