
Bimantika.net _Adanya kegelisahan dan keluh kesah dari para guru non sertifikasi tentang tunjangan yang menjadi haknya belum dibayarkan oleh Pihak Dinas Dikbud Kota Bima kini ada titik terangnya.
Sebelumnya ketua PGRI Kota Bima Suhardin S,Pd M. Pd . Dalam pernyataan nya di beberapa media menyebutkan bahwa Pemkot Bima belum menyelesaikan pembayaran tunjangan Tamsil (tambahan penghasilan) bagi guru non sertifikasi.
Dirinya mengurai bahwa sejak juli 2021 sampai Maret 2022 tunjangan yang dimaksud belum dibayarkan.
Ketua PGRI Kota Bima selaku wadah para Guru Se Kota Bima berhimpun, memberikan pernyataan keras bahwa apabila pihak Pemkot Bima melalui Dinas Dikbud tidak mampu menyelesaikan persoalan itu maka dirinya selaku Ketua PGRI Kota Bima akan menempuh beberapa hal yang dianggapnya membela kepentingan kaum Guru.
Terkait Tamsil atau tambahan penghasilan yang belum dibayarkan tersebut Kepala Dinas Dikbud Kota Bima Drs. H. Supratman, M. Ap angkat bicara sembari memberikan penjelasan.
Kepala Dinas Dikbud Kota Bima Drs. H. Supratman, M. Apa yang dikonfirmasi langsung media online Bimantika Minggu 2 April 2022 usai santapan Sahur Ramadhan memberikan penjelasan.
Kadis Dikbud menjelaskan bahwa untuk pembayaran TPG sudah di bayar, dan yang belum adalah TAMSIL atau Tambahan Penghasilan.
Pihaknya pun sudah koordinasi dengan pihak Kemendikbudristek soal belum terbayarnya Tamsil tersebut.
“Insya Allah hasil koordinasi itu akan di transfer awal bulan april ini, dan hasil koordinasi BPKAD juga dengan Kemenkeu akan dikirim awal bulan April ini” ungkap Supratman.
Masih menurut Kadis Supratman bahwa masalahnya adalah kekurangan uang transfer dari Kementrian Keuangan untuk 5 (lima) bulan tahun 2021 dan 3 bulan tahun 2022 sekarang.
“Kalau di kami tidak menjadi masalah karena masalahnya adalah kekurangan transfer dari Kemenkeu” demikian ujarnya.
Hal yang sama disampaikan oleh Sekretaris Dinas Dikbud Kota Bima, Taufik menjelaskan bahwa untuk tahun 2021 selam 5 bulan memang belum dibayarkan karena dana transfer dari pusat tidak cukup untuk d bayarkan 12 untuk bulan.
“Hanya 7 bulan yang bisa dibayarkan dulu dan Hal itu berlaku Nasional. Namun saat ini proses persiapan pembayaran untuk yang 5 bulan sedang di siapkan” ungkapnya.
Taufik memperkirakan Awal Bulan April ini sudah terselesaikan dan segera di transfer dananya.
Masih menurut Taufik bahwa untuk tahun 2022 ini, pembayaran tahap 1 juga sedang di siapkan dan Dinas sudah bersurat ke sekolah agar segera mengirimkan berkas administrasi Tamsil dan TPG.
Hal ini sangat urgen mengingat untuk tahap 1 akan dilakukan pembayaran untuk bulan Januari sampai Maret, jika SK TPG sudah di terbitkan oleh Kemendikbudristek.
Terkait Tamsil sekolah harus melaporkan guru non sertifikasi yang mendapatkan 24 jam pelajaran kerena Scheedulenya berlaku memang seperti itu
Dan terkait tunjangan profesi, pihaknya akan segera membayarkan karena dananya sudah masuk dari Kementrian. (***)
