Bimantika.net _Ajang MotoGP di Sirkuit Mandalika Lombok NTB adalah sebuah ajang dunia yang telah sukses di gelar.
Kesuksesan ini tentu tidak terlepas dari Managemen apik dari seorang pemimpin di Propinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).
Adalah DR. Zulkieflimansyah sebagai Gubernur NTB memiliki peranan yang sangat penting dalam menggawangi kegiatan MotoGP yang terselenggara dengan sukses 18-20 Maret lalu.
Di akun media sosialnya, Doktor Zul Sapaan akrab Gubernur NTB mengucapkan terimakasih pada semua pihak yang telah mensukseskan acara dunia MotoGP.

“Terima Kasih kepada semua pihak yang telah Mendukung dan Menyukseskan MotoGP Mandalika” ungkap Doktor Zul dengan tagar NTBGemilang
IndonesiaMaju
Pada momentum MotoGP itupun Doktor Zul Bersama Presiden Republik Indonesia Ir. H. Joko Widodo, Ketua MPR RI dan Ketua DPR RI ikut nonton bareng langsung di sirkuit Mandalika.
“Semua senang dan bangga pada Mandalika. Mandalika mengubah wajah Indonesia” demikian ujar Doktor Zul beberapa waktu lalu.
Dari sisi kemajuan lokal yang ada di NTB, secara ekonomi membawa ribuan dan jutaan dampak positif dengan adanya perhelatan MotoGP tersebut.

Mentri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Republik Indonesia Sandiaga Uno pun tidak luput dari mengupdate status Facebooknya yang bangga akan perhelatan MotoGP Mandalika.
“Belum sah ke Lombok, jika belum mencicipi ayam taliwang dan plecing kangkung. Betul?” Kata Sandiaga Uno di akun pribadinya Rabu 23 Maret 2022.
Menurut Sandiaga Uno bahwa Ajang balap MotoGP kemarin ikut membawa berkah yang luar bisa bagi para pelaku UMKM kuliner di Lombok.
“Salah satunya bagi pengusaha ayam taliwang yang mengalami kenaikan omset mencapai miliaran rupiah” ujar Sandiaga Uno.
Termasuk juga Ayam Taliwang H.Moerad yang terletak di Mataram, Lombok, yang mengaku pendapatannya meningkat 10 kali lipat dibandingkan hari-hari biasanya. Top!
Masih menurut Sandiaga Uno bahwa ajang balap MotoGP telah menjadi tonggak tatanan ekonomi baru, menciptakan efek domino kebangkitan ekonomi, terciptanya peluang usaha dan lapangan kerja baru bagi pelaku ekonomi kreatif. (***)

