Izajah Ipa Suka Asli, Cuman Ada Kepentingan Segelintir Oknum Perindo saja

Bimantika.net

Gonjang ganjing internal Partai Perindo Kota Bima makin melebar, hingga saling tuding menuding memakai izasah palsu segala macam berdampak riuh rendah di publik. Sesungguhnya itu hanyalah masalah internal saja di Perindo, cuman karena adanya kepentingan oknum tertentu di Perindo Kota Bima berdampak pada Saling tuding di ruang Publik. Ungkap Johan Jauhari pada Bimantika.net. lanjut Johan bahwa sebenarnya masalahnya sepele terkait perolehan suara internal Partai Perindo Dapil Bima 2 Kota Bima yang meliputi Kcamatan Mpunda Dan RasaNaE Barat. Di dapil tersebut Hj. Ipa Suka ikut berkontestasi di Pileg April 2019. Lalu diinternal partai Ipa Suka mendapat suara tertinggi sehingga KPUD pun lakukan penetapan. Pasca penetapan terjadilah gejolak internal yang mengemuka diruang publik bahwa ada salah seorang Caleg yang juga pengurus Partai yang tidak rela kalau Ipa Suka di Lantik dengan sebuah alasan memakai izasah Palsu. Johan balik bertanya, kalau memang ijazah itu palsu yang di tuntut bukan Ipa Suka nya melainkan Ketua Dan Sekretaris DPC Perindo Kota Bima yang ajukan Ipq suka sebagai Caleg. “Itu kalau mau tuntut jangan tuntut Ipa suka, tapi tuntutlah Ketua dan Sekretaris Perindo yang sejak awal rekomendasikan nama Ipa suka untuk Jadi Caleg” ungkapnya.
Mestinya Ketua dan sekretaris Partai lakukan verifikasi awal saat Ipa suka ajukan diri jadi Caleg, bukan malah sebaliknya, saat KPUD menetapkan Ipa Suka sebagai caleg Terpilih tiba tiba saja oknum pengurus inti Partai yang persoalkan izasah palsunya ipa suka.
“Ini adalah kepentingan terselubung DPC Partai Perindo Kota Bima, harusnya Perindo Kota Bima berterimakasih pada Ipa suka pendulang suara untuk partai bukan malahan semakin dipojokkan secara internal, inilah politik praktis kepentingannya oknum petinggi perindo Kota Bima” ujar Johan.
Hal yang sama disampaikan oleh Ketua DPC Partai perindo Kecamatan Asakota, Alfin Nahruddin pada Bimantika.net menyebutkan bahwa Ipa suka adalah asset partai Perindo sehingga dirinya wajib melakukan advokasi. ” saya tidak punya kepentingan apapun cuman saja saya berkepentingan secara kepartaian bahwa Ipa suka itu adalah asset partai perindo yang harus diselamatkan dari berbagai upaya menjatuhkannya” ujar Bimo sapaan akrab Alfin. Lanjut Bimo, bahwa yang berhak menyatakan izasah Ipa suka itu asli atau palsu adalah pihak aparat penegak hukum yang ditugaskan oleh negara. “Ada lembaga hukum yang menjustifikasi, bukan orang per orang” katanya. Bimo pun menyampaikan bahwa sesungguhnya para penerbit Izasah Paket C nya ipa suka sudah mengakui semua bahwa sesungguhnya izasah itu resmi nama Ipa Suka dan nomor Induk siswa nya. “Tidak ada persoalan sesungguhnya karena dewan pendidikan dan stake holder pendidikan sudah mengakui bahwa izasah itu adalah Asli Punya Ipa Suka” tegas Bimo. (//arif)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hacklink Hacklink Satış бэклинки casibom marsbahis casibom hacklink market marsbahis giriş vdcasino casibom