Walikota HML : Atasi Banjir, 2022 Normalisasi Sungai Padolo Melayu dan Romo

Bimantika.net Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML) benar-benar memikirkan trauma warga masyarakar Kota Bima dari banjir menerjang setiap tahunnya.

Langkah riil dan nyata yang sudah diambilnya adalah sejak dirinya menjabat Walikota Bima 2018 lalu membuat regulasi tidak lagi menghiraukan aspirasi warga yang ingin buka jalan tani yang membelah gunung.

“Sejak saya jadi Walikota Bima saya sudah buat aturan tidak lagi mengizinkan ada program buka jalan tani yang membelah gunung yang berakibat rusaknya fungsi gunung” ungkap Walikota HML saat dihubungi Media Online Bimantika Sabtu 11 Desember 2021.

Langkah yang ditempuh oleh Walikota HML ini tentu menjadi sebuah harapan seluruh rakyat Kota Bima agar terhindar dari bencana banjir.

Menurut Walikota HML bahwa gunung-gunung yang ada di Kota Bima kondisinya saat ini sudah banyak akses jalan beraspal yang memungkinkan warga masyarakat untuk melakukan perladangan liar.

“Saya sudah coba naik di beberapa gunung yang ada di Kota Bima, ada jalan beraspal yang sepertinya memudahkan warga memiliki akses dengan mudah untuk melakukan perambahan hutan” demikian ungkap Walikota HML.

Upaya lain Saat ini menurut Walikota HML adalah menutup kembali akses jalan yang ada dan tidak difungsikan sembari melakukan penanaman pohon kembali dihutan-hutan dan gunung-gunung yang sudah gundul akibat adanya perambahan Hutan dan penebangan pohon-pohon penyangga mata air.

Kembalikan fungsi Hutan dan Gunung adalah langkah Utama, Disamping ada upaya riil dalam hal perbaikan sarana dan prasarananya seperti perbaikan saluran drainase dan normalisasi sungai.

Mantan Anggota DPR RI Dua Periode , Walikota HML melalui lobi tingkat tingginya bahwa di tahun 2022 akan ada Normalisasi sungai seperti sungai Melayu, Romo dan Padolo, perbaikan dan pengembangan infrastruktur dengan nilai sebesar 230 miliyar.

“Insya Allah Kesemuanya dilaksanakan 2022 sampai 2026,” ujar Wali Kota Bima.

Masih menurutnya bahwa rencana dan planning besar itu berkat Dukungan dan kerjasama World Bank dan Jepang dalam upaya penyehatan kembali lingkungan dan perkotaan. serta perbaikan dan pengembangan infrastruktur serta hal lainnya yang menjadi prioritas utama.

“Dari seluruh Kota di Indonesia hanya ada 3 Kota yang kerja sama dengan Wold Bank yakni Kota Bima, Kota Pontianak dan Manado,” jelas Walikota Bima. (***)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *