Kabid Humas Polda NTB, Kombes Pol Artanto
Bimantika.net Kasus Penembakan Warga Bolo Kecamatan Madapangga saat melakukan pemblokiran jalan lintas Sumbawa beberapa waktu lalu Terus dilakukan upaya investigasi oleh pihak Propam Polda NTB.
Hasil investigasi Media Online Bimantika bahwa pemicu gerakan massa besar saat itu adalah setelah sehari pasca mereka lakukan blokir jalan terkait kelangkaan pupuk.
Saat blokir jalan itu ada pihak Distributor yang menjanjikan bahwa pada hari Sabtu (4/12) akan di distribusikan pupuk sebanyak 7 Ton..
“Andaikan saja pupuk yang dijanjikan oleh pihak distributor 7 ton saat aksi pertama, mungkin tidak akan terjadi aksi hari ini yang lebih besar dan menelan korban” ungkap warga.
Keesokan harinya aksi menelan korban karena ada yang kena peluru saat pengamanan oleh Polres Bima Kabupaten.
Banyak pihak menilai bahwa tertembaknya seorang warga dalam pengamaman itu adalah bentuk kelalaian Aparat Kepolisian dalam menangani dan mengatasi aksi massa.
Atas aksi yang dinilai diluar Standar Operasional Prosedur personil Polres Bima Kabupaten saat pengamanan aksi demonstrasi di Desa Bolo Kecamatan Madapangga Kabupaten Bima, menuai protes dari berbagi pihak.
Kasus inipun menjadi atensi khusus Kapolda NTB sehingga sehari pasca kejadian Kapolda NTB mengutus Kabid Propam Polda NTB untuk melakukan Investigasi.
Demi mendapatkan progres kinerja Kabid Propam Polda NTB, Media Bimantika pun mencoba konfirmasi langsung Kabid Humas Polda NTB.
Ass Pak Kabid Humas Polda NTB, Mohon Maaf, atas kehadiran Kabid Propam Polda NTB di Bima dalam rangka investigasi Insiden Penembakan Warga Desa Bolo Kecamatan Madapangga udah ada titik terangnya Komandan ? Demikian pertanyaan Media Bimantika pada Kabid Humas Polda NTB.
“Masih dalam proses investigasi mendalam… insyaallah segera terungkap” ungkap Kabid Humas Polda NTB Komisaris Besar (Kombes) Polisi Artanto menjawab pertanyaan WhatsApp Media Online Bimantika Jum’at siang 20 Desember 2021. (***)

