Inilah Postingan AA yang menyebutkan bahwa Banjir Melanda Pemukimannya di Salama, Sementara Vidio Banjir Yang Menerjang Jembatan itu ada di Desa Lebak Sari Batu Layar
Bimantika.net Kapolres Bima Kota, AKBP Henry Novika Chandra, S.I.K, MH menghimbau kepada Warga Kota Bima agar tidak membuat Narasi Hoax atas berita Banjir Kota Bima.
Himbauan ini setelah Kapolres mendapat informasi salah seorang pemilik Akun Facebook AA memosting Dengan Narasi Bahwa di Kampungnya ada Banjir besar yang membuat jembatan putus padahal itu adalah Banjir di wilayah lain.
“Saya tegaskan agar warga masyarakat senantiasa tidak menyebarkan berita Hoax” ungkap Kapolres.
Untuk diketahui bahwa salah seorang pemilik Akun Facebook AA dengan jelas menyebutkan bahwa terjadi banjir yang memutuskan jembatan di Areal Salama tempat tinggalnya.
Sementara tidak ada Banjir yang memutuskan Jembatan yang ada di lingkungan Salama Kota Bima.
Dalam Postingan AA itu secara tegas menyebutkan bahwa banjir melanda pemukimanku di Salama dan seluruh Kampung di Kota Bima dengan menampilkan Fitur Vidio Banjir yang terjadi di Desa Lebak Sari Batu Layar Lombok.
Atas Kejadian ini Kapolres Bima Kota, AKBP Henry Novika Chandra, S.I.K., MH yang di wawancara langsung oleh Media Bimantika menghimbau agar netizen bijak dalam bermedia sosial.
“Saya harap warga net bijak memosting sesuatu di media sosial dan tidak menyebarkan informasi hoax” ungkap Kapolres. (***)

