Bimantika.net,_ Kampanye putaran ke tiga di Zona tengah Kecamatan Monta, pasangan calon Bupati dan wakil Bupati Nomor urut 2 Drs. H. Syfruddin H. M. Nur, M. Pd dan Ady Mahyudi SE atau di singkat Syafaad pada hari minggu (22/11/2020). Syafaad melakukan kampanye dialogis di desa baralau desa sie desa monta dan desa simpasai.
Di Desa Baralau, pantauan langsung kordinator Liputan Media online Bimantika Ruma rengge Paslon nomor urut 2 Syafaad di tantang oleh tokoh masyarakat sekaligus tokoh agama ustadz Sukardin dalam dialog nya dengan pasangan safru – Ady di Lapangan desa Baralau mengatakan kami masyarakat baralau dengan mayoritas rakyat nya petani kami siap menangkan Syafaad Nomor urut 2 dengan syarat setelah sukses dan menjadi Pemimpin kabupaten Bima di mohon agar kebutuhan para petani khusus nya di desa baralau umum nya kecamatan Monta agar di bangun Dam so sie ungkap nya.
Sambil menyodorkan surat pernyataan kontrak politik dengan paslo syafru – Ady untuk ditanda tanganin,
Dalam kesempatan itu paslon Syafaad dalam orasi politik nya Ady Mahyudi mengatakan kalau sudah di berikan amanah insya allah kami tetap berbuat untuk kesejahteraan dan kemakmuran rakyat dan kami akan perioritaskan kebutuhan rakyat seperti pupuk, benih yang bagus obat obatan serta irigasi.

Massa Pendukung Syafaad di Kecamatan Monta
Setelah melakukan kampanye dialogis di desa baralau Syafaad beralih ke desa sie desa monta dan berakhir di desa Simpasai,
Seorang warga desa sie Saud memberikan komentar pada media ini, saat paslon syafaad masuk di desa Simpasai mengatakan di lihat dari antusias penyambutan serta adanya pernyataan masyarakat Kecamtan Monta bahwa kecamtan Monta Insya Allah kemenangan Syafaad jauh dari lawan lawan nya seperti IDP.
Di tambahkannya, bahwa dirinya di tahun 2015 adalah Tim pemenangan dari IDP dengan ratusan orang yang dirinya ajak.
“Tapi di tahun 2020 ini saya bersama teman teman seperjuangan dulu beralih dukungan dengan mendukung paslon Syafaad dengan jargon Perubahan nya, kenapa saya dan teman teman saya beralih dukungan karena kami melihat kepemimpinan IDP tidaklah Amanah ujar nya kesal.
Menurutnya bahwa kini IDP bukanlah melawan Syafru – Ady melainkan melawan eks Timnya, melawan Rakyat jelata serta yang paling fundamental adalah melawan omongan nya sendiri karena banyaknya janji – janji yang tidak di tepati nya dengan rakyat. (BNN_07/Ruma Rengge)

