Wagub Umi Dinda Sampaikan Catatan Penting Gubernur NTB Kepada Pejabat Pemprov NTB

jpn

Bimantika.net -Wakil Gubernur NTB, Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE., M.I.P (IDP) memimpin Rapat Pimpinan perdana Pemerintah Provinsi NTB yang berlangsung di Ruang Rapat Tambora Kantor Gubernur NTB, Senin 24 Februari 2025.

Dalam Rapim tersebut, Umi Dinda menyampaikan catatan penting dari Gubernur NTB, yaitu untuk menjalankan kolaborasi bersama dalam menjaga harmoni pelaksanaan tugas hingga 5 tahun kedepan, agar bersama bekerja sebaik-baiknya.

“Gubernur NTB menyampaikan salam hormat. Sesungguhnya hati dan pikirannya ada di NTB dan ingin segera bergabung bertemu dan memberikan pelayanan pada masyarakat. Namun, karena orientasi kepala daerah ini juga kewajiban maka harus diikuti dengan sebaik-baiknya.,” tuturnya.

Umi Dinda juga menyampaikan agar dapat menjaga kondusifitas, kegaduhan – kegaduhan, baik di internal maupun yang berimbas ke masyarakat.

“Gubernur NTB minta agar Kepala Perangkat Daerah dan jajaran sekuat tenaga dan upaya mencegah terjadinya kegaduhan dalam memberikan pelayanan publik,”ungkap Umi Dinda.

Selain itu, pola komunikasi dengan publik agar dapat diinformasikan dengan baik segala bentuk kebijaksanaan dan pelaksanaannya dan program kegiatan dan agenda agar terupdate secara langsung informasinya sehingga masyarakat mendapatkan informasi yang jelas dan benar.

“Pemberitaan melalui media sosial dan media kerjasama untuk kesamaan narasi dan substansinya agar selalu dikoordinasikan melalui Dinas Kominfotik NTB, jelasnya.

Adapun terkait dengan rencana Safari Ramadhan agar Sekda dan Perangkat Daerah terkait mengkoordinasikan dengan Pemerintah Kab/Kota agar bisa diselaraskan dan dengan kegiatan kemasyarakatan lainnya.

Diminta kepada Dinas terkait agar kembali melakukan pengecekan infrastruktur jalan, jembatan, sarana prasarana pendidikan dan kesehatan, khususnya yang menjadi kewenangan Pemrov NTB untuk memaksimalkan layanan publik.

“Agar untuk diperhatikan kembali pendataan aset milik Pemprov yang ada di Pemrov NTB dan di wilayah kab/kota,”tuturnya.

Ia juga menghimbau kepada Inspektur Daerah Pemprov NTB untuk memperkuat koordinasi dengan Aparat Penegak Hukum melalui penguatan Peran APIP Pemprov NTB.

“Tentunya mengajak Seluruh Jajaran Pemprov NTB untuk memiliki niat yang tulus dan komitmen yang kuat dalam bekerjasama membantu terwujudnya visi dan misi serta mendukung seluruh agenda Gubernur dan Wagub NTB menuju NTB Makmur dan Mendunia, tutup Umi Dinda. (Diskominfotikntb)

Bimtek Nasional Demokrat, Fraksi Demokrat DPRD Kabupaten Bima Buat Sejarah di Arena Tingkat Nasional

jpn

Bimantika.net -Partai Demokrat menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Nasional untuk seluruh anggota fraksi Partai Demokrat di seluruh Indonesia pada Minggu, 23 Februari 2025.

Momentum itu, Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menyampaikan sambutan yang penuh refleksi dan optimisme mengenai perjalanan partai Demokrat

“5 tahun yang lalu, rasanya baru kemarin, 5 tahun yang lalu, kalau kita putar, kita flashback, 5 tahun yang lalu, 2020, 15 Maret 2020 kita menyelenggarakan Kongres,” mengenang momen penting dalam sejarah Partai Demokrat.

“Dan di hari itu kalau masih ingat bagi yang hadir terutama, itu dideklarasikan pertama kali lockdown, pandemi COVID-19,” ucapnya.

Pandemi tersebut mengubah segala aspek kehidupan, termasuk dinamika politik di Indonesia dan utamanya Partai Demokrat.

AHY mengisahkan pengslaman kesedihan atas banyaknya korban jiwa yang tidak bisa diselamatkan meskipun usaha maksimal telah dilakukan untuk menjaga kesehatan.

Dan AHY menceritakan bahwa Partai Demokrat, meskipun berada di luar pemerintahan dan menghadapi berbagai kesulitan, terus berjuang untuk tetap solid dan berfungsi sebagai oposisi yang konstruktif.

“Demokrat tentunya juga tidak mudah sebagai oposisi di luar pemerintahan saat itu”, ujarnya.

Namun, perjuangan internal partai tidaklah mudah. AHY mengingatkan bahwa mereka juga menghadapi upaya pengambilalihan partai secara paksa.

“Partai kita diganggu. Mau direbut, diambil secara paksa. Masih ingat? Apakah akan dilupakan begitu saja?” ujarnya, mengingatkan perjuangan keras untuk mempertahankan kedaulatan partai.

AHY menegaskan bahwa ujian tersebut justru memperkuat Partai Demokrat.

AHY pun mengajak seluruh anggota Fraksi Partai Demokrat untuk tidak sekadar melihat forum Bimtek ini sebagai kegiatan formalitas belaka, melainkan sebagai pelecut semangat untuk lebih berperan aktif dalam memperjuangkan kepentingan rakyat.

“Forum ini bukanlah menjadi forum yang formalitas. Bukan hanya sekedar temu kangen, tapi jadikan forum-forum semacam ini sebagai pelecut semangat kita,” pesan AHY.

Partai Demokrat, dengan 1.600 lebih anggota DPRD, bertekad untuk terus menjadi penjuru di lapangan dan memainkan peran langsung dalam membantu masyarakat.

Di momentum itu, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kabupaten Bima dibawah Kendali Ketua DPC Hj. Misfalah, S. Pd, M. Pd menciptakan sejarah tersendiri diarena Bimtek Nasional dengan mengusung kembali AHY senagai Ketua Umum.

“Fraksi Demokrat DPRD Kabupaten bima mewakili wilayah nusa tenggara barat fraksi DPRD provinsi dan kabupaten untuk menyampaikan aspirasi meminta Ketum mas AHY untuk kembali pimpin Demokrat 2025-2030” ujar Fatimah Anggota DPRD Kabupaten Bima.

Hal senada disampaikan Anggota DPRD Kabupaten Bima 3 Periode, Nukrah, S. Sos bahwa AHY adalah sosok Ketua Umum yang kharismatik.

“Beliau AHY adalah sosok Ketua Umun yang wajib kami banggakan dengan ketokohan dan kharismatik nya’ ujar Nukrah. (***)

Wakil Walikota Feri Sofiyan : Lanjutkan Pembangunan Untuk Kebaikan Warga Kota Bima

jpn

Bimantika.net -Wakil Wali Kota Bima, Feri Sofiyan, S.H., yang baru saja dilantik, memimpin apel gabungan perdana yang digelar di halaman Kantor Wali Kota Bima. Apel yang dihadiri oleh seluruh jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Bima ini berlangsung dengan penuh khidmat. Senin 24, Februari 2025.

Dalam sambutannya, Feri Sofiyan menegaskan komitmennya untuk melanjutkan program-program pembangunan Kota Bima untuk kebaikan warga masyarakat Kota Bima.

Serta mengajak seluruh ASN untuk bekerja dengan profesionalisme dan dedikasi tinggi.

Ia juga menekankan pentingnya disiplin, pelayanan publik yang prima, serta kolaborasi dalam menjalankan tugas pemerintahan.

“Kita harus bekerja dengan penuh tanggung jawab, menjaga integritas, dan terus memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Kota Bima,” ujar Feri Sofiyan dalam amanatnya.

Feri mengungkapkan pentingnya persatuan dan sinergi dalam membangun Kota Bima. Ia mengajak seluruh ASN untuk bekerja bersama tanpa ada lagi sekat perbedaan.

“Tidak ada lagi perbedaan antara kami dan mereka, kita adalah satu kesatuan yang utuh untuk membangun daerah bersama sesuai dengan visi dan misi yang telah dituangkan dalam RPJMD,” tegasnya.

Ia juga menekankan bahwa saat ini adalah momen untuk bergerak maju dengan semangat kebersamaan demi kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat.

“Mulai saat ini, mari kita tinggalkan perbedaan dan bersatu dalam semangat kerja bersama untuk memajukan daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ajaknya.

Apel gabungan ini juga menjadi momentum bagi Wakil Wali Kota untuk mempererat koordinasi dan komunikasi dengan para pejabat serta ASN di lingkungan Pemerintah Kota Bima. Ia berharap sinergi yang terjalin dapat mendorong berbagai program pembangunan yang telah direncanakan.

Acara tersebut diakhiri dengan doa bersama untuk kelancaran tugas pemerintahan serta keberkahan bagi Kota Bima ke depannya. (****//Kominfo)

Wakil Wali Kota Bima : Dengan Kebersamaan, Lawan Narkoba di Kota Bima

jpn

Bimantika.net -Wakil Wali Kota Bima, Feri Sofiyan, S.H menghadiri acara STIE Fest, acara yang menggabungkan semangat kebersamaan dan edukasi masyarakat. Berlangsung di Taman Amahami Kota Bima, Minggu, 23 Februari 2025.

STIE FEST dibuka dengan kegiatan senam sehat yang diikuti oleh ratusan peserta dari berbagai kalangan. Suasana penuh semangat dan kebersamaan terpancar dari wajah para peserta yang mengikuti gerakan senam dengan antusias. Panitia juga membagikan kupon gratis kepada peserta sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi mereka.

Selain senam sehat, aksi donor darah yang bekerja sama dengan RSUD Kota Bima menjadi salah satu agenda penting dalam acara ini. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya donor darah sebagai bentuk kepedulian sosial.

Wakil Wali Kota Bima, Feri Sofiyan, menyampaikan, kegiatan ini tentunya tidak bisa terlaksana tanpa adanya inisiasi dari civitas Akademika STIE Bima. Untuk itu, atas nama pemerintah Kota Bima mengapresiasi dan rasa bangga atas kegiatan yang telah di gagas. Kegiatan ini sangat bermanfaat untuk kita semua.

“Kegiatan ini juga sebagai momentum membangun persepsi yang sama, dengan membangun kebersamaan mari lawan narkoba di Kota Bima,” ujar Wakil Wali Kota, Feri Sofiyan. (Sumber : Diskominfokotabima)

Tanggapan Direktur RSUP NTB Soal Rumah Singgah

jpn

Bimantika.net -Direktur RSUD Provinsi NTB, dr. H. Lalu Herman Mahaputra, M.Kes, M.H., atau yang lebih familier disapa dokter Jack menegaskan bahwa itu bukan pengusiran paksa pasien di rumah singgah. Tapi relokasi rumah singgah pasien ke tempat yang lebih baik.

‘’Ini sebenarnya lebih kepada penertiban di rumah singgah. Jadi, kami ingin merelokasi rumah singgah itu ke tempat yang lebih tertib,’’ tegas dokter Jack saat pertemuan dengan tokoh-tokoh, di ruang rapat Direktur RSUD Provinsi NTB, Sabtu (22/2/2025), guna menyikapi beredarnya video di media sosial (Medsos) terkait dugaan pengusiran pasien di rumah singgah tersebut.

Dokter Jack juga membantah menyewa preman untuk mengusir pasien di rumah singgah seperti yang disangkakan dalam medsos tersebut. ‘’Untuk apa kami menyewa preman. Mungkin saja karena kami memberikan kewenangan kepada pihak ketiga untuk membangun rumah singgah di belakang, dan mereka punya tukang, jadi mereka itu tukang bukan preman,’’ ungkap dokter Jack.

Dokter Jack menjelaskan, bahwa relokasi rumah singgah itu dilakukan tak lain semata-mata untuk memberikan fasilitas yang lebih baik dan nyaman.

Dan tentunya juga untuk mempermudah aksesibilitas pasien selama berada di rumah singgah untuk kontrol ke pelayanan poliklinik di dalam area RSUD Provinsi NTB, serta lebih dekat dengan masjid.

‘’Yang jelas, lokasi yang sekarang ini di belakang lebih luas. Karena luas lahannya sekitar 50 are. Di sana nanti para pasien dan keluarga pasien bisa untuk masak atau mencuci. Jadi, itulah tujuan kami sebenarnya, dan tidak ada niatan lain selaian untuk membantu masyarakat kita dari pulau seberang (Pulau Sumbawa) yang datang berobat ke sini (RSUD NTB),’’ jelas dokter Jack.

Terkait adanya pasien dalam video tersebut yang menolak bahkan menangis untuk direlokasi, menurut dokter Jack, jauh-jauh hari sebelum pembongkaran, pihaknya telah mensosialisasikan bahkan mengonfirmasikan terkait rencana relokasi dan pembongkaran rumah singgah tersebut kepada pasien maupun keluarga pasien. Dan pihak pasien maupun keluarga pasien sama sekali tidak ada penolakan (setuju) untuk direlokasi.

Pertemuan di RSUD NTB
Suasana pertemuan di ruang rapat Direktur RSUD NTB.

‘’Kami sudah berulang kali menginformasikan ke teman-teman yang ada di rumah singgah, dan saat kami melakukan sosialisasi mereka setuju. Saya tidak tahu kenapa tiba-tiba ada yang tidak mau,’’ ucap dokter Jack.

Dokter Jack menyebutkan, saat ini terdapat delapan pasien yang menghuni rumah singgah tersebut. Fasilitas ini diperuntukkan bagi pasien dari daerah jauh seperti Bima, Dompu, Sumbawa, Lombok Timur, Lombok Utara, yang harus menjalani kontrol rutin setiap dua atau tiga hari di RSUD Provinsi NTB. Ini sebagai bentuk tanggung jawab moral, karena tanpa dipungut biaya (gratis) bagi pasien.

Setelah mendengar pemaparan dari dokter Jack, para tokoh yang hadir dalam pertemuan tersebut menyambut baik dan mengapresiasi langkah dan upaya yang telah dilakukan oleh dokter Jack. Para tokoh berharap agar tidak mengganggu niat luhur dokter Jack dalam memberikan pelayanan dan kemudahan kepada masyarakat baik di rumah singgah maupun di RSUD Provinsi NTB.

Terkait hal-hal yang diutarakan di medsos oleh oknum-oknum tidak bertanggungjawab, Ketua Kaukus Muda Sasak, Agus Marta Haryadi meminta untuk tidak membuat narasi yang kurang baik dan tidak berdasarkan fakta. Karena hal itu akan mengganggu keberadaan rumah singgah tersebut.

Mantan Rektor Universitas Muhammadiyah Mataram (UMMAT), Dr H Arsyad A Ghani dalam kesempatan pertemuan tersebut juga meminta kepada masyarakat NTB untuk tidak cepat terprovokasi dengan isu-isu atau informasi yang ingin memecah belah. ‘’Mari kita lebih bijak dalam menerima informasi atau menonton video yang beredar di media sosial. Kita harus lebih selektif untuk menyaringnya,’’ imbau Arsyad Ghani.

Adapun para tokoh yang hadir dalam pertemuan tersebut, di antaranya; ada dari unsur TNI dan Polri, Ketua Majelis Adat Sasak (MAS), Dr HL Sajim Sastrawan; Mantan Rektor Universitas Muhammadiyah Mataram (UMMAT), Dr H Arsyad A Ghani; tokoh Sumbawa sekaligus Mantan Wagub NTB, Ir H Badrul Munir, M.M.; tokoh pemuda, Lalu Tajir Syahroni; Humas Ikatan Keluarga Masyarakat Paer Lauq (IKMA-PALA), Eef Saifuddin; dan Ketua Kaukus Muda Sasak, Agus Marta Haryadi, serta dari tokoh Hindu, I Gede Sukarma Wesa. (****)

Soal Rumah Singgah di RSUP NTB, Iqbal-Dinda Beri Arahan Tegas

jpn

Bimantika.net -Gubernur NTB, Dr. H. Lalu Muhamad Iqbal memberikan arahan tegas dalam menyikapi persoalan Rumah Singgah di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Provinsi NTB pada Rapat Terbatas secara virtual, Sabtu (22/02).

“Saya turut prihatin atas kejadian seperti ini”, Ungkap Miq Iqbal via Zoom disela waktu rehat Orientasi Kepemimpinan Kada dan Wakada 2025 di Magelang.

Gubernur NTB menyatakan rasa prihatinnya terhadap persoalan yang terjadi. Sekaligus memberikan penegasan penting dalam arahannya,

Ada pointer penting dalam arahan Gubernur NTB yakni Pertama, Agar rumah singgah tersebut diberikan ijin dan kesempatan kembali kepada keluarga pasien untuk tetap tinggal di rumah singgah tersebut, sampai kita menemukan tempat yang pasti sebagai solusi permanen.

Kedua, Untuk siapapun yang mengalami luka baik itu security dan atau masyarakat mohon untuk di berikan pengobatan sampai sembuh.

Ketiga, Komunikasi publik kita diperbaiki. Menjadi hal penting dalam hal seperti ini, karena informasi yang baik harus sampai kepada masyarakat sehingga tidak menjadi berita negatif yang tidak sesuai dengan fakta yang ada.

Terkadang persoalan yang terjadi bukan hanya pada persoalan substantifnya. Tapi lebih pada persoalan cara berkomunikasi antara pihak pemberi layanan publikb(RSUD) dengan pasien/keluarga pasien dan masyarakat.

“Oleh karenanya komunikasi publik kita harus diperbaiki”, tegas Gubernur NTB.

Sementara itu, Wakil Gubernur NTB, Indah Dhamayanti Putri, SE., M. IP akan segara melakukan koordinasi dengan stakeholders terkait sehingga dapat memastikan Rumas Singgah RSUD Provinsi NTB dapat dimanfaatkan oleh masyarakat.

“Kami akan sampaikan apa yang menjadi arahan Bapak Gubernur NTB, serta kami akan melibatkan Dinas Sosial juga untuk membahas hal ini,” tuturnya.

Di awal rapat virtual, Direktur RSUD NTB melaporkan singkat bahwa kondisi saat ini untuk rumah singgah sudah tidak representatif, jadi ingin dilakukan relokasi.

“Kami sudah melakukan sosialisasi kepada pasien dan keluarga pasien, dan saudara kita yang disana sudah bersedia, dan saat ini sudah proses pembangunan rumah singgah” ujarnya.

Harapan Wakil Gubernur IDP bahwa di tempat yang baru para pasien dan keluarga pasien dapat mendapatkan kemudahan akses ke poli, masjid, area masak, dan lain sebagainya.

Namun, permasalahan muncul saat adanya provokasi kepada para penghuni rumah singgah.

“Pada faktanya, kami akan merelokasi rumah singgah sehingga para keluarga pasien lebih nyaman.

“Kami mencoba siapkan akses yang lebih luas dan jalan masuk yang lebih mudah dan luas”, lapor Direktur RSUD NTB kepada Gubernur dan Wagub NTB.

Turut hadir dalam rapat virtual tersebut, Asisten 2 Setda NTB, Asisten 3 Setda NTB, Direktur RSUD Provinsi NTB, Kepala Dinas Kesehatan Prov. NTB dan Kepala Dinas Kominfotik Prov. NTB. (Sumber : diskominfotikntb)

Bupati Bima dan Walikota Bima Ikut Retret Kepemimpinan di Magelang

jpn

Bimantika.net -Wali Kota Bima, H. A. Rahman H. Abidin, SE, mengikuti kegiatan retret kepemimpinan yang diselenggarakan di Magelang mulai tanggal 21 hingga 28 Februari.

Kegiatan ini diikuti oleh 503 kepala daerah dari seluruh Indonesia dan merupakan bagian dari program pembinaan kepemimpinan yang digagas oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Retret ini bertujuan untuk memperkuat wawasan kebangsaan, meningkatkan kapasitas kepemimpinan, serta membekali para kepala daerah dengan keterampilan dalam tata kelola pemerintahan yang efektif.

Dalam kegiatan ini, peserta mendapatkan materi yang mencakup ketahanan nasional, program kementerian dan lembaga, kepemimpinan dan komunikasi politik, serta tugas dan fungsi kepala daerah.

Selama kegiatan berlangsung, Wali Kota Bima mengikuti serangkaian pembelajaran, termasuk pre-test dan post-test untuk mengukur pemahaman peserta.

Keikutsertaan Wali Kota Bima dalam retret ini diharapkan dapat memberikan wawasan baru serta memperkuat kapasitasnya dalam memimpin Kota Bima ke arah yang lebih maju, bermartabat dan berkelanjutan.

Nampak Bupati Bima Ady Mahyudi, SE juga ikut kegiatan yang sama yang digagas oleh Kemendagri Republik Indonesia.

Retret menjadi ramai dibahas usai Presiden Prabowo Subianto menyampaikan rencana pertemuan di Magelang dengan para kepala daerah. Prabowo mengatakan retret akan diselenggarakan oleh Menteri Dalam Negeri.
“Saya kira saya tidak akan lama karena kita akan jumpa dalam retret yang akan diselenggarakan oleh Menteri Dalam Negeri di Magelang,” ucapnya saat memberi amanat usai melantik 961 kepala daerah beserta para wakilnya di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Kamis (20/2/2025).

Prabowo juga berkelakar kepada para kepala daerah dengan menyebut, “Mudah-mudahan Saudara akan kuat digembleng. Yang ragu-ragu boleh mundur.”

Mengutip detikNews, usai dilantik, kepala daerah akan mengikuti retret di Magelang pada 21-28 Februari 2025. Total ada sekitar 505 kepala daerah yang akan mengikuti agenda Mendagri ini.

Kegiatan ini secara resmi akan dilaksanakan di Akademi Militer (Akmil), Magelang dengan dibagi menjadi dua gelombang. Gelombang pertama akan diikuti 505 kepala daerah yang telah dilantik lebih awal.

Sementara gelombang kedua, diperuntukkan bagi 40 kepala daerah lainnya yang pelantikannya masih menunggu putusan dari Mahkamah Konstitusi (MK).

Pelaksanaan retret ini bertujuan membangun soliditas serta kesiapan kepala daerah dalam menjalankan pemerintahan daerah masing-masing.

Pengertian Retret Secara Bahasa

  1. Arti Retret dalam KBBI
    Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), retret adalah memisahkan diri dari dunia ramai untuk mencari ketenangan batin.
  2. Arti Retret dalam Bahasa Inggris dan Prancis
    Dalam bahasa Inggris, retreat berarti “mundur” atau “mundurnya” atau “tempat pengasingan diri”. Istilah retreat ini banyak dikenal oleh gereja, yang juga diambil dari bahasa Prancis “La retraite” dengan makna yang sama, yaitu pengunduran diri, menyepi, dan menjauhkan diri dari kesibukan sehari-hari.
  3. Arti Retret Menurut Kamus Cambridge
    Menurut Kamus Cambridge, retret adalah menjauh dari suatu tempat atau orang untuk melarikan diri dari pertempuran atau bahaya. (****)

Ketua PSI Kota Bima Yakin Man-Feri Berpengalaman Memajukan Kota Bima

jpn

Bimantika.net Walikota Bima H. Arahman H. Abidin, SE dan Feri Sofiyan, SH (Man-Feri) Hresmi dilantik oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto yang berlangsung di Istana Kepresidenan, Jalan Veteran Nomor 17, Jakarta Pusat, Indonesia.

Sebanyak 481 pasangan kepala daerah yang akan dilantik berasal dari 33 provinsi, 364 kabupaten, dan 84 kota.

Man-Feri sebelum dilantik menjalani beberapa rangkaian kegiatan di Jakarta sebelum acara pelantikan.

Sebelumnya, Wali Kota Bima dan Wakil Wali Kota Bima Terpilih H. A. Rahman H. Abidin, SE dan Feri Sofiyan, SH telah menjalani pemeriksaan kesehatan di Kemendagri, kemudian keduanya melanjutkan dengan kegiatan pengarahan dan latihan baris berbaris sebagai bagian dari Gladi Kotor Pelantikan.

Hujan yang mengguyur Monas, Jakarta, sejak pagi hingga sore hari tidak menyurutkan semangat kedua pemimpin kita bersama 480 kepala daerah lainnya se Indonesia.

Usai pelantikan secara resmi, Wali Kota Bima Terpilih tidak langsung kembali ke Kota Bima, melainkan beliau akan melanjutkan kegiatan dengan menjalani Retreat di Akmil, Magelang Jawa Tengah, mulai 21-28 Februari 2025.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Bima Terpilih setelah di lantik akan kembali ke Kota Bima dalam rangka memulai tugasnya memimpin pemerintahan di Kota Bima selama Wali Kota Bima Terpilih menjalani Retreat.

Nantinya, di hari terakhir Retreat (28/2), Wali Kota Bima dan Wakil Wali Kota Bima Terpilih akan menjalani kegiatan dengan agenda mendengarkan arahan dari Bapak Presiden Prabowo Subianto.

Dengan tujuan, menyamakan Asta Cita Presiden dengan Visi-misi kepala daerah terpilih se Indonesia.

Semoga Man-Feri diberikan kesehatan dan kekuatan, sehingga dapat menjalani seluruh proses kegiatan hingga nantinya memenuhi visi-misinya untuk Kota Bima Maju dan Bermartabat.

Salah satu Ketua Partai Pengusung Man-Feri yakni Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kota Bima Siap mengawal kepemimpinan Aji Man Aba Feri lima tahun kedepan.

“Sebagai partai pendukung Aji Man dan Aba Feri Kami jajaran DPD PSI Kota Bima siap mengawal kepemimpinan Man-Feri menuju Kota Bima yang lebih maju lagi” ungkap Ketua DPD PSI Kota Bima, Iwan Kurniawan, S. Sos Jum’at (21/2/2025).

Iwan yakin Man-Feri akan mampu menjalankan roda pemerintahan Kota Bima sesuai Visi dan Misi yang pro pada kepentingan warga masyarakat Kota Bima.

“Saya yakin bahwa Aji Man dan Aba Feri sama-sama memiliki talenta dan pengalaman yang sangat baik untuk memajukan Kota Bima lima tahun yang akan datang” demikian ujar Iwan.

Lanjut Iwan Bahwa Partai Solidaritas Indonesia, atau yang disingkat sebagai PSI, adalah partai politik di Indonesia yang berfokus pada hak-hak perempuan, pluralisme, dan pemuda Indonesia.

“PSI senapas dengan visi dan Misi Man-Feri sehingga saat Pilkada serentak 2024 PSI Kota Bima mendukung sepenuhnya untuk kemenangan Man-Feri” demikian ungkap Iwan.

Partai ini dipimpin oleh Kaesang Pangarep yang merupakan putra bungsu Presiden RI Ke 7 Ir. H. Joko Widodo. (****)

Ketua DPRD Kota Bima dan Kadis Perkim Kunker Ke Komisi V DPR RI

jpn

Bimantika.net -Ketua DPRD Kota Bima, Syamsurih, S.H., bersama Ketua dan Anggota Komisi III DPRD Kota Bima, Syukri melakukan kunjungan kerja ke Komisi V DPR RI di Jakarta.

Kunjungan ini juga diikuti oleh Kapolres Bima Kota, AKBP Didik Putra Kuncoro, S.I.K., M.Si., Kepala KSOP Bima, M. Junaidi J., S.E., M.M., Kepala Dinas PUPR, dan Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman.

Kunjungan kerja ini diterima di Ruang Rapat Komisi II DPR RI oleh Bapak H. Mori Hanafi, S.E.,M. Comm yang merupakan legislator Daerah Pemilihan Nusa Tenggara Barat I.

Di awal sambutannya, Syamsurih memperkenalkan seluruh anggota Komisi III DPRD Kota Bima, kemudian menyampaikan kebanggaannya bahwa dapat diterima langsung didalam ruang rapat Komisi di DPR RI, Mori Hanafi.

Di momentum itu Syamsurih menyampaikan
Aspirasi yang dibawa saat kunjungan ini banyak berkenaan dengan penanganan banjir di Kota Bima.

Beberapa alternatif disampaikan, baik penanganan di hulu sungai maupun di hilir. Pembangunan bendungan/dam/embung untuk menampung air dari hulu agar tidak semua terbuang langsung ke Sungai.

Serta saluran drainase primer merupakan hal-hal yang diharapkan mampu didorong oleh Mori Hanafi untuk dibahas pada Komisi V DPR RI.

“Kota Bima tidak mungkin dapat mengintervensi itu semua melalui APBD yang sangat terbatas” ujar Syamsurih.

Disamping itu, ada beberapa aspirasi lainnya yang dikemukakan yaitu, pemindahan Pelabuhan Bima, proses pengalihan aset dari Kabupaten Bima ke Kota Bima, pengelolaan PDAM di Kota Bima, dan swasembada pangan.

Menurut Syamsurih bahwa Pemindahan pelabuhan ini dipandang perlu karena pelabuhan yang sekarang itu dilewati oleh dua alur sungai yang sangat besar sehingga terjadi pendangkalan.

“Itulah alasan rasionalnya sehingga perlu diupayakan pemindahan dermaga” ucap Syamsuruh.

Mori Hanafi membenarkan bahwa permasalahan krusial adalah banjir yang terjadi di Kota Bima.

Selain karena banjir kiriman dari Kabupaten Bima, kerusakan hutan di Kota Bima juga menjadi faktor yang memperparah. Permasalahan tersebut harus diatasi dari akarnya.

Ia menyadari hal ini bukanlah hal yang hanya terfokus kepada perbaikan infrastruktur saja.

Mori berjanji akan menyampaikan seluruh aspirasi ini kepada pimpinan Komisi V DPR RI untuk ditindaklanjuti bersama mitra, yakni Kementerian PU, melalui rapat mendatang.

Kepala Dinas Perkim Kota Bima, A. Faruk, S. Par, M. Si menyamoaikan bahwa Audensi dengan anggota komisi V DPR RI Mori Hanafi , bersama Ketua DPRD Kota bima, Kapolres, Kepala KSOP, Seluruh anggota komisi 3 dan kadis PUPR berjalan lancar

Menurut Faruk Audience itu sekaligus presentasi proposal terkait rencana Pembangunan Pelabuhan Bima, pemindahan Terminal dan Kepastian kelanjutan anggaran pembebasan lahan dibeberapa sempadan sungai dan drainase dalam rangka mendukung program normalisasi sungai dan drainase kota bima. (***)

Bhabinkamtibmas Polsek Parado Aktif Cek Progres Tanaman Jagung Milik Warga, Wujud Dukung Penuh Program Ketahanan Pangan Nasional

jpn

Bimantika.net -Dalam rangka mendukung program Ketahanan Pangan Nasional, Bhabinkamtibmas Polsek Parado Polres Bima Polda NTB melaksanakan pengecekan lahan jagung.

Lahan jagung milik warga binaan di Desa Parado Rato secara aktif disambangi oleh Bhabinkamtibmas Bripka A.Rafik seperti Pada Kamis (20/2/25) pagi kemarin.

Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan perkembangan tanaman jagung milik petani setempat serta memberikan pendampingan dalam penerapan teknik pertanian yang baik.

Selain itu Bhabinkamtibmas juga berinteraksi langsung dengan para petani untuk mengetahui kendala yang mereka hadapi.

Saat ini Usia tanaman 65 hari jarak tanam 1x 5 cm per pohon, tumbuh subur
Tinggi tanaman sekitar 2.26 cm.

Kapolres Bima AKBP Eko Sutomo S.I.K.,M.I.K., melalui pengecekan ini merupakan bentuk dukungan kepolisian dalam meningkatkan ketahanan pangan nasional .

“Kami ingin memastikan bahwa petani mendapatkan pendampingan yang cukup, baik dalam hal keamanan maupun teknis pertanian, sehingga hasil panen dapat maksimal,” ujarnya.

Lanjutnya kegiatan ini juga menjadi ajang komunikasi antara petani dan pihak kepolisian dalam menjaga stabilitas sosial serta mempererat hubungan antara aparat keamanan dan masyarakat.

Dengan adanya sinergi antara kepolisian dan Petani, diharapkan program Ketahanan Pangan Nasional dapat berjalan dengan lancar dan memberikan manfaat bagi masyarakat secara luas. (***)