Walikota dan Wakil Walikota Man-Feri Bantu Korban Kebakaran Melalui APBDP

jpn

Bimantika.net -Wali Kota Bima dan Wakil Wali Kota Bima, H. A. Rahman H Abidin, SE dan Feri Sofiyan,SH meninjau lokasi kebakaran yang terjadi di RT. 03 RW. 06 Lingkungan Kodo I Kelurahan Kodo pada Minggu malam, 2 Maret 2025.

Insiden kebakaran tersebut menghanguskan satu unit rumah warga, serta kerusakan dua rumah lainnya sehingga menyebabkan kerugian material yang cukup besar.

Dalam kunjungan tersebut, Man-Feri menyampaikan rasa belasungkawa yang mendalam kepada keluarga korban. Mereka juga menyerahkan bantuan tanggap darurat berupa matras, selimut, mie instan, dan kebutuhan pokok lainnya. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban keluarga yang terdampak musibah ini.

“Kami berharap keluarga yang terkena musibah ini diberikan ketabahan dan kekuatan dalam menghadapi cobaan ini. Yakin saja ketika Allah SWT memberikan cobaan maka dia sudah menyiapkan hikmah dibalik itu, ketika kita lolos maka kita naik kelas,” ujar Wali Kota Bima.

Selain bantuan darurat, Pemerintah Kota Bima berjanji akan melakukan rehabilitasi rumah warga yang terdampak kebakaran. Wali Kota Bima menyatakan bahwa anggaran perbaikan rumah tersebut akan diupayakan melalui APBD Perubahan tahun 2025.

“Kami akan mengupayakan anggaran di APBD Perubahan 2025 untuk membantu perbaikan rumah warga yang terdampak. Ini adalah komitmen kami untuk mendukung pemulihan pasca-bencana,” tegas Wali Kota Bima. (***//Kominfodigikotabima)

Bupati dan Wabup Ady-Irfan Tinjau Kerusakan Jembatan di Ambalawi

jpn

Bimantika net -Tahapan rekonstruksi pasca bencana banjir di kecamatan Ambalawi dan Wera mendapat perhatian serius Bupati Bima Ady Mahyudi dan Wakil Bupati dr. H. Irfan Zubaidy.

Untuk melihat dari dekat kondisi infrastruktur jembatan yang mengalami kerusakan tersebut, usai memimpin apel gabungan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bima, Bupati Bima, Wabup, Rafidin. S.Sos (Anggota DPRD Kabupaten Bima/F.PAN) didampingi Kepala Pelaksana BPBD Drs. Isyrah, Kadis PUPR Suwandi ST.MT, Kadis Damkar dan Penyelamatan Rifai, ST, Camat Ambalawi A. Muis, S.Sos dan Kabid terkait Dinas PUPR dan BPBD melakukan peninjauan jembatan Ujung Kalate.

Jembatan Ujung Kalate memiliki posisi vital sebagai penghubung Kecamatan Ambalawi – Kelurahan Kolo Kota Bima, dengan panjang bentangan 40 meter, lebar 6 meter dan tinggi 6 meter mengalami kerusakan parah akibat bencana banjir yang terjadi beberapa waktu lalu.

Bupati Ady Mahyudi saat peninjauan mengatakan, pemerintah daerah berkomitmen untuk segera menangani kerusakan infrastruktur tersebut melalui pendanaan tanggap darurat dan menginstruksikan agar Dinas PUPR segera menghadirkan alat berat excavator.

Kadis PUPR Kabupaten Bima Suwandi ST., MT memaparkan upaya penanganan dengan membangun jembatan darurat, memasang bronjong di sisi kiri dan kanan abutmen (bagian tepi) dan penimbunan kembali area yang runtuh. (*)

Iqbal-Dinda Hari ini Mulai Aktif Bekerja di Kantor Gubernur NTB

jpn

Bimantika net -Hari ini Senin 3 Maret 2025, Gubernur NTB DR. H. Lalu Muhammad Iqbal dan Wakil Gubernur NTB, Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE, M. IP (Iqbal-Dinda) mulai aktif bekerja di Kantor Gubernur NTB.

Dalam kunjungan perdananya Iqbal-Dinda meninjau beberapa lokasi strategis, termasuk ruang kerja Gubernur, Gedung Graha Bhakti Praja, dan Biro Pengadaan Barang dan Jasa.

Usai peninjauan, Gubernur bersama Wakil Gubernur NTB, Hj. Indah Dhamayanti Putri, S.E., M.I.P., bertemu dengan pejabat Eselon 2 lingkup Pemerintah Provinsi NTB di Ruang Rapat Anggrek.

“Ini pertama kalinya saya masuk kantor Gubernur. Saya gak akan ngasih briefing panjang lebar hari ini. Nanti saya akan memberikan arahan lebih mendetail setelah serah terima jabatan, termasuk menyampaikan instruksi dan arahan dari para menteri, terutama dari Pak Prabowo yang memberikan arahan panjang lebar,” ujar Gubernur.

Pada pertemuan tersebut, Gubernur menekankan pentingnya mengenal para pejabat Eselon 2 dan memahami peran mereka dalam pemerintahan.

“Yang penting hari ini saya mau kenalan. Saya mau dengar langsung dari teman-teman, siapa yang menangani apa, supaya saya kenal satu per satu,” katanya.

Ia juga memberikan apresiasi kepada Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi NTB, Drs. H. Lalu Gita Ariadi, M.Si., yang telah menjaga roda pemerintahan selama kegiatan retret di Magelang.

“Terima kasih Pak Sekda sudah menjalankan roda pemerintahan selama masa kegamangan ini. Setelah pelantikan, kami langsung ke Magelang, jadi belum sempat memberikan arahan-arahan,” ungkapnya.

Setelah pertemuan tersebut, Gubernur, Wakil Gubernur, dan Sekda mengunjungi Command Center UPTD Pusat Layanan Digital Diskominfotik.

Gubernur menegaskan bahwa seluruh kebijakan yang diambil akan berbasis data.

“Saya berharap fungsi dashboard dari Command Center semakin dikuatkan, agar setiap keputusan yang kita ambil benar-benar didukung oleh data yang akurat,” pungkasnya. (***)

Ady-Irfan Selama Ramadhan Akan Gelar Safari Ramadhan di 18 kecamatan

jpn

Bimantika net -Apel Gabungan Lingkup Pemerintah Kabupaten Bima Senin (3/3/2025) yang bertepatan dengan 3 Ramadan 1446 Hijriyah di Lapangan Upacara Kantor Bupati Bima dipimpin oleh Bupati Bima Ady Mahyudi.

Apel tersebut merupakan momen tatap muka pertama Bupati Bima dan Wakil Bupati dr. H. Irfan Zubaidy dengan seluruh jajaran pemerintah Kabupaten Bima, setelah resmi dilantik pada 20 Februari 2025 lalu.

Pada apel yang turut dihadiri oleh Wakil Bupati Bima dr. H. Irfan Zubaidy, Sekretaris Daerah Adel Linggi Ardi, SE, para Staf Ahli Bupati, Asisten Lingkup Setda, Pimpinan OPD, Kabag Lingkup Setda, para Camat, Kepala UPT dinas, Korwil Pendidikan, Pejabat Eselon III, Eselon IV, Pejabat Fungsional dan Staf OPD tersebut Bupati Bima menyampaikan sejumlah arahan.

“Terimakasih kepada seluruh lapisan masyarakat, yang telah memberikan amanat dalam memimpin kabupaten Bima, juga ucapan terimakasih kepada semua pihak atas terselenggaranya Pilkada yang damai, aman, jujur dan adil’.

Lanjutnya, Bupati Bima Ady Mahyudi menegaskan, dirinya beserta Wakil Bupati Bima dr. H. Irfan Zubaidy mengabdi untuk Dana Mbojo bukan sekedar tugas, tetapi “jihad” bersama untuk memakmurkan masyarakat dan daerah.

Mengakhiri arahannya, Bupati Bima menyampaikan selama bulan Ramadan akan melaksanakan program safari Ramadhan di 18 kecamatan. Oleh karena itu Pimpinan OPD dan Camat agar dapat mengkoorinasikan kegiatan tersebut.

Usai prosesi apel gabungan, Bupati bersama Wakil Bupati dan Sekretaris Daerah menyempatkan diri berfoto bersama dengan peserta upacara. (***)

Anggota Dewan Ajak Semua Komponen Lawan Kejahatan Narkoba

jpn

Bimantika net -Anggota DPRD Kabupaten Bima Irwan, SH mengajak seluruh lapisan masyarakat Kabupaten Bima untuk melawan peredaran Narkoba yang merusak dimensi kehidupan generasi anak bangsa.

“Mari secara bersama-sama berantas peredaran Narkoba yang merusak dimensi masa depan generasi anak bangsa” ujar Duta Partai Gelora Indonesia ini.

Bung Rangga Sapaan akrab Irwan, SH menyampaikan bahwa Bima bukan daerah dongeng dalam cerita.

“Korban Narkoba semakin Banyak, ini sangat memprihatinkan” ujarnya pada Media Bimantika Minggu malam (2/3/2025).

Dalam akun Facebook pribadinya, Anggota DPRD Kabupaten Bima Dapil Woha Monta Parado ini ungkapkan rasa kegelisahannya.

Terlalu hebat ya,,?
Bandar Narkoba, seakan-akan Polisi di Kabupaten Bima di buat tidak berdaya, lalu pada siapa rakyat harus mengadu…? Kata Irwan dalam kegelisahannya

Ia menyebut Sementara Negara ini, sudah melimpahkan kewenangan secara konstitusional kepada polisi sepenuhnya untuk menindak apapun bentuk kejahatan di wilayah NKRI ini.

Dalam kewenangan secara konstitusi yg di berikan oleh negara untuk institusi kepolisian Indonesia, dalam mengatasi terjadinya suatu kejahatan dalam suatu wilayah, ada banyak fungsi dan kewenangan yg melekat untuk menindak pelaku kejahatan, antara lain PENYELIDIKAN, PENYIDIKAN, sampai dengan menetapkan pelaku kejahatan sebagai TERSANGKA.

Lagi pula secara kelembagaan internal polisi Polisi memiliki banyak sekali bidang bidang yg akan bertugas dan bekerja sesuai bidang yg di delegasikan, seperti,
Kasat Intel, Kasat Reskrim,
Kasat Narkoba dan lainnya.

Pertanyaan nya atas dasar keresahan dan teriakan masyarakat dengan maraknya kejahatan narkoba di kabupaten Bima selama ini.

“Apakah fungsi penyelidikan yang menjadi kewenangan polisi sudah maksimal apa belum,,,?” Ujar Irwan dengan nada tanya

Sementara secara kasat mata, yang dirinya lihat dan yang dirinya tahu, dalam kejahatan barang haram ini (Narkoba,red) yang mampu dan berhasil di tangkap dan di aman kan adalah Pengedar dan Pemakai recehan, sementara terduga bandar besar tidak ada yang tertangkap.

Wajar bila hal ini, menimbulkan MULTI TAFSIR dari kalangan masyarakat, sampai ada yg berspekulasi menuding, pihak kepolisian Lemah, tidak menggunakan fungsi nya seakan ada hal yang menyandera.

“Bahkan di duga kuat, ada oknum polisi sebagai pemilik barang haram tersebut” ungkap Irwan.

Lanjutnya, Kalau saja pihak kepolisian selalu berdalih dan beralasan, harus ada barang bukti untuk melakukan penindakan, penggerebekan, penangkapan terduga pelaku atau BANDAR, lalu fungsi yang melekat yang di berikan secara konstitusi oleh negara kepada lembaga kepolisian guna nya untuk apa?

Mustahil bila masyarakat langsung terlibat sendiri, atau main hakim sendiri, itu lebih fatal dan akan menimbulkan Instabilitas dalam masyarakat itu sendiri.

“Tidak Ada Kejahatan Yang Lebih Besar dari Kejahatan Narkoba” kata Irwan.

Dirinya mengajak kepada semua pihak untuk hibahkan tenaga, waktu, pikiran moril dan materil untuk berantas Narkoba sampai ke Akar-akarnya. (***)

Sesaat Usai Melakukan Penganiayaan, Dua Pria Asal Desa Sondo Ditangkap Polsek Monta

jpn

Bimantika.net -Dua Pria Asal Desa Sondo Kecamatan Monta Kabupaten Bima diringkus personel Polsek Monta Polres Bima Polda NTB.

Keduanya berinisial F (18) dan J (27) ini diringkus karena diduga kuat melakukan tindak pidana penganiayaan terhadap korban berinisial MR (L/18) yang juga merupakan warga Desa Sondo.

Tindak pidana penganiayaan itu terjadi pada Minggu (2/3/25) sekira pukul 23.30.Wita di Desa Sondo Kecamatan Monta Kabupaten Bima.

Hal itu dibenarkan oleh Kapolres Bima AKBP Eko Sutomo S.I.K.,.M.I.K., melalui Kapolsek Monta Iptu Sudarto SH.

“Benar kedua terduga pelaku kami amankan sesaat setelah melakukan penganiayaan”, Jelasnya.

Polisi sampaikan Kronologi,
awalnya korban bersama beberapa rekannya sedang duduk dibalai balai/Serangge tidak lama kemudian kedua terduga pelaku menggunakan SPM sambil menghunus sebilah parang. Korban yang ketakutan langsung kabur menyelamatkan diri.

F/ terduga pelaku yang sudah dikuasai emosi itu mengejar Korban dan dari arah belakang terduga pelaku membacok pundak sebelah kanan.warga sekitar tempat kejadian perkara (TKP) yang melihat kejadian itu membawa korban ke PKM Monta untuk mendapatkan perawatan medis.

Kapolsek Monta Iptu Sudarto SH yang mendapatkan Informasi itu, memerintahkan personelnya untuk melakukan penyelidikan dan meringkus terduga pelaku.

Tiba di TKP dan setelah melakukan serangkaian penyelidikan tidak lama kemudian personel berhasil mengamankan kedua terduga pelaku.

Sebagai informasi motiv para terduga pelaku menganiaya korban masih dalam tahap penyelidikan oleh penyidik unit Reskrim Polsek Monta.

Saat ini keduanya diamankan di Mapolsek Monta untuk diproses hukum selanjutnya.

Senada dengan itu Kapolres Bima AKBP Eko Sutomo S.I.K.M.I.K., melalui Kasi Humas AKP Adib Widayaka mengingatkan kepada masyarakat dan pihak keluarga agar menyerahkan kasus tersebut sepenuhnya ke Pihak Kepolisian.

“Serahkan kasus ini kepada pihak Kepolisian dan akan kami usut tuntas serta tidak dibenarkan untuk main hakim sendiri”. Tegasnya.(****)

Pelarian Terduga Pelaku Pencurian Berakhir Ditangkap Satreskrim Polres Bima

jpn

Bimantika net -Buronan kasus Pencurian dengan kekerasan/ Curah berhasil diringkus oleh Satuan Reserse Kriminal umum Polres Bima Polda NTB.

Buronan berinisal R (L/29) warga Desa Ngali Kecamatan Belo Kabupaten Bima ini Diringkus Karena diduga kuat melakukan pencurian dengan menodongkan senjata tajam dan mengambil barang berupa 1 unit handphone dan satu unit sepeda motor milik Korban berinisal F (L/18) warga Desa Samili Kecamatan Woha Kabupaten Bima.

Kasus pencurian dengan kekerasan itu terdiri pada Pada Rabu 1 Januari 2025 sekitar Pukul 19.00 Wita Di Pantai Kalaki Kecamatan Palibelo Kabupaten Bima

Hal itu dibenarkan oleh Kapolres Bima AKBP Eko Sutomo S.I.K.,M.I.K., melalui Kasatreskrim Polres Bima AKP Abdul Malik SH.

“Benar yang bersangkutan telah kami amankan setelah di buru selama dua bulan”. Jelasnya.

Kronologi, Awalnya Korban bersama temannya sedang duduk disalah satu Pondok yang dipinggir Jalan Raya Lintas Panda Tente tepatnya dipinggir Pantai Kalaki.

Dan tidak lama kemudian datang terduga pelaku R dan S dari arah Timur langsung mendekati korban, setelah mendekati terduga pelaku kemudian R menghunuskan Pisau dan menodongkannya ke leher korban sedangkan satu orang lainnya mengambil 1 unit Handphone serta membawa kabur 1 unit Sepeda Motor milik korban.

Akibatnya korban mengalami kerugian ditaksir mencapai Rp.10.000.000.(Sepuluh Juta Rupiah) dan melaporkan ke SPKT Mapolres Bima.

Menindaklanjuti laporan itu Kasat Reskrim AKP Abdul Malik SH memerintahkan Tim Puma untuk segera melakukan penyelidikan dan mengungkap kasus tersebut.

Beberapa hari kemudian petugas berhasil mengamankan terduga pelaku berinisial S yang merupakan rekannya terduga pelaku saat melakukan aksinya namun R melarikan diri dan terus di buru.

Pada Minggu 2 Maret 2025 sekira pukul 16.30 Wita team puma mendapatkan informasi terduga pelaku berada di salah satu counter Desa Tente bersama kakak Iparnya.

Tidak membuang waktu tim puma yang dipimpin oleh Katim Aiptu Gatot Wahyudi langsung bergerak menuju TKP .tiba di TKP langsung melakukan tindakan hukum dengan menggerebek dan mengamankan terduga pelaku.

Sebagai informasi Kasatreskrim meneruskan, Saudara R diamankan setelah sebelumnya saudara S diamankan terlebih dahulu.

“Mereka merupakan Komplotan sadis yang tidak segan-segan melukai korban dalam melancarkan Aksinya”.Kata Kasat Reskrim.

Saat ini terduga pelaku diamankan di Mapolres Bima untuk diproses hukum lebih lanjut Tutupnya. (****)

Bagian SDM Polres Bima Verifikasi Penerimaan Terpadu Anggota Polri 2025

jpn

Bimantika net -Bagian Sumberdaya manusia SDM Polres Bima Polda NTB menggelar  kegiatan verifikasi Penerimaan Terpadu Anggota Polri T.A. 2025 Senin (3/3/25)

 
Kapolres Bima AKBP Eko Sutomo S.I.K,M.I.K. melalui kasi humas AKP Adib Widayaka membenarkan pihaknya melaksanakan Verifikasi Calon peserta penerimaan Taruna/I Akpol, Bintara dan Tamtama Tahun Anggaran 2025.
 
 
Mengutip laporan  Kabag SDM AKP Rusdin yang dirilis Kasi Humas Polres Bima, AKP Adib Widayaka, Verifikasi Penerimaan Terpadu Anggota Polri T.A. 2025  di Polres Bima tersebut berjalan sesuai dengan rencana yang ditentukan.
 

Adapun rangkaian kegiatan verifikasi,Pengisian formulir,Pengukuran tinggi dan berat badan,Pemeriksaan administrasi,Verifikasi dokumen,Foto wajah (face recognation),Pemberian nomor Ujian. 

Hasil verifikasi Penerimaan Terpadu Anggota Polri T.A. 2025 sampai dengan hari ini dimana data peserta  yang terverifikasi masing Masing-masing hasilnya

Taruna AKPOL animo 5 (P) terverifikasi 2 dan yang belum terverifikasi 3,
Bintara PTU animo 146, terverifikasi 74 dan belum terverifikasi 72.
Bintara Polair : Animo : 4,terverifikasi 2, belum Verifikasi 2.Bintara Brimob
Animo : 12 terverifikasi 6, belum Verifikasi 6,Tamtama Animo 13, terverifikasi : 6,belum Verifikasi 7,

Sebagai informasi pendaftaran penerimaan Anggota Polri T.A.2025 yang buka sejak 5 Pebruari dan akan di tutup pada tanggal 6 Maret 2025 mendatang.

Kegiatan yang digelar di Aula Mapolres Bima itu berjalan dengan lancar dan berakhir Sekira Pukul 17.00. Wita. (**#)

Walikota Aji Man Pimpin Apel Perdana, “Kebersihan dan Produktivitas Fokus Utama”

jpn

Bimantika.net -Wali Kota Bima, H. A. Rahman H. Abidin, SE, atau biasa disapa Aji Man memimpin apel gabungan perdana yang digelar di halaman Kantor Wali Kota Bima pada Senin (3/3/2025).

Apel ini dirangkaikan dengan acara Halal Bihalal Pemerintah Kota Bima, sebagai momentum untuk mempererat silaturahmi dan meningkatkan semangat kerja aparatur pemerintah daerah.

Dalam kesempatan itu Wali Kota Bima menyoroti kondisi efisiensi anggaran yang diterapkan oleh pemerintah pusat.

Ia mengingatkan bahwa kebijakan tersebut merupakan program yang sebelumnya telah direncanakan.

“Saya berharap semua pihak tetap berkomitmen dan berupaya agar program-program tersebut bisa tetap dilaksanakan dengan optimal,” ujarnya.

Selain itu, H. A Rahman juga menyoroti kondisi Kota Bima dalam dua tahun terakhir yang dinilainya terlihat kotor dan kumuh dibeberapa lokasi,

Aji Man mengajak seluruh jajaran pemerintah serta masyarakat untuk bersama-sama meningkatkan kebersihan kota.

“Mari kita bahu membahu mengatasi masalah ini, karena kebersihan kota adalah tanggung jawab kita bersama,” tegasnya.

Lebih lanjut, Wali Kota menyoroti penurunan produktivitas pegawai di lingkungan pemerintah kota, dan mendorong semangat kerja yang lebih tinggi demi kepentingan masyarakat dan kemajuan daerah.

“Mari kita bekerja untuk masyarakat dan daerah ini. Tunjukkan komitmen, dedikasi, serta loyalitas kepada masyarakat,” pungkasnya.

Apel gabungan ini dihadiri oleh seluruh pejabat dan pegawai lingkup Pemerintah Kota Bima, serta menjadi momentum awal kepemimpinan H. A. Rahman H. Abidin, SE, dalam menata tata kelola pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat. (****//Kominfodigi)

Irwan : Tidak Ada Kejahatan Yang Lebih Besar dari Kejahatan Narkoba

jpn

Bimantika net -Anggota DPRD Kabupaten Bima Irwan, SH mengajak seluruh lapisan masyarakat Kabupaten Bima untuk melawan peredaran Narkoba yang merusak dimensi kehidupan generasi anak bangsa.

“Mari secara bersama-sama berantas peredaran Narkoba yang merusak dimensi masa depan generasi anak bangsa” ujar Duta Partai Gelora Indonesia ini.

Bung Rangga Sapaan akrab Irwan, SH menyamoaikan bahwa Bima bukan daerah dongeng dalam cerita.

“Korban Narkoba semakin Banyak, ini sangat memprihatinkan” ujarnya pada Media Bimantika Minggu malam (2/3/2025).

Dalam akun Facebook pribadinya, Anggota DPRD Kabupaten Bima Dapil Woha Monta Parado ini ungkapkan rasa kegelisahannya.

Terlalu hebat ya,,?
BANDAR NARKOBA, seakan-akan, POLISI DI KABUPATEN BIMA, di buat tidak berdaya, lalu pada siapa rakyat harus mengadu…? Kata Irwan dalam kegelisahannya

Ia menyebut Sementara Negara ini, sudah melimpahkan kewenangan secara konstitusional kepada polisi sepenuhnya untuk menindak apapun bentuk kejahatan di wilayah NKRI ini.

Dalam kewenangan secara konstitusi yg di berikan oleh negara untuk institusi kepolisian Indonesia, dalam mengatasi terjadinya suatu kejahatan dalam suatu wilayah, ada banyak fungsi dan kewenangan yg melekat untuk menindak pelaku kejahatan, antara lain, PENYELIDIKAN, PENYIDIKAN, sampai dengan menetapkan pelaku kejahatan sebagai TERSANGKA.

Lagi pula secara kelembagaan internal polisi Polisi memiliki banyak sekali bidang bidang yg akan bertugas dan bekerja sesuai bidang yg di delegasikan, seperti,
Kasat Intel, Kasat Reskrim,
Kasat Narkoba dan lainnya.

Pertanyaan nya atas dasar keresahan dan teriakan masyarakat dengan maraknya kejahatan narkoba di kabupaten Bima selama ini.

“Apakah fungsi penyelidikan yang menjadi kewenangan polisi sudah maksimal apa belum,,,?” Ujar Irwan dengan nada tanya

Sementara secara kasat mata, yang dirinya lihat dan yang dirinya tahu, dalam kejahatan barang haram ini (Narkoba,red) yang mampu dan berhasil di tangkap dan di aman kan adalah Pengedar dan Pemakai recehan, sementara terduga bandar besar tidak ada yang tertangkap.

Wajar bila hal ini, menimbulkan MULTI TAFSIR dari kalangan masyarakat, sampai ada yg berspekulasi menuding, pihak kepolisian Lemah, tidak menggunakan fungsi nya seakan ada hal yang menyandera.

“Bahkan di duga kuat, ada oknum polisi sebagai pemilik barang haram tersebut” ungkap Irwan.

Lanjutnya, Kalau saja pihak kepolisian selalu berdalih dan beralasan, harus ada barang bukti untuk melakukan penindakan, penggerebekan, penangkapan terduga pelaku atau BANDAR, lalu fungsi yang melekat yang di berikan secara konstitusi oleh negara kepada lembaga kepolisian guna nya untuk apa?

Mustahil bila masyarakat langsung terlibat sendiri, atau main hakim sendiri, itu lebih fatal dan akan menimbulkan Instabilitas dalam masyarakat itu sendiri.

“Tidak Ada Kejahatan Yang Lebih Besar dari Kejahatan Narkoba” kata Irwan.

Dirinya mengajak kepada semua pihak untuk hibahkan tenaga, waktu, pikiran moril dan materil untuk berantas Narkoba sampai ke Akar-akarnya. (***)