Bupati IDP Bantu Uang Pribadi Untuk Para Korban Kebakaran di Wawo & Ngali

Bimantika.net,- dihari yang sama dan waktu berbeda Jum’at (8/5/2020) Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE (IDP) turun langsung melihat korban kebakaran di Desa Pesa, Kecamatan Wawo dan di Desa Ngali, Kecamatan Belo Kabupaten Bima.

Bupati tampak ikut sedih dengan kebakaran yang menimpa puluhan masyarakat desa Ngali, yang sekarang hanya menyisakan puing sisa amukan si jago merah.

“Untuk semua petugas BPBD, Tanaga Dinsos, supaya membantu masyarakat membersihkan puing-puing sisa kebakaran dengan menurunkan alat berat dan mobil pengangkut sampah,” harap Bupati IDP.

Sebagai Bupati, dirinya tidak bisa berbuat banyak dan berkata apa, musibah ini bukan kehendak manusia, namun ini adalah ujian yang menimpa manusia ciptaan Allah.

“Bantuan tanggap darurat tetap akan diprioritaskan, untuk bantuan bencana, kedepan kami akan atensi sambil menunggu data dan laporan yang masuk,” jelasnya.

Saat kedatangan Bupati Bima dan rombongan, warga juga terlihat sedang bergotong royong meratakan puing-puing rumah yang terbakar,”Kami turut berduka atas terjadinya kebakaran ini, semua ini adalah cobaan,” ujar Bupati.

Dalam kunjungannya itu Dinda juga memberikan bantuan berupa uang tunia untuk korban.”Ada sedikit rizki dari saya pribadi, saya sumbang masing-masing korban untuk sedikit mengurangi beban penderitaan keluarga,” imbuhnya.

Bupati Bima juga meminta kepada korban dan keluarganya untuk tidak terus larut dalam kesedihan, musibah kebakaran semalam juga terjadi di Kecamatan Wawo, menghanguskan satu unit rumah.

“Hari ini saya melihat langsung kondisi korban di kecamatan Wawo, dan Ngali Belo, kita harus tetap bersemangat bekerja memenuhi kebutuhan keluarga kita, musibah ini adalah peringatan, bahwa kita harus lebih bersyukur lagi,” ungkap IDP. (Yadin)

Belum Di Cat GOR Panda Nampak Kokoh, Terimakasih Bupati Bima

Bimantika,net,_ Pembangunan Gelanggang Olah Raga (GOR) Panda Type B nampak Indah dan Kokoh. “Belum di Cat saja sudah kelihatan kualitas bangunan itu sangat Super” ungkap Salah Seorang Pekerja GOR.

Namun keberadan Pembangunan GOR tersebut oleh segelintir kecil warga menuding bahwa gedung GOR tersebut sama seperti sarang burung walet, sebuah pabrik es hingga tempat penggilingan jagung hanya karena melihat foto yang postingan FB yang sengaja diedarkan oleh pihak tertentu.

Atas tudingan segelintir atau beberapa oknum warga itu, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Drs. Chairunnas membantah tudingan tersebut.
“Itu sudah mengarah ke ghibah dan fitnah, karena mereka tidak pernah tau prosesi pembangunan tersebut” ujar Dae Koo sapaan Akrabnya.

Masih menurut Dae Ko’o, GOR yang dibangun tersebut bukanlah sarang walet, namun bermotif Uma Lengge. Kata dia, GOR tersebut juga bukan pabrik seperti di Jakarta, tapi tribun VIP dan tiga tribun penonton berada di lantai 2.

“GOR ini Tipe B dengan luas arena berukuran 25 m x 40 m. Tinggi 12 m,” katanya.

Lagi-lagi menurut Dae Ko’o, GOR tipe B tersebut juga menyiapkan pembinaan 5 Cabang olahraga (Cabor) seperti 1  lapangan volley ball, 4 lapangan badminton dan 4 lapangan takraw.

“Serta ada juga 1 lapangan tenis dan 1 lapangan basket,” demikian ungkapnya.

Tidak hanya itu, GOR tersebut juga dilengkapi dengan sejumlah ruang, seperti security, tiket,  manager, sekretariat, pemanasan atlet, rehat atlet, rehat wasit/ Panitia, medis, tes dopping dan perlengkapan.

“Ada juga Mushallanya sekaligus ruang wudhu, ruang Konfrensi Pers, Gardu dan Panel,” ujarnya.

Dae Ko’o mengaku bhwa GOR itu sejak tahun 2005 silam direncanakan, namun di era Kepempinan Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE lah bisa terlaksana dan tersealisasi. “Terimkasih Bupati Bima Umi Dinda” ungkap Dae Ko’o.

Terkait dengn Konstruksi, Dae Ko’o membeberkan bahwa Konstruksi Baja di Sidoarjo, Bondek dinding Atas dan Bondek Atap beserta konstrusksinya di Jakarta. Teknisi belasan orang didatangkan dari pulau Jawa, sehingga Kualitasnya Prima.

Diakhir pembicaraaannya Dae Koo merasa bangga Kabupaten Bima kini memiliki GOR mewah, meski di CCO, sempat di adendum hingga membayar denda karena keterlambatan. Namun sudah di PHO 26 Maret 2020 kemarin.

“Anggaran pembangunannya Rp. 11.210.000.000 termasuk denda adendum Rp192 juta,” tandasnya. (BNN_03/yadin)

Terkait Stiker IDP_Dahlan JPS Bima Ramah, Alwi Tuding Bawaslu Tidak Paham Tugas Kepengawasan

Bimantika.net
Relawan IDP Kabupaten Bima, Alwi, S. Sos mempersoalkan pernyataan salah satu Anggota Bawaslu Kabupaten Bima terkait tidak memperbolehkannya mencantumkan foto Bupati dan Wakil Bupati dalam paket Bantuan Covid_19 Berupa Jaring Penganan Sosial (JPS Bima) RAMAH berbentuk Sembako (Beras, Telur, Minyak goreng, mie instant, Garam, Detergen)

“Bawaslu sepertinya tak memahami esensi tata aturan dalam Pilkada, Himbauan nya melarang ada stiker Bupati dan Wakil Bupati dalam bentuk Bantuan adalah menjurus pada profokasi dan tentunya mengundang gaduh ditengah pandemi covid-19,” Demikian Kata Alwi.

Menurut Alwi Bawaslu adalah lembaga pengawas pemilu bukan lembaga pengawas Bansos, Bukan Pula lembaga Pengawas Covid_19. Ranah pengawasan Bansos terkait covid-19 ada aparat Penegak hukum resmi di negara ini.

Secara tata aturan Alwi menjelaskan, pasal 71 ayat (3) UU Pilkada yang ditafsirkan oleh anggota  Bawaslu tersebut sebagai landasan, cacat secara hukum, karena dalam aturan itu menyatakan pasangan calon (paslon). 

“nah dalam logo JPS Bima Ramah itu bukan Pasangan Calon Bupati melainkan Bupati dan Wakil Bupati Bima yang masih aktif hingga 2021″ ungkapnya.

Alwi mengharapkan pada pihak Bawaslu agar senantiasa tidak menafsirkan UU sesuai selera mereka yang berdampak pada bergejolaknya suasan di tengah wabah Pandemi COVID-19 ini.

“Tahapan Pilkada 2020 sudah ditunda untuk sementara waktu. Walaupun ada aturan baru pengganti aturan lama, menyatakan Pilkada akan digelar bulan Desember mendatang, saya harap Bawaslu jangn bikin gaduh di negeri ini, Apalagi melarang Kepala Daerah memasang foto dalam bantuan covid-19 adalah kegaduhan nyata yang sedang diperlihatkan oleh Bawaslu” ungkap Alwi

Masih menurut Alwi bahwa JPS Bima Ramah berupa Sembako adalah murni program Pemerintah dalam penanganan COVID 19. Bukan program politik yang seenaknya Bawaslu memberikan tafsir padahal saat ini belum ada Salah Satu Pasangan Calon Bupati pun yang sudah di tetapkan oleh pihak KPUD.

“Semoga Bawaslu dapat memahami tugas tugas kepengawasan secara baik tentunya sesuai tata aturan dan perundang-undangan’ ungkap Alwi. (BNN_04)

Hj. Rostiati Dahlan Beberkan Kegiatan Covid-19, Saat Video Conference Dengan TP. PKK Provinsi

Bimantika.net, – Sebagai wujud peran serta dalam menghadapi wabah Corona, Tim Penggerak PKK Kabupaten Bima menggelar beberapa kegiatan. Hal tersebut disampaikan Ketua TP. PKK Kabupaten Bima Hj. Rostiati Dahlan S.Pd saat Rapat Koordinasi Virtual (Video Conference) Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi NTB, Hj. Niken Saptarini Widyawati Zulkieflimansyah, M.Sc dengan para Ketua TP PKK kabupaten/Kota Se-NTB.

Rakor yang mengambil Tema “Gerakan PKK lawan Corona yang berlangsung Rabu, (6/5) di Ruang Rapat Bupati Bima tersebut mendengarkan laporan masing-masing Ketua TP PKK dan memaparkan langkah-langkah yang diambil dalam penanganan wabah.

Hj. Rostiati  yang didampingi Sekretaris dan para Ketua Pokja melaporkan kondisi Covid di Kabupaten Bima. Terkait peran tim penggerak PKK Kabupaten Bima Rostiati memaparkan sejumlah langkah yang telah diambil.

“Jajaran TP PKK. Kabupaten Bima menyediakan masker bekerjasama dengan Pemkab Bima dan Dekranasda dengan melibatkan Industri Kecil Mikro (IKM) yang ada di Kabupaten Bima. Upaya ini dilakukan agar meskipun dalam suasana wabah Covid, diharapkan secara ekonomi bisa membantu ekonomi masyarakat,” jelasnya.

Kegiatan lainnya, lanjutnya, bekerja sama dengan Dinas terkait membagikan masker dan sembako, pengiriman logistik berupa makanan dan minuman untuk Tim Gugus Tugas COVID dan Puskesmas terdampak wabah, Sosialisasi dan edukasi dampak Covid dan beragam kegiatan yang dilaksanakan oleh masing-masing Pokja.

Sebelumnya, Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi NTB, Hj. Niken Saptarini M.Sc dalam arahannya menekankan pentingnya peran TP PKK dalam penanganan pandemi ini

“Saat ini sudah terjadi transmisi lokal COVID-19 di tengah masyarakat dan yang menjadi catatan adalah dari 275 orang yang terjangkit tersebut ada 24 orang anak-anak. Jumlah ini tergolong besar hal ini memerlukan perhatian khusus TP. PKK karena anak-anak merupakan bagian dari keluarga,” jelas Niken.

Dikatakannya, penanganan COVID oleh TP. PKK Provinsi NTB telah ditindak lanjuti dengan menggelar sejumlah kegiatan melalui Pokja yang ada dalam kepengurusan.

“TP.PKK Provinsi NTB memantau perkembangan Upaya Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K) yang ada untuk diberdayakan dalam pembuatan masker,” katanya.

Kegiatan lainnya adalah kampanye edukasi masyarakat melalui media sosial secara dini memberikan informasi dan edukasi mengenai Covid. terang Ny. Niken.(yadin)

IDP Maafkan Oknum Warga Yang Menudingnya Tidak Becus Urus COVID-19

Bimantika.net,_ Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE (IDP) saat dikonfirmasi Media Online Bimantika.net melalui WhatsApp nya pada Hari Rabu (6/5/2020) menyebutkan akan memaafkan Warga yang menudingnya tidak becus urus COVID_19. “Insya Allah saya selalu memaafkan warga yang menghujat dengan kata kata yang tidak pantas karena mungkin saja mereka sedang tidak tau kalau kita sedang bekerja maksimal untuk memutus mata rantai COVID_19 ini” ungkap IDP.

Menurut IDP bahwa dirinya selalu mengambil hikmah dari anggapan buruk dan tudingan miring bahwa Pemerintah Kabupatn Bima buruk menangani Covid-19.

Untuk menjaga anggapan buruk tersebut pihaknya mengandeng Kejari Bima untuk mengawal penanganan Covid-19 di Kabupaten bima, sehingga tidak beredar lagi issu-issu hoax dalam urusan penananganan COVID_19.

IDP pun mengaku bahwa oknum tertentu lebih banyak menganggap yang dilakukan Pemkab Bima dalam upaya pencegahan wabah corona seakan-akan buruk. Dan jarang melihat hal-hal baik yang sudah dilakukan. 

“Kita Maafkan meraka yang dan ambil hikmah apa yang menjadi kecurigaan orang, agar kita lebih berhati-hati dalam bekerja,” ujarnya.

Lanjut IDP, pada tahap awal munculnya pandemi covid-19, Pemkab Bima telah melakukan upaya-upaya pencegahan. 

“Upaya pencegahan sampai muncul pasien positif Covid yang diawali 10 orang, kemudian disusul beberapa orang pasien,” ujarnya. 

Menurutnya, lima pasien yang positif itu, sudah dinyatakan sembuh dan bisa kembali dipulangkan ke rumahnya masing-masing setelah ditangani tim medis RSUD Bima kurang lebih 2 Minggu.

Selain itu lanjutnya, berbagai upaya telah dilakukan. Termasuk pembiayaan untuk beberapa Dinas, baik BPBD, Dinas Kesehatan dan RSUD sebagai Dinas tekhnis yang juga menangani langsung pencegahan Covid- 19 ini.

“Ini sebagai bentuk upaya dan ikhtiar kerasa kami untuk mencegah dan menangani covid-19, di Kabupaten Bima” Ungkap IDP.

Upaya dan Ikhtiar Pemerintahan Kabupaten Bima Menurut IDP mulai dari Membuat Himbauan Awal agar Stay At Home, jaga jarak, jauhi Kerumunan, Cuci Tangan pake Sabun selesai aktivitas, bagi Ribuan Masker, bantu APD Tenaga Medis, bagi Ember Cuci Tangan, bagi Sabun Cuci Tangan Hingga Bagi Sembako dalam bentuk Jaring Pengaman Sosial (JPS) Bima Ramah, Serta Bantuan pribadi dirinya maupun pihak lain. (BNN_03/yadin)

IDP_Dahlan Masih Di Inginkan Oleh Warga, Calon Bupati Yang Lain Belum Mampu Saingi

Bimantika.net,_ Sebahagian besar Suara Masyarakat Kabupaten Bima Selain merasa puas dengan kinerja Bupati Bima, Hj. Indah Dhamayanti Putri SE dan Wakil Bupati Bima, Drs. Dahlan M. Noer M.Pd selama 4 tahun terakhir ini, mereka mengharapkan Agar IDP_Dahlan Melanjutkan ikhtiarnya memimpin Kabupaten Bima.

Hal ini terungkap melalui hasil survey lembag Survey kredibel di tanah air yakni Poltrcaking. pihak lembaga Survey melakukan Survey lapangan bulann Maret 2020 dengan  motedologi multistage random sampling.

Dalam Survey tersebut nampak dengan jelasnya 60,8 persen warga di Kabupaten Bima yang menyatakan setuju, Hj. Indah Dhamayanti Putri SE, melanjutkan kepemimpinan menjadi Bupati Bima 2021-2026. Dan hanya sebanyak 10, 3 persen yang mengatakan tidak setuju.

Sedangkan sebanyak 43,8 persen warga juga menyatakan sejutu apabila, Drs. H. Dahlan M. Noer kembali menjadi Wakil Bupati Bima. Sementara sebanyak 15,8 persen mengatakan sebaliknya.

hasil survei itu juga ada sebanyak 52,3 persen warga setuju apabila IDP-Dahlan melanjutkan kepemimpinan dengan kembali menjadi Bupati dan Wakil Bima Bima periode 2021-2026. Sementara sebanyak 11,5 persen yang mengatakan sebaliknya.

Menanggapi hasil survei, Salah seorang Pejuang sekaligus Loyalis IDP_Dahlan, Alwi tidak terkejut dengan hasil surveytersebut karena dirinya menilai kinerja IDP-Dahlan sudah terbukti dan dirasakan oleh masyarakat Kabupaten Bima secara luas selama ini.

“Saya prediksi juga atas kinerja Umi Dinda dan Pak Dahlan selama ini sehingga tidak heran atas Hasil survey tersebut” ungkapnya.

Hasil survei inipun menurut Alwi tidak lantas pihak IDP_Dahlan berjumawa melainkan tetap bekerja keras di arus bawah untuk lakukan sosialisasi karena lawan dan rival politik IDP_Dahlan saat ini pun tidak hentinya menyebarkan issu hoax di tengah-tengan masyarakat. “Yang kita lawan saat ini adalah banyaknya issu issu hoax yang sengaja diciptakan oleh lawan politik” demikian ungkap Alwi.

Masih menurut Alwi, bahwa saat ini Relawan dan Tim Pemenangan IDP_Dahlan tetap lakukan langkah soliditas untuk meminimalisir issu hoax yang sengaja disebarluaskan oleh lawan politik, karena sesungguhnya lawan politik IDP_Dahlan belum mampu menyaingi elektabilitas IDP_Dahlan. (BNN_03/Yadin)

Bupati IDP Transparan Soal COVID-19, Gandeng Kejari Bima Sebagai Bukti Komitmennya

Bimantika.net,- Pemerintah Kabupaten Bima dan Kejaksaan Negeri Raba Bima, menandatangani Kesepakatan Bersama tentang Pendampingan Program/Kegiatan Pencegahan dan Penanggulangan Pandemi Corona Virus Disease (Covid) 2019.

Penandatanganan dilalukan di Ruang Rapat Utama Kantor Bupati Bima, Selasa, 5 Mei 2020, di hadiri Sekda Bima Drs. H M Taufik HAR, M.Si, Tim Gugus Tugas (Gutas) Covid-19 Kabupaten Bima, pejabat di lingkup Kejaksaan Negeri Raba Bima dan Pemkab Bima.

Bupati Bima, Hj Indah Dhamayanti Putri, SE, atas nama Pemerintah, mengatakan, apa yang dilaksanakan pada hari ini adalah wujud komitmen, bahwa kita bekerja sesuai dengan aturan, regulasi yang ada dan kita semua wajib saling mengingatkan.

‘’Juga sesuai surat yang dikirim Pemerintah kepada Kejaksaan Negeri Raba Bima. Terkait permohonan pendampingan, pencegahan dan penanggulan pandemi Covid 19 di Kabupaten Bima,’’ujar Bupati Bima, dikutip Kabag protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Bima, M Chandra Kusuma AP, Selasa, 5 Mei 2020 di ruang kerjanya.

Menurut Bupati Bima, Kata Chandra, Pemerintah Daerah diminta untuk melakukan beberapa pengalihan anggaran dalam APBD, untuk penanganan Covid-19.

Pada tahap awal, sebelum ada pasien positif, Pemkab Bima telah melakukan upaya-upaya pencegahan, sampai muncul pasien positif Covid yang diawali 10 orang, kemudian disusul beberapa orang pasien.

‘’Alhamdulillah kemarin setelah tangani oleh RSUD Bima kurang lebih 2 (dua) minggu. Lima orang sudah dinyatakan sembuh dan bisa kembali di tengah-tengah masyarakat,’’ujar Chandra.

Diakui Bupati, Lanjut Kabag Prokopim ini, dalam penanganan Covid-19 ini, banyak hal yang harus dilaksanakan bersama-sama. Oleh karena itu, Bupati menyampaikan terima kasih kepada Kejaksaan Negeri Raba Bima. Karena hari ini, bersedia melaksanakan kesepakatan dengan Pemkab Bima, dalam penanganan Covid 19 di Kabupaten Bima.

Berbagai upaya telah dilakukan, termasuk pembiayaan untuk beberapa Dinas, baik BPBD, Dinas Kesehatan dan RSUD sebagai Dinas tekhnis. Juga yang menangani langsung pencegahan Covid- 19 ini.

Pemerintah melaksanakan ini, untuk menjaga anggapan buruk dari orang-orang. Karena hari ini, orang jarang melihat apa yang menjadi hal baik yang kita lakukan.

‘’Orang lebih banyak menganggap bahwa seakan-akan ada hal buruk yang kita lakukan, dalam upaya pencegahan ini,’’lanjut Chandra.

Oleh karena itu, kita ambil hikmah apa yang menjadi kecurigaan orang, agar kita lebih berhati-hati dalam bekerja.

Sementara itu, Kejari Raba Bima, Suroto SH, MH, mengatakan, apa yang dilakukan hari ini merupakan komitmen Kejaksaan Negeri Bima, untuk mendukung Penanganan Covid 19 dengan baik.

Pemerintah sudah mengupayakan refocusing anggaran, sehingga Kejaksaan diperintah untuk cepat menindaklanjutnya.

‘’Kejaksaan diperintah untuk lari cepat dalam penanganan. Oleh karena itu, mari kita kerja hati-hati, jangan sampai kepleset,’’ujar Suroto.

Dijelaskan Kejari, penanganan Covid-19 dan berhubungan dengan anggaran sangat berbahaya, karena mungkin jeruji yang menunggu kita.

‘’Kami hadir bukan untuk menakut-nakuti, tapi kita bersama-sama menjalankan anggaran refocusing Covid 19. Agar berjalan dengan baik tepat sasaran, tepat waktu dan tepat hari,’’lanjutnya.

Setiap tahapan, kata Suroto, pihaknya berharap Pemerintah atau pengguna anggaran selalu berkoordinasi, berkonsultasi dengan Kejaksaan.

‘’Kami siap agar nanti, kita selaku pengguna anggaran tidak ada resiko,’’lanjutnya.
Kepala Kejaksaan Negeri Bima berkomitmen, untuk mewujudkan Bima dan seluruh wilayah hukumnya, meraih Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Pemkab Bima harus mendukung. (BNN_03/Yadin)

Warga Desa Bolo Unjuk Rasa Tuntut DPMDes Cairkan Dana Desa

Bimantika.net,_ Ratusan Warga Desa Bolo Kecamatan Madaangga Senin (4/5/2020) melakukan aksi unjuk rasa hingga menutup jalur Negara dalam beberpaa jam.

Pantauan langsung Bimantika.net bahwa wara yang kebanyakan kaum ibu_ibu di desa tersebut menyebabkan arus lalulintas dan akses jalan nasional poros Bima Sumbawa macet total dalam bebeapa waktu. Mereka turun di Jalan dalam rangka protes keras atas Tindakan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMDes) Kabupaten Bima yang mereka tuding menghalangi pencairan Dana Desa.

Jenderal lapangan Aksi dalam orasinya sangat menyesalkan sikap kepala dinas DPMDES yang dinilainya tidak kooperatif serta diduga kuat sengaja tidak mau mencairkan dana yang dihajatkan untuk pembangunan dan kepentingan seluruh masyarakat desa Bolo itu sendiri.

Jemdral Lapangan pun dalam orasinya menuding ada indikasi permainan politik sehingga sampai saat ini Dana Desa Untuk Kepentingan warga Desa Bolo tidak di cairkan.

Masih seputar orasi Jendral Lapangan dengan lantang menyebutkan disaat warga butuh bantuan dana untuk membeli kebutuhan makanan akibat wabah Covid-19, mestinya Pihak Dinas dan Pemerintahan secra menyeluruh di Kabupaten Bima harus Peka dengan kondisi masyarakat saat ini.

Dalam Aksi tersebut juga sebagai orator Handal Joni Syahrudin yang merupakan Aktifis Senior terpanggil nuraninya atas kedzoliman yang diperlihatkan oleh oknum-oknum di Oemerintahan Kabuoaten Bima.Pemda

Bahkan Jony dalam orasinya menyebutkan bahwa Bupati Gagal dalam memimpin dan tak layak menjadi panutan bagi rakyatnya.

“Sudah puluhan tahun saya tidak memegang Megaphone namun hari saya lakukan orasi karena semata mata tidak ingin melihat adanya Kedzoliman yang dialami oleh warga Desa Bolo” ungkap Joni. (BNN_01)

Bupati Bima Sambut 5 Warga Yang Sembuh Dari Covid – 19 di RSUD Bima

Bimantika.net,_- Lima (5) orang warga Kabupaten Bima yang ssempat melakukn proses pengobatan di RSUD Bima dinyatakan negatif hasil swab dan sembuh dari penyakit Covid – 19, disambut Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE dan sejumlah pejabat lingkup Pemkab Bima, Senin, 4 Mei 2020.

5 warga yang dipulangkan itu sesuai protokol penanganan Covid_19 di RSUD Bima.

Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE, mengatakan, atas kebersamaan dari seluruh tim yang bekerja, sehingga pasien positif yang tertangani dalam keadaan sehat dan tanpa gejala.

Hari ini, kata dia, kita akan mengembalikan lima orang pasien yang sudah dipastikan negatif hasil swab, dikembali di tengah-tengah masyarakat dan di tengah-tengah keluarga.

“Sebagai Kepala Daerah, saya mengingatkan kepada seluruh yang dipulangkan pada kesempatan hari ini, untuk tetap melaksanakan isolasi mandiri selama 14 hari kedepan. Harus melakukan isolasi mandiri selama 14 hari kedepan, Camat Bolo, kepala desa Kenanga dan segenap unsur Muspika, untuk betul-betul memastikan, semua keluarga kita ini dapat diterima dengan baik dalam kehidupan sosial kemasyarakatannya,” katanya.

Ibu dua anaak ini berharap, sisa pasien positif, ditangani dengan maksimal oleh petugas, setiap ujian setiap musibah harus dipastikan akan mampu dilewati dengan keikhlasan dan kesabaran.

“Semoga ujian ini semakin menambah keimanan dan keislaman kita terutama sekali kita semua yang sedang menjalankan ibadah di bulan suci Ramadan ini,” imbuhnya.

Sebagai Bupati, rasa bangga dan terima kasih kepada segenap tim kemudian, sehingga lima orang negatif sudah bisa dipulangkan.

“Semoga permasalahan Covid – 19 ini tidak terus bertambah di daerah kita,” harap Umi Dinda sapaanya. (Bnn_03/yadin)

Bupati IDP Mengaku Belum Lihat Hasil Survey, Hampir 70% Puas Atas Kinerjanya

Bimantika.net,_ Kinerja Bupati Bima, Hj. Indah Dhamayanti Putri SE (IDP) sejak dilantik sebagai Bupati Bima periode 2015-2020 menunjukkan hasil yang sangat signifikan sesuai dengan fakta dilapangan bawah Rakyat Masih Mencintai IDP atas kinerja yang diperlihatkannya, Hal itu berdasarkan hasil survei Poltracking, tanggal 7 hingga 11 Maret 2020.

Hasil survei dengan motede multistage random sampling tersebut, sebanyak 69,6 persen warga Kabupaten Bima merasa puas (gabungan sangat puas dan cukup puas) terhadap kinerja Bupati IDP.
Sementara sebanyak 16,3 persen yang merasa tidak puas (gabungan kurang puas dan sangat tidak puas) terhadap kinerjanya.

Menanggapi hasil survei itu, Wakil Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Bima, Ahmad Yasin SH, MH, menyambut baik hasil survei itu. Apalagi Survei yang dilakukan lembaga survei nasional yang sudah teruji krediblitasnya.
“Sebagai pengurus Golkar tentu saja kami sangat bangga. Kinerja Ketum Kami selama menjadi Bupati Bima cukup puas oleh masyarakat Kabupaten Bima,” katanya.

Selain bangga dan menyampaikan terima kasih, Ahmad juga mengaku hasil survei itu bisa dijadikan motivasi dan semangat bagi pihaknya untuk terus berjuang memenangkan IDP dua periode.
“Bagi Golkar hasil survei ini, akan menjadi spirit kami untuk terus berjuang dalam Pilkada 2020,” katanya.

Untuk itu Ia mengajak seluruh gerbong, simpatisan IDP, kader partai Golkar dan simpatisan calon partai bakal pengusung IDP Pilkada Kabupaten Bima tahun 2020 agar tetap bekerja keras dan mendukung kinerja Pemerintah.
“Terus bahu membahu dalam berikhtiar untuk memenangkan IDP serta menjaga kondisi daerah agar tetap harmonis dan ramah,” tuturnya.

Bupati Bima yang di Konfirmasi Bimantika.net melalui saluran WhatsApp nya Minggu (3/5/2020) menyebutkan belum melihat Hasil Survey Partai Nasdem tersebut, namun dirinya pertegas bahwa dirinya tidak akan pernah berhenti mengabdi untuk Dou Labo Dana Mbojo. “Insya Allah, Saya selaku Bupati Bima akan selalu berbakti untuk masyarakat Kabupaten Bima” ungkap IDP singkat. (BNN_01)