Warga Amahami Ingatkan Walikota Bima Agar Tepati Janjinya

Bimantika.net,_ Pilkada Kota Bima 2018 silam menyisakan adanya janji janji politik Walikota Bima Terpilih Yakni H. Muhammad Lutfi, SE dan Wakil Walikota Bima Ferri Sofyan, SH.

Warga meminta kepada Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE Memperhatikan apa sesungguhnya yang Rakyat Kota Bima Butuhkan, Bukan Apa yang Pemerintah Bangun saat ini. karna Tiap Kelurahan punya Ragam kebutuhan Mendasar.

Salah seorang Warga, Sujirman, SH menyebutkan bahwa Saat dirinya sebelum pilkda Menghadap Walikota Bima saat itu masih sebagai Calon Wakil Walikota Bima di kediamannya yang dulu yang masih menyatu dengan Pabrik Air Asakota milik istrinya Hj. Ellya Alwaini.

Sujirman pun mengisahakan bahwa pada saat itu H. Lutfi sendiri yang katakan apabila menang Jadi Walikota Bima akan lakukan Bor Dalam di Wilayah Ama Hami sehingga dirinya menyampaikan pesan itu pada warga dan warga Amahami pun menyambut janji politik terebut dengan cara memenangkan H. Lutfi pada saat itu.

“Warga sangat antusias dengan janji politik itu sehingga wargapun menyatukan pilihannya untuk memilih H. Lutfi, dan kini saatnya warga menunggu realiasasi dari janji tersebut” ungkap Sujirman.

Sujirman pun kini sudah mulai keras memberikan pernyataan bahwa dirinya menyatakan kalau saja di tahun 2021 Walikota Bima tidak melakukan realisasi bor Air bersih di tempat diriny tinggal saat ini di Amahami akan tancap baliho boliho tolak wali kota raja PHP untuk 2 periode dan tancap di depan mesjid terapung biar semua yang membaca serta ustadz yang mampir Sholat ikut mendo’aknnya. (BNN_01)

Proyek PPSP Beroperasi Di Kabupaten Bima

Bimantika.net,_”Pokja diharapkan mampu menyusun program strategis yang mampu memenuhi kebutuhan masyarakat di dalam pengelolaan infrastruktur sanitasi”.
Demikian salah satu poin arahan Asisten II Setda Kabupaten Bima yang juga Pelaksana Tugas Kepala Bappeda Ir. H. Nurdin pada Kick off Meeting (pertemuan persiapan) pelaksanaan Program Percepatan Pembangunan Sanitasi Permukiman (PPSP) di Kabupaten Bima Jumat (19/6) di ruang Rapat Bidang Perencanaan Sosial Budaya Bappeda.

Pada pertemuan yang dipandu oleh Kabid Perencanaan Pembangunan Sosial dan Budaya Bappeda Raani Wahyuni, ST, MT, M.Sc tersebut, H. Nurdin berharap, Tim Kelompok Kerja (Pokja) yang dibentuk segera menyusun rencana kegiatan tahunan dengan mengacu kepada surat yang diterbitkan oleh Kementerian Dalam Negeri sebagai acuan untuk melakukan review aksi daerah perencanaan program Air Minum dan Penyehatan Lingkungan (AMPL).

Koordinator PPSP Provinsi NTB Mahman SE mengatakan, dalam upaya percepatan pembangunan sanitasi permukiman, pemerintah telah menyatukan semua Kelompok kerja Pokja yang ada ke dalam satu Pokja yaitu Perumahan, Permukiman, Air minum dan Sanitasi (PPAS).

Menurutnya, keberadaan Pokja di tingkat kabupaten/kota sangat strategis sebagai wadah koordinasi, sinkronisasi dan kolaborasi antar stakeholder dan antar sektor. “Oleh karena itu, diperlukan penguatan kapasitas Pokja dalam mengawal proses pembangunan sanitasi”. Jelasnya.

Untuk mendukung upaya tersebut pelaksanaan kick-off sebagai salah satu tahapan pelaksanaan PPSP di Kabupaten Bima ditujukan untuk menyamakan persepsi tentang arah kebijakan pembangunan sanitasi baik di tingkat nasional, provinsi dan kabupaten.

PPSP ini akan mendorong Pokja untuk dapat melaksanakan penyusunan strategi sanitasi sesuai arahan RPJMN 2020-2024, di samping tersosialisasinya target sanitasi layak dan aman yang telah ditetapkan oleh Pokja provinsi.

Aspek lain yang diharapkan pada pertemuan tersebut adalah tersosialisasinya capaian dan target persampahan Kabupaten Bima berdasarkan Kebijakan strategi daerah (JAKSTRADA). Disamping pada saat yang sama Pokja dapat menyusun rencana kerja tahunan sebagai acuan dalam pelaksanaan kegiatan bidang sanitasi.

“Langkah ini juga penting dalam menyelaraskan indikator pembangunan sanitasi, selain data dan target akses sanitasi untuk kurun waktu 2020 hingga 2024 mendatang”. Terang mantan Konsultan Ekonomi Lokal GTZ NTB ini.

Kick off diikuti 20 peserta dari instansi terkait yaitu Bappeda, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Kesehatan, Fasilitator Provinsi PPSP dan pendamping Pokja AMPL Kabupaten Bima. Pertemuan tersebut menghadirkan tiga narasumber Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, Dinas Lingkungan Hidup dan fasilitator provinsi PPSP implementasi SKK Kabupaten Bima. (BNN_01)

Warga Kota Bima Tidak Buta, Berharap Walikota Bima Tidak Lupa

Bimantika.net,_Ada Capaian Yang Dilakukan Oleh Lutfi-Feri selama Menjabat Walikota Bima, tentu tidak baik juga kalau kita tutup Mata apalagi mata Batin kita. Menurut A Faruk, S. Par, MM Salah satu Kepala Bidang Dinas Perkim Kota Bima bahwa keberhasilan Lutfi-Ferri selama menjadi Walikota Bima antara lain :
Pembangunan masjid megah Nurlatif dihalaman Pemkot.
“Dari dulu kami berteriak agar dibangunkan masjid. Alhmadulillah skr kami tdk perlu antri utk sholat 5 waktu” Kata Faruk Bukan Kata Kabag Hunas Pemkot Bima.

Kesuksesan lainnya adalah Pembangunan Masjid Raya Kota Bima Almuwahidin dgn anggaran lebih kurang 40 M. InsaAllah bulan depan akan di mulai pembangunannya, bantuan bertahap masjid di setiap kelurahan masing-masing dengan nilai yang variatif mulai dari 100 juta sampai 250 juta. “Itu baru masjid” Kata Faruk

Menurutnya Belum lagi Bantuan Ambulance untuk 5 Kelurahan terluar Kota Bima yakni Kelurahan Kolo, Kelurahan Oi Foo, Nitu, Kelurahan Nungga dan Kelurahan Lelamase

Masih Menurut Faruk Bahwa Keberhasilan Lutfi-Feri di Bidang Kesehatan yang baru dua Tahun Memimpin Kota Bima adalah adanya Peningkatan status Puskesmas asokata menjadi RSUD Kota Bima.

Namun Pemerintah Kota Bima dalam Hal ini Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE mungkin lupa bahwa semua infrastruktur itu adalah Penunjang Tepenuhinya prosesi pembangunan secra fisik, Sejahterakan Rakyat adalah Kunci Utama dalam Menggapai Kesuksesan abdi dalam memimpin sehinngga perlu adanya political will dari pemerintah untuk Sejahterakan Warganya dan Merubah Kota nya.

Ada hal lain yang menjadi kehendak rakyat adalah terwujudnya masyarakat Adil Makmur dan tingkat kesejahteraan, yang sama sekali belum ada sentuhan nyata dari Pemerintahan Kota Bima.

Lupakan H. Muhammad Lutfi, SE selaku Walikota Bima terkait dengan Janjinya Menciptakan 10 Ribu WiraUsaha ? Lupakah Walikota Bima dengan Janjinya Gaji Honorer 1 Juta Rupiah per satu orang Honor Daerah ? Lupakah Walikota Bima dengan Hal mendasar itu ?
Lupakah Walikota Bima dengan Urusan Pemasangan Wifi di setiap Sudut Strategis Kota Bima? Lupakah Walikota Bima atas kursi 50/RT ? Lupakan Walikota Bima atas pembagian Smart Phone untuk Ketua RT Se Kota Bima untuk menunjang Komunikasi intensif dengan Ketua-ketua RT ?

Warga Kota Bima sangat gembira dengan uraian-uraian dan rangkaian kalimat kesuksesan Pembangunan Infrastruktur, namun Warga Kota Bima pasti akan lebih bahagia lagi kalau Walikota tidak Lupa atas Apa yang di Janjikannya. (BNN-01)

Inovasi GEBRAK BIMANTIKA Masuk Top 99 Nasional, IDP-Dahlan Persembahkan Karya Nyata

Bimantika.net,_Setelah tahun lalu berhasil membawa Aplikasi Sentuh Perempuan dengan SIMAWAR menembus TOP 45 Nasional dan mengikuti kompetisi pelayanan publik tingkat dunia, United Nations Public Service Awards (UNPSA) 2020, Kabupaten Bima kembali menempatkan inovasi GEBRAK BIMANTIKA (Gerakan Bersama Rakyat Kabupaten Bima Anti Stunting, Kekurangan Gizi dan Anemia) pada Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) 2020 yang diselenggarakan oleh Kementerian PAN RB RI.

Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri SE Jumat (18/6) mengatakan keberhasilan inovasi GEBRAK BIMANTIKA masuk Top 99 Tingkat Nasional merupakan buah dari kerja keras perangkat daerah dan Tim Inovasi Daerah.

Untuk itu, Bupati memberikan apresiasi atas keberhasilan inovasi ini berlomba di tingkat nasional dan berharap dapat kembali meraih Top 45 dan menjadi motivasi bagi seluruh ASN dan jajaran perangkat daerah untuk melahirkan inovasi baru dan memberikan pengabdian terbaik dalam pelayanan publik.

Kepala Bagian Organisasi Setda Kabupaten Bima Syamsul Bahrain S.Ip, M.Si Jumat (19/6) di ruang kerjanya mengungkapkan pada KIPP tahun ini Kabupaten Bima mengirim tujuh inovasi 7 dan salah satu inovasi yaitu GEBRAK BIMANTIKA berhasil masuk dalam TOP 99 KIPP 2020 setelah sebelumnya mengikuti lomba di tingkat Provinsi NTB.

Dijelaskan Syamsul, KIPP 2020 diikuti 2.250 proposal yang terdiri dari 2.126 proposal Kelompok Umum, 33 proposal Kelompok Replikasi dan 91 proposal Kelompok khusus.

Dalam perjalanannya lanjut Kabag Organisasi ini, Tim evaluasi selanjutnya menyerahkan hasil penilaian proposal kepada Tim Panel Independen yang kemudian memilih TOP 99 inovasi pelayanan publik tahun 2020 dan 15 finalis kelompok khusus KIPP 2020.

Inovator GEBRAK BIMANTIKA Tita Masitha M.Si memaparkan, “Masih tingginya angka stunting di Kabupaten Bima mendorong lahirnya upaya dalam bentuk gerakan bersama seluruh pihak untuk mempercepat proses penurunan stunting.

Gerakan ini kemudian diberi nama GEBRAK BIMA NTIKA atau Gerakan Bersama Rakyat Anti Stunting, Kekurangan Energi Kronik Dan Anemia. (Yan/DK)

Peluang Besar IDP-Dahlan Dua Periode, Seiring Dengan Rakyat Makin Mencintainya

Bimantika.net,_ Salah seorang Warga Desa Ncera Kecamatan Belo yang juga Aktivis Angkatan Muda Muhammadiyah Fen Ncera menila bahwa selama satu dun oekn terakhir ini suhu politik di Kabupaten Bima menjelang Pilkada sudah mulai memanas.
“yang terjadi saling geser antara lawan dan loyalis maupun pendukung EA 1 EA 2 sehingga terjadi demokrasi yang rusak di tengah tengah masyarakat Kabupaten Bima padahal para calon saja tidak menginginkan hal itu terjadi” ungkapnya

Dirinya berharap Masyarakat Kabupaten Bima jangan lupa manfaatkan hak pilihnya karena Satu suara menentukan bagi pembangunan lima tahun ke depan bagi daerah Kabupaten Bima yaitu untuk memilih pemimpin yang telah terbukti untuk mencerahkan umat dan bangsa maupun menjemput Bupati & Waki Bupati Bima yang di di harapkan oleh kita semua .

Dalam Pemantauannya akhir akhir ini Fen melihat ada semacam nilai tukar dalam politik menjelang Pilkada Kab Bima 2020 ini menjadi demokrasi yang cacat Moral. Dan sat ini sangat terasa suhu politik semakin memanas,dan hal itu tidak terlepas dari semangat yang bertanding terus berjuang dengan segala cara merebut simpatik rakyat untuk sama sama membangun Kab Bima yang berkemajuan menjadikan Bima Ramah .

Masih Menurut Fen bahwa Sejauh ini dirinya menilai calon Bupati petahana dalam hal ini Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE dan Drs. H. Dahlan M. Nur, M. Pd sangat kuat di arus bawah karena sosok mereka makin di cintai oleh masyarakat sebagian besarnya.

“Hasil pantauan langsung saya di lapangan, masyarakat kabupaten bima masih menginginkan petahana untuk menjadi pemimpin karena IDP Dahlan makin di Cintai oleh Rakyat seiring dengan elektabilitas dan popularitas IDP DAHLAN sangat tinggi, tidak ada lawan yang kuat untuk bersaing sama beliau” demikian ujanya.

Disisi lainnya menurt Fen, bahwa calon penantang masih dalam tahap seleksi dan proses belum mampu bersaing secara sehat maupun secara moral dalam politik.hal inilah yang menjadikan mereka sulit untuk memperbaiki perilaku Politik di tengah tengah masyarakat.

“Marilah berpolitik Akhlak jangan berpolitik urat saraf dan kekerasan yang hanya merugikan diri sendiri . Kita lawan politik membawa SARA , Agama, Privasi ,dan politik saling menuding antara satu sama lain” ungkap Fen. (BNN_01)

Vokasi Unram PPD Bima Lembaga Bermutu, Siap Terima Maba TA 2020

Bimantika.net,_Tahun Akademik 2020, Program Vokasi Universitas Mataram Program Studi Diluar Domisili Kabupaten Bima (Persiapan Politeknik Negeri Bima) kembali menerima mahasiswa baru untuk tiga Program Studi yaitu Prodi kesehatan hewan, Produksi ternak dan budidaya Perairan.

Wakil Direktur II Vokasi Unram PPD Bima Nadirah Karimatul Ilmi, SP., M.Si mengatakan, Kampus yang didirikan tahun 2014 lalu telah manamatkan alumni 3 angkatan sebanyak 150 orang dengan total mahasiswa sebanyak 350 orang.

Dijelaskan Nadirah, Visi yang diemban Vokasi PPD Bima yaitu menjadi lembaga pendidikan vokasional yang menghasilkan lulusan bermutu terampil dan berdaya saing dalam bidang IPTEK yang berlandaskan iman dan taqwa.

Untuk mewujudkan cita-cita ini lanjutnya, sistem pendidikan menggunakan sistem paket yang tersusun dalam bentuk kuliah, field trip, praktikum, praktek kerja lapangan (PKL) dan tugas akhir dengan total muatan program sebesar 110 hingga 120 SKS dengan proporsi 40% kuliah tatap muka dan 60% praktikum di laboratorium dan lapangan.

“Alumni yang dihasilkan diharapkan memiliki kompetensi dalam merencanakan, memproduksi dan memasarkan produk bermutu aman dan kompetitif di pasar lokal maupun nasional. Demikian pemaparan Nadira dalam sosialisasi yang dihelat Rabu (17/6) di Aula Kantor Bupati Bima.

Di samping itu, alumni diharapkan kreatif dalam melakukan analisis sederhana dengan bantuan teknologi komputerisasi yang tersedia, kreatif dalam rekayasa bagi peningkatan nilai tambah produk pertanian. “Yang tidak kalah pentingnya adalah alumni memiliki kemampuan bekerja Mandiri atau berkelompok dengan baik dan memiliki kepekaan dalam menangkap peluang usaha khususnya di sektor pertanian”. Tandas Nadira.

Pendaftaran calon mahasiswa baru tes mandiri berlangsung Bulan April sampai dengan Agustus 2020. Bagi mahasiswa yang berprestasi, Kampus Vokasi menyediakan beasiswa.

Dirinya berharap melalui promosi tersebut, para ASN dapat menyampaikan kepada warga di Kecamatan dan desa masing-masing untuk mengajak keluarga melanjutkan kuliah di kampus vokasi Unram Bima. (BNN_01)

Pemkab Bima Helat Rembug Stunting

Bimantika.net,_Rembug Aksi Percepatan Penurunan Stunting Tingkat Kabupaten Bima yang mengambil tema “Kita Sukseskan Percepatan Pencegahan dan Penanganan Stunting” Rabu (17/6) yang berlangsung di Aula kantor Bupati Bima yang mengundang 77 peserta dari perangkat daerah terkait dipandu oleh Kepala Bidang Perencanaan Sosial Budaya Bappeda Raani Wahyuni, ST, MT, M.Sc.

Pada rembug yang juga dihadiri Asisten I Setda H. Putarman SE, Kadis Kesehatan Dr. H. Ganis Kristanto dan Ketua TP. PKK Kabupaten Bima Hj. Rostiati Dahlan S.Pd tersebut, Asisten II yang juga Pelaksana Tugas Kepala Bappeda kabupaten Bima Ir. H. Nurdin membuka rembug sekaligus memaparkan materi percepatan pencegahan stunting dan upaya konvergensi dalam kerangka kebijakan daerah.

Dihadapan para kepala OPD terkait, camat dan para kepala desa, Nurdin mengemukakan, Kabupaten Bima merupakan salah satu dari 160 daerah prioritas penanganan stunting oleh Setwapres tahun 2019.

Menurutnya, “mengacu pada data yang ada, prevalensi balita stunting sepanjang tahun 2013 hingga 2018 mengalami penurunan 8,79 persen. Ditambahkannya, beberapa faktor lain yang berpengaruh adalah jumlah kasus gizi buruk, kematian ibu dan bayi.

Narasumber lainnya Kepala Dikes Kabupaten Bima dr. H. Ganis K memaparkan materi program konvergensi penurunan stunting. Dikatakan Ganis, jumlah balita berat bawah normal di Kabupaten Bima mencapai 13.095 anak dan balita stunting 14.360 anak.

“Faktor determinan penyebab masalah gizi di Kabupaten Bima berdasarkan hasil verifikasi lapangan antara lain kepemilikan JKN/BPJS yang mencapai 47,3%, akses air bersih tingkat rumah tangga, riwayat balita menderita kecacingan, kepemilikan jamban sehat, riwayat imunisasi dasar lengkap, keluarga merokok, riwayat penyakit KEK pada ibu hamil dan riwayat penyakit penyerta” Tandasnya.

Pada kesempatan tersebut juga dilakukan penanda tanganan komitmen penurunan angka stunting oleh para peserta rembug. (BNN_01)

Jelang Pilkada, IDP Makin Di Cintai Rakyat

Bimantika.net,_Jelang Pilkada Kabupaten Bima Desember 2020, semua elit politik yang bersentuhan langsung dengan Pilkada tentunya memiliki nilai kikhtiar dalam perjuangan meraih simpatik rakyat selaku pemilik hak suara secara mutlak.

Tak Ketinggalan kinerja Tim arus bawahpun menjadi salah satu perangkat tersendiri dalam menuju simpatik warga sekaligus meraih kemenangan. Salah seorang warga desa Dena Kecamatan Madapangga, Ahmad Ismail dan Sumarni, S. Pd selaku Ketua Gender IDP Kecamatan Madapangga Kabupaten Bima dengn hati nuraninya siap memenangkan IDP Dua Periode, dengan terus menerus menyuarakan pernyataan sikap segenap keluarganya mempersiapkan diri mendukung dan memenangkan Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE (IDP) di desa dena lebih khususnya wilayah kecamatan madapangga dalam rangka mengantarkan IDP jadi bupati bima dua periode.

Pernyataan sikap resmi Ahmad Ismail dan Sumarni pada media ini saat bupati bima Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE (IDP) saat berkunjung yang bersifat silaturrahim di kediaman pribadinya Ahmad Ismail hari selasa siang (16/06/2020).

Sembari dari bentuk menyuarakan ungkapan pernyataan sikap, Sumarni pun selaku Ketua Gender IDP Kecamatan Madapangga berpendapat bahwa bentuk Eksistensi Umi Dinda selama menjadi Bupati mampu memberikan warna nilai nilai kerja nyata untuk masyarakat kabupaten Bima sehingga dirinyapun memiliki prediksi calon petahana ini semakin kuat di arus bawah. “Lebih lebih lagi pada kaum perempuan kecenderunganya memilih Umi Dinda sangat besar peluangnya karena IDP selalu ada dalam hati dan pikiran kaum perempuan ”Ungkap Sumarni.

Dirinya selaku warga masyarakat di kalangan kaum perempuan pun memberikan contoh riil gestur para ibu ibu saat sambut kehadiran Umi Dinda dalam setiap momentum apapun selalu dengan cara nya kaum Ibu Ibu yang penuh dengan rasa riang gembira.
“Gestur Ibu Ibu kalau sedang pose bersama Umi Dinda memberikan gambaran bahwa mereka sangat familiar sama Umi Dinda dan merasa nyaman, tentunya tidak mengalami kesulitan kalau pada akhirnya nanti memilih Umi Dinda untuk melanjutkan dua periode” Demikian kata Sumarni

Selain lain itu juga Sumarni pun Menyebutkan bahwa Umi Dinda memiliki kekuatan yang sungguh sangat luar biasa di kalangan arus bawah. “ Umi Dinda punya loyalitas sejati di tingkat arus bawah sehingga kekuatan itu semakin mantap menuju dua periode” Dengan bentuk rasa cinta dan antusias warga merupakan tolak ukur bahwa Umi Dinda akan meraih perjuangan menuju Dua Periode adalah kecintaan bagi masyarakat yang tentunya dibarengi dengan karya nyata ditengah tengah masyarakat.

“Ada kerja riil yang diperlihatkan oleh Umi Dinda Selama jadi Bupati Bima” demikian Tegas Sumarni. (Yadin)

Bupati IDP Ajak Warga Saling Bahu Membahu Bangun Desa

Bimantika.net,_Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE (IDP) dan Wakil Bupati Bima Drs. H. Dahlan M. Nur, M. Pd (Dahlan) menghadiri Acara Pelantikan pengurus Organisasi Kemasyarakatan dan KeAgamaan di halaman Kantor Desa Rade, Kecamatan Madapangga pada Hari Rabu (17/6/2020)

Pengurus Organisasi Kemasyarakatan dan Ke Agamaan dilantik oleh Kepala Desa Rade, Atfah H. M. Tahir S.PdI tersebut adalah LPMD, Lembaga Adat, Lembaga Dai dan Hafiz, RT dan RW, Kader Posyandu, Pengurus Mesjid, Pengurus Kelompok Tani dan P3A se Desa Rade Kecamatan Madapangga.

Selain dihadiri IDP_Dahlan juga Camat Madapangga beserta unsur Muspika Kecamatan Madapangga.

Dalam kesempatan itu, IDP dengan gaya bahasa yang lembut dan santun, mengajak warg Desa Rade dan segenap aparatur desa, untuk membantu kepala desa dalam hal membangun dan memajukan desa sehingga berdampak pada kesejahteraan masyarakat itu sendiri.

Disisi lainnya, IDP memberikan Kemudian, kata Bupati, bantuan dan mengharaokan agar bantuan Pemerintah dapat membantu masyarakat dan dirasakan manfaatnya di tengah bencana non alam Virus Corona.

‘’Pemerintah Daerah juga membantu dengan stock cadangan pangan.Mari jaga suasana Kamtibmas,’’ Demikian ujar IDP dalam arahan singkatnya.

Kades Rade Atfah HM. Tahir, S. PdI dalam sambutannya menyebutkan pelantikan dan pengukuhan para pengurus organisasi kemasyarakatan dan Ke Agamaan semata-mata dengan tujuan sinergitas sehingga terwujud kerukunan dan kesejahteraan bersama.

Atfah pun menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam pada Pemkab Bima, yang telah memberikan bantuan melalui bantuan cadangan pangan Pemerintah berupa beras satu ton, Bantuan Langsung Tunai (BLT) bagi 125 KK. (BNN_01)

Serahkan Bantuan Unggas, Ferry Sofyan Beri Semangati Wirausaha

Bimantika.net, – Pemerintah Kota Bima melalui Dinas Pertanian dan Peternakan Kota Bima secara resmi menyerahkan bantuan ternak unggas kepada kelompok ternak unggas yang tersebar di Kota Bima. Penyerahan bantuan ini diserahkan langsung oleh Wakil Walikota Bima Feri Sofiyan SH pada Senin, 15 Juni 2020.

Bantuan ini diserahkan secara simbolis untuk 12 kelompok ternak unggas. Penyerahan bantuan yang bersumber dari APBD TA 2020 Dinas Pertanian ini diwakilkan kepada Kelompok ternak “Harmoni Jaya” yang berlokasi di puncak gunung jatiwangi kelurahan jatiwangi kecamatan asakota.

Hadir pula dalam kegiatan penyerahan bantuan tersebut Asisten bidang Administrasi Umum Setda Kota Bima Drs. H. Sukri M.Si, Camat Asakota, lurah jatiwangi dan pendamping ekonomi serta para ketua kelompok ternak unggas yang mendapatkan bantuan.

Penyerahan secara simbolis bibit unggas ini sebagai salah satu implementasi visi misi pemerintah daerah dalam pengembangan lapangan kerja baru sekaligus pemberdayaan kemiskinan di Kota Bima.

Dalam arahannya Wakil Walikota Bima mengharapkan dengan pemberian bibit unggas ini mampu mendorong dan merangsang kelompok pemuda menjadi wirausahawan handal sekaligus menjadi contoh bagi kelompok pemuda lainnya yang tersebar di Kota Bima dalam melakukan kegiatan usaha ekonomi produktif.

“Semoga apa yang dihajatkan hari ini dapat bernilai positif dan dapat menambah serta memiliki nilai lebih dalam menambah income perkapita penduduk. Pemerintah juga akan terus memantau usaha yang dibangun oleh kelompok ternak unggas yang ada melalui pendamping dan penyuluh yang bertugas,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Ir. Darwis juga melaporkan, bahwa jumlah kelompok ternak yang mendapat bantuan sebanyak 100 kelompok ternak ayam dengan jumlah 80.000 ekor (800 Box) dan 10 kelompok ternak entok/bebek dengan jumlah 800 ekor dan beberapa tempat pakan, minum dan vitamin, sedangkan untuk kadang merupakan swadaya dari kelompok masing-masing.

Kata dia, Pendistribusian bantuan dilakukan secara bertahap sebanyak 7 tahap yakni tahap pertama yang diberikan kepada 12 kelompok. “Tahap ke 2 nanti pada tanggal 24 juni 2020 diberikan kepada 15 kelompok, tahap ke 3 tanggal 1 Juli 2020 dengan jumlah 15 kelompok, tahap ke 4 pada tanggal 8 Juli 2020 dengan jumlah 15 kelompok juga, tahap ke 5 tanggal 15 Juli 2020 dengan jumlah 15 kelompok, tahap ke 6 juga dengan jumlah kelompok yang sama pada tanggal 22 Juli 2020 dan di tahap terakhir/ tahap ke 7 pada tanggal 29 Juli 2020 dengan diberikan kepada 10 kelompok,” bebernya. (BNN_01)