Amien Rais Lounching Logo Partai Ummat Perisai Tauhid

Bimantika.net,_ Rencana Tokoh Reformasi Nasional, Prof. DR. H. Muhammad Amien Rais membentuk Partai Baru di tahun 2020 kini sudah ada titik terang. Teka teki tentang nama Partai yang dibentuknya pun kini sudah jelas yakni PARTAI UMMAT yang sebelum-sebelumnya Beredar Bahwa Amien Rais akan membentuk Partai Amanat Nasional Reformasi (PAN Reformasi).

“Alhamdulillah setelah bermusyawarah panjang, kami akhirnya memutuskan bahwa logo Partai Ummat adalah Perisai Tauhid” Ungkap Amien Rais saat Lounching Logo Partai Ummat di Jakarta Selasa (10/11/2020).

Menurut Amien Rais bahwa di dada burung Garuda Pancasila menerangkan Bintang adalah Simbol Ketuhanan Yang Maha Esa sangat tepat dengan logo Partai Ummat Berupa Bintang warna Keemasan.

Bendera Partai Ummat Berwarna Hitam, Perisai Tauhid juga Warna Hitam di lingkari oleh Warna Kuning Keemasan maka ilham itu tentu datang dari kiswah Ka’bah.

Menurut Amien Rais bahwa Perisai Tauhid menjadi pancaran autentik dari kalimat syahadat, kalimat toyyibah sekaligus kalimat pembebasan.

“Moto perjuangan Partai Ummat adalah melawan Kedzoliman dan Menegakkan Keadilan” tegas Amien Rais.

Partai Ummat menurut Amien Rais Insya Allah akan ikut memberikan manfaat bagi bangsa Indonesia selama keberadaan dan kehidupannya.

Yang utama adalah bahwa Partai Ummat Dalam melawan kedzoliman dan menegakkan keadilan akan selalu mengingatkan para kader nya agar dalam bekerja dan berjuang hanya mencari Ridho Allah SWT bukan Ridho manusia.

Atas Bendera dan Logo Partai Ummat sebagai Perisai Tauhid tersebut besar harapan Amien Rais pada para pejuang Partai Ummat agar perisai tauhid menjadi pancaran autentik dari kalimat Syahadat, Kalimat Toyyibah dan Kalimat Pembebasan.

“Kalimat Syahadat, Kalimat Tayibah dan Kalimat Pembebasan harus mewarnai seluruh aspek kehidupan manusia, termasuk dalam kehidupan berpolitik” terang Amien Rais.

Atas di lounching nya logo Partai Ummat Tersebut, Salah Seorang Deklarator Partai Ummat sekaligus Loyalis Amien Rais, Rusdiansyah, SH, MH pada Media online Bimantika.net menyebutkan bahwa dirinya merasa bersyukur atas terbentuknya Partai Ummat yang langsung diumumkan oleh Prof. DR. Amien Rais lounching logonya.

Menurut Jebby sapaan akrab Lawyer Muda Asal Bima NTB ini bahwa Launching Logo Partai Ummat pada hari ini bertepatan dengan Hari Pahlawan, dan ini adalah momentum yang sangat tepat.

Jebby berharap dengan di Lounchingnya Logo partai UMMAT yang bertepatan degan hari pahlawan nasional dengan logo perisai tauhid yang merupakan partai dengan azas partai Islam rahmatan lil alamin (Islam rahmat untuk seru sekalian alam).

“Rakyat Yakin dan percaya bahwa berjuang bersama patai umat kita bisa bersama-sama melawan kezaliman dan menegakkan keadilan” tegas Jebby. (BNN_01)

Ketua IWABI Abdul Sukur Klarifikasi Pencatutan Nama Wartawan dan Sampaikan Permohonan Maaf

Bimantika.net. Terkait Pencatutan nama wartawan dan tandatangan sekretaris dalam Proposal Ikatan Wartawan Bima (IWABI) yang tanpa konfirmasi dengan yang bersangkutan. Ketua Umum IWABI, Abdul Sukur, ST, selasa (10/11/2020) menyampaikan pernohonan maaf yang sebesar-besarnya dan mengklarifikasi secara terbuka melalui Media Online.

Abdul Sukur menyampaikan permohonan maaf yang setulus-tulusnya kepada wartawan Bima dan Organisasi Aliansi Jurnalis Independent (AJI) Serta Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) sebagai organisasi tempat bernaungnya Para Kuli Tinta tersebut.

Abdul Sukur secara terbuka mengaku salah dan lalai dalam hal ini, dan dirinya mengaku ini merupakan pelajaran berharga bagi dirinya untuk tidak mengulangi kesalahan yang sama dikemudian hari.

Pimpinan Media Online dan Cetak Lensa Post ini juga mengaku belum ada satupun pihak yang dirugikan terkait bantuan dan sumbangan dari proposal tersebut, dan Abdul Sukur mengaku hanya mengajukan di Polres Bima Kota, karena Dirinya mengaku sangat dekat dengan Kapolres Bima Kota. “demi Alloh tidak ada satupun pihak dirugikan dalam hal bantuan proposal IWABI, Karena itu baru saya ajukan, bahkan di Polres Bima Kota belum dicairkan”, ungkap Sukur.

Abdul Sukur juga telah menyampaikan permohonan maaf beberapa kali baik melalui Pesan WhatsApp maupun kontak langsung dengan beberapa Wartawan yang dirugikan dalam pencatutan nama tersebut, yakni 1. Fahrunnas Pimpinan Berita11, 2. Indra Gunawan Ketua PWI Bima sekaligus Wartawan Lombok Pos, 3. Sofyan Asy’hari Pimpinan Media Bima Kini, 4. Atin Atina Wartawan Radar Tambora, 5. Dedi Irawan Wartawan MNC TV, 6. Ir. Khairudin M. Ali Owner Bima TV, 7. Jeck Pimpinan Garda Asakota, 8. Mahrun Pimpinan Obor Bima, 9. Sony Pimpinan Warta NTB, 10. Usman Wartawan Info Bima.

Dan Permohonan yang setulus-tulusnya kepada Organisasi Aliansi Jurnalis Independen (AJI) dan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI). Termasuk kepada Publik yang merasa tidak nyaman dalam hal ini. (BNN/tim)

Srikandi dan Baret Merah Sape menyatakan Sape Seutuhnya Milik Syafaad

Bimantika net,_ Senin (9/11/2020), Kampanye dialogis dan blusukan pasangan calon bupati dan wakil bupati bima Drs.H.Syafruddin H.M.Nur, M. Pd dan Ady Mahyudi (Syafaad) putaran kedua di kecamatan sape yang jumlah pemilih terbanyak se kabupaten bima dengan jumlah atau DPT 42.587 pemilih.

Mulai dari desa sari ujung barat nya kecamatan sape pasangan calon bupati dan wakil bupati Syafaad di jemput oleh seribu lebih pasukan tim Baret Merah dan garda muda serta puluhan ribu simpatisan syafaad kecamatan sape, sehingga membuat kemacetan panjang jalan lintas sape-Bima.

Liputan langsung koordinator liputan media Bimantika.net Ruma rengge di lapangan, Syafaad melakukan blusukan dan kampanye diologis di lapangan bola desa sari,

Setelah melakukan blusukan dan kampenye diologis pasangan syafaad bergeser blusukan ke desa Tanah Putih, Desa Boke, Desa Jia, Desa Rasabou, Desa Na,e dan berakhir di desa Naru .

Ketua Tim Srikandi kecamatan Sape Ibu Rukmini Alimudin memberikan pernyataan nya di media ini mengatakan bahwa atas nama kaum wanita yang bergabung dalam satu wadah tim pemenangan Syafaad yaitu Srikandi Kecamatan sape dirinya merasa yakin bahwa sape milik syafaad seutuh nya,

“Keyakinan saya ini bukan hanya omongan belaka tapi saya punya alasan yang mendasar dan fakta riil di lapangan” Ujarnya

Lanjutnya bahwa kondisi riil tersebut ketika dirinya melakukan konsolidasi di tengah tengah kampung tanpa di komando semua ibu ibu dan kaum perempuan muda datang berbondong bondong di mana tempat yang saya kunjungi selalu ramai di terima dengan hati yang ikhlas sampai mereka meninggalkan pekerjaan rumah demi sebuah perubahan ini

“dan satu hal lagi yang membuat kami merasa nyaman bahwa ami selalu di kawal oleh ratusan pasukan keamanan tim syafaad yaitu pasukan Baret merah ini benar benar pergerakan arus bawah terutama kaum perempuan” ungkapnya.

Masih menurutnya bahwa kepercayaan diri lahir dari tim Srikandi kompaknya para tim, “sekali lagi inilah yg membuat keyakinan saya bahwa kecamatan sape milik syafaad seutuh” demikian tegasnya. (BNN_07/ Ruma Rengge)

Rakyat Monta Selatan Masih Harapkan IDP-Dahlan Untuk Dua Periode

Bimantika.net,_ Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Bima Petahana Nomor Urut 3, Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE dan Drs. H. Dahlan M. Noer, M. Pd (IDP-Dahlan) masih di rindukan kepemimpinannya oleh Warga Kabupaten Bima, lebih khusus Warga Kecamatan Monta bagian selatan.

Terbukti saat Paslon IDP-Dahlan lakukan kampanye Blusukan di wilayah tersebut pada hari senin (9/11/2020) antusias warga yang begitu luar biasa menggema sembari acungkan tiga jari sambil meneriakkan yel-yel Lanjutkan Umi Dinda Lanjutkan Aji Dahlan dua Periode.

Sebahgian besar warga Monta Selatan yang berdomisili Desa Wilamaci, Waro, Sondo mengharapkan IDP-Dahlan melanjutkan ikhtiarnya untuk kepentingan masyarakat Monta Selatan. Karena selama IDP-Dahlan menjadi Bupati Bima sejak 2016 silam sudah banyak berbuat untuk kepentingan warga seperti pembangunan beberapa DAM dan saluran Drainase sebagai kebutuhan vital para petani, pembangunan sarana dan prasarana lainnya yang menunjang kehidupan masyarakat Monta Selatan.

Salah seorang warga Wilamaci, yang diwawancara oleh beberapa media saat kampanye blusukan mengungkapkan bahwa, Paslon IDP-Dahlan, masih di cintai oleh sebahgian besar warga Monta Selatan.

“Sambutan kami hari ini adalah berjubelnya warga dipinggir-pinggir jalan dan di Posko-posko Warna Kuning adalah bukti nyata bahwa sebahgian besar Rakyat arus bawah siap berjuang dan menangkan Umi Dinda dan Aji Dahlan Nonor 3,”jelasnya.

Lanjutknya bahwa Saat IDP-Dahlan memimpin, sudah banyak perhatian pemerintah seperti nelayan Rp 700 juta, mesin ketinting, penggilingan dan gudang jagung serta berbagai pembangunan infrastruktur pertanian yang ada.

“Intinya, Paslon Umi Dinda dan Aji Dahlan, sudah banyak memerhatikan para nelayan di desa ini. Dan itulah yang membuat warga semakin mencintai IDP-Dahlan dan siap berjuang untuk memenangkannya,” tegasnya.

Warga Sondo, H. Wahab, mengatakan, kita memilih IDP-Dahlan, karena banyak jasa seperti jalan ekonomi dan lain – lainya.

“Kami tetap memilih IDP-Dahlan pada Pilkada 9 Desember mendatang,” ungkap H. Wahab yang saat itu memakai baju Dinda- Dahlan yang dibenarkan juga oleh warga lainnya, H. Fuad.

Pada kesempatan Kampanye Blusukan tersebut, IDP menyampaikan pesan politik dan mengucapkan terima kasih pada warga yang telah menyambut dengan antusias.

“Terima kasih pada seluruh masyarakat yang telah menjemput dirinya dengan pak Dahlan,” ungkap IDP.

Lanjutnya, Untuk diketahui oleh warga Wilamaci, Waro dan Sondo, bahwa kehadiran pihaknya pada kali ini yaitu, untuk memohon dukungan dan do’a dari seluruh elemen masyarakat, agar di Pilkada pada 9 Desember 2020 mendatang untuk mencoblos nomor 3.

“Jangan lupa coblos Nomor 3,” ajaknya yang disambut yel-yel oleh para pendukungnya. (BNN_02/A. Haris)

Millenial Kecamatan Bolo Inginkan Perubahan

Bimantika net.pasca debat pasangan calon bupati dan wakil bupati Bima yang di selenggarakan oleh KPUD Bima hari sabtu tanggal 7/11/2020 di kantor DPRD kabupaten bima, kaum milenial kecamatan Bolo semakin mempererat konsolidasi sesama generasi muda intelektual yang mereka bingkaikan dalam satu wadah pemuda Milenial yang bernama “PROSA ” ( Pro Syafru – Ady) dalam pantauan langsung Koordinator Liputan Media Bimantika net. Ruma rengge di lapangan saat pasangan calon Bupati dan wakil Bupati Drs. H.Syafruddin H.M.Nur, Mpd dan Ady Mahyudi SE( Syafaad) di kecamatan Bolo minggu (8/11/2020).

Ratusan pemuda dan pemudi milienial yang bergabung bersama ribuan massa pendukung dan simpatisan syafaad bertumpah ruah di jalan yang mengkibatkan jalan negara bima – Dompu macet total sehingga membuat aparat kepolisian dari tiga kecamatan tetangga yaitu anggota polsek Madapangga, Polsek Donggo dan Polsek Soromandi ikut membantu mengamankan lalulintas.

Ketua Prosa Kecamatan Bolo Haris Najamudin saat di wawancarai oleh media ini, apakah kaum milenial terpengaruh dengan hasil debat pasangan calon atau paslon Bupati dan wakil bupati kemarin yang di selenggarakan oleh KPUD di gedung DPRD yang sempat viral di media sosial dengan jawaban singkatnya “Ganti Bupati” oleh calon Bupati H syafruddin atas pertanyaan calon bupati nomor urut satu H.Herman edison ,perubahan apa yang di lakukan oleh Syafaad ?

Ketua Prosa Haris Najamudin mengatakan ” itu jawaban yang cerdas kalau di jawab semua waktu yang di berikan tidak akan mungkin menutupi jawaban itu dan saya rasa KPU pun sudah pada tahu karena visi – misi ketiga paslon sudah di serahkan ke KPU.

Lanjutnya, bahwa berbicara ke persoalan generasi milenial yang kita bentuk di kecamatan bolo ini, lebih pada melihat dari pertama memimpin sampai akhir jabatan nya Bupati IDP ini Generasi generasi muda tidak pernah di sentuh,

“Sehingga kami generasi Milenial tersadarkan hari ini dam kamipun bentuk kelompok pemuda/pemudi milenial yang bernama Pro syafru – Ady atau di singkat “PROSA” Ujarmya.

Dan di satu sisi dengan menambah semangat kami generasi muda Bolo bahwa Aji Syafru adalah putra daerah sila/bolo.

“Maka wajib bagi kami untuk berjuang memenangkan nya sebab ini suatu keharusan bagi masyarakat bolo” tegasnta.

Masih di katakan nya bahwa kalau kecamatan bolo kalah artinya kami tidak mampu dan sekaligus kami masyarakat bolo merasa malu.

“Kami prosa bolo selalu melakukan gerilya dengan upaya agar masyarakat bolo tersadarkan karena syafaad adalah alternatif akhir sebagai wujud Bupati Bima,intinya kami prosa Ganti Bupati Syafaad lah solusinya” Demikian ujarnya (BNN_07/Ruma Rengge)

Pernah Serang IDP-Dahlan Bikin Janji Politik Diatas Materai, Kini Syafaad Copy Paste

Bimantika.net,_ Ada-ada saja cara Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati meraih simpati masyarakat. Mulai dari memberi janji-janji Politik hingga membubuhkan tanda tangan diatas materai 6000 antara Paslon dengan warga.

Hasil investigasi media Bimantika.net menunjukkan bahwa di salah satu Desa di Rabakodo Kecamatan Woha terjadi Paslon Syafaad melakukan penandatanganan kesepakatan dengan warga setempat.

Salah seorang warga yang dikonfirmasi membenarkan hasil investigasi tersebut dan mereka menilai itu adalah kesepakatan biasa saja dalam.

Rakyat pun menyayangkan Katanya mereka tidak mau memberikan janji-janji politik Dan tidak mau bikin kontrak politik.

“Dan sekarang mereka malakukannya dengan bermaterai pula. Tim-tim nya menyerang IDP-Dahlan karena janji dengan Materei. Sekarang mereka melakukan juga. Padahal ini sudah dilakukan oleh Umi di Rabakodo” Demikian ungkap Warga Desa Rabakodo.

Masih menurutnya bahwa dulu Paslon Syafaad sempat menyerang Paslon IDP-Dahlan dengan pola bikin kontrak politik yang bermaterai kini mereka sendiri yang mempraktekkannya.

*Saya ketawa saja melihat cara mereka copy paste bikin kesepakatan dengan rakyat, kalau mau tiru, jangan serang paslon lain lah, silakan di tiru saja” ungkapnya sambil ketawa terbahak-bahak.

Dalam kontrak politik yang dintandatangani oleh Calon Bupati H. Syafruddin dan Calon Wakil Bupati Ady Mahyudi pada tanggal 1 November 2020 tersebut juga di bubuhkan tandatangan beberapa warga.

Ada dua isi kesepakatan dalam kontrak politik tersebut yakni Pembangunan Lapangan Olah Raga Desa Raba Kodo dan Jembatan penyebrangan sungai desa rabakodo yang berlokasi di so sarumbu. (BNN_01)

Pasca Debat Paslon, IDP-Dahlan Makin di Cintai Rakyat, Terbukti Rakyat Apresiasi Saat Blusukan Di Wera

Bimantika.net,_Pasca Debat Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Bima yang diselenggarakan oleh KPU Kabupaten Bima pada hari Sabtu (7/11/2020), rakyat rupanya memiliki tingkat penilaian tersendiri dalam kegiatan debat paslon tersebut sehingga mempengaruhi tingkat keberpihakan rakyat pada Paslon yang ingin dimenangkannya.

Terbukti saat Paslon Petahana Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE dan Drs. H. Dahlan M. Noer, M. Pd (IDP-Dahlan) turun kampanye Blusukan di Kecamatan Wera mendapat sambutan begitu antusias dari ribuan masyarakat Kecamatan Wera.

Rakyat hadir untuk IDP-Dahlan setelah mereka menilai bahwa IDP-Dahlan memiliki kemampuan yang lebih dibandingkan Paslon lain yang ikut dalam kontestasi pilkada Kabupaten Bima.

“Informasi yang beredar pada kami rakyat wera Umi Dinda tidak sekolah, paket C, tapi kami lihat debat terbuka nya kok Umi Dinda sangat cerdas dalam menyampaikan visi misi” ujar Warga Kecamatan Wera saat jemput kedatangan IDP-Dahlan yang lakukan kampanye blusukan pada Hari Minggu (8/11/2020).

Kampanye Blusukan yang dilakukan oleh IDP-Dahlan di Kecamatan Wera ditandai dengan antusiasnya ribuan warga Kecamatan Wera baik di pinggir-pingggir jalan utama maupun dalam lorong-lorong saat IDP-Dahlan menyapa warga.

Sekretaris Tim Koalisi IDP-Dahlan, Damar Damhuji melalui Akun Facebook pribadinya memiliki pandangan yang sama dengan apa yang menjadi penilaian rakyat arus bawah terhadap sisi pengaruh debat Paslon tersebut.

Menurut Damar Damhuji, bahwa debat Paslon yang diselenggarakan oleh KPU Kabupaten Bima tersebut sangat mempengaruhi pada pilihan rakyat. Apalagi saat ini vidio tentang debat paslon tersebut beredar luas di tengah-tengah warga masyarakat seantero kabupaten Bima.

“Debat Paslon kemarin sangat mempengaruhi tingkat keberpihakan masyarakat karena masyarakat melalui berbagi saluran YouTube dan vidio langsung bisa menilai bahwa pasangan IDP-Dahlan adalah yang paling menguasai Debat Paslon” ujarnya.

Salah seorang Ibu Di Desa Sangiang Kecamatan Wera mengungkapkan bahwa dirinya melihat debat Paslon dikirim oleh temannya melalui WhatsApp dan setelah melihat vidio debat itu dirinya makin mantap memilih Paslon Nomor 3 IDP-Dahlan.

“Umi Dinda sangat tenang dalam debat tersebut dan tidak terpancing suasana sehingga dengan ketenangannya mampu menguraikan sesuatu hal untuk melanjutkan dua periode” ungkapnya selesai foto selvy dengan IDP. (BNN_02/A. Haris)

Herman Effendy Nilai Hasil Debat Paslon, IDP Gagal Membangun Bima

bimantika net. Debat Terbuka Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Bima yang diselenggarakan oleh KPU Kabupaten Bima di Gedung DPRD Kabupaten Bima pada Hari Sabtu (7/11/2020) secara keseluruhan berjalan lancar , aman dan tertib serta taat pada protokol Covid-19.
Paslon Bupati dan Wakil Bupati yang mengikuti Kegiatan tersebut adalah Paslon Nomor Urut 1 Dokter H. Irfan dan Herman Edison (IMAN), Paslon Nomor Urut 2 Drs. H. Syafruddin H. M. Nur, M. Pd dan Ady Mahyudi (Syafa,ad), Paslon Nomor Urut 3 Yakni Palon Petahana Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE dan Drs. H. Dahlan M. Noer, M. Pd (IDP-Dahlan). Ketiga Paslon Bupati dan Wakil Bupati Bima hadir sesuai jadwal yang ditentukan oleh KPU Kabupaten Bima.

Dalam debat itu Herman Effendy ketua tim harian pemenangan pasangan calon bupati dan wakil bupati DRS H.Syafruddin H.M.Nur Mpd dan Ady Mahyudi SE ( Syafaad) menilai dari pernyataan pasangan calon Petahana Hj.Indah Dharmayanti Putri SE ,terkait dengan adanya ucapan langsung dari paslon bernomor urut 3 pada saat debat bahwa IDP ragu atau tidak percaya diri untuk menarik investor investor berinfestasi di daerah bima dengan mengatakan menarik infestor di Bima sama hal nya dengan berjudi.

Menurut Herman Effendy IDP-Dahlan Paslon Nomor 3 tidak paham pemerintah itu harus bisa menjadi marketing kepada para investor yang berinfestasi yaitu dengan memberikan rasa aman dan nyaman infestasi mereka, artinya IDP sudah secara jujur dan mengakui bahwa dia tidak mampu untuk mendatangkan infestor yg berinfestasi di bima,

“Menurut saya IDP gagal total membangun bima lalu apa yang harus kita lanjutkan dengan kinerja bupati seperti itu” ujarnya.

Herman Effendy menegaskan bahwa itu tidak layak kita lanjutkan karena seorang calon petahana mengatakan tidak mudah menarik infestor yg berinfestasi di Bima dan sama hal nya dengan berjudi

“Kalau pemimpin tidak punya keyakinan dan percaya diri terhadap orang luar untuk berinfestasi pasti rakyat pun tidak akan percaya terhadap nya dengan ketidak mampuan nya itu” pungkas nya. (BNN_07/Ruma Rengge)

Paslon Iman Tanya Ide Perubahan, Syafaad Jawab Ganti Bupati Tanpa Konsep Yang Jelas

Bimantika.net,_ Debat Terbuka Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Bima yang diselenggarakan oleh KPU Kabupaten Bima di Gedung DPRD Kabupaten Bima pada Hari Sabtu (7/11/2020) secara keseluruhan berjalan lancar , aman dan tertib serta taat pada protokol Covid-19.

Paslon Bupati dan Wakil Bupati yang mengikuti Kegiatan tersebut adalah Paslon Nomor Urut 1 Dokter H. Irfan dan Herman Edison (IMAN), Paslon Nomor Urut 2 Drs. H. Syafruddin H. M. Nur, M. Pd dan Ady Mahyudi (Syafa,ad), Paslon Nomor Urut 3 Yakni Palon Petahana Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE dan Drs. H. Dahlan M. Noer, M. Pd (IDP-Dahlan). Ketiga Paslon Bupati dan Wakil Bupati Bima hadir sesuai jadwal yang ditentukan oleh KPU Kabupaten Bima.

Liputan langsung Media Bimantika.net, bahwa Diarena Debat Paslon, penjagaan sangat ekstra ketat oleh gabungan Keamanan dari TNI Polri dari Polres Bima Kota dan Polres Bima Kabupaten.

Tidak ada pengerahan massa yang di lakukan oleh paslon sehingga di depan kantor DPRD Kabupaten Bima nampak tidak ada kerumunan massa. Tamu undangan dibagi dua tempat yakni di dalam gedung DPRD Kabupaten Bima yang boleh masuk hanya paslon dan 6 orang masing-masing Tim Paslon, sementara dihalaman DPRD Kabupaten Bima hanya nampak 3-4 orang saja tim sukses masing-masing Paslon.

Secar keseluruhan debat terbuka Paslon berjalan biasa-biasa saja, namun pada sesi tanya jawab Paslon, ada suasana yang begitu menegangkan saat Paslon Iman bertanya ke Paslon Syafaad.

Paslon Iman melalui Calon Bupatinya Dokter Irfan memberikan pertanyaan singkat pada Paslon Nomor 2,

“Kami apresiasi ide besar Paslon nomor 2 yakni mengusung Perubahan, kira-kira konsep Perubahan seperti Apa yang akan dibawa oleh Paslon 2 jika terpilih jadi Bupati dan Wakil Bupati Bima” demikian Pertanyaan Paslon Iman yang ditujukan pada Paslon Syafaad.

Lalu secara tergesa-gesa Paslon 2 mengambil microfon langsung mau dijawab dan di stop kan oleh moderator karena belum diberikan waktu untuk di jawab.

Setelah moderator memberikan waktu untuk paslon 2 memberikan jawaban, langsung Calon Bupati H. Syafrudin Menyatakan bahwa Perubahan yang dimaksudkan adalah Ganti Bupati, tanpa memberikan alasan sedikitpun narasi ide besar Perubahan yang dimaksud.

Mendengar jawaban Dari Paslon Nomor 2 tersebut, kembali Paslon Nomor Nomor 1 menanggapi bahwa sesunggunya Paslon Nomor 1 lah yang paling layak Membawa Ide Perubahan.

“Kamilah yang paling layak membawa ide perubahan sesuai tagline kami Figur Baru, Ide Baru, Semangat Baru menuju Bima Baru” ungkap Paslon Iman melalui Dokter Irfan saat berlangsungnya debat terbuka tersebut. (BNN_01)

KPU Himbau Debat Terbuka Paslon, Cukup Saksikan Dari Rumah

Bimantika.net,_Kampanye dalam bentuk Debat Terbuka Antar Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Bima rencananya akan digelar pada Sabtu 7 November 2020 mulai Pukul 08.30 Wita.

Untuk mencegah penyebaran covid 19, Komisi pemilihan Umum (KPU) Kabupaten bima menghimbau pada masyarakat untuk menyaksikan siaran langsung debat dari rumah masing-masing.

“Mengingat saat ini masih dalam masa pandemi covid 19, kami mengimbau masyarakat cukup menyaksikan siaran langsung debat dari rumah masing-masing,” ujar Anggota KPU Kabupaten Bima, Ady Supriadin, Rabu (4/11) sore.

Pelaksanaan debat kata Ady, dilakukan pembatasan secara ketat sesuai ketentuan Peraturan KPU Nomor 13 Tahun 2020 tentang Pemilihan di Masa Pandemi Covid 19. Jumlah peserta yang diperbolehkan masuk di ruangan debat dibatasi dan diwajibkan mengikuti standar pencegahan covid 19.

“Mulai kedatangan diharuskan cuci tangan, mengukur suhu tubuh, menjaga jarak dan menggunakan masker atau pelindung wajah. Kemudian hanya yang punya Id Card dan Undangan yang bisa masuk,” jelasnya.

Untuk itu, sebagai alternatifnya KPU Kabupaten Bima telah menyiapkan siaran langsung agar masyarakat tidak hadir di lokasi debat. Yaitu melalui Lembaga Penyiaran Bima TV, Radio Bima FM, Radio Pelangi FM, RRI Bima, Streaming Facebook dan Youtube Bima TV NTB serta KPU Kabupaten Bima.

“Kepatuhan terhadap protokol covid 19 untuk saling menjaga dan melindungi karena saat ini jumlah korban positif makin meningkat. Pelayanan rumah sakit dan beberapa puskesmas bahkan telah ditutup sementara,” ingatnya.

Ady menambahkan, persiapan menjelang pelaksanaan debat yang dilakukan KPU Kabupaten Bima hampir rampung. Untuk memantapkan persiapan, pihaknya sudah menggelar rapat koordinasi dengan sejumlah pihak terkait. (BNN_01)