Kenapa Rakyat Ingin Lanjutkan IDP-Dahlan ??? Ini Jawabannya

Bimantika.net,_Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Bima Petahana Nomor Urut 3, Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE dan Drs. H. Dahlan M. Noer, M. Pd (IDP-Dahlan) memiliki karya nyata yang sungguh sangat luar Biasa saat memimpin Kabupaten Bima sejak 2016 silam, itulah alasan utama sebahgian besae rakyat Kabupaten bima lanjutkan dua Periode.

IDP-Dahlan sangat mengerti keinginan rakyat kabupaten bima yang sekitar 85 porsen adalah rakyat petani sehingga dirinya pun memikirkan membangun infrastruktur pertanian berupa DAM dan Jaringan Irigasi sehingga para petani tidak kesulitan dalam hal pengairannya.

Sejak 2016 IDP Torehkan sejarah bahwa dirinya membangun berbagai sarana dan infrastruktur yang sangat dibutuhkan oleh rakyat.

Diantara karya nyata itu, IDP-Dahlan di Tahun 2016 setidaknya pernah melakukan Pembangunan Dermaga Perikanan Di Kecamatan Wera Kangga, Lambu Soromandi Ambalawi masing-masing dengan Anggaran 300 Juta,.

Pembangunan lainnya untuk keperluan para nelayan adalah Pembangunan Tambatan Perahu Lambu dengan anggaran 499 Juta, Pembangunan Tambatan Perahu Kawinda To’i Kecamatan Tambora dengan anggaran 749 juta dan Pembangunan Tambatan Perahu Nipa Kecamatan Ambalawi dengan anggaran 949 Juta.

Yang tidak kalah pentingnya di Tahun 2016 tersebut IDP-Dahlan melalui APBD Kabupaten Bima menggelontorkan anggaran sekitar 4,3 Miliar untuk Pembangunan Kamar bersalin (KBR) dan Neonatal Insentive Care Unit (NICU) Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Bima.

Di bidang Infrastruktur Pertanian, Benar-benar IDP Dahlan sadar bahwa pembangunan DAM dan irigasi adalah hal utama yang dibutuhkan oleh rakyatnya. Sehingga saat itu belum genap usia kepemimpinannya satu tahun langsung menorehkan karya nyata membangun DAM dan saluran Irigasi.

Bukti nyata itu sejak 2016 IDP-Dahlan Membangun DAM dan Irigasi antara lain Rehabilitasi jaringan irigasi Desa Sie Kecamatan Monta dengan anggaran 406 juta, Pembangunan Irigasi Rasabou Kecamatan Bolo dengan anggaran 700 juta, Pembangunan Jaringan Irigasi Mori Rade Madapangga 700 juta, Irigasi Rupe Langgudu 700 juta, Pembangunan Irigasi Ndano Rangga Mbawa Kecamatan Donggo 700 juta, Pembangunan irigasi ncera Belo 700 juta.

Pembangunan Jaringan Irigasi Roi dan Mpungga Kecamatan Wera masing-masing anggaran 750 juta dan 800 juta.

Sementara pembangunan Jaringan Irigasi Dorohuni Laju Langgudu, Keru Woro Madapangga, Potu Lanta, Bontokape Kecamatan Bolo, Taloko Kecamatan Sanggar anggarannya pun berkisar 800-900 juta dilakukan serentak pada Tahun 2016 dimasa kepemimpinan IDP-Dahlan.

Niat baik IDP-Dahlan sangat terbukti berpihak pada rakyat terbukti di tahun 2016 itupula IDP Dahlan torehkan Karya nyata lainnya berupa Pembangunan Jembatan Pai Dalam dengan anggaran 1,2 Milyar, Pembangunan Jembatan Panda (gendi bote) Kecamatan Palibelo dengan anggaran 396 juta.

Semua sarana dan prasarana yang dibangun oleh IDP-Dahlan tersebut kini dinikmati oleh warga dimana pembangunan tersebut direalisasikan.

Yang sangat fantastis juga di tahun 2016 adalah IDP-Dahlan torehkan karya nyata berupa perbaikan infrastruktur Jalan yakni peningkatan jalan doridungga-lareu dengan anggaran 247 juta, Peningkatan jalan ekonomi panda Dusun Kalaki dengan anggaran 247 juta, Peningkatan Jalan Papa-Nggelu Kecamatan Lambu 6,6 Milyar, peningkatan jalan Kuta-Kadi 6,7 Milyar, Peningkatan Jalan Tente – Godo 6,8 Milyar.

Pun hari ini fasilitas jalan tersebut sangat dinikmati oleh masyarakat pengguna jalan raya.

Lagi-lagi torehan karya nyata IDP-Dahlan Ditahun 2016 silam adlah Pembangunan Gudang Rumput Laut dengan Anggaran yang digelontorkan sekitar 2,8 Milyar, pembangunan Gudang penyimpanan Garam dengan anggaran 2 Milyar.

Infrastruktur lainnya di bidang pertanian adalah rehabilitasi Bendungan Lakeda Desa Dena Kecamatan Madapangga dengan anggaran 1, 3 Milyar sehingga masyarakat sampai saat ini merasakan manfaatnya yang begitu besar.

Untuk mengamankan Daerah Aliran Sungai (DAS) di Tahun 2016 itu pula IDP-Dahlan membangun Bronjong Sori Mango Karumbu Kecamatan Langgudu, dan Talud Sungai Kananta Kecamatan Soromandi dengan anggaran masing-masing 414 juta dan 595 juta, Bronjong Sungai Sila Timu Kecamatan Bolo dengan anggaran 413 juta.

Untuk Para Petani Tambak Garam, di tahun 2016 itu juga IDP-Dahlan sudah pernah melakukan Rehabilitasi Tanggul Tambak Desa Talabiu Krcamatan Woha dengan anggaran 449 juta

IDP-Dahlan sadar bahwa tahun pertama kepemimpinannya sungguh memberikan motivasinya untuk membangun berbagai sarana dan prarasara vital untuk kemaslahatan masyarakatnya, sebut saja di tahun 2016 itu juga IDP-Dahlan melakukan Revitalisasi Pasar Bolo Kecamatan Bolo dengan anggaran 1,4 Milyar.

Pembangunan terus dilakukan oleh IDP-Dahlan sejak 2016-2020 adalah niat tulusnya IDP-Dahlan dalam mendharma baktikan diri untuk kepentingan kemaslahatan ummat Secara utuh dan menyeluruh.

Inilah alasan warga Kabupaten Bima sehingga mereka lebih memilih melanjutkan IDP-Dahlan dua Periode ketimbang ikut dalam arus Perubahan yang belum mereka pahami seutuhnya. (BNN_01/Bersambung)

Warga Kecamatan Woha Siap Menangkan IDP-Dahlan

Bimantika.net,_Calon Bupati dan Wakil Bupati Bima Petahana Nomor Urut 3, Hj. Indah Dhamayanti Puteri SE – Drs. H. Dahlan M. Noer (IDP-Dahlan) hari ini Jum’at (13/11/2020) melakukan kampanye dan blusukan di Desa Penapali dan Donggobolo Kecamatan Woha

Warga pendukung IDP-Dahlan tumpah ruah menyambut kedatangan IDP-Dahlan, karena hati nurani mereka ingin memenangkan IDP-Dahlan Dua Periode.

Ketua Gender IDP Kecamatan woha, Zainab Ibrahim menyebutkan bahwa tumpah ruahnya masyarakat Desa Penapali dan Donggobolo menandakan bahwa kemenangan akan berpihak kepada IDP-Dahlan, dan itu murni hati nurani masyarakat yang ingin tetap mempertahankan IDP-Dahlan.

“Kami tim Gender IDP Kecamatan Woha, dan Khususnya Desa Donggobolo, Insya Allah Desa Penapali dan Donggobolo siap memenangkan Umi Dinda dan Aji Dahlan Nomor Urut 3″ ungkap Bunda Zainab.

Sementara itu Calon Bupati Bima Petahana, Hj. Indah Dhamayanti Puteri SE (IDP) menyampaikan rasa syukur dan terimakasih nya yang sangat mendalam pada seluruh warga yang begitu antusias menyambutnya dalam kampanye blusukannya.

”Terimakasih banyak atas antusiasme masyarakat Desa Penapali dan Donggobolo terkhusus kepada para tim pemenangan IDP-Dahlan, semoga ini adalah tanda-tanda kemenangan buat pasangan calon nomor urut 3, ” ungkap IDP yang di sambut yel-yel Lanjutkan Dua Periode oleh Warga Pendukungnya.

Liputan langsung Media Bimantika.net bahwa kampanye dan blusukan yang dilakukan hari ini makin membuat antusias warga untuk memenangkan IDP-Dahlan.

Berbagai ragam dan cara serta gaya apresiasi warga sungguh terlihat ketika mereka dengan kompaknya meneriakkan yel-yel Lanjutkan Umi Dinda, Lanjutkan Dua Periode, Tanggal 9 Coblos Nomor 3. (BNN_01)

Pemkab Bima Raih Penghargaan Nasional Konvergensi Stunting

Bimantika.net,_Setelah sebelumnya mendapatkan prestasi terbaik I pada Penilaian Kinerja Konvergensi Percepatan Penurunan Stunting Tingkat Provinsi NTB, Tim Konvergensi Penurunan Stunting Kabupaten Bima kembali meraih apresiasi dan penghargaan dari Kementerian Dalam Negeri melalui Direktorat Jenderal Bina Pembangunan Daerah atas pencapaian dalam upaya penurunan stunting Tahun 2019-2020.

Penghargaan diserahkan DIrjen Bina Pembangunan Daerah DR. Hari Nur Cahya Murni, MSi Kamis (12/11) dalam acara workshop penguatan kapasitas yang dirangkaikan dengan pameran pencapaian kinerja penurunan stunting di Swiss Bell Resort Pecatu Bali.

Kepala Bidang Perencanaan Pembangunan Sosial Budaya Bappeda Kabupaten Bima Raani Wahyuni, ST, MT, M.Sc yang mewakili Tim Konvergensi Penurunan Stunting Kabupaten Bima mengatakan,“Kabupaten Bima bersama 9 daerah lainnya yaitu Flores Timur, Belu, Sikka, Tanah Bumbu, Malinau, Panajam Paser Utara, Kapuas Hulu, Gunung Mas dan Gianyar berhasil mencapai target tahapan aksi konvergensi sesuai harapan. Ke sepuluh kabupaten ini diberikan apresiasi dan ditampilkan dalam pameran mini selama empat hari workshop berlangsung”. Jelas Raani.

Raani menambahkan, Ibu Dirjen DR. Hari Nur Cahya dalam kunjungannya ke stand pameran menyampaikan apresiasi atas pencapaian Kabupaten Bima yang dinilai mampu melakukan upaya konvergensi dan melaksanakan tahapan aksi konvergensi sesuai harapan.
Ada delapan aksi konvergensi penurunan angka stunting mencakup aksi 1analisis situasi, aksi 2: rencana kegiatan, aksi 3 : Rembuk stunting, aksi 4: Peraturan bupati/walikota tentang kewewenangan desa, aksi 5: pembinaan kader pembangunan manusia, aksi 6 : sistem manajemen data, aksi 7 : pengukuran dan publikasi data stunting serta dan aksi 8 : Review kinerja tahunan.

“Banyak daerah yang tahapan aksinya terhalang pandemi Covid-19, tapi Kabupaten Bima cukup hebat karena bisa menuntaskan hingga aksi 7 dalam aspek pengukuran dan publikasi data stunting.

Pencapaian mereka bagus, di NTB hanya kabupaten Bima yang bisa mencapai target hingga Aksi 7, demikian hal juga 9 daerah lainnya”. Tambah Dirjen ketika melakukan presentasi di hadapan peserta Workshop (BNN_01)

Akurat, Lambu Milik Syafaad

Bimantika.net,_ Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Bima Nomor Urut 2, Drs. H. Syafruddin H. M. Nur, M. Pd dan Ady Mahyudi (Syafaad) Hari ini Rabu (11/11/2020) lakukan kampanye terbatas dan Blusukan di tiga Desa Kecamatan Lambu.

Tiga Desa yang di datangi Syafaad tersebut adalah Desa Mangge, Desa Hidirasa dan Desa Rato Kecamatan Lambu hampir 80 % Kaum perempuan meramaikan Blusukan dan Kampanye tersebut.

“Kami siap dukung Syafaad walau kami tidak memakai kostum Syafaad” ungkap ibu-ibu asal Desa Hidirasa yang di wawancara langsung oleh Media Bimantika.

Warga Lainnya, Affan yang juga Mantan Kepala Desa Lanta Kecamatan Lambu menyatakan bahwa Lambu adalah milik Syafaad di lihat dari latar belakang dukungan warga Lambu dari tiap Pilkada.

Menurut Affan bahwa Saat Pilkada 2015 silam, Ady Mahyudi menang di Kecamatan Lambu padahal dulu Ady Mahyudi tidak memiliki tim yang sehandal 2020 ini.

“Sejarah mencatat bahwa dulu Aba Ady menang di Lambu dan tidak memiliki tim yang begitu bagus seperti saat ini” ungkap Affan.

Masih menurut Affan apalagi saat ini di Tahun 2020 ada tim yang sangat bagus ditambah lagi dengan kekuatan H. Syafru selaku Calon Bupati tentu kekuatan itu makin besar.

“Lihat saja nanti, Tidak ada tim yang bagus saja saat 2015 Aba Ady mampu memenangkan Pilkada, apalagi sekarang tim nya ada Garda Muda, Srikandi dan lainnya, ini akan menambah kekuatan kemenangan Syafaad” demikian ungkap Affan. (Tim)

Herman Effendy Sebut Ganti Bupati 2020 Pilihan Waras

Bimantika.net,_Selama 5 Tahun kepemimpinan IDP-Dahlan tidak ada yang monumental sebagai legesi yang bisa merawat ingatan publik, Demikian Ungkap Ketua Harian Tim Pasangan Calon Syafaad, Herman Effendy, S. Sos.

Menurutnya Sektor pertanian amburadul, birokrasi amburadul, pendidikan amburadul, investasi nol besar sehingga sangat layak bahasa saat ini untuk Ganti Bupati.

Herman Effendy membandingkan Satu setengah Tahun H. Safru membangun jalan dua jalur di Panda. Meletakan pembangunan kantor daerah. Menghadirkan anggaran pertanian yang besar. Memudahkan ijin investasi Sanggar Agro.

Memperdayakan aparatur birokrasi membangun hubungan dengan pemerintah pusat sesuai kapasitas dan bidangnya masing-masing. Tidak ada konflik dan kasus amoral birokrasi selama satu setengah tahun H. Safrudin memimpin.

Masih menurut Herman Effendy bahwa Kepala Daerah sekarang, keluar Kota setiap minggu dan tidak pernah terjadi hal seperti itu di Kepala Daerah Kabupaten/Kota manapun di dunia ini.

Angka Buta huruf usia di Atas 15 Tahun jumlahnya puluhan ribu, sekolah-sekolah banyak yg brantakan tidak terurus, IPM terendah di NTB. Membanggakan Kepala Daerah sekarang adalah ketidakwarasan. Bahkan kantor daerah seperti kandang sapi, gersang dan kering kerontong.

Perubahan itu pilihan sikap menolak kembali petahana berkuasa. Sikap pasangan Syafaad jelas dan tegas menolak petahana. Jangan biarkan Bima mundur dan hanya dinikmati uang rakyat oleh segelintir kelompok mereka.

Perubahan bagi Syafaad adalah MENGGANTI BUPATI dan Membangun fisik, jiwa, mental dan harapan bersama rakyat 191 Desa. (Ruma Rengge/Adv)

Dikes Kabupaten Bima Torehkan Tiga Prestasi

Bimantika.net,_Prestasi terbaik kembali ditorehkan jajaran Dinas Kesehatan Kabupaten Bima dengan kembali mempertahankan sekaligus tiga prestasi sektor kesehatan di tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bima melalui Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Rifai S.Sos. M.AP Selasa (11/11) mengatakan prestasi diraih merupakan capaian kinerja tahun 2019 lalu sebelum Pandemi COVID-19 dalam Program Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Kusta, Program Malaria dan Program Surveilans penyakit.

Rifai memaparkan, piagam penghargaan diserahkan oleh Kadis Kesehatan Provinsi NTB dr. Nurhandini Eka Dewi, Sp.A, MPH pada Rakontek Evaluasi Program bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) yang diselenggarakan oleh Dikes Propinsi NTB tanggal 26 – 29 Oktober 2020 di Hotel Lombok Astoria.

Sejumlah indikator yang dicapai yaitu malaria target 1 orang yang positif malaria per 1.000 penduduk. Demikian halnya capaian program Kusta dengan capaian 1, 78 per 10.000 penduduk dan indikator lain yaitu 0 persen penderita kusta cacat tingkat II serta Kabupaten Bima aktif mencari kasus kusta di lapangan.

Demikian halnya pada program surveilans epidemiologi dengan target penemuan kasus kurang 24 jam. “Kami capai 100 persen sedangkan indikator lain penanganan kasus 100 persen dan capaian kabupaten Bima mencapai 100 persen. Demikian halnya indikator ketepatan waktu laporan mingguan 1 kali seminggu pada setiap hari senin pukul 12. 00.Wita kami capai 100 persen dalam Laporan Sistem Kewaspadaan Dini dan Respon ( SKDR)”. Tandas Rifai.

Inshaallah pada tahun 2020 kami berupaya meningkatkan prestasi yang sudah diraih”. Tandasnya. (Tim)

Gender IDP Bolo & Madapangga Sebut IDP Adalah Simbol Gerakan Kebangkitan Kaum Perempuan

Bimantika.net,_ Ketua Gender IDP Kecamatan Madapangga, Sumarni, S. Pd melalui press release nya menyebutkan bahwa Calon Bupati Bima Petahana Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE adalah simbol Gerakan Kaum Perempuan dalam membaktikan dirinya untuk bangsa dan negara.

Pilkada 2015 silam adalah sejarah pertama Terpilihnya perempuan yang akrab disapa Umi Dinda tersebut menjadi Bupati perempuan pertama di Wilayah Indonesia Bagian Timur.

Menurut Sumarni terpilihnya Umi Dinda sebagai Bupati Bima Tahun 2015 silam adalah awal tertoreh nya sejarah tinta emas seorang perempuan NTB memiliki kemampuan menjadi Kepala Daeran.

“ini adalah motivasi tersendiri bagi kami kaum perempuan yang ada di Kecamatan Madapangga menjadikan Sosok IDP adalah sebagai Sang Inspirator bagi Kami Kaum Perempuan” ujar Sumarni pada saat melakukan rapat Konsolidasi dengan Tim Gender Desa Bolo dan Desa Dena Kecamatan Madapangga.

Masih menurut Sumarni bahwa Menyadari dirinya perempuan, program-programnya juga berbasis pemberdayaan perempuan, seperti Kios Untuk Produk Kelompok Usaha Perempuan (KUPU-KUPU). Program pelatihan bagi kelompok usaha perempuan, bantuan alat, modal hingga dukungan promosi produk ini sukses mencetak sekitar 3000 usaha perempuan.

Ada juga program Si MAWAR yakni inovasi yang menggabungkan pelayanan, perlindungan dan pemberdayaan perempuan. Selain menekan angka kekerasan terhadap perempuan program berbasis aplikasi ini, juga mendapat apresiasi dan pengahargaan dari Wapres tahun 2019.

Kemudian La RIMPU. Program hasil kolaborasi antara Pemerintah Dinda-Dahlan dengan Alamtara Institute
Ini merupakan Sekolah Rintisan bagi Perempuan, yang menitikberatkan upaya pencegahan, advokasi dan sosialisasi serta pemberdayaan ekonomi perempuan dalam meningkatkan partisipasi perempuan sebagai subyek pembangunan.

Hal senada disampaikan oleh Ketua Gender IDP Kecamatan Bolo, Asiah mengungkapkan bahwa walau terjadi Bullyan yang diarahkan ke pemimpin perempuan, dirinya tetap kokoh berpendirian bahwa IDP Adalah pemimpin perempuan yang menginspirasi kaum perempuan lainnya di Kabupaten Bima.

Menurut Asiah bahwa issue issue sesat menjatuhkan wibawa IDP sering terjadi namun IDP membalas dengan kesantunan dan kelembutan.

“Berbagai tuduhan dan isu hoax tentang IDP selalu muncul di Media sosial, namun menurut kami itu adalah bagian yang memotivasi kami untuk terus berjuang memenangkan IDP” ungkapnya.

Dirinya mengisahkan bahwa Saat pilkada 2015 dan berlanjut tahun 2020, Umi Dinda kerap diserang berbagai isu, tuduhan informasi bohong (hoax) hingga kampanye hitam yang menyerang ruang privasi IDP hampir setiap saat didengungkan oleh lawan politiknya, namun dengan semakin cerdasnya rakyat maka rakyat anggap itu adalah issue yang tidak benar dan tak layak di konsumsi.

Walau diserang dengan berita Hoax dan Issue Issue yang menyerang pribadi dan keluarganya, IDP tetap memaknainya sebagai bagian dari dinamika saja.

Masih menurut Asiah bahwa Umi Dinda juga merupakan sosok kemandirian kaum perempuan, sosok kebangkitan kaum perempuan dalam ranah politik.

“Bagi kami Umi Dinda adalah kaum perempuan sebagai simbol kesetaraan Gender” ungkap Asiah.(BNN_01)

Gerakan Coblos Nomor 3 Perempuan Pilih Sesama Perempuan, Selaras Dengan Gerakan Pilkada Damai Dari KPU

Bimantika.net,_ Gerakan Coblos Nomor 3, Perempuan Memilih Sesama Perempuan yang digaungkan oleh Calon Bupati Bima Petahana Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE (IDP) selama masa kampanye dalam bentuk Blusukan dan pertemuan terbatas sangat efektif dan selalu diingat oleh masyarakat arus bawah hingga tingkat RT dan Dusun.

Pola dan cara yang dilakukan oleh IDP sangat mengena di hati masyarakat dan tentunya masyarakat yang di datangi oleh IDP akan terus mengingat pesan politik itu hingga hari pencoblosan 9 Desember 2020.

“Ini adalah Pola yang sangat mengena dan tentunya rakyat tidak akan pernah lupa dengan ajakan politik santun yang diterapkan oleh IDP” ungkap Muhammad Dino, Salah seorang Tim Relawan IDP-Dahlan.

Menurut Dino bahwa sesuai dengan deklarasi Pilkada Damai yang diprakarsai oleh KPU Kabupaten Bima, itu senapas dan selaras dengan pola dan cara Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Bima Petahana Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE dan Drs. H. Dahlan M. Noer, M. Pd (IDP-Dahlan).

Masih menurut Dino, bahwa Pasangan calon (paslon) Bupati dan Wakil Bupati Bima yang mengikuti Pilkada Kabupaten Bima tahun 2020 mendeklarasikan diri berkomitmen mewujudkan Pilkada yang aman dan damai.

Deklarasi dan komitmen tersebut ditandai dengan membubuhkan tanda tangan semua paslon usai debat terbuka antar paslon di aula utama kantor DPRD Kabupaten Bima, Sabtu (7/11/2020).

Selain paslon tandatangan komitmen bersama dalam menjaga situasi kamtibmas yang aman, lancar dan kondusif saat Pilkada itu, juga dilakukan Komisioner KPU, Komisioner Bawaslu dan disaksikan Kapolres, Dandim dan Tim Pemenangan paslon masing-masing.

“Kami siap mewujudkan Pilkada damai, siap menang dan siap kalah,” ujar semua Paslon saat Deklarasi Pilkada damai.

Dalam deklarasi itu, semua paslon juga menyatakan, siap saling menghormati masing-masing paslon lain dalam melaksanakan kegiatan kampanye seauai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

“Tunduk dan taat pada aturan yang berkaitan dengan pelaksanaan kampanye serta akan menjaga kondusifitas dalam setiap kampanye dan tidak melaksanakan black campain,” ujar ketiga paslon.

Ditegaskan, semua paslon siap menyelesaikan masalah yang terjadi dengan musyawarah mufakat dan memperhatikan ketentuan hukum serta menghindari segala bentuk kekerasan intrik, intimidasi, provokasi untuk meraih kemenangan

“Kami menghormati proses pemungutan suara dan penghitungan suara yang dilakukan oleh KPU dan Badan Penyelenggara Adhock di bawahnya,” tegasnya.

Selain itu juga, semua paslon menerima dengan ikhlas kekalahan dan mengakui kemenangan yang sah paslon lain dalam sesuai peraturan perundang-undangan

“Kami akan mengajak semua pendukung untuk siap kalah dan siap menang,” tegas ketiga paslon.

Untuk diketahui tiga paslon tersebut di antaranya pasangan nomor urut 1, dr. Irfan-Herman Alfa Edison (IMAN) yang diusung koalisi PKS, PDI-P, dan Hanura.

Kemudian paslon nomor urut 2, Drs. Syafruddin-Ady Mahyudi (SYAFAAD) yang diusung Partai Nasdem dan PAN.

Serta paslon nomor urut 3, Hj. Indah Dhamayanti Putri- Drs. Dahlan M. Noer (IDP-Dahlan), diusung oleh koalisi Golkar, Gerindra, Demokrat, PPP dan PKB. (BNN-01)

Kabupaten Dan Kota Bima Siap Deklarasi Partai Ummat

Drs. A. Zubair HAR, M. Si

Bimantika.net,_ inisiator Pembentukan Partai Ummat Kota dan Kabupaten Bima Propinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) sudah sangat siap untuk melakukan Deklarasi Partai Ummat bentukan Prof. DR. H. Muhammad Amien Rais.

Kesiapan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) kedua Kota dan Kabupaten Bims ini ditandai dengan terbentuknya kepengurusan yang insya Allah solid untuk memenangkan Partai Ummat di Pemilu 2024.

Inisiator DPD Partai Ummat Kabupaten Bima, Drs. A. Zubair HAR, M. Si pada media Bimantika.net menyebutkan bahwa dirinya sudah membentuk struktur DPD Partai Ummat di Kabupaten Bima dengan menempatkan generasi muda dan kaum perempuan yang memiliki latar belakang mampu bersaing secara sehat di Pemilu 2020.

“Alhamdulillah kepengurusan Kabupaten Bima saat ini akan mampu menjadikan Partai Ummat bisa diterima oleh warga masyarakat Kabupaten Bima” Ujar Zubair.

Mantan Kepala Dinas Dikpora Kabupaten Bima inipun menyampaikan bahwa figur inisiator Pusat yang mendirikan Partai Ummat yakni Prof. DR. H. Muhammad Amien Rais akan sangat diterima oleh masyarakat Kabupaten Bima.

“Prof Amien Rais dikenal luas dengan komitmen Kebangsaannya tentu menjadikan Partai Ummat bisa diterima oleh semua kalangan di Kabupaten Bima” ungkap Zubair.

Hal senada disampaikan oleh Inisiator DPD Partai Ummat Kota Bima, Muhammad Arifudin, S. Sos menyatakan bahwa dirinya dan seluruh jajaran inisiator lainnya di DPD Kota Bima sudah sangat siap mendeklarasikan Partai Ummat.

“Alhamdulillah sampai saat ini kami sudah lakukan konsolidasi yang secara terus menerus untuk membesarkan Partai Ummat di Kota Bima” ungkapnya.

Mantan Sekretaris HMI Cabang Ujung Pandang periode 1996/1997 inipun mengungkapkan bahwa ketertarikannya pada Platform Perjuangan Amien Rais lah yang mengantarkannya untuk ikut terlibat Berjuang Bersama Partai Ummat.

“Prof. Amien Rais selaku Tokoh Reformasi Nasional memiliki jiwa Kebangsaan yang sangat kuat sehingga saya berkeyakinan Partai Ummat adalah wadah yang sangat tepat untuk berjuang bersama” ungkapnya.

Masih menurutnya, bahwa dengan Motto Perjuangan Partai Ummat Melawan Kedzaliman dan Menegakkan Keadilan sangat cocok dengan dirinya yang saat masa kuliah aktif di organisasi Himpunan Mahasiswa Islam.

“Napas Perjuangan yang dikembangkan oleh Partai Ummat sangat sesuai dengan kata hati dan batin terdalam saya lebih-lebih lagi yang mendirikan Partai Ummat ini adalah Pak Amien Rais yang saya kagumi sejak masa kuliah dulu” demikian ungkapnya. (BNN-01)

Masyarakat Akar Rumput Kecamatan Sape Bangkit Untuk Menangkan Paslon Syafaad

Bimantika.net,_Kampanye dan blusukan pasangan calon atau paslon Bupati Bima Drs.H. Syafruddin H.M.Nur, M. Pd dan Ady Mahyudi SE ( Syafaad) hari selasa (10/11/2020) di kec.Sape part 2 di desa Bajo pulau desa Bugis desa Naru barat dan desa Sangia berjalan cukup ramai dipadati ribuan para pendukung.

berbagai persiapan yang di lakukan oleh masyarakat untuk menjemput calon Bupati dan Wakil Bupati idolanya Syafaad , di desa bugis masyarakat mempersiapkan dua kursi malas sebagai Tandu dan berbagai tarian adat dan budaya bima pun di tampilkan, aji Syafru dan Aba Ady sapaan akrab H. Syafruddin dan Ady Mahyudi di Tandu di arak bak Raja yang menduduki singgasana dengan melambaikan tangan kepada ribuan Masyarakat yang berjejer menunggu di pinggir jalan tanpa menghiraukan panas nya matahari.

Liputan langsung koordinator Liputan media Bimantika.net Ruma Rengge di lapangan, saat pasangan calon bupati dan wakil bupati Syafru – Ady atau yang biasa di sebut Syafaad di desa sangia tumpah ruah masyarakat desa sangia memenuhi jalan utama dan lorong lorong desa sampai sesak dan padat di penuhi oleh masyarakat yang menyambut kedatangan paslon idolanya Syafaad.

Seorang pemuka masyarakat desa sangia M.Yakub saat di wawancarai oleh media ini mengatakan bahwa rakyat jelata yang tak paham tentang politik hari ini bangun dan bangkit untuk melawan kezoliman terhadap kami rakyat jelata yang tidak pernah pro ke kami rakyat jelata,

Menurutnya banyak kasus kasus khusunya di kecamatan sape yang selalu rakyat di korbankan di benturkan dengan aparat keamanan apabila ada anak anak kami menyampaikan aspirasi nya untuk kemaslahatan umat.

“Sehingga kami sekarang secara frontal bangkit bersama sama untuk Ganti Bupati” tegas nya.

Ditambahkanya untuk di ketahui hari ini dirinya berjuang tidak membebankan ke paslon. Karena ini murni sebuah perjuangan Rakyat.

“Kami tidak merepotkan Paslon, baik akomodasi maupun konsumsi kami patungan sepuluh dua puluh ribu perorang karena kami betul betul menginginkan perubahan untuk mengganti Bupati” demikian ujarnya. (BNN_07/Ruma Rengge)