Pasukan Yonzikon 13/KE Kembali Lakukan Misi Kemanusiaan di NTT

Bimantika.net Komandan Korem (Danrem) 162/WB Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani memimpin upacara pelepasan purna tugas Satgas pasukan Yonzikon 13/KE yang telah selesai melaksanakan tugas rampungkan pembuatan Jembatan di Rade, Desa Woro dan Desa Campa Kecamatan Madapangga Kabupaten Bima. Minggu, (25/04/2021).

Upacara pelepasan berlangsung pelabuhan Bima, Kelurahan Tanjung Kecamatan Rasanae Barat Kota Bima, dan Upacara pelepasan ini dalam rangka melepas pasukan Yonzikon 13/KE menuju Propinsi NTT dalam rangka Misi Kemanusiaan memperbaiki infrastruktur akibat banjir melanda NTT yang bersamaan dengan Kabupaten Bima Awal April lalu.

Turut hadir dalam Upacara Pelepasan Pasukan Yonzikon 13/KE, yakni Sekda Kabupaten Bima, Sekda Kota Bima, Dandim 1608 Bima, Kapolres Bima Kota, Kepala Pengadilan Raba Bima, Perwakilan Kapolres Bima, Asisten, Camat Madapangga, Brimob, Pol Air, Polisi Pamong Praja, Kepala Desa se-Kecamatan Madapangga, Tokoh Agama, Tokoh masyarakat, dan undangan lainnya.

Pasukan Yonzikon 13/KE, sebelumnya pusatkan di Kecamatan Madapangga, kurang dari tiga minggu lamanya. Untuk membantu warga korban banjir bandang di Bima, dengan bersama Anggota TNI 1608 Bima, Danramil Madapangga, dan Bolo seperti Babinsa, serta masyarakat Kecamatan Madapangga, lebih khususnya Desa Rade, Desa Woro dan Desa Campa.

“Ini adalah bukti para prajurit yang telah membangun kebersamaan yang baik dengan masyarakat melalui implementasi budi pekerti luhur, sapta marga, sumpah prajurit dan delapan wajib TNI untuk merebut simpati dan hati rakyat dalam mewujudkan stabilitas keamanan demi menjaga keutuhan NKRI” Demikian Ungkap ungkap Danrem.

Masih menurut Danrem 162/WB, bahwa pihaknya mengucapkan terima kasih banyak dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas segala dharma bakti selama penangan dan pembuatan Jembatan yang rusak akibat di hantam banjir bandang di Bima khususnya di wilayah Kecamatan Madapangga.

“Dengan berbagai macam dinamika dan tantangan di lapangan tentunya menjadi pengalaman yang baik bagi satuan dan perorangan. Semua tugas yang telah dilaksanakan dapat dilakukan dengan baik karena setiap prajurit memiliki kedisiplinan, dedikasi dan semangat juang yang tinggi,” ungkap Danrem

Kata Danrem berpangkat Brigjen TNI inj bahwa kebanggaan, dedikasi dan semangat yang telah kalian tunjukkan selama di daerah Bima hendaknya dapat dipertahankan dan dijadikan motivasi dalam pelaksanaan tugas di masa mendatang termasuk dalam upaya mengangkat citra positif bagi TNI AD.

Tugas yang dilaksanakan dengan baik ini diharapkan dapat menjadi pengalaman dan bekal untuk tugas-tugas di masa datang. Laksanakan serah terima dengan baik dan teliti guna mendukung tugas Satgas baru.

Danrem menekankan kepada seluruh Pasukan Yonzikon 13/KE, Setelah ini kalian masih harus menempuh perjalanan yang cukup jauh melalui perjalanan laut, menuju Alor NTT, oleh karena itu perhatikan faktor keamanan personel maupun materiil.

“Dalam situasi pandemi Covid-19, yang saat ini dihadapkan dengan negara kita dan memasuki tahapan penegakkan disiplin protokol kesehatan dampak dari pandemi Covid-19. Sehingga selama perjalanan kalian harus tetap menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan yang kita laksanakan guna mencegah tertularnya virus tersebut” demikian Ungkap Danrem mengakhiri kata sambutannya (****)

Akademisi Muda Apresiasi Walikota HML Padukan Pembangunan Fisik dan Sarana Keagamaan

Bimantika.net Akademisi Muda Arrijal S, SE, MM yang berdomisili di RT. 01 Ranggo Kelurahan naE Kecamatan RasanaE Barat Kota Bima mengapresiasi kinerja Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML) yang menyeimbangkan antara pembangunan infrasturktur publik dengan infrastruktur Ke Agamaan seperti Masjid dan Musholla.

“Luar biasanya Walikota Bima H. Lutfi selalu tanggap dalam meng atensi sejumlah kehendak arus bawah lebih-lebih atensi nya urusan infrastruktur dan Masjid-Masjid yang ada di Kota Bima” Ungkap Arrijal.

Arrijal yang juga Magister ini sebagai Akademisi di STIE Bima mengajar mata kuliah Management Strategik menilai bahwa Kepemimpinan Walikota Bima H. Lutfi penuh dengan strategis sehingga berhubungan langsung dengan apa yang menjadi kehendak Publik.

Arrijal. S, SE, MM saat ini aktif juga mengajar di beberapa kampus lain seperti di Poltekkes Mataram dan sempat beberapa tahun di STKIP Taman Siswa Bima.

Arrijal menerangkan bahwa memang dalam kurun beberapa tahun terakhir ini bisa kita lihat pertumbuhan usaha-usaha yang ada di kobi sangat masif.

“Hal ini bisa kita lihat dari sepanjang jalur Soekarno Hatta, Gajah Mada, Gatot Soebroto dan jalur lain dapat kita temui berbagai bentuk usaha yg dibangun oleh masyarakat” ungkapnya.

Menurut Rijal, Sapaan Akrab Dosen muda ini, hal ini menunjukkan bahwa masyarakat sekarang sudah mampu melihat adanya peluang bisnis yang bisa mereka kembangkan. Terutama di sektor bisnis kuliner dan cafe-cafe dengan konsep menyediakan tempat tongkrongan menarik dengan desain retro ataupun modern shingga menarik minat masyarakat selaku konsumen unruk menikmati sajian kopi dan lainnya sekaligus menikmati suasana tempat ngopinya.

Sejak masa Pandemi covid-19 Rijal sempat beberapa kali ngobrol dengan beberaoa pemilik cafe atau pemilik usaha.

“Memang tidak dapat dihindari dampaknya sangat dirasa, seperti penurunan omset karena minimnya konsumen yang datang membeli atau karena diberlakukannya pembatasan jam beroperasi tempat usaha karen mengikuti prokes covid-19 sehingga berdampak juga pada omsetnya.

Hal ini memang patut disayangkan mengingat masyarakat sebagi pelaku UMKM sedang bergairah untuk membangun bisnis atau wirausaha, sehingga perlu adanya support scara komprehensif dari pemerintah melalui pihak terkait agar usaha mereka tidak sampai gulung tikar.

“Naik turunnya Perputaran ekonomi di Kota Bima juga salah satunya sumbernya dari wirausaha yang ada saat ini, shingga secara tidak langsug sektor bisnis atau wirausaha menjadi salah satu faktor penggerak roda perekonomian dan juga dapat membantu beban pemerintah dalam mengurangi pengangguran karena mereka mampu mempekerjakan masyarakat sebagai karyawan” Demikian ujar Rijal. (dae)

DOB “Mimpi” Yang Tak Terrealisasi

Bimantika.net Rakyat Pulau Sumbawa yang hendak mekarkan diri menjadi Propinsi Pulau Sumbawa (PPS) rupanya hanya mimpi yang tidak mungkin terrealisasikan.

Kenapa Tidak mungkin terealisasi? Jelas bahwa Pemerintah pusat tidak pernah memutuskan pembentukan daerah otonomi baru (DOB) di Indonesia. Termasuk tentang terbentuknya Provinsi Pulau Sumbawa (PPS) dengan “Ibu Kandungnya” Propinsi Nusa Tenggara Barat (NTB)

Informasi ini disampaikan langsung oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian usai memberikan pengarahan kepada jajaran pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) yang dihadiri Gubernur NTB Zulkieflimansyah dan Wagub Sitti Rohmi Djalilah, di Pendopo Gubernur NTB, di Mataram, Sabtu (24/4/2021)

”Belum ada, karena pemekaran DOB itu problemnya keuangan,” kata Tito seperti dilansir dari Antara.

Tito mengaku bahwa sekarang di Kementerian Dalam Negeri yang di nakhodainya terdapat 317 daerah yang mengajukan pemekaran DOB kepada pemerintah. Namun, tak satupun disetujui pemerintah untuk menjadi DOB, mengingat situasi keuangan negara yang tidak memungkinkan untuk melakukan pemekaran sebuah wilayah akibat pandemi Covid-19.

Tito menjelaskan bahwa Memang pernah ada skenario 2019 akan dibuka dengan skala prioritas. Tapi kita tidak menyangka ada pandemi Covid-19. Sehingga, membuat penerimaan negara menjadi menurun tidak sesuai target dan belanja kita naik. Akibatnya terjadi defisit di atas lima persen.

“Dalam kondisi seperti ini tentu prioritas pemerintah pusat adalah pemulihan ekonomi dan kesehatan sehingga opsi DOB belum bisa dilakukan,” jelas Tito. (//bbs)

Penjudi Papan King Di Tangkap Polisi

Bimantika.net Tim PUMA Polres Dompu dipimpin Aipda Zainul Subhan berhasil meringkus Lima Pria dan Dua Wanita saat Asyik main judi papan King warga Lingkungan Dua, Kelurahan Monta Baru, Kecamatan Woja, Kabupaten Dompu NTB, Sabtu (24/4/2021) malam.

Lima pria yang dimaksud masing – masing berinisial WK (20 tahun) pemilik rumah, RL (44), MS (30), MT (35) dan SM (48). Sedangkan dua wanita diantaranya yakni LM (18) dan HK (37).

Kapolsek Woja Ipda Abdul Haris melalui Kasi Humas Polres Dompu, Ipda Handik Wijakson menjelaskan, berawal dari informasi dari warga bahwa di rumah WK sering dijadikan tempat main judi papan King yang dinilai telah meresahkan warga setempat.

Informasi tersebut dikuatkan dengan Laporan Polisi dengan Nomor : LP / K / 156 / IV / 2021 / NTB /Res.Dompu, tertanggal 24 April 2021.

“Sekira pukul 23.00 Wita, anggota menuju TKP (Tempat Kejadian Perkara) dalam menindaklanjuti informasi dari warga dan melakukan penggerebekan,” ungkap Handik.

Dalam penggerebekan itu, selain lima pria dan dua wanita, petugas juga berhasil mengamankan sejumlah barang bukti (BB), selanjutnya sejumlah terduga pelaku dan sejumlah BB digiring ke Mapolres Dompu guna untuk diproses hukum lebih lanjut.

Adapun BB yang disita antara lain, tiga lembar uang pecahan Rp50 ribu, dua lembar uang pecahan Rp20 ribu, lima lembar pecahan uang Rp10 ribu, delapan lembar pecahan uang Rp5 ribu, 27 lembar pecahan uang Rp2 ribu, tiga lembar pecahan uang seribu ribu, 18 papan King, 15 dadu undian. (*)

BPBD Kota Bima Imbau Warga Tetap Waspada Bencana Alam

Bimantika.net Kepala Pelaksanan BPBD Kota Bima, Ir. Hj. Zaenab yang di hubungi Media Cetak dan Online Bimantika pad hari Sabtu (24/4/2021) menghimbau kepada seluruh masyarakat Kota Bima agar tetap waspada terhadap bencana alam yang kerap menghantui kehidupan warga.

Dirinya menyebutkan bahwa untuk menghindari bencana seperti banjir bandang, tanah longsor maka perlu ada kesadaran semua pihak untuk tetap menjaga keseimbangan alam yang kita tempati.

Hj. Zainab juga menyebutkan bahwa untuk menjaga keseimbangan alam dirinya menghimbau kepada seluruh lapisan masyarakat agar selalu memelihara hutan dengan baik dan tidak tidak melakukan perambahan hutan secara babibuta.

“Perlu kita lestarikan hutan, pelihara hutan dan tidak melakukan perambahan hutan” ujar Zainab.

Bukan hanya itu saja, Zainab menghimbau pada warga Kota Bima agar senantiasa aktifkan budaya gotong royong dalam rangka membersihkan lingkungan dan drainase dan tidak membuang sampah sembarangan.

“Salah satu cara dari sekian banyak cara adalah budayakan gotong royong untuk membersihkan lingkungan dan drainase dan hindari buang sampah sembarangan” ujar Zainab.

Zainab juga menyampaikan juga bahwa salah satu cara dari sekian banyak cara menanggulangi banjir diharapkannya agar warga membuat sumur serapan tiap-tiap rumah.

“Dan yang lebih utama lagi warga diharapkan tidak membangun rumah di lereng dengan kemiringan yang lebih dari 40 derajat karna kemiringan itu berpotensi terjadinya longsor” demikian ungkap Zainab.

Diakhir komentarnya, Zainab mengungkapkan untuk senantiasa menjaga Alam. “Kita jaga alam, alam jaga kita” urainya. (Dae)

Gotong Royong Dirikan Posko, Ketua RW 01 Ranggo Sukses Ciptakan Rasa Aman Bagi Warga

Bimantika.net Ketua RW 01 Ranggo Kelurahan NaE Kecamatan RasanaE Barat Kota Bima, Muhammad, SH sukses memberikan rasa aman dan nyaman untuk warga setempat dalam bentuk mendirikan Pos Keamanan yang berlokasi di RT 01 dan RT 02 Ranggo.

“Posko RT 001 dan posko RT 002 kita bangun pasca pelantikan 3 bualan lalu, dan 2 posko terbangun atas bersama warga lingkungan RW 001 Ranggo Kelurahan NaE Kota Bima” Ungkap Muhammad yang juga sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) Kabupaten Bima ini.

Muhammad Menyampaikan bahwa dirinya dan warga bersama-sama membangun kebersamaan dan gotong rotong membangun Posko Keamanan dengan swadaya warga.

Dirinya selalu mengajak warga untuk saling kerjasama saling bahu membahu satu sama lainnya sehingga terwujud harmonisasi dalam kehidupan bermasyarakat.

“Mari kita bangun komitmen bersama membangun Lingkungan indah, aman dan nyaman segala dimensi perubahan untuk kemaslahatan umat” Ungkap Med Sapaan akrabnya.

Salah seorang Warga, Hidayat, SE merasa aman dan nyaman setelah berdiri nya dua Posko Keamanan di RT 01 dan 02 Ranggo.

“Selama ini kerap terjadi kasus kehilangan motor warga, namun dengan adanya Pos Penjagaan ini warga sudah merasa aman dan nyaman ini harus kita apresiasi kinerja dari Ketua RW kita” ungkap Hidayat. (YM)

Info Kehilangan : Bagi Yang Temukan BPKB Toyota Rush, NF 125 TD, Nopol. EA 2038 LA Hubungi Samsat Terdekat

Bimantika.net Kantor Samsat Dompu mengkonfirmasi kehilangan Surat Bukti Kepemilikan Kendaraan Bermotor (BPKB) satu unit Kendaraan roda empat atau Mobil Type R2, pagi ini, Sabtu (24/5/2021), pukul 10.00 wita.

Kanit Regident Satuan Lalu Lintas Polres Dompu Ipda Abyan Mufid, S.Tr.K menjelaskan terkait kehilangan BPKB Kendaraan roda empat yang dimaksud yaitu Mobil Toyota Rush, NF 125 TD (302) model R2, dengan Nomor polisi EA 2038 LA, Nomor Mesin, MH1JB81189K405250, isi silinder 125 CC, warna TNKB Hitam, tahun pembuatan 2009.

Dalam keterangannya, Muhammad Irvan (pelapor) warga Lingkungan Salama, Kelurahan Bada, Kecamatan Dompu, mengaku telah melaporkan terkait kehilangan BPKB Mobil miliknya.

Informasi terkait kehilangan BPKB milik pelapor juga sesuai Laporan Polisi Nomor: SKTKL/623/IV/2021/SPKT Res. Dompu/Sek. Dompu, Tanggal, 17 April 2021. Dengan kepemilikan atas nama Muhammad Irvan, hilang pada hari Rabu, 4 Februari 2021 di wilayah hukum Polres Dompu.

Pihak Satlantas Polres Dompu, berharap ada masyarakat yang menemukan BPKB Motor tersebut agar segera mendatangi Kantor Samsat Terdekat atau mengantarkan langsung ke Kantor Samsat Dompu, Jln. Syech Abdul Gani., Kelurahan Bali Satu, Kecamatan Dompu, Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat. 84212, Indonesia

“Bagi masyarakat yang menemukan, kami sangat mengharapkan bantuannya untuk memberitahukan kepada kami,” harapnya. (*)

Sekda Kabupaten Bima Ajak Kembalikan Fungsi Hutan

Hari kesebelas Puasa Ramadhan’ Pemerintah Kabupaten Bima melaksanakan safari Ramadhan di Masjid Raya Baiturrahman, Desa Bajo, Kecamatan Soromandi, Jum’at, 23 April 2021.

Sekretaris Daerah Drs. H Taufik HAK, M.Si, turut hadir, didampingi Asisten I Setda Bima serta pejabat lingkup pemerintah Kabupaten Bima. Dan menghadirkan Penceramah Ustadz Farhan.

Saat itu, Pemerintah menyerahkan bantuan al-qur’an secara simbolis, oleh asisten I, H Putarman, S.Sos kepada Camat Soromandi Zulkifli SH, MH.

Mewakili Bupati Bima, Sekda Taufik, menyampaikan Ramadhan merupakan bulan pengampunan. Dimana Rahmat diturunkan dan pintu surga dibuka.

Dalam bulan penuh Rahmat dan pengampunan bagi umat manusia ini, Allah akan menghapus dosa-dosa kita.

“Oleh karena itu, mari kita laksanakan ibadah puasa dengan khusu’. Dan mengerjakan sholat tarawih,”ujar Sekda.

Dengan melaksanakan sholat, selain akan menghapus dosa juga akan dibukakan pintu surga oleh Allah swt.

Dijelaskan Sekda, saat ini, kita masih suasana Covid-19. Protokol Kesehatan dengan memakai masker dan jaga jarak tetap dilaksanakan.

Karena Covid-19 ini sangat berbahaya, maka kita harus menjaga kesehatan.

Kemudian terkait dengan musibah banjir. Menurut H. Taufik, Pemerintah berkomitmen tetap membantu dan menanganinya.

Dampak banjir beberapa waktu lalu, membuat infrastruktur dan rumah warga rusak.

Oleh karena itu, Sekda mengajak masyarakat untuk serius menjaga dan mengembalikan fungsi hutan.

Sehingga kehidupan kita jauh dari musibah banjir dan longsor. Kedepannya, jika masih ada masyarakat yang tidak serius, maka Pemerintah akan mengambil sikap.

“Sumber kehidupan utama kita adalah air. Saya berharap Kecamatan Soromandi tetap dalam keadaan baik.

Tingkatkan kerjasama antara semua elemen. Pemerintah maupun masyarakat dan komponen yang ada,”lanjut Sekda.(****)

Tahun 2021, GEMAR Literasi Fasilitasi 25 SD/Sederajat

Bimantika.net Dalam upaya percepatan Gerakan Literasi, Program INOVASI bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Bima dan STKIP Taman Siswa Bima memfasilitasi sekolah sasaran program sebanyak 21 Sekolah Dasar (SD) dan 4 Madrasah Ibtidaiyah (MI) pada sembilan desa di Kecamatan Sape, Monta dan Langgudu.

Sekolah-sekolah tersebut sebelumnya diseleksi oleh Tim terpadu Bappeda, Dikbudpora, DPMD, Dinas Perpustakaan dan pegiat literasi kabupaten Bima yang difasilitasi oleh INOVASI.

Demikian salah satu poin penting yang dipaparkan Tim Gerakan Masyarakat Sadar Literasi (GEMAR) Literasi Kabupaten Bima dihadapan 15 peserta Workshop Lokasi Sasaran Program yang berlangsung Jumat (23/4) di Kantor Bappeda Kabupaten Bima

Koordinator Tim Gemar Literasi STKIP Taman Siswa Dr. Syarifudin, S.Si., M.Pd dalam pemaparannya dihadapan perwakilan Bappeda, Dinas Dikbudpora, Dinas Perpustakaan dan Arsip,

Kantor Kementerian Agama, Dinas Kominfo dan Statistik, Jajaran STKIP Taman Siswa dan fasilitator INOVASI mengungkapkan tahapan kegiatan GEMAR Literasi yang berlangsung 12 bulan tersebut.

Menurutnya sejumlah tahapan Rembuk Pendidikan Kabupaten Bima telah dilakukan, mulai dari eksplorasi, penentuan masalah prioritas dan identifikasi solusi.

“Mengacu pada hasil rembuk tersebut, terdapat kelompok anak yang mengalami kesulitan terberat dalam mengembangkan kecakapan dasar seperti literasi numerasi karakter di Kabupaten Bima”. Kata Dr. Syarif.

Di satu sisi, terdapat 8 kelompok anak-anak yang mengalami kesulitan terberat dalam mengembangkan kecakapan dasar. Siswa tersebut tinggal di wilayah 3T, keluarga ekonomi rentan dan tidak tinggal bersama orang tua.

Disamping adanya siswa berkebutuhan khusus yang masuk SD tanpa melalui pendidikan pra sekolah. Juga faktor kurangnya dukungan keluarga dan masyarakat serta sering diajak orang tua dalam kegiatan ekonomi berladang dan mencari nafkah.

Sementara di sisi lain lanjut Dr. Syarif, fakta didapatkan, sekolah belum memberikan layanan optimal bagi siswa dengan hambatan terberat serta kebijakan belum sepenuhnya berpihak kepada siswa dengan hambatan terberat.

Faktor lainnya yang turut berperan adalah peran masyarakat dan orang tua bagi siswa dengan hambatan terberat masih terbatas dan belum sesuai harapan

Penentuan sasaran program sebanyak 21 Sekolah Dasar (SD) dan 4 Madrasah Ibtidaiyah (MI) tersebut mengacu pada kriteria Desa miskin, daerah dengan kantong anak sebagai pekerja, daerah dengan orang tua bekerja sebagai petani/TKI yang meninggalkan anak serta daerah dengan jumlah peserta didik dan guru tinggi.

“Kita berharap program literasi dasar yang inklusif di tingkat Sekolah Dasar dan desa serta terjadinya proses penguatan kapasitas kelembagaan antara pemerintah dengan lembaga kependidikan dalam kerangka program literasi dapat terlaksana”. Imbuhnya.

Sebelumnya, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bappeda Kabupaten Bima H. Fahrudin S.Sos. M.Ap yang membuka workshop tersebut mengungkapkan, strategi pelaksanaan gerakan literasi mencakup program pengelolaan pendidikan, program pendidikan dan tenaga kependidikan serta program pembinaan kepustakaan.

“Strategi tersebut didukung fitur utama yang mencakup literasi berkarakter, pendekatan inklusif untuk anak-anak yang mengalami kesulitan terberat dan memperkuat kepemilikan desa terhadap sekolah sebagai satu kesatuan masyarakat serta ketersediaan data spesifik dari sekolah, desa dan kabupaten.

Disamping elemen tersebut, terdapat fitur lanjutan dimana semua anak SD dan Madrasah di Kabupaten Bima memiliki keterampilan literasi dasar yang berkarakter. Terang H. Fahrudin. (****)

Walikota HML Buka Puasa Bersama Wartawan dan Sebut Media Pilar Bangsa

Bimantika.net. Walikota Bima H. Muhammad Muhammad Lutfi SE, (HML) hari ini Jum’at (23/4/2021) menggelar acara Buka Puasa bersama dikediamannya di Pandopo Raba Dompu.

Dalam pidato singkatnya, Walikota HML menyenutkan akan memberdayakan media sebagai partner kerja pemerintahan secara luas.

Dan tak lupa pula Walikota HML menyelipkan kalimat nya untuk membantu kalangan media.

Walikota HML lebih jauh menjelaskan bahwa sesungguhnya media adalah pilar bangsa yang sangat penting dalam berbangsa dan bernegara.

“Keberadaan Media itu sangat penting penting dalam mendukung kinerja pemerintahan kota Bima,” Demikian Ungkap Walikota HML.

Dirinyapun menjelaskan bahwa keberadaan media harus dibantu oleh Pemerintah karena dalam pekerjaannya media bekerja untuk memberikan informasi yang luas pada seluruh lapisan masyarakat kota Bima.

Walikota HML Berkomitmen untuk Tahun 2022 media akan dianggarkan sebesar Rp 2 Milyar. Walikota HML pun mengajak Seluruh Media untuk mengontrol kebijakan publik Pemerinrah Kota Bima.

Untuk saat ini Media yang belum berbadan Hukum Perseroan Terbatas (PT) agar segera memiliki badan hukum PT untuk saling mentaati regulasi.

Dalam regulasinya mendirikan Media baik Cetak maupun Online harus berbadan Hukum Perseroan Terbatas sesuai dengan regulasi di Negara Kesatuan Republik Indonesia. (Effen)