Cerpen, Bergerak Menjadi Kampung Satria

Oleh : Darussalam *)

Bimantika.net Setelah sekian lama tidak pernah pulang kampung, dirinya terenyuh melihat kampung halamannya yang penuh dengan dinamika dan fenomena memprihatinkan.

Beberapa kali didepan mata kapalanya iya dapati keramaian tapi bukan keramaian hiburan melainkan kerumunan warga yang menyaksikan satu rumah disantroni oleh rentenir yang datang menagih utang sembari mengeluarkan berbagai macam umpatan umpatan penuh amarah dan kebencian.

Pada waktu yang berbeda juga didepan mata kepalanya ia dapati kerumunan yang tengah menyaksikan penggeledahan dan penangkapan beberapa anak muda yang diduga sebagai pengedar dan pengguna barang haram.

Beberapa barang bukti pun dibawa serta, mulai dari beberapa kantong plastik klip kecil jenis barang haram, alat pengisap, alat timbang dan beberapa barang bukti laiinya.

Hatinya terenyuh, pikiranan tiba tiba menerawang pada masa lampau, ingatannya menerobos masa masa indah ketika ia hidup ditanah kelahirannya yang penuh dengan keceriaan, anak anak muda yang penuh kreatifitas, orang orang tua yang menjadi penyemangat kreatifitas dan kebersamaan yang selalu nampak dalam rutinitas.

Beberapa hari berselang ia kembali mendapatkan berita tentang penangkapan beberapa anak muda di kampungnya karena disangka terlibat jaringan tindakan terorisme.

Rupanya dia sangat mengenal anak muda itu, ya anak muda itu adalah sahabat sepermainan dimasa masa kecilnya dulu yang penuh dengan kekocakan dan kelucuan serta kepolosan.

Hati dan pikirannya semakin beriecamuk, hati memberontak penuh tanya, bagaimana mungkin sahabat kecilnya yang penuh dengan keterbatasan itu bisa terlibat dan dianggap sanggup melawan negara sebesar ini?

Lamunannya masih terus berkecamuk tanya dan ketidak percayaan atas apa yang dia dengar, bagaimana mungkin seseorang yang hanya bisa mengais rejeki pagi untuk sekedar cukup makan hari itu mampu melawan negara sekuat ini?

Ia tiba tiba tersadar saat teman yang ditunggunya mengucapkan salam. Tanpa tendeng iling iling, diapun dengan panjang lebar mengutarakan kegundahan atas semua yang dia saksikan dan dengar tentsng berbagai peristiwa dikampung kelahirannya.

Aep pun mencoba menjelas tentang kondisi kampungnya beberapa tahun terakhir ini ” semua itu diakibatkan oleh kemiskinan yang semakin akut dikampung kita, yang tidak mampu membendung kebutuhan hidupnya akhirnya menjerumuskan diri dalam skema pinjaman pada rentenir,

anak muda yang frustasi karena terlalu lama menganggur dan frustasi atas kepahitan keadaan memilih jalan pintas dan meleburkan diri dalam dunia yang menawarkan kenikmatan sesaat yaitu lembah narkoba. Sebagian kaum muda yang lain memilih mencari jalan yang bisa menenangkan jiwa dan mendekatkan diri dengan tuhannya,

inilah kemudian sebagian itu terbuai dengan tawaran surga dimasa depan dan bantuan akses ekonomi untuk menanggulangi probrem ekonomi jika mereka menjadi bagian dari faham yang sekarang di stigma dengan ” ekstrimisme “.

Aan yang belum puas dengan penjelasan Aep, pun menggugat pada Yus yang datang bersama Aep. ” kenapa kalian orang pemerintahan tidak hadir menyelesaikan prolem masyarakat kita, mereka semua saudara kita, darah daging kita, kenapa kenapa kenapa kaliam diam? Aan yang penuh emosional tak mampu membendung kucuran air matanya karena kegundahan dan keprihatinanya terhadap keadaan kampung halamannya.

Yus dan Aep pun ikut larut dalam kesedihan dan kegundahan sahabatnya yang memang dikenal sebagai sosok yang memiliki kepedulian sosial yang sangat sangat tinggi dan sangat peka terhadap realitas dikampungnya.

Yus mengusap air matanya dan mulai menjawab kegundahan sahabatnya ” kami sehenarnya tidak diam, cukup lama kami berupaya dan sekarang baru kami temukan jalan, kami bersama tokoh kampung baru membangun komitmen dengan kementerian untuk menjadikan kampung kita menjadi KAMPUNG SATRIA.

anak sungai yang membelah kampung penuh dengan sampah dan sedimentasi akan kita ubah menjadi kolam ikan terpanjang dan tempat wisata pancing, kandang penggemukan sapi yang kumuh akan kita ubah menjadi kawasan pengemukan yang modern dan dengan kapasitas yang sangat besar,

produk tahu dan ampas tahu akan kita olah menjadi berbagai aneka makanan lalu ampasnya akan kita olah menjadi pakan berkualitas dengan adanya Rumah Pakan,

demikian dengan bukit kecil itu akan kita perindah dan percantik menjadi taman dan tempat bermain, juga areal sawah yang unik dibelakang kantor pemda itu akan kita pertahankan menjadi satu tempat wisata kuliner,

insyaallah semua ini akan kita wujudkan dalam satu agenda besar Kawasan Khusus Terpadu Nusantara. Demi menuntaskan fenome dan problem yang ada dikampung kita.

Aan tiba tiba terbangun dari duduknya, wajahnya penuh semangat kesedihannya berubah penuh keyakinan ” saya ikut, saya mau menetap selamanya disini, sy ingin ambil bagian “

” Lalu bagaimana dengan kehidupanmu disana?” Sahut Aeb memotong semangat sahabatnya yang berapi api

” Kalo bukan kita siapa lagi, kalo tidak hari ini lalu kapan lagi? Kata pepatah hujan emas dinegeri orang lebih baik di hujan batu dinegeri sendiri” jawab Aan dengan tegas.

Ketiga sahabat itu berangkulan dan dengan seloroh Aan meyakinkan sahabatnya ” kita pasti bisa, karena para leluhur kita telah mewariskan jiwa jiwa kesatria dalam diri kita “. ( mataram, 1/7/2021 ).

*) Penulis : Sekretaris Umum Partai Gelora Kota Bima

Polri Gelar Upacara Korps Raport Tujuh Jenderal

Bimantika.net Jakarta – Polri menggelar Upacara Korps Raport terhadap tujuh perwira tinggi (pati) kepolisian, di Gedung Rupatama Mabes Polri, Jakarta Selatan (30/6/2021).

Hal itu tertuang dalam surat telegram nomor STR/544/VI/KEP./2021 tanggal 29 Juni 2021, yang ditandatangani oleh As SDM Irjen Sutrisno Yudi Hermawan atas nama Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

“Ya hari ini ada kegiatan Korps Raport tujuh perwira tinggi,” kata Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono kepada awak media, Jakarta.

Dalam upacara kenaikan pangkat setingkat lebih tinggi ini terdapat tiga orang yang mengemban Jenderal bintang dua dipundaknya atau Irjen. Mereka adalah, Irjen Guntur Setyanto yang menjabat sebagai Kapolda Bengkulu.

Lalu, Irjen Mulyatno yang menjabat sebagai Widyaiswara Kepolisian Utama I Sespim Lemdiklat Polri. Kemudian, Irjen Victor Gustaaf Manoppo selaku Pati Baharkam Polri dalam penugasan pada Kementerian Kelautan dan Perikanan.

Sementara empat orang lainnya naik pangkat setingkat lebih tinggi menjadi Brigjen atau Jenderal bintang satu. Mereka adalah, Brigjen Syamsul Bahri sebagai Widyaiswara Madya Sespim Lemdiklat Polri.

Selanjutnya, Brigjen Benone Jesaja Louhenapessy yang menjabat sebagai Pati Baintelkam Polri dalam penugasan pada BIN. Kemudian, Brigjen Hadi Purnomo sebagai Pati Polda Aceh penugasan pada BIN.

Dan yang terakhir adalah, Brigjen Anom Wibowo yang menjabat sebagai Pati Bareskrim Polri penugasan pada Kemenkumham.

Argo mengungkapkan, upacara Korps Raport diselenggarakan dengan menerapkan standar protokol kesehatan yang ketat. Para peserta bakal dilakukan pengecekan test Swab Covid-19. “Dengan menerapkan standar protokol kesehatan ketat,” tutup Argo. (***bbs)

Secara Virtual, Polres Bima Gelar Upacara Hari Bhayangkara ke-75

Bimantika.net Kapolres Bima AKBP Gunawan Tri Hatmoyo, SIK mengikuti peringatan Hari Bhayangkara ke-75 yang dipimpin langsung oleh Presiden RI Ir. Joko Widodo dari Istana Negara secara Virtual, bertempat di Ruangan (Tambora) Polres Bima, Polda NTB. Kamis (01/07/2021).

Peringatan Hari Bhayangkara ke-75 tahun ini tidak jauh berbeda pelaksanaannya dengan tahun sebelumnya. Pelaksanaan Upacara dilakukan secara Virtual melalui sarana Vicon. Karena masih dalam masa pandemi Covid-19.

Upacara peringatan Hari Bhayangkara dengan peserta yang terbatas. Jalannya upacara juga dengan menerapkan Protokol Kesehatan dengan ketat.

Seluruh peserta upacara menggunakan masker dan diatur jaraknya dengan menerapkan Sosial Distancing dan Physical Distancing.
Peringatan

Hari Bhayangkara dihadiri juga oleh Dandim 1608/Bima Letkol Inf Teuku Mustafal Kamal Wakil Ketau Kejaksaan Bima Pengadilan Negeri Raba Bima Anggota DPRD Kabupaten Bima.

Sambutan dalam Upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke-75 tahun 2021, dibacakan Presiden RI Ir. Joko Widodo. Dalam sambutannya, Presiden menyampaikan ucapan selamat hari Bhayangkara ke-75 kepada keluarga besar Kepolisian Negara RI dimanapun bertugas, dan juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas kerja keras Jajaran polri dalam menangani Covid-19 sekarang ini.

Selain menjalankan tugas-tugas utamanya, jajaran Polri telah bersinergi dengan jajaran TNI, dokter dan tenaga kesehatan, dengan kementerian dan lembaga dengan aparat Pemda khususnya Dinas Kesehatan serta relawan dan aparat pendukung lainnya dalam menangani pandemi ini.

Disampaikan juga kepada jajaran polri untuk terus aktif mendukung pelaksanaan kebijakan pemerintah dalam penanganan pandemi Covid-19.
Sekali lagi saya menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya.

Polri jangan lengah dalam menjalankan tugas-tugas pokoknya, polri jangan lengah sedikitpun dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat dan penegakan hukum. Polri harus Presisi dalam menjalankan wewenangnya.

Diakhir sambutannya Presiden RI berpesan, selamat bertugas dan teruslah memberikan pengabdian terbaik kepada rakyat, bangsa dan negara. Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa senantiasa mempermudah kita dalam menjalankan amanah ini.

Secara keseluruhan seluruh rangkaian upacara peringatan Hari Bhayangkara ke-75 secara Virtual berjalan aman dan kondusif. Kegiatan berlanjut dengan Acara Silaturahim Polres Bima dengan seluruh tamu undangan upacara.(***)

Adanya Berita Walikota HML Langgar Prokes Hoax dan Menyesatkan

Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML) saat Pose dengan Yang Mulia Ketua Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia (MK RI), DR. H. Anwar Usman, SH., MH. Dok. Media Online Bimantika

Bimantika.net Adanya berita terkait Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML) dan Ketua Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia, Yang Mulia DR. H. Anwar Usman, SH, MH yang beredar di media sosial adalah Hoax dan cenderung menyesatkan Publik Kota Bima.

Untuk diketahui bahwa pada tanggal 20 Juni 2021 lalu, Walikota Bima menjelaskan kronologis kegiatannya.

Walikota HML menyebutkan bahwa beberapa waktu lalu bersama Ketua Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia, DR. H. Anwar Usman, SH, MH menghadiri acara meninggalnya Pol PP dan sahabatnya di Kecamatan Wawo.

“Saat itu bersama yang Mulia Ketua Mahkamah Konstitusi ngelayat, kita tetap patuh dan taat Protokol kesehatan” ujar HML.

Lanjutnya, usai ngelayat di Kecamatan Wawo Bersama ketua MK RI, dirinya diundang oleh warga yang melakukan kegiatan hajatan di Kelurahan Kodo Kota Bima dengan tetap mengedepankan Protokol Kesehatan.

“Di Kodo, kita tetap mengedepankan protokol kesehatan karena kita semua wajib mentaati nya” ujar HML.

Masih menurutnya, rangkaian kegiatan yang padat hari itu, berakhir menghadiri kegiatan di pihak keluarga dekatnya di Kelurahan Rontu.

Ajudan Walikota Bima, Kevin pun meluruskan terkait berita tersebut,

“Karna pada saat itu ajudan saya yang dampingi pak wali di acara resepsi pernikahan di lapangan Balubu Kelurahan Runtu tgl 20/06/2021 sekitar pukul 16.30 wita” ujar Kevin.

Lanjutnya, Setiba pak wali di tempat acara kemudian dar MC menyampaikan selamat datang kepada bapak walikota Bima bapak H. Muhammad Lutfi SE,

Kemudian pak wali salaman dengan kedua mempelai dengan di lanjutkan foto bersama.

Kemudian pak wali turun dari pelaminan salah satu biduan dan ibu-ibu tersebut meminta kepada pak wali agar menyumbangkan sebuah lagu.

“Saat foto bersama pengantin juga Pak Wali menggunakan Masker” tegasnya.(***)

Pemkab Bima Resmi Berlakukan Absensi Elektronik

Bimantika.net Upaya Pemerintah Kabupaten Bima untuk mewujudkan Aparatur Pemerintah yang berintegritas, disiplin dan profesional, terus dilakukan.

Terbukti, bulan Juli 2021 ini, Pemkab Bima akan memberlakukan mesin absensi elektronik di seluruh Parangkat Daerah, termasuk pada Kantor Camat.

Karena Aparatur pemerintah memiliki peranan yang sangat strategis dalam mengelola pemerintahan dan memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Kepala BKD dan Diklat Kabupaten Bima, Drs. Agus Salim, mengatakan, pemasangan perangkat telah dilakukan pada seluruh OPD dan Bagian. Berdasarkan hasil pengamatan dan evaluasi tingkat kehadiran pegawai masih rendah.

‘’Absensi elektronik digunakan oleh seluruh ASN (PNS, PPPK termasuk TPU/Tenaga Kontrak) pada Perangkat Daerah. Juga sebagai bahan evaluasi bagi mereka sebagai dasar perpanjangan SK pada tahun berikutnya,’’ujar Agus Salim, di ruang kerjanya, Kamis 1 Juni 2021.

Absensi dilakukan pada pagi dan sore hari, sesuai jam kerja. Sebagaimana diatur dalam Peraturan Bupati Bima Nomor 33 Tahun 2018, tentang Hari dan jam kerja serta pakaian Dinas ASN lingkup Pemerintah Kabupaten Bima.
Kepala BKD dan Diklat berharap adanya absensi elektronik ini tingkat kedisiplinan pegawai dapat meningkat. Hadirnya mesin absensi elektronik harus disambut dengan baik. Karena sebagai pengendali yang bersifat preventif juga dapat memberikan informasi kehadiran ASN secara objektif.

Informasi tersebut adalah dasar atau bahan evaluasi untuk pertimbangan dalam melakukan pembinaan terhadap pegawai, pengembangan karier, penghargaan dan pemberian tambahan penghasilan pegawai (TPP).

Seluruh pegawai PNS/CPNS maupun tenaga penunjang utama, telah diregistrasi dengan scen wajah dalam sistem aplikasi mesin absensi elektronik.

Pegawai, harus melakukan absensi tanda masuk dan pulang kerja dengan menyetor atau menampakkan wajah mereka pada layar mesin absensi elektronik.

Sistem akan merekam secara otomatis kehadiran masing-masing pegawai, setelah wajah disetor pada layar alat. Dan data terekam dengan sendirinya, sehingga tidak dapat dirubah atau diedit kembali.

‘’Tahap awal, link aplikasi absensi elektronik masih terbatas pada internal dinas/badan/unit kerja. Pejabat atau petugas pengelola kepegawaian di masing-masing perangkat daerah harus menyampaikan hasil rekapan tingkat kehadiran pegawai secara manual. Dengan melampirkan rekapan yang diprint out kepada BKD dan BPKAD sebagai bahan evaluasi dan dasar pembayaran TPP,’’tambah Kepala BKD.

Dalam Peraturan Bupati Bima Nomor 41 Tahun 2020, tentang Tambahan Penghasilan Pegawai Negeri Sipil, tujuan pemberian TPP untuk meningkatkan disiplin, kinerja, integritas PNS.

Pembayaran TPP, berdasarkan tingkat kehadiran pegawai. Artinya persentase kehadiran, berpengaruh terhadap besar kecilnya TPP yang akan dibayarkan.

Dijelaskan, Kepala BKD dan Diklat, Sistem aplikasi absensi elektronik ini masih akan dikembangkan pada tahap berikutnya yang bisa berkoneksi langsung dengan BKD dan BPPKAD. Mampu membaca juga menentukan nilai, dari tingkat kehadiran dan kinerja masing-masing pegawai.

‘’Penggunaan absensi elektronik di seluruh perangkat daerah Kabupaten Bima, secara serentak dilaksanakan mulai Juli 2021 ini,’’ungkap Agus Salim.

Agus berharap kepada pimpinan perangkat daerah, dapat terus melakukan pembinaan, pemantauan dan evaluasi kepada seluruh pegawai di unit/ wilayah kerja masing-masing. Menjaga dan mempergunakan mesin absensi elektronik dengan sebaik-baiknya. (**)

Walikota HML dan Ketua MK RI Ngelayat Tetap Pakai Masker, Issu Langgar Prokes Hoax

Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML) Saat hadiri nikah keluarganya di Rontu Nampak Dalam Foto Memakai Masker sedang peluk ponaannya

Bimantika.net Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML) disetiap pertemuan di Era Pandemi Covid-19 tetap mengharapkan dan menghimbau warga Kota Bima dalam setiap aktivitasnya untuk taat pada Protokol kesehatan (Prokes) sebagaiman yang dianjurkan oleh Pemerintah Pusat.

“Saya berharap agar warga kota Bima dalam setiap aktivitas nya mentaati protokol kesehatan” ujar Walikota HML.

Adanya issue-issue yang sengaja di gembar gemburkan oleh beberapa media sosial adalah tidak benar karena sesungguhnya tidak sesuai dengan apa sebenarnya yang terjadi.

Hasil Pantauan dan liputan langsung Media Online Bimantika saat kegiatan Walikota HML beberapa hari lalu dirinya diundang oleh warga, saat dirinya datang hampir semua warga Yang berkumpul menggunakan Masker dan beberapa tempat air untuk cuci tangan yang disiapkan sabun pencuci tangannya.

Walikota HML di kesempatan itu mengharapkan pada warga yang berhajat untuk tetap patuhi aturan Protokol Kesehatan.

“Jangan Abaikan Protokol Kesehatan, karena itu adalah ketetuan kesehatan di wabah Covid-19” ujar Walikota HML.

Setelah acara hampir selesai pihak keluarga mengharapkan pak Walikota untuk menyumbangkan sebuah lagu, saat membawakan sebuah lagu tersebut tidak ada kerumunan, yang ada beberapa orang berjoget dengan tetap jaga jarak.

“Saat datang tetap kita terapkan Protokol Kesehatan hingga pulang tetap taati Protokol Kesehatan” ujar warga yang melihat langsung Walikota HML turun dari mobil dan menggunakan Masker.

Adanya pemberitaan beberapa media online yang menyudutkan Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML) yang menyebutkan. melanggar Protokol Kesehatan dibantah oleh Walikota HML.

Walikota HML menyebutkan bahwa beberapa waktu lalu bersama Ketua Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia, DR. H. Anwar Usman, SH, MH menghadiri acara meninggalnya Pol PP dan sahabatnya di Kecamatan Wawo.

“Saat itu bersama yang Mulia Ketua Mahkamah Konstitusi ngelayat, kita tetap patuh dan taat Protokol kesehatan” ujar HML.

Lanjutnya, usai ngelayat di Kecamatan Wawo Bersama ketua MK RI, dirinya diundang oleh warga yang melakukan kegiatan hajatan di Kelurahan Kodo Kota Bima dengan tetap mengedepankan Protokol Kesehatan.

“Di Kodo, kita tetap mengedepankan protokol kesehatan karena kita semua wajib mentaati nya” ujar HML.

Masih menurutnya, rangkaian kegiatan yang padat hari itu, berakhir menghadiri kegiatan di pihak keluarga dekatnya di Kelurahan Rontu.

Di Kelurahan Rontu, Walikota HML datang sekitar pukul 16: 30 Wita sore hari dan acara itu adalah pernikahan keluarganya.

Kehadiran Walikota HML di kelurahan Rontu sore itu hampir 90 porsen para undangan sudah bubar sehingga kehadirannya pun tidak ada kerumunan.

Atas kehadirannya diujung acara pernikahan keluarganya, Walikota HML diminta panitia untuk menyumbangkan lagu, dan saat yang sama dirinya menyumbangkan sebuah lagu namun saat yang bersamaan pula Masker yang dipakainya terjatuh, dan sempat di ambil kembali oleh ajudannya dan dalam posisi masker sudah kotor.

“Atas kejadian jatuhnya masker tersebut, Walikota HML pun meminta maaf pada Warga Kota Bima atas kejadian yang tak diinginkannya tersebut.

“Sebagai Kepala Daerah, saya minta maaf atas kejadian jatuhnya masker yang saya gunakan saat itu, dan masker yang jatuh sudah kotor dan saya menggunakan masker baru saat pulang dari kegiatan itu” ujar HML. (***)

ISNU Kota Bima Apresiasi Institusi Polri

Bimantika.net Ikatan Sarjana Nahdatul Ulama (ISNU) sangat mengapresiasi kinerja Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Ketua Pengurus Cabang (PC) Ikatan Sarjana Nahdatul Ulama (ISNU) Kota Bima, Muhamad Ardyansah, ST mengapresiasi kinerja dari lembaga pengayom masyarakat tersebut.

Menurutnya Tanggal 1 Juli merupakan hari yang bersejarah bagi Kepolisian Republik Indonesia. Tepat 1 Juli 2021, diperingati sebagai Hari Bhayangkara ke-75.

Tanggal tersebut ditetapkan sebagai Hari Bhayangkara karena bertepatan dengan turunnya Peraturan Presiden tahun 1946 No.11 yang dikeluarkan Presiden Sukarno.

Untuk tahun ini sendiri, Hari Bhayangkara mengambil tema “Transformasi Polri yang Presisi Mendukung Percepatan Penanganan COVID-19 untuk Masyarakat Sehat dan Pemulihan Ekonomi Nasional Menuju Indonesia Maju”.

ISNU sebagai salah satu organisasi sosial kemasyarakatan, menyampaikan apresiasi dan penghargaan yg setinggi-tingginya atas dedikasi dan pengabdian POLRI sebagai bhayangkara negara dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Ketua PC ISNU Kota Bima, Muhamad Ardyansah, ST mewakili seluruh pengurus dan anggota ISNU mengucapkan Selamat HUT ke-75 Bhayangkara. Jaya selalu Kepolisian Republik Indonesia. (***)

Wabup Babe Sebut Penanganan Stunting Perlu Kolaborasi

Bimantika.net Rembuk stunting Kabupaten Bima tahun ini yang mengangkat tema, “Wujudkan Konvergensi Stunting Melalui Kolaborasi dan Koordinasi Multipihak” Rabu (30/6) dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Bima Drs. H. Dahlan M. Noer (Babe) berlangsung di aula Kantor Bupati Bima.

Wabup didampingi Pelaksana tugas (Plt) Kepala Bappeda Kabupaten Bima H. Fahrudin S.Sos, M.Ap, Kepala Dinas Kesehatan dr. H. Ganis Kristanto, Kepala DPMD Tajudin SH, M.Si dan Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bima Hj. Rostiati Dahlan S.Pd dalam sambutannya menekankan pentingnya kolaborasi penanganan stunting.

Untuk memastikan konvergensi stunting berjalan dengan baik, maka kerjasama yang baik antara semua elemen merupakan prasyarat penting yang harus dipenuhi.

“Jika kualitas pendidikan di daerah kita bagus, maka dengan sendirinya kualitas SDM juga akan menjadi bagus. Karena itu, saya sangat mengharapkan agar semua pihak bahu-membahu dalam menangani stunting ini”. Terang Wabup.

Dalam penanganan stunting, aspek penting yang harus diperhatikan adalah pelayanan dasar seperti sektor pendidikan dan kesehatan, karena stunting terkait dengan kualitas sumber daya manusia dan aspek ekonomi yang perlu ditingkatkan.

Mengingat salah satu faktor penyebab stunting adalah kasus kekurangan gizi. Maka peran orang tua dalam memberi asupan gizi kepada anak sangat penting. Dengan demikian maka edukasi oleh Pemerintah melalui instansi terkait, baik Dinas Kesehatan, Bappeda DPMD dan Camat harus terus dilakukan”. Tandas Dahlan.

Kasi Gizi Dinas Kesehatan Kabupaten Bima Tita Masitha M.Si menjelaskan, “Rembuk ditujukan bagi upaya optimalisasi pencegahan dan penanganan stunting pada 1.000 hari pertama kehidupan (HPK), khususnya melaksanakan Rembuk Stunting (#Aksi 3) Kegiatan Konvergensi Percepatan Penurunan Stunting di Kabupaten Bima yang mengundang 50 peserta tatap muka dan 50 peserta tatap maya (virtual).

Dikatakan Tita, Peserta rembug tatap muka adalah kepala perangkat daerah terkait penanganan stunting, 9 orang camat dan 30 kepala desa lokus stunting. Sedangkan para peserta tatap maya (virtual) yaitu pejabat terkait penanganan stunting di tingkat regional dan provinsi NTB, pejabat eselon III dan IV perangkat daerah dan para kepala Puskesmas Se- Kabupaten Bima.

Setelah dilakukan penandatanganan komitmen bersama penanggulangan stunting dilanjutkan dengan diskusi panel rembuk stunting yang dipandu oleh Kepala Bidang Perencanaan Pembangunan Sosial Budaya Bappeda Raani Wahyuni ST, MT, M.Sc yang menampilkan empat orang Narasumber.

Dalam Diskusi penel tersebut, Plt. Kepala Bappeda Kabupaten Bima H. Fahrudim S.Sos M. Ap mengulas tema Upaya Konvergensi Stunting melalui Kolaborasi dan Koordinasi Multipihak dalam Kerangka Kebijakan Daerah, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bima Dr. H. Ganis Kristanto memaparkan Gambaran Penanganan Stunting di Kabupaten Bima.

Dua orang narasumber lainnya yaitu Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bima Hj. Rostiati Dahlan S.Pd menguraikan tentang Peran Dasawisma Dalam Pencegahan Stunting di Posyandu dan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Tajudin SH, M.Si mempresentasikan Peran Desa dalam Pencegahan Stunting di Desa. (***)

Ratusan Warga Tanjung Lakukan Vaksinasi Massal

Bimantika.net Dalam rangka pemutusan mata rantai Wabah Covid-19, Warga Kelurahan Tanjung Kecamatan RasanaE Barat Kota Bima berbondong-bondong antri di Kantor Lurah untuk melakukan Vaksinasi covid-19.

Liputan Langsung Wartawan Media Online Bimantika, A. Haris, S. Pd (Effen) pada hari Rabu (30/6/2021) di lokasi terlihat dengan jelas antusias warga mengantri untuk melakukan vaksinasi massal yang diselenggarakan oleh pihak Kelurahan dan tenaga kesehatan Kota Bima.

Dengan antusias warga yang begitu tinggi tentu ini menjadi sebuah bukti riil bahwa masyarakat khususnya warga Kelurahan Tanjung semakin banyak yang ingin melakukan vaksin untuk memutus mata rantai Virus Corona.

Lurah Tanjung, Faisal, S. Pd nampak sibuk mengatur masyarakat yang melakukan vaksin sehingga dalam proses pelaksanaan Vaksinasipun terlihat lancar dan sukses.

“Alhamdulillah bang, Vaksinasi hari ini lancar dan tertib, saya berterimakasih pada warga saya yang semakin sadar untuk sama-sama memutus mata rantai Covid-19, dan terimakasih pada Pihak Babinsa, Bhabinkamtibmas dan tenaga medis” ujar Faisal.

Menurutnya kegiatan vaksinasi ini masih berjalan untuk beberapa hari kedepan..

Lurah Tanjung merincikan para pihak yang bertugas dan jumlah yang di Vaksinasi secara lengkap

Pelibatan personil :

  1. TNI : 4 orang
  2. Polri : 1 orang
  3. Tim Vaksin : 7 orang
  4. ASN kel. : 7 orang
  5. Sasaran Vaksin : – orang
  6. Peserta Vaksin : 463 orang
  7. Dapat di Vaksin : 408 orang
  8. Tidak di Vaksin : 55 orang

Keterangan :

  • Hepertensi : 50 orang
  • Jantung : 3 orang
  • Asam urat : 2 orang

Kegiatan Vaksin dimulai sekitar pukul 08.30 Wita dan berakhir pukul 15.00 wita berjalan lancar dan aman. (***)

Polsek Madapangga Gotong Royong Pembangunan Masjid

Bimantika.net Kapolsek Madapangga menggelar aksi gotong royong pembangunan masjid Jami Al-Amin desa dena kecamatan Madapangga Kabupaten Bima (29/6/2021).

Aksi Gotong royong jajaran Polsek Madapangga ini di pimpin langsung oleh kapolsek Iptu Ruslan.

Iptu Ruslan yang Juga sebagai Putra Asli Desa Dena Kecamatan Madapangga ini menyebutkan bahwa kegiatan gotong royong membantu pembangunan Masjid adalah dalam rangka menyambut HUT Bhayangkara ke 75 tahun

“Kita Sambut HUT Bhayangkara dengan Gotong Royong bersama Warga setempat Membantu warga untuk mempercepat pembangunan Masjid dan Kerja bakti ini merupakan bentuk rasa perduli antara satu dengan yang lainnya” ujar Kapolsek Ruslan.

Pada Momentum Gotong Royong tersebut, Kapolsek yang dikenal Taat Beribadah dan sering dipanggil Komandan Ustadz ini mengajak seluruh masyarakat Madapangga agar tetap tingkatkan gotong royong, saling bantu membantu, bahu membahu, dan kerja sama dalam hal-hal positif.

Pihak Panitia Pembangunan Masjid sangat apresiasi terhadap kapolsek Madapangga karna sudah banyak membantu proses pembangunan masjid tersebut baik dalam bentuk tenaga maupun dalam bentuk bantuan materi.

“Pak Kapolsek Madapangga inu adalah sosok yang Agamais, serinh membantu Masyarakat bukan di desa Dena saja, akan tetapi hampir semua Masjid yang ada di kecamatan Madapangga dibantunya”, Demikian ujar Ketua Pembangunan Masjid Desa Dena Kecamatan Madapangga.(***)