Idul Adha 1442 H, Kabareskrim Polri: “Sembelih Sifat Hewani Dalam Diri Kita”

Bimantika.net JAKARTA – Hari Raya Idul Adha 1442 H / 2021 M yang jatuh pada Selasa tanggal 20 Juli 2021 mempunyai makna tersendiri dimata Kabareskrim Polri Komjen Pol Agus Andrianto.

Ditengah pandemi Covid-19 sejak tahun lalu membuat perayaan Idul Adha menjadi berbeda dari tahun-tahun sebelumnya.

“Pemerintah melalui Kementerian Agama sudah mengeluarkan himbauan perayaan Idul Adha 1442 H baik Takbiran, Sholat Idul Adha maupun penyembelihan hewan qurban, mari kita patuhi bersama-sama”, ujar Komjen Agus Senin (19/07).

Jenderal bintang 3 kelahiran Blora, 16 Februari 1967 ini juga menyampaikan bahwa saat ini tren kasus Covid-19 masih terus tinggi.

“Pemerintah terus berjibaku menghentikan laju pandemi Covid-19 ditanah air, berbagai upaya terus dilakukan dan saat ini di berbagai daerah menerapkan kebijakan PPKM Darurat dan terus mengakselerasi vaksinasi”, pungkas Komjen Agus.

Komjen Agus juga mengatakan bahwa peranan dan ketaatan serta kepatuhan masyarakat saat ini sangat menentukan keberhasilan kita keluar dari pandemi Covid-19.

“Upaya Pemerintah membawa Indonesia keluar dari Pandemi Covid-19 sangat ditentukan oleh kepatuhan dan ketaatan masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan dan vaksinasi”, sambung Komjen Agus.

Mantan Kabaharkam Polri ini juga menegaskan bahwa pihak-pihak yang menghalangi upaya pemerintah dalam penanggulangan pandemi Covid-19 akan ditindak tegas, termasuk hoax dan propaganda yang menimbulkan kegaduhan.

“Banyak yang termakan hoax sehingga abai dan menjadi korban Covid-19, bahkan sampai meninggal dunia”, ucap Komjen Agus.

Lebih lanjut, Komjen Agus menghimbau melalui momen Hari Raya Idul Adha/Hari Raya Qurban ini, hendaknya menjadikan kita lebih taat, sabar dan ikhlas.

“Melalui momen Idul Adha ini, sembelihlah sifat-sifat hewani yang ada didiri kita, hilangkan sifat pembangkang, sifat tidak taat aturan, hasad dan hasud, fitnah dan hoax”, tutup Komjen Agus. (*/bbs)

Polisi Amankan Tempat Wisata Antisipasi Lonjakan Wisatawan

Bimantika.net KABUPATEN LOMBOK UTARA Dalam rangka mengantisipasi lonjakan wisatawan yang berkunjung ke lokasi wisata di Lombok Utara menjelang hari raya Idul adha, Polres Lombok utara lakukan pengamanan di lokasi – lokasi wisata yang ada di wilayah lombok utara. Senin, (19/07/2021).

Kepala Kepolisian Resor ( Kapolres ) Lombok Utara ( Lotara ) Polda NTB AKBP Feri Jaya Satriansyah,SH melalui Kasi Humas Polres Lombok utara menerangkan bahwa pengamanan ini ditujukan guna menekan penyebaran Covid – 19.

“Terutama wisatawan yang datang dari luar wilayah kabupaten lombok utara,” Pungkasnya.

Pihak Kepolisian tempatkan beberapa personel Polisi di beberapa lokasi obyek wisata yang ada di wilayah kabupaten Lombok utara untuk membatasi jumlah pengunjung yang datang ke obyek wisata terutama pantai Nipah, Malimbu dan Pandanan yang mana tempat tersebut di duga akan lonjakan wisatawan yang berlibur jelang hari raya Idul adha.

Diharapkan pengamanan obyek wisata yang dilakukan oleh Polres Lombok utara ini dapat menekan lonjakan penyebaran Virus Corona dan mencegah terjadinya hal – hal yang tidak diinginkan seperti terjadinya 3C ( curas, curat dah curanmor)”, tutupnya. (***)

Patut Dicontoh, Kapolda NTB Lakukan Aksi Humanis PPKM Darurat Bagikan Sembako

Bimantika.net MATARAM NTB Aksi humanis dilakukan Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Nusa Tenggara Barat (NTB) Inspektur Jendaral Polisi (Irjen Pol) Mohammad Iqbal, S.I.K., MH sungguh ini adalah perbuatan yang patut dicontoh oleh para aparat negara lainnya.

Kabid Humas Polda NTB Kombespol ARTANTO, S.I.K.,M.Si menguraikan bahwa Aksi Sosial yang lakukan dilakukan oleh Pak Kapolda adalah berjalan menyusuri jalan Majapahit menuju jalan Bung Karno, di Kota Mataram (18/7/2021).

Di jalan, Pak Kapolda menyapa setiap warga yang dia temukan, terutama Pedagang Kaki Lima (PKL) yang biasa mangkal dipinggir jalan menunggu pembeli.

Dalam perjalannya, Kapolda bertemu dengan seorang pedagang cilok yang latah, namanya Ibu Sukini, kedatangan Iqbal sempat membuat Ibu Sukini kaget, namun setelah Iqbal menyapanya dengan senyum dan penuh candaan, suasana jadi cair, dan ibu Sukini tidak gugup lagi.

Kapolda Iqbal memesan cilok dan menawarnya dengan harga lebih tinggi, cilok yang harganya 20 ribu dibayarnya dengan harga Rp. 300.000. Aksinya itu membuat Ibu Sukini terlihat bahagia dan haru.

Tak hanya menawar Bakso Ibu Sukini dengan harga lebih mahal namun juga Iqbal memberikan bingkisan berisi Sembako kepada Ibu Sukini sembari menghimbaunya untuk tetap bersabar dan selalu merapkan protokol kesehatan saat berjualan.

Wajah Ibu Sukini terlihat semakin bahagia, setelah Iqbal membayar Cilok Ibu Sukini dan memberikan bingkisan kepadanya.

“PPKM darurat ini memang terasa sekali dampaknya di semua kalangan, termasuk warga dan pedagang, namun apa boleh buat pemberlakuan PPKM ini dilakukan untuk menyelamatkan seluruh masyarakat agar tidak terpapar Covid-19 atau virus baru Varian Delta,” jelas Kapolda Iqbal.

Kapolda Iqbal menegaskan, situasi negara saat ini sedang tidak baik-baik saja dengan adanya wabah Covid-19 ini, dan diketahui bersama wabah Covid-19 tidak hanya melanda Indonesia saja namun juga seluruh dunia.

“Situasi negara sedang tidak baik-baik saja dikarenakan adanya Pandemi Covid 19. Jadi pemberlakuan PPKM Darurat ini sebenarnya guna menyelamatkan seluruh masyarakat agar tidak terpapar Covid 19,” tegasnya

Dia berharap Corona Virus ini cepat menghilang dari muka bumi, agar kehidupan warga cepat pulih seperti sedia kala.

“semoga wabah virus ini segera selesai dan kehidupan kita normal kembali, selama virus ini masih ada, kami akan terus siap siaga membantu pemerintah menyelamatkan warga dari ancaman virus ini,” pungkasnya. (***)

Kabupaten Bima Zona Merah Covid-19, Polres Perketat PPKM

Bimantika.net KABUPATEN BIMA Masuk Zona Merah Covid-19, Polres Bima berserta jajarannya melaksanakan operasi yustisi dalam rangka pendisiplinan masyarakat terhadap Protokol Kesehatan (Prokes) Covid-19 serta sosialisasi perketat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Imbangan.

Kali ini, operasi yustisi dilaksanakan di depan Mapolres Bima, kecamatan Palibelo, Kabupaten Bima, Senin 19/7/21

Kapolres Bima AKBP Gunawan Tri Hatmoyo, S.I.K melalui Kasi Humas Adib Widayaka mengatakan, kegiatan tersebut bertujuan untuk menyadarkan masyarakat untuk patuh terhadap protokol kesehatan agar terhindar dari penyebaran Covid-19 terlebih lagi dimana kabupaten Bima memasuki Zona merah” ucapnya

Lanjutnya bahwa Operasi Yustisi dilaksanakan dengan menggunakan plang sebagai pemberitahuan terhadap masyarakat yang melintas bahwa ada pemeriksaan dalam rangka Ops Yustisi penggunaan masker berupa imbauan protokol kesehatan.

Dalam kegiatan tersebut sebanyak 15 orang terjaring Ops Yustisi Prokes, selain diberikan sanksi teguran dan sanksi tindakan berupa push up.

“Selain Ops yustisi, Polres Bima juga membagikan ratusan Masker Gratis kepada masyarakat ataupun pengguna jalan Roda dua maupun Roda Empat” pungkas Adib Widayaka

Ia menegaskan, bahwa pihaknya tidak akan pernah lelah untuk terus menggelar Ops Yustisi sampai batas waktu yang ditentukan.

“Harapannya semoga masyarakat bisa patuh protokol kesehatan, sehingga wabah covid-19 ini segera berakhir,” tutup Adib Widayaka. (***)

BEM PTM Indonesia Ajak Mahasiswa Segera Vaksin Untuk Lanjutkan Pesta Demokrasi 2024

Bimantika.net JAKARTA Pesta demokrasi mendatang akan menorehkan sejarah baru bagi kita semua. Hal tersebut juga menjadi fenomena baru melihat masih tersebarnya Covid-19. Dimana mau tidak mau penyelenggara mengharuskan Pemilihan Umum (Pemilu) di Indonesia harus berjalan dengan mempunyai inovasi dan skema yang baru.

Dengan seperti itu, demokrasi tetap berjalan, salah satunya dengan upaya percepatan vaksin agar terbentuk herd immunity di kalangan masyarakat Indonesia.

Hal tersebut disampaikan melalui dialog publik yang diselenggarakan oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tinggi Muhammadiyah Indonesia (BEM PTMI) dengan tajuk “Merawat Demokrasi di Tengah Pandemi Covid Melalui Gerakan Vaksinasi”.

Dalam agenda tersebut dihadiri oleh pengurus BEM PTMI yang mencoba mengulas dan mencari solusi terkait demokrasi di tengah pandemi, Minggu (18/07/2021) di Jakarta Selatan.

Nur Eko Suhardana, selaku Koorpresnas BEM PTMI mengungkapkan bahwa perihal demokrasi di negara indonesia, dalam hal ini pilkada dan pemilu 2024 harus tetap berjalan jika pandemi Covid-19 masih berlangsung.

Tentunya harus ada langkah-langkah strategis dalam mempersiapkan itu semua, salah satunya melalui upaya vaksinasi agar terbentuknya herd immunity. Sehingga kita bisa menyelenggarakan pesta demokrasi yang aman dan tentram.

“Jika pandemi masih ada, pemilu di Indonesia harus tetap dilaksanakan demi regenerasi. Penyelenggara harus membuat inovasi dan skema terbaik nya,” kata Eko.

Hendi selaku Presidum Nasional BEM PTM Zona III (DKI Jakarta, Banten, Jawabarat) menyatakan bahwa pandemi covid-19 telah memukul banyak sektor kehidupan bernegara termasuk pula kualitas berdemokrasi.

Sudah semestinya langkah-langkah penanganan krisis selama masa pandemi oleh pemerintah tetap mengedepankan kualitas demokrasi, satu hal yang perlu kita tekankan, pandemi tidak boleh melunturkan nilai demokrasi.

Tugas kita kedepan tidak mudah, kita harus pastikan bahwa demokrasi tetap berjalanan walau  ditengah pandemi.

“Mari kita sambut demokrasi melalui vaksinasi untuk sama-sama merawat demokrasi dan mulailah untuk selalu optimistis, berpikir positif dan mengambil hikmah dari semua ini. Agar kita sama-sama bisa menikmati Indonesia segera pulih kembali,” ungkap Hendi.

Gilang Purnama Koordinator Daerah BEM PTMI Banten juga mengatakan bahwa pandemi covid-19 telah membuat banyak sektor kehidupan bernegara terdampak, seperti ekonomi, sosial dan termasuk pula kualitas berdemokrasi.

“Satu hal yang saya ingin katakan, pandemi  tidak boleh menjadi penghalang. Maka dari pada itu hal yang paling utama untuk merawat demokrasi di keadaan pandemi saat ini adalah dengan ikut berpartisipasi melalui program vaksinasi nasional, agar vaksinasi bisa secepatnya merata,” ujarnya.

Sementara itu Koordinator Daerah BEM PTMI DKI Jakarta, Faisal Abdul Rahman mengatakan melalui penyelenggaraan demokrasi masyarakat dapat membangun kepercayaan diri untuk tegar menghadapi sebuah krisis, menjaga ketahanan nasional ditengah kesusahan, mengatasi perpecahan yang mendalam melalui dialog dan partisipasi inklusif, serta mempertahankan keyakinan bahwa pengorbanan akan ditanggung bersama dan hak semua warga negara dihormati.

“Ayo kita sukseskan vaksinasi untuk sama-sama merawat demokrasi melalui vaksinasi nasional agar pesta demokrasi 2024 aman dan sesuai dengan koridornya,” tandasnya. (***)

Herman Efendy Ucapkan Selamat Atas Terpilihnya Ketua PSSI NTB Pada Mori Hanafi

Bimantika.net KABUPATEN BIMA

Salah seorang Pemerhati Sepak Bola Kabupaten Bima Herman Effendy, S. Sos, M. Ap mengucapkan Selamat Atas terpilihnya Ketua PSSI Propinsi NTB Periode 2021-2025 Mori Hanafi, SE., M. Comm

“Semoga di bawah Kepemimpinan Bang Mori Hanafi, sepakbola NTB akan jauh lebih maju lagi” ungkap Herman Effendy.

Lanjutnya Seiring dengan akan lahir nya keputusan Presiden no.3 tahun 2019 yang khusus akan memajukan sepak bola nasional.

“Semangat Kepres No 3 tahun 2019 menjadi PONDASI dan Momentum yang sangat BAIK dalam membangun infrastruktur sepakbola di NTB.sehingga akan lahir bibit-bibit muda dari NTB untuk kemajuan sepakbola NTB dan berkontribusi bagi Team Nasional ke depan” ungkap nya.

Apa yang menjadi Harapan Pengamat Sepak Bola Herman Effendy ternyata konek dengan sikap Mori Hanafi yang juga menjabat Wakil Ketua DPRD Propinsi NTB ini dalam pidatonya memajukan dunia Sepak Bola di Propinsi NTB.

“Revitalisasi lapangan-lapangan sepak bola yang standar nasional maupun internasional adalah sebuah keharusan” ungkap Mori Hanafi dengan tegas.

Dirinya pun berkeyakinan bahwa Gubernur NTB, Ketua KONI NTB dan Pihak Finas Dikpora NTB akan selalu bersamanya dalam mensupoort PSSI NTB.

“Saya Hakkul Yaqien bahwa Pak Gubernur NTB Doktor Zul, Ketua Koni dan Dikpora NTB akan selalu support kita dalam urusan Memajukan sepak bola NTB” ungkap Politisi Partai GERINDRA ini.

Diakhir pidatonya Mori Hanafi menyebutkan bahwa dirinya sebagai Ketua PSSI Propinsi NTB Periode 2021-2025 hanya lah Ketua secara Administratif.

“Namun Defactonya adalah kita secara bersama-sama dalam memajukan Dunia Sepak Bola NTB” Demikian Ungkap Mori Hanafi.(//***da3)

Mori Hanafi Terpilih Jadi Ketua PSSI Propinsi NTB, Siap Lakukan Revitalisasi

Bimantika.net LOMBOK TENGAH Terpilihnya Mori Hanafi, SE, M. Comm sebagai Ketua Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Propinsi NTB adalah sebuah kehormatan baginya sekaligus amanat yang sangat besar dipundaknya.

“Ini adalah amanah yang sangat besar butuh kerja sama yang baik semua pihak” ungkap Mori Hanafi saat melakukan pidato Sambutan Kemenangannya Minggu 18 Juli 2021 di Hotel Novotel Pantai Kute Lombok Tengah NTB

Menurut Mori bahwa dirinya terpilih menjadi Ketua PSSI NTB bukanlah hal yang mudah kedepannya karena banyak nya tantangan dalam membesarkan PSSI di kancah nasional.

“Amanah ini bukan amanah yang mudah tentu membutihkan kerja sama semua pihak dalam membesarkan PSSI ini” ujar nya.

Mori Hanafi yang juga menjabat Wakil Ketua DPRD Propinsi NTB ini dalam pidatonya sudah ada dalam pikirannya untuk merealisasikan program program jangka pendek maupun jangka panjang dalam memajukan dunia Sepak Bola di Propinsi NTB.

“Revitalisasi lapangan-lapangan sepak bola yang standar nasional maupun internasional adalah sebuah keharusan” ungkap Mori Hanafi dengan tegas.

Dirinya pun berkeyakinan bahwa Gubernur NTB, Ketua KONI NTB dan Pihak Finas Dikpora NTB akan selalu bersamanya dalam mensupoort PSSI NTB.

“Saya Hakkul Yaqien bahwa Pak Gubernur NTB Doktor Zul, Ketua Koni dan Dikpora NTB akan selalu support kita dalam urusan Memajukan sepak bola NTB” ungkap Politisi Partai GERINDRA ini.

Diakhir pidatonya Mori Hanafi menyebutkan bahwa dirinya sebagai Ketua PSSI Propinsi NTB Periode 2021-2025 hanya lah Ketua secara Administratif.

“Namun Defactonya adalah kita secara bersama-sama dalam memajukan Dunia Sepak Bola NTB” Demikian Ungkap Mori Hanafi.(//***da3)

Kesholehan Sosial Umi Elly Hingga Bantu Oksigen Untuk Warga 20 Juta

Hj. Ellya Alwaini yang biasa disapa Umi Elly adalah sosok pengusaha sukses. Namun setelah Suaminya H. Muhammad Lutfi, SE (HML) menjadi Walikota Bima Periode 2018-2023, Umi Elly disibukkan dengan membantu Pemerintahan Kota Bima melalui kapasitas yang melekat erat pada dirinya sebagi Ketua diberbagai organisasi sayap Pemerintahan Kota Bima

Sebut saja organisasi itu seperti Ketua Tim Penggerak PKK, Ketua Lasqi, Ketua Puspa, Bunda Paud, Bunda GenRe dan lainnya. Atas jabatan yang melekat itu tentu mewajibkan dirinya untuk turut serta dalam kegiatan-kegiatan Pemerintahan.

Perjalanan karir Umi Elly pun memuncak setelah drinya mampu menempatkan diri sebagi istri kepala daerah yang setiap saat aktivitas itu tidak jauh dari utusan pemerintahan.

Dalam hal memberdayakan kaum perempuan, Umi Elly dengan kapasitasnya sebagai Ketua Dekranasda Kota Bima sering turun langsung menuju rumah-rumah produksi tenunan kain dan memberikan bantuan-bantuan stimulus pada kelompok ini.

Sebagai ketua Tim Pengerak PKK, Umi Elly menjalankan tugas dan fungsi sebagaimana dalam fungsi dan tugas pokok PKK.

Dan sebagi Ketua Lasqi yang bergerak di dunia seni dan budaya, Umi Elly membersayakan para anggota Lasqi dalam berbagai hal termasuk mengikutsertakan mereka dalam pertemuan dan pelatihan yang sifatnya regional.

Terakhir Umi Elly makin viral dengan aksi sosialnya menggelontorkan dana pribadi untuk membantu Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bima yang kekurangan Oksigen.

Umi Elly sadar akan kelangkaan Oksigen di Rumah Sakit karena Kelangkaan oksigen untuk kebutuhan warga masyarakat Kota Bima dirinya terketuk hatinya memberikan bantuan secra pribadi.

Untuk diketahui bahwa RSUD Kota Bima dan beberapa Puskesmas Kota Bima sejak sepekan sudah mulai terasa kelangkaan Oksigen.

Walau sebenarnya urusan ini Pemkot Bima sudah melakukan MoU dengan pihak ketiga namun Dengan alasan kelangkaan dari pusatnya pihak ketiga pun tidak mampu mendroping Oksigen sebagimana mestinya selama ini.

Menurut pihak RSUD Kota Bima, tidak adanya stok oksigen tersebut terjadi karena penyedia jasa yang sudah menandatangani MoU dengan Pemkot Bima yaitu CV Ulet Jaya tidak mensuplai kebutuhan mereka sebagaimana biasanya.

Pihak CV Ulet Jaya pun membenarkan keterangan pihak RSUD sembari menyampaikan alasan bahwa terjadi gangguan dari pengiriman oksigen dari suplier dari luar daerah.

Banyak keluarga dari pasien yang wara-wiri mencari oksigen yang dibutuhkan pihak Rumah sakit untuk melakukan penanganan medis terhadap keluarga yang bersangkutan. Ketika mengetahui terjadi permasalahan demikian,

Walikota Bima H. Muhammad Lutfi (HML) segera merespon dengan mengultimatum semua pihak terkait untuk mengatasi permasalahan tersebut dengan cepat. Atas instruksi HML tersebut, berhasil diperoleh 13 tabung tambahan Sape dan Dompu.

Patut disukuri warga, respon dan tindakan tidak hanya datang dari Kepala dan perangkat daerah yang notabene merupakan penanggung jawab permasalahan tersebut.

Tindakan simpatik pun hadir dari seorang istri Walikota Bima Hj. Ellya Alwaini yang menyikapi permasalahan tersebut dengan menggelontorkan dana pribadi untuk membeli tabung oksigen yang dibutuhkan warga dari luar Kota Bima. Tabung oksigen tersebut di dapatkan dari Kecamatan Sape sebanyak 8 buah dengan total harga 20 juta rupiah.

Kontribusi mulia dari istri Walikota Bima ini dipuji banyak kalangan. Hadijah 40 tahun warga Kelurahan Dara yang keluarganya sedang mendapat perawatan di PKM Paruga, mengaku sangat bahagia atas bantuan oksigen tersebut karena sangat dibutuhkan oleh pihak Puskesmas untuk merawat adiknya.

Hj. Ellya sendiri ketika dihubungi madambojo via saluran WhatsApp memberikan komentar singkat.

“Saya hanya beribadah dan membantu sebisa mungkin tugas Pemerintah” Terang Ellya. (***)

Polres Dompu Gelar Operasi Bina Waspada

Bimantika.net KABUPATEN DOMPU Minggu18 Juli 2021 sekitar Pukul. 09.00 Wita, Polres Dompu Menggelar Operasi Bina Waspada 2021.

Operasi Bina Waspda yang digelar oleh Pihak Polres Dompu tersebut bertempat di TK- IT Harapan Islam Desa O’O Kec.Dompu Kab. Dompu.

Nampak dalam kegiatan itu adalah Personil Polres Dompu Yang terlibat sprin Ops Bina Waspada 2021.

Sebelum melakukan kegiatan, Do’a sebelum melaksanakan tugas. Serta Pemberian arahan kepada Seluruh personil yang terlibat Operasi Bina Waspada 2021.

Kegiatan tersebut Dalam rangka Pencegahan dan Pembinaan terhadap penganut paham Radikal Agama, Idiologi serta Kelompok – Kelompok Aliran Agama / Kepercayaan yang sesat Tahun 2021.

Pemahaman Paham Radikalisme dalam rangka Cipta Kondisi situasi Kamtibmas yang Kondusif di Wilayah Kabupaten Dompu. Dan Bersilaturahmi pemberian Tali Asih.

Kegiatan berjalan dengan aman dan lancar, Serta situasi terpantau aman dan terkendali.(***)

Polres Dompu Bagi Sembako Untuk Warga Berdampak PPKM Mikro

Bimantika.net KABUPATEN DOMPU luar biaka kepedulian yang diperlihatkan oleh institusi Polri khususnya Polres Dompu di tengah Pandemi Covid-19 dan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro.

Tindakan Peduli Polres Dompu nampak hari Minggu 18 Juli 2021 pukul 10.00 Wita s/d Selesai.
Pelaksanaan kegiatan Bantuan Sosial (BAKSOS) dalam hal ini bantuan berupa Sembako.

Kasi Humas Polres Dompu
IPDA Akhmad Marzuki menyebutkan bahwa Akibat Dampak dari Pelaksanaan PPKM Mikro Di Wilayah Hukum Polres
Kegiatan dilaksanakan dengan cara Memberikan himbauan kepada masyarakat untuk tetap mematuhi Prokes Covid-19 selama dalam melaksanakan aktifitas, terutama saat beraktifitas di luar rumah.

Mensosialisasikan tentang pemberlakuan surat edaran bupati yg terkait tentang Prokes Covid-19 dan Jam batas Keramaian di tempat” umum, sehubungan dengan adanya penerapan pemberlakuan PPKM MIKRO.

selanjutnya kegiatan dilanjutkan dengan Memberikan Bantuan Sembako sebanyak 25 paket sembako Bagi Para Pedagang Kecil/kaki Lima, Pedagang Asongan dan Buruh yang berada di sekitar Seputaran Jl. Protokol Kota Dompu.

Tujuan dari kegiatan tersebut adalah membantu masyarakat yang terdampak dari adanya pandemi ini dan juga PPKM , sehingga dapat mengurangi beban masyarakat. (***)