Doktor Rohmi Beri Ucapan Selamat Pada Atlit Peraih Medali Emas

Bimantika.net Wakil Gubernur NTB DR. Hj Sitti Rohmi Djalillah M. Pd  mengajak seluruh warga masyarakat Nusa Tenggara Barat (NTB) memberikan support pada seluruh atlit NTB di PON Papua.

Dalam Laman Pribadinya, Doktor Rohmi mengajak warga NTB untuk memberikan ucapan selamat atas kegigihan atlet NTB di PON Papua yang sudah mengukir prestasi Gemilang.

” Mari kita ucapkan selamat kepada Tim Futsal NTB yang telah meraih medali perunggu pada PON 20 di Papua” demikian ajak Wagub yang dikenal santun dan ramah ini.

Dirinya cukup bangga, Tim Futsal NTB berhasil membuat sejarah baru, pertama kali lolos Pon dan langsung memproleh medali.

“Seluruh pemain bermain bagus. Semangat juang pemain juga luar biasa. Segala taktik berjalan dengan baik dan pemain cukup disiplin. Alhamdulillah, kita menang atas Tim Futsal Jawa Timur dengan scor 5-1.” Ungkapnya.

Mari kita dukung dan do’akan agar atlet-atlet PON NTB di Papua tetap berprestasi, tetap sehat dan pulang dengan selamat.(***)

Wagub Doktor Rohmi Apresiasi Kiprah IWAPI

Bimantika.net Wakil Gubernur NTB, Dr Hj Sitti Rohmi Djalillah M. Pd memuji kiprah Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) dalam mengembangkan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).

“Kunci bersaing adalah kualitas dan kualitas enterpreneur binaan IWAPI ini top”, ujar Wagub saat membuka IWAPI Trade Fair di Atrium Mall Epicentrum Mataram, Sabtu (02/10).

Wagub mengatakan, pameran produk UMKM IWAPI bertema bela beli produk lokal adalah awal yang baik bagi UMKM khususnya NTB. Dimasa pandemi, UMKM IWAPI jelas memberikan kontribusi bagi ekonomi. (***/KIntb)

Polemik Eksekutif Legislatif Peruncing Masalah

Oleh : Zahruddin HMS, SH”)

Bjmantika.net Menyikapi polemik dan laporan Bupati Bima terhadap bung Edy Mukhlis, S.Sos (anggota DPRD Kabupaten Bima fraksi partai NasDem) melalui kuasa hukumnya ke Polda NTB dapat kami berikan beberapa tanggapan:

1). Langkah yang di ambil oleh pihak kuasa hukum bukan saja memperuncing masalah tetapi semakin mencederai prinsip kesepahaman dan hubungan yang baik antara lembaga DPRD Kabupaten Bima dengan bupati bima.

2). sesungguhnya langkah itu kami nilai tdk efektif dan cermin tidak bijaknya seorang negarawan dalam menyikapi setiap masalah, walaupun bupati dalam hal ini tengah menggunakan haknya sebagai warga negara.

3). Melarikan masalah ini ke pidana bisa dipastikan akan berbenturan dengan amanat UU No. 17/2014 tentang MD3 pasal 224 dan 338 yang mengatur tentang hak berpendapat, hak bertanya dan hak menyatakan pendapat baik di dalam rapat resmi maupun non formal tidak dapat dituntut di hadapan pengadilan sepanjang hal itu menyankut kepentingan publik.


Prinsip itu juga ditegaskan dalam UU 23/2014 tentang penyelenggaraan pemerintahan daerah dan berisi tentang kebebasan berpendapat anggota dewan. Ingat……hak imunitas anggota DPR selalu melekat.

4). Cermin pribadi bijak seyogianya akan lahir dari sosok Hj. Indah damayanti Putri baik sebagai pribadi maupun sebagai bupati agar bisa duduk bersama dalm menyelesaikan problem yang ada.

5). Kemungkinan lain juga di khawatirkan langkah yang ditempuh bung edy Mukhlis akan mendapatkan dukungan dari sesama anggota Dewan yang berasal dari fraksi yang tidak sejalan dengan pemerintah yang berkuasa, naaaah….. jika hal ini terjadi maka menjadi malapetaka bagi kondisi politik daerah,. Ada banyak rahasia dan fakta lain kemungkinan bisa hadir bersamaan.

*) Zahruddin HMS,SH
Pemerhati pembangunan dan pemerintahan

Polres Bima Kota Bagi-bagi Helm Saat Operasi Patuh Rinjani

Bimantika.net Kota Bima_ Luar Biasa, Polres Bima Kota di bawah kendali Kapolres AKBP Henry Novika Candra, S.I.K., MH memiliki gebrakan baru dalam melakukan sebuah operasi Patuh Rinjani 2021.

Operasi Patuh Rinjani yang digelar oleh Polres Bima Kota sepertinya ada pemandangan lain, tidak seperti biasanya operasi lalu lintas kebanyakan yang dilakukan kebanyakan pihak kepolisian selama ini.

Nampak pandangan berbeda itu saat Polres Bima Kota Gelar Operasi Patuh Rinjani Sabtu 2 September 2021.

Bukan saja penertiban dan menjaring pengendara yang melanggar aturan berlalulintas sebagaimana biasanya, akan tetapi Operasi Patuh Rinjani mengedepankan ajakan warga untuk sadar Vaksinasi di era Pandemi Covid-19 ini.

Kapolres Bima Kota AKBP Henry Novika Candra, S.I.K., MH melalui Kasat Lantas Iptu Risqi Adrian Eka Kurniawan, berbagi helm pada para pengendara yang tidak menggunakan Helm.

“Sengaja kami memprogramkan pembagian Helm gratis pada pengendara, agar mereka menjadi Pioneer kepatutan dalam berlalu lintas serta taat aturan,”ujarnya.

Pihak Polres Bima Kota melalui Kasat Lantas benar-benar berharap pada para pengendara, selalu mematuhi aturan berlalulintas. Sebab itu penting demi keselamatan saat berkendara.

Program Bagi-bagi Helm oleh Polres Bima Kota merupakan arahan dan perintah serta binaan dari Kapolres Bima Kota.

”Ini semua atas arahan dan binaan bapak Kapolres,” ungkap Kasi Humas Polres Bima Kota. (***)

Wagub Rohmi Sebut NTB Punya Fasilitas Olah Limbah B3

Foto : Wakil Gubernur NTB Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah

Bimantika.net NTB punya fasilitas pengolahan limbah B3 sendiri loh, Sobat Gemilang.. Jadi tidak perlu lagi mengirim ke luar daerah.

Agar bisa beroperasi dengan maksimal, Wakil Gubernur NTB Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah, meminta fasilitas dan infrastruktur pendukung kelancaran operasionalisasi Pengelolaan Limbah Bahan Beracun Berbahaya (B3) Buwun Mas, Kecamatan Sekotong, segera dibenahi.

“Sehingga pada Oktober nanti, operasional pabrik bekerja maksimal dan kontinyu,” kata Wakil Gubernur pada Wakil Gubernur NTB Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah, pasca rapat operasionalisasi pengelolaan Limbah B3 dan Pengelolaan TPA Kebon Kongok (28/9/2021) di Ruang Rapat Anggrek Kantor Gubernur NTB. (***)

Gubernur Zul Beri Beasiswa Presiden Mahasiswa STIE Yapis dan Janji Tuntaskan Sinyal Nangakara

Bimantika.net Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah berjanji akan segera menyelesaikan permasalahan lemah sinyal di Desa Nangakara, Kecamatan Pekat Kabupaten Dompu.

Bersama Kabupaten Dompu dan Stakeholder terkait, lemah sinyal akan diatasi agar pelayanan kesehatan, pendidikan dan berbagai pelayanan masyarakat lainya bisa lebih baik.

Selain itu, dalam silaturahimnya dengan warga, Gubernur NTB juga langsung menawarkan beasiswa kepada salah satu mahasiswa yang hadir setelah mampu berbahasa inggris dengan baik.

“Alhamdulillah kami hadir bersama jajaran. Untuk permasalahan sinyal akan di selesaikan oleh Dinas Kominfotik, dan untuk Beasiswa bisa langsung setelah ini ngobrol dengan Karo Kesra yang hadir ya” jawab Bang Zul memberikan solusi atas pertanyaan – pertanyaan warga Nangakara, Jum’at (1/10).

Fitria, mahasiswa STIE Yapis Dompu yang diberikan beasiswa oleh Gubernur NTB mengaku sangat bangga sekaligus kaget.

“Alhamdulillah diberikan apresiasi oleh Gubernur berupa beasiswa, sangat luar biasa dan sangat bangga” ucap Fitria yang juga merupakan Presiden Mahasiswa di kampusnya ini.

“Saya mewakili teman-teman mengucapkan terima kasih, semoga Pak Gubernur senantiasa diberikan kesehatan dan umur panjang agar terus memberikan yang terbaik untuk NTB” doa Dara Dompu ini.

Gubernur NTB sebelumnya dalam rangkaian kunjungan kerjanya juga telah mengunjungi Desa Calabai, Desa Oi Bura, Desa Kesi, Pulau Satonda hingga Desa Bajo Pulo – Sape di ujung NTB. (***)

NTB Bakal Jadi Kebun Kurma Terbesar di Indonesia

Bimantika.net Ketua TP PKK Provinsi NTB, Hj. Niken Saptarini Widyawati Zulkieflimansyah merasa optimis bahwa Provinsi NTB akan menjadi pusat perkebunan kurma di Indonesia.

Hal itu terbukti setelah komunitas kurma berhasil membudidayakan berbagai jenis pohon kurma hingga dapat berbuah lebat dan memiliki rasa yang manis layaknya buah kurma dari negara-negara timur tengah.

“Budidaya kurma akan terus kita dikembangkan. Dan kita berharap NTB akan jadi pusat perkebunan kurma di Indonesia,” harap Bunda Niken saat mengikuti acara Panen Kurma di Desa Kayangan Kabupaten Lombok Utara, Jumat (01/10).

Bunda Niken sapaan akrabnya, mengakui bahwa ini merupakan pertama kali masyarakat bisa melihat secara langsung bagaimana buah kurma dipetik dan dinikmati di tanah sendiri. Tentu potensi perkebunan kurma memberi harapan bagi masyarakat untuk terus mengembangkan budidaya kurma di seluruh wilayah NTB.(KominfostikNTB//***)

Pola Humanis Kapolres Bima Ajak Masyarakat Parado Sukarela Serahkan Senpi Rakitan

Foto : Salah Seorang Warga Secara Sukarela Serahkan Senjata Api Rakitan setelah adanya himbauan secara humanis oleh Kapolres Bima Kabupaten AKBP Heru Sasongko, S.I.K.,

Bimantika.net Luar biasa pola dan cara pihak Polres Bima Kabupaten dalam rangka mengedukasi warg di wilayah hukumnya.

Kepala Kepolisian Resort Bima Kabupaten AKBP Heru Sasongko S.I.K., langsung menyambangi Warga masyarakat di wilayah hukumnya untuk mempererat tali silaturahim antara pihak kepolisan Dengan Masyarakat Kecamatan Parado Kabupaten Bima.

“Dalam kunjungan untuk kali pertamanya semenjak di sertijab menjadi kepala kepolisian resor bima Kabupaten yang menggantikan AKBP Gunawan, S.I.K,. Yang saat ini menjabat Sebagai Wadirkam Intel Polda NTB” terang Kasi Humas Polres Bima Kabupaten Iptu Adib Widayaka melalui laporan Tertulis resminya.

Kapolres Bima mengajak seluruh lapisan Masyarakat Kecamatan Parado Agar mendukung tugas kepolisian dalam memelihara serta menjaga keamanan dilingkungan desa masing-masing.

Karena dengan adanya partisipasi masyarakat insyaallah akan tercipta situasi kantibmas yang kondusif.

Lebih Lanjut Kapolres menghimbau dan berharap, agar kecamatan Parado ini tetap dalam keadaan aman,

“Saya selaku kapolres Bima meminta bagi masyarakat yang menguasai dan memilki Senjata Api rakitan agar dapat menyerahkan secara sukarela melalui pemerintah Desa, Pemerintah Kecamatan dan Polsek Parado, bagi masyarakat yang menyerahkan secara sukarela tidak akan kami proses hukum, tetapi kalau kedapatan oleh kepolisian saat patroli atau Kegiatan kepolisian lainya ada masyarakat yang membawa dan memiliki senjata rakitan Pihaknya akan menindak Tegas tentunya sesuai dengan Hukum yang berlaku” Demikian ujar Adib mengutip pernyataan Kapolres.

Kapolres Bima AKBP Heru Sasongko, S.I.K juga mengingatkan kepada Seluruh masyarakat kecamatan Parado, apabila ada hal-hal yang berkaitan dengan pelanggaran hukum yang terjadi agar melaporkan ke pihak kepolisian dan menyerahkan sepenuhnya kepada pihak kepolisian dalam penyelesaian secara hukum yang berlaku.

“Hindari main hakim sendiri agar permasalahan tidak melebar sampai terjadinya konflik antar kampung maupun kelompok” imbuhnya.

Sementara itu kapolsek Parado IPTU Nazarudin Menindak lanjuti Atensi Kapolres Bima saat kunjungan kerja di Polsek Parado pada hari rabu tanggal 01 september dan silaturrahmi dengan masyarakat Desa Rato kecamatan Parado, pihaknya memerintahkan bhabinkamtibmas di masing-masing desa binaannya tetap melakukan pendekatan dan memberikan himbauan kepada masyarakat yang merasa menguasai atau memiliki agar taat hukum serta bersedia menyerahkan secara sukarela senpi rakitan ke Pihak Kepolisian Polsek Parado.

“Alhamdulillah Dari hasil silaturrahim yang dirangkaikan dengan himbauan kamtibmas oleh Kapolres Bima pada hari rabu tanggal 01 September 2021 Camat Parado meneruskan himbauan kepada masyarakat di semua Desa di kecamatan Parado sehingga pada hari selasa tanggal 07 september 2021 pukul 19.00 wita, masyarakat Desa Kanca Abdullah menyerahkan satu pucuk senpi rakitan laras pendek kepada kepala Desa Kanca setelah itu Kades bersama pemilik menghubungi Kapolsek untuk menyerahkan senpi rakitan tersebut” ucapnya.

“Setelah itu tepatnya Hari Rabu, tanggal 29 September 2021,Sekira pukul 10.45 wita, bertempat di Kantor Polsek Parado Kapolres Bima AKBP Heru Sasongko S.I.K,. menyerahkan Senpi Rakitan tersebut kepada Agen Intelejen Kepolisian Utama Tk. III, Bpk AKBP H. Joseph Ananta Pinora, S.I.K,, M. Si untuk dimusnahkan” ujar Adib. (***)

Bagaimana Jejak Mbojo Mantoi ? Ayo Ke Museum Asi Mbojo

Bimantika.net Pembukaan tirai oleh Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri SE (IDP) yang didampingi para Asisten dan Kepala Perangkat Daerah dan kepala museum Asi Mbojo menandai pembukaan Pameran Museum 2021 yang mengambil tema “Mbojo Mantoi, Jejak Peradaban Bima”.

Pameran tersebut menampilkan berbagai warisan budaya Bima tempo dulu di arsitektur, ornamen, naskah, teknologi tradisional dengan etnografi penyajian pameran juga dalam bentuk poster tentang warisan kebudayaan Bima yang akan berlangsung selama tiga hari mulai tanggal 1 sampai 3 Oktober 2021.

Pada Kesempatan tersebut, Bupati juga menandatangani prasasti “Monumen Kasipahu” yang menandai pembubaran Angkatan laut (Pabise) Kesultanan Bima pada masa pemerintahan Sultan Abdullah 1854-1868.

Juga Prasasti Monumen Temba Ompu Toi (pejabat urusan dalam istana) yang berlokasi di di sisi selatan Istana Kesultanan Bima. Temba Ompu Toi dibuat pada masa pemerintahan Sultan Muh. Salahuddin 1915-195.

“Ayo Ke Museum Asi Mbojo, Lestarikan Peradaban Budaya Bima” (***)

Hari Ke-11 Operasi Patuh Rinjani 2021, Pelanggar Didominasi Roda Dua

Bimantika.net memasuki hari ke 11 operasi patuh rinjani 2021 yang dilakukan secara serentak seluruh Indonesia, sat lantas polres Bima Kabupaten menggelar operasi di perbatasan antara Kota Bima dan Kabupaten Bma.

Operasi itu bersama dinas perhubungan kabupaten bima, dispenda kabupaten bima serta dari Sub Den POM-AD Bima, Jum,at (1/10/2021).

Dari hasil Operasi tersebut pelanggar masih di dominasi oleh para pengendara roda dua seperti tidak menggunakan alat pelindung kepala (helm), tidak membawa surat tanda kepemilikan kendaraan (STNK) Serta surat ijin mengemudi (SIM).

Bahkan plat nomor polisi (No Pol) sedangkan kesadaran masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan sudah mulai meningkat.

Sementara itu salah satu pengendara usai dilakukan pemeriksaan Kelengkapan surat-surat kendaraan oleh petugas mengatakan bahwa operasi patuh Rinjani sangat baik.

Dia juga mengapresiasi cara-cara petugas sat lantas dalam menjalankan tugasnya tugasnya.

“saya pribadi mengatakan Humanis, dan luar biasa ramahnya para petugas Polantas” ujar salah satu karyawan itu.

Lebih lanjut dia menghimbau kepada para pengguna jalan selain mematuhi peraturan dalam berlalulintas juga dengan melengkapi surat –surat kendaraan untuk meminimalisir jatuhnya korban jiwan ketika terjadi kecelakaan ujarnya.

‘’Seperti sekarang saya di stop dengan sangat santun saya menunjukan kelengkapan surat-surat kendaraan dan tidak ada masalah ko ngapain kita takut dan kalau kita mengendarai kendaraan kita harus melengkapi dan mematuhi aturan berlalulintas ucapnya. (***)