Kelas Dewasa, Jayanta Milik Syamsuddin Warga Biasa di Oi Fo’o Juara 1

Bimantika.net Arena Pacuan Kusa SambinaE yang berlokasi di Kelurahaan SambinaE Kecamatan Mpunda kota Bima mengisahkan banyak hal setelah laga Final Rabu kemarin 13 Oktober 2021.

Kisah Kuda yang Namanya JAYANTA selalu memberikan cerita-cerita mengejutkan dalam setiap even Pacuan Kuda.

JAYANTA.pemiliknya Bukan Pengusaha Dan Bukan Pejabat atau Publik Figur.

Harga Kuda Pacu Jayanta.Bukan Puluhan Atau Ratusan Juta, Harganya biasa-biasa saja terjangkau oleh keuangan rakyat pada umumnya.

Jayanta Lahir Di Pegunungan Kelurahan Oi’ Foo Dari Kecil Dia Menyatu Dengan Suasana Alam yang ada di Oi Fo’o

Jayanta Adalah Kebanggaan Bagi keluarga Besar Oi Fo’o Dan Hari Rabu Final kemarin Kembali JAYANTA Membuktikan Dan Mempertahankan Kembali Namanya Menjadi Sang Jawara.

Dan menjadi Sang Juara Finalis Perebutan Bendera No.1 Di Kelas B Dewasa.(***)

Dikes Kota Bima Serahkan Laporan Penggunaan Dana Covid-19 Ke Datun Kejari

Bimantika.net pada hari Rabu 13 Oktober 2021 pihak Dinas Kesehatan Kota Bima menyerahkan data penggunaan Dana Covid-19 ke pihak Kejaksaan Negeri Raba Bima.

Penyerahan laporan penggunaan dana covid-19 dikes kota bima semester pertama diserahkan kepada Kasi Perdata dan Tata Usaha (Datun) di kantor Kejaksaan Negeri Raba Bima.

Penyerahan laporan penggunaan dana covid-19 tersebut diserahkan langsung oleh Ibu Zaitun selaku PPK Khusus Belanja Covid-19 Tahun Anggaran 2021.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bima Drs. H. Azhari, M. Si yang dikonfirmasi media Online Bimantika pada hari Kamis 14 Oktober 2021 menyebutkan bahwa penyerahan laporan dana penggunaan keuangan Covid-19 itu adalah bentuk transparansi dan MoU dengan Kejaksaaan Negeri Raba Bima.

Menurutnya bahwa dalam penggunaan anggaran Covid-19, Pihak Dinas Kesehatan Kota Bima menandatangani sebuah kesepakatan dengan Aparat Penegak Hukum (APH) dalam hal ini institusi Kejaksaan.

“Dalam hal ini Adalah Dikes MoU dengan Kejaksaan sebagai bentuk tanggung jawab kami dalam sebuah kesepakatan dalam hal pengawasan secara ekstra ketat oleh Polisi dan Jaksa” ungkap Azhari.

Memorandum of Understanding atau yang dikenal dengan MoU menurut Azhari adalah sebuah kesepakatan dalam hal Aparat Penegak Hukum Selalu standby dalam hal pengawasan secara ketat penggunaan dana khusus Covid-19.

“Kami juga pihak Dinas Kesehatan tidak serta merta dalam mengelola penggunaan Dana Covid-19, melainkan ada APH yang setiap saat mengontrol sebagaimana dalam MoU penggunaan Dana Covid-19, dalam hal ini Pihak Kejaksaan” ungkap Azhari. (***)

Pelaku Pembacokan di Ragi Diringkus Polisi, Dianggap Gangguan Jiwa

Bimantika.net Kasus kekerasan kembali terjadi di wilayah hukum Polres Bima Kabupaten.

AM (13) pelajar asal Desa Ragi Kecamatan Palibelo Kabupaten Bima, terkapar tak berdaya akibat luka robek di bagian kepalanya, (11/10/2021). Korban dilarikan ke Pusat Kesehatan Masyarakat (PKM), kemudian di rujuk ke RSUD Bima untuk mendapat perawatan yang intensif.

Kapolres Bima, AKBP Heru Sasongko SIK, melalui Kasi Humas, Iptu Adib Widayaka menyampaikan, pembacokan terhadap seorang pelajar berinisial AM (13) yang dilakukan oleh terduga SR (20), di Desa Ragi tersebut terjadi sekira pukul 16.30 Wita.

Iptu Adib memaparkan, berdasarkan keterangan saksi berinisial AA (L/14) kepada polisi, sebelum kejadian sekira pukul 16.20 Wita, korban terlihat sedang duduk di atas motor di halaman rumah pelaku di RT 04 RW 02 Desa Ragi, sambil memainkan game di handphonenya.

“Setelah mendengar teriakan korban, saksi langsung mendatanginya, namun setibanya pada sumber suara, saksi melihat korban dalam posisi tergeletak di tanah dengan luka robek di bagian tengah kepala, akan tetapi pelaku sudah tidak ada di TKP,” tutur Adib.

Lebih lanjut Adib mengatakan, pelaku sendiri bersama barang bukti sebilah parang, akhirnya berhasil diamankan keluarga korban bersama personil Sub Sektor Palibelo dan langsung diserahkan ke Mako Polres Bima, pada pukul 16.30 Wita.

Terkait motif, Adib menyatakan belum jelas. Namun, imbuhnya, berdasarkan keterangan dari keluarga pelaku dan warga Desa Ragi, pelaku mengalami gangguan jiwa.(**)

Bupati IDP Hibur Anak-anak Korban Kebakaran Sape

Bimantika.net Suasana riang tampak ditenda pengungsian sementara warga terdampak kebakaran di RT 11 dan RT 12 Desa Naru Barat Kecamatan Sape Rabu (13/10) saat Bupati Bima Hj.Indah Dhamayanti Putri SE (IDP) berbaur dengan anak-anak sekolah dan warga.

Kehadiran orang nomor satu di Kabupaten Bima tersebut secara khusus melakukan “Trauma Healing” sebuah upaya penyembuhan setelah trauma yang dilakukan agar anak bisa terus melanjutkan hidup tanpa bayang-bayang kejadian kepada anak-anak korban Kebakaran di desa Naru Barat – Sape.

Bupati Bima didampingi Kadis Dikbudpora Zunaidin HI S.Sos, MM, Kadis Sosial Sirajudin AP MM dan Camat Sape M. Akbar SP. Dalam tenda tersebut anak-anak diajak bercerita, bernyanyi dan berdoa.

Khusus bagi anak-anak korban Kebakaran, Pemerintah Kabupaten Bima melalui Dikbudpora memberikan bantuan uang senilai Rp 24 Juta, 62 seragam SD , 60 seragam SMP, 60 lusin buku dan 170 batang pulpen.

Bantuan lainnya berupa 3,5 ton beras, 4 pick up pakaian layak pakai, 2 pick up alat masak, 3 dus 100 susu, 2 dus snack ringan dan beragam bantuan lain yang diserahkan Bupati di Posko lapangan setempat .

Selain itu, BAZNAS Provinsi NTB juga hadir dan memberikan sumbangan sebanyak Rp.15 juta bagi para korban terdampak kebakaran.

Pada kunjungan tersebut, Camat Sape M. Akbar SP menyampaikan, seluruh donasi dari seluruh donatur akan di transfer ke rekening peduli kebakaran Naru Barat yang telah dibuat. (***)

Kades Dena Madapangga Peduli Korban Kebakaran Sape

Bimantika.net Peduli terhadap musibah kebakaran yang melanda rumah warga di Desa Naru Barat Kecamatan Sape Kabupaten Bima yang terjadi pada beberapa hari lalu, Pemerintah Desa Dena dibawah kepemimpinan Abdul Haris, HMS kepala desa dena tidak ketinggalan melakukan gerakan aksi sosial kemasyarakatan.

Kades Dena melalui penggalangan bantuan di warga masyarakat desa dena yang senantiasa dibantu oleh ketua RT untuk melakukan membantu penggalangan bantuan bagi korban yang terdampak kebakaran di Desa Naru Barat, Demikian ungkap Abdul Haris, HMS pada media ini (13/10/2021)

Dalam rangka penggalangan bantuan tersebut Abdul Haris yang dikonfirmasi langsung media ini mengatakan bahwa gerakan aksi sosial kemasyarakatan melalui penggalangan bantuan tersebut adalah sebagai bentuk kepedulian kita sesama terhadap saudara, keluarga, atau warga masyarakat di desa naru barat yang terdampak kebakaran. Kata Kades.

Kepala Desa Dena Kecamatan Madapangga Kabupaten Bima Abdul Haris HMS

Sementara itu Kades Dena Abdul Haris menyampaikan ucapan terimakasih Kepada Ketua RT yang telah ikut berpartisipasi membantu meluangkan waktu melakukan gerakan penggalangan bantuan.

Dan kepada warga masyarakat kami segenap pemerintah desa dena menyampaikan terimakasih yang sangat mendalam atas bantuannya untuk warga yang dilanda kebakaran dan terdampak kebakaran di desa naru barat. (Yadin)

Kelas TK, “Layar Sentuh” Milik Ketua PBB Kota Bima Juara 1

Bimantika.net Rabu 13 Oktober 2021 final pacuan kuda yang diselenggarakan di Lapangan Pacuan Kuda SambinaE di Kelurahan SambinaE Kecamatan Mpunda Kota Bima.

Dilaga Final Khusus Kelas TK, Kuda Pacu dengan nama Layar Sentuh milik Ketua DPC PBB Kota Bima mengungguli kuda pacu lainnya sehingga keluar menjadi Sang Juara di Kelasnya.

Syamsuddin, S. Sos Ketua DPC Partai Bulan Bintang Kota Bima merasa bangga dengan performance Kuda Pacuan miliknya.

“Alhamdulillah berkat doa dan dukungan masyarakat Jatiwangi dan Jatibaru, layar sentuh bisa tampil dengan maksimal sehingga tampil menjadi juara 1 dikelas TK” ungkap Syam sapaan akrabnya.

Walau demikian ia memilki masukan-masukan positif untuk urusan pacuan kuda terkait dengan laga, sarana dan prasarana arena Pacuan kuda.

Menurutnya terkait dengan arena pacuan kuda sangat strategis sekali lokasi nya, karna hampir pemilik kuda pacuan punya warga kota Bima.

Mengurutnya tinggal arena dipoles yang indah terutama pemagaran keliling bagian luar, sehingga penonton tidak berkerumun di jalur larinya kuda.

“Kerumunan jalur arena tempat larinya kuda akan berdampak pada kuda dan juki” ujarnya.

Masih menurut Syam, Pada saat kuda lari keamanan harus betul-betuk diperhatikan dan penonton jangan sampai memukul kuda yang sedang berlomba berdampak jatuhnya joki.

“Kedepan pada saat pendaftaran pemilik kuda harus buat surat pernyataan, apabila memukul kuda oleh pemilik dan pendukung kuda di diskualifikasi” harapnya. (***)

Singkirkan 5 Kuda lainnya, Putri Melayu Kuda Pacu Milik Umi Elly Juara 1

Bimantika.net Hari ini Rabu 13 Oktober adalah laga final pacuan kuda yang di gelar di lapangan pacuan kuda SambinaE yang berlokasi di Kelurahan SambinaE Kecamatan Mpunda Kota Bima.

Dalam laga final khusus di kelas Tunas C ada 6 Kuda Pacu yang masuk final.

Ke enam kuda pacu itu adalah menempati ban masing-masing di garis star.

Ban 1 Ditempati oleh kuda milik Ir. Nggempo Kepala Dinas PUPR Kabupaten Bima.

Ban 2 ditempati oleh kuda milik Lalu Aladin Sofia Bogor.

Ban 3 di tempati oleh Kuda milik Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML).

Ban 4 ditempati oleh kuda milik Hj. Elly Alwaini Istri Walikota Bima.

Ban 5 ditempati oleh Kuda milik Permadi Warga Kelurahan SaraE Kecamatan RasanaE Barat Kota Bima

Dan ban 6 ditempati oleh kuda miliki oleh Toko Super Abadi Kota Bima.

Saat star ke enam kuda melaju kencang dengan persaingan yang sangat ketat.

Putri Melayu Kuda Milik Hj. Elly Alwaini saat star menempati urutan hampir terakhir, namun setelah melewati setengah putaran lintasan Putri Melayu melambung lima kuda pacu lainnya

Setelah sesaat melambung ke lima kuda pacu lainnya Putri Melayu pun makin melaju kencang hingga berposisi sebagai juara 1 di kelas Tunas C.

Sorak sorai pendukung “putri melayu” pun menggambarkan rasa bangga dan bahagia bagi pemilik dan penggemar kuda di Arena Pacuan Kuda SambinaE.

Hasil akhir di kelas Tunas C Juara 1 di raih oleh Putri Melayu milik Umi Elly, Juara 2 Kastom milik Ir. Nggempo, juara 3 Bunga Kapas Milik Permadi, Juara 4 milik Toko Super Abadi, Juara 5 Permisi milik Lalu aladin dan juara 6 Primadona Milik Walikota Bima.

Primadona sebenarnya ada di posisi nomor 2, namun sang joki cilik jatuh dari kuda tunggangannya. (***)

Kebakaran di Naru Barat Sape, Kisaran Kerugian Rp 2,1 Milyar

Bimantika.net Pasca terjadinya bencana kebakaran yang melanda dua RT di Desa Naru Barat Kecamatan Sape Minggu (10/10) lalu Tim terpadu yang dikoordinasikan oleh BPBD Kabupaten Bima merilis perkiraan kerugian akibat musibah tersebut.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Pelaksana BPBD kabupaten Bima M.Chandra Kusuma AP Selasa (12/10) memaparkan, perkiraan nilai kerugian mencapai Rp. 2,1 Milyar.

Mengacu pada hasil pendataan oleh Tim, sebanyak 65 rumah dan 1 mushala terdampak. Dari jumlah tersebut, sebanyak 34 rumah berada di RT 11 dan 31 rumah berada di RT 12. Sejumlah rumah tersebut dihuni oleh 79 kepala keluarga, 205 anggota keluarga dan 284 jiwa.

Dari 65 rumah tersebut, sebanyak 2 unit rumah 16 tiang, 44 rumah 12 tiang, 6 unit rumah 9 tiang dan 13 unit rumah tembok hangus terbakar. Ditilik dari tingkat kerusakan, sebanyak 48 unit rumah mengalami kerusakan berat dan 17 unit rumah rusak sedang. Dugaan kebakaran berawal dari korsleting arus listrik. Jelas Chandra. (***)

Kades Rade Madapangga Serahkan Bantuan Korban Kebakaran Naru Barat Sape

Bimantika.net Kepala Desa Rade Kecamatan Madapangga Kabupaten Bima dan aparatnya hari ini Rabu 13 Oktober 2021 memberikan bantuan secara langsung untuk Korban Kebakaran di Desa Naru Barat Kecamatan Sape Kabupaten Bima.

Kepala Desa Rade Atfah, S. Pdi dan Perangkat BPD serta Persatuan Pemuda Rade benar-benar menunjukkan rasa pedulinya pada sesama yang sedang mengalami musibah kebakaran yang melanda 65 rumah warga rata dengan tanah.

Anggota BPD Desa Rade Kecamatan Madapangga, Deden Supriadin, S. Pd menyebutkan bahwa hasil penggalangan Bantuan buat Keluarga Desa Naru Barat Kecamatan Sape korban kebakaran berupa uang 600 ribu, pakaian 4 karung, beras 1 karung khusus bantuan yang terkumpul di dusun Rade Bou.

Kepala Desa Rade, Atfah, S. Pdi membeberkan secara keseluruhan bantuan yang terkumpul dari 4 dusun se Desa Rade Kecamatan Madapangga Kabupaten Bima beras sebanyak 4 Karung, uang sebanyak 3,2 juta, dan pakaian layak pakai 27 karung. (***)

Walikota HML Turun Langsung Lokasi Kebakaran Sape Bawa Bantuan

Bimantika.net Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML) turut berduka cita yang mendalam terhadap korban kebakaran warga Desa Naru Barat Kecamatan Sape Kabupaten Bima.

Rasa duka mendala dan Keprihatinan walikota HML pun bukan sekedar ucapan bela sungkawa melainkan ikut turun langsung dalam mengantarkan bantuan.

Prihatin dan turut berduka nya Atas Musibah Kebakaran Sape tersebut Walikota HML Gelontorkan 1,7 ton Beras Dan Ratusan Paket Bantuan Lainnya

Walikota HML memberikan secara resmi Bantuan Untuk Warga Terdampak Musibah Kebakaran Desa Naru Barat Kecamatan Sape.

Musibah kebakaran hebat yang menimpa 65 rumah di Desa Naru Kecamatan Sape masih menjadi perhatian berbagai pihak bajk pemerintah maupun swasta.

Tak terkecuali Walikota Bima, sebagai Kepala Daerah tetangga secara geografis letaknya dekat dengan lokasi bencana tersebut.

Rabu 13 Oktober 2021 sekira pukul 10.00 wita Walikota HML mengelontorkan bantuan dari Pemkot Bima.

Secara resmi HML memobilisasi jajarannya agar sigap membantu kebutuhan mendasar dari warga terdampak kebakaran. (***)