Kuasai Narkoba, Dua Warga Dompu Ditangkap Polisi

Bimantika.net Dompu NTB Pemberantasan narkoba di Wilayah Hukum Polres Dompu terus menerus tanpa henti, Sat Resnarkoba Polres Dompu tidak tanggung tanggung seperti halnya kemarin siang. Kamis (28/10/2021) pukul 12.00 wita Sat Resnarkoba lakukan penangkapan terhadap terduga memiliki, menyimpan dan menguasai Narkotika Golongan I Bukan Tanaman Jenis SHABU.

Berawal dari laporan informasi masyarakat bahwa di salah satu rumah bertempat di Lingkungan Bali barat, Rt : 002, Rw:002, Kelurahan Bali, Kecamatan Dompu, Kabupaten Dompu. Bahwa ada dua orang laki-laki yang menguasai narkotika jenis shabu-shabu,

Menindak lanjuti informasi tersebut tim opsnal yang di pimpin KBO satresnarkoba IPDA RAHMADUN SISWADI, S.H. yang di back up tim PUMA Polres Dompu. Melakukan pantauan di sekitar rumah yang di maksud.

Setelah di lihat ada gerak-gerik mencurigakan tiem opsnal langsung melakukan upaya penangkapan terhadap kedua orang terduga tersebut yang berinisial AR dan SK tersebut.

Kasat Resnarkoba Polres Dompu Ipu Ramli, SH melalui Kasi Humas Polres Dompu Ipda Akhmad Marzuki mengatakan penangkapan AR (30 Tahun) alamat : Lingk. Swete barat, Rt :10 002, Rw:005 kelurahan Bali, Kecamatan Dompu, Kabupaten Dompu dan SK (28 Tahun) alamat: Lingkungan Bali barat, Rt : 002, Rw:002, Kelurahan Bali, Kecamatan Dompu, kabupaten Dompu.

Kasat Narkoba Polres Dompu Iptu Ramli, SH melalui Kasi Humas Polres Dompu Ipda Akhmad Marzuki mengatakan bahwa benar telah dilakukan penangkapan terhadap tersangka AR (38 tahun) dan SK (28 Tahun) yang sama-sama beralamatkan Lingkungan Bali barat, Rt : 002, Rw:002, Kelurahan Bali, Kecamatan Dompu, kabupaten Dompu.

“AR dan NK kami lakukan penangkapan di rumahnya, pada saat dilakukan penangkapan AR dan SK sempat ingin melarikan diri akan tetapi dengan kesigapan Tim berhasil menangkap dan menggeledah rumah terduga”,ujar Kasi Humas Polres Dompu Ipda Akmad Marzuki.

Dari hasil penggeledahan tersebut berhasil diamankan barang bukti berupa 1 (satu) buah kotak rokok marlboro merah yang di dalamnya berisi 1 (satu) lembar plastik klip transparan yang di dalamnya berisi kristal bening yang di Duga narkotika jenis shabu-shabu,

1 (satu) lembar plastik klip transparan yang di dalamnya berisi 4 (empat) Gulung plastik klip transparan yang di dalamnya berisi kristal bening yang di duga narkotika jenis shabu-shabu,

1 (satu) lembar plastik klip transparan yang di dalamnya berisi 10 (sepuluh) Gulung plastik klip transparan yang di dalamnya berisi kristal bening yang di duga narkotika jenis shabu-shabu, 1 (satu) senjata api rakitan,

1 (satu) buah gunting, 1 (satu) bundel plastik klip transaparan, 1 (satu) buah selongsong, 1 (satu) buah bong (alat hisap), 1 (satu) buah tutup botol yang sudah di modif, 1 (satu) buah dompet warna coklat, 3 (tiga) buah korek api yang sudah di modif, 1 (satu) buah parang, dan uang tunai Rp. 13.000,00- (tiga belas ribu rupiah).

“Dari hasil tersebut akan dilakukan pengembangan lebih dalam denga tujuan agar mengetahui barang-barang yang ada ditangan pelaku dari mana asalnya”, tuturnya.

Selanjutnya kedua pelaku tersebut di bawa ke Mapolres Dompu guna dilakukan penyelidikan Lebih lanjut.

Total keseluruhan barang bukti SHABU-SHABU :
Berat brutto. : 7.15 gram
Berat netto. : 1.45 gram (***/hpd)

DPMD – KOMPAK Adakan Lokakarya Juknis Dana Insentif Desa

Bimantika.net Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bima bekerjasama dengan Program Kolaborasi Masyarakat dan Pelayanan untuk Kesejahteraan (KOMPAK) NTB (28/10) menggelar Lokakarya Pembahasan Petunjuk Teknis (Juknis) Penilaian Kinerja Desa Dana Insentif Desa (DINDA) tahun 2021 di Gedung PKK Kabupaten Bima.

Bupati Bima yang diwakili Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra H. Putarman SE, yang sekaligus menjadi narasumber mengatakan, dalam beberapa tahun terakhir, angka kemiskinan Kabupaten Bima berada pada kisaran 14 persen. Mudah-mudahan insentif dana DINDA ini bisa menjadi salah satu solusi bagi pengurangan angka kemiskinan.

Namun demikian lanjut mantan Kepala DPMDes Kabupaten Bima ini, sinergi harus dibangun mulai dari tingkat desa, kabupaten hingga provinsi dengan mengacu kepada rencana strategis dan dokumen perencanaan lainnya.

“Lokakarya ini penting untuk membahas bagaimana indokator dibahas secara seksama karena tidak mungkin membiayai dana DINDA pada 191 Desa itu. Karena itu penting menentukan kriteria dan indikator yang bisa memastikan desa mana saja yang memenuhi syarat”. Tandasnya.

Sebelumnya, Koordinator KOMPAK Provinsi NTB Lalu Anja Kusuma mengatakan, implementasi dana insentif desa merupakan inovasi kebijakan fiskal yang digagas oleh Pemkab Bima dan didukung penuh oleh KOMPAK sudah berjalan sekitar tiga tahun lebih dan hasilnya sangat membanggakan.

“Telah terjadi perbaikan tata kelola perencanaan dan penganggaran di desa persentasi desa yang menyelesaikan APBDes tepat waktu semakin banyak. Capaian ini tidak lepas dari peran Tim Pembina Teknis Pemerintah Desa (PTPD) yang memberikan bimbingan teknis kepala desa agar mampu menyusun APBD sesuai aturan dan tepat waktu”.

Lokakarya hari ini menjadi sangat penting untuk melihat kembali apakah petunjuk teknis masih relevan atau tidak dan melakukan revisi poin-poin yang tidak perlu. Terang Anja.

Terkait pelaksanaan kegiatan, District Coordinator KOMPAK Bima Asrullah Lukman memaparkan, beberapa indikator penilaian mencakup tata kelola perencanaan dan keuangan desa serta tata kelola pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat desa.

Lokakarya sehari ini dilakukan secara tatapmaya (virtual) untuk narasumber Kementerian Keuangan, KOMPAK Pusat dan Provinsi. Sedangkan tatapmuka (offline) dengan mengundang lima orang Kepala Perangkat Daerah dan Kabid dan Kepala Seksi terkait, Camat dan Pembina Teknis Pemerintah Desa (PTPD) Bolo, Lambu, Woha, PTPD Palibelo, Wera dan lima orang Kades perwakilan lima kecamatan tersebut.

Usai sesi pembukaan dilanjutkan dengan diskusi panel yang dipandu oleh Kabid Perencanaan Sosial Budaya Bappeda Raani Wahyuni ST MT M.Sc.

Panelis Kementerian Keuangan mengulas arah kebijakan dana desa dan penilaian kinerja desa sebagai syarat penentuan alokasi kinerja desa.

Selanjutnya Kepala DPMD Kabupaten Bima Tajudin SH, M.Si memaparkan kebijakan, prioritas dan arah pembangunan di desa dalam mendukung kinerja RPJMD serta narasumber lainnya yang juga Kabid Pemberdayaan Masyarakat Desa El Faisal SE, MM membahas pedoman teknis penilaian kinerja desa. (***/hkb)

Dua Residivis Spesialis Curanmor Diringkus Tim Puma Polres Bima

Bimantika.net Kerja keras Tim puma Polres Bima Kabupaten dibawah Kendali Kapolres AKBP Heru Sasongko, S.I.K kembali Berhasil mengungkap dan meringkus dua kawanan spesialis pencurian kendaraan bermotor (curanmor)

Kedua spesialis Curanmor itu kerap sangat meresahkan masyarakat di wilayah hukum polres Bima Kabupaten. kali ini tepatnya di Desa Renda Kecamatan Belo kabupaten Bima (27/10).

Kasat Reskrim polres Bima Iptu Masdidin SH Melalui Kasi Humas polres Bima Iptu Adib Widayaka menjelaskan penangkapan kedua terduga dengan barang bukti bedasarkan, ST/821/VI/OPS.1.2./2021 Tanggal 3Juni 2021 tentang pelaksanaan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) dengan sasaran kasus 3C (Curat, Curas, Curanmor), dan Laporan Polisi Nomor : LP / 164 / V / 2020 / NTB / RES. Bima , pada tanggal 14 Mei 2020.

Kejadian yang Menimpa Abdul Gani S. Pd (L) 58 Warga Kelurahan Rabangodu Utara Kecamatan Rasana’e Timur Kota Bima ini terjadi 30 April 2020 bertempat di Jalan Ekonomi Persawahan Watasan Desa Risa Kecamatan Woha Kabupaten Bima yang diduga dilakukan oleh AR Alias Cikita, 38 (L) Dusun Telaga Renda Desa Renda Kecamatan Belo dengan Rekanya AN Alias Adi 23 (L)Warga Dusun Lawontu Desa Risa Kecamatan Woha Kabupaten Bima Terang Adib.

Lebih lanjut Adib menuturkan Sekira Pukul 09.00 Wita korban ke sawahnya yang terletak di Desa Risa Sesampainya di Persawahan Desa Risa korban memarkirkan motor dan mencabut kuncinya, sepeda motor Supra X 125 warna Hitam Lis Hijau miliknya di Jalan Ekonomi Persawahan Watasan Desa Risa, setelah menyimpan motor miliknya korban menuju sawah miliknya.

Datang kedua orang pelaku dan mengambil SPM milik Korban dengan cara dan atau peran kedua orang terduga Pelaku AR alias Cikita memutus Kabel Kontaknya dan menghidupinya, sedangan Rekanya AN Alias Adi memantau keadaan di Sekitar.

Setetelah berhasil melakukan aksi jahatnya keduanya membawa motor dan hendak menjualnya Di Kecamatan Monta kemudian upaya penjualan SPM oleh kedua pelaku tersebut gagal karena SPM tersebut di amankan oleh Anggota Tim Puma Polres Bima Kemudian pelaku dan Barang Bukti digelandang Menuju Mapolres Bima Jelasnya.

Selain melakukan pencurian SPM Supra X tersebut, kedua pelaku yang dikenal Licin ini juga melakukan pencurian SPM Scoopy yang mana kasus tersebut yang di proses dan atau dilakukan penyidikan dan Kasus Pencurian SPM Scoopy tersebut sudah P21 Dengan hukuman yang dijatuhkan kepada kedua pelaku selam 1 tahun 3 bulan.

Dari hasil serangkaian penyelidikan serta penyitaan Barang Bukti bahwa terduga pelaku sudah memenuhi unsur di tingkatkan penyidikan untuk dilakukan upaya paksa (Penangkapan), setelah itu tim puma mencari informasi terkait keberadaan kedua pelaku , beberapa saat kemudian tim puma dibawah kendali Katim Puma Aipda Gatot Wahyudin SH.

Mendapat informasi bahwa pelaku berada di rumahnya di Desa Renda Tim Puma yang tidak mau buruanya lepas Bergrak Cepat menuju TKP dan berhasil meringkus salah satu pelaku AR pada saat itu pelaku sedang Tidur Di Rumah miliknya.

Dihadapan petugas AR mengaku kalau aksi jahatnya dilakukan bersama rekannya AN dengan sigap tim puma kembali bergerak untuk meringkus pelaku Tepat pukul 01.50 Wita.

Tim Puma melakukan pengembangan dan Berhasil mengamankan pelaku AN Alias di Rumahnya Dusun Lawontu Desa Risa pada saat ditangkap pelaku tidak berkutik.

Setelah berhasil Mengamankan kedua pelaku tersebut, langsung digelandang menuju Mapolres Bima untuk dilakukan proses lebih lanjut tuturnya. (pb//***)

Bhabinkamtibmas Rasabou Dompu Bersama Warga Bersihkan Lingkungan

Bimantika.net Tugas kepolisian tidak hanya seputar penegakan hukum tapi juga membantu meringankan pekerjaan masyarakat dimana tempat dirinya mengabdikan diri.

seperti yang dilakukan oleh Bhabinkamtibmas Desa Rasabou Polsek Hu’u Polres Dompu, Briptu Zulkifli pada Kamis (28/10/2021) yang melakukan kegiatan gotong royong membersihkan selokan dan kebersihan lingkungan lain di Desa Rasabou Kecamatan Hu’u, Kabupaten Dompu.

Dikatakannya kegiatan ini akan mempererat kebersamaan serta kedekatan Bhabinkamtibmas bersama warganya.

“Ikut mempelopori kerja bakti bersama warga adalah tujuan Polri, tidak hanya bertugas mengamankan wilayah tetapi dalam hal kerja bakti, Polri ikut hadir di tengah masyarakat sebagai contoh kepada warga masyarakat.”Jelas Bhabinkamtibmas Desa Rasabou Briptu Zulkifli.

Ditambahkan ikut membantu dengan bergotong royong bersama warga Menurut dia, dengan membiasakan ikut berpartisipasi pada masyarakat supaya bhabinkamtibmas bisa lebih dekat dengan masyarakat sehingga dapat membantu tugas kepolisian dalam ikut menjaga keamanan dan ketertiban.

“Ini sangat penting sekali bagi Polri khususnya Bhabinkamtibmas dalam membina keakraban dan kedekatan dengan Warga desa Binaan Sehingga, memudahkan komunikasi dalam mewujudkan situasi kamtibmas yang kondusif dan aman dilingkungan masyarakat,” ujar Bhabin Rasabou itu.

Kegiatan tersebut salah satu cara untuk memupuk budaya gotong royong di tengah masyarakat yang saat ini mulai ditinggalkan dan juga mengajak masyarakat untuk membiasakan dan membudayakan gotong royong.

Karena dengan gotong royong supaya pekerjaan cepat selesai,dan tak lupa Bhabinkamtibmas berpesan agar Tetap mematuhi Protokol Kesehatan Agar memutus mata rantai penyebaran Virus Corona.(***)

FPMRM Gelar Aksi Depan Pemkab Bima, Tuntut Standarisasi Harga Hasil Tani

Bimantika.net Kamis,l 28 Oktober 2021Sekitar pukul 11 : 00 Wita, Front Perjuangan Mahasiswa dan Rakyat Menggugat (FPMRM) melakukan demonstrasi di depan Kantor Bupati Bima.

Demonstrasi tersebut menuntut agar Pemerintah Kabupaten Bima dapat menetapkan standarisasi panen hasil pertanian dari para petani.

Koordinator Lapangan Al Faruk menyebutkan bahwa segera masifkan sarana dan prasarana pada sektor pertanian agar para petani terbantu dalam mengelola pertaniannya.

Dia berkata apalagi harga pupuk dan insektisida dan lain sebagainya yang sangat tinggi dan membuat para petani menjerit dengan harga itu.

Selain itu, Ketua Himpunan Mahasiswa Islam-Majelis Penyelamat Organisasi (HMI-MPO) Komisariat STKIP Taman Siswa, Muhdin menegaskan bahwa kami mendesak agar KP3 dapat memasifkan pupuk bersubsidi.

“Karena rakyat sangat membutuhkan. Dinas pertanian juga tidak boleh diam dengan kondisi ini,” bebernya.

Ketua HMI-MPO Komisariat Stikes Yahya Bima, Ansor mendesak Pemerintah Daerah Kab. Bima untuk mengalokasikan anggaran 15% di sektor kesehatan.

“Sesuai dengan Peraturan Presiden No .47 Tahun 2021,” terangnya.

Dia menegaskan Pemerintah Kabupaten Bima lewat Dinas Kesehatan harus mentransparansi anggaran covid-19 berjumlah 50 Milyar.

“Kami tidak ingin pengelolaan anggaran negara tidak dimanfaatkan dengan baik,” tegasnya.

Ketua BEM STKIP Taman Siswa menegaskan bahwa Pemda Kab. Bima harus mengratiskan PCR dan SWAB Antigen.

“Masyarakat tidak boleh dibebani dengan hal tersebut apalagi kebutuhan kesehatan telah diatur dalam Undang-undang,” sebutnya.

Pimpinan EK. LMND Kabupaten Bima menegaskan Pemda Kab. Bima mendesak DPRD Agar mempercepat pengesahan RAPERDA penyertaan modal perusahan daerah.

“Agar semua terang benderang,” bebernya.

Hentikan tindakan represif terhadap gerakan mahasiswa dan gerakan rakyat.

“Cabut UU No.11 Tahun 2020 Cipta kerja dan tegak UU Kepemudaan No.40 tahun 2009.” tutupnya. (A//risa//***)

Gasak Satu Unit Handphone, Dua Pelajar Dicolok Tim Puma Polres Bima

Bimantika.net Tim Puma Polres Bima Kabupaten yang di backup oleh tim Puma Polres Bima Kota Berhasil membekuk dua komplotan terduga pelaku 3 C yakni Curanmor dan Curas yang sangat meresahkan Masyarakat.

Mirisnya keduanya masih berstatus pelajar ,kedua pelaku di tangkap di Desa Timu Kecamatan Bolo Kabupaten Bima (24/10) beberapa hari lalu.

Kasat Reskrim Polres Bima Iptu Masdidin SH, Melalui kasi Humas polres Bima Iptu Adib Widayaka menjelaskan penangkapan kedua pelaku yang masih pelajar berinisial SA (16 tahun) dan rekannya MF (L) 16 tahun Dengan Barang Bukti Satu Handphone Merk REALME C15 Warna Biru,1 Unit Spm Honda Scopy warna merah Maroon EA 2275 XJ Komplek BTN Pepabri Kelurahan Pane kecamatan RasanaE Barat Kota Bima.

Kedua Pelaku itu diduga melakukan aksi jahatnya dengan dasar ADUAN/B/537/VIII/2021/NTB/Reskrim Tanggal 25 Agustus 2021.Tutur Adib.

Penangkapan kedua terduga berawal Tim Puma Polres Bima di hubungi oleh Tim Puma II Polres Bima Kota terkait keberadaan kedua terduga pelaku di Desa Timu kecamatan Bolo.

Menindaklanjuti informasi tersebut Tim Bergerak cepat dan melakukan serangkaian penyelidikan terkait keberadaan pelaku.

Kemudian hari Senin 25 Oktober 2021 Tim puma mendapatkan informasi keberadaan pelaku, Tim Puma Polres Bima Langsung mendatangi salah satu rumah pelaku dan benar saja pada saat itu salah satu pelaku (MF) ada di rumah nya dalam keadaan tidur.

Dihadapan petugas MF Mengaku kalau aksinya dilakukan bersama Rekanya SA yang juga berada dirumahnya Tim puma Bergerak menuju kediaman pelaku dan langsung meringkus pelaku.

Setelah dilakukan penangkapan kedua terduga pelaku langsung digiring menuju mapolres Bima kota tutup Adib.

Mengamankan pelaku. Pada saat Muhammad Fateh sambil mengambil keterangan awal terkait keberadaan rekan nya saudara Saiful Azam yang mana dari keterangan Fateh bahwa Azam sedang berada di rumah nya.

Kemudian Tim puma menuju ke rumah Sdr. Azam dan melakukan pengamanan. (***)

Byken Dilantik Jadi Ketua Karang Taruna Panggi, Komitmen Berdayakan Pemuda

Bimantika.net Karang Taruna adalah organisasi sosial kemasyarakatan sebagai wadah dan wahana pengembangan setiap anggota masyarakat yang tumbuh dan berkembang di tengah kehidupan sosial kemasyarakatan.

Atas dasar kesadaran dan tanggung jawab sosial dari, oleh dan untuk masyarakat terutama generasi muda di wilayah desa atau kelurahan terutama bergerak di bidang usaha kesejahteraan warga masyarakat

Hari ini, Kamis 28 Oktober 2021 berlangsung kegiatan
Pelantikan karang taruna dan LPM kelurahan Panggi, di hadirin oleh Camat Mpunda sekaligus melantik 2 lembaga yang baru saja di lakukan pemilihan secara terbuka oleh masyarakat dan pemuda di kelurahan panggi.

Sudirman, SH atau yang biasa disapa dengan sebutan Byken adalah Salah satu yang di lantik sebagai Kerang Taruna Kelurahan Panggi Kecamatan Mpunda Kota Bima.

Usai pelantikan, Byken dalam keterangan persnya menyebutkan bahwa dirinya berkomitmen untuk melakukan sebuah pemberdayaan.

“Ke depan karang taruna oi loa kelurahan panggi akan lebih fokus ke pemberdayaan untuk pemuda lewat kolaborasi dengan pemerintah kelurahan dan juga target kedepan mudah mudahan tidak ada halangan bisa melaksanakan event besar salah satu cabang olahraga, tapi ini baru rencana mudah mudahan tidak ada halangan” demikian ungkap byken.

Camat Mpunda Iskandar Zulkarnain, S. STP

Camat Mpunda Iskandar Zulkarnain, S. STP yang dikonfirmasi Media Online Kamis 28 Oktober 2021 melalui saluran WhatsAppnya menyebutkan bahwa dengan dilantiknya Pengurus LPM dan Karang Taruna Kelurahan Panggi ini, besar harapan kami mewakili Pemerintah Kota Bima, dapat memberikan kontribusi positif bagi kesuksesan program pemerintah kota Bima, khususnya yang ada di Kelurahan Panggi Kecamatan Mpunda.

“Keberadaan LPM dan Karang Taruna selaku Mitra Lurah, diharapkan mampu menjalin sinergitas dalam menyukseskan program pemerintah Kota Bima di tingkat Kelurahan” ungkap Camat Mpunda.

Ia menambahkan Melalui momen ini dirinya ucapkan Selamat atas dilantiknya pengurus LPM dan Karang Taruna Kelurahan Panggi semoga dengan kepengurusan yang baru ini dpt membawa perubahan ke arah yang lebih baik.(***)

Ide Brilian Walikota HML Selamatkan Warga dari Rentenir

Bimantika.net Pemerintah Kota Bima dibawah kendali Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML) kerja sama dengan Bank NTB Syariah, Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Propinsi NTB melakukan sosialisasi tentang Ekonomi Syariah yang berbasis Ta’mir Masjid.

Hari ini Kamis 28 Oktober 2021 di Ruang Rapat Utama Kantor Walikota Bima berlangsung sosialisasi itu yang di buka oleh Sekda Kota Bima Drs. H. Muhtar Landa, MH sekaligus sebagai Ketua Umum MES Kota Bima.

Ketua Umum MES Kota Bima Drs. Muhtar Landa, MH menyebutkan bahwa sosialisasi program Mawar Emas kerjasama dengan MES Propinsi NTB diikuti oleh 2 (dua) orang masing-masing pengurus Masjid atau Ta’mir Masjid se Kota Bima.

Lanjut Muhtar Landa, bahwa di tahun 2021 ini ada 4 kelompok yang dibantu oleh MES Propinsi NTB melalui 4 Kelurahan.

“Dalam satu kelompok ada dua puluh orang dan Alhamdulillah tahun 2021 ini ada 4 kelompok yang sudah dibantu dengan bantuan 20 juta per kelompok” ujarnya.

Kedepan Menurut Muhtar Landa di tahun anggaran 2022 diriny selaku Ketua Umum MES Kota Bima berikhtiar akan membentuk 41 Kelompok penerima bantuan.

“Insya Allah 2022, ada upaya dan ikhtiar kami untuk membentuk kelompok di 41 Kelurahan” ujarnya.

Perlunya pemberdayaan ekonomi para pengurus masjid atau Ta’mir Masjid ini menurutnya adalah ide Besar dari Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML) dalam mengurangi praktek rentenir yang meresahkan warga masyarakat Kota Bima.

“Alhamdulillah ide besar Pak Walikota H. Lutfi, saya selaku Ketua Umum MES Kota Bima akan terus beriktiar mewujudkan program yang sangat membantu warga kota Bima dari jeratan para rentenir” demikian ungkap Muhtar Landa. (***)

Umi Elly Ajak Warga Olah Bahan Pangan Lokal Untuk Buka Peluang Usaha

Bimantika.net Ketua Tim Penggerah PKK Kota Bima Hj. Elly Alwaini menghadiri acara Lomba Masak dan Bimtek Pengolahan Pangan Lokal B2SA yang diselenggarakan oleh TP PKK Provinsi NTB di Ballroom Lombok Vaganza Sekolah Tinggi Pariwisata (STP) di Kota Mataram 27 Oktober 2021.

Dalam kesempatan tersebut TP PKK Kota Bima juga mengambil bagian berpartisipasi pada lomba B2SA tersebut bersama TP PKK Kota/Kabupaten lainnya di Provinsi NTB.

Ketua TP PKK Kota Bima, Hj. Elly Alwaini

Ketua TP PKK Kota Bima secara langsung memberikan dan memotivasi para peserta dari Kota Bima. Hadir pula mendampingi Ketua DWP Kota Bima Hj. Salmah Mukhtar, S.Pdi.

Ketua Tim Penggerak PKK Kota Bima berharap bahan pangan lokal tidak hanya dimanfaatkan untuk pemenuhan gizi keluarga.

Masyarakat juga diminta untuk membidik peluang usaha dari kreasi menu kearifan lokal tersebut.

“Kemarin saya minta produk-produk UKM dari Kota Bima untuk dipromosikan di gelaran pameran. Semoga ke depan Lomba B2SA tidak hanya mendekatkan menu sehat berbahan baku lokal, tetapi juga untuk usaha”, ungkap Ketua TP PKK Kota Bima.(tppkk//***)

Pemkot Bima Resmi Punya Labkesda Terakreditasi Penuh

Foto : Sertifikat Akreditasi Penuh Untuk Labkesda Kota Bima

Bimantika.net Pemerintah Kota Bima dibawah kendali Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML) kini dapat bernapas lega urusan ketersediaan fasilitas Kesehatan.

Fasilitas itu adalah Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) dan Pemeliharaan Alkes Kota Bima yang terakreditasi secara penuh di tahun 2020 lalu.

“Alhamdulillah kita sudah mendapatkan penilaian sebagai akreditasi penuh dari komite Akreditasi laboratorium kesehatan Nasional” demikian Ungkap Kepala Labkesda Kota Bima.

Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) dan Pemeliharaan Alkes Kota Bima

Labkesda Pemerintah Kota (Pemkot) Bima juga memiliki Laboratorium Polymerase Chain Reaction (PCR). Saat ini, dan gedung di komplek Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda). Fasilitas penunjang untuk percepatan pelayanan dan penanganan warga terpapar Covid-19 itu, rencananya mulai beroperasi Januari 2022.

Kepala Labkesda Kota Bima, Asmawati, S. ST., M. Si yang dikonfirmasi Media online Bimantika di kantornya, Rabu 27 Oktober 2021 menyampaikan bahwa bangunan gedung Laboratorium tes PCR tersebut sudah bisa dioperasionalkan awal tahun 2022.

Menurutnya bahwa tidak semua laboratorium se Indonesia ini Labkesda nya terakreditasi penuh.

“Istilah kesehatannya terakreditasi secara paripurna, gedung tersendiri, alat lengkap dan tenaga medis yang kompetensinya sesuai keahlian masing-masing.

Ia pun membeberkan bahwa di Labkesda Kota Bima Patologi Kliniknya dangat lengkap dan Mikrobiologi Kliniknya pun sangat lengkap.

Kepala Labkesda Kota Bima, Asmawati, S. ST., M. Si

Menurutnya sebaiknya warga kota Bima yang sakit tidak usah jauh jauh lagi pergi cek kesehatan ke daerah atau tempat lain, datang saja ke Labkesda Kota Bima.

Sebab Pemerintah KOTA BIMA Sudah memiliki alat kelengkapan bahkan tenaga ahli yang bersertifikat akademik di bidang masing-masing yang di tempat kan di laboratorium kesehatan kota Bima.

“Kita punya tenaga Analis D3, D4, S2 yang sudah mendapatkan STR (Surat Tanda Registrasi” ungkapnya mengakhiri wawancaranya.

Sebagi Informasi Publik bahwa biaya di Labkesda Kota Bina Sangatlah murah di banding milik swasta. (Riky//***)