Ribuan Petani Bawang Demo, Bupati IDP Langsung Tanggapi

Bimantika.net Demo Petani Bawang Kecamatan Belo Kabupaten Bima hari ini Kamis 18 November 2021 menyita perhatian Publik Kabupaten Bima.

Ribuan pada petani bawang itu datang di Kantor Bupati Bima langsung mendobrak gerbang kantor Pemda Bima.

Aksi ribuan massa ini pun nampak menerobos barisan Polisi dan Sat Pol PP yang standby di Kantor Pemkab Bima.

Setelah menerobos barikade Pol PP dan Polisi, kemudian masuk melempar kaca dan merusak sejumlah fasilitas perkantoran, Kamis.

Sejumlah massa memasuki Kantor Pemda Bima, sehingga mengakibatkan ketakutan bagi para pegawai yang sedang bekerja dan lari berhamburan keluar halaman kantor.

Beberapa massa yang berada di dalam gedung Kantor, akhirnya berhasil dikeluarkan oleh aparat gabungan, tidak sampai disitu, beberapa pendemo kembali berulah dengan melempar kaca rungan Bupati dan Wakil Bupati Bima bagian luar.

Meski dihalau dan ditenangkan oleh pendemo lainnya, namun diantara mereka tetap melempar, sehingga beberapa kaca ruangan pecah di lantai.

Liputan langsung media Bimantika nampak Kapolres Bima AKBP Heru Sasongko, S.I.K melakukan koordinasi dan komunikasi dengan Kades Ngali dan juga beberapa tokoh masyarakat.

Atas jalinan komunikasi dan koordinasi itu sehingga suasana sedikit bisa tenang dan tetap berorasi bergantian depan gedung Pemda Bima.

Yang menjadi tuntutan ribuan massa aksi tersebut adalah tingginya harga pupuk dan obat-obatan dan anjloknya harga bawang.

Dalam orasi salah seorang orator dalam ribuan massa itu bahwa meminta kepada Bupati Bima untuk bagaimana pertanggungjawaban atas penderitaan Petani kabupaten Bima yang hari ini sedang mengalami kerugian akibat anjloknya harga bawang dan mahalnya harga pestisida.

Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE (IDP) yang di konfirmasi langsung media Bimantika Kamis 18 November 2021 menyebutkan akan serius menangani dan menanggapi tuntutan warga petani bawang merah.

Dalam Penyampainya Bupati IDP Dengan Tegas menyebutkan kepada masyarakat Sekaligus Kelompok Tani Apabila Menemukan Pengecer Yang Menjual Harga Pupuk di Atas harga eceran tertinggi (HET) Untuk Segera Dilaporkan.

Bupati IDP akan menindak dengan tegas jika ada laporan masyarakat terkait dengan urusan pupuk.

Menanggapi massa Aksi juga, Bupati IDP Menandatangani Surat Rekomendasi Yang Diajukan Oleh Masa Aksi Sebagai Representasi Tuntutan Aksi.

Point Penting yang Disampaikan Oleh Ibu Bupati IDP bahwa dalam Waktu dekat akan segera Menghadap Kementrian Pertanian untuk menyampaikan Secara Langsung apa yg menjadi tuntutan (Keinginan) dari pada masyarakat petani Bawang Merah.

Bupati IDP tetap komitmen dan konsisten dalam mengurus kebutuhan warga masyarakatnya khusus untuk para petani secara luas.

“Insya Allah Pemerintah Kabupaten Bima akan terus konsisten dalam membantu seluruh warga masyarakat, oleh karena itu saya selaku Bupati Bima akan terus bekerja dan berjuang untuk kemaslahatan warga masyarakat Kabupaten Bima” demikian ujar Bupati IDP 2 Periode ini. (***)

Jembatan ‘Kuning’ Gantung Mande Rampung, Wujud Kepedulian Walikota HML Untuk Rakyat

Bimantika.net Jembatan “Kuning” Gantung yang dikerjakan di tahun anggaran 2021 oleh Pemerintah Kota Bima kini sudah nampak rampung dan difungsikan oleh warga setempat.

Jembatan “Kuning” Gantung ini adalah janji politik Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML) pada momentum Pilkada Kota Bima 2018 lalu saat berpasangan dengan Wakil Walikota Feri Sofian, SH.

“Atas janji politik itu kita tuntaskan demi kenyamanan warga masyarakat Mande yang sangat membutuhkan jembatan penyebrangan” demikian Ungkap Walikota HML saat dikonfirmasi media online Bimantika Rabu 17 November 2021.

Walikota HML berharap dengan adanya jembtan gantung itu warga mande lebih mudah, efektif dan efisien dalam menempuh jarak menuju kelurahan Sadia.

“Semoga pembangunan jembatan gantung itu bisa dirawat secara bersama-sama sehingga nantinya dapat dimanfaatkan pula secara bersama-sama” demikian harap Walikota HML.

Kurnyaddin, ST selaku PPK proyek tersebut yang juga sebagi Kepala Seksi Pembangunan Jalan dan Jembtan Dinas PUPR Kota Bima yang do konfirmasi Media Online Bimantika Rabu 17 November 2021 merinci bahwa Jembatan Gantung Kelurahan Mande itu masuk dalam klausul Kegiatan Pembangunan Jembatan, Pekerjaan Pembangunan Jembatan Mande.

Dengan rincian Nilai Kontrak ; Rp 1.478.973.572,48
Panjang bentang jembatan 22 M dengan lebar 2 M.

“Kalau untuk urusan Type, di Kelurahan Mande itu masuk dalam Type jembatan gantung JUDESA” demikian ujar Kurnyaddin.

Dirinyapun menyampaikan bahwa Material utama yang digunakan JUDESA adalah baja, yang terdiri dari beberapa komponen yaitu pilar, lantai, hanger, dan kabel penggantung.

“Struktur JUDESA direncanakan mampu menahan beban pejalan kaki dan sepeda motor roda dua” demikian ujar Kurnyaddin. (***)

Feri Sofian Divonis 1 Tahun Penjara, Pengacara Al Imran Akan Laporkan Hakim ke KY

Bimantika.net Hari ini, Rabu 17 November 2021 Pengadilan Negeri Raba Bima gelar sidang terakhir kasus tracking mangrove yang melibatkan Wakil Wali Kota Bima Feri Sofiyan, SH

Dalam Sidang terakhir ini merupakan sidang pembacaan vonis oleh hakim terhadap terdakwa Feri Sofian, SH.

Dalam Pembacaan draf putusan oleh Hakim Ketua, bahwa Feri Sofiyan, SH divonis 1 tahun penjara dan denda Rp 1 miliar subsider 3 bulan penjara.

Putusan ini, tidak jauh beda dengan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam sidang sebelumnya yang mendakwa wawali hukuman 1 tahun penjara dengan masa percobaan 1 tahun dan atau denda Rp 1 miliar subsider 3 bulan.

Bedanya dalam putusan, tidak terdapat hukuman percobaan. Artinya, orang nomor 2 di Kota Bima ini harus menjalani hukuman penjara murni dalam 1 tahun.

Usai sidang pembacaan putusan, Feri Sofian, SH langsung keluar dari pengadilan dan langsung pulang tanpa memberikan komentar apapun pada awak media yang mencoba mewawancarainya.

Pengacara Feri Sofian, SH, Al Imran, SH menyesalkan putusan Majelis Hakim dalam putusannya yang memutuskan perkara ini diluar prosedural hukum yang ditentukan.

“Putusan Majelis Hakim itu sungguh sangat sesat dan menyesatkan publik” ungkap Al Imran.

Ia menjelaskan bahwa sebelumnya terjadi pra peradilan tentang pasal yang disangkakan dalam perkara tersebut.

“Kan di Pengadilan yang sama keputusannya saat pra peradilan dulu keputusannya Bahwa Feri Sofyan disangkakan dengan pasal 109 UU Cipta Kerja, Namun hari ini Faktanya Fery Sofian di Vonis bukan dengan Pasal itu” ujar Al Imran.

Al Imran selaku Kuasa Hukum Feri Sofyan, SH pun tegas katakan bahwa Putusan Majelis Hakim sungguh sangat sesat dan menyesarkan dan putusan ini tidak mencerminkan Keadilan.

Tidak adilnya Putusan itu karena menurutnya Dasar Hukum Yang di pakai oleh majelis hakim adalah dasar hukum yang telah di rubah saat sidang Pra Peradilan.

Ia melanjutkan bahwa keputusan majelis hakim sungguh sangat tidak etis, oleh karena itu atas ketidak etisan itulah akan ada publik yang berurusan dengan Komisi Yudisial.

“Kita akan lakukan pelaporan kode etik diajukan pada Komisi Yudisial atas ke tidak etisan keputusan majelis hakim” tegasnya.

Apakah pihak Feri Sofian lakukan langkah Banding ? Al Imran pun menyatakan bahwa pihaknya dalam waktu satu minggu ini akan pikir-pikir dulu.

“Saluran hukumnya dalam seminggu ini kita akan pikir-pikir dulu untuk melakukan upaya banding, karena secara hukum apabila kami tidak banding maka kasus ini dianggap inkrah” demikian ujarnya. (***)

Pembangunan PAUD Gratis di Nggelu, Mulai di Kunjungi Pelajar dan Mahasiswa

Bimantika.net.- Pembagunan Gedung Pendidikan Anak Usia dini (PAUD) An-nisa di Desa Nggelu, Kecamatan Lambu, Kabupaten Bima memasuki hari Ke-Tujuh.

Tidak hanya itu, PAUD Gratis yang bangun oleh Edi Kurniawan, S.Pd, M.Pd mengunakan Anggaran pribadinya ini, mendapatkan dukungan dari kalangan masyarakat dan mulai dikunjungi Pelajar dan mahasiswa.

“Alhamdulillah saya membangun Paud ini mendapatkan restu dari masyarakat, dan hari ini di kunjungi langsung oleh adik-adik dari BEM STKIP Taman Siswa Bima,”ujar Edi Kurniawan kepada wartawan, Rabu (17/11/21).

Disisi lain, Pria kelahiran Desa Sampungu kecamatan soromandi yang tinggal di Tanah kelahiran Istrinya di desa Nggelu ini, Ketikan di wawancara wartawan terkait kendalanya dalam membangun Paud tersebut. ia menjawab, banyak kendala yang dihadapinya. Namun, ia tetap optimis bisa menyelesaikan Pembangunan Paudnya.

“Kalau soal kendalanya si pasti banyak, dan tidak terlepas dari Anggaran. Karena dari awal saya membangun Paud ini hanya bermodalkan keberanian,”terusnya.

Ia menjelaskan, Pembagunan Paud An-nisa ini berawal dari Tidak adanya Paud di Desa Nggelu Kecamatan Lambu. Padahal ada banyak anak-anak di desa ini yang seharusnya mendapatkan pendidikan di usai dini. Tetapi terkendala Karena tidak adanya Paud.

“Dengan dibangunnya Paud ini, mudah-mudahan ada dukungan dan perhatian dari pemerintah daerah maupun Provinsi,”tutupnya.(***)

Cakupan Vaksinasi Meningkat, Bupati IDP Apresiasi Peran Camat dan TNI-Polri

Bimantika.net “Cakupan vaksinasi secara keseluruhan meningkat drastis dalam minggu terakhir. Namun demikian saya harapkan kepada para camat untuk tidak merasa puas. Tetapi sebaliknya harus terus menerus meningkatkan cakupan yang sudah bergerak dari angka 40 menuju 50 persen, bahkan hingga 70 persen terutama untuk vaksin Dosis 1”.

Demikian ungkap Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri SE (IDP) pada tatap muka dengan para camat yang digelar di Ruang Rapat Bupati Bima Selasa (16/11) usai memimpin Rakor kesiapsiagaan antisipasi bencana hidrometeorologi.

Terima kasih kepada para camat yang sudah berusaha keras untuk mencapai angka vaksin 50 persen dan kita berharap target 70% bisa tercapai. Namun demikian, upaya ini harus didukung oleh kecamatan yang cakupan vaksinnya belum mencapai angka 50 persen.

Mengingat acuan pemerintah adalah cakupan vaksin dosis 1, maka kita harus tuntaskan karena distribusi vaksin dosis 2 akan bergantung pada cakupan dosis 1.

Meskipun kondisi saat ini sudah memasuki musim penghujan dan para petani sudah mulai menanam, mohon dimaksimalkan vaksinasi skala dusun.

Kegiatan vaksinasi sebaiknya tidak mengambil waktu satu hari penuh, tetapi memaksimalkan di masing-masing dusun, artinya vaksinasi berbasis dusun, dan ini dirasakan lebih efektif terutama pada kecamatan yang memiliki jangkauan desa yang cukup jauh”. Jelas Bupati.

Menutup arahannya, Bupati menekankan agar para camat terus meningkatkan koordinasi dengan dengan aparat TNI-POLRI, baik tingkat kecamatan maupun tingkat desa di masing-masing wilayah. Ini penting agar target vaksinasi bisa dicapai secara bersama. Kata Bupati IDP. (***)

DPD BMI NTB Dorong Kader Utama Partai Demokrat Maju Pada Musda IV

Bimantika.net Menjelang Musyawarah Daerah (Musda) DPD Partai Demokrat Nusa Tenggara Barat (NTB), beberapa nama terus bermunculan.

Hal tersebut terungkap pada Rapat Konsolidasi Virtual DPD BMI NTB dengan DPC BMI se-NTB Sabtu (13/11/2021).

Calon-calon ketua DPD tersebut diantaranya Syamsul Fikri, H. Qurais, Mahalli Fikri dan Indra Jaya Usman.

Sekretaris DPD Bintang Muda Indonesia (BMI) NTB, Surya Putra Dinata berharap, calon ketua Partai Demokrat NTB adalah sosok yang paham dengan karakter politik di NTB dan memahami partai secara utuh. “Keempat nama diatas merupakan kader utama Partai Demokrat”.

Kami menilai kader-kader utama partai di NTB adalah sosok yang paling tepat memimpin partai.

Karena menurut kami, Partai Demokrat berpeluang meraih kejayaan seperti dua peroide yang lalu dan hal tersebut tidak bisa dilakukan jika sosok pemimpin di daerah tidak mampu mengimbangi ritme kerja maupun akselerasi Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebagai Ketua Umum Partai Demokrat.

Dengan mendorong kader utama partai, kami berharap mereka mampu membawa kejayaan partai seperti dua periode yang lalu, ketika Bapak Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mampu memimpin bangsa ini dua periode.

Melalui momen Musda ini, BMI NTB mengingatkan kepada seluruh perangkat partai untuk tetap waspada terhadap kubu Muldoko.
Walaupun beberapa hari yang lalu kita sama-sama membaca putusan Mahkamah Agung (MA) Republik Indonesia yang tidak mengabulkan gugatan AD/ART Partai Demokrat oleh kubu Muldoko.

Sebagai langkah antisipasi gerakan lanjutan kubu Muldoko, kader-kader Partai Demokrat di daerah harus menutup celah agar tidak di susupi.

Pantauan kami, momen Musda maupun Muscab akan dijadikan celah bagi kubu Muldoko untuk kembali berusaha merebut Partai Demokrat.

Dengan mendorong kader utama partai untuk maju menjadi calon ketua, merupakan salah satu langkah antisipasi, menutup ruang kubu Muldoko menginfiltrasi pemilik suara sah.

Oleh karena itu, pemilik suara sah pada Musda dan Muscab harus berhati-hati mengeluarkan surat dukungan kepada calon ketua DPD maupun calon ketua DPC.

Kader-kader Partai Demokrat di NTB bersama seluruh sayap partai harus bersatu untuk menjaga kedaulatan partai. Tutup celah pihak luar yang ingin menguasai partai melalui momen Musda dan Muscab. Jadikan momen Musda sebagai ajang konsolidasi serta ajang memperkuat soliditas menyongsong Pemilu 2024.
“Bersama Kita Kuat, Bersatu Kita Bangkit”.(RRS//007)

Jelang WSBK, TNI-Polri Gencarkan Patroli di Area Sirkuit Mandalika

Bimantika.net LOMBOK TENGAH, – Meski diluar jadwal pelaksanaan event IATC atau WSBK juga MotoGP, TNI-Polri terus melakukan patroli sebagai upaya peningkatan keamanan, kenyamanan, ketertiban masyarakat di area Pertamina Mandalika Internasional Circuit, Kuta Mandalika, Kabupaten Lombok Tengah (Loteng), Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).

Kapolres Lombok Tengah AKBP Heri Indra Cahyono SH. SIK. MH, saat memantau anggotanya yang melakukan patroli di Kuta Mandalika, Selasa (16/11/2021) mengatakan, patroli gabungan TNI-Polri yang dilakukan tersebut sesuai dengan arahan Kapolda NTB untuk menjaga kondisi kamtibmas, khususnya di wilayah Loteng.

Himbauan Protokol kesehatan dan pengaturan lalulintas menjadi salah satu kegiatan wajib yang dilakukan untuk mencegah penyebaran Covid-19 dan mengantisipasi kecelakaan di area Sirkuit.

Selain TNI-Polri, patroli itu melibatkan beberapa unsur terkait lainnya seperti Pol PP, Dinas Perhubungan (Dishub) serta Dinas Kesehatan (Dinkes) dari Lombok Tegah dan pemerintah Provinsi NTB.

“Tujuan patroli ini ada tiga hal, yaitu show off force untuk menjaga keamanan dan ketertiban, masalah prokes dan kamseltibcarlantas. Kita tunjukkan kepada masyarakat jika Loteng siap melaksanakan dan mengamankan event internasional ini,” katanya.

Karena persoalan Kamtibmas menjadi tanggungjawab TNI-Polri, patroli serupa akan terus dilakukan Polres Loteng, meski sedang tidak dilaksanakan event.

“Loteng adalah tuan rumah di event ini. Jadi kami minta masyarakat menjadi tuan rumah yang baik. Mampu menyambut tamu-tamu yang datang dengan ramah dan sopan. Karena kunjungan wisatawan ini berdampak pada pemulihan perekonomian daerah kita,” tambahnya.

Polda NTB dan Polres jajaran khususnya di Lombok Tengah membentuk 3 kelompok patroli gabungan dengan tugas spesifikasi khusus, yakni Patroli gabungan kamseltibcarlantas terdiri dari Polantas, sabhara, Tni dan Dishub yang bertugas mengurai kemacetan lalu lintas di jalur sekitar lokasi sirkuit.

Berikutnya Patroli gabungan gangguan kamtibmas lebih nampak show of force. patroli ini melibatkan anggota dari Brimob, TNI, Sabhara, Tim Puma dan Reskrim, bertugas mencegah dan menanggulangi kejahatan jalanan dengan quick responnya.

Terakhir Patroli gabungan prokes terdiri dari Sabhara, TNI dan Dinkes, bertugas menjamin pelaksanaan prokes bagi penonton dan akan menegur dan membagikan masker bagi yg belum mengenakan masker.

“Semuanya itu dilakukan dengan humanis dan tetap sopan namun tegas,” pungkasnya. (***/hpb/Kontributor Bimantika Wilayah NTB)

Pengunjung WSBK Perlu Tahu, Ada Bus Khusus ke Sirkuit Mandalika

Bimantika.net Mataram – Sebagai langkah antisipasi terhadap hal-hal yang tidak diinginkan, sekaligus demi keamanan dan kenyamanan penyelenggaraan World Super Bike (WSBK) 2021, TNI-Polri bersama Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (Pemprov NTB), telah menentukan dan atau membuat manajemen moda transportasi menuju Sirkuit Mandalika, Kuta, Lombok Tengah.

Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol. Artanto, S.I.K., M.Si. kepada wartawan, Selasa (15/11/2021) siang, mengungkapkan bahwa pengamanan super ketat akan dilakukan demi suksesnya penyelenggaraan WSBK, termasuk kaitannya dengan moda transportasi menuju Sirkuit Mandalika.

“Ada lima titik yang akan digunakan atau lokasi penempatan shuttle bus, yang akan mengangkut masyarakat yang mempunyai tiket untuk menuju ke sirkuit yaitu pertama di Pelabuhan Bangsal, kemudian di Pelabuhan Kayangan, kemudian di Pelabuhan Lembar, kemudian kita siapkan juga di eks Bandara Selaparang, kemudian di Bandara BIL,” ungkapnya.

“Bagi Masyarakat yang sudah mempunyai tiket dipersilahkan untuk menumpang atau mendapat tumpangan bus yang telah disiapkan di lima lokasi tersebut,” imbuh Artanto.

Lebih lanjut Pamen Polri melati tiga itu menyampaikan, di lima titik lokasi shuttle bus itu telah disediakan bus-bus untuk melayani penumpang menuju Sirkuit Mandalika. Dimana penumpang atau penonton WSBK akan diangkut tanpa dipungut biaya alias gratis.

“Dengan catatan bahwa yang mendapat tumpangan gratis itu adalah mereka yang sudah memiliki tiket menonton WSBK,” ucapnya.

Dijelaskan, jumlah moda transportasi (bus) yang telah disediakan di masing-masing titik adalah 25 unit bus di eks Bandara Selaparang Kota Mataram, 25 unit bus di Pelabuhan Kayangan Lombok Timur, 25 unit bus di Pelabuhan Lembar Lombok Barat, 16 unit bus di Pelabuhan Bangsal Lombok Utara, dan lima unit bus di Bandara Internasional Lombok (BIL).

“Bus-bus itu yang akan mengantar masyarakat (penonton, red) menuju ke kantong parkir yang ada di parkir timur Sunggung dan kantong parkir yang ada di Masjid Nurul Bilad, Kuta Mandalika. Bagi masyarakat yang telah memiliki tiket, dipersilahkan memanfaatkan bus tersebut,” ujarnya.

Sementara untuk mengantisipasi kekurangan unit pengangkut penonton SWBK, lanjutnya, Dinas Perhubungan (Dishub) NTB bekerjasama dengan Organda, telah menyiapkan moda transportasi Angkutan Sewa Khusus (ASK) di lima titik yang telah ditentukan tersebut.

“Harga ketetapannya sudah ditentukan oleh Kepala Dinas Perhubungan,” katanya.

Dikatakan, manajemen moda transportasi yang telah ditetapkan selama perhelatan WSBK di Sirkuit Mandalika itu, selain sebagai upaya keamanan dan ketertiban juga dimaksudkan untuk mengurai kemacetan lalu lintas.

“Jadi, kepada masyarakat (penonton) secara umum diharapkan tetap menggunakan kendaraan yang telah difasilitasi tersebut, dengan harapan untuk mengurangi kemacetan pada saat akan menuju ke sirkuit,” tutur Artanto.

Selain itu Kombes Artanto juga menjelaskan, TNI-Polri bersama Dinas Perhubungan dan instansi terkait lainnya, akan melakukan penyekatan lalu lintas kendaraan di beberapa titik tertentu seperti di Bundaran Tembolak (Jempong, Kota Mataram), Bundaran Giri Menang Square (GMS, Lombok Barat), dan simpang Batujai (Praya Barat, Lombok Tengah).

“Penyekatan terakhir berada di Bunddaran BIL-ZAM, termasuk di tempat-tempat strategis seperti di masing-masing underpass Jalan BIL 2. Nah, di lokasi penyekatan ini nantinya masyarakat yang akan menuju sirkuit, akan menonton WSBK dan bisa menunjukkan tiket maka di kendaraan yang digunakan, akan ditempelkan stiker yang telah disediakan Dinas Perhubungan,” katanya. (***/hpb/Kontributor Bimantika Wilayah NTB )

Raih Predikat Terbaik Survei Kepuasan Pelayanan Publik, DPD KNPI Puji Kapolda Banten

Bimantika.net Polda Banten kembali meraih prestasi sebagai Polda berpredikat terbaik dalam dimensi kepuasan pelayanan publik. Hal ini disampaikan oleh Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum) Polri Komjen Pol. Agung Budi Maryoto dalam kegiatan Analisa dan Evaluasi (Anev) Capaian Program Prioritas Kapolri Triwulan III pada Senin (15/11) malam, sekitar pukul 19.00 WIB.

Kegiatan Anev tersebut dilakukan di Posko Presisi Mabes Polri, diikuti oleh Pejabat Utama Mabes Polri dan seluruh Kapolda melalui virtual meeting.

Sekretaris Karateker DPD I KNPI Provinsi Banten, Rudy Gani menyambut baik pencapaian yang telah diraih oleh jajaran Polda Banten dalam implementasi Program Prioritas Kapolri terutama pada Triwulan III.

“Apa yang dijalankan oleh Kapolda Banten sejauh ini sudah baik dan terukur, sehingga beliau pantas mendapatkan legitimasi terbaik dalam kepuasan pelayanan publik dari Mabes Polri,” kata Rudy Gani, Selasa, (16/11/2021) saat di wawancara.

Rudy menyebut hal ini tentunya tidak terlepas dari kerja keras rekan-rekan, kendatipun demikian capaian ini jangan sampai membuat kita cepat berbangga hati namun yang perlu dilakukan tetap berikan kinerja maksimal demi mendukung kemajuan organisasi POLRI.

“Kami dari KNPI Banten turut menyampaikan apresiasi kepada Polda Banten untuk tetap mengontrol serta mengingatkan anggotanya dalam hal kepuasan publik di segala-lini dan fungsi yang telah dilakukan agar tetap diperhatikan dengan baik dan dipertahankan,” tutup Rudy. (***//kontributor Bimantika Wilayah Jakarta)

Bupati IDP Pimpin Rapat Antisipasi Bencana Alam

Bimantika.net Mengantisipasi munculnya ancaman bencana hidrometeorologi baik banjir, angin puting beliung maupun tanah longsor, Selasa (15/11) Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri SE (IDP) memimpin Rapat Koordinasi Kesiapsiagaan Penanganan Ancaman Bencana Hidrometeorologi kabupaten Bima di Aula Rapat Kantor Bupati Bima.

Rakor yang juga dihadiri Wakil Bupati Bima Drs. H. Dahlan M.Noer, Dandim 1608/Bima Letkol Inf. Teuku Mustafa Kemal, Kabag OPS Polres Bima Kota Nusra Nugrahan SH, Kasat Samapta Polres Bima AKP. Daniel dan Kalak BPBD M Chandra Kusuma AP.

Para Camat, Kepala Perangkat Daerah dan instansi terkait yang hadir dalam rapat tersebut membahas antisipasi ancaman bencana hidrometeorologi seperti gelombang tinggi, tanah longsor, angin puting beliung, serta banjir bandang mengingat makin meningkatnya intensitas curah hujan.

Pertemuan kesiapsiagaan penanganan ancaman bencana hidrometeorologi sangat penting untuk memastikan agar semua pemangku kepentingan dapat bekerjasama dalam penanganan kedaruratan bencana.

“Langkah-langkah kesiapsiagaan sangat perlu dilakukan dalan rangka meminimalisir dampak dari bencana yang lebih meluas”. Jelas Bupati.

Senada dengan Bupati, Wabup Dahlan M.Noer dalam arahannya menyampaikan agar para camat memberikan data akurat kondisi wilayah, informasi dan mengantisipasi jika terjadi bencana di wilayah masing-masing.

Melalui koordinasi ini, nantinya dapat merumuskan langkah-langkah strategis, rekomendasi teknis sebagai dasar untuk memutuskan kebijakan-kebijakan dalam penanganan kedaruratan”. Sambung Wabup Dahlan

Dandim 1608/Bima yang juga memberikan arahan menekankan pentingnya melakukan inventarisasi dan pemetaan wilayah di daerah bencana, juga meningkatkan budaya gotong royong masyarakat dalam menghadapi situasi bencana.

Pada kesempatan tersebut, dilakukan pemaparan prakiraan musim hujan 2021/ 2022 di wilayah Kabupaten Bima oleh Kepala Stasiun Meteorologi/ BMKG Sultan Muhammad Salahuddin Bima Satria Topan Primadi.

Menurutnya Prakiraan Puncak musim hujan sebagian besar pada bulan Februari 2022 kecuali wilayah Sanggar dan Tambora pada Januari 2022. (***)