E-Lapor Tertangani Cepat, Command Center Berfungsi Maksimal

Bimantika.net Luar Biasa Aplikasi Digital Command Centre Kota Bima Cetusan ide dan Gagasan besar Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML).

Command Center Berbasis Data terpusat secara Digital melalui Teknologi Informasi kini menjadi krbanggaan bersama warga Kota Bima karena pasca banjir menerjang Kota Bima senin 6 Desember lalu dapat dipantau melalui Command Center.

Kepala Bidang TIK Dinas Kominfostik Kota Bima, Fadil, SSTP yang dikonfirmasi media online Bimantika Rabu 8 Desember 2021 diruang kerjanya menyebutkan bahwa aplikasi E-Lapor Command Center berjalan maksimal.

Menurut Fadil bahwa penanganan laporan melalui aplikasi E-Lapor Kota Bima sangat efektif dan efisien sehingga keluhan-keluhan dari E-Lapor teratasi dengan cepat dan tepat.

“Hari ini aduan masuk jam 8 pagi tadi Langsung di respon, jam setengan 10 TKP sudah bersih” ungkap Fadil.

Masih menurutnya bahwa aplikasi E-Lapor yang sangat efektif itulah sehingga membuat OPD yang tertuju oleh Laporan E-Lapor itu sendiri langsung eksekusi lapangan.

“Hampir semua laporan yang di kirim oleh ketua- ketua RT di Kota Bima pasca banjir ditindaklanjuti dan sangat sigap OPD terkait menerima. Malah kami ini di tagih mana laporan oleh OPD” ujar nya.(***)

Polres Bima Gelar Lat Pra Ops Antik Rinjani 2021

Bimantika.net Kepolisian Resor Bima menggelar kegiatan Latihan Pra Operasi (Latpra Ops) Antik Rinjani 2021 bertempat di Aula Mapolres Bima, Rabu 8/12/21 pagi.

Kegiatan ini dipimpin oleh Wakapolres Bima Kompol Yusuf Kabag Ops Polres Bima Herman, S.H didampingi Kasat Narkoba, Kasat Sabhara serta dihadiri oleh para personel yang terlibat Ops Antik Rinjani 2021.

“Operasi Antik Telabang ini dilaksanakan
dalam rangka pengungkapan kejahatan penyalahgunaan Narkotika dan Psikotropika khususnya wilayah Polres Bima,” terang Kabag Ops..

Dalam kegiatan tersebut, Kabag Ops menyampaikan kepada personel yang terlibat Operasi Antik Rinjani 2021 khususnya Satresnarkoba agar melaksanakan tugas secara maksimal dan berperan aktif dalam upaya pemberantasan jaringan narkoba dengan memberikan informasi kepada personel yang akurat tepat sasaran.

“Kami harap personel yang terlibat Operasi Antik Rinjani 2021 melakukan tugasnya dengan profesional, jaga keselamatan dalam tugas,” tutup Kabagops.(***)

Bank NTB Syariah Cabang Bima Peduli Korban Banjir

Bimantika.net Bank NTB Syariah Cabang Bima hari ini Selasa 7 Desember 2021 melakukan aksi kemanusiaan.

Panggilan nurani kemanusiaan dari PT. Bank NTB Syariah Cabang Bima ini adalah sebagai bentuk peduli sesama yang sedang di landa bencana banjir bandang yang menerjang Kota Bima senjn kemarin.

Branch Manager PT Bank NTB Syariah Cabang Bima, Abdul Hafith, SE., MM saat diwawancara media Online Bimantika menyebutkan bahwa ini sebenarnya bentuk kepedulian saja kepada sesama warga yang sedang berduka akibat bencana banjir.

“Kegiatan ini sebenarnya panggilan jiwa saja untuk membantu meringankan beban saudara kita yang berdampak banjir” ungkapnya.

Lanjut Dae Hafith Sapaan akrab Branch Manger Bank NTB Syariah Cabang Bima bahwa tadi ikut kunjungan Gubernur NTB, berbagi paket sembako di wilayah terdampak banjir, total 250 paket.

“Alhamdulillah Bank NTB Syariah Cabang Bima Peduli banjir, ikut kunjungan Gubernur NTB, berbagi paket sembako di wilayah terdampak banjir, total 250 paket” demikian ungkap Dae Hafith.

Aksi Kemanusiaan yang digelar oleh Bank NTB Syariah Cabang Bima dilanjutkan Selasa malam 7 Desember 2021 di Kelurahan naE.

Kelurahan naE turun langsung Branch Manager Bank NTB Syariah Cabang Bima didampingi oleh Ketua dan Sekretaris RW 01 Ranggo, Ketua RT 01, 02 Ranggo dan dilanjutkan di Salama.

Jumlah Paket kelurahan Nae sebanyak 75 paket, dan dari keseluruhan paket bantuan dari Bank NTB Syariah Cabang Bima terdiri dari Beras, minyak goreng Mie instant. (***)

Banjir Terjang Kota Bima, Berikut Terobosan Walikota HML Atasi Banjir

Bimantika.net Kota Bima dilanda banjir pada hari Senin (6/12/2021) membuat panik warga yang terdampak langsung.

Sekitar 18 Kelurahan daei 41 Kelurahan mengalami Hantaman dan luapan Banjir hingga menerjang sarana dan prasarana Publik seperti jalan dan jembatan.

Dampaknya pun tidak sedikit, warga menjadi trauma oleh banjir bandang maupun luapan air sungai.

Ditengah trauma warga Masyarakatnya, Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML) saat di mintai tanggapannya selasa 7 Desember 2021 oleh Media Online Bimantika melalui saluran WhatsApp nya menyebutkan bahwa pada Tanggal 30 November 2021 Kota Bima telah mengeluarkan surat secara resmi yang ditandatangani oleh Walikota HML terkait dengan tanggap darurat.

Mantan Anggota DPR RI Dua Periode tersebut menjelaskan pula bahwa antisipasi Banjir pihaknya sudah menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) dengan Forkopimda setempat yang diperluas.

“Kami sudah gelar rapat koordinasi diperluas yang melibatkan seluruh OPD yang ada di Kota Bima. Itu dilakukan di gedung Paruganae Conventio Hall Kota Bima dan ikut hadir juga seluruh Babinsa dan Bhabinkamtibmas se Kota Bima” ungkap Walikota HML.

Walikota HML pun tidak kehilangan akal untuk antisipasi bencana banjir bandang dan luapan air sungai, Pemkot Bima kerahkan seluruh potensi untuk Gotong Royong bersama Lurah, Babinsa, Bhabinkamtibmas, BPBD dan masyarakat di seluruh RT di Kota Bima.

Walikota HML pun menjelaskan bahwa saat ini Pengendalian secara langsung melalui Command Center sangat bermanfaat.

“Contohnya sebagaimana yang dilakukan oleh RT 01 RW 01 Kelurahan Pane tiga hari yang lalu” ungkapnya.

Atas Komando Command Center itu pulalah Sehingga OPD-OPD binaan terus bergerak sejak awal sampai dengan saat ini selalu dalam rel melaksanakan tupoksi secara baik.

Dengan bencana banjir bandang yang terjadi di beberapa Kelurahan di Kota Bima ini, Walikota HML sangat prihatin dan ikut merasakan betapa warga Kota Bima sedang susah dan trauma.

Walikota HML tegas katakan bahwa agar pasca terjadinya bencana banjir bandang dimaksud maka tidak boleh lagi ada pembukaan jalan tani (jalan baru) yang bersumber dari dana aspirasi DPRD Provinsi NTB sebagaimana sebelumnya telah berdampak kepada terjadinya kerusakan Hutan dan Gunung di Kota Bima.

Langkah Nyata kedepan menurut Walikota HML adalah Kembalikan Fungsi Hutan dan Gunung sehingga meminimalisir adanya dampak Banjir yang membuat trauma Warga Masyarakat.

Disamping ada upaya riil dalam hal perbaikan sarana dan prasarananya juga diharapkan warga masyarakat Kota Bima memiliki kesadaran kolektif untuk menjaga kelestarian alam dan hutan.

“Disamping ada upaya perbaikan infrastruktur, agar masyarakat Kota Bima memiliki kesadaran bersama dalam menjaga kelestarian alam dan hutan” harap Walikota HML saat di wawancara media Online Bimantika Jum’at 26 November 2021.

Dalam hal melestarikan alam dan hutan serta penanggulangan bencana banjir, Walikota HML berkomitmen bahwa Tahun 2022 kita akan melakukan pembenahan dari hulu ke hilir.

Normalisasi sungai seperti sungai melayu dan padolo, perbaikan dan pengembangan infrastruktur dengan nilai sebesar 230 miliyar.

“Insya Allah Kesemuanya dilaksanakan 2022 sampai 2026,” ujar Wali Kota Bima.

Masih menurutnya bahwa rencana dan planning besar itu berkat Dukungan dan kerjasama World Bank dan Jepang dalam upaya penyehatan kembali lingkungan dan perkotaan. serta perbaikan dan pengembangan infrastruktur serta hal lainnya yang menjadi prioritas utama.

“Dari seluruh Kota di Indonesia hanya ada 3 Kota yang kerja sama dengan Wold Bank yakni Kota Bima, Kota Pontianak dan Manado,” jelas Walikota Bima. (***)

LSM Peluru NTB Sorot Amburadulnya Pembangunan Talang Air Desa Dena

Bimantika.net Di duga kuat amburadulnya pekerjaan pembangunan Talang Air dari anggaran kegiatan tanggap bencana yang masuk lokasi di Desa Dena mendapat kecaman keras dari Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM).

LSM Pemerhati Lingkungan dan Demokrasi (PELURU-NTB) menggelar gerakan aksi demonstrasi di depan Kantor Camat Madapangga Kabupaten Bima tentang adanya dugaan pekerjaan jembatan talang air di desa Dena penghubung akses penyaluran air tak sesuai teknik mekanisme dan prosedur

“Sehingga hari ini pun kami menduga akan mengecam nyawa petani warga desa dena yang menggunakan akses terhadap jembatan talang air tersebut” ungkap Koordinator LSM Peluru NTB Fan Mahayus.

Dalam rangka menggelar aksi tersebut Fan Mahayus selaku Korlap melalui Pernyataannya, menyebutkan bahwa Talang Air Desa Dena bukan hanya sekedar untuk menyalurkan air ke desa rade.

Namun dalam sejarah dan kebiasaan masyarakat petani desa dena menjadikannya juga sebagai akses penghubung jalan para petani desa dena untuk menyebrangi sungai

.”Jadi keadaan talang air desa dena harus dengan kondisi fisik yang menjamin, bukan dengan kondisi yang acak-ecek sehingga berpotensi memakan korban jiwa, apalagi kaum tani merupakan jantungnya Bangsa Indonesia” ujarnya.

Adapun tuntutan tersebut :

  1. Mendesak Camat Madapangga untuk hadirkan Pihak BWS, Subkon, dan Pengawas pengerjaan Talang Air Desa Dena Kecamatan Madapangga.
  2. Menuntut Pihak BWS, Subkon, dan Pengawas untuk bertanggung jawab terkait pengerjaan Talang Air yang diduga amburadul.
  3. Mengutuk pengerjaan talang air desa dena kecamatan madapangga yang diduga tidak memiliki papan informasi.
  4. Apabila tuntutan kami tidak diatensi maka kami tidak menjamin instabilitas besar2an terjadi diwilayah kecamatan madapangga.

Sementara di hal yang sama Pernyataan Ketua Umum LSM Puluru NTB Deni Juliadin, S.Pd bahwa terkait kegiatan pekerjaan talang air dari bws nt 1 ini benar benar amburadul.

Faktanya dilokasi kami sudah mengecek dan membongkar sebagian dari pengerjaannya dengan keterwakilan pihak camat, pihak Bws, Babinsa dan LSM Peluru NTB.

“Dilokasi kami menemukan pengecoran atapnya tidak di masukan besi hanya triplek dan tiga bila bambu yg menahan triplek saja, bagi saya terlalu berani subkon yang mengerjakan talang air ini semata mata mementingkan keuntungan dan tidak memikirkan nyawa petani yg akan melintasi nya” ungkapnya

Dan dalam waktu dekat ini kami akan bersurat ke kementrian dirjen SDA dgn bukti video dan pernyataan petani yg melihat langsung pengerjaan ini. Pada intinya kasus ini akan kami tuntaskan sampai ke kementrian yg terkait. (***/Yadin)

Pasca Bentrok, Penyaluran Pupuk Bersubsidi di Desa Bolo Dilanjutkan

Kabag Humas Pemkab Bima

Bimantika.net Pasca unjuk rasa elemen petani dan masyarakat desa Bolo Kecamatan Madapangga yang menyebabkan terjadinya pemblokiran dan bentrok antara petugas dengan warga yang menuntut distribusi pupuk bersubsidi Sabtu (4/12) di desa kemarin, progres penanganan pupuk bersubsidi desa Bolo Kecamatan Madapangga.

Untuk mengantisipasi terjadinya gejolak saat distribusi bersubsidi tersebut, Minggu 5 Desember 2021 di Ruang Rapat Bupati Bima, para pihak terkait mengadakan rapat yang dihadiri oleh Wakapolres, Kabag OPS, Kasat Intel, Distirutor CV . Rahmawati, Kepala Desa Bolo, Kepala Unit Pelaksana Penyuluh Pertanian (KUPPP), Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) dan 4 pengecer di desa Bolo disepakati penyaluran sisa alokasi pupuk sesuai Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK) sebanyak 7 ton.

Rapat menyepakati bahwa pupuk disalurkan kepada masing-masing pengecer yakni UD. Asah 1,8 ton, UD Dua Putra 1 ton, UD Sabalong 1,3 ton dan UD Najma 2,9 ton dan dibuktikan dengan penandatanganan berita acara serah terima antara distributor dengan pengecer yang ketahui oleh Kepala Desa, Kepala UPPP dan Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Bima.

Dalam tahap pengangkutan pupuk diambil di gudang distributor dengan menggunakan kendaraan masing masing pengecer dengan biaya pengangkutan ditanggung oleh distributor.

Pengawalan distribusi pupuk dilakukan oleh Babinsa dan Babinkamtibmas sampai ke gudang pengecer. Setelah sampai di gudang pengecer pupuk langsung dibagikan kepada petani. Saat ini pupuk telah dibagikan/dibeli oleh petani dalam keadaan aman.

Masyarakat dan para petani diharapkan tidak mudah terprovokasi informasi dari pihak yang tidak bertanggung jawab dan bersama-sama menjaga situasi Kamtibmas di lingkungan masing-masing. (***)

Bupati IDP Kunjungi OPD Terdampak Banjir

Bimantika.net Sehari setelah bencana alam banjir melanda sejumlah kelurahan di Kota Bima, Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri SE (IDP) Selasa (7/12) langsung melakukan peninjauan beberapa kantor perangkat daerah yang terdampak banjir.

“Pastikan pelayanan di kantor instansi Pemerintah Kabupaten Bima yang berlokasi di Kota Bima agar tetap berjalan sebagai sebagaimana mestinya, sambil membersihkan material sisa banjir”. Kata Bupati.

Disamping untuk melihat dari dekat kondisi kerusakan pasca banjir dan pelayanan administrasi, Bupati juga membagikan nasi bungkus kepada para pegawai yang bertugas di masing-masing unit kerja.

“Saya minta ASN yang bertugas untuk tetap semangat bekerja meskipun dengan keterbatasan yang ada akibat banjir dan pastikan dokumen-dokumen penting tetap dalam kondisi yang aman”. Imbuh Bupati.

Tercatat beberapa Perangkat daerah yang dikunjungi Bupati yaitu DPMDes, Dinas Perindag, Dinas Peternakan, Badan KESBANGPOL dan Kantor PDAM.

Untuk mempercepat proses pembersihan, Bupati IDP menginstruksikan kepada Kepala Pelaksana BPBD untuk memberikan bantuan tangki air untuk membersihkan sisa lumpur pada masing-masing OPD membutuhkan.

Sebelumnya pada sore hingga malam hari pasca banjir Senin (5/12) Bupati membagikan 500 nasi bungkus kepada warga terdampak di seputar Kelurahan Jatibaru dan beberapa kelurahan lainnya. Kemudian pada pagi hari Selasa (7/12) Bupati kembali membagikan 500 nasi bungkus kepada warga terdampak. (***)

Wakapolres Bima Kota Bantu Warga Terdampak Banjir

Bimantika.net Rasa kemanusiaan yang mendalam di miliki oleh seorang Polisi yang menjabat sebagai Wakapolres Bima Kota.

Wakapolres Bima Kota, Kompol Mujahiddin, S. Sos adalah sosok seorang Polisi yang Humanis, pergaulannya dengan insan pers sungguh sangat dekat. Bahkan dengan masyarakat di Wilayah Hukum Polres Bima Kota dikenal sangat bersahabat dengan Rakyat.

Polisi seperti ini tentu menjadi idola bagi rakyat dengan penuh kesederhanaan dalam menjalankan tugas sebagai Pengayom Rakyat.

Hari ini Selasa 7 Desember 2021 sekira pukul 09.50 Wita, Wakapolres Bima Kota menyambangi warga
Kampung NaE dan Kampung Salama hanya untuk memberikan bantuan makanan dan minuman terhadap warga terdampak banjir.

Wakapolres Bima Kota, Kompol Mujahiddin, S. Sos, Membantu Masyarakat yang Terdampak Akibat Banjir Bertempat di Kampung Na’E dan Kampung Salama Kecamatn Rasanae Barat Kota Bima adalah panggilan jiwa dan batinnya

“Ini bentuk panggilan jiwa dan batin saja saling membantu warga yang memang sedang butuh bantuan dan perhatian dari kita semua” ujar Mujahiddin. (***)

Kades Rade Peduli, Bagi Nasi Bungkus di Ranggo dan BTN Asakota

Bimantika.net Kepala Desa Rade Kecamatan Madapangga hari Senin Malam 6 Desember lakukan kegiatan kemanusiaan untuk korban banjir Kota Bima Bima.

Kepala Desa Rade, Atfah HM Tahir, S. PdI melakukan aksi kemanusiaan dengan cara membagikan 100 nasi bungkus untuk Warga Ranggo Kelurahan NaE Kecamatan RasanaE Barat dan BTN Asakota.

Pada Media Bimantika, Atfah menyampaikan bahwa ia lakukan ini semata-mata peduli pada sesama warga yang sedang dilanda banjir.

“Waktu Desa Rade dilanda banjir banyak bantuan dari pihak manapun membantu kami yang sedang berduka” ujarnya.

Ia merasakan betapa terasa sulitnya warga saat mengalami bencana banjir sehingga bantuan dalam bentuk nasi bungkus akan membntu mereka yang sedang kesusahan.

“Saat banjir tentu mengalami kesulitan urusan makan dan minum dan insya Allah walau sedikit semoga ada berkahnya” ungkap Atfah. (***)

Ajudan Walikota Bima Bagi Nasi Untuk Korban Banjir

Bimantika.net Banjir yang melanda Kota Bima hari ini Senin 6 Desember 2021 membuat banyak pihak ikut merasakan kepedihan yang dialami oleh warga Kota Bima berdampak Banjir.

Salah satunya adalah Ajudan Walikota Bima, Chairul yang memiliki kepedulian pada warga yang membutuhkan bantuan dan uluran tangan sesama.

“Malam ini melaksanakan pembagian nasi bungkus untuk wilayah kel.melayu komplek sekitar pesantren imam safi,i” ujar Chairul saat ditanya oleh Media Bimantika saat membagikan sejumlah nasi Bungkus.

Ia berharap bahwa apa yang dilakukannya bisa ditiru oleh masyarakat lain untuk memiliki kepedulian yang sama terhadap saudaranya yang sedang dalam duka.

“Ini adalah panggilan hati saya untuk membantu sesama warga yang sedang membutuhkan bantuan dari kita” demikian ujar Chaerul yang juga masih aktif sebagi Anggota TNI ini. (***)