Wakapolres Bima Kota Bicara Penguatan Moderasi Beragama

Bimantika.net
Kegiatan Penguatan Moderasi Beragama Melalui Prototipe Kelurahan Sadar Kerukunan Tahun 2021

Kegiatan berlangsung pada
hari Rabu 29 Desember 2021 pukul 09.00 Wita sampai selesai di aula SMKN 1 Kota Bima

Mewakili Kapolres Bima AKBP Henry Novika Chandra, S.I.K., MH., Wakapolres Bima Kota, Kompol Mujahiddin, S.sos, didampingi Kasat Binmas Polres Bima Kota, Bertempat di SMKN 1 Kota Bima Kelurahan Tanjung Kecamatan RasanaE Barat Kota Bima, Polres Bima Kota, Iptu Sulaiman, Melaksanakan Kegiatan Penguatan Moderasi Beragama Melalui Prototipe Kelurahan Sadar Kerukunan Tahun 2021

Kegiatan Tersebut Dihadiri Oleh Waka Polres Bima Kota Kompol Mujahidin S.Sos, Kepala Kemenag Kota Bima, H. Ahmad Taufik, S.Ag, MM, Kabag Kesra Kota Bima Sirajudin, Sos, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Bima, Drs H Mahmud, SH, Kasat Binmas Polres Bima Kota, IPTU Sulaiman, Kapolsek Rasanae Barat AKP Suhatta, Danramil Rasanae Barat Kapten Inf. Seninot Sribakti, Ketua Forum Kerukunan Umat Baragama (FKUB) Kota Bima, Drs H Mahmud, SH, Camat Rasanae Barat Hj. Suharni, SE Lurah Tanjung Faisal, S.Pd, Bhabinkamtibmas dan Babinsa Kelurahan Tanjung, Tamu undangan sekitar 70 orang.

Rangkaian kegiatannya Penerimaan Peserta atau Registrasi, Pembukaan, Do’a, Laporan Ketua Panitia Penyelenggara.

Penyampaian Materi Peran Dan Fungsi Polres Bima Kota Dalam Mengawal Kerukunan Dan Penegakan Hukum Di Kota Bima oleh Bpk. Waka Polres Bima Kota Kompol Mujahiddin.

Penyampaian Materi Kebijakan Kementrian Agama Dalam Peningkatan Kerukunan Umat Beragama oleh Kepala Kemenag Kota Bima.

Penyampaian Materi Peran FKUB Dalam Memelihara Kerukunan Umat Beragama Di Kota Bima oleh Ketua FKUB Kota Bima.

Wakapolres Kompol Mujahiddin menyampaikan Materi Peran Dan Fungsi Polres Bima Kota Dalam Mengawal Kerukunan Dan Penegakan Hukum Di Kota Bima.

Wakapolres juga sampaikan Permohonan Maaf oleh Bapak Kapolres Bima Kota AKBP Henry Novika Chandra, S.I.K., MH yang berhalangan hadir karena harus menuju Polda NTB untuk mengikuti Pelaksanaan Serah Terima Jabatan Kapolda NTB.

Wakapolres Menyampaikan Materi sesuai dengan Judul yang telah disiapkan oleh panitia yaitu Peran Dan Fungsi Polres Bima Kota Dalam Mengawal Kerukunan Dan Penegakan Hukum Di Kota Bima.

Kerukunan Merupakan Keadaan Hubungan Antar Umat Beragama Yang Dilandasi Toleransi, Saling Pengertian Dan Saling Menghormati Dalam Pengalaman Ajaran Agama Serta Kerjasama Dalam Kehidupan Bermasyarakat.

Penegakan Hukum yaitu Proses Dilakukannya Upaya Untuk Tegaknya Atau Berfungsinya Norma-Norma Hukum Secara Nyata Sebagai Pedoman Perilaku Dalam Hubungan-hubungan Hukum Di Kehidupan Bermasyarakat Dan Bernegara.

Wakapolres ungkapkan bahwa Polres Bima Kota sampaikan Materi ini berdasarkan Pancasila Yaitu Pada Sila Ke-1 Butir Ke-4 Berbunyi Membina Kerukunan Hidup Di Antara Sesama Umat Beragama Dan Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa.

Berikutnya Pasal 29 UUD 1945 Ayat (1) Negara Berdasarkan Atas Ketuhanan Yang Maha Esa. Dan Ayat (2) Negara Menjamin Kemerdekaan Tiap-tiap Penduduk Untuk Memeluk Agamanya Masing-masing Dan Untuk Beribadah Menurut Agamanya Dan Kepercayaannya Itu.

Pasal 13 UU Nomor 2 Tahun 2002 Tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia Memelihara Keamanan Dan Ketertiban Masyarakat, Menegakkan Hukum, Memberikan Perlindungan, Pengayoman, Dan Pelayanan Kepada Masyarakat.

Kerukunan Merupakan Tanggung Jawab Bersama TNI-POLRI, Pemerintah, Masyarakat, Kelompok Penggiat Kerukunan, Tokoh Agaman, Tokoh masyarakat, Tokoh Adat, Tokoh Pemuda, Pelajar dan Mahasiswa.

Landasan Menciptakan Kerukunan Yaitu Adanya Kerukunan Umat Beragama Dengan Pemerintah, Adanya Kerukunan Intern Umat Beragama, Adannya Kerukunan Antar Umat Beragama Yang Berbeda.

Adapun Beberapa Ancaman Pecahnya Kerukunan yaitu antara lain :

Tindak Pidana Narkoba, 3C, Penganiayaan, Senjata Tajam, Minuman Keras dan beberapa Tindak Pidana Lainnya. Perbedaan Sara Yaitu Suku, Agama, Ras, Antar Golongan.

Penyimpangan Sosial yaitu Pergaulan, Moral/Etika, Lingkungan Dan Lainnya. Konflik Komunal yaitu Budaya Modern dan Spiritual.

Prinsip Pihak Kepolisian Mewujudkan Kerukunan diantaranya ; Menumbuh Kembangkan Kepercayaan Dan Peranserta Masyarakat Dalam Menciptakan Serta Memelihara Kerukunan, Menerapkan Pola Humanis, Empati, Berkarakter, Terampil, Dan Merangkul Semua Kalangan.

Menumbuhkan Rasa Persaudaraan, Mengutamakan Pelaksanaan Ajaran-ajaran Yang Membawa Pada Toleransi Beragama.

Pantauan langsung media Bimantika Kegiatan Berakhir Pada Pukul 10.40 Wita, Berjalan dengan aman dan Lancar. (***)

Advokat Tewas Lawan Tambang Ilegal, Kementrian ESDM Sempat Surati Bareskrim Minta Tertibkan

Bimantika.net Seorang advokat bernama Jurkani tewas dianiaya saat sedang melawan tambang ilegal di Kalimantan Selatan (Kalsel). Sebelum peristiwa naas itu, Kementerian ESDM sudah mengetahui adanya aktivitas penambangan liar, dan sempat melayangkan surat ke Bareskrim Polri untuk segera melakukan penertiban.

“Sebelum kejadian tersebut terjadi, kami sudah bersurat ke Bareskrim untuk dilakukan penertiban,” kata Direktur Teknik Dan Lingkungan Ditjen Minerba Kementerian ESDM, Lana Saria melalui keterangannya, dikutip Selasa (28/12).

Belakangan ini, kata Lana, aksi penambangan batu bara ilegal di Kalsel marak akibat dipicu tren harga yang sedang meroket. Umumnya, penambang ilegal mengincar wilayah yang dimiliki oleh perusahaan berizin.

“Untuk tambang ilegal di Kalsel lebih banyak untuk komoditas batubara di dalam wilayah izin. Yang dilakukan oleh Kementerian ESDM adalah berkoordinasi dengan polisi untuk dilakukan penertiban,” bebernya.

Terkait peristiwa penganiayaan Jurkani, Polda Kalsel telah menetapkan dua orang tersangka. Selama proses penyelidikan, Kementerian ESDM mengaku tidak dilibatkan. Pasalnya, Kementerian ESDM tidak memiliki kewenangan dalam penertiban dan penindakan tambang ilegal.

“Kami tidak dilibatkan. Mengingat kita tidak punya kewenangan dalam penertiban pertambangan tanpa izin, maka yang dapat kita lakukan adalah melaporkan kejadian yang dilaporkan kepada kami kepada Polda dan Polres setempat,” beber Lana.

Untuk diketahui, Jurkani tewas setelah mengalami luka bacok parah di lokasi tambang ilegal di Angsana, Tanah Bumbu. Ia dianiaya saat bertugas sebagai Kuasa Hukum PT Anzawara Satria, perusahaan batu bara yang konsesinya diserobot penambang liar. Atas kejadian itu, polisi menetapkan dua orang tersangka dan memburu dua orang diduga pelaku lainnya. (Kontributor Bimantika//***/)

NTB Propinsi Terinovatif 2021, Walikota HML Beri Ucapan Selamat Pada Gubernur Zul

Bimantika.net Walikota Bima H. Muhamnad Lutfi, SE (HML) memberikan ucapan selamat kepala Gubernur NTB DR. H. Zulkieflimansyah, M. Sc atas prestasi Gemilangnya.

Prestasi gemilang yang diraih oleh Gubernur NTB itu adalah sebagai Propinsi Terinovatif

“Saya atas nama Pribadi dan Pemerintah Kota Bima Mengucapkan selamat pada Pak Gubernur NTB atas prestasi yang sungguh sangat luar biasa” ujar Walikota HML.

Nara sumber Media Online Bimantika yang juga ASN Pemerintah Propinsi NTB yang enggan di Mediakan namanya menyebutkan bahwa sebelum DR Zul menjadi Gubernur NTB, Propinsi NTB adalah salah satu Propinsi dimana Daerah yang sangat tidak memiliki Inovasi.

“Namun di tahun 2021, Melalui tangan dingin Gubernur Zul, Propinsi NTB mendapat penghargaan dari Mendagri sebagai Propinsi Terinovatif.

“Ada 80 inovasi propinsi NTB semenjak Gubernur NTB di pimpin oleh Doktor Zul” ungkapnya.

Gubernur NTB dalam akun Facebooknya menyampaikan bahwa Alhamdulillah hari ini NTB terpilih sebagai Provinsi TERINOVATIF 2021 dari Pemerintah Pusat dan Penghargaan langsung diserahkan Pak Tito Karnavian Mendagri kita di Jakarta.

Hadiah terindah di ujung tahun bagi NTB! Terima kasih Kepada seluruh Masyarakat NTB yg memungkinkan penghargaan ini bisa kita capai. Terima kasih Kepada teman-teman Bappeda, Kominfo dll yg sudah bekerja tak kenal lelah.

Dan Last but not least tentu saja Kepada Ibu Wakil Gubernur kita yang luar biasa. Bu Wagub, you are just simply the Best!! (***)

Walikota HML Terima Anugerah Nasional, Standar Pelayanan Terbaik 3 Se Nusantara

Bimantika.net Selamat Kepada Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML) yang pada hari ini telah menerima Penganugerahan Nomor 3 Nasional dengan credit point 97.50 Standar Pelayanan Publik Tahun 2021.

Kota Bima masuk nominasi 5 besar dan menerima langsung Piagam Penghargaan dari OMBUDSMAN pada Rabu siang hari ini (29/12/2021)

kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Bima, Drs. Adisan Sahidu yang dikonfirmasi langsung media Online Bimantika menyebutkan bahwa DPMPTSP ikut mendampingi Walikota HMl dalam kegiatan tersebut.

Menurut Adisan Sahidu bahwa Ombudsman Republik Indonesia memberikan anugerah pada Pemerintahan Kota Bima dibawah kendali Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML).

Dalam Surat Resmi Ombudsman Republik Indonesia Nomor B/2412/HM.02.01/Xll/2021 tersebut terdapat beberapa Kementrian, Lembaga, Propinsi, Kabupaten dan Kota yang mendapatkan anugerah dari Ombudsman tersebut.

5 (lima) Kementrian yang mendapatkan anugerah antara lain Mentri Luar Negeri, Mentri Keuangan, Mentri Perhubungan, Mentri Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi dan Mentri Ketenagakerjaan.

5 (lima) lembaga yakni Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan, Ketua Konsil Kedokteran Indonesia, Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah, Kepala Badan Tenaga Nuklir Indonesia dan Kepala Badan Standarisasi Nasional.

5 (Lima) Propinsi yakni Gubernur Riau, Gubernur Kalimantan Barat, Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta, Gubernur Bengkulu dan Gubernur Kepulauan Bangka Belitung.

5 (Lima) Kabupaten yakni Bupati Kampar, Bupati Deli Serdang, Bupati Rokan Hili, Bupati Landak dan Bupati Kutai Kartanegara.

5 (Lima) Kota yakni Walikota Balik Papan, Walikota Pontianak, Walikota Bima, Walikota Bekasi dan Walikota Blitar.

Masih menurut Adisan, bahwa penganugerahan yang diterima oleh Bapak Walikota HM Lutfi adalah menjadi sebuah motivasi untuk kedepannya sehingga kita selaku OPD yang membantu Beliau terus melakukan berbagai upaya-upaya dan ikhtiar untuk tingkatkan pelayanan publik di Kota Bima.

Menurut Adisan bahwa penganugerahan ini sebagai sebuah pencapaian yang luar biasa bagi Pemerintah Kota Bima untuk pertama kalinya di bidang pelayanan publik dengan mendapat nilai kepatuhan tinggi dan masuk 5 (lima) besar secara nasional.

Penganugerahan predikat kepatuhan ini dilihat dari keseriusan Kementerian/Lembaga dan Pemerintah dalam memenuhi standar pelayanan publik secaa efektif dan efisien sesuai Undang-undang nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik.

Tahun 2021 Pemerintah Kota Bima dinilai dengan predikat kepatuhan tinggi dan masuk 5 (lima) besar nasional. Adapun teknis dan standar penilaiannya menggunakan Peraturan Ombudsman Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2016 tentang Penilaian Kepatuhan Terhadap Standar Pelayanan Publik.

Ombudsman RI dalam Penilaian tersebut menggunakan 10 (sepuluh) variabel, antara lain; (1)standar pelayanan; (2)maklumat layanan; (3)sistem informasi pelayanan publik;(4)sarana, prasarana dan fasilitas;(5)pelayanan khusus;(6)pengelolaan pengaduan;(7)penilaian kinerja;(8) visi, misi dan moto pelayanan;(9)atribut, dan (10)pelayanan terpadu.

Lokus penilaian ini pada beberapa Dinas dan UPTD lingkup Pemerintah Kota Bima, antara lain; Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, Dinas Penanaman Modal dan PTSP, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas Kesehatan, UPTD Puskesmas Mpunda, UPTD Puskesmas Paruga dan UPTD Puskesmas Penanae.

Penilaian ini dilaksanakan oleh Ombudsman Perwakilan NTB pada Dinas dan UPTD secara langsung dan melalui website masing-masing. Oleh karenanya kami bersyukur atas pola koordinasi dan kerjasama yang baik, antara Bagian Organisasi Setda Kota Bima dan Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik dengan Dinas dan UPTD yang dinilai tersebut dapat membuahkan hasil yang indah. (***)

Anak Bacok Ibu Kandung

Bimantika.net Tragedi kemanusiaan terjadi di Kabupaten Bima yang tidak semestinya dilakukan oleh anak kandung.

KM (24) seorang pemuda tempramental asal Dusun Ndora Desa Samili Kec. Woha Kab. Bima. Kedua orangtua kandungnya menjadi korban akibat ulahnya yang terkenal tempramental tersebut.

Beberapa tahun sebelumnya secara tidak sengaja membunuh ayah kandungnya menggunakan pisau, kini pada Selasa (28/12) melalui tangannya yang sama, tanpa disengaja KM menusuk perut ibu kandungnya sendiri menggunakan jenis senjata tajam yang sama.

Bermula pada saat pelaku KM sedang cekcok dengan adik kandungnya yang berinisial FR. Karena tak mampu membendung emosinya pelaku KM pergi mengambil pisau ke dapur untuk menusuk adiknya.

Melihat KM sedang melayangkan pisau kearah FR, ibu Nurmi (50) spontan mendekat untuk melerai. Namun nasib naas yang dialami oleh sang ibu, pisau yang sudah melayang tersebut justru bersarang diperutnya dan membuatnya jatuh tersungkur.

Menyadari hal itu, pelaku KM panik dan segera melarikan diri meninggalkan adiknya FR dan ibunya yang sudah terkapar setelah tertikam pisau yang digenggamnya. Sementara itu, pelaku KM diduga melarikan diri ke kampung sebelah yaitu di Desa Naru Tente.

Hasan (46), warga Desa Kalampa yang merupakan paman pelaku langsung mengejar KM dengan sebilah parang usai mengetahui kejadian tersebut. Sesampainya di tempat persembunyian KM, Hasan langsung beradu bacok dengan pelaku KM. Warga setempat yang menyaksikan duel maut tersebut langsung datang melerai.

Saat ini pelaku KM telah diamankan oleh anggota Polsek Woha. Kapolsek Woha IPTU Saiful membenarkan kejadian tersebut dan telah mengevakuasi merawat korban dan pelaku yang selanjutnya akan dilakukan proses pemeriksaan. (***)

Gaji Ketua RT Kota Bima Tertinggi se NTB, Honorer Pun Berterimakasih Atas Perhatian HML

Bimantika.net dengan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang sangat seluruh Indonesia, Pemerintah Kota Bima mampu menggaji para Ketua Rukun Tetangga (RT) dengan Gaji 500 ribu setiap bulannya.

Ketua RT 17 Kelurahan Sarae Kecamatan RasanaE Barat Kota Bima, Muhammad, S. Sos menyampaikan rasa terima kasihnya yang amat sangat dalam pada Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML).

“Terimakasih pak Walikota sudah memperhatikan kami selaku Ketua RT yang ada di Kota Bima ini dengan gaji yang menurut saya sudah sangat tinggi” ungkapnya.

Menurutnya niat baik dari Walikota HML menggaji ketua RT tentu sebagai bukti keberpihakan nyata Walikota Bima pada warga masyarakatnya.

“Ini adalah sebuah perhatian nyata dari bapak Walikota pada kami ketua RT di Kota Bima ini” demikian ujarnya.

Sambungnya bahwa ia pernah telpon temannya di makassar dan lombok yang juga sebagai ketua RT, “mereka kaget setelah saya sebut gaji saya 500 ribu sebulan” ungkapnya.

Hal senada disampaikan oleh Ketua RT 01 Ranggo Kelurahan Na,e Kecamatan Rasanae Barat Kota Bima, Kurniawan menyebutkan bahwa dengan diberikan HP Smartphone juga adalah bentuk dari betapa perhatian Walikota HML pada seluruh Ketua RT se Kota Bima dalam mempermudah kerja pelayanan.

“luar biasa kepedulian pak Walikota memperhatikan kami selaku RT dalam hal mempermudah dan mempercepat proses E-Lapor langsung tertuju pada aplikasi Command Center” ujarnya.

Salah seorang honorer di salah satu SDN 22 Jatibaru, Nurwahidah, S. PdI yang berdomisili di Jatibaru pun merasakan betapa bermanfaatnya gaji honorer yang diterimanya dari Walikota HML.

“Alhamdulilah, kita honor 15 tahun gak dapat bayaran,kalau tidak ada janji politik kita gak dapat gaji, kita merasa bersyukur walau dengan gaji 500 ribu kita bisa merasa kan hasil keringat kita mengajari anak-anak, HML memang TOP” ujar Guru SD tersebut. (***)

Warga Meninggal Usai Vaksin di Langgudu, Ini Kata Tim

Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kabupaten Bima
Suryadin S.S, M.Si

Bimantika.net Sehubungan dengan adanya salah seorang warga Lukman, lahir di Sengenit 01 Juli 1988 seorang Petani yang beralamat di Sengenit Kelurahan Suradadi Kecamatan Terara Kabupaten Lombok Timur yang dinyatakan meninggal setelah melakukan vaksinasi perlu disampaikan.

Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kabupaten Bima
Suryadin S.S, M.Si menyebutkan Selasa 28 Desember 2021 sekitar pukul 12.20 wita, anggota Polsek Langgudu mendapatkan informasi bahwa adanya salah satu warga yang meninggal dunia Orang setelah dilaksanakan vaksinasi di Gerai Polsek Langgudu oleh PKM Langgudu.

Selanjutnya Kanit Intel Polsek Langgudu bersama anggota langsung merespon laporan dari masyarakat tersebut dan melakukan koordinasi dengan petugas Puskesmas Langgudu untuk pengecekan terhadap yang korban.

Bahwa korban Lukman melakukan vaksinasi pada pukul 10.30 di Gerai Polsek Langgudu oleh tim vaksinasi Dikes.

Setelah dilakukan vaksinasi dilakukan observasi selama 30 menit dan tidak ada keluhan.

Korban menuju ke Desa Rupe untuk mencari besi bekas rongsokan. Sekitar pukul 12.00 Wita korban mengeluh pusing, mengalami kejang-kejang dan kemudian tiduran di desa Rupe Kecamatan Langudu Kabupaten Bima.

Yang bersangkutan kemudian dibawa ke PKM Langgudu untuk penanganan dan dokter kemudian mengkonfirmasi korban dinyatakan meninggal.

Berdasarkan pengakuan anak tiri korban Wilandra (17 Tahun), Pelajar yang beralamat Sengenit Kelurahan Suradadi Kecamatan Terara Kabupaten Lombok Timur yang mendampingi korban, yang bersangkutan sering mengalami sakit Kepala, demam sudah 1 minggu dan belum makan saat dilakukan vaksinasi.

Dibuktikan dari pernyataan anak tiri korban, juga terdapat obat jenis Molacort 0,75 mg didalam mobil yang dikendarai oleh korban.

Berkaitan dengan kasus tersebut, seluruh prosedur pra vaksinasi telah dilaksanakan, kewajiban-kewajiban medis dan sosial telah maksimal diupayakan.

Dan pihak keluarga telah ikhlas dan menolak untuk dilakukan otopsi jenazah. Sesuai permintaan pihak keluarga, jenazah telah diberangkatkan ke Lombok dengan difasilitasi penuh oleh Pemerintah kabupaten Bima melalui Dinas Kesehatan dan Puskesmas Langgudu

Untuk mengetahui penyebab meninggalnya korban Lukman, Kepolisian Resort Bima Kota yang berwenang di wilayah hukum Kecamatan Langgudu telah menurunkan Tim Indentifikasi yang dipimpin oleh Kasat Reskrim Polres Bima Kota.

Juga menurunkan Unit Intelijen. Dinas Kesehatan Kabupaten Bima juga tengah menurunkan Tim Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) untuk melakukan pemeriksaan. (***)

“Tempat Sampah Jadi Taman, Gedung Tua Jadi Puskesmas Megah, Pinggiran Sungai Kumuh Jadi Indah” Perubahan Nyata Timurnya Kota Bima

Bimantika.net Salah Seorang Warga Kumbe, Dae Marewo pada Media Bimantika Selasa 28 Desember 2021 menyenutkan bahwa Dulu sekitar 15 Tahun lalu, Kota Bima khusus wilayah RasanaE Timur terkesan tempat angket tak di jamah dan disentuh oleh namanya pembangunan infrastruktur.

“Dulu,,,, duluuuuu sekitar lima belas tahun lalu kami warga rasanae timur tidak sempat menikmati indahnya sebuh taman, kini berdiri taman indah di tempat buangan sampah, luar biasa Walikota Aji Lutfi sulap tempat sampah jadi bangunan taman indah” ujar Dae Marewo.

Setelah Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML), sedikit demi sedikit, step by step perubahan terjadi, walau tak sekaligus namun ada indikasi perubahan yang membaik.

Gedung Tua Yang Dijadikan bangunan baru Puskesmas Kumbe

Taman Kodo, adalah icon destinasi wisata Ruang Terbuka Hijau (RTH) yang dibangun diatas lahan kumuh tempat buangan sampah.

Bangunan Megah Puskesmas Kumbe di Eks Bangunan Gedung Tua

“Namun dengan niat membangun keindahan Kota Bima, Tempat kumuh itupun Walikota HML menyulapnya menjadi sebuah Taman yang begitu Indah” ungkap Ruslan alias Parlan Tokoh Muda RasanaE Timur.

Tidak berhenti di Taman Kodo, tahun berikutnya Walikota HML Perindah wilayah Timur Kota dengan memasang Lampu Hias di Jembatan Kodo yang berdempetan dengan Taman Kodo sehingga nampak di malam hari sebuah pemandangan yang cantik dan indah.

“Dulu waktu kami kecil, lewati jembatan itu terkesan angker dan kumuh sehingga selesai magrib kondisi ditempat itu tidak beda dengan kuburan” ujarnya.

Penataan Pinggir sungai oleh Walikota HML

Penataan berlanjut dengan perbaikan sarana dan prasarana kesehatan. Terbukti dengan program 2021 Pembangunan Puskesmas Kumbe.

“Dulu Puskesmas Kube ibarat Kandang kambing dengan model bangunan puluhan tahun silam, namun diera Walikota HML di rehabilitasi menjadi sebuah bangunan Kokoh dengan kerangka baja yang begitu tangguh” ujar Salah seorang Warga Kumbe Dae Marewo.

Tidak sampai disitu, Lagi-lagi Lapangan Pahlawan Raba yang dulu terbangun tenda-tenda lapak yang tak beraturan, Diera Kepemimpinan Walikota HML dibangunkan Lapak yang disertai dengan Pembangunan Taman Lapangan Pahlawan Raba.

Sepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS) Rabadompu Rontu di buat jadi Indah diaspal dan dipasang Penerangan Jalan Umum (PJU)

“Ada Perubahan yang sangat baik yang dirasakan langsung oleh warga masyarakat arus bawah seperti kami ini, dan kami melihat dan menilai semua perubahan itu” ungkap Ama Obi warga Rabadompu Barat.

Untuk menyalurkan hobi Sepakbola generasi muda khusus wilayah timur, Walikota HML membangun Lapangan Bola Cudeta Kumbe.

Menurut Dae Marewo bahwa Lapangan Cudeta saat ini terus dipakai untuk turnamen bola antar Club se Kota dan Kabupaten Bima.

Indah nya Kota Bima tempat kumuh dijadikan RTP

“Ini semua adalah karya nyata terbaik yang dipersembahkan oleh Walikota HML untuk warga masyarakatnya terutama kami di RasanaE Timur” ungkapnya.

Untuk Memperindah Daerah Aliran Sungai (DAS) sepanjang Rabadompu dan Kelurahan Rontu, Walikota Dalam maha karya nya memperindah dengan lampu-lampu jalan sepanjang DAS dan melakukan pengaspalan jalan sepanjang DAS sehingga nampak menjadi sebuah perkampungan yang dulunya kumuh kini sangat Indah.

Bangunan RTP Kelurahan Rontu

Disamping itu, Walikota HML dalam perjalanan kepemimpinannya, Membangun Ruang Terbuka Publik (RTP)

“RTP merupakan suatu ruang yang berfungsi untuk kegiatan- kegiatan masyarakat tentunya sangat berkaitan dengan aspek sosial, ekonomi serta budaya” ujar Walikota HML.

Atas semua Bangunan dan Perubahan signifikan itulah sehingga warga sangat mengapresiasi kepemimpinan Walikota HML.

“Kesemua itu ada di wilayah RasanaE Timur Kota Bima yang selama ini tidak terjamah dan tidak diperhatikan oleh Pemerintahan sebelumnya” demikian ungkap Dae Marewo. (***)

Pastikan Kondisi Prima, Dokkes Polres Bima Cek Kesehatan Personil Pospam Nataru

Bimantika.net Urusan Kesehatan yang tergabung dalam Operasi Lilin Rinjani 2021 melakukan pengecekan kesehatan bagi personel yang terlibat dalam Operasi Lilin Rinjani 2021, (28/12/2021) pukul 09.00 Wita.

Paur Dokkes Aipda Hilir, SH melalui Personel Sidokkes Polres Bima Bripka I gusti Bagus Widyardana, S.kep merupakan petugas Kesehatan Polres Bima menyambangi Pospam dan Posyan Operasi Lilin Rinjani 2021 Di wilayah Kabupaten Bima.

Kapolres Bima AKBP Heru Sasongko, S.I.K melalui Kasi Humas Iptu Adib Widayaka menyampaikan pemeriksaan kesehatan ini dilakukan pada setiap anggota yang terlibat Operasi Lilin Rinjani 2021.’ terangnya

“Pemeriksaan kesehatan rutin oleh Tim Dokkes sebagai antisipasi untuk menjaga kondisi tubuh para personel pengamanan agar tetap sehat dan prima,” Kata AKBP Heru Sasongko, S.I.K yang diwakili Kasi Humasnya.,

Pemeriksaan kesehatan dilakukan meliputi pengecekan tensi darah, suhu tubuh dan pemeriksaan ringan kesehatan lainnya., Ucapnya

Pada kesempatan tersebut Tim Dokkes Polres Bima juga menyerahkan sejumlah vitamin untuk menunjang stamina para personel serta APD dalam penanganan Covid-19 di Pos pengamanan.

” Kita juga bagikan masker untuk dibagikan kepada masyarakat apabila ditemukan tidak memakai masker “

Sementara itu, dari hasil pemeriksaan Tim Dokkes, seluruh personel yang melaksanakan tugas dalam kondisi sehat dan tidak ada yang mengalami keluhan sakit. “Hasil dari pemeriksaan kesehatan anggota Pospam, tidak ditemukan anggota yang sakit, ” ucap Adib. (***)

Walikota HML Support Full Persekobi

Bimantika.net Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML) dukung dan support full Persatuan Sepak Bola Kota Bima (Persekobi).

Dukungan Walikota HML nampak nyata Setelah menjuarai Liga 3 Zona Pulau Sumbawa, Tim Persekobi untuk berlaga di Liga 3 Zona NTB.

Walikota HML melakukan Pelepasan secara resmi di Kantor Walikota Bima, Senin (27/12/2021) dihadiri Ketua Umum PSSI Kota Bima sekaligus Ketua DPRD Kota Bima, Alfian Indra Wirawan, S.Adm, dan beberapa pejabat teras Lingkup Pemerintah Kota Bima.

Dae Pawan sapaan akrab ketua DPRD Kota Bima menyampaikan, bahwa menghadapi Liga 3 NTB, Tim Persekobi siap dan optimis bisa memenangkan Liga 3 NTB.

Keyakinan tersebut, diakui Dae Pawan karena Persekobi telah terbukti menunjukkan yang terbaik pada Laga zona Pulau Sumbawa, dengan menumbangkan Tim-tim hebat di Pulau Sumbawa, ujarnya.

Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML) mengapresiasi PSSI Kota Bima yang telah membina Tim Persekobi dengan baik.

Atas nama Pemerintah dan masyarakat Kota Bima, Walikota HML menyampaikan rasa bangga dan apresiasi atas keberhasilan Tim Persekobi memenangkan Liga 3 Zona Pulau Sumbawa.

Walikota HML juga berjanji akan mendukung sepenuhnya untuk pelaksanaan kegiatan PSSI dan Persekobi.

“Kita akan support full tim Persekobi yang sudah mampu mengarumkan nama kota bima” ungkap Walikota HML.(***)