Bupati IDP Roadshow ke Sejumlah Satker Kementerian PUPR

Bimantika.net Untuk mendorong percepatan penanganan sejumlah infrastruktur, baik jalan, jembatan, DAM dan daerah aliran sungai (DAS) yang berada di wilayah Kabupaten Bima, Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri SE (IDP) lakukan roadshow ke Kementrian PUPR.

Bupati IDP didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Bima Drs.H.M.Taufik HAK M.Si, Kepala Bappeda kabupaten Bima Suwandi ST., MT dan Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman Taufik ST,. MT, Kepala Bidang Perencanaan, Pengendalian, Penelitian dan Pengembangan (Bidang P4) Bappeda, Kabid Perencanaan Ekonomi Bappeda dan Kabid Pengairan Dinas PUPR Senin (17/01) melakukan Safari (roadshow) ke sejumlah Satuan Kerja (Satker) terkait lingkup Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Wilayah kerja Provinsi NTB dan Bappeda NTB

Pada kunjungan ke Balai Wilayah Sungai (BWS) Nusa Tenggara Dr. Ir. Hendra Ahyadi. ST,. MT, Bupati dan jajaran melakukan pembahasan dengan Kepala BWS Nusa Tenggara Hendra Ahyadi. Pemkab Bima dan BWS sepakat melakukan percepatan penanganan Pascabencana Banjir dimana kegiatan normalisasi dan perkuatan tebing-tebing alur sungai DAS Parado akan menjadi prioritas”. Terang Bupati.

Kegiatan prioritas lainnya yang dibahas kata Bupati IDP adalah pembangunan Jembatan Lewamori dengan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional NTB Anton Soekamto. ST, MT.

Pembangunan Jembatan ini memiliki arti penting dalam mendukung percepatan dan denyut nadi ekonomi, karena pembangunan Jembatan Lewamori dan fungsinya tidak saja memperpendek jarak namun bisa pengembangan kawasan baru dalam rangka mendukung percepatan pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitarnya”. Terang Bupati.

Bupati IDP pada kesempatan tersebut diterima oleh Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) NTB Kementerian Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang RI, Sri Rejeki, S.P.,M.T. Pada pertemuan tersebut kata Bupati, BPPW NTB akan segera melakukan perbaikan ulang bentuk atap Mushola Prasarana dan Sarana Utilitas Umum (PSU) Rumah Relokasi Tambe, segera merencanakan model/Manajemen pengelolaan PSU rumah Relokasi.

Di sisi lain, Pemerintah Daerah melengkapi dokumen pendukung terhadap usulan yang sudah ada dalam Sistem Informasi Pemrograman dan Penganggaran (SIPPa) seperti usulan Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) dan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM), Drainase Perkotaan dan penanganan area kumuh”. Kata Bupati.

Demikian Juga dalam rangka koordinasi dan sinkroinsasi Program dengan Sekretaris Bappeda Provinsi NTB (Dr. Mahjulan, SP, MP) yang bersumber Pendanaan APBD Provinsi, APBN dan Sumber Lainnya dalam percepatan Pembangunan di Wilayah Kabupaten Bima, Bupati Bima yang diwakili oleh Setda Kabupaten Bima

Senada dengan Bupati, Sekda Drs. H.M Taufik HAK juga menambahkan sesuai kesepakatan dengan pihak BPPW, pembangunan atap mushola menggunakan desaign model kubah pada bagian tengah bangunan dan penyelesaian pekerjaan tersebut paling lambat diselesaikan pada bulan Februari 2022″. (***)

Polres Bima Gelar Sosialisasi Penerimaan Terpadu Calon Anggota Polri 2022

Bimantika.net Polres Bima Polda NTB lewat Bagian SDM, menggelar kegiatan sosialisasi penerimaan terpadu calon anggota Polri T.A. 2022 di SMAN 1 Belo dan Pondok Pesantren Al-Maliki, Senin (17/1/2022)

Kapolres Bima AKBP Heru Sasongko, S.I.K., lewat Kasi Humas, Iptu Adib Widayaka, kegiatan yang sama rencananya akan dilakukan di setiap SMA/MA/SMK sederajat di Kabupaten Bima.

Tujuannya, kata Adib, agar siswa-siswi SMA/MA/SMK sederajat di Kabupaten Bima dapat mengetahui info penerimaan Bintara Polri T.A. 2022, dan untuk meningkatkan animo masyarakat terhadap penerimaan Bintara Polri T.A. 2022.

Kegiatan ini sendiri dilaksanakan oleh Ps. Paursubbagwatpers Bag SDM, Aiptu Syahbudin, Ps. Paursubbagbinkar, Aipda Wahyu Agung Kurniawan, S.H., Bamin Subbagbinkar, Bripda Azril Alvian Romadan, Bamin Penmas Sihumas, Bripda M. Husni Tamrin, dan Bintara Remaja, Bripda Muhsinin.

Dalam kegiatan tersebut disampaikan, bahwa seluruh siswa-siswi tersebut dapat berpeluang untuk dapat menjadi anggota Polri dengan menyiapkan segala persiapan untuk proses seleksi menjadi anggota Polri.

Disampaikan juga bahwa para siswa-siswi yang berminat untuk ikut seleksi agar selalu menjaga diri, kesehatan, mental serta fisiknya untuk dipersiapkan mengikuti seleksi penerimaan Polri T.A. 2022 yang akan segera diselenggarakan. (***)

Jelang MotoGP, PKC PMII Bali-Nusra Dukung Kapolda NTB

Bimantika.net Mataram.- Menjelang perhelatan MotoGP di sirkuit Pertamina Mandalika bulan maret mendatang, Pengurus Koordinator Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PKC PMII) Bali-Nusra mendukung Kapolda NTB untuk menjaga keamanan dan ketertiban.

Hal ini disampaikan oleh Ketua Umum PKC PMII Bali-Nusra, Aziz Muslim melalui keterangan tertulisnya di Mataram, Senin (17/1/2022).

Aziz sapaan akrabnya, mendukung penuh langkah Kapolda NTB ini untuk melakukan pengaman dan ketertiban menjelang perhelatan penyelenggaraan MotoGp.

“Kami mendukung penuh langkah Kapolda NTB menjaga keamanan dan ketertiban menjelang penyelenggaraan MotoGp,”katanya.

Tidak hanya Kapolda NTB, Kata Azis, tetapi semua elemen masyarakat harus bersama-sama membantu aparat penegak hukum bersama menjaga nama baik NTB dan Indonesia menjelang perhelatan Motogp di bulan maret mendatang.

“Mari bantu aparat penegak hukum menjaga keaman dan ketertiban menjelang penyelenggaraan Motogp,”tegasnya.

Terlebih NTB merupakan pertama kali menjadi tuan rumah penyelenggaraan event kelas internasional ini, Menurut Aziz yang perlu di jaga bersama adalah keamanan dan ketertiban terutama masyarakat harus memperlihatkan keramah tamahan sebagai tuan rumah.

“Yang perlu kita jaga juga keramah tamahan sebagai tuan rumah,”sebut Aziz. (***)

Al Imran Tuding Polda NTB Tidak Profesional Tangani Kasus Ambalawi

Bimantika.net Kasus Persetubuhan Anak yang terjadi beberapa waktu lalu di Kecamatan Ambalawi Kabupaten Bima kini di tangani oleh Polda NTB.

Atas penanganan pihak Polda NTB itu menjadikan Kuasa Hukumnya Protes keras atas proses penanganannya.

Senin (17/1/2022) Al.Imran Kuasa Hukum dari Terlapor mengatakan, “Langkah awal sebelum kami melaporkan pada Kadiv Propam Mabes Polri, Dalam waktu dekat kami akan melaporkan terlebih dahulu kepada Kepala Biro Pengawasan Penyidikan (Karowassidik) Bareskrim Mabes Polri agar melakukan pengawasan secara langsung terhadap penanganan perkara dugaan pidana Persetubuhan Terhadap Anak.

Dengan Laporan Polisi Nomor ; LP/298/XI/2021/SPKT/Res Bima Kota/Polda NTB,

Menurut Al Imran bahwa awalnya kasus tersebut ditangani oleh Unit PPA Reskrim Polresta Bima Kota namun PPA Reskrim Polresta Bima Kota telah mengeluarkan SP2HP (A2) yang mana kasus tersebut belum bisa ditingkatkan pada tahap Penyidikan.

Masih menurut Al Imran Dengan alasan antara lain belum cukup bukti, karena korban adalah telah dewasa dan/atau bukan anak dibawah umur, mengingat kasus tersebut adalah dikenakan Undang undang Perlindungan Anak.

Namun tiba tiba setelah gelar perkara di Polda NTB, kasus tersebut diambil alih penanganannya oleh Ditreskrimum Polda NTB dan langsung naik ke tahap Penyidikan.

“Kebingungan penyidik terlihat dalam surat panggilan mereka keluarkan. Dengan pertimbangan delik pidana Perzinahan. Maka klein kami perlu di mintai keterangan” ungkap Al Imran.

Ia pun harapkan kasus ini dihentikan, sebagaimana sikap Unit PPA Polresta Bima Kota yang sudah hentikan melalui surat SP2HP (A2).

Fakta autentik menurut Al Imran Korban adalah sudah berumur 19 tahun terhitung sampai terjadinya Persetubuhan, apabila umur seseorang sudah melebihi 18 tahun maka bukan lagi kategori anak dibawah umur,

Hitungan umur tersebut adalah acuannya dari Akta Kelahiran dan telah didukung oleh data yang tercantum dalam kartu keluarga bahwa korban lahir pada 01Juli 2002.

Apabila Undang Undang Perlindungan anak dikenakan/gunakan untuk orang dewasa maka hal tersebut sudah merupakan tindakkan yang tidak profesional yang dilakukan oleh Aparat Penegak Hukum, maka dari itu butuh intervensi dari Kepala Biro Pengawasan Penyidikan Bareskrim Mabes Polri, apabila hal ini tetap berjalan maka akan menciderai nama Institusi Penegak Hukum

Antara lain yang kami temukan ada nya Kejanggalan dalam surat Panggilan untuk Terlapor tercantum dalam pertimbangan yakni dugaan tindak pidana perkawinan yang sah menjadi penghalang untuk kawin lagi atau Perzinahan., padahal pokok perkara adalah Persetubuhan Terhadap Anak.

Pidana Perzinahan adalah delik aduan apabila istri pelaku yang melaporkan.ujarnya.(***)

18 Orang Anak Ikut Program Vaksinasi Merdeka Anak di Monta

Bimantika.net Vaksinasi Merdeka Anak yang menyasar usia 6-11 tahun berlangsung di SDN Inpres Sakuru Kecamatan Monta Kabupaten Bima (15/1/2022).

Kapolres Bima, AKBP Heru Sasongko, S.I.K, lewat Kasi Humas, Iptu Adib Widayaka, menyebut, sebanyak 18 orang anak menjadi penerima vaksin dalam kegiatan yang dimulai Pukul 08.30 Wita tersebut.

Tak hanya anak-anak, vaksinasi di Kecamatan Monta ini juga dilakukan untuk kelompok Remaja, Dewasa, Pra Lansia dan Lansia dengan mengambil tempat di Puskesmas setempat.

Lebih jauh, Adib merinci hasilnya, 18 anak-anak tersebut menerima vaksinasi Dosis 1.

Sementara dari masyarakat, ada sebanyak 10 orang, masing-masing 2 orang Dosis 1, dan 8 orang Dosis 2.

“Dari 28 orang yang melakukan registrasi, semuanya divaksin,” kata Adib.

Adapun vaksin yang dihabiskan dalam kegiatan yang berakhir Pukul 17.00 Wita tersebut, lanjut Adib, adalah sebanyak 14 vial jenis Coronavac.(***)

Kapolres Bima Kota Optimalkan Vaksinasi Dalam Wilayah Hukum Polres Bima Kota

Bimantika.net Kapolres Bima Kota AKBP Henry Novika Chandra, S.I.K., MH menghimbau pada jajaran Personil Polres Bima Kota untuk optimalkan pelaksanaan Vaksinasi.

“Optimalisasi pelaksanaan Vaksinasi adalah tugas kita bersama untuk menciptakan imunitas warga masyarakat Kota Bima menghadapi Pendemi Covid-19” ujar Kapolres Henry.

Himbauan ini diultimatum oleh Kapolres Bima Kota saat apel pagi di Lapangan Presisi TRUST Mako Polres Bima Kota, Senin (17/1) pagi tadi.

“Maksimalkan Capaian Vaksinasi dengan target Dosis 1 diangka 80 persen dan Dosis 2 diangka 50 persen. Optimalkan Batalyon P-Care untuk membantu Puskesmas yang mempunyai Disparitas data di atas seribu,” ujar Kapolres yang dikenal Ramah serta Agamais ini.

Kapolres juga Menghimbau pada seluruh jajaran Bhabinkamtibmas se Polres Bima Kota agar capaian vaksinasi di wilayah masing-masing dapat terwujud.

“Saya harap para Bhabinkamtibmas untuk optimalkan kembali vaksinasi berdasarkan data setiap kelurahan masing-masing” demikian perintah Kapolres pada Jajaran Bhabinkamtibmas.

Tidak Lupa Pula di sampaikan oleh Kapolres bahwa vaksin merdeka anak juga menjadi atensi untuk melakukan pengawalan dalam percepatannya

Dalam rangka menyambut MotoGP di wilayah NTB Kapolres berharap optimalkan kegiatan vaksinasi untuk memenuhi target nasional karena akan di evaluasi tiap hari. (***)

Rakerda Partai Gerindra NTB Rekomendasikan Capres dan Calon Bupati se NTB

Bimantika.net Rapat Kerja Daerah (Rakerda) DPD Partai Gerindra Provinsi NTB yang ditutup Sabtu (15/1), melahirkan sejumlah rekomendasi politik terkait dengan langkah dan strategis partai dalam menghadapi perhelatan Pilpres, Pileg dan Pilkada serentak tahun 2024 mendatang.

Rekomendasi pertama yakni pengurus dan kader Gerindra NTB bulat menetapkan Ketua Umum DPP partai Gerindra, Prabowo Subianto sebagai calon Presiden 2024.

“Beberapa rekomendasi yang ditelurkan dalam Rakerda ini, khususnya bidang politik, antara lain, mengusulkan bapak Prabowo Subianto sebagai calon Presiden RI,” ujar Ketua DPD Gerindra NTB, L. Pathul Bahri.

Rekomendasi selanjutnya menetapkan sejumlah kader-kader partai Gerindra NTB yang akan diutus untuk tampil maju bertarung di Pilkada serentak Provinsi dan Kabupaten/Kota se-NTB tahun 2024 nanti.

“Rekomendasi kedua yakni menetapkan Sekjen DPD Gerindra NTB, Ali Utsman Ahim untuk maju sebagai bakal Calon Gubernur Provinsi NTB 2024,” ucap Pathul melanjutkan.

Untuk Pilkada Kabupaten dan Kota Se NTB, Gerindra NTB hanya menetapkan sejumlah kader, yakni Nauvar F Farinduan direkomendasikan untuk menjadi calon Bupati Kabupaten Lombok Barat,

Kemudian Danny Carter Febrianto untuk menjadi calon Bupati Kabupaten Lombok Utara.

Sedangkan Pathul sendiri direkomendasikan tetap maju sebagai Bupati di Lombok Tengah untuk periode kedua.

Kabupaten Sumbawa Barat, Gerindra merekomendasikan Iwan Panji Dinata sebagai calon Bupati.

Pilkada Kabupaten Bima merekomendasikan Drs. Dahlan M. Nur Untuk Calon Bupati Bima.

“Rekomendasi nama-nama calon Kepala Daerah itu akan diusulkan ke DPP, apapun keputusan DPP nanti itulah yang terbaik,” tegasnya. Sedangkan untuk Kota Mataram, Lombok Timur, Sumbawa, Kota Bima dan Dompu, dinyatakan masih kosong.

Ditambahkan Pathul, rekomendasi pencalonan untuk pilkada tersebut dikeluarkan berdasarkan sejumlah kriteria utama diantaranya. Pertama kader tersebut dipastikan ber DNA Gerindra. Kedua menjadi pimpinan partai di daerahnya, ketiga memiliki popularitas dan elektabilitas yang memadai.

“Rekomendasi ini saya kira sangat penting dan sangat menentukan kiprah dan keberadaan Gerindra kedepannya. Maka kita wajib mengawal dan mensukseskan kerja besar partai Gerindra 2024 untuk pemenangan Pilpres, Pileg, dan Pilkada,” tutupnya.

Sementara itu, Ketua Badan Pengawas dan Disiplin (BPD) DPP Gerindra, H. Bambang Kristiono dalam pidato penutup Rakerda menyampaikan bahwa kader-kader Gerindra yang direkomendasikan sebagai calon Kepala Daerah tersebut merupakan kader-kader terbaik partai. “Setelah semua proses kita lalui, selanjutnya kita Ikhtiarkan,” serunya.

Wakil Ketua Komisi I DPR RI yang akrab disapa HBK itu mengingatkan bahwa hasil Rakerda tersebut akan menjadi acuan bagi pengurus dan kader untuk melakukan kerja-kerja politik meraih kemenangan di pemilu 2024 mendatang.

“Saya yakin dan percaya kader Gerindra NTB solid, bisa bekerja sama, gotong royong untuk menjadi partai pemenang pemilu,” pungkasnya. (***)

Ini Harapan Tokoh Islam dan Hindu pada Even MotoGP Mandalika

Dari kanan ke kiri: TGH. L. Turmudzi Badruddin, I Gede Gunawan Wibisana, Anak Agung Made Briang Wangsa

Bimantika.net NTB – Perhelatan MotoGP di Sirkuit Mandalika, Kuta Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Maret mendatang, diharapkan berjalan sukses sesuai rencana tanpa kendala.

Namun demikian, harapan dalam cemas meliputi sebagian elemen masyarakat, termasuk tokoh Islam dan Hindu di Pulau Lombok.

Pembina dan Pengasuh Yayasan Pondok Pesantren Qamarul Huda Bagu, Pringgarata, Lombok Tengah TGH. L. Turmudzi Badruddin, Ahad (16/1/2022), didampingi Hj. Aisyah Idayatulaini, M.Pd.I. mengungkapkan harapan terhadap even MotoGP, yang akan berlangsung di Pertamina Mandalika Internasional Street Circuit.

“Semoga balap MotoGP akan mendatangkan manfaat bagi negara dan bangsa Indonesia, manfaat bagi NTB khususnya bagi masyarakat Lombok Tengah,” katanya.

Menurut Mustasyar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) itu, selain sebagai suatu berkah even MotoGP Mandalika 2022 sekaligus sebagai ujian.

“MotoGP itu sebagai berkah karena insya Allah akan membawa manfaat besar, namun di balik itu juga sebagai ujian bagi Indonesia khususnya Nusa Tenggara Barat, karena kita akan diuji apakah kita mampu menyukseskannya tanpa cacat,” jelasnya.

“Di bidang keamanan dan ketertiban, ini akan jadi ujian yang butuh kepiawaian dari Kapolda NTB, untuk memberikan pelayanan terbaiknya demi keamanan dan kenyamanan di semua lini,” lanjut Tuan Guru.

Sementara sesepuh umat Hindu Pulau Lombok Anak Agung Biarsah Haruju Amla Nagantun, Sabtu (15/1/2022), melalui putranya Anak Agung Made Briang Wangsa, S.H. usai Pesamuhan Agung di Pura Lingsar mengungkapkan, pemeliharaan keamanan dan ketertiban (harkamtib) oleh Polri dalam hal ini Polda NTB, harus lebih ditingkatkan mengingat even MotoGP akan lebih besar dari World Superbike Championship (WSBK).

“Belajar dari pengamanan WSBK 2021 lalu yang sudah cukup bagus, even MotoGP mendatang pengamanannya harus lebih ditingkatkan. Kapolda NTB yang baru harus bisa memberikan rasa aman dan nyaman, khususnya kepada para pembalap dan penonton,” ujarnya.

“Disiplin protokol kesehatan juga harus tetap dijalankan. Ini harus, karena kita tidak ingin muncul klaster MotoGP,” tandasnya.

Senada, Ketua Majelis Agung Windu Sesukertaning Jagat I Gede Gunawan Wibisana, S.H., M.Hum., dalam kesempatan yang sama menyampaikan bahwa selain berbagai hal yang ada, persiapan yang membutuhkan perhatian adalah keamanan dan keselamatan.

“Even WSBK lalu sudah cukup bagus tapi perlu lebih ditingkatkan untuk MotoGP. Kami berharap kepada Kapolda yang baru agar juga memperhatikan keamanan dan keselamatan. Setiap lini di area sirkuit harus dijaga agar tidak kecolongan seperti saat WSBK,” ucapnya.

“Pun terkait tenaga kesehatan, juga harus memperhatikan kualitas tenaga medisnya, karena ini menyangkut keselamatan jiwa, nyawa manusia,” imbuh Gede Gunawan.

Selain itu, kata Gede Gunawan, tak kalah penting pula kaitannya dengan kesadaran masyarakat akan pentingnya even MotoGP.

“Kesadaran warga terhadap imbas penyelenggaraan MotoGP juga harus ditumbuhkan, baik kesadaran akan manfaatnya maupun sisi negatifnya.

Menurut Ketua Forum Purna Adhyaksa itu, dengan prioritas keamanan dan keselamatan serta kesadaran masyarakat, diharapkan perhelatan MotoGP dapat terlaksana dengan sukses.

“Para pembalap dan wisatawan meyakini bahwa mereka merasa aman dan nyaman di Lombok,” tutup Gede Gunawan. (humas polda ntb//***)

Kuasai Narkoba, SF dan SR di Tangkap Satresnarkoba Polres Dompu

Bimantika.net Polres Dompu – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Dompu kembali berhasil meringkus dua orang yang diduga memiliki, menguasai dan menyimpan serta menjual Narkoba golongan I bukan Tanaman Jenis Shabu..

Terduga sindikat tersebut merupakan laki-laki paruh baya berinisial SF (38 Tahun) yang diduga menjadi pengedar,

Sedangkan seorang lainnya SR (28) yang dimana disaat itu keduanya lagi melakukan transaksi barang haram tersebut.

Kasat Narkoba Polres Dompu Iptu Abdul Malik, SH menjelaskan, terungkapnya terduga sindikat narkotika tersebut bermula saat petugas mendapat informasi dari masyarakat bahwa di rumah terduga SF sering dilakukan transaksi Narkoba pada Hari Minggu (16/1/2022) kemarin.

“Menindak lanjuti informasi tersebut kami langsung turun ke TKP serta melakukan pengintaian 1×24 jam sampai mendapatkan informasi A1 bahwa benar di kediaman SF sering di lakukan transaksi Narkoba ,” ungkapnya kepada media. pagi Senin (17/1/22).

Tidak lama dari pengintaian tersebut TIM Bravo Tambora langsung melakukan upaya penggerebekan dan penangkapan terhadap kedua pelaku.

Kasat Narkoba Polres Dompu mengatakan bahwa benar telah di lakukan penangkapan terhadap terduga memilik, menguasai menyimpan dan menjual Narkoba yang berinisial SF dan SR.

Dari tangan pelaku berhasil di amankan barang bukti berupa 3 (tiga) lembar plastik klip transparan Yang di dalamnya berisi kristal bening yang di Duga narkotika jenis shabu-shabu.

3 (tiga) gulung plastik klip transparan Yang di dalamnya berisi kristal bening yang di Duga narkotika jenis shabu-shabu.

3 (tiga) buah tempat di simpannya rangkaian bong yang di lilit menggunakan lakban warna hitam. 2 (dua) buah tutupan botol yang sudah di modif.

2 (dua) buah korek api gas yang sudah di modif. 3 (tiga) buah jarum.

3 ( tiga) buah tabung kaca, 1 (satu) bundel plastik klip transparan.

1 (satu) lembar plastik klip transparan.1 (satu) buah potongan pipa paralon yang sudah di modif untuk menyimpan shabu-shabu,

“Kami akan terus melakukan pengembangan guna mengungkap sindikat terduga narkotika, sedangkan untuk kedua tersangka dan barang bukti telah diamankan di Mapolres Dompu guna dilakukan proses penyidikan lebih lanjut,” pungkas Malik

Akibat perbuatan tersebut, kedua tersangka terancam dikenakan Pasal 114 ayat (1) Jo Pasal 112 (1) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika, dengan hukuman pidana paling lama 20 tahun penjara. (***)

Residivis Kasus Pencurian Yang Juga Pemakai Aktif Narkoba Diringkus Polisi

Bimantika.net Personil gabungan Res Intel Polsek Woha dibawah kendali Kapolsek Woha, AKP Syaiful Anhar, S. Sos, berhasil meringkus 2 terduga pelaku pencurian yang berlangsung di Desa Talabiu Kecamatan Woha, tepatnya di rumah korban, Arif Kurniawan,

Kedua terduga tersebut, masing-masing berinisial DBH (L/25), dan AR alias David (L/25).

Kapolres Bima, AKBP Heru Sasongko, S.I.K., melalui Kasi Humas, Iptu Adib Wiadayaka, menyampaikan, 2 terduga yang merupakan warga Desa Sakuru Kecamatan Monta Kabupaten Bima ini ditangkap di lokasi yang berbeda.

Adalah DBH yang pertama ditangkap, Minggu (16/1/2022) sekitar Pukul 12.40 Wita. saat itu terduga tengah berada di kediaman pamannya di Desa Baralau Kecamatan Monta, dan personil gabungan Res Intel Polsek Woha langsung menangkapnya tanpa perlawanan.

Berikutnya di hari yang sama, AR ditangkap tanpa melakukan perlawanan pada saat tengah duduk di pinggir jalan lintas antara Desa Sakuru dan Desa Tangga,.sekitar Pukul 13.20 Wita.

Kedua terduga tersebut langsung digelandang menuju Mapolsek Woha guna dilakukan proses hukum untuk mempertanggung jawabkan perbuatanya.

“Adanya penangkapan pelaku tersebut terkait kasus pencurian ayam yang terjadi di Desa Talabiu, Korban atas nama saudara Arif Kurniawan, dengan dasar laporan pengaduan nomor B/12/1/2022 pada hari Selasa tanggal 11 Januari 2022,” papar Adib.

Adib juga membeberkan, bahwa kedua terduga pelaku ini adalah resedivis yang sering keluar masuk penjara dan sering melakukan aksi pencurian dan Curas di sekitar wilayah Monta dan Woha yang sangat meresahkan Masyarakat.

“Bahwa pelaku atas nama Saudara AR di samping sebagai pelaku pencurian dalam kasus tersebut di atas. Iapun adalah pemakai aktif Narkoba jenis Shabu sesuai dengan pengakuannya sendiri,” pungkas Adib.(***)