Kelompok Milenial Nilai Sinergi PGN dengan Pemda Mampu Serap Tenaga Kerja dan Tumbuhkan Perekonomian Negara

Bimantika.net PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS), sebagai Subholding Gas Pertamina, bersinergi dengan berbagai pihak termasuk kepada kepala daerah di Jawa Tengah bagian selatan dan Daerah Istimewa Yogyakarta dalam rangka mengakselerasi pembangunan jaringan gas bumi di wilayah tersebut.

Menanggapi hal tersebut, Koordinator Penggerak Milenial Indonesia (PMI), M. Adhiya Muzakki menilai sinergi dan kolaborasi tersebut akan mampu menyerap banyak lapangan pekerjaan serta mampu menumbuhkan perekonomian negara.

“Sekarang eranya sinergi dan kolaborasi, kami yakin target PGN dalam memenuhi kebutuhan empat juta sambungan jargas rumah tangga pada 2024-2025 akan tercapai,” ujar Adhiya kepada awak media, pada Rabu (16/2).

Lebih lanjut Adhiya menuturkan, pembangunan Jargas yang menyasar hingga pelosok desa itu akan membuat masyarakat lebih mudah dan murah dalam memenuhi kebutuhan sehari- hari.

“Yang pasti masyarakat akan diuntungkan dengan pembangunan Jargas itu,” imbuhnya.

Adhiya menambahkan, Jargas merupakan salah satu proyek strategis nasional yang bertujuan untuk peningkatan pertumbuhan dan pemerataan kesejahteraan pembangunan dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan pembangunan daerah.

“Keuntungan menggunakan jargas adalah harganya lebih murah dibanding LPG, emisi yang dihasilkan lebih ramah lingkungan dan tersedia setiap saat, sehingga tidak perlu keluar rumah mencari LPG dan kayu bakar,” imbuhnya.

Selain itu, kata Adhiya upaya pemenuhan Jargas hingga ke pelosok desa ini bisa membantu pemerintah dalam rangka menurunkan beban impor Gas ke Indonesia. Bahkan, kata Adhiya, Indonesia akan bebas impor LPG pada tahun 2027 mendatang.

“Jika dibaca dengan seksama, pada tahun 2027, Indonesia tidak akan lagi mengimpor gas LPG,” sambungnya.

Keuntungan lain yang didapat oleh masyarakat dari pembangunan Jargas itu, kata Adhiya adalah masyarakat tidak perlu was-was harus mengantre di pangkalan untuk membeli LPG 3 kg.

Dengan adanya Jargas, lanjut Adhiya, masyarakat juga tidak perlu merasa takut kehabisan LPG di malam hari karena gas bumi mengalir 24 jam.

“Kerepotan mengggunakan LPG 3 kg ini semakin bertambah bagi penghuni rumah susun karena harus menenteng tabung ke rumahnya yang berada di lantai atas,” terangnya.

jargas, yang pembayarannya hanya sekitar Rp 40.000 per bulan. Sebelumnya ia harus merogoh kocek hingga Rp 60.000 lebih per bulan untuk membeli gas LPG 3 kg,” tandasnya.

Untuk diketahui, jargas pertama kali dibangun di Cirebon pada tahun 1974 oleh Perusahaan Gas Negara (PGN). Pemerintah telah memasang Jargas sebanyak 135.286 sambungan rumah tangga (SR) di 23 kabupaten/ kota pada 2020, meningkat dari sambungan yang dilakukan pada 2019 yang sebesar 74.500 sambungan rumah tangga.

Secara rinci dalam lima tahun terakhir sambungan rumah untuk jargas yakni, tahun 2016 bertambah sebanyak 99,1 ribu sambungan rumah (SR), 2017 sebanyak 53,7 ribu SR, 2018 sebanyak 90,2 ribu SR, 2019 sebanyak 74,5 ribu SR, dan 2020 sebanyak 135,3 ribu SR. (***)

Dandim Bima Pantau Vaksinasi Serentak Jajaran Koramil Via Zoom Meeting

Bimantika.net Genjot Cakupan Percepatan Vaksinasi Serentak Booster dan Lansia, Umur 6-11 Tahun secara tersebar di Wilayah Koramil Jajaran Kodim 1608/Bima, dipantau langsung Dandim Bima melalui zoom meeting, Rabu (16/2/2022).

Tampak hadir di lokasi kegiatan Vaksinasi tersebar Via Zoom Meeting di lokasi Gerai Vaksin Danramil Jajaran , Batuud Koramil, Babinsa, Bhabinkamtibmas bersama Nakes PKM Setempat.

Saat pantau Vaksinasi lewat Vidcon sebelum menuju lokasi parado guna mengecek hasil penanaman penghijauan. Letnan Kolonel Inf M. Zia Ulhaq, S.Sos mengatakan bahwasanya kegiatan vaksinasi serentak Booster , Lansia serta Umur 6-11 Tahun secara tersebar ini dalam rangka akselerasi vaksinasi guna mencegah penyebaran virus Covid-19 serta percepat target Vaksinasi khususnya di Masing wilayah Koramil masing-masing.

“Dalam rangka akselerasi vaksinasi serta percepatan Vaksinasi. Seperti yang telah kita ketahui bersama rekan-rekan, sudah dinyatakan gelombang III untuk penyebaran virus Covid-19 ini. Khususnya di Kabupaten Bima , serta Kota Bima yang penyebarannya cukup signifikan,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Dandim 1608/Bima juga berpesan kepada Para Danramil, Babinsa jajaran agar menghimbau kepada stakeholder dan seluruh masyarakat supaya bekerjasama untuk menekan penyebaran virus Covid-19 ini, terlebih untuk Bisa melaksanakan Vaksinasi Lengkap.

“Harapannya Percepat pencegahan serta Target Vaksinasi ini Kita perlu melakukan kerja sama, antara masyarakat dengan aparat, antara masyarakat dengan tenaga kesehatan, sesuai harapan Program Pemerintah juga yaitu meningkatkan perketatan Protokol Kesehatan (Prokes) dan akselerasi vaksinasi, baik dosis 1, 2 dan 3, baik lansia dan anak-anak,” Tutup Dandim Bima. (***)

Yan : Pengadaan Kendaraan Dinas Pimpinan Daerah Sesuai Mekanisme

Bimantika.net Menanggapi beberapa pemberitaan media yang berkaitan dengan pengadaan kendaraan dinas Bupati dan Wakil Bupati Bima yang disinyalir “siluman”, dapat disampaikan klarifikasi.

Suryadin S.S M.Si
Selaku Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda menyampaikan klarifikasi antara lain :

  1. Semua pengadaan barang dan jasa dilingkungan pemerintah Kabupaten Bima tahun anggaran 2022 sudah tercantum dalam dokumen Anggaran Pendapatan Dan Belanja Daerah (APBD) yang disahkan dalam sidang Paripurna DPRD, termasuk rencana pengadaan kendaraan dinas roda empat unit kepala daerah tersebut ada dalam pos belanja kendaraan dinas operasional kepala daerah dan wakil kepala daerah pada Bagian Umum Setda yang telah diinput dalam Sistem Informasi Pembangunan Daerah (SIPD) Kementerian Dalam Negeri yang diusulkan pada tahun 2021.
  2. Perlu diketahui bahwa draft APBD merupakan penjabaran Kebijakan Umum Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (KUA) dan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) yang lahir setelah melalui serangkaian pembahasan, baik pada tingkat Fraksi maupun Komisi yang juga anggota Fraksi-fraksi DPRD.
  3. Draft APBD sesuai KUA- PPAS tersebut dibahas dalam serangkaian rapat-rapat Badan Anggaran (Banggar) yang terdiri dari unsur eksekutif melalui Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dan unsur Komisi yang merupakan wakil dari Fraksi-fraksi
  4. Selanjutnya, Raperda APBD dievaluasi oleh Pemerintah Provinsi NTB yang dihadiri TAPD dan anggota Banggar, setelah penyelarasan di tingkat provinsi dokumen APBD tersebut dibahas dalam Rapat Paripurna untuk disetujui bersama. Jadi pada prinsipnya, dokumen APBD merupakan hasil pembahasan dan keputusan bersama antara eksekutif dan legislatif yang dibahas melalui mekanisme yang telah ditetapkan oleh DPRD.
  5. Dengan demikian, jika ada anggapan anggaran tersebut “siluman” mustahil karena sudah melewati semua mekanisme yang telah ditetapkan bersama oleh Legislatif dan eksekutif.
  6. Berkaitan dengan pengadaan kendaraan operasional tersebut perlu disampaikan bahwa pada Tahun Anggaran 2022 dilakukan pengadaan 2 unit kendaraan dinas untuk dua OPD baru dan 2 Unit untuk Pimpinan daerah. Pengadaan tersebut merupakan kebutuhan Pemerintah Daerah yang terakhir dilakukan pada lima tahun lalu, pada periode pertama kepemimpinan pasangan Indah Dhamayanti Putri dan H Dahlan M Noer.
  7. Kebutuhan pengadaan tersebut disamping untuk operasional Pimpinan daerah juga akan digunakan bagi tamu VIP dan VVIP pemerintah daerah yang melakukan Kunjungan kedinasan.
  8. Urgensi pengadaan mobil dinas ini penting dilakukan mengingat luas wilayah Kabupaten Bima, dengan jumlah kecamatan yang banyak dengan kondisi geografis pegunungan membutuhkan kendaraan dinas yang dapat diandalkan menjelajahi medan beberapa kecamatan yang sulit sekalipun.

“Begitulah yang bisa kami sampaikan untuk meluruskan pemberitaan” ujar Yan sapaan akrab Suryadin, SS, M. Si (***)

Hoax !! salah Satu Media Sebutkan Kelurahan Penatoi Kumuh

Foto : Salah satu Contoh Aplikasi E-Lapor yang masuk dalam Command Center dan ditindaklanjuti langsung oleh OPD Terkait

Bimantika.net Adanya pemberitaan salah satu media online lokal di Bima yang menyebutkan salah satu Kelurahan kumuh di Kota Bima adalah Kondisinya Sangat Kumuh.

Dalam salah satu media itu mengambil judul Darussalam ; Pusat Kota Itu Kumuh dan Miskin Pemkotnya Tutup Mata, yang menggambarkan kekumuhan Kelurahan Penatoi.

Bahkan dalam pemberitaan itu nara sumbernya salah seorang Ketua RT di Kelurahan Penato,i.

Setelah Media Bimantika menelusuri secara cermat, bahwa Ketua RT yang dijadikan narasumber dalam berita itu adalah Darussalam.

Darussalam saat ditanya kenapa Ketua RT tidak menggunakan aplikasi E-Lapor saja apabila ditemukan kekumuhan di Kelurahan tempat tinggalnya dan kenapa harus di utamakan jalur lewat pemberitaan ?

Dengan tegas Darussalam katakan bahwa dirinya sama sekali tidak pernah memberikan keterangan pers di salah satu media tersebut terkait dengan urusan kekumuhan Kelurahan Penatoi.

“Saya tidak pernah di wawancara oleh yang bersangkutan, cuman saja pernah diskusi urusan itu dengan bang Mori Hanafi Anggota DPRD Propinsi NTB” ungkap Darussalam Selasa Malam 15 Pebruari 2022.

Kota Bima sesungguhnya dalam mengatasi semua problem sosial kemasyarakatan sudah memakai sistim digitalisasi yang berpusat dalam satu Komando Informasi yang di sebut dengan Command Center.

Pemerintah Kota Bima di bawah kendali Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML) di tahun 2021 sudah membangun sistim informasi data base yang terpusat secara langsung di Command Center.

Seluruh Ketua RT se Kota Bima di fasilitasi dengan HP Smartphone sehingga terkoneksi langsung dengan Command Center

Melalui Saluran Smartphone itulah sehingga segala bentuk laporan bisa dilaporkan oleh Ketua RT dalam HP Smartphone nya yahg sudah terinstal koneksi langsung dengan Command Center.

Sebagaimana pernah media Bimantika beritakan sebelumnya bahwa Kepala Bidang TIK Dinas Kominfostik Kota Bima, Fadil, SSTP yang dikonfirmasi media online Bimantika Rabu 8 Desember 2021 diruang kerjanya menyebutkan bahwa aplikasi E-Lapor Command Center berjalan maksimal.

Menurut Fadil bahwa penanganan laporan melalui aplikasi E-Lapor Kota Bima sangat efektif dan efisien sehingga keluhan-keluhan dari E-Lapor teratasi dengan cepat dan tepat.

“Hari ini aduan masuk jam 8 pagi tadi Langsung di respon, jam setengan 10 TKP sudah bersih” ungkap Fadil.

Masih menurutnya bahwa aplikasi E-Lapor yang sangat efektif itulah sehingga membuat OPD yang tertuju oleh Laporan E-Lapor itu sendiri langsung eksekusi lapangan.

“Hampir semua laporan yang di kirim oleh ketua- ketua RT di Kota Bima pasca banjir ditindaklanjuti dan sangat sigap OPD terkait menerima. Malah kami ini di tagih mana laporan oleh OPD” ujar nya.(***)

Kota Bima Level III Covid -19, Gowes Bareng Gubernur di Tunda

Bimantika.net Berdasarkan Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 11 Tahun 2022 Tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 3, Level 2, dan Level 1 Serta Mengoptimalkan Posko Penanganan Corona Virus Disease 2019.

PPKM di Tingkat Desa dan Kelurahan perlu diperketat Untuk Pengendalian Penyebaran Corona Virus Disease 2019.

Khusus di Wilayah Sumatera, Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua, Kota Bima masuk dalam kategori Level III dan berlaku sejak tanggal 15 Februari 2022 sampai dengan 28 Februari 2022.

Oleh karena itu, beberapa kegiatan kembali dibatasi begitu pula dengan rencana Kegiatan Gowes Bareng Gubernur dan Kepala Daerah Se-Pulau Sumbawa yang sedianya akan dilaksanakan pada Minggu tanggal 20 Februari 2022 di Tunda dalam waktu yang belum bisa ditentukan.

“dan dipastikan seluruh rangkaian acara telah ditunda” ungkap Kabag Prokopim Setda Kota Bima
H. Abdul Malik, SP, M.AP dalam press releasenya.

Usai pelaksanaan Vicon bersama Gubernur NTB terkait penanganan Covid-19 di NTB yang dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kota Bima Drs. H. Mukhtar, MH dengan didampingi dinas terkait di Aula Kantor Wali Kota Bima pada 15 Februari 2022, diputuskan semua acara ditunda.

“Artinya gowes hingga peresmian jembatan ditunda hingga waktu yang tidak ditentukan” jelasnya.

Sesuai instruksi Mendagri berlaku mulai 15 Februari sampai 28 Februari 2022, sejumlah pembatasan akan dilakukan. Mulai dari pembatasan di destinasi wisata, penerapan prokes yang diperketat, pembatasan kegiatan seni, pembatasan 50 persen untuk kegiatan massal.

Kita semua berharap, peningkatan hanya sampai pekan depan saja. Sehingga semua aktivitas bisa kembali normal.

Masyarakat dihimbau untuk perketat kembali prokes yang kini sudah longggar. Terapkan protokol Covid-19 dengan ketat, tetap gunakan masker, Rajin cuci tangan, kurangi mobilitas terlebih dahulu, hindari kerumunan demi kebaikan kita bersama.(***)

Polres Dompu Bagi Masker Untuk Pelajar

Bimantika.net Bersama Satgas Penanganan Covid-19, Polres Dompu terus berupaya meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat dalam menaati protokol kesehatan (Prokes) terutama penggunaan masker di area publik.

Seperti yang dilakukan oleh satgas Covid-19 di Kabupaten Dompu melaksanakan Operasi Yustisi penegakan Protokol Kesehatan di sekolah-sekolah. Selasa (15/02/22) pukul 08.00 wita.

Berdasarkan pantauan, masih banyak warga yang tidak menggunakan masker saat beraktivitas diluar rumah. Beragam alasan yang mereka utarakan pada petugas ketika mereka terkena razia masker.

Kali ini, Polres Dompu menggelar operasi yustisi dengan mendatangi tempat tempat keramaian dan sekolah-sekolah di wilayah Kabupaten Dompu. Kemudian memberikan imbauan tentang pentingnya mematuhi protokol kesehatan ditengah pandemi Covid-19 ini.

Kasat Lantas Polres Dompu AKP Hermansyah, S.Sos yang memimpin kegiatan tersebut mengatakan Saat ada kerumunan, Kami tegur dan kami imbau untuk selalu mematuhi protokol kesehatan dengan 5M, yakni memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas,” ungkap Kasat Lantas AKP Hermansyah, S.Sos.

“Selain memberikan imbauan, Kami juga memberikan masker gratis bagi anak-anak sekolah yang kedapatan tidak memakai masker,” tambahnya.

Kasat Lantas mengatakan akan terus mengingatkan maupun mengedukasi masyarakat tentang pentingnya mematuhi protokol kesehatan ditengah pandemi Covid-19 ini. (***)

Pelaku Pembacokan di Ambalawi di Tangkap

Bimantika.net SH (31) terduga pembacokan di Desa Tolowata Kecamatan Ambalawi pada Februari lalu, akhirnya berhasil di tangkap Polsek Ambalawi.

SH dijemput Tim Polsek Ambalawi (13/2) kemarin setelah bersembunyi di Pulau Moyo Kabupaten Sumbawa.

Kapolres Bima Kota AKBP Henry Novika Chandra, S.I.K.,MH melalui Kapolsek Ambalawi Iptu Rusdin, (14/2) sore membenarkan adanya penangkapan tersebut.

Sebelumnya jelas Iptu Rusdin, SH dicari dan diselidiki keberadaannya. Berkat komunikasi yang intens bersama keluarganya.

Setelah diketahui keberadaanya terduga pelaku pembacokan atas nama korban Suherman (29) warga yang sama dengan terduga pelaku, tengah berada di Pulau Moyo Kabupaten Sumbawa.

Atas komunikasi yang baik, dengan pihak keluarga dan termasuk dengan pelaku, kata Kapolsek Ambalawi, terduga mau menyerahkan diri, asal dijamin keamanannya alias tidak diganggu pihak keluarga korban.

“Setelah kami menjamin keamanannya, akhirnya keluarga dan terduga mau menyerahkan diri dan siap dijemput anggota,” kata Iptu Rusdin.

Senin pagi tadi, sambung Kapolsek menjelaskan, terduga pelaku telah diserahkan ke Sat Reskrim Polres Bima Kota untuk ditindaklanjuti sebagaimana hukum yang berlaku.”Ya tadi pagi saya bersama Kanit Reskrim, menyerahkan terduga ke Mako Polres Bima Kota,”tutupnya. (***)

Jelang MotoGP, Pemkot Bima Ikut Rakor Bersama Gubernur NTB dan Danrem

Bimantika.net Sekda Kota Bima Drs. H. Mukhtar Landa, MH didampingi Kepala Dinas Kesehatan Kota Bima Drs. H. Azhari, M. Si mengikuti Rapat Koordinasi melalui video conference (Vicon) bersama Gubernur Nusa Tenggara Barat, Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat, Wali Kota Mataram, Danrem 162, Direktur RS Umum Provinsi, Kapolda NTB dan Forkopimda se-NTB bertempat di Aula Pemerintah Kota Bima, Selasa 15 Februari 2022.

Rapat koordinasi tersebut dalam rangka percepatan penanganan Covid-19 jelang pelaksanaan MotoGP Mandalika 2022 pada 18-20 Maret mendatang.

Menurut Wakil Gubernur NTB, penanganan dalam menghadapi Covid-19 harus tenang dan penuh kewaspadaan.

“Konsen kita bagaimana Rumah Sakit bisa melayani dengan baik, jumlah dan kapasitas ruang harus pada posisi yang maksimal,” ungkap Wakil Gubernur NTB, DR. Hj.Sitti Rohmi Djalilah, M. Pd.

Ummi Rohmi sapaan akrab Wagub NTB menegaskan Provinsi NTB akan terus bersinergi dengan Pemerintah Daerah dalam menekan perkembangan Covid-19 di Nusa Tenggara Barat .

“Saat ini Nusa Tenggara Barat kondisinya di atas 20 persen, namun dibeberapa Kabupaten/Kota sudah menurun. Untuk Saat ini kondisi NTB sudah aman,” jelas Wagub dalam video conference.

Gubernur Nusa Tenggara Barat Dr. H. Zulkieflimansyah, S.E., M.Sc. menambahkan agar setiap daerah tetap menjaga keamanan dan tetap melakukan vaksinasi terutama diwilayah Sumbawa, Kabupaten Bima dan Kota Bima.

Sementara itu Danrem 162 Wira Bhakti menyampaikan bahwa terutama khusus wilayah Bima dan Dompu agar segera melaksanakan vaksinasi Covid-19 terutama dosis 2.

“Koordinasi dengan Satgas Covid-19 agar dalam suatu kerumunan harus menggunakan Peduli Lindungi,” katanya.

Untuk kasus Omicron wilayah NTB dalam kondisi menurun, namun kita tidak boleh lengah. Beliau berharap agar Kabupaten Bima dan Kota Bima mempersiapkan percepatan vaksinasi.

“Kepada para Dandim agar mengerahkan Babinsa untuk segera melakukan percepatan vaksin,” ucapnya. (***)

Staf ASN Camat Madapangga Maju di Pilkades Ndano

Bimantika.net Menjelang proses dan tahapan pelaksanaan pesta Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak 2022 di kabupaten Bima, nampak sejumlah tokoh di Desa tampilkan dirinya untuk ikut kontestasi itu.

Pilkades serentak diselenggarakan pada tahun 2022 ini yang diikuti sejumlah 57 desa yang ada di 18 kecamatan sudah di mulai.

Tidak ketinggalan 3 Desa di kecamatan Madapangga Kabupaten Bima yakni Desa Ndano, Desa Monggo, dan Desa Tonda ikut kontestasi pilkades serentak tersebut.

Tentunya dalam rangka pesta demokrasi pilkades pun juga tidak jauh dari langkah strategi dan peranan yang di mainkan oleh para elit elit politik pilkades dan gerbong simpatisan bagi calon untuk mempersiapkan peranan atau upaya sama sama mengantarkan sebagai seorang pemimpin Desa.

Salah satunya desa Ndano Kecamatan Madapangga Kabupaten Bima ikut dalam Pilkades serentak ditahun 2022.

Muhammad Saleh adalah sosok laki laki memiliki SDM yang handal dan juga dikenal dengan sosok yang ramah dan santun ditengah tengah kehidupan dengan warga masyarakat desa Ndano.

Sosok Muhammad Saleh bisa tua juga bisa muda, dirinya yang berstatus sebagai Aparat Sipil Negara (ASN ) yang berposisi menjabat sebagai Staf Kantor Camat madapangga kabupaten Bima yang pernah menjabat Pj. Kades Dena di tahun 2019 silam.

Dirinya Bismillah maju sebagai Calon Kepala Desa Ndano Kecamatan Madapangga Periode 2022-2028.

Dijelaskannya saat dikonfirmasi langsung awak Media online Bimantika Bahwa dengan tujuan dan niat dirinya Calon Kades Ndano guna membawa dan membangun kearifan lokal desa kearah tingkat yang lebih baik lagi.

Dirinya membangun dalam segi pandangan cara memimpin yang berbeda untuk membangun desa kearah tingkat yang lebih baik lagi.

Dirinya menjelaskan dengan banyak tokoh tokoh masyarakat yang merespon dan mendorong dirinya untuk maju sebagai Calon Kades dirinya Siap Maju.

“Namun dalam tujuan bukan berarti melemahkan terhadap calon kades dan kades yang sudah demisioner,”Jelasnya.

Visi dan misi Muhammad Saleh Calon Kades Ndano periode 2022-2028 yang banyak mendapat respon positif ditengah tengah masyarakat desa Ndano dengan melalui program kegiatan antara lain :

1.Mengingat jauhnya jarak Desa Ndano ke Puskesmas akan mengadakan Mobil Ambulance untuk membantu transportasi bagi warga yang berobat.

  1. Mengingat kondisi pemukiman sepanjang jalan negara yang mungkin belum ada pembatasnya akan diprogramkan untuk pagar permanen disepanjang jalan negara yang ada di desa Ndano.
  2. Program kegiatan mandirinya untuk mempersiapkan papan nama kematian dan kain kafan kematian secara gratis untuk orang meninggal dunia, Dan meningkatkan kesetaraan kepada para kaum gender.
  3. Memprioritaskan kepada para lansia untuk melakukan kesejahteraan melalui bantuan dari program pemerintah desa.
  4. Mengembangkan kreatifitas untuk para pemuda.
  5. Memajukan untuk para petani.

Muhammad Saleh yang berlatar belakang status PNS dan yang dikenal memiliki SDM handal ini, Selain membacakan visi dan misi ia pun mengungkapkan pandangan sosial politiknya bahwa dirinya maju sebagai calon kades bukan semata-mata dengan tujuan ingin mengabdikan dirinya ketika dipilih menjadi kades.

Muhammad Saleh punya niat dan tujuan bukan berangkat dari nilai keserakahan, Namun semua ini adalah bentuk untuk membangun desa guna melahirkan dan terciptanya program program kegiatan cara memimpin yang berbeda dalam mewujudkan ide dan gagasan terhadap perbedaan dalam rangka cara memimpin.

Masih tambahnya Muhammad Saleh Calon Kades menurut pandangan sesungguhnya rakyat wajib mengenal bagi calon pemimpinnya lebih utama urusan visi misinya untuk mengembangkan suatu kemajuan menuju desa yang lebih maju kearah tingkat yang lebih baik lagi.

Namun inipun bukan berarti melemahkan bagi lawan politik dan melemahkan terhadap kepala desa yang sudah demisioner karena ini adalah konsep perbedaan untuk cara memimpin yang perlu diwariskan guna kemajuan desa kita kearah tingkat yang lebih baik lagi,

“Maka dengan ini saya memohon do,a dan dukungan seluruh lapisan warga masyarakat desa Ndano” demikian harap Muhammad Saleh.(***//yadin)

Kasi Hukum Polres Bima Jadi Pemateri dalam Sosialisasi Permendikbudristek tentang Dana Bos dan BOP

Bimantika.net Kasi Hukum Polres Bima AKP I Wayan Sada Sutra hadiri dan menjadi pemateri dalam sosialisasi Permendikbudristek Nomor 2 Tahun 2022 tentang dana BOS dan BOP kesetaraan (14/2/22) pukul 09.00 Wita.

Yajg Menjadi pemateri dalam kegiatan yang di gelar di Aula Kantor Camat Palibelo tersebut antara lain Kepala Dinas Dikbudpora Kabupaten Bima, Junaidin, S.Sos, M.Si, Kasi Intel Kejari Bima, Andi Sudirman, dan Kasi Kurikulum SMP Dikpora Kabupaten Bima, dan moderator, Dr. Karyadin, S.Pd, M.Pd.

Menurut Kasi Humas Polres Bima, Iptu Adib Widayaka, menyebut, kegiatan tersebut diikuti sebanyak 172 orang, diantaranya penilik kecamatan, koordinator wilayah, Kepala Sekolah TK, SD dan SMP, dan ketua lembaga PAUD dan PKBM Kabupaten Bima.

“Ada 3 materi yang jadi bahan pemaparan dalam sosialisasi tersebut,” Ucap Adib.

Pertama, terkait Permendikbud ristek Nomor 2 Tahun 2022 tentang dana BOP, BOS dan BOP kesetaraan, dipaparkan oleh Kasi kurikulum SMP Dikbudpora Kabupaten Bima.

Kedua, materi potensi kerawanan atau dugaan penyimpangan dalam penggunaan dana BOP/BOS dipaparkan oleh Kasi Intel Kejari Bima.

Kasi Hukum polres Bima AKP I Wayan Sada Sada Suitra SH Memaparkan sanksi pidana yang akan diterapkan apabila terjadi penyimpangan dalam penggunaan anggaran tersebut.(***)