Mecidana Open Kursus Editing Vidio, Ajak Generasi Kreatif

Bimantika.net Mecidana Studio yang sebelumnya pernah memproduksi Film Legenda Bima “La Hila Donggo” dengan Surat Tanda Lulus Sensor dari Lembaga Sensor Film RI Nomor : 1480/DCP/NAS/13/10.2020/2019 Dengan produksi dibawah payung Pemerintah Kabupaten Bima, dan beberapa film lainnya yang juga sempat masuk dalam 10 Besar Action SCTV, mengajak masyarakat dan generasi muda Bima jadi Youtubers.

Ajakan tersebut oleh sang owner Mecidana Ari Ipan bukan tanpa maksud dan tujuan, dengan menjadi Youtubers generasi muda terus mengasah diri lebih kreatif dan terjun dalam perhelatan time yang berkualitas.

Menurut Ipan, dengan kemampuan membuat vidio dan mengunggahnya lewat kanal Yotube, generasi anti rebahaners Mbojo berkesempatan mempromosikan Bima ke dunia dengan cara, bentuk dan sesuai selera masing-masing lewat vidio. Dengan cara itu pula dapat memberi peluang masuknya pundi-pundi uang kedalam wilayah Bima sehingga perputaran uang bisa bertambah, memberi dampak baik pula bagi perekonomian.

Konten Youtube menurutnya bisa berbagai macam, mulai dari keseharian di Bima, jalan-jalannya, kupas informasinya, promo wisatanya, promo makanannya bahkan tentang sejarah Bima itu sendiri, atau membuat film-film pendek berbagai genre.
Makin banyak vidio/film makin nambah stok informasi tentang Bima, ungkap Ipan.

“Masalah cara dan isi konten itu tergantung masing-masing, dan kesempurnaan konten biar hadir bersama waktu. Yang utama udah memulai melakoninya. Bisa dulu ngedit, itu sudah masuk level satu anda generasi berkualitas”, sasarnya.

Oleh karenanya untuk menciptakan generasi gemilang, cerdas dan terampil memproduksi vidio, menjawab tantangan mada depan, Aripan yang juga selaku Pembina dan Pendiri di KOFYB-20 yakni perkumpulan Para Kreatif, Filmaker dan Youtuber Bima Dompu ini membuka Kursus Editing untuk kelas Basic, bertempat di Museum Asi Mbojo dengan biaya sebesar Rp. 250 Ribu.

“Akan banyak hal yang bisa kita lakukan bersama kelak. Kami siap menyambut generasi progresif masa depan. Dan kita siapkan itu!”, ajaknya. (***)

Dir Resnarkoba Polda NTB Pantau Langsung Vaksinasi di Sanggar

Bimantika.net Dihari Kedua Lawatan kerjanya Dir Reserse Narkoba Polda NTB Kombes Pol Helmi Kwarta Kusuma Putra Rauf,S.I.K, kali ini mengunjungi mengelilingi Desa di kecamatan Sanggar Kabupaten Bima.Senin (21/2/22).setelah kemarin memantau pelaksanaan Vaksin di desa Piong dan Desa Taloko usai dari kecamatan Madapangga Minggu( 20/02/22) sebelumnya.

Kapolres Bima AKBP Heru Sasongko SIK Dalam Keterangan persnya dirilis Kasi Humas Iptu Adib Widayaka Menuturkan, Sesampainya di Polsek Sanggar Pamen Polri ini bertemu dan memberikan pengarahan kepada Seluruh Kades, Bhabinkamtibmas,dan Babinsa Se Kecamatan Sanggar terkait percepatan Vaksinasi dikabupaten Bima khususnya kecamatan Sanggar.

Helmi Menyampaikan bahwa Kehadiran nya ditugaskan menjadi Pamatwil untuk Kecamatan Sanggar,Madapangga dan Kecamatan Tambora, kami membawa tim nakes dari Biddokkes Polda NTB tujuannya supaya proses percepatan vaksin di Sanggar berjalan sesuai yang diharapkan oleh Negara, pungkasnya.

“Vaksinasi Dosis ke 2 di Kecamatan Sanggar masih kurang, target yang harus kita capai kurang lebih 90 % untuk dosis 1 dan 80 % ke atas untuk dosis 2, sesuai dengan instruksi presiden” kata Helmi.

“Malam ini saya hadir agar Kecamatan Sanggar tidak boleh kalah dari Kecamatan yang lain, kalau Kecamatan lain mampu maka Sanggar juga harus mampu jadi ini merupakan pertaruhan nama baik kita di Kecamatan Sanggar, dengan demikian mari kita semangat agar proses percepatan vaksinasi berjalan dengan baik, dan mencapai target”pungkasnya.

Pamen Polri ini sangat yakin dengan semangat seluruh kepala desa yang hadir pada malam ini Kecamatan Sanggar akan mampu mencapai hasil yang sangat bagus dari Kecamatan lainnya, Kalaupun ada hambatan/kendala agar tim Nakes segera laporkan ke Danposramil atau Kapolsek Sanggar , sehingga kegiatan vaksinasi harus tetap berjalan.
Terkait adanya kendala kebutuhan jenis vaksin bahwa untuk dosis satu moderna harus di gunakan sinovac juga pada dosis ke dua, sedangkan untuk dosis satu ytg gunakan moderna bisa menggunakan sinovak pada dosis ke 2 namun dengan jeda/interfal waktu yang harus lama, dengan demikian tugas kita agar bisa memberikan Sosialisasi/Pemahaman kepada masyarakat terkait kebutuhan vaksin. Paparnya.

Dia juga menekan agar Kapolsek Sanggar dapat mengkoordinir semua tim vaksinasi dari Puskesmas Sanggar degan tujuan memberikan semangat dan memperkuat kerja para tim vaksinasi guna mempercepat proses vaksinasi di Kecamatan Sanggar.

Diresnarkoba ini pun menghimbau Kapolsek dan Danposramil bisa bekerja sama dengan pemerintah desa uttk mengetahui data valid/riil jumlah masyarakat dan gunakan seluruh ketua RT di desa masing masing agar data jumlah masyarakat yang layak vaksin dapat diketahui dengan jelas. Selain dari kapolsek dan danposramil, seluruh babinsa dan babinkamtibmas juga wajib mengetahui data jumlah warga yang harus di vaksin.

PJU Polda NTB ini Berharap kepada Kepala Desa se_Kecamatan Sanggar untuk membantu agar percepatan vaksinasi terlaksana di Sanggar karena peran kepala desa sangat besar dalam membantu keberhasilan percepatan vaksinasi dan juga sebagai penentu utama dalam percepatan pencapaian vaksin jelas Helmi dikutip Adib.

Sementara itu Camat Sanggar Ahmad SH,dirinya mewakili Masyarakat mengatakan sangat beruntung mendapat Pamatwil dari Polda NTB yaitu Bapak Dir Resnarkoba yang begitu semangat luar biasa terutama untuk memotivasi para Kepala Desa dalam mengejar target selama 14 hari, harus bisa mencapai 100%,

Dijelaskan Untuk Kecamatan Sanggar pencapaian tertinggi yaitu Desa Oi saro melobihi 100% untuk Dosis pertama, dan pencapaian terendah di Desa Kore 55% untuk dosis pertama, dia berharap kita abaikan pencapaian tertinggi maupun terendah tersebut, semua desa harus bekerja secara maksimal untuk mengejar pencapaian dosis 2 yang masih sangat rendah.ucapnya.

Senada dengan itu Kepala PKM sanggar Fatimah S.kep Tim Vaksinasi di PKM Sanggar terdiri dari 2 tim dengan anggota masing – masing 8 orang , yang dalam kegiatan sehari – hari turun di Desa sebanyak 1 tim, dan 1 tim lagi menerima pelayanan vaksin di PKM Sanggar, dengan adanya bantuan tenaga vaksinasi dari Polda NTB untuk kegiatan sangat membantu untuk kelancaran giat vaksin dan dalam mengejar target percepatan pencapaian vaksin Diwilayah Kecamatan Sanggar Terangnya.

Hadir dalam kegiatan Tersebut Pamatwil Dari Polda NTB Dirrsarkoba Kombepol Helmi Kwarta Kusuma Putrq Rauf, S.Ik M.H,Pamatwil Polres Bima Kasat Narkoba AKP Wahyudin,Camat Sanggar Ahmad, SH,Kapolsek Sanggar Iptu Muhtar,Danposramil Sanggar Peltu Barahima,Kepala Puskesmas Sanggar Fatimah, S.Kep,Seluruh Kepala Desa Se Kecamatan Sanggar,Seluruh Bhabinkamtibmas Se Kecamatan Sanggar,Seluruh Babinsa Se Kecamatan Setempat.

Seluruh Pemerintah desa dan tim vaksinasi dari Puskesmas Sanggar sangat mengapresiasi dengan arahan/support yg disampaikan oleh Pamatwil dari Polda NTB dan berjanji akan melaksanakan proses percepatan vaksin dengan secepat cepatnya demi membanggakan nama baik Kecamatan Sanggar tutup Adib.(***)

Karo OPS Polda NTB Irup Apel Percepatan Vaksinasi di Kantor Pemkab Bima

Bimantika.net Sebagai bentuk kesiapan unsur Pemerintah Daerah Bersama TNI- Polri Serta Stake Holder terkait lainnya dalam rangka Upaya peningkatan penangan Covid-19 dan percepatan pelaksanan Vaksinasi Di kabupaten dan kota Bima Pemkab Bima menggelar Apel Persiapan Vaksin di lapangan Apel upacara Setempat, Selasa 22/2/22 Pukul 08.30. Wita.

Kapolres Bima AKBP Heru Sasongko S.I.K, melalui Kasi Humas Iptu Adib Mengatakan Yang bertindak Sebagai inspektur dalam kegiatan Tersebut Kepala Biro Operasional Polda NTB, Kombes pol Imam Thobroni S.I.K., MH. yang juga Selaku Pamatwil persiapan pelaksanaan percepatan Vaksin Covid-19 di Kota dan Kabupaten Bima.

Dalam amanat Kapolda NTB IRJEN Djoko Purwanto S.I.K, yang disampaikan oleh Karo Ops Iman Thobroni, Polda NTB akan terjun langsung ke desa-desa di kecamatan di wilayah kota Bima dan Kabupaten Bima untuk membantu Pencapaian target yang kita harapkan sebesar.

Ini Merupakan salah Satu Cara pemerintah Guna memutus mata rantai penyebaran Virus Covid-19 Hal ini dilakukan untuk Mewujudkan Herd imuniti atau kekebalan tubuh Alhamdulillah kita sudah mencapai 289 Juta dosis Vaksinasi Bagi selurt masyarakat Indonesia pungkas PJU Polda NTB. itu dikutip Adib.

Dikatakannya, Apel Kita Gelar Hari ini adalah Upaya dalam meningkatkan Laju Vaksin di kabupaten Bima.

Semua itu akan terlaksana dengan yang baik antara Pemkab, TNI-POLRI dan Seluruh Stack Holder terkait di Kabupaten Bima Pasti akan Tercapai target yang ditentukan dengan sasaran Vaksinasi di kabupaten yang layak Vaksin Sebanyak 386.854 Orang Sesuai Dengan pada Release Kemenkes berdasarkan Aplikasi P- care Vaksinasi dosis Satu mencapai 286.854.Orang ( 72,94 ,%). dan Dosis Dua 101.333. Orang (26,19%).

Lanjutnya, Berdasarkan inmedagri No.8 Tahun 2022 tentang pencegahan dan penanggulangan Covid-19, penyelenggaraan Motto GP di Pertamina Mandalika intenasional Street sirkuit NTB 2022 Salah satu syarat dengan Tercapainya 80% Dosis Saru dan Dua diprovinsi NTB.

Untuk mencapai target Vaksin dikabupaten Bima adalah dengan kebersamaan antara TNI-POLRI,Nakes, sehingga akan mampu mendongkrak Capaian Vaksin yang tinggi dikabupaten Bima.

Dalam 14 Hari kedepan satgas percepatan Vaksinasi Pemprov NTB para PJU,Polda NTB, akan terjun langsung berbasis Kecamatan Diwilayah kabupaten Bima untuk membantu Capaian Vaksin yang kita harapkan sebesar 309.483.(80%).

Untuk Dosis 1 dan 2 Target Vaksin 386.854. Orang yang layak di Vaksin,kekurangan untuk mencapai 80% dosis 208.150 orang.

Sedangkan Untuk mencapai 80% dalam waktu 14 hari Minimal 16.790 orang setiap Harinya yang harus Tervaksin untuk itu di perlukan Peran aktif Seluruh elemen Yang ada.

Dikabupaten Bima Yang terkonfirmasi 1.703 Orang,Yang Aktif 205 Kasus, dan yang sembuh 1456. Orang sedangkan Yang meninggal 24 Orang untuk Dibutuhkan kerjasama semua pihak dalam rangka percepatan Vaksin Kemungkinan Besar kasus Covid-19 Diwilayah kabupaten Bima akan menurun.

Diakhir Sambutannya Thobroni menghimbau seluruh lapisan masyarakat agar tetap mematuhi protocol kesehatan seperti Mencuci tangan memakai masker,menjaga jarak Serta menerapkan pola hidup sehat.

Setelah itu Dir OPS Kombespol Imam Thobroni SIK, dan Kabid Propam Kombespol Awan Haryono SIK, didampingi Kapolres Bima AKBP Heru Sasongko SIK,memantau Langsung pelajar Maupun masyarakat umum yang di vaksin digerai yang tersedia di Lapangan Pemkab Setempat.

Hadir Dalam Kegiatan PJU Polda NTB, Kapolres Bima AKBP Heru Sasongko SIK, Kapolres Bima Kota Hendri Candra Novika SIK,MH., Dandim 1608 Bima Letkol Inf M. Julhaq, Bupati Bima H.indah Damayanti Putri SE, Forkompinda,Muspika Kapolsek Se-kabupaten Bima, Danramil Se-Kabupaten Bima serta Bhabinsah dan Bhabinkamtibmas se-kabupaten Bima.

Seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar aman dan berakhir sekira Pukul 10.00. Wita Tutup Adib. (***)

7 Tahun Jalan Warga Penato’i Diabaikan, di Era HML di Kerjakan

Foto : Tangkapan Layar

Bimantika.net Kota Bima Lahir sejak Tahun 2003, sebagai daerah otonom baru, tentu masih ada hal-hal yang sama sekali belum tersentuh oleh pembangunan dan kesejahteraan.

Sebut saja di RT 08 Kelurahan Penato’i Kecamatan Mpunda Kota Bima, beberapa waktu lalu warga tanam pohon pisang di tengah jalan karena protes ingin diaspal jalannya.

Bahkan dalam akun facebook atas nama Darus yang juga sebagai Ketua RT nampak salah satu Dinas dan Bhabinkamtibmas sibuk merapikan kembali jalan yang ditanami pohon pisang oleh warga.

Atas aksi sebagian warga yang tanam pohon pisang di tengah jalan yang sejak 7 tahun silam tidak pernah diperhatikan oleh Pemerintah Kota Bima akhirnya Pemerintah Kelurahan Penato’i Kecamatan Mpunda beserta staff dan Bhabinkamtibmas Penato’i mencabut kembali pohon pisang yang ditanam warga tersebut.

“Proses pencabutan pohon pisang yang ditanam oleh warga ditengah jalan lingkar doro toi Penatoi, setelah mendapatkan jawaban pasti dari Dinas terkait bahwa pengaspalan akan dilakukan tahun ini” demikian narasi yang disampaikan oleh Darus salah seorang Ketua RT di Kelurahan Penato’i Kecamatan Mpunda Kota Bima.

Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML) melalui Kepala Dinas PUPR Kota Bima Muhammad Amin memastikan bahwa Pekerjaan Jalan Doroto’i kelurahan Penato’i yang ditanami pohon pisang oleh warga itu itu sudah masuk dalam APBD 2022 yang tentunya di kerjakan di Tahun 2022 ini.

“Insya Allah Akan dikerjakan di tahun 2022 ini karena sudah masuk dalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kota Bima” demikian Ungkapnya saat d konfirmasi Media Online Bimantika Selasa 22 Pebruari 2022. (***)

Kota Bima Laksanakan Vaksinasi Massal Dirangkai Gowes Fun Bike Bersama Gubernur NTB

Bimantika.net Pemerintah Kota Bima laksanakan Rapat Koordinasi terkait persiapan dan pemantapan kegiatan pelaksanaan Vaksinasi Massal dan Gowes bersama Gubernur NTB, berturut pengundian doorprize bagi peserta vaksinasi dan fun bike.

Hadir Sekda Kota Bima Drs. H. Mukhtar MH sekaligus memimpin jalannya rapat koordinasi, Asisten I, dan Kadis Kesehatan beserta seluruh Kepala OPD dan Kepala Bagian, Camat dan Lurah se-Kota Bima. Rapat berlangsung di Aula Rapat Pemerintah Kota Bima, Senin 21 Februari 2022.

Dalam arahannya Drs. H. Mukhtar MH mengajak seluruh Lurah dan Camat untuk melakukan validasi data masyarakat yang sudah dan belum melaksanakan vaksinasi kepada Dinas Kesehatan, termasuk pelajar dan anak-anak sehingga ada kecocokan dan kesamaan data antara Kelurahan dan Dinas Kesehatan. Begitupun pula dengan data ASN dan tenaga Non ASN yang sudah maupun belum melaksanakan vaksinasi yang menjadi tanggungjawab Dinas masing-masing.

Ditambahkan agar segera melakukan persiapan data karena dalam kurun waktu kedepan akan dilaksanakan vaksinasi massal bertempat di Pantai Lawata dirangkai dengan pelaksanaan gowes dan fun bike bersama Gubernur.

Dikatakan bahwa dalam perhelatan acara tersebut bagi para peserta vaksinasi yang melakukan vaksinasi sejak hari ini (senin, 21/2) sampai dengan pelaksanaan acara, akan diberikan doorprize khusus. Juga doorprize diberikan kepada peserta Gowes Fun Bike.

Diutarakan hadiah utama yang dapat diraih dalam kegiatan vaksinasi massal tersebut adalah 1 unit sepeda motor ditambah dengan hadiah menarik lainnya. Oleh karenanya diminta kepada seluruh OPD berserta jajaran untuk dapat mempersiapkan segala sesuatunya.

Wakil Gubernur NTB akan hadir dalam pelaksanaan event Vaksinasi dan Gowes Fun Bike. Rencana kunjungan Wagub ke Kota Bima mulai terjadwal pada Jum’at tanggal 25 Maret 2022. (***)

Polres Bima Kota Kawal Vaksinasi Hingga Malam

Bimantika.net Hari ini Senin 21 Pebruari 2021 Jajaran Polres Bima Kota dibawah kendali Kapolres Bima Kota AKBP Henry Novika Chandra, S..I.K., MH gencar melakukan pemantauan secara langsung proses percepatan Vaksinasi.

Melalui Kapolres Bima Kota AKBP Henry Novika Chandra, S.I.K., MH, Wakapolres Bima Kota Kompol Mujahiddin, S,Sos dan di dampingi kapolsek Sape Kompol Muslih masih semangat melaksanakan pengecekan Vaksinasi yang bertempat di desa Boke Kecamatan Sape Kabupaten Bima hingga malam hari.

Pantauan dan Liputan langsung media online Bimantika, Wakapolres Bima Kota Kompol Mujahidin, S.Sos mendampingi langsung Karo Ops Polda NTB Kombes Pol Imam Thobroni dan Kabid Keu Polda NTB Kombes Pol Taharudin, SE, MM yg hadir dalam rangka monitoring kegiatan percepatan Vaksinasi masal di SMA N 1 SAPE yang di lakukan oleh tim Vaksinator dari RSUP NTB, Bidokes Polda NTB dan di bantu oleh tim Vaksinator Puskesmas Sape.

Capaian kegiatan vaksinasi PKM Wilayah hukum Polsek Lambu hari Senin 21 Februari 2022.

  1. SMKN 1 LAMBU.
    • Dosis 1 = 37.
    • Dosis 2 = 137.
    • Dosis 3 = –
  2. SDN 2 SUMI.
    • Dosis 1 = 33.
    • Dosis 2 =
  3. AULA KANTOR DESA LANTA
    • Dosis 1 = 11
    • Dosis 2 = 36

4, DESA SORO

  • Dosis 1 = 3
  • Dosis 2 = 12
  • Dosis 3 = 5

Total capaian Vaksinasi Kecamatan Lambu = 274

Kegiatan berakhir pada pukul 18.00 Wita

Adapun Vaksinasi di wilayah hukum Polsek Sape Senin 21 Pebruari 2022 sampai dengn pukul 18.00 Wita :

Sampai berita ini dinaikkan bahwa Pelayanan Vaksinasi Puskesmas Sape hari Sabtu tgl 21 Februari 2022

Total diregistrasi : 1577 orang
Total divaksin : 1564 org
Yang di tunda : 13 org

Perincian :
Dosis 1 : 347 orang
Dosis 2 : 1209 orang
Dosis 3 : 8 orang

Guru :
Dosis 1 : 0 orang
Dosis 2 : 0 orang
Dosis 3 : 0 orang

Masyarakat :
Dosis 1 : 165 orang
Dosis 2 : 1055 orang
Dosis 3 : 8 orang

SDM Kesehatan:
Dosis 1 : 0 orang
Dosis 2 : 0 orang
Dosis 3 : 0 orang

Publik :
Dosis 1 : 0 org
Dosis 2 : 0 org

Lansia :
Dosis 1 : 0 org
Dosis 2 : 0 org

Remaja :
Dosis 1 : 182 org
Dosis 2 : 154 org

Bumil:
Dosis 1 : 0 org
Dosis 2 : 0 org

Anak
D0sis 1 : 0 orang
Dosis 2 : 0 orang

Walikota HML : “Waspada Aksi Tipu Penjahat Mengatasnamakan Walikota”

Bimantika.net Ada banyak cara dan modus operandi dari pelaku tindakan kejahatan dan kriminalitas dalam memuluskan niat jahatnya.

Salah satunya adalah membuat Akun Facebook dengan menggunakan Foto Patroli Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML) dan istrinya Hj. Elly Alwaini.

Merasa Geram dan Murka atas modus penipuan yang mengatasnamakan dirinya dan foto keluarga nya Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML) pun mengklarifikasi dengan tegas.

“Ini ada modus penipuan yang mengatasnamakan walikota Bima” tegas Walikota HML saat di hubungi media online Bimantika dan beberapa media lainnya senin Petang 21 Pebruari 2022.

Oleh karena adanya modus penipuan itu, Walikota HML menghimbau kepada Aparat Sipil Negara (ASN) Kota Bima dan seluruh lapisan masyarakat Kota Bima untuk tidak mempercayainya dan harus mewaspadainya.

“Perlu kewaspadaan karena saya tidak punya akun Facebook sampai saat ini, jangan sampai ASN Kota dan masyarakat kota ditipu oleh penjahat yang memakai nama walikota” ujar Walikota HML dengn nada Marah. (***)

Dir PamObvit Polda NTB Pantau Langsung Vaksinasi di Donggo

Bimantika.net Direktur Obyek Vital Polda Nusa Tenggara Barat Kombespol Turmudi S.I.K., selaku Pamatwil melakukan pengecekan persiapan Personil Polsek Donggo dan Tim Vaksinator Puskesmas Donggo Guna Menggenjot Vaksinasi di Kecamatan Donggo Kabupaten Bima, Senin (21/02/22). sekira Pukul 11.20. Wita.

Kapolres Bima AKBP Heru Sasongko S.I.K, Melalui Kasi Humas Iptu Adib Widayaka mengatakan, Setibanya di kecamatan Donggo Pamen Polri Bermelati Tiga itu langsung menuju Desa Desa Mpili guna memantau langsung pelaksanaan Vaksinasi terhadap Masyarakat Umum, Pelajar, pelayanan publik, Guru, Lansia, ibu hamil dan Anak-anak.

Setelah itu PJU Lingkup Polda NTB itu menuju Dusun Tolonggeru yang di sambut Kapolsek Donggo Iptu Nasrudin beserta anggota dalam rangka menyaksikan langsung pelaksanaan vaksinasi ujar Adib.

Turmudi mengatakan, kehadirannya untuk menggenjot masyarakat agar masyarakat dapat melakukan vaksinasi sesuai capaian 75 persen yang ditargetkan.

“Kami terus menggenjot vaksinasi sesuai tugas diterima dari Pak Kapolda,” kata Turmudi”dikutip Adib.

Dikatakannya, untuk hal tersebut, tidak hanya dilakukan tim Obvit saja, tetapi juga tim lainnya dan secara masif.

“kami turun menggenjot warga di Bima karena animo warga masih kurang atas program vaksinasi,” jelasnya

Dia berharap, kepada warga agar senantiasa sadar akan pentingnya vaksinasi untuk menambah kekebalan kelompok tubuh (herd immunity), supaya kita semua tidak terpapar Virus Covid-19 Varian Omicron

Selainnya, diharapkan juga seluruh elemen dan komponen masyarakat untuk terus bersinergi dalam upaya penanggulangan pandemi Covid-19 tutup Adib.(***)

Bersama Mantan Napiter dan Mahasiswa, Cangkir Opini Sebarkan Paham Moderasi Agama di Jember

Bimantika.net Jember,- Ditengah maraknya gerakan radikalisme dan ekstrimisme agama di Indonesia, Cangkir Opini menggelar dua kegiatan yang bertajuk “Islam Moderat untuk Membangun Toleransi” di Hotel Sulawesi Jember dan Kedai Nong, Minggu (20/02/2022).

Di Hotel Sulawesi, Cangkir Opini menggelar kegiatan Dialog Intelektual Progresif (DIPRO) dan di Kedai Nong, Kegiatannya bernama Sarasehan Bareng (SABAR) Di Hotel Sulawesi, kegiatan yang dilakukan oleh Cangkir Opini mengundang tokoh Muhammadiyah bernama Dr. Kasman Rahim dan Tokoh NU bermana Dr. KH. Abdullah Syamsul Arifin. Keduanya bersepakat bahwa kegiatan yang bertemakan Moderasi Beragama harus selalu disuarakan supaya paham-paham ekstremisme berbasis agama bisa dicegah dengan cepat.

Dalam materinya, Kasman Rahim, Mantan Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Jember mengungkapkan bahwa Islam yang dipahami oleh Muhammadiyah adalah Islam yang wasatiyah (tengahan). Islam Wasatiyah di dalam al-qur’an disebutkan sebanyak lima kali. Secara umum, makna wasatiyah (moderasi) dalam konteks keagamaan adalah adil, tidak ekstrem ke kanan maupun ke kiri namun memiliki pondasi yang kuat untuk mempertahankan prinsip tengahan yang dimilikinya.

“Muhammadiyah memiliki paham Islam Wasatiyah, yang berarti ditengah atau bisa disebut moderasi,” ungkap kasman.

Lebih lanjut, KH. Abdullah Syamsul Arifin atau Gus Aab menyampaikan bahwa moderasi agama itu adalah paham keagamaan yang diturunkan oleh Allah agar menjadi rahmat bagi semesta alam. Dalam implementasinya, Islam moderat yang salah satu tujuannya adalah membangun sikap toleransi antar umat beragama, dan menghormati setiap klaim kebenaran (ajaran) yang dimiliki oleh setiap agama.

Sikap toleransi yang dikemukakan oleh Gus Aab adalah memberikan ruang bagi pemeluk agama lain untuk menjalankan ajaran agama atau klaim kebenaran yang diyakininya.

“Kita sebagai umat beragama, kita tidak perlu mengganggu mereka untuk menjalankan perintah agama mereka, cukup kita berikan ruang untuk mereka,” kata Gus Aab.

Di Kegiatan Sarasehan Bareng (SABAR), Kedai Nong, Cangkir Opini juga mengundang Dhian Wahana Putra, Rosnida Sari dan Irfan Suhardianto.

Dhian Wahana Putra selaku Kepala Pusat Studi Peradaban Islam UM Jember menerangkan bahwa untuk memahami konsep Islam Moderat, maka kita harus mengerti tentang konsep ta’budi dan ta’kuli. Ta’abudi adalah konsep ibadah yang tidak boleh dipertentangkan seperti ibadah mahdoh. Sedangkan ta’akuli adalah konsep ibadah yang membuka ruang bagi manusia untuk beribadah dengan kreatfitas mereka, contoh menutup aurat.

“Menutup aurat itu wajib, tapi urusan menutup aurat dengan apa itu sebebas yang bersangkutan,” terang Dhian.

Dalam kajian perspektif kebudayaan, sebagaimana yang dikatakan oleh Rosnida Sari yang merupakan Tokoh The Center of Human Right, Multiculturalism, and Migration bahwa faktor utama munculnya gerakan radikalisme berbasis agama adalah munculnya kebencian-kebencian yang terawat di tengah umat beragama.

Faktor inilah yang menyebabkan Islam menjadi agama yang dibenci karena banyaknya penganut Islam yang dicap negatif oleh penganut agama lain.
Apalagi banyak kesan yang muncul di media bahwa umat Islam itu adalah penganut agama yang suka marah-marah, kejam dan tidak manusiawi.

“Padahal umat Islam tidak seperti itu, bahkan salah satu keutamaan ajaran Islam adalah menghormati orang lain tanpa melihat latar belakang budaya dan agama orang tersebut,” lanjut Rosnida.

Menurutnya, media memiliki peranan penting dalam membangun citra Islam di mata masyarakat, baik buruknya Islam tergantung bagaimana media mencitrakan Islam.

Faktor yang lain yang juga ikut mempengaruhi munculnya gerakan radikalisme adalah faktor ekonomi. Ekonomi yang lemah membuat seseorang sangat mudah untuk terpengaruh dengan paham radikal yang menjanjikan materi. Disisi lain, sikap tidak kritis terhadap berbagai macam informasi juga memiliki peluang untuk membuat kita terjerumus ke dalam gerakan radikalisme.

“Faktor ketiga adalah haus akan ajaran agama, sehingga setiap informasi yang keagamaan yang didapat diterima tanpa pemikiran yang kritis,” tutup ros panggilan akrabnya.

Tentang Islam Moderat, Irfan Suhardianto seorang eks napiter yang berasal dari Probolinggo menceritakan pengalamannya saat menjadi seorang yang pernah bergelut bersama kelompok Ansarud Daulah bahwa dirinya dulu adalah orang biasa yang suka ikut-ikut kajian karena semangat mencari hidayah. Baginya, sebagai umat Islam mencari hidayah adalah kewajiban umat Islam karena berkenaan dengan ajaran agama Islam.

“Salah satu doktrin yang paling teringat di dalam kepala Irfan adalah doktrin tentang fikih jihad, dimana salah satu kelompok memahami bahwa Islam hanya bisa ditegakkan melalu gerakan Jihad. Pemahaman tentang Jihad inilah, yang dikuatkan dengan ayat tengan barang siapa yang memutuskan sebuah perkara tanpa hukum Allah maka dia kafir,” lanjut Irfan.

Selain itu, doktrin ini mencoba untuk memusuhi pemerintah yang membuat hukum, dan para pendukung pemerintah yang melegitimasi semua hukum-hukum yang diciptakan oleh pemerintah dan antek-anteknya.

“Salah satu organisasi yang disasar oleh Irfan dan kelompoknya adalah kepolisian karena menjadi salah satu pasak pemerintah yang memiliki kekuatan dalam menjalankan kepentingan pemerintah,” ungkapnya.

Sebagai mantan napiter, Irfan menginginkan bahwa karena pengalamannya yang pernah menjadi terorisme, maka Islam yang harus kita pahami adalah islam yang membawa rahmat bagi seluruh alam, manusia, dan makhluk Tuhan. Tauhid yang kita pahami jangan sampai pemahaman yang kita anut adalah pemahaman tauhid yang mengkafir-kafirkan orang lain yang berbeda dengan kita.

“Intinya adalah, Islam tidak mengajarkan kepada kita untuk mengkafirkan orang lain. Justru Islam mengajarkan kita untuk mengajak manusia untuk terus berbuat yang baik. bahkan kalau ada orang yang melakukan kesalahan, maka kita sebagai umat islam yang paham agama tidak perlu mengkafirkan mereka, karena itu bukan tugas kita,” tegas Irfan.

Untuk mencegah apa yang dilakukan dulu ketika masih aktif sebagai teroris, dia mengajak semua peserta untuk mengkaji semua keilmuan yang berkenaan dengan agama, yang terpenting adalah bagaimana kita belajar dengan orang-orang yang memiliki sanad yang jelas dalam mengkaji agama agar tidak tersesat di jalan yang tidak diinginkan (radikal, ekstremis, dan terorisme). (**K

Kapolres Bima Hadiri Rakor Persiapan Pelaksanaan Percepatan Vaksinasi Covid-19

Bimantika.net Kepala kepolisian Resor Bima AKBP Heru Sasongko, S.I.K hadiri rapat koordinasi (Rakor) persiapan pelaksanaan percepatan Vaksin Covid-19 di Kabupaten Bima Minggu (20/2/22) bertempat di Ruang Rapat Utama Kantor Bupati Bima.

Rapat yang dipimpin Bupati Bima hj.indah Damayanti Putri, SE (IDP) itu dihadiri oleh,Walikota Bima diwakili Sekda Kota Bima Drs. H. Mukhtar Landa,Karo Ops Polda NTB Kombespol Imam Tabroni, S.I.K,Waka Satgas Polda NTB Kombespol Awan Haryono, S.I.K,Kepala Dikes Provinsi NTB Dr. H. Lalu Hamzi Fikkri, MM, Mars,Kapolres Bima Kota AKBP Hendri Novika Chandra, S.I.K, SH,Kapolres Bima AKBP Heru Sasongko, S.I.K,Dandim 1608/Bima diwakili Pasi Ops Kodim 1608/Bima Kapten Inf. I Gusti Ngurah Rai Karangasem,Sekda Kab. Bima Drs. H. Taufik Hak, M. SI,Kadis Kesehatan Kab. Bima Fahrurahman, SE, M.SI,Kadis Dikpora Kab. Bima Drs. Zunaidin, SE, MM,Kepala BPBD M. Chandra Kusuma, AP,Direktur RSUD Bima Dr. Ihsan, M.PH,Kadis Dukcapil Kab. Bima Drs. Salahuddin, SH, M.SI, Camat Se-kabupaten Bima, Danramil Se-Kabupaten Bima, Kapolsek Se-kabupaten Bima,

Kapolres Bima AKBP Heru Sasongko S.I.K, dalam keterangan persnya dirilis Kasi Humas Iptu Adib Widayaka mengatakan Rakor yang dipimpin Bupati Bima Hj. Indah Damayanti Putri SE ini, bertujuan membahas persiapan pelaksanaan percepatan vaksinasi Covid-19 di wilayah Kota dan Kabupaten Bima.

Senada dengan itu Karo Ops Polda NTB Kombes Imam Tabroni SIK, Berharap kepada seluruh pihak terkait untuk menjalin sinergis dalam untuk mempercepat pelaksanaan kegiatan Vaksinasi baik Vaksinasi dosis 1, dosis 2 maupun yang sudah melaksanakan Vaksin ke 2 agar melaksanakan Vaksin ke 3 jenis Boster

Pejabat utama Polda NTB ini Juga berharap kepada pihak Nakes agar tetap selalu berkordinasi dengan pihak Babinsa, Bhabinkamtibmas Maupun perangkat Desa agar pelaksanaan kegiatan Vaksinasi Diwilayah Kabupaten Bima dapat berjalan sesuai dengan harapan.

“Saat ini capaian Vaksinasi Provinsi NTB Untuk Dosis I, Sudah diatas 80 % (Kecuali Kabupaten Bima) dosis II 63,03 (Kabupaten Bima 26,04 %)Adapun Pencampain Vaksinasi khususnya di wilayah Kabupaten Bima adalah Dosis I sebanyak 72,87%, Dosis II 26,04% dan Dosis III 0,54%.Ungkap Pria Bermelati Tiga itu”dikutip Adib.

Semetara itu Waka satgas Polda NTB Kombespol Awan Haryono, S.I.K,Juga berharap semua pihak agar mendukung pelaksanaan kegiatan Vaksinasi khususnya diwilayah Kabupaten Bima,Karena saat ini khusus di wilayah Kabupaten Bima pencapaian Vaksinasi tersebut masih dibawah standar ujarnya.

Lanjut Adib Pihak Dukcapil Kabupaten Bima siap untuk mendukung pelaksanaan kegiatan Vaksinasi dengan membagi anggota di tiap-tiap lokasi Vaksin guna mendukung data yang kurang terbaca oleh sistem.tutup Adib.

Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman, lancar dan Berakhir Pukul 17.30 Wita. (***)