2 Atlit MAN 2 Kota Bima Berlaga di Kejuaraan Panjat Tebing Nasional

Bimantika.net _Dua atlit panjat tebing Madrasah Aliah Negeri (MAN) 2 kota Bima yang akan berlaga di kejuaraan panjat tebing Nasional di UIN Solo.

Kedua orang atlit itu adalah atlit binaan bersama MAN 2 Kota Bima dengan federasi panjat tebing indonesia (FPTI) Kota Bima.

Mereka adalah M. Naufal Bimasbuqin kelas XII ipa dan MF. Fadillah Rosyd kelas X 8.

Menurut ketua harian Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) kota bima M. Fauzi, S.Pt menjelaskan bahwa sebelum duta MAN 2 kota bima ini mengikuti kejuaraan panjat tebing nasional di Solo telah mengikuti tahapan program yang telah ditetapkan oleh pelatih panjat tebing kota bima.

Lanjut Fauzy bahwa Keduanya ini akan mengikuti dua nomor pertandingan yaitu lead perorangan pelajar putra dan lead umum putra.
Dimana pada kejurnas ini federasi panjat tebing indonesia kota bima mengirim tujuh atlit terbaik baik sebagai peserta pelajar maupun peserta umum.

“Mereka telah mengikuti program tranining center mandiri sejak mengikuti seleksi atlit panjat tebing yang akan berlaga pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) NTB tahun ini” ungkapnya.

Masih menurutnya bahwa
Naufal dan Rosyd pada porprov nantinya akan turun pada nomor lead perorangan U 19 dan speed.clasic U 19.

“Salah satu tujuan mengikuti kejuaraan nasional yg diadakan oleh Mapala UIN Solo adalah sebagai ajang uji kemampuan, mengukur hasil training selama 6 bulan terakhir ini” Ungkap.M Fauzi.

Ia menambahkan bahwa pasca pandemi covi 19 hampir diberbagai wilayah di Indonesia tidak dapat mengadakan kegiatan kegiatan.

Termasuk salahsatunya adalah olahraga panjat tebing.

M. Naufal Bimasbuqin sendiri adalah atlit unggulan kota bima pada kategori kelompok umur berdasarkan hasil simulasi dan uji tanding sesama atlit kota bima.

Sebenarnya ada tiga atlit Man 2 Kota bima yang akan berlaga pada kejuaraan ini namum karena satu orang atas nama Ahsanul Furqan mengalami cedera sehingga tidak bisa mengikuti kejuaraan (infensi jari tangan).

Awan panggilan akrabnya sementara ini sedang intens pengobatan cedera.
Ditanya tentang target M Fauzi Menjelaskan bahwa kami belum bisa menargetkan apa-apa pada event ini. Karena ini kejuaraan pertama pasca covid 19.

“Belum bisa membaca kemampuan pelajar daerah lain. Insya Allah ungkapnya paling tidak adik-adik atlit pelajar mendapatkan pengalaman yang berharga” ungkapnya.

Sambung Fauzy yang juga Ketua RW di Kelurahan Sarae ini setidaknya adik-adik atlit bisa rasakan aroma kejurnas dapat dirasakan bagaimana teknik dan cara memanjat mereka dapatkan pada kejurnas ini yang jelas grade mereka akan meningkat.

Kepala Sekolah MAN 2 Kota Bima Muslihah, S. Pd

Kepala Sekolah MAN 2 Kota Bima Muslihah, S.Pd menjelaskan bahwa rasa bangga dan terharu kepada para duta Man 2 kota bima karena terus terang saya kaget ternyata atlit pelajar terbaik NTB ada di kota bima lebih-lebih dari MAN 2 kota bima.

“Besar harapan saya semoga Naufal dan Rosyd dapat mengharumkan nama Man 2 kota bima lebih lebih Kota Bima dan NTB” ujarnya.

Lanjut ibu kepala kami pada prinsipnya akan tetap membina siswa yang berprestasi baik prestasi akademik maupun olahraga.

“Insya Allah tahun depan sarana dan prasara olahraga panjat tebing akan kami bangun di Man 2 kota bima” tegasnya.

Disamping bernilai estetika yang utama adalah adanya generasi penerus olahraga panjat tebing kota bima.

“Karena kami dengar ada atlit elit internasional panjat tebing indonesia berasal dari kota bima. Kalau tidak namanya Nurul Iqamah. Insya Allah pak wartawan akan banyak Nurul baru di MAN 2 kota bima” ungkapnya. (****)

Bupati IDP Minta Pimpinan Baznas Lahirkan Inovasi

Bimantika.net _Lima Orang Pimpinan BAZNAS Kabupaten Bima masa Bhakti 2022-2027 yaitu Drs. H. Zainuddin, MM terpilih menjadi Ketua, Wakil Ketua I H. Hanafie M. Saleh, S.Ag, Wakil Ketua II Sulaiman, SH, Wakil Ketua III Dr. Abdul Munir, M.Pd.I dan Wakil Ketua IV Ir. H.M Taufik Rusdi M.Ap dilantik dan dikukuhkan oleh Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri SE (IDP) di Ruang Rapat Forkopimda Kantor Bupati Bima.

Dalam acara pelantikan yang turut dihadiri Kepala Kantor Kementerian agama kabupaten Bima Drs. H. A. Munir, Ketua MUI kabupaten Bima TGH Abdurrahim Haris MA dan para Pejabat teras lingkup Pemkab Bima tersebut, Bupati Bima dalam sambutannya mengungkapkan, Pimpinan yang dilantik agar segera melahirkan inovasi.

Bupati Bima mengungkapkan, melalui tanggung jawab yang diamanahkan, pimpinan BAZNAS harus siap menjalankan tugas ini dengan sebaik mungkin.

Apalagi ini merupakan lembaga yang bertugas dan memiliki tanggung jawab besar mulai dari mengumpulkan kemudian membaginya sesuai dengan amanah.

Karena itu harus mampu menjalin koordinasi dengan pemerintah daerah, Kementerian Agama, Majelis Ulama Indonesia dan berbagai organisasi Islam.

Koordinasi ini penting dilakukan untuk mencari metode yang sebaiknya diterapkan dalam pengumpulan zakat.

Para Pengurus tidak hanya sekedar berharap dari zakat fitrah yang dikumpulkan setiap tahun, tetapi juga bagaimana menumbuhkan kesadaran masyarakat kita akan pentingnya membayar zakat.

Hal ini membutuhkan sosialisasi secara berjenjang. Disamping perlu melahirkan inovasi agar pola pelayanan, pendekatan dan pola pembayaran tidak lagi menunggu pengumpulan zakat dari desa dan kecamatan.

Tetapi bagaimana BAZNAS Kabupaten Bima bisa membuka berbagai gerai yang memberi kemudahan bagi siapapun yang ingin membayarkan zakatnya dan bisa mendapatkan penjelasan terkait penyaluran zakat.

Diakhir sambutannya, Bupati Bima menyampaikan agar Pimpinan BAZNAS menyampaikan secara berkala jumlah pengumpulan zakat dari masing-masing wilayah.

“Kecamatan mana yang paling tinggi pencapaiannya agar kecamatan lain juga memiliki semangat yang sama terpacu untuk bisa meningkatkan pengumpulan zakat pada setiap tahun.

“Baznas harus memiliki keterbukaan informasi terkait pengelolaan keuangan, untuk apa, sejauh mana dan sasaran yang tercapai pada tiap tahunnya agar tidak menimbulkan fitnah dunia dan akhirat” Tutup Bupati. (***)

Bupati IDP Minta Pimpinan Baznas Lahirkan Inovasi

Bimantika.net _Lima Orang Pimpinan BAZNAS Kabupaten Bima masa Bhakti 2022-2027 yaitu Drs. H. Zainuddin, MM terpilih menjadi Ketua, Wakil Ketua I H. Hanafie M. Saleh, S.Ag, Wakil Ketua II Sulaiman, SH, Wakil Ketua III Dr. Abdul Munir, M.Pd.I dan Wakil Ketua IV Ir. H.M Taufik Rusdi M.Ap dilantik dan dikukuhkan oleh Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri SE (IDP) di Ruang Rapat Forkopimda Kantor Bupati Bima.

Dalam acara pelantikan yang turut dihadiri Kepala Kantor Kementerian agama kabupaten Bima Drs. H. A. Munir, Ketua MUI kabupaten Bima TGH Abdurrahim Haris MA dan para Pejabat teras lingkup Pemkab Bima tersebut, Bupati Bima dalam sambutannya mengungkapkan, Pimpinan yang dilantik agar segera melahirkan inovasi.

Bupati Bima mengungkapkan, melalui tanggung jawab yang diamanahkan, pimpinan BAZNAS harus siap menjalankan tugas ini dengan sebaik mungkin.

Apalagi ini merupakan lembaga yang bertugas dan memiliki tanggung jawab besar mulai dari mengumpulkan kemudian membaginya sesuai dengan amanah.

Karena itu harus mampu menjalin koordinasi dengan pemerintah daerah, Kementerian Agama, Majelis Ulama Indonesia dan berbagai organisasi Islam.

Koordinasi ini penting dilakukan untuk mencari metode yang sebaiknya diterapkan dalam pengumpulan zakat.

Para Pengurus tidak hanya sekedar berharap dari zakat fitrah yang dikumpulkan setiap tahun, tetapi juga bagaimana menumbuhkan kesadaran masyarakat kita akan pentingnya membayar zakat.

Hal ini membutuhkan sosialisasi secara berjenjang. Disamping perlu melahirkan inovasi agar pola pelayanan, pendekatan dan pola pembayaran tidak lagi menunggu pengumpulan zakat dari desa dan kecamatan.

Tetapi bagaimana BAZNAS Kabupaten Bima bisa membuka berbagai gerai yang memberi kemudahan bagi siapapun yang ingin membayarkan zakatnya dan bisa mendapatkan penjelasan terkait penyaluran zakat.

Diakhir sambutannya, Bupati Bima menyampaikan agar Pimpinan BAZNAS menyampaikan secara berkala jumlah pengumpulan zakat dari masing-masing wilayah.

“Kecamatan mana yang paling tinggi pencapaiannya agar kecamatan lain juga memiliki semangat yang sama terpacu untuk bisa meningkatkan pengumpulan zakat pada setiap tahun.

“Baznas harus memiliki keterbukaan informasi terkait pengelolaan keuangan, untuk apa, sejauh mana dan sasaran yang tercapai pada tiap tahunnya agar tidak menimbulkan fitnah dunia dan akhirat” Tutup Bupati. (***)

Bupati IDP Tatapmuka dengan Tim SurfAid Indonesia

Bimantika.net _Tim SurfAid Indonesia, organisasi nirlaba yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan, ketahanan dan kemandirian masyarakat di daerah terpencil yang terhubung melalui kegiatan surfing/selancar dengan sumber pendanaan dari Australia & New Zealand Rabu (10/8) melakukan silaturahmi dengan Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri SE (IDP) di Pendopo Bupati Bima.

Pada tatapmuka tersebut, Bupati didampingi Kepala Bappeda dan Litbang Suwandi ST MT, Kadis Lingkungan Hidup Ir. Jaidun, Kabid Perencanaan Pembangunan Ekonomi Ashadi SKM, M.Kes. Sementara Tim SurfAid terdiri dari Manajer Nusatani Chandra Nurhasanuddin

Project Manager Nusatani Bima Hasudungan Sahat Maruli Tua dan Field Coordinator Rahmatinnija memaparkan informasi terkait pelaksanaan kegiatan SurfAid di Kabupaten Bima periode 2019-2022.

Bupati Bima pada tatapmuka tersebut mengungkapkan, dalam banyak kegitan sektoral cenderung mentik beratkan pada aspek fisik, padahal peningkatan kapasitas SDM sangat dibutuhkan. Oleh karena itu, Pemerintah daerah memberikan apresiasi atas dukungan SurfAid dalam memfasilitasi peningkatan kapasitas dan mengubah pola pikir para petani khususnya di kecamatan parado sebagai lokasi proyek.

Pasca dikeluarkannya kabupaten Bima dari daftar daerah tertinggal oleh Kementerian Desa, maka tantangan organisasi perangkat daerah terkait adalah mencari terobosan dan inovasi agar peningkatan kesejahteraan masyarakat dapat berlangsung secara berkelanjutan.

Menyinggung keberadaan aset yang berasal dari kegiatan proyek, dengan akan berakhirnya masa kerja Program Nusatani di kecamatan Parado, sejumlah aset yang ada akan diserahkan kepada kelompok petani penerima manfaat. OPD terkait mepalukan pengawasan dan pemerintah desa diminta menjaga dan memelihara aset yang diserahkan tersebut”. jelas Bupati.

Sebelumnya, Manajer Nusatani Chandra Nurhasanuddin dalam penjelasannya kepada Bupati Bima memaparkan, di kabupaten Bima, lokasi kerja SurfAid di Kabupaten Bima adalah di Kecamatan Parado yang mencakup 5 Desa dan melaksanakan Program bernama Nusatani.

Program ini menekankan pola pendekatan pertanian yang sensitif gizi. Tujuan tujuan jangka panjang adalah meningkatkan status ekonomi dan ketahanan pangan masyarakat terpencil di Kecamatan Parado, Kabupaten Bima dengan sasaran program sebanyak 1.000 Petani kecil dan keluarganya di Kecamatan Parado.

SurfAid dan Pemerintah Kabupaten Bima kembali menandatangani memorandum Saling Pengertian (MSP)/ MoU sebagai dasar pelaksanaan kerja sama MSP tersebut berlaku mulai Maret 2020 hingga Juni 2024. Hingga Juli 2022.

Sejumlah capaian Nusatani antara lain terbentuknya dua kebun percontohan (demo farm) dengan sistem irigasi sederhana di desa Lere dan desa Parado Wane dan pelatihan bagi 900 petani berkaitan dengan pertanian sensitif gizi.

SurfAid juga memfasilitasi pelatihan bagi Pelatih (ToT) praktek pertanian, penanganan dan praktek keuangan yang baik bagi pendamping desa, relawan pertanian dan penyuluh pertanian, juga menerbitkan 4 sertipikat badan hukum badan usaha milik desa. Capaian lainnya berkaitan dengan keberadaan proyek adalah menurunnya jumlah balita yang mengalami berat badan kurang dan tidak adanya kasus stunting selama periode Maret hingga Juli 2022 dan terlatihnya 246 personil relawan Covid-19″. Jelas Chandra. (***)

Sambut HUT Polwan, Jajaran Polwan Polres Dompu Gelar Donor Darah

Bimantika.net _Dalam rangkaian menyambut Hari Jadi Polisi Wanita (Polwan) Ke-74 yang akan di peringati 1 September 2022, Polwan Polres Dompu mengadakan Bakti Sosial Kesehatan berupa Donor Darah di RSUD Kabupaten Dompu. Selasa (9/8/2022). Pukul 09.00 wita.
 

Bakti Sosial Kesehatan Donor Darah ini juga merupakan salah satu rangkaian kegiatan Polwan Polres Dompu dalam menyambut Hari Jadi Polwan ke-74.
 
Salah satu sunior Polwan atas nama Aiptu Ismi Indriyanti Mengatakan Semoga dengan darah yang kita sumbangkan ini dapat bermanfaat bagi masyarakat yang membutuhkan.
 
Dia juga menambahkan, bahwa dalam menyambut Hari Jadi Polwan ke-74, Polwan Polres Dompu akan melaksanakan beberapa rangkaian kegiatan.
 
“Beberapa rangkaian kegiatan yang akan dilaksanakan berupa terlibat langsung dalam vaksinasi massal, bakti sosial pembagian paket sembako kepada warga yang membutuhkan, maupun bakti sosial,” Ungkapnya.
 
Pihaknya berharap kegiatan yang dilakukan oleh Polwan Polres Dompu ini dapat bermanfaat bagi masyarakat semuanya.

Harapan ke depan untuk hari jadi polwan bisa lebih bermanfaat bagi masyarakat, khususnya masa masa setelah Pandemi Covid-19. Dan bisa memberikan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan di Kabupaten Dompu. (***)

Cekcok sama Suami, Ibu Asal Simpasai Gantung Diri Hingga Tewas

Bimantika.net _Personil Polsek Monta, Polres Bima, Polda NTB mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) Seorang ibu rumah tangga yang diduga nekad akhiri hidup dengan cara gantung diri,di Desa Simpasai Kecamatan Monta Kabupaten Bima Selasa (9/8/22).

Kapolres Bima AKBP Heru Sasongko, S.I.K lewat kasi humas Iptu Adib Widayaka,membenarkan terjadinya peristiwa gantung diri yang dialami ibu rumah tangga yang berinisial AR (P/17) warga Desa Simpasai tersebut dengan mengunakan ikat Pinggang yang diikat di terali besi jendela kamar tidur korban.

“Peristiwa gantung diri yang menyebabkan korban meninggal dunia diduga sebelumnya korban bertengkar atau cekcok mulut dengan suaminya” ujar Kapolres Bima di ulas Adib.

Kejadian tersebut pertama kali diketahui oleh Ibu dan kakak kandung korban sekira Pukul 19.00.Wita, dengan bantuan warga sekitar ibu dan kakak korban membawa korban ke PKM Monta

Sementara itu, pengakuan suami korban bahwa sebelum korban bunuh diri dengan cara gantung diri , keduanya berkelahi dengan cara cekcok mulut.

Setelah CekCok itu suami korban pergi meninggalkan korban sekira Pukul 17.00. Wita menuju rumah orang tuanya di Desa Tangga kecamatan Monta Kabupaten Bima.

Mendengar peristiwa istrinya yang gantung diri dan telah meninggal dunia selanjutnya suami korban langsung mengamankan diri ke polres Bima di antar oleh Kades Tangga dan Babinsa Tangga karena merasa takut/ khawatir terangnya.

Usai dilakukan pemeriksaan secara medis oleh dokter puskesmas Monta , dan pemeriksaan oleh Unit Identifikasi Reskrim polres Bima, selanjutnya korban di bawa kembali ke rumah duka di Desa Simpasai pungkas Adib. (***)

Walikota HML Pembicara di Workshop Ombudsman NTB

Bimantika.net _Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML) menjadi salah satu narasumber pada acara workshop penilaian penyelenggaraan pelayanan publik tahun 2022.

Kegiagan itu diadakan oleh Ombudsman NTB di Lombok Astoria Hotel 10 Agustus 2022.

Dalam pemaparannya, Walikota HML menyebutkan bahwa Penyelenggara Pelayanan Publik yang selanjutnya disebut Penyelenggara adalah setiap institusi penyelenggara negara, korporasi, lembaga independen yang dibentuk berdasarkan Undang-Undang untuk kegiatan pelayanan publik, dan badan hukum lain yang dibentuk semata-mata untuk kegiatan pelayanan publik.

Menurut Walikota HML bahwa Ada beberapa poin titik fokus urusan pelayanan publik.

Pelayanan Publik adalah segala kegiatan pelayanan yang dilaksanakan oleh oleh penyelenggara pelayanan publik sebagai upaya pemenuhan kebutuhan penerima pelayanan maupun pelaksanaan ketentuan peraturan perundang-undangan.

“Tercakup di dalamnya penyelenggara Pelayanan Publik adalah Instansi Pemerintah” ujar Walikota HML.

Mantan Anggota DPR RI Dua Periode Fraksi Partai Golkar ini menjabarkan bahwa Instansi Pemerintah adalah sebuah sebutan kolektif meliputi satuan kerja/satuan organisasi Kementerian, Departemen, Lembaga Pemerintah Non Departemen, Kesekretariatan Lembaga Tertinggi dan Tinggi Negara, dan Instansi Pemerintah Lainnya, baik Pusat maupun Daerah termasuk Badan Usaha Milik Negara, Badan Hukum Milik Negara dan Badan Usaha Milik Daerah.

Sedangkan unit penyelenggara pelayanan publik adalah unit kerja pada instansi pemerintah yang secara langsung memberikan pelayanan kepada penerima pelayanan publik.

“Secara normatifnya pemberi Pelayanan publik adalah pejabat/pegawai instansi pemerintah yang melaksanakan tugas dan fungsi pelayanan publik sesuai dengan peraturan perundang- undangan” ungkap Walikota HML.

Terkait urusan penerima pelayanan publik, Walikota HML menyebutkan bahwa penerima pelayanan publik adalah orang per orang, masyarakat, instansi pemerintah dan badan hukum.

Sedangkan biaya pelayanan publik adalah segala biaya (dengan nama atau sebutan apapun) sebagai imbal jasa atas pemberian pelayanan publik yang besaran dan tata cara pembayaran ditetapkan oleh pejabat yang berwenang sesuai dengan ketentuan peraturan perundang- undangan. (***)

Kapolda Kalbar Dampingi Presiden Jokowi Resmikan Pelabuhan Kijing

Bimantika.net _Pontianak, KALBAR _Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Barat Irjen Pol Drs. Suryanbodo Asmoro, M.M. beserta Ketua Bhayangkari Daerah Kalimantan Barat Ny. Ratna Suryanbodo Asmoro menyambut kedatangan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) didampingi Ibu Iriana Joko Widodo di Lanud Supadio, Selasa 9 Agustus 2022.

Kedatangan Presiden Jokowi ke Kalimantan Barat, rencananya akan meresmikan Terminal Kijing Pelabuhan Pontianak yang terletak di Kabupaten Mempawah.

Selain itu, juga Presiden Jokowi akan meresmikan bangunan baru RSUD Soedarso Pontianak.

Dalam sambutannya, Presiden Jokowi mengatakan kehadiran pelabuhan ini akan memperkuat daya saing Provinsi Kalimantan Barat.

“Pelabuhan ini akan memperkuat competitiveness, daya saing dari produk-produk unggulan yang dihasilkan oleh Provinsi Kalimantan Barat, karena di sini memiliki kekuatan besar crude palm oil (CPO), alumina, bauksit, dan produk-produk lainnya,” ungkap Jokowi.

Pembangunan Terminal Kijing dilakukan sejak tahun 2016 dan selesai pada Mei 2022 dengan menghabiskan anggaran sebesar Rp 2,9 triliun.

Pelabuhan ini sendiri merupakan pelabuhan terbesar di Pulau Kalimantan yang memiliki kapasitas 500 ribu TEUs dan 8 juta nonpeti kemas.

“Jangan sampai investasi yang besar seperti itu tidak bisa memperkuat daya saing dan tidak bisa memperbaiki konektivitas antar pelabuhan, antar pulau, dan antar negara,” katanya.

Jokowi juga meminta kepada Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) agar akses jalan dari pelabuhan tersebut menuju Kota Pontianak bisa diperlebar. Dengan demikian, diharapkan perjalanan kendaraan pengangkut kontainer bisa berjalan dengan lancar.

“Ini Pak Menteri PU hadir, diselesaikan sekalian, sehingga perjalanan kontainer maupun yang nonpeti kemas bisa lancar dan tujuan akhir kita memperkuat daya saing itu bisa kita lakukan,” ungkapnya.

Sementara itu, terkait usulan perubahan nama pelabuhan, Presiden Jokowi mempersilakan agar usulan tersebut diajukan kepada pemerintah pusat.
“Saya kira seluruh aspirasi yang ada akan kita tampung, tapi pada hari ini tadi telah kita resmikan,” katanya.

Penulis : Bripda Juni
Kombes Pol Raden Petit Wijaya, S.I.K., M.M. (***)

Kapolsek Monta Pimpin Pengawalan Carnaval HUT RI ke-77

Bimantika.net _Kepala Kepolisian Sektor Monta Polres Bima Polda NTB, AKP Takim memimpin langsung pengawalan dan pengamanan kegiatan Pawai Budaya, bersama dengan personil Koramil monta dan Sat Pol PP Kecamatan Monta Kabupaten Bima.

Karnaval tingkat TK/Paud, SD, MI,SLTP/SMP, SLTA/ SMA Se – kecamatan Monta itu dimulai sekitar Pukul 14.00 Wita, Selasa (9/8/2022).

Menurut Takim lewat Kasi Humas Polres Bima, Iptu Adib Widayaka, digelar dalam rangka menyemarakkan hari HUT kemerdekaan RI Ke-77.yang diperingati 17/08/22 mendatang.

Turut hadir dalam kegiatan,Plt. Camat Monta Abubakar ,S. Sos.,Kapolsek Monta AKP Takim, Wadanramil Monta Lettu Inf. Safrudin.Kasubsektor Wilamaci Aiptu Syahril,Panitia penyelengara,KUPT Dikpora Kecamatan Monta H.Marfuit ,Spd.,Kepala Sekolah SD,SMP ,SMA se Kecamatan Monta Beserta para dewan guru,Siswa siswi peserta karnarval tingkat Paud , TK,SD/MI ,SLTP,SLTA Se Kecamatan Monta, serta Para orang tua dari peserta karnaval.

Kegiatan yang diselenggarakan Pemerintah Kecamatan Monta ini diikuti oleh seluruh Sekolah lingkup setempat.

Para peserta Carnaval tersebut dilepas oleh Plt Camat Monta Abubakar S.so., mengambil titik start di lapangan Desa Sie.

Setibanya di Tribun Finish, kantor Camat Monta para peserta disambut oleh seluruh Panitia pelaksana

“Seluruh rangkaian kegiatan berakhir pada pukul 17.00 Wita, dan berjalan dengan aman dan lancar,” tandas Takim, sebagaimana diulas Adib. (***)

Kampanye GERMAS, Bupati IDP Ajak Tumbuhkan Sikap Positif

Bimantika.net _Pelaksanaan kampanye Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) Tingkat Kabupaten Bima yang berlangsung Selasa (9/8) di halaman kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Bima diisi sejumlah kegiatan yang diawali dengan Senam Sehat Bersama yang dilanjutkan dengan pemeriksaan kesehatan dan kampanye makan buah.

Pada kampanye Germas yang juga dihadiri Wakil Bupati Drs. Dahlan M.Noer, Sekretaris Daerah Drs.H.M.Taufik HAK M.Si, Kepala Dinas Kesehatan Fahrurahman SE, M.Si, Staf Ahli, para kepala organisasi perangkat daerah dan staf.

Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE (IDP) mengungkapkan tingkat stres yang tinggi akan sangat berpengaruh pada kinerja ASN.

“Oleh karena itu penting agar bagaimana dalam diri tumbuh rasa syukur dan sifat positif”. Ungkap Bupati.

“GERMAS tidak hanya digaungkan di tingkat kabupaten, tetapi juga di tingkat kecamatan. Kepala UPT Puskesmas juga bisa berkoordinasi dengan camat untuk melaksanakan kegiatan yang sama di tingkat kecamatan, antara lain melakukan senam sehat dan pemeriksaan kesehatan secara bersama”. Jelas Bupati.

Bupati berharap, GERMAS dapat berkelanjutan sehingga muncul kesadaran dan tanpa diajak ke masyarakat sudah memahami gerakan hidup sehat.

Sebelumnya Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bima Fahrurahman SE, M.Si dalam laporannya menjelaskan, gerakan hidup sehat mencakup 7 aspek. Antara lain lebih banyak aktivitas fisik, lebih banyak konsumsi sayur dan buah, mengurangi kebiasaan rokok dan minuman beralkohol serta melakukan cek kesehatan secara rutin”. Urainya.

Pada kampanye tersebut juga dilakukan Pencanangan Vaksinasi booster tahap kedua bagi para tenaga kesehatan. Mudah-mudahan dapat meningkatkan kekebalan bagi para nakes yang berada pada garis depan pelayanan vaksinasi di masyarakat. (***)