Bimantika.net _Hari ini Minggu 25 Desember 2022 KONI Kota Bima menggelar Rapat Perdana dengan Sejumlah Cabang Olahraga (Cabor) se Kota Bima.
Ketua Umum KONI Kota Bima, H. Muhammad Lutfi, SE (HML) memimpin langsung pertemuan perdana tersebut.
Rapat dipandu oleh Ketua Harian KONI Kota Bima Sudirman DJ, SH dan Sekretaris KONI Kota Bima Drs. Adisan, Wakil Sekretaris KONI Kota Bima, Muhammad Fauzy, S. Pt, dan salah satu Dewan Pembina KONI Kota Bima, Firdaus, ST, MM.
Ketua Harian KONI Kota Bima Sudirman Djunaidi, SH dalam momentum rapat perdana di Kantor sekretariat KONI Kota Bima menyebutkan bahwa menjelang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) NTB Februari 2023 mendatang seluruh Cabor wajib melakukan Training Center
Rapat perdana KONI Kota Bima berlangsung santai namun serius di moderatori oleh Sekretaris KONI Kota Bima Drs. Adisan.
Puluhan Ketua Cabor menyampaikan sejumlah tantangan dan peluang untuk meraih sukses di ajang Porprov NTB mendatang.
Ketua Umum KONI Kota Bima H. Muhammad Lutfi, SE menyampaikan bahwa Porprov NTB 2023 akan memperhatikan reward bagi para atlit Kota Bima yang berprestasi di seluruh Cabor.
“Di Porprov NTB Kita Siapkan untuk Atlit peraih Emas 20 Juta, Perak 10 juta dan Perunggu 5 juta” ujar HML
Menurut HML memanusiakan dan mensejahterakan para atlit berprestasi itu sangat penting.
“Sehingga Semangat Juara ditanamkan sejak dini pada seluruh para Atlit di Kota Bima” ungkap HML.
Yang jelas menurut HML, bahwa Tidak da atlit yang di sia-siakan apabila memiliki prestasi yang mengharumkan nama Daerah Kota Bima.
HML menegaskan juga dalam melakukan Training Center perlu hitungan cermat tentang Rasionalitas dan kesehatan para atlit yang ikut training center.
HML dalam kesempatan itu tegas katakan bahwa utusan Atlit Kota Bima Jangan sampai penggembira, Kita berikhtiar bahwa Kota Bima berprestasi di ajang Porprov NTB 2023.
Bagi Cabor yang saat Porprov 2018 lalu belum membuktikan prestasinya, Buat Kompotisi sejak awal untuk menghadapi kompetisi di ajang-ajang lainnya seperti Pra PON dan PON 2028.
Secara tehnis, HML menghimbau kepada Cabor agar mengutus Atlit dengan hitungan cermat, seperti Berapa orang, berapa cabor untuk Training Center
“Atur irama latihannya seperti apa, dan latihan di training center juga harus rasional dan ingat keterbatasan manusia itu memiliki batas kemampuan maka itu perlu di perhatikan” harap HML.
Soal kesiapan Kesehatan juga perlu di tekankan karena Menurut HML Kota Bima punya Laboratorium sendiri untuk melakukan tes kesehatan secara mandiri.
“Dites sedemikian rupa kesehatan para atletnya yang bertarung di Porprov , kita sudah punya Laboratorium sendiri di Kota Bina” ungkap HML
Para Ketua Cabor membeberkan kendala dan peluang atlit Kota Bima yang dipersiapkan di ajang Porprov.
Para Cabor yang ikut Rapat diantaranya Muathay, Kick Boxing, Kempo, Wushu, IMI, Renang, Atletik, Sepak Takraw, Tennis Lapangan, Tennis Meja, Bilyar, Catur, POPBI, Basket, Boxer, Volley Ball, Panjat Tebing, Balap Sepeda, Panahan, Perbakin, Pencak Silat, Treatlon. (***)
Bimantika.net _Kota Bima Pernah jaya di ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) NTB, sebagai Juara Umum berada diurutan Pertama Porprov NTB tahun 2006 dan 2010 Runner Up, sedangkan Tahun 2014 dan 2028 urutan ke 4, ini adalah langkah mundur selama tiga kali Porprov
Ketua Umum Komite Nasional Olahraga Indonesia ( KONI ) Kota Bima, H. Muhammad Lutfi, SE (HML) memiliki target yang luar biasa di ajang Porseni Provinsi ( Porprov) NTB yang diagendakan Pebruari 2023, merebut kembali Kejayaan Kota Bima di ajang Porprov NTB 13 Tahun lalu yakni di tahun 2006 silam.
Target KONI Kota Bima dibawah kendali Ketua Umum KONI Kota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML) ini terkuak saat wawancara eksklusif Media Online Bimantika Minggu 25 Desember 2022.
Menurut Ketua Umum KONI Kota Bima bahwa diundangnya seluruh Cabor dalam rangka koordinasi dan konsolidasi keikut sertaan KONI Kota Bima di ajang Porprov NTB Pebruari 2023 mendatang dan tentu membahas peluang-peluang Cabor mana saja yang berpotensi meraih Medali dalam kegiatan Porprov tersebut.
“Kita rapat dengan seluruh cabor dan kita akan bahas soal utusan ke Porprov secara seksama, serta menganalisa Cabor-cabor mana saja yang berpotensi mendapatkan Medali Emas di ajang Porprov nanti ” ujar HML.
Sehingga Perlunya rapat koordinasi dengan seluruh Cabor menurut HML semata-mata untuk memastikan kesiapan KONI Kota Bima untuk kembali berjaya di Ajang Porprov NTB.
“Kita butuh kecermatan dalam membahas Cabor mana saja yang memiliki potensi mendapatkan medali emas di ajang Porprov, sehingga target Kota Bima menjadi Juara Umum di Porprov NTB bukan sekedar cita-cita belaka” ujar HML.
Menurut HML, bukan hal yang tidak mungkin Kota Bima meraih Juara Umum Porprov NTB, namun tekad itu mesti sejalan dengan meningkatkan Koordinasi yang baik.
“Suksesnya olahraga Kota Bima kedepan tentu dengan adanya sinergitas seluruh Cabor dan Pengurus KONI Kota Bima, sehingga cita-cita kita dalam mengukir prestasi Gemilang bisa kita gapai dengan kebersamaan dan Soliditas tinggi” Ungkap HML.
“Dan Insya Allah dengan kebersamaan dan soliditas serta ikhtiar penuh keyakinan seluruh Cabor di ajang Porprov di tahun 2023 kita tentu akan bisa wujudkan cita-cita bersama yakni kembali jaya nya olahraga Kota Bima di ajang Porprov NTB” harapnya.
Untuk di ketahui Publik bahwa Kota Bima pernah menjadi Juara Umum di Porprov NTB.
“Kota Bima Pernah jaya di ajang Porprov NTB, sebagai Juara Umum berada diurutan Pertama Porprov NTB tahun 2006 dan 2010 Runner Up, sedangkan Tahun 2014 dan 2028 urutan ke 4, ini adalah langkah mundur selama tiga kali Porprov” ujar Pengurus FPTI Kota Bima, Muhammad Fauzy, S. Pt saat di Konfirmasi Media Online Bimantika Minggu 25 Desember 2022.
Ditanya soal keikutsertaan KONI Kota Bima di Porprov 2023 cabang olah raga mana saja yang berpotensi menyumbangkan Medali Emas ?
Ozy Sapaan akrab nya menyebutkan bahwa ada sejumlah Cabor yang berpotensi meraih medali emas di ajang Porprov NTB.
“Cabor yang sangat berpotensi untuk meraih medali emas itu antara lain Silat, Atletik, Sepak Takraw, Muathay, Catur, Volley Ball, Sepak Bola sepeda, Tinju, Menembak dan Panjat Tebing” ujar Ozy. (***)
Bimantika.net _Komite Nasional Olahraga Indonesia (KONI) Kota Bima setelah menggelar Musyawarah Olahraga Kota (Musorkot) Kota Bima beberapa waktu lalu, kini di bawah kendali Ketua Umum KONI Kota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML) menggelar rapat perdana di Kantor Sekretariat KONI Kota Bima Minggu 25 Desember 2022.
Ketua Umum KONI Kota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML) mengundang seluruh Cabang Olah Raga (Cabor) dalam rangka pembahasan Soal Pekan Olahraga Propinsi (Porprov) NTB yang dihelat Pebruari 2023 yang akan datang.
Menurut Ketua Umum KONI Kota Bima bahwa diundangnya seluruh Cabor dalam rangka koordinasi dan konsolidasi keikut sertaan KONI Kota Bima di ajang Porprov NTB Pebruari 2023 mendatang.
“Besok siang kita rapat dengan seluruh cabor dan kita akan bahas soal utusan ke Porprov secara seksama” ujar HML.
Perlunya rapat koordinasi menurut HML saat di hubungi media Bimantika Sabtu Malam 24 Desember 2022 memastikan kesiapan KONI Kota Bima untuk kembali berjaya di Ajang Porprov.
“Kita butuh kecermatan dalam membahas Cabor mana saja yang memiliki potensi mendapatkan medali emas di ajang Porprov” ujar HML.
Menurutnya dengan meningkatkan Koordinasi yang baik, maka seluruh potensi itu tergali dengan sendirinya.
“Besarnya dan suksesnya KONI kedepan adalah adanya sinergitas seluruh Cabor dan Pengurus KONI Kota Bima” Ungkap HML.
Masih ingat dalam memorinya HML, bahwa Kota Bima pernah meraih Sukses di ajang Porprov sejak Kota Bima di Pimpin oleh almarhum HM Nur Latif.
“Dan Insya Allah di ajang Porprov di tahun 2023 kita rebut kembali kejayaan olahraga Kota Bima, tentu dengan sinergitas semua pihak” harapnya. (***)
Bimantika.net _Semua kanal media sosial, baik media massa maupun media maya dipenuhi oleh berita pernikahan anak bungsu orang nomor satu di Indonesia. Pernikahan yang sangat menarik perhatian semua kalangan.
Diselenggarakan dengan sangat mewah. Sejumlah Menteri dalam kabinet Jokowi tampak sibuk dalam serangkaian acara pernikahan tersebut. Seakan-akan tidak ada beban yang terjadi saat ini.
Ironisnya pernikahan mewah ini tersaji di atas jeritan rakyat.
Mewah! Lupa Akan Prioritas
Kaesang Pangarep. Siapa yang tidak kenal dengan nama ini? Anak dari seseorang yang punya kuasa di negeri ini. Tanggal 10-11 Desember 2022 yang diadakan di Kota Solo dan Yogyakarta merupakan hari bersejarah dalam hidupnya.
Pernikahan yang diselenggarakannya begitu menarik perhatian banyak kalangan. Mulai dari kalangan para pejabat negara sampai kalangan masyarakat biasa. Bahkan sejumlah Menteri Indonesia terlihat sangat sibuk mengurusi pernikahan putra Presiden tersebut.
Diantaranya Menteri koordinator Maritim dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Sekretaris Negara, Pratikno, Menteri BUMN, Erick Thohir, Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi dan Menteri Investasi, Bahlil Lahadialah.
Tidak hanya itu, dikutip dari kompas.com, dua hari menjelang pernikahannya, petugas pengamanan yang dikerahkan mencapai 11.800 personel, terdiri dari TNI-POLRI.
Mereka tampak disiapkan di segala sisi Kota Surakarta. Terutama di sekitar rumah dinas Wali Kota Surakarta, rumah kediaman Presiden di Sumber, Jalan Slamet Riyadi dan juga Puro Mangkunegaran.
Ditambah lagi dengan Polda Jateng mengerahkan 11 ekor anjing.
Hewan-hewan ini dikerahkan untuk melaksanakan tugas sterilisasi dan deteksi bahan peledak selama prosesi tasyakuran berlangsung.
Sejenak semua kalangan dibuat sibuk dan lupa akan semua masalah yang tengah terjadi di negeri ini.
Mereka mendadak lupa apa yang seharusnya mereka kerjakan. Mereka terlena dengan acara sesaat yang menghabiskan banyak dana.
Bahkan titik fokus mereka terhenti saat acara tersebut diadakan dengan sangat mewah nan megah.
Jeritan Rakyat dan Wajah Penguasa Kapitalistik
Pernikahan mewah nan megah di tengah penderitaan rakyat rasanya tidak sepatutnya diadakan apalagi sampai menghabiskan dana dan fasilitas negara.
Akhir tahun 2022, negeri ini dilanda banyak ujian (korban gempa, stunting, PHK dimana-mana, dan masih banyak lagi). Terdapat 5.389 pengungsi akibat gempa di Cianjur menunggu datangnya bantuan.
Belum lagi PHK dimana-mana yang mengancam sumber nafkah mereka. Bapak-bapak yang kesulitan mencari tempat kerja.
Anak-anak yang kurang gizi dan banyak rakyat yang mengalami kemiskinan.
Pantaskah penguasa memamerkan kebahagiaan di atas masalah himpitan ekonomi dan penderitaan masyarakat yang sulit teratasi?
Rasanya semua kebahagiaan yang melibatkan para penguasa bukan hal yang baru dalam sistem kapitalisme.
Berbagai fasilitas dan kebahagiaan yang sudah dijamin akan mereka dapatkan, semakin mendorong mereka untuk berlomba mengikuti kompetisi dalam pemilu baik calon legislatif, kepala daerah atau pendukung kekuasaan demi meraih jabatan.
Jadi tidak heran mereka berebut kursi kekuasaan hanya untuk melampiaskan nafsu sendiri bahkan kelompok mereka.
Ibarat kata pepatah, kacang lupa kulitnya. Mereka datang kepada rakyat ketika ada maunya, giliran kekuasaan dan jabatan sudah mereka dapatkan, rakyat diabaikan bahkan suara rakyat tidak didengar lagi.
Ditambah gaya hidup mereka yang tinggi, bahkan yang terlihat sederhana saja belum tentu gaya hidupnya sesederhana penampilannya.
Berbeda dengan penguasa di dalam sistem Islam, yang sampai mematikan lampu minyak hanya karena yang dibicarakan putranya adalah urusan pribadi.
Pemimpin Ideal dan Harapan Umat
Kekuasaan dalam Islam adalah mengurusi urusan umat. Jabatan yang mereka punya adalah sebagai fasilitator untuk bisa menerapkan seluruh aturan Islam.
Pemimpin yang menjabat tidak hanya orang yang sederhana bahkan ada yang dari kalangan orang kaya, seperti Khalifah Umar bin Abdul Aziz. Akan tetapi ketika beliau menjabat sebagai kepala negara dan ketika sudah difasilitasi dengan fasilitas yang mewah tidak membuat Khalifah Umar bin Abdul Aziz terlena dengan jabatannya itu.
Beliau tetap sederhana. Diceritakan ketika Khalifah Umar sibuk merampungkan tugas di ruang kerjanya, tiba-tiba putranya datang menemuinya. Dan Khalifah Umar bertanya kepada putranya, “apa untuk urusan keluarga kita atau urusan negara?”. Putranya menjawab, “urusan keluarga”. Seketika Khalifah Umar bergegas meniup lampu penerang di atas mejanya dan seluruh ruangan menjadi gelap gulita.
Saking sederhananya, sampai tidak mencampuradukkan antara harta keluarga dan harta negara.
Pemimpin seperti ini adalah sosok pemimpin yang sangat dirindukan umat dan kehadirannya benar-benar menjadi penjaga kaum muslimin. Seperti sabda Nabi SAW, “Sesungguhnya Al-Imam (Khalifah) adalah perisai, dimana orang-orang akan berperang di belakangnya (mendukung) dan berlindung dari musuh dengan (kekuasaannya)”. (HR. Bukhari dan Muslim)
Syaikhul Islam meriwayatkan dalam karyanya As-Siyasah Asy-Syar’iyah tentang kriteria yang baik yang harus dimiliki oleh pemimpin yang akan menduduki suatu jabatan adalah kuat (mampu) dan amanah.
Pemimpin yang kuat tentu tidak berasal dari mereka yang tersandera oleh kepentingan partai, golongan apalagi menghamba kepada penjajah dan kaum kafir.
Pemimpin yang kuat (mampu) adalah pemimpin yang berani melawan kezaliman dan menerapkan aturan Islam yang datang dari Allah azza wa jalla dan sesuai yang dicontohkan oleh Rasulullah.
Dan pemimpin yang amanah adalah sifat yang harus dimiliki oleh pemimpin. Dengan sifat ini pemimpin akan menjaga kepercayaan rakyat atas tanggungjawab kepemimpinannya.
Hanya saja pemimpin seperti ini tidak akan mungkin bisa kita temukan di sistem hari ini.
Jangankan mengurusi urusan umat, mendengarkan aspirasi rakyat saja tidak mereka hiraukan.
Sebaliknya, pemimpin seperti Umar bin Abdul Aziz akan kita dapatkan ketika sistem yang kita terapkan adalah sistem yang berasaskan Islam. Bersumber dari Allah SWT dan yang sesuai dengan apa yang dicontohkan oleh Rasulullah SAW. (***)
Bimantika.net _Dalam hitungan sekitar 3 jam Personil Polsek Pekat berhasil mengungkap kasus pencurian Generator Pompa Air Dalam milik Dinas PUPR yang dipasang di salah satu gudang, di Dusun Sorimangge, Desa Soritatanga, Kecamatan Pekat, Kabupaten Dompu, Sabtu, (24/12/2022) sekira pukul 00.20 Wita.
Setelah dilakukan penyelidikan hingga penyisiran anggota berhasil mengamankan 3 (tiga) terduga pelaku yakni HE (33), IR (23) dan IK (19) warga Dusun Madya, Desa Kempo, Kecamatan Kempo, Kabupaten Dompu.
Kapolsek Pekat, Ipda Muh. Sofyan Hidayat, S.H., membenarkan adanya penangkapan ketiga terduga yang memang merupakan residivis kasus tindak pidana pencurian.
“Ketiganya ditangkap di sekitar pemandian Mata Air Ho’do, Desa Soritatanga, dini hari tadi” ungkap Kapolsek.
Awalnya, Kapolsek Pekat menerima laporan dari Kapospol Desa Doropeti, Bripka Dediansyah yang melaporkan kasus pencurian atas laporan aduan dari Penjaga Gudang tempat Generator yang harganya ditaksir senilai Rp. 250.000.000, (dua ratus lima puluh juta) itu disimpan, sekira Pukul 00.30 Wita.
“Saat itu juga, Dediansyah diperintahkan untuk melakukan penyelidikan sekaligus penangkapan terhadap pelaku,” ujar Kapolsek.
Beberapa jam kemudian, berdasarkan petunjuk dari pelapor, Dediansyah langsung berkoordinasi sekaligus meminta bantuan pada personil Polsek Kempo dalam hal ini, Aiptu Hasanudin dan menyepakati untuk menyisir wilayah sekitar Pemandian Mata Air Ho’do.
“Benar saja, saat diintrogasi terduga pelaku mengakui membawa kabur generator tersebut, menggunakan mobil merk isuzu carry 1.5 warna hitam, bahkan sempat disembunyikan di dalam semak-semak,” beber Kapolsek.
Usai mengevakuasi barang bukti, Dediansyah bersama rekannya, meringkus ketiga terduga pelaku kemudian dibawa ke Kapospol Doropeti untuk diamankan.
Beberapa barang bukti yang diamankan, jelas Kapolsek, antara lain Generator mesin pompa air 15 kVA yang harganya ditaksir mencapai Rp. 250.000.000,-, Kabel aki panjang 1 meter warna merah, serta beberapa kunci mekanik.
“Sekitar pukul 03.45 wita, Kanit Reskrim Polsek Pekat BRIPKA Asabaet dan anggota piket Polsek Pekat menuju ke Pos Pol Doropeti guna menjemput para pelaku dan selanjutnya para pelaku dibawa menuju ke Polsek Pekat untuk diamankan dan diproses secara hukum yang berlaku,” pungkas Kapolsek. (***)
Bimantika.net _Dengan akan berakhirnya Tahun 2022 dan menyambut tahun baru 2023, dalam upaya menjaga keamanan, ketertiban, dan ketentraman masyarakat di Kabupaten Bima menjelang perayaan Tahun Baru 2023 Masehi, Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE, (IDP) mengeluarkan Surat Edaran .
Surat Edaran dengan Nomor : 451/056/03.2/2022, Tanggal 20 Desember 2022, tentang Himbauan Perayaan Pergantian Tahun Baru 2023 Masehi di Kabupaten Bima.
Dalam himbauan yang ditujukan kepada para Camat, tokoh agama, tokoh masyarakat dan seluruh elemen tersebut, Bupati Bima menyampaikan beberapa himbauan pertama: kepada seluruh lapisan masyarakat untuk melakukan hal-hal seperti mengutamakan pelaksanaan kegiatan keagamaan di setiap tempat ibadah,
Juga kegiatan yang bermanfaat lainnya guna mempererat silaturahmi dengan seluruh warga di lingkungan masing-masing.
Melalui surat Surat edaran tersebut, Bupati IDP juga menghimbau seluruh warga untuk selalu menjaga ketertiban, keamanan, dan kebersihan dengan tidak menyalakan kembang api, huru hara, pesta minuman keras dan konvoi kendaraan yang dapat menganggu kenyamanan bersama.
Sementara, pada poin terakhir himbauan, para camat, kepala desa, tokoh agama dan tokoh masyarakat agar berkoordinasi untuk melaksanakan muhasabah, dzikir dan do’a bersama pada malam tahaun baru 2023 diseluruh Masjid/Musholla.
Himbauan ini diharapkan bisa disampaikan dan dilaksanakan sebagaimana mestinya oleh seluruh lapisan masyarakat. (***)
Bimantika.net _Sebuah agenda peristiwa wisata, yang di kalangan kepariwisataan dikenal sebagai Calendar Of Events (CoE) -, seyogyanya akan mampu menjadi “pemicu” pertumbuhan kepariwisataan di suatu daerah atau destinasi,
Mengingat CoE merupakan salah satu daya tarik bagi wisatawan untuk:Datang ke tempat tersebut dan Memperpanjang masa tinggal di tempat tersebut.
Sehingga berdampak positif pada perputaran ekonomi masyarakat semakin meningkat.
Ada sebanyak 35 Event yang masuk dalam Calendar of Events Kota Bima Tahun 2023, event yang diselenggarakan tidak hanya berpusat pada Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kota Bima saja, tetapi juga ada beberapa OPD lainnya seperti Dinas Koperindag, Perpustakaan dan arsip daerah, Dinas Kelautan dan Perikanan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas Kominfostik Kota Bima, Dinas Ketahan Pangan Kota Bima, dan Bagian Kesra Setda Kota Bima.
Pada bulan Februari akan dilaksanakan event City Clean Up, kemudian event B2SA, Gebyar Wirausaha, Festival Tembe Nggoli/Pawai Rimpu di bulan Maret.
Selanjutnya pada bulan April akan digelar Event Pasar Ramadhan, dan Gema Ramadhan. Kemudian pada bulan Mei akan ada Mbojo Literation Festival, Lomba Puisi dan Story Telling, Mbojo Traditional Folk Games, Lomba Drum Band, Festival LASQI, dan Majelis Ta’lim (Lomba Da’i).
Kemudian, pada bulan Juni akan ada Bima Trail Event, Beach and Underwater Clean Up, dan Festival makan ikan. Selanjutnya pada bulan Juli akan ada Event Fishing Tournament, Lomba Foto dan Video Wisata, lomba perahu hias, Festival Haflah Alqur’an, Peringatan 1 Muharram, Ngguda Wako (Tanam Mangrove), dan Gebyar Wirausaha. Bulan agustus akan ada Do’a Dana atau Tanam Pertama, dan Independence Camp.
Sementara itu, pada bulan September akan ada Pacoa Jara, Kontes Kepala Daerah Inovatif (KDI), Pameran Pembangunan, Fashion Show dan Lomba Rancang Busana, lomba Kapatu Mbojo, lomba Rawa Mbojo, Tari Lenggo Kolosal, dan Hanta Ua Pua.
Selanjutnya, pada bulan oktober akan dilaksanakan event Lawata Heritage Night, dan pada bulan November event Kolo Culture Week. Kemudian pada bulan desember juga akan digelar event Fun Bike. (***)
Bimantika.net _Kecelakaan nahas terjadi di Jalan Lingkar Utara atau di Jalan Lintas Bima-Sumbawa tepatnya di depan Kafe F-Four, Kelurahan Bali Satu, Kecamatan Dompu, Jum’at (23/12/2022) pagi sekira pukul 09.30 Wita.
Akibatnya, pengendara sepeda motor (SPM) Nopol : EA 2456 MB, Merk Honda jenis Scoopy, atas nama Rahmat Syaifuddin (52) salah seorang anggota DPRD Kabupaten Dompu, mengalami pendarahan hebat akibat benturan keras di bagian kepala hingga akhirnya dinyatakan meninggal dunia.
Sementara korban lainnya, inisial MA (21) asal Dusun Dorebara Utara, RT/RW 005/004, Desa Dorebara, Kecamatan Dompu, pengendara SPM Merk Honda Beat, tanpa plat nomor mengalami luka robek di bagian mulut, nyeri pada bagian punggung dan dada.
Kapolres Dompu, AKBP Iwan Hidayat, S.I.K., menanggapi peristiwa nahas itu sebelumnya menyampaikan turut berbelasungkawa atas meninggalnya korban yang tak lain, Ketua Fraksi PKB di DPRD Dompu sekaligus Ketua DPC Partai PKB Kabupaten Dompu.
“Atas insiden tersebut, saya pribadi mewakili Keluarga Besar Jajaran Polres Dompu, menyampaikan belasungkawa yang dalam kepada Almarhum dan semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” ungkap Kapolres.
Terkait kronologis kejadian, kata Kapolres, awalnya RS mengendarai motor Scoopy berbelok dari arah timur menyebrang jalan hendak masuk di Kafe F-Four miliknya. Tiba-tiba dengan kecepatan tinggi, MA pengendara motor Beat warna putih biru datang dengan kecepatan tinggi menghantam motor RS dengan keras.
“Kecelakaan itupun tak terhindarkan. Tepatnya di Jalan Lingkar Utara pada Kilometer 01 – 02 Jalan Lintas Bima-Sumbawa, tepat di depan Kafe F-Four milik korban,” jelas Kapolres.
Atas peristiwa tersebut, Kapolres Iwan Hidayat, menghimbau kepada seluruh pengguna jalan agar menurunkan laju kendaraan jika melewati jalur keramaian.
“Diharapkan pada seluruh pengguna jalan, agar memperhatikan rambu-rambu lalu lintas, mengenakan helm saat berkendara, serta menurunkan laju kendaraan apabila menggunakan jalur ramai kendaraan lain,” jelas Kapolres.
Lebih lanjut, Kapolres juga mengingatkan, terhadap kendaraan yang digunakan untuk tidak menanggalkan nomor kendaraan, memasang kaca spion, semua itu demi menjaga serta menghindari kecelakaan dalam berlalu lintas.
Untuk diketahui, RS korban meninggal akibat kecelakaan tersebut, merupakan anggota DPRD Kabupaten Dompu, lahir di Bima, 5 Mei 1970, berdomisili di Lingkungan Swete Barat, Kelurahan Bali Satu dan telah dikebumikan usai Shalat Jum’at (23/12) di Taman Pemakaman Umum Kelurahan Bali Satu. (***)
Bimantika.net _Bupati Bima Hj.Indah Dhamayanti Putri, SE (IDP) bersama Wakil ketua DPRD Muhammad Aminurlah SE menerima Hasil Pemeriksaan Kepatuhan atas Pengelolaan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Desa Kabupaten Bima Tahun Anggaran 2022, Jumat (23/12) di Kantor BPK Perwakilan Provinsi NTB Jalan Udayana Nomor 22 Mataram.
Hasil pemeriksaan BLT diserahkan oleh Kepala Perwakilan BPK Provinsi NTB Ade Iwan Ruswana, SE,.M.M. Ak, CA, CSFA kepada Bupati dan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bima yang diawali dengan penandatanganan berita acara Serah terima LHP.
Ade Iwan Ruswana dalam sambutannya dihadapan Sekda Provinsi NTB H. Lalu Gita Aryadi, Wakil Ketua DPRD Provinsi NTB, para Bupati Lombok Timur, Lombok Tengah dan Lombok Utara serta masing-masing Ketua DPRD serta para Inspektur Kabupaten menjelaskan, disamping yang reguler, pemeriksaan kepatuhan juga ada yang bersifat tematik nasional atau kinerja secara nasional dan dikoordinir oleh Pusat.
“Pemeriksaan BLT dari dana desa pada empat Kabupaten di NTB ditujukan untuk melihat efektivitas bantuan dana desa. Dari hasil pemeriksaan tersebut, ada beberapa hal yang direkomendasikan antara lain agar dilakukan penyusunan pedoman pelaksanaan kegiatan BLT yang dibiayai dari dana desa yang mencakup proses perencanaan sampai dengan pertanggungjawaban. Terang Ade. Rekomendasi lainnya agar penyeluran BLT lebih secara tepat sasaran, tepat waktu, tepat nilai dan menyusun bukti pertanggungjawaban yang valid dan lengkap. Juga mengoptimalkan sosialisasi, pendampingan dan perencanaan pemeriksaan sana desa pada tahun berjalan serta tindak tindak lanjut hasil pengawasan.
Bupati Bima usai menerima LHP menjelaskan hasil pemeriksaan tersebut akan menjadi acuan bagi evaluasi penyaluran BLT di 191 desa. Di samping itu hasil pemeriksaan tersebut akan menjadi motivasi bagi aparat yang melaksanakan tugas di tingkat desa untuk bekerja lebih profesional dan mematuhi prosedur. (***)
Bimantika.net _Aspek kemanusiaan menjadi sasaran utama giat Satgas Preventif dalam mensukseskan Operasi Terpusat Lilin Rinjani Natal Tahun 2022 dan Tahun Baru 2023, yang sudah di ‘Cut On’ oleh Kapolres Dompu terhitung sejak tanggal 23 Desember 2022 hingga 2 Januari 2023 mendatang.
Di Dompu sendiri, terdapat 3 (tiga) titik sentral kerawanan bahkan ‘base control’ dalam rangka menciptakan sitkamtibmas selama momen Natal 2022 dan Tahun Baru 2023 (Nataru) berlangsung.
Demikian arahan Kapolres Dompu, AKBP Iwan Hidayat, S.I.K., Kamis Pagi kemarin (22/12/2022) sekira pukul 09.00 Wita, saat Gelar Apel Pasukan di Lapangan Beringin Pandopo Bupati Dompu.
Kata Kapolres, selaras dengan arahan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang menginginkan pengamanan pada libur Natal 2022 dan Tahun Baru 2023 sebagai operasi kemanusiaan yang bertujuan melayani masyarakat saat beraktivitas menyambut hari raya umat Nasrani dan pergantian tahun.
“Operasi Lilin dalam rangka Natal dan Tahun Baru ini merupakan operasi kemanusiaan. Di mana aparat harus hadir melayani masyarakat dalam beraktivitas, khususnya dalam menyambut libur Natal dan tahun baru,” tutur Kapolres dalam arahannya.
Sebab, lanjut Kapolres, orientasi yang harus ditindaklanjuti oleh anggota tak terbatas hanya pada sisi pengamanan, tetapi juga pada aspek lainnya, yakni kesehatan dan juga keselamatan.
Oleh karena itu, lanjutnya, “beberapa titik yang menjadi pusat pemantauan ‘base control’ perlu disiapkan Posko-posko Pelayanan (Posyan) yang diisi dengan perangkat pelayanan terutama alat komunikasi dan informasi”.
Lebih lanjut, untuk mendeteksi lokasi-lokasi kerawanan, petugas dalam hal ini, Satuan Samapta bersama Satlantas dan lainnya harus memastikan kesempurnaan sistem yang pernah dipakai sekaligus menambah petugas yang membaca karteker.
“Belajar dari kegiatan tahun-tahun sebelumnya, kali ini peran satuan tugas akan dimaksimalkan sesuai tupoksi masing-masing, terutama dalam hal pemanfaatan perangkat teknologi informasi sehingga lebih akurat dalam melakukan pemantau terhadap lalu lintas,” tandas Kapolres.
Menindaklanjuti perintah dan arahan Kapolres tersebut, pada Jum’at (23/12/2022) sekira pukul 16.00 Wita, Anggota Pers Polres Dompu yang Tersprin dipimpin Oleh AKP Balok Suswantoro (sebagai Kasatgas Preventif) langsung merapatkan barisan.
“Mengawali giat hari pertama ini, satuan yang hadir antara lain Brimob Batalyon C, Anggota Kodim 1614, Anggota Dishub, satlantas dan pihak-pihak terkait lainnya,” tutur Balok.
Sementara 3 (tiga) titik rawan yang menjadi debut ‘Operasi Kemanusiaan’ Lilin Rinjani Nataru kali ini antara lain PosPam Kota, PosYan Terminal Ginte serta Pos Yan Manggalewa, Kabupaten Dompu.
Debut pertama, kata Balok, “para satuan diarahkan memantau Pos PAM dan Yan, dengan Patroli, Pengecekan Personil Piket Pos PAM dan PosYan di Wilayah Dompu”.
Serta, “mengingatkan kepada personil yang melaksanakan Pengamanan di setiap Pos PAM dan PosYan agar selalu waspada guna mewujudkan Kamtibmas yang aman, damai dan kondusif,” pungkasnya. (***)