Asyik Pesta Miras Siang Bolong Bulan Puasa, 6 Remaja di Madaprama Diamankan Polisi

jpn

Bimantika.net -SEJUMLAH remaja diduga tengah asyik berpesta Minuman Keras (Miras) Oplosan jenis Brem diciduk Personil Polsek Woja di salah satu rumah di Dusun Buna, Desa Madaprama, kemudian di Gulung ke Mapolsek Woja, Selasa (18/4/2023) sekira pukul 13.45 Wita.

Dua di antara remaja tersebut berasal dari Kecamatan Kempo, 1 (satu) orang dari Manggelewa, 2 (dua) lainnya merupakan remaja asal Desa Nowa dan Kelurahan Kandai Dua, berkumpul di rumah salah satu terduga.

Saat dikonfirmasi, Kapolsek Woja, Ipda Zainal Arifin, S.I.P., memaparkan bahwa ke enam remaja tersebut masing-masing inisial AL (19) dan AF (19) asal Dusun Kelake Desa Kempo Kecamatan Kempo dan MR (16) pelajar asal Dusun Lanci II, Kecamatan Manggelewa.

“Tuan rumahnya AN (21) beralamat di Dusun Buna, Desa Madaprama, Kecamatan Woja,” ungkap Kapolsek.

Sedangkan lainnya, AN (15) asal Dusun Nowa, Desa Nowa, serta satu orang di antaranya berjenis kelamin perempuan, NU (21) asal Lingkungan Polo Kelurahan Kandai Dua, Kecamatan Woja.

Awalnya, kata Kapolsek, pihaknya mendapat laporan aduan dari warga yang memergoki ke enam remaja tersebut tengah asyik meneguk Minuman Keras jenis Brem di salah satu rumah terduga.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Kapolsek lantas memerintahkan Piket Ka SPKT Woja bersama bhabinkamtibmas Briptu Iqbal Prabowo untuk segera turun ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk melakukan penyelidikan.

“Saat anggota memeriksa rumah tersebut, benar saja, ke-enam remaja tersebut tengah asyik berpesta miras,” beber Kapolsek.

Terhadap ke enam remaja tersebut, kemudian digelandang ke Mapolsek Woja untuk dilakukan pemeriksaan, pembinaan di hadapan orang tua (keluarga) nantinya agar perilaku buruk tersebut tak terulang kembali.

“Untuk sementara ke enam remaja tersebut diamankan di Polsek Woja, guna di berikan pembinaan dan di hadirkan orang tua,” pungkas Kapolsek. (***)

Musrenbang RKPD Kota Bima 2024 Digelar, Walikota HML ; Musrenbang Bentuk Partisipasi Publik

jpn

Bimantika.net -Pemerintah Kota Bima melalui Bappeda Kota Bima melaksanakan kegiatan Musrenbang Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) dan Renja Perangkat Daerah Kota Bima tahun 2024.

Kegiatan tersebut bertemakan “mempercepat pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan melalui pengembangan SDM yang Berdaya Saing dan Pengentasan Kemiskinan”.

Kegiatan yang berlangsung di Paruga Na’e Convention Hall Kota Bima Selasa (18/4/2023) dihadiri oleh Walikota Bima yang didampingi oleh Wakil Wali Kota Bima serta Pimpinan Komisi DPRD Kota Bima, Sekretaris Bappeda Propinsi NTB, Kepala MUI Kota Bima, Seluruh Staf ahli, seluruh Asisten, seluruh Kepala OPD, seluruh Kabag, Camat dan Lurah se-Kota Bima serta Tokoh Pemuda Kota Bima.

Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML) dalam sambutannya menyampaikan, bahwa Musrenbang ini adalah salah satu titik partisipasi seluruh pihak terkait demi kepentingan masyarakat.

Menurutnya, pengalokasian rencana penganggaran tahun 2024 harus berorientasi pada data base, kebutuhan pembangunan yang dapat di pertanggung jawabkan.

Artinya pengalokasian anggaran diharapkan dapat teralokasi secara proporsional berdasarkan prioritas kebutuhan masyarakat.

Lanjut Walikota HML dengan adanya RPJMD 2024 kedepan bisa memberikan dampak bagi masyarakat Kota Bima dengan menurunkan angka kemiskinan serta mengurangi pengangguran di Kota Bima.

“Program-program pemerintah ini bisa dikatakan berhasil apabila bisa membawa dampak baik terhadap masyarakat, kami sudah berupaya menjaga masyarakat Kota Bima dari kemiskinan dan mengeluarkan BPJS gratis secara 100 % bagi masyarakat yang kurang mampu”. Ucapnya.

Selain itu Walikota HML juga menyampaikan bahwa tahun 2024 pemerintah Kota Bima sudah mencanangkan Relokasi Rumah Sakit Umum Kota Bima, dengan demikian peningkatan kualitas kesehatan di Kota Bima semakin terjamin.

“Kita memiliki potensi yang luar biasa, kita bisa menjadi kota perdagangan dan pendidikan, itu menandakan bahwa kualitas SDM kita cukup memadai sehingga banyak kampus-kampus atau universitas yang berdiri di Kota Bima”. Ujar Walikota HML.

Diakhir sambutannya, Walikota HML menegaskan prioritas pembangunan dapat berorientasi pada penganggaran program kegiatan yang lebih nyata terhadap masyarakat, sehingga terjadi peningkatan partisipasi masyarakat dalam pembangunan penguatan ekonomi masyarakat untuk menekan angka kemiskinan serta tidak ada lagi daerah yang tertinggal di Kota Bima.

Kepala Bapedda Kota Bima selaku ketua panitia pelaksana musrenbang Drs. H. Muhammad Fakhrunraji. M.E menyampaikan bahwa tujuan kegiatan ini yaitu menyelaraskan program dan kegiatan prioritas pembangunan daerah dengan arah kebijakan, prioritas dan sasaran pembangunan provinsi dan nasional serta usulan program dan kegiatan musrenbang kecamatan dan kelurahan.

“Saya berharap Musrenbang RKPD 2024 tingkat Kota Bima tahun 2023 ini dapat menghasilkan Rancangan RKPD 2024, Rancangan Dokumen Aspirasi Daerah untuk pengusulan ke Provinsi dan Pemerintah Pusat serta RENJA pada masing-masing Perangkat Daerah yang akan diverifikasi berdasarkan dokumen akhir RKPD tahun 2024”. Ucapnya.

Sekretaris Bapedda Provinsi NTB, Dr. Mahjulan, S.P.,M.P dalam hal ini menyampaikan bahwa Musrenbang merupakan momen penting untuk menyatukan pola pikir sehingga sangat menentukan capaian kinerja dalam mewujudkan pembangunan daerah.

“Kota Bima harus berbangga karena telah meraih peringkat Top II untuk pengentasan kemiskinan dan IPM, saya terus berharap agar Kota Bima menjadi kota yang sejahtera bisa segera terwujud”. Ucapnya.

Diakhir ia sangat mengapresiasi terhadap Musrenbang RKPD Kota Bima tahun 2024 dan mendukung penuh pembangunan daerah, karena Kota Bima merupakan ibu kotanya Pulau Sumbawa, untuk itu Pemerintah Daerah harus komitmen dalam Rancangan Pembangunan Daerah tersebut. Tutupnya. (***)

Polres Bima Optimalkan Pengamanan Sholat Tarawih

jpn

Bimantika.net -Menjamin keamanan masyarakat yang menjalankan ibadah tarawih di Bulan Ramadhan 1444 H Polres Bima Polda NTB dan Polsek jajaran terus memberikan pelayanan Prima kepada masyarakat diwilayah hukumnya.

Senin 17/04/23 Sekira Pukul 19.00. Wita malam kemarin Regu 2 Sat Sabhara Polres Bima yang dipimpin Kanitnya AIPDA I Gede Budarma, S.sos, melaksanakan Pengamanan Sholat Tarawih di Masjid Al- Wutsha Desa Panda Kecamatan Palibelo Kabupaten Bima.

Selain melakukan pengamanan sholat tarawih petugas juga melakukan pengaturan lalulintas di Depan Masjid Tersebut.

“Tujuannya adalah mencegah masyarakat dan atau pemuda menyalakan petasan serta gangguan Kamtibmas lainya yang mengganggu ke khusuan masyarakat yang menjalankan ibadah sholat tarawih” Ungkap Kapolres Bima AKBP Hariyanto SH SIK, Sebagaimana diulas kasi humas Iptu Adib Widayaka.

Masih Adib, kegiatan pengaman ibadah sholat tarawih akan dilakukan di seluruh Masjid wilayah hukum polres oleh polres Bima dan Polsek jajaran hingga Bhabinkamtibmas Tutupnya. (***)

Bupati Bima – Kajari Teken MoU Kerjasama Penanganan Perkara

jpn

Bimantika.net -Pemerintah Kabupaten Bima melalui Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE dan Kejaksaan Negeri Bima melalui Kepala Kejaksaan Dr.Ahmad Hajar Zunaidi, SH, MH menandatangani perjanjian kerjasama bidang hukum perdata dan tata usaha negara Senin (17/4) di Ruang Kerja Kajari Bima.

Turut hadir pada pertemuan tersebut Sekda Kabupaten Bima Drs. H. M.Taufik HAK, M.Si, Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Fatahullah, S.Pd, Kadis Dikbudpora Zunaidin HI S.Sos, MM, Kadis Pertanian dan Perkebunan Ir.Hj. Nurma, M.Si, Kadis PUPR Suwandi ST, MT, Kadis Kesehatan Fahrurrahman SE, M.Si, Kabag Hukum, Kabag Umum, Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan, Kabid terkait BPKAD serta Kasi Perdata Umum Kejari Bima Sahrur SH.

Bupati Bima dalam pengantar seusai penandatanganan dokumen MOU tersebut menjelaskan bahwa kerjasama tersebut sangat membantu pemerintah daerah dalam fasilitasi dan pendampingan bagi upaya penyelesaian masalah hukum.
Dirinya berharap perkara yang dihadapi pemerintah daerah dan memerlukan pendampingan untuk penyelesaian dapat ditindaklanjuti.

Terima kasih kepada Kajari beserta jajaran yang sudah melakukan koordinasi intensif semoga kerjasama tersebut dapat berkelanjutan bagi pemerintah daerah dan masyarakat Kabupaten Bima. Imbuh Bupati.

Pada penandatanganan tersebut Kajari memaparkan bahwa MoU menjadi dasar melakukan koordinasi sebagai titik masuk dalam mengawal untuk mencegah perbuatan bernuansa pidana. “Koordinasi menjadi kunci pentingnya upaya pencegahan dan menangani kasus yang muncul”. Terang Dr.Ahmad Hajar.

Perjanjian tersebut tertuang dalam surat nomor 03.3/025/8/03.3. 2023 dan surat nomor B-289/Gs.1/IV/2023 dengan ruang lingkup meliputi penyelesaian masalah hukum yang dihadapi oleh pihak pertama dalam hal ini Pemerintah Kabupaten Bima di bidang perdata dan tata usaha negara, baik di dalam maupun di luar pengadilan.

MoU tersebut dimaksudkan dalam rangka penanganan perkara perdata dan atau tata usaha negara yang dihadapi oleh pemerintah Kabupaten Bima dapat ditangani secara baik dan profesional oleh pihak yang berkompeten. Juga ditujukan agar masalah hukum yang dihadapi mendapatkan penyelesaian yang berkepastian hukum. (***)

Ketua Komite Pendirian IAIN Bima Apresiasi Walikota Bima, Urusan Akademik Sudah Tuntas

jpn

Bimantika.net -Guru Besar Bidang Teknologi Pendidikan Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram Prof. Dr. H. Muhammad, M. Pd., M.S. yang juga selaku Ketua Komite Pendirian IAIN Bima sangat antusias dan merespon sangat positif terhadap kinerja walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML) yang terus berusaha secara maksimal untuk segera menuntaskan lahan pembangunan IAIN Bima.

Pada Media Online Bimantika Senin Malam (17/4) Prof. Muhammad membeberkan bahwa pemenuhan lahan untuk IAIN Bima merupakan syarat mutlak yang harus dipenuhi oleh daerah dalam hal ini Pemkot Bima.

Prof Muhammad yang juga salah satu Putra Terbaik Bima NTB ini berharap masalah dokumen akhir lahan ini segera selesai sehingga proses penerbitan izin pendirian dari Bapak Presiden segera terbit.

Masih menurut Prof. Muhammad bahwa mencermati ikhtiar Walikota Bima, beliau sangat optimis izin pendirian dari Bapak Presiden akan segera terbit di tahun ini.

“IAIN Bima nanti menjadi bonus spesial untuk masyarakat Kota Bima khususnya dan Masyarakat Bima Raya pada umumnya. Ini adalah Perguruan Tinggi Agama Islam Negeri pertama di Pulau Sumbawa” katanya.

Pria Asal Kecamatan Langgudu Kabupaten Bima ini pun mengungkapkan bahwa semua persyaratan akademik seperti kurikulum dan syarat-syarat lainnya sudah selesai dan sangat siap.

“Sehingga begitu selesai dokumen lahan dan terbit izin maka kita langsung jalan” demikian ujar Prof yang santun dan murah senyum ini.

Suami dari Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Bima Hj. Misfalah, S. Pd ini meminta doa dan dukungan seluruh rakyat Bima sehingga cita-cita luhur Walikota Bima ini menjadi sebuah karya Monumental yang dicatat dalam sejarah tinta Emas Kota Bima.

Untuk di Ketahui Publik bahwa Pemerintah Kota Bima melaksanakan Rapat Koordinasi (Rakor) bersama dengan Tim Terpadu yang dibentuk oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia.

Rakor tersebut berlangsung di Ruang Pusat Kendali Informasi Command Center Kota Bima Senin 17 April 2023.

Rakor tersebut dalam rangka mendengarkan pemaparan atau penjelasan Pemerintah Kota Bima dalam hal ini Walikota Bima selaku Pemohon Pendirian Kampus IAIN Bima dan Fasilitas Umum Kota Bima diatas lahan HPK Kementerian LHK RI seluas ± 51 Hektar.

Rapat yang berlangsung secara Daring antara Pemerintah Kota Bima dengan Tim Terpadu tersebut dihadiri oleh Wali Kota Bima, didampingi Asisten 1, Asisten 2, Kepala Bappeda Kota Bima, Kepala DLH Kota Bima, Kepala Diskominfotik Kota Bima, Kabid Cipta Karya Dinas PUPR Kota Bima dan Kabag Hukum Setda Kota Bima.

Sementara yang hadir melalui daring antara lain jajaran Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia, Kepala Pusat Riset Ekologi dan Edmobiologi Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Dekan Fakultas Pertanian Universitas Mataram, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi NTB, serta tim terpadu lainnya.

Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML) menyampaikan lokasi yang dibangun diatas lahan lebih kurang 51 hektar ini dimana akan berdiri kampus IAIN Bima dengan mengusung konsep Green Campus atau Kampus Hijau, atau kampus yang peduli dan berwawasan lingkungan sebagai upaya menghadapi perubahan iklim global.

Disamping itu juga lanjutnya, dari 51 hektar itu, 11,1 hektar nya kita gunakan sebagai pengembangan fasilitas umum TPA Oi Mbo, sementara 9,9 hektar dijadikan sebagai kawasan penyangga maupun kawasan fungsi lindung.

“Karena kondisi TPA yang ada saat ini sudah 20 tahun digunakan dengan mengalami kondisi overload/kekurangan kapasitas penampungan, sehingga dibutuhkan perluasan area” Pungkasnya.

Lanjut Walikota HML bahwa kondisi riil Kota Bima ini rawan banjir, sehingga kita gunakan konsep one system one integrated, terbukti adanya bantuan kerjasama dari NuFrep dan World Bank dalam rangka pengentasan banjir perkotaan yang telah diprogramkan sejak 2019.

“Insya Allah akan dimulai 2024 bersama dengan kota besar lain di Indonesia, seperti Manado, Semarang, Medan dan Pontianak,” ungkapnya.

Walikota HML pun menjelaskan, animo sekolah masyarakat Bima sangat tinggi sekali, dengan harapan adanya kampus IAIN Kota Bima ini.

“Artinya mereka tidak perlu lagi keluar daerah, seperti ke ujung pandang, Yogyakarta, Jakarta dan lainnya, ini menjadi wilayah yang dapat mengikat antara dua pulau yaitu pulau timur yang ada di NTT, begitu juga wilayah pulau sumbawa” Bebernya.

Kementerian LHK Republik Indonesia melalui Kasubdit Perubahan Fungsi Kawasan Hutan, Wirawan, menyebutkan bahwa secara garis besarnya kementerian LHK menyambut baik niat Pemerintah Kota Bima untuk kemajuan bagi dunia pendidikan di Bima.

“Tentu dengan tetap memperhatikan kajian-kajian dan analisa dampak lingkungan dan lainnya yang diberikan oleh tim terpadu” Tutupnya. (***)

Wakapolres Dompu Pimpin Latihan Pra Ops Anggota

jpn

Bimantika.net -Pimpin Rapat Koordinasi Pra Operasi Ketupat Rinjani 2023 dalam rangka pengamanan Idul Fitri 1444 H, tahun 2023, Wakapolres Dompu Kompol Abdi Mauludin, S.Sos., menekankan agar seluruh satuan tugas dapat bekerja dengan baik dan profesional.

Di kesempatan ini Wakapolres juga melakukan improvisasi serta arahan dimana jalur dan bagaimana mengatur, menjaga serta mengamankan sejumlah titik rawan dengan bantuan peta Wilayah Hukum di Mako Polres Dompu, Senin (17/4/2023) sekira pukul 17.00 Wita.

Dalam arahannya, Wakapolres meminta semua pihak bahu membahu menjaga Sitkamtibmas selama operasi sehingga tercipta slogan operasi yakni”Mudik Aman Berkesan”.

Tampak saat kegiatan sejumlah Pejabat Utama (PJU) Polres antara lain, Kabag Ops AKP Syamsul Rizal, Kasat Reskrim AKP Adhar, S.Sos, Kasat Lantas AKP Hermansyah, S.Sos, Kasat Samapta AKP Balok Suswantoro, serta Personil yang terlibat Operasi ketupat.

“Agar personil yang terlibat operasi ketupat benar benar melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya sesuai dengan tempat dan posisi yang sudah dibagikan melalui sprint,” ujar Kompol Abdi.

Ia meminta, dalam pelaksanaan tugas nantinya agar tetap saling menjaga dan melindungi sesama rekan tugas terutama yang ditempatkan pada POS PAM dan POSYAN.

Dijelaskannya, ada tiga titik pos yang menjadi fokus dalam operasi ketupat rinjani 2023 yaitu pospam kota ditempatkan di bundaran pasar atas Dompu, POSYAN Terminal Ginte dan POSYAN manggelewa tepatnya di bundaran Pasar Induk Manggelewa.

“Pelaksanaan patroli dilaksanakan 2 kali yaitu pagi – sore atau sore – malam untuk mencegah terjadinya hal – hal yang tidak diinginkan,” tandasnya.

Senada dengan apa yang disampaikan Wakapolres, Kasat Lantas AKP Hermansyah juga mengingatkan seluruh petugas agar dalam pelaksanaan Operasi Ketupat Rinjani 2023 kita akan melaksanakan rekayasa arus lalu lintas.

“Otomatis ini akan menimbulkan protes dari masyarakat maka dari itu di harapkan kepada anggota Operasi Ketupat Rinjani 2023 untuk melakukan sosialisasi kepada masyarakat,” jelasnya.

Untuk diketahui, Pelaksanaan operasi ketupat akan dilaksanakan selama 14 hari yaitu dimulai dari tanggal 18 April hingga tanggal 1 Mei 2023.

Sementara hal lain, dikemukakan juga bahwa pelaksanaan operasi ketupat dibagi dalam beberapa kelompok atau regu yaitu Regu Patroli, Regu POS PAM dan Regu Posyan. (***)

Walikota HML Rakor dengan Tim Terpadu Pendirian Kampus IAIN Bima

jpn

Bimantika.net -Pemerintah Kota Bima melaksanakan Rapat Koordinasi (Rakor) bersama dengan Tim Terpadu yang dibentuk oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia.

Rakor tersebut berlangsung di Ruang Pusat Kendali Informasi Command Center Kota Bima Senin 17 April 2023.

Rakor tersebut dalam rangka mendengarkan pemaparan atau penjelasan Pemerintah Kota Bima dalam hal ini Walikota Bima selaku Pemohon Pendirian Kampus IAIN Bima dan Fasilitas Umum Kota Bima diatas lahan HPK Kementerian LHK RI seluas ± 51 Hektar.

Rapat yang berlangsung secara Daring antara Pemerintah Kota Bima dengan Tim Terpadu tersebut dihadiri oleh Wali Kota Bima, didampingi Asisten 1, Asisten 2, Kepala Bappeda Kota Bima, Kepala DLH Kota Bima, Kepala Diskominfotik Kota Bima, Kabid Cipta Karya Dinas PUPR Kota Bima dan Kabag Hukum Setda Kota Bima.

Sementara yang hadir melalui daring antara lain jajaran Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia, Kepala Pusat Riset Ekologi dan Edmobiologi Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Dekan Fakultas Pertanian Universitas Mataram, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi NTB, serta tim terpadu lainnya.

Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML) menyampaikan lokasi yang dibangun diatas lahan lebih kurang 51 hektar ini dimana akan berdiri kampus IAIN Bima dengan mengusung konsep Green Campus atau Kampus Hijau, atau kampus yang peduli dan berwawasan lingkungan sebagai upaya menghadapi perubahan iklim global.

Disamping itu juga lanjutnya, dari 51 hektar itu, 11,1 hektar nya kita gunakan sebagai pengembangan fasilitas umum TPA Oi Mbo, sementara 9,9 hektar dijadikan sebagai kawasan penyangga maupun kawasan fungsi lindung.

“Karena kondisi TPA yang ada saat ini sudah 20 tahun digunakan dengan mengalami kondisi overload/kekurangan kapasitas penampungan, sehingga dibutuhkan perluasan area” Pungkasnya.

Lanjut Walikota HML bahwa kondisi riil Kota Bima ini rawan banjir, sehingga kita gunakan konsep one system one integrated, terbukti adanya bantuan kerjasama dari NuFrep dan World Bank dalam rangka pengentasan banjir perkotaan yang telah diprogramkan sejak 2019.

“Insya Allah akan dimulai 2024 bersama dengan kota besar lain di Indonesia, seperti Manado, Semarang, Medan dan Pontianak,” ungkapnya.

Walikota HML pun menjelaskan, animo sekolah masyarakat Bima sangat tinggi sekali, dengan harapan adanya kampus IAIN Kota Bima ini.

“Artinya mereka tidak perlu lagi keluar daerah, seperti ke ujung pandang, Yogyakarta, Jakarta dan lainnya, ini menjadi wilayah yang dapat mengikat antara dua pulau yaitu pulau timur yang ada di NTT, begitu juga wilayah pulau sumbawa” Bebernya.

Diharapkan seluruh rangkaian proses pelepasan Kawasan Hutan ini dapat selesai pada pertengahan bulan Mei tahun 2023, sehingga pada Agustus 2023 bisa menerima mahasiswa baru.

Sementara, Kementerian LHK Republik Indonesia melalui Kasubdit Perubahan Fungsi Kawasan Hutan, Wirawan, menyebutkan bahwa secara garis besarnya kementerian LHK menyambut baik niat Pemerintah Kota Bima untuk kemajuan bagi dunia pendidikan di Bima.

“Tentu dengan tetap memperhatikan kajian-kajian dan analisa dampak lingkungan dan lainnya yang diberikan oleh tim terpadu” Tutupnya. (***)

Sat Binmas Polres Bima Salurkan Sembako bagi Masyarakat Kurang Mampu

jpn

Bimantika.net -Polres Bima Polda NTB di Bulan Ramadhan 1444 H melalui Satuan Pembinaan Masyarakat ( Sat-Binmas) kembali menyalurkan bantuan kepada Warga yang membutuhkan.

Kali ini personel satuan binmas menyalurkan bantuan paket sembako bagi masyarakat kurang mampu di Desa Raba Kodo dan Desa Tente Kecamatan Woha Kabupaten Bima Senin (17/4/23) Sekira Pukul 10.20 Wita.

Kapolres Bima AKBP Hariyanto SH, S.I.K lewat kasi humas Iptu Adib Widayaka mengatakan Paket sembako tersebut dibagikan kepada masyarakat yang kurang mampu serta untuk meringankan beban kebutuhan masyarakat di Bulan Ramadhan.

“Semoga apa yang kami lakukan bermanfaat bagi masyarakat dan menjadi Nilai Ibadah dihadapan Allah SWT” Ucap Kapolres mengutip Adib.

Dikatakannya, kegiatan tersebut akan terus dilakukan selama bulan Ramadhan di seluruh wilayah Hukum Polres Bima.

Dalam kesempatan itu juga personel Sat Binmas menghimbau kepada masyarakat agar berperan aktif dalam menjaga keamanan sehingga terwujud situasi Kamtibmas yang kondusif. (***)

Polres Bima Gelar Apel Pasukan Operasi Ketupat Rinjani 2023

jpn

Bimantika.net -Kepolisian Resor Bima Polda NTB melaksanakan Apel gelar Pasukan Operasi Ketupat Rinjani Tahun 2023 di Lapangan Desa Panda Kecamatan Palibelo Kabupaten Bima Senin (17/4/23) sekitar Pukul 08.00.Wita Pagi Tadi.

Kapolres Bima AKBP Hariyanto SH, S.I.K, Melalui Kasi Humas Iptu Adib Widayaka mengatakan Apel gelar pasukan Operasi Ketupat Rinjani dalam rangka pengamanan menyambut hari raya Idul Fitri 1444 H Tahun 2023 M.

Bertindak sebagai pimpinan apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Rinjani 2023 dengan Tema ” Mudik Aman Berkesan” Bupati Bima Hj.Indah Damayanti Putri SE.

Dua belas Amanat Kepala Kepolisian Republik Indonesia Jendral Pol Listyo Sigit Prabowo M.si yang dibacakan Oleh Bupati Bima selalu pimpinan apel diantaranya,

Apel gelar pasukan operasi Ketupat merupakan bentuk pengecekan akhir kesiapan pelaksanaan Operasi Ketupat 2023. Kegiatan ini juga merupakan wujud nyata sinergitas Polri dengan stakeholder terkait dalam rangka mengamankan mudik dan perayaan hari raya Idul Fitri 1444 H.

Seperti kita ketahui, bahwa kerja keras bersama pada pengamanan mudik lebaran tahun lalu mendapatkan apresiasi dari masyarakat. Berdasarkan Survei Indikator periode 5 s.d. 10 Mei 2022, terdapat 73,8% masyarakat merasa puas atas kinerja pemerintah dalam penyelenggaraan dan penanganan arus mudik tahun 2022. Penilaian positif tersebut harus menjadi pemacu semangat, sehingga pengamanan mudik tahun 2023 mampu dilaksanakan lebih baik.

Terlebih lagi Kemenhub RI memperkirakan potensi pergerakan masyarakat akan mengalami peningkatan dari 85,5 juta orang pada tahun 2022,menjadi 123,8 juta orang pada tahun 2023 atau meningkat 44,8%.

Berkaitan dengan hal tersebut Presiden Republik Indonesia Ir Joko Widodo menekankan bahwa, “Hati hati, tahun ini ada lompatan besar masyarakat yang mudik. Dari 86 juta ke 123 juta dari survei.

Artinya ada kenaikan kurang lebih 45 persen. Ini harus dihitung dan dikalkulasi dengan baik”.

Oleh sebab itu, Polri bersama stakeholder terkait berkomitmen untuk melaksanakan pengamanan secara lebih optimal, melalui Operasi Terpusat dengan sandi “Ketupat 2023” selama 14 (empat belas) hari sejak 18 April s.d. 1 Mei 2023. Operasi ini telah diawali dengan KRYD tanggal 10 s.d. 16 April 2023 dan akan dilanjutkan pasca operasi tanggal 2 s.d. 9 Mei 2023.Operasi Ketupat 2023 melibatkan 148.261 personel gabungan yang terdiri dari TNI-Polri, Kementerian terkait, BNPB, BMKG, Basarnas, Pertamina, Jasa Raharja, Jasa Marga, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Pramuka dan Mitra Kamtibmas lainnya.

Para personel tersebut nantinya akan menempati 2.787 Pos dengan rincian 857 Pos Pengamanan yang berfungsi untuk pusat informasi, gatur dan rekayasa arus lalin,serta memastikan keamanan maupun ketertiban pada objek wisata, pusat perbelanjaan dan pusat keramaian lainnya.

713 Pos Pelayanan yang berfungsi untuk tempat istirahat pengemudi, manajemen rest area, pelayanan kesehatan, pemberian takjil gratis dan berbagai layanan lainnya.

Dan 217 Pos Terpadu yang berfungsi untuk pusat kodal operasi secara terintegrasi bersama stakeholder terkait dan dilengkapi dengan command center terpadu.Untuk memastikan operasi berjalan dengan optimal.

Polri akan membagi 5 wilayah pengendalian utama di Pulau Sumatera – Jawa dan pengendalian secara kewilayahan di Polda lainnya dengan menjadikan NTMC Polri sebagai Posko Operasi Terpusat.

Posko tersebut didukung oleh berbagai kemampuan shingga setiap perkembangan situasi di lapangan bisa termonitor secara real time.

Kemudian sebagai tindak lanjut anev mudik tahun 2022, maka telah dikeluarkan SKB tentang Pengaturan Lalu Lintas Jalan, serta Penyeberangan.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Bupati Bima Hj,Indah Damayanti Putri SE, Kapolres Bima AKBP Hariyanto SH S.I.K, Danyon Brimob Batalyon C Pelopor Bima, Kasubden Pom Bima, Kepala Kejaksaan Bima, Kepala Pengadilan Bima, serta kepala Dinas instansi pemerintah terkait.

Adapun Peserta Apel gelar pasukan operasi Ketupat Rinjani 2023 yakni, Brimob Batalyon C 1 Peleton,Kodim 1608 Bima 1 peleton,Sat samapta 2 peleton,Sat Lantas 1 peleton,Staf Polres 1 Peleton,Sat reskrim/intel 1 peleton,Sat Pol pp 1 peleton, Dinas Perhubungan 1 peleton, Damkar 1 Regu,Dinas Kesehatan 1 Regu,Basarnas 1 Regu,Senkom 1 peleton

Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan lancar aman dan berakhir Sekira Pukul 09.00.Wita. (***)