Polres Dompu Sukses Backup Eksekusi Lahan BLBI di Hu,u

jpn

Bimantika.net -Kapolres Dompu, AKBP Iwan Hidayat, S.I.K., menyatakan apresiasi atas keberhasilan personilnya dalam memback-up proses penyitaan (baca: eksekusi) aset negara, yang berlokasi di Desa Hu’u, Kecamatan Hu’u, Kabupaten Dompu.

Proses jalannya penyitaan itu sendiri dipimpin Kapolsek Hu’u, Ipda Sumaharto, berdasarkan Sprin/265/V/PAM.3.3./2023, dengan dihadirkannya Satgas yang dibentuk oleh Menkopolhukam terkait Hak Tagih Negara atas Dana BLBI dengan dasar Keputusan Presiden RI Nomor 16 Tahun 2021 tanggal 6 Oktober 2021.

Hadir saat kegiatan antara lain Kapolres Dompu AKBP Iwan Hidayat, SIK., bersama Dandim 1614 Dompu Letkol Taufik S.Sos., Kejaksaan negeri Dompu, Tim Satgas BLBI Bareskrim Polri, Anggota Pokja Tim A Satgas BLBI, Tim KPKNL jakarta II, Tim KPKNL Bima.
8 serta para pemangku kepentingan lainnya.

“Apresiasi bagi seluruh personil pengaman, bersama Tim Satgas, berhasil menyita aset tanpa hambatan sesuai target yang ditentukan,” ungkap Kapolres usai kegiatan, Kamis (25/5/2023) sekira pukul 10.30 Wita.

Terkait kegiatan, dikonfirmasi melalui Kapolsek Hu’u menyebutkan bahwa pengamanan dilakukan berdasarkan Sprin/265/V/PAM.3.3./2023 Res Dompu, untuk mem-backup proses eksekusi aset negara, yang berlokasi di Desa Hu’u.

Pada prosesnya, Anggota dari berbagai satuan yang sebelumnya disiagakan lengkap pakaian dinas dikondisikan untuk melakukan pengamanan dengan catatan juga perlu mengutamakan keselamatan tim satgas BLBI.

Sementara saat pengamanan dimulai, sekira Pukul 09.30 wita anggota gabungan pengamanan tiba di lokasi Jalan Lintas Lakey-Dompu, Desa Hu’u dan langsung melakukan apel persiapan pelaksanaan penyitaan barang jaminan atau harta kekayaan lain obligor an. Santoso Sumali.

“Kapolres sempat menyampaikan harapan besarnya agar masyarakat Hu’u taat akan aturan sekaligus sama – sama menjaga aset negara ini,” sebut Sumaharto.

Lanjutnya, penyampaian dari satgas Gakkum Bareskrim AKBP Agus Waluyo, SIK, juga merupakan dasar atas dilakukannya penyitaan aset negara sebagaimana dimaksud.

“Satgas ini dibentuk oleh Menkopolhukam terkait Hak Tagih Negara atas Dana BLBI dengan dasar Keputusan Presiden RI Nomor 16 Tahun 2021 tanggal 6 Oktober 2021 tentang Perubahan atas Keputusan Presiden RI Nomor 6 Tahun 2021 tentang Satuan Tugas Penanganan Hak Tagih Negara Dana Bantuan Likuiditas Bank Indonesia, di mana Kapolri ditunjuk sebagai Dewan Pengawas,” papar Kapolsek mengutip penyampaian Agus, dari Satgas Gakkum.

Lebih lanjut, papar Kapolsek, berdasarkan data Ketua Satgas Penanganan Hak Tagih Negara Dana BLBI terdapat aset negara/aset properti eks Badan Penyehatan Perbankan Nasional yang berasal dari jaminan penyelesaian piutang negara debitur a.n. SANTOSO SUMALI yang terletak di Desa Huu, Kec. Huu, Kab. Dompu yang berada di wilayah hukum Polda Nusa Tenggara Barat.

Hal terkait juga disampaikan melalui perwakilan Satgas BLBI Swastiko Purnomo, bahwa debitur a.n. Santoso Sumali dari PT. Atlantik sudah 22 tahun debitur berhutang dan belum dibayarkan.

“Kami hadir atas kepentingan negara dalam hal mengembalikan aset milik negara, Sesuai dokumen luas bidang tanah yang di sita 100.000 m² dan akan di pasang plang,” kata Swastiko memaparkan misi kedatangannya di Desa Hu’u, Dompu.

Seluruh proses penyitaan aset jaminan oleh tim Satgas BLBI seluas 100.000 m² di Jalan Lintas Lakey-Dompu, Desa Hu’u kecamatan Hu’u Kabupaten Dompu dengan titik koordinat sekitar -8.78979, 118.38253, SHGB No. 2 desa hu’u, usai dilaksanakan.

“Bahwa aset yang telah di sita akan di titipkan kepada desa setempat,” pungkas Kapolsek.(***)

Bupati IDP Serahkan Bantuan Bencana Alam Untuk 78 KK

jpn

Bimantika.net Bupati Bima Hj.Indah Dhamayanti Putri, SE (IDP) Kamis (25/5) melakukan penyerahan bantuan yang bersumber dari Anggaran Tak Terduga Tahun Anggaran 2023 senilai Rp.398,5 juta. kepada para korban bencana alam.

Para penerima bantuan tersebut adalah korban bencana kebakaran angin puting beliung dan banjir yang menyebabkan kerusakan tempat tinggal dengan mengacu pada tiga kriteria tingkat kerusakan yaitu rusak berat, sedang dan rusak ringan.

Sekretaris Daerah Drs.H.M. Taufik HAK, M.Si dan Kepala Bagian Kesra Setda H. Jubair,S.Ag turut mendampingi Bupati Bima yang menyerahkan bantuan kepada 78 KK yang berdomisili di 22 Desa pada 12 Kecamatan setelah melalui serangkaian kapan verifikasi dan pengecekan proposal bantuan yang diusulkan pemerintah kecamatan dan desa.

Bupati Bima dalam sambutannya di hadapan warga penerima bantuan mengungkapkan bahwa penyerahan bantuan tersebut merupakan bukti kehadiran pemerintah di tengah masyarakat yang tertimpa bencana.

“Bantuan disalurkan langsung ke masing-masing rekening 78 Kepala Keluarga (KK) dan tidak ada sepeserpun pemotongan bantuan para korban kebakaran.
Gunakan bantuan tersebut untuk membangun kembali fasilitas yang mengalami kerusakan dan meskipun belum sepenuhnya mampu mengganti kerugian, tapi inilah bentuk perhatian pemerintah”. Ungkap Bupati.

Menutup arahannya Bupati kembali mengingatkan warga agar terus meningkatkan kesiapsiagaan dan kewaspadaan agar bencana yang sama tidak kembali terulang dan menyebabkan kerugian harta benda dan jiwa. (***)

Tim Puma ll Polres Bima Kota Tanggap Pelaku Curanmor, Setelah Lama Kabur ke NTT

jpn

Bimantika.net -Tim Puma ll Polres Bima Kota yang di pimpin oleh Aiptu Hero Suharjo, SH telah Berhasil melakukan Pengungkapan dan penangkapan terhadap Pelaku Tindak pidana Pencurian Kendaraan bermotor (CURANMOR) Kamis (25/5)

Penangkapan berdasarkan Laporan Polisi Nomor : LP/ B/12/VIII/2022/SPKT/NTB/Polsek Sape/ Res Bima Kota/Polda NTB Kamis 3 Agustus 2022.

Kapolres Bima Kota AKBP Rohadi, S.I.K melalui Kasat Reskrim Polres Bima Kota IPTU Punguan Hutahaean, S.Tr.K, S.I.K, membenarkan adanya proses pengungkapan tersebut.

Menurut Kasat Reskrim Korban atau pelapor Saiful (28 tahun) Dusun Due Desa Parangina Kecamatan Sape Kabupaten Bima.

“Sedangkan pelaku adalah FTR Laki-Laki (,24 tahun) asal Desa Parangina Kecamatan Sape Kabupaten Bima” ujar Kasat Reskrim.

Lanjutnya bahwa dalam proses penangkapan tersebut polisi amankan Barang Bukti (BB) Satu Unit Sepeda Motor Merk CBR  Warna Hitam Nopol: EA 2481 Y Nomor rangka MH1KCA113JK002337
Nomor mesin : KCA1E-1002198

Kasat Reskrim ungkapkan kronologis Sebelumnya Tim Puma ll telah mengamankan Satu unit Sepeda Motor Merk CBR Warna Hitam yang diduga merupakan hasil pencurian (curanmor).

Berdasarkan Laporan Polisi Polsek Sape,selanjutnya TIM melakukan penyelidikan guna mengungkap identitas pelaku.

Dari hasil penyelidikan TIM berhasil mendapatkan informasi terkait indentitas pelaku.

akan tetapi pengakuan pelaku bahwa dirinya mengetahui diburu oleh Tim Puma ll pelaku sempat melarikan diri ke NTT.
   

Setelah itu Tim Puma ll menerima informasi keberadaan pelaku,

Dengan adanya informasi tersebut Tim Puma ll Polres Bima Kota langsung menuju lokasi keberadaan pelaku di Desa Parangina Kecamatan Sape Kabupaten Bima.

Setibanya di lokasi TIM langsung melakukan penangkapan/mengamankan pelaku FTR.

Selanjutnya TIM melakukan interogasi terhadap pelaku, dari hasil interogasi pelaku mengakui telah melakukan aksi pencurian (curanmor) dengan cara mencongkel Kontak Sepeda motor menggunakan obeng bersama satu orang rekanya yaitu S Alias Perkosa yang saat ini masih dalam pengejaran oleh Tim Puma ll.
   
Selanjutnya TIM menyerahkan pelaku beserta Barang Bukti kepada personel unit Reskrim Resort Bima Kota untuk ditindaklanjuti secara hukum. (***)

Gus Baha : “Salah Satu Ibadah Terbaik Adalah Bekerja”

jpn

Bimantika.net -Rais Syuriyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Ahmad Bahauddin Nursalim atau yang akrab disapa Gus Baha menjelaskan Rasulullah SAW dalam sabdanya menerangkan bahwa sebaik-baiknya ibadah adalah bekerja.

“Ibadah terbaik adalah bekerja, kata Nabi. Orang biar tetap kerja sesuai dengan kemampuan masing-masing dan itu ibadah yang paling utama,” ungkap Gus Baha dikutip dari YouTube Santri Gayeng, Kamis 4 Mei 2023.

Perihal bekerja ini, Gus Baha lantas mengisahkan pengalamannya ketika pergi ke pasar bersama anak-anaknya pada tanggal 2 Syawal atau sehari setelah lebaran.

“Di tanggal 2 Syawal itu sudah ada penjual ayam. Saya menangis, ya Allah tanggal 2 Syawal sudah cari uang,” kata Gus Baha.

Gus Baha kemudian bercerita, ia spontan langsung beli dagangan orang tersebut. Penjual di pasar itu ternyata mengenal dirinya. Sang penjual lalu bertanya, ”Beli berapa ayam Gus?” – “Beli dua ratus ribu,” jawab Gus Baha

Jumlah pembelian tersebut lantas membuat sang penjual terkejut dan heran, buat apa beli ayam sebanyak itu?

“Ya… dipakai untuk pelajaran,” kelakar Gus Baha.

Pengasuh Ponpes Tahfidzul Qur’an LP3IA itu menambahkan perayaan hari raya sebaiknya tidak berlangsung lama-lama karena banyak menghambat siklus perekonomian pasar. Oleh karena itu, tradisi hari raya di kediaman Gus Baha hanya pada hari pertama dan malam hari ke dua Syawal.

Gus Baha mengaku pengamalan ‘sebaik-sebaiknya ibadah’ tersebut diperolehnya dari KH Maimoen Zubair atau Mbah Moen. Mbah Maimoen dengan besar kekuasaan dan pengaruhnya, ia tetap menyambung kehidupan dengan hasil kerja yakni berniaga.

Ketika makan di rumahnya, yang ia makan adalah uang hasil jualannya,” kata dia.

Gus Baha sendiri menyebut bahwa ia sering menemani Mbah Maimoen makan. Mbah Moen, lanjutnya, biasa makan lauk pecel.

“Pecel yang dijual pada santri-santrinya itu,” ucapnya.

Pengalaman ini juga ia teladani dari sang Ayah yakni KH Nursalim. Meskipun begitu besarnya ketokohan Kiai Nursalim, ketika di rumah makan sebagaimana orang biasa.

“Bapak saya juga begitu. Betapa besarnya bapak, sekalinya di rumah biasa,” tutupnya. (Sumber NuOnline)

Ciptakan Kondusifitas Wilayah, Polsek Woha Gencar Patroli Rutin Malam Hari

jpn

Bimantika.net -Guna menjaga situasi yang aman dan kondusif di wilayah hukumnya Anggota Piket SPKT Polsek Woha Polres Bima Polda NTB dengan rutin melaksanakan patroli malam hari. Rabu malam (24/5/23) Sekira Pukul 21.30.Wita.

Dalam rangka dan upaya mencegah tindak Kriminalitas serta menjaga situasi yang aman dan kondusif di wilayah hukum Polsek Woha melalui piket SPKT anggota Polsek Woha yang dikendalikan oleh Kapolsek nya AKP Syaiful Anhar S.sos melaksanakan patroli malam hari secara rutin sehingga warga kecamatan Woha merasa aman, damai dan situasi kondusif.

“bahwa dalam pelaksanaan tugas senantiasa menjaga keselamatan diri dan lakukan pendekatan persuasif dengan mengedepankan sikap humanis pada saat melaksanakan Patroli”. Ungkap Kapolres Bima AKBP Hariyanto, S.I.K, SH, sebagaimana diulas kasi Humas Iptu Adib Widayaka.

“Polri Khususnya polres Bima dan jajaran akan memberikan pelayanan terbaik demi terwujudnya keamanan dan kenyamanan bagi Masyarakat” Ujarnya.

Patroli malam dilakukan di sejumlah titik di wilayah hukum Polsek Woha yang di anggap berpotensi akan terjadinya tindak kriminal seperti curanmor, pencurian dirumah rumah warga serta penyalahgunaan obat obat terlarang, dengan demikian anggota melaksanakan patroli malam hari dengan sasaran pemukiman warga, kantor obyek Vital, tempat perbelanjaan guna mengantisipasi tindak kriminal/kejahatan pada malam hari

Dengan adanya patroli setiap malam hari yang dilakukan oleh anggota Polsek Woha tersebut sebagai upaya dan langkah pencegahan tindak kejahatan/kriminal diwilkum Polsek Woha sehingga terciptanya situasi yang aman dan kondusif. (***)

HE di Keroyok Hingga di Tebas Pakai Parang di Soriutu

jpn

Bimantika.net -Seorang pria inisial HE (40) jadi sasaran bulan-bulanan pengeroyokan BS (44) Cs., hingga mengalami luka serius disabet senjata tajam tradisional jenis parang di Dusun Sigi, Desa Soriutu, Kecamatan Dompu.

Petugas piket SPKT yang siaga di Mapolsek Manggelewa, dipimpin langsung Kapolsek bergerak cepat menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk mengambil alih situasi.

Kapolsek Manggelewa, Iptu Ramli, SH., dalam keterangannya menyebutkan bahwa insiden pengeroyokan ini terjadi pada Selasa, (23/5/2023) malam sekira pukul 20.30 Wita.

“BS menganiaya HE dibantu saudaranya JU dan AN,” ungkap Kapolsek.

Pengeroyokan itu sendiri, kata Kapolsek, berawal ketika BU Cs., tengah berkumpul bareng keluarga besarnya di depan pekarangan rumah Tempat Kejadian Perkara. Tak lama kemudian, terdengar olehnya suara teriakan anaknya di kejar HE yang tak lain ayah tirinya sambil berlari keluar rumah.

“HE ini tak lain adalah suami dari mantan istrinya BU,” beber Kapolsek mengutip keterangan sejumlah saksi.

Lanjut, lantaran panic dengan kondisi demikian, BU pun menghampiri HE kemudian menegurnya. Namun, teguran itu malah dibalas umpatan yang mengakibatkan BU terprovokasi lantas melesatkan pukulan terhadap HE hingga tersungkur.

“Baik HE maupun BU keduanya sempat terjadi percekcokan mulut sebelum penganiayaan,” tandasnya mengurai kejadian.

Tak berhenti di situ, saudara dekat BU yang turut berada di TKP, JU dan AN pun tepancing dan masing-masing langsung mengambil senjata tajam jenis parang, kemudian membacok HE dengan beberapa kali sabetan.

“Akibat bacokan, HE mengalami luka-luka robek bagian Kepala, punggung dan tangannya,” papar Kapolsek.

Atas kejadian tersebut, aggota piket jaga Polsek Manggelewa, mendatangi TKP, selanjutnya mengambil tindakan pengamanan sekaligus mengevakuasi korban ke rumah sakit Pratama manggelewa untuk di berikan perawatan medis.

“Namun, mengingat kondisi HE yang demikian kritis, harus di rujuk ke RSUD Kabupaten Dompu,” imbuhnya.

Sementara itu, Anggota Personil Polsek lainnya mengamankan BU Cs., ke Mapolsek Manggelewa untuk di proses lebih lanjut.

“Sementara situasi aman, terkendali,” pungkas Kapolsek.

Kapolsek menambahkan, untuk menghindari kemungkinan gangguan Kamtibmas pasca insiden penganiayaan, Polsek Manggelewa melakukan penggalangan serta berkoordinasi dengan Pemerintah Desa setempat serta tokoh masyarakat lainnya.(***)

Ketua Koperasi PIC : Ichsan Soelistio Tokoh yang Peduli Koperasi dan Pelaku usaha UMKM

jpn

Bimantika.net -Koperasi Pemuda Indonesia Center Tangerang Selatan (Tangsel) menggelar halal bihalal di KOPIC, Tangsel, pada Sabtu (20/5/2023).

Ketua Koperasi Pemuda Indonesia Center (Tangsel), Marlo mengutarakan halal bihalal ini dilaksanakan dalam rangka meningkatkan silaturahmi bapak Ichsan Soelistio antar anggota koperasi yang tersebar di seluruh kecamatan dan kelurahan se kota Tangsel.

Menurut Marlo, Koperasi Pemuda Indonesia Center yang mempunyai tagline #KoperasiJantungUMKM mengundang Ichsan Soelistio, karena ia salah satu figur yang sangat memperjuangkan aspirasi masyarakat ketika berada DPR RI.

“Pak Ichsan merupakan sosok yang peduli dengan masyarakat. Saya yakin motivasi ilmu dan motivasi yang diberikannya akan berdampak positif terhadap pelaku usaha UMKM. Ia seperti itu karena jam terbang dan kontribusi yang teruji,” kata Marlo.

Lebih lanjut, Ichsan Soelistio, Anggota DPR RI Komisi III menjelaskan dalam sambutan nya mengatakan momen silaturahmi kali ini sekaligus memberi penguatan kepada para milenial Kota Tangsel yang hadir untuk senantiasa merawat koperasi yang sudah ada, agar senantiasa berguna untuk masyarakat.

Menurutnya koperasi merupakan jantung perekonomian UMKM, karena jika koperasi jalan, maka UMKM Tumbuh.

“Senang sekali saya bertemu dengan para milenial dan pelaku usaha yang tulus hati untuk mengundang saya, saya berharap semoga semangat ini tetap di jaga dan selalu kompak. Dan jangan lupa, bahwa ada koperasi yang sudah dibangun, tolong dimaksimalkan,” jelas Ichsan.

Salah satu anggota Koperasi Pemuda Indonesia Center yang hadir di acara tersebut, yakni Namira (Pr), warga Kelurahan Pondok Kacang Barat Kecamatan Pondok Aren, merespon positif kegiatan tersebut.

“Dalam sambutannya pak ichsan menjelaskan bagaimana caranya agar koperasi bisa jalan secara sustainable dan berkembang, agar UMKM ini bisa jalan secara maksimal terkait akses pendanaan dan manajemen nya, sehingga UMKM bisa naik kelas,” kata Namira. (***)

Walikota HML : Turnamen Futsal SD-MI Jadikan Agenda Tahunan Membina Bakat Sejak Dini

jpn

Bimantika.net -Sekretaris Daerah Kota Bima Drs. H. Mukhtar Landa, MH membuka secara resmi turnamen Futsal antar Sekolah Dasar/Madrasyah Ibtidaiyah se Kota Bima, dilaksanakan di SMP Negeri 13 Kota Bima Kelurahan Tanjung. Rabu, 24 Mei 2023.

Sekda Kota Bima didampingi Lurah Tanjung, Pengawas Sekolah, Kepala SMPN 13 Kota Bima, Kepala SDN se Kota Bima, dihadiri juga oleh Perwakilan PT Pelindo (Persero) dan Wali Murid.

Sekda menyampaikan, atas nama pemerintah Kota Bima mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada jajaran SMP Negeri 13 Kota Bima dan panitia atas terselenggaranya turnamen kedua kalinya ditempat ini untuk tingkat SD/MI se Kota Bima.

“Saya minta agar turnamen Futsal ini menjadi agenda tahunan bagi SMPN 13 Kota Bima, begitu juga saya ajak bagi SMP yang lain untuk adakan turnamen selain Futsal,” ujarnya.

Sekda berharap jangan hanya SMPN 13 Kota Bima saja yang mengambil peran terhadap olahraga, karena turnamen ini memiliki banyak manfaat bagi anak-anak, lebih-lebih bagi anak-anak SD.

“Berikan mereka pelatihan, berikan mereka bimbingan, sehingga mereka tidak memiliki kesempatan untuk membuang waktu dengan cuma-cuma, hanya fokus berolahraga, hanya fokus saling mengenal satu sama lain, selain fokus untuk belajar,” ungkapnya.

Sekda titipkan pesan agar tahun ini dan tahun selanjutnya jajaran kepala sekolah, pengawas, dan dinas pendidikan agar dapat membangun koordinasi yang baik dengan sekolah yang lain untuk menyelenggarakan turnamen olahraga yang lain, Pemerintah Kota Bima siap support.

Panitia Penyelenggara Muslim, S. Pd mengatakan bahwa turnamen ini bertujuan untuk menjalin silaturrahim bagi anak-anak di sekolah lain.

“Turnamen Futsal ini diikuti sebanyak 28 tim yang berasal dari Sekolah Dasar atau MI yang ada di Kota Bima,” tutupnya.

Ditempat Terpisah Walikota Bima yang dikonfirmasi media Online Bimantika Rabu siang (24/5) menyebutkan bahwa memberikan pembinaan bakat dan minat olah raga untuk siswa SD sangat diperlukan.

“Itulah yang disebut dengan membina bakat dan minat sejak dini dalam rangka mencetak generasi handal di sepuluh dua tiga puluh tahun yang akan datang” ujar Walikota HML.

Menurutnya kegiatan itu perlu menjadi Agenda rutin tahunan untuk Dinas Pendidikan.

“Ini perlu di atensi oleh Dinas Pendidikan Untuk mengagendakan kegiatan positif seperti ini dalam rangka menciptakan karakter anak bangsa” demikian ujar Walikota HML. (***)

Bhabinkamtibmas Donggo Dampingi Petugas Vaksinasi PMK

jpn

Bimantika.net -Penyakit Mulut dan kuku (PMK) adalah Penyakit yang sangat berbahaya dan mematikan apabila terinfeksi kepada Hewan yang berkuku terbelah, seperti Sapi, Kerbau, Kambing dan lain-lain.

Upaya pemerintah dalam menutup penyebaran virus tersebut adalah dengan melaksanakan Vaksin PMK ke ternak milik warga.

Dalam pelaksanaan vaksinasi PMK tersebut tampak Bhabinkamtibmas Polsek Donggo Polres Bima Polda NTB Brigadir Teobaldus christianto melakukan pendampingan pemberian suntikan vaksinasi PMK kepada hewan ternak milik warga.

Kali ini Bhabinkamtibmas mendampingi tim Vaksinasi PMK di Desa Rora Kecantikan Donggo Kabupaten Bima Selasa 23/05/23 Sekira Pukul 10.00. Wita kemarin.

“bahwa setiap hewan milik warga wajib mendapatkan suntikan, kami dari Polres Bima dan Polsek jajaran, akan selalu siap melaksanakan program pemerintah” Ungkap Kapolres Bima AKBP Hariyanto, S.I.K, SH, sebagaimana diulas kasi humas Iptu Adib Widayaka.

Pemberian Vaksinasi PMK dilakukan secara bergilir ke tiap-tiap Desa dan Petugas dari kesehatan Hewan dinas peternakan Kabupaten Bima akan didampingi oleh Bhabinkamtibmas. Imbuhnya.

Dalam kesempatan itu juga Bhabinkamtibmas menghimbau kepada masyarakat agar tetap menjaga keamanan dilingkungan Masing-masing dan apabila menemukan atau mengetahui adanya tindakan kriminal agar segera melaporkan ke Pihak Kepolisian.(***)

Direktur Intel Polda NTB : Medsos Lebih Rawan di Bandingkan Media Konservatif

jpn

Bimantika.net -Dalam kesempatan diskusi terbatas yang berlangsung di Aula Pandopo Bupati Dompu, Selasa (23/5/2023) pagi sekira pukul 10.30 kemarin, Direktur Intelkam Polda NTB Kombes Pol. Hendro Kusmayadi, S.I.K., MH., memaparkan 7 (tujuh) poin penting yang perlu menjadi bekal dalam rangka suksesi Pemilu Serentak 2024 mendatang.

Pada kegiatan yang difasilitasi Polres Dompu bersama Pemerintah Daerah Dompu dan Komisi Pemilihan Umum (KPU) ini, Hendro juga sempat mengingatkan pentingnya sense of crisis dalam menghadapi ancaman yang timbul nanti saat pesta demokrasi lima tahunan itu berlangsung.

Hadir saat diskusi yang dibingkai dengan sebutan Focus Group Discussion (FGD) ini antara lain, Wakil Bupati Dompu H. Sahrul Pasran, ST, MT., Ketua KPU Dompu Drs. Arifuddin, Sejumlah unsur SKPD dan OPD terkait, serta tamu undangan yang sekitar 60 orang.

Dari 7 (tujuh) poin penting yang dipaparkan Hendro Kusmayadi saat diskusi yang berlangsung cukup alot ini, ia menegaskan bahwa tantangan yang bakal dihadapi oleh semua pihak berkaitan pemilu mencakup antara lain seputar Hoax dan Media Sosial, Hate Speech black Black Campaign yang berpotensi memicu ketegangan.

Pertama, Pentingnya Wawasan dan Komitmen Kebangsaan

“Wawasan Kebangsaan, dimaknai sebagai cara pandang bangsa Indonesia tentang diri dan lingkungannya mengutamakan persatuan dan kesatuan,” sebut Hendro memaparkan materi pengarahannya.

Lanjutnya, komitmen Kebangsaan, bertujuan agar setiap warga negara Indonesia memiliki pemahaman dan kemampuan untuk mengembangkan pengetahuan, sikap dan keterampilan dalam mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dan UUD 1945 dalam wadah NKRI dengan sesanti Bhineka Tunggal Ika.

Kedua, Resapi Maksud Empat Konsensus Dasar Negara

“Bhinneka Tunggal Ika yang berarti Manusia Penghuni rumah, yang berbeda suku dan beretnik, agama dan budaya,” lanjutnya.

Kemudian, sambung Hendro, yang kedua ialah Pancasila sebagai dasar negara, ideologi dan falsafah bangsa diartikan sebagai Pondasi Bangunan, Rumah, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) (Rumah Bangsa Indonesia) dan yang terakhir UUD tahun 1945 (Fungsi Ruangan Beserta Alat Kelengkapan Rumah).

Ketiga, Pahami Karakteristik Bangsa Indonesia

Diuraikannya, bahwa masyarakat indonesia adalah beragam, terdiri dari berbagai macam adat, suku, budaya & agama. Di mana Masy Plural itu terdiri lebih dari satu golongan kelompok. Sementara Masyarakat Majemuk yaitu, masyarakat majemuk menunjukkan bahwa keberagaman yang lebih dari satu itu memang berbeda-beda, bermacam-macam & bahkan tidak didisamakan.

“Sedangan Masyarakat Multikultural yaitu, masyarakat majemuk menunjukkan bahwa bermakna adanya keragaman & kesediaan masyarakat untuk menerima keragaman, kesatuan budaya, etnik, gender, bahasa maupun agama,” paparnya.

Keempat, Siap-siap Hadapi Tantangan Bangsa Saat Ini

Ia juga menyebut bahwa pemahaman dan penghayatan terhadap Empat Konsensus Dasar Bangsa masih rendah, termasuk Rasa memiliki terhadap bangsa dan negara masih lemah, juga Sebagian Generasi muda cenderung terpengaruh gaya hidup hedonisme, individualistik, dan materialism perlu untuk diterjemahkan secara mendalam.

“Sehingga yang ada pembelaan terhadap negara belum optimal,” imbuhnya.

Kelima, Tantangan Bangsa Kedepan

“Hoax dan Media Sosial, Hate Speech muncul dalam Demokrasi Indonesia,” sebut Hendro.
Demikian juga, sambungnya, terkait Intoleransi, sebar permusuhan berupa info Hoax & meme yang dapat memicu Konflik, Radikalisme Pro Kekerasan. penyebaran paham radikal melalui propaganda, pesan teror bernuansa radikal, rekrutmen pok teroris secara online.

“medsos, lebih rawan dibandingkan dengan media konservatif, siapa saja bisa jadi pemilik media, jurnalis dan penulis, yang dapat men-share berbagai konten yang diinginkan, termasuk yang tidak akuntabel,” ujar Hendro lagi.

Keenam, Pentingnya Merawat Kebhinekaan*

Lebih lanjut, urai Hendro, Persatuan Indonesia sudah Final, Jaga Kerukunan hidup berbangsa dan bernegara serta internalisasi sebagai konsensus bangsa Indonesia. Harapannya, bangsa tidak ingin menghadapi konflik SARA seperti konflik antar SUKU, konflik antar agama, konflik antar golongan agama, & konflik lainnya terjadi.

“Kita harus meminimalisir terjadinya gesekan-gesekan horizontal yang terjadi di kedepan, terlebih dim pesta demokrasi Pemilu 2024, karena gesekan dapat menjadi Trigger terjadinya konflik yang berujung Chaos,” urainya.

Ketujuh, Masyarakat Punya Peran Penting Menjaga Kamtibmas

Hendro menegaskan bahwa tiap-tiap Warga Negara berhak & wajib ikut serta dlm usaha pertahanan & keamanan. Dimana rakyat sebagai kekuatan pendukung.

“Masalah kamtibmas bukan hanya tanggung jawab Polri, tetapi tanggung jawab semua pihak, baik Apkam, Pemerintah & masy scr terpadu, mengupayakan kondisi Kamtibmas Kondusif,” beber Hendro.
Untuk itu, masyarakat perlu proaktif dalam pembinaan Kamtibmas dan mampu mengingatkan warga yang lain untuk jalani kehidupan dengan tertib dan disiplin.

“Masyarakat juga wajib melaporkan kepada Polri Bila mengetahui adanya gangguan Kamtibmas,” kilasnya.

Hendro berpesan di akhir paparannnya, agar jangan lagi ada yang bermain-main dengan isu SARA, khususnya bila digunakan untuk kepentingan tertentu yang menguntungkan segelintir orang saja. Karena pengalaman-pengalaman terdahulu, isu SARA mudah berkembang menjadi masalah besar yang membutuhkan waktu, usaha dan biaya yang tidak sedikit untuk pemulihan.

“Masyarakakt harus peduli terhadap lingkungannya, seperti tamu wajib lapor, peredaran narkoba atau miras, berikan bantuan pertolongan kepada warga lainnya,” pungkas Hendro. (***)