BIMAntika.net Kapolres Bima AKBP Eko S.I.K.,M.I.K., mendampingi Wakil Gubernur Nusa (NTB), Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE, M.IP dalam kegiatan Bakti Stunting dan Peduli Lansia di Puskesmas Woha, Kecamatan Woha Kabupaten Bima Sabtu (6/12/2025).
Kegiatan yang didukung Gabungan Organisasi Wanita (GOW) dan Dinas Kesehatan Provinsi NTB dan Kabupaten Bima itu, Wagub menyerahkan paket nutrisi bagi anak-anak balita stunting serta paket sembako untuk para lansia dan kaum duafa.
Mantan Bupati Bima dua periode itu menegaskan, pemerintah saat ini fokus menurunkan prevalensi stunting melalui pendataan dan pendampingan intensif bagi setiap balita stunting.
Tujuannya, memastikan perbaikan gizi berjalan efektif sehingga anak-anak tumbuh sehat, cerdas, dan memiliki masa depan yang lebih baik.
Senada dengan Kapolres Bima AKBP Eko Sutomo S.I.K.,M.I.K., melalui Kasi Humas AKP Adib Widayaka menjelaskan pihaknya akan selalu hadir dan siap mendukung seluruh kebijakan dan program pemerintah yang berdampak positif bagi masyarakat.
“Kita hadir untuk menunjukkan komitmen bersama.untuk memerangi stunting. Harapannya, sumber daya manusia kita semakin baik” Tutupnya. (****)
BIMAntika.net Pemerintah Kota (Pemkot) Bima kembali menggelar kegiatan Iman dan Taqwa (Imtaq) yang diikuti oleh seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota, Bima Kegiatan ini berlangsung di Masjid Al Istiqomah Kelurahan Jatiwangi, Kecamatan Asakota Kota Bima.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Pj. Sekda Kota Bima, Hj. Mariamah, SH., dan didampingi oleh beberapa pejabat Kota Bima, antara lain, seluruh Staf Ahli, seluruh Asisten, seluruh Kepala OPD, seluruh Kabag, Camat dan Lurah se-Kota Bima. Jum’at, (5/12/2025).
Kegiatan Imtaq rutin ini merupakan bagian dari upaya Pemkot Bima untuk memperkuat karakter ASN agar tidak hanya profesional dalam bekerja, tetapi juga memiliki landasan moral dan spiritual yang kuat.
Melalui kegiatan tersebut, ASN diharapkan mampu menerapkan nilai-nilai keagamaan dalam menjalankan tugas dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Rangkaian kegiatan Imtaq tersebut diawali dengan pembacaan yasinan bersama, yang dilanjutkan dengan ceramah keagamaan, oleh Al-Ustad Mustofa Umar, S. Ag.,M. PdI, dan di tutup dengan Do’a.
Seluruh ASN yang hadir di majelis ilmu, dalam kegiatan Imtaq Jum’at pagi ini, terlihat muraqabah, husu mendengarkan ceramah agama yang disampaikan oleh penceramah.
Momentum ini diharapakan dapat mendorong seluruh jama’ah yang hadir, untuk lebih muhasabah, meningkatkan keimanan, dan ketakwaan kepada Allah, SWT.
Melalui kegiatan Imtaq ini, Pemerintah Kota Bima berkomitmen untuk terus menyelenggarakan kegiatan Imtaq secara rutin sebagai bagian dari pembinaan ASN, dengan harapan seluruh pegawai dapat semakin berintegritas dan berkontribusi positif dalam pembangunan daerah. (***//Kominfo)
BIMAntika.net Pemerintah Kota Bima menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama aliansi Honorer Non Database Kota Bima
RDP ini sebagai bentuk perhatian dan komitmen pemerintah dalam mendengarkan langsung aspirasi tenaga honorer yang belum terakomodasi dalam skema PPPK Paruh Waktu. Kegiatan berlangsung di Aula BKPSDM Kota Bima, Kamis (4/12).
RDP yang dipimpin oleh Kepala BKPSDM Kota Bima, Drs. H. Alwi Yasin, MAP, mewakili Pemerintah Kota Bima, berjalan dengan suasana tertib dan penuh keterbukaan.
Dalam penyampaiannya, H. Alwi menjelaskan bahwa kewenangan penuh terkait regulasi pendataan ulang tenaga honorer berada pada pemerintah pusat, sehingga pemerintah daerah tidak memiliki ruang untuk menambah atau menetapkan nama baru ke dalam database honorer di luar mekanisme usulan resmi yang telah ditetapkan.
“Regulasi mengenai tenaga honorer sepenuhnya merupakan kewenangan pusat. Pemerintah daerah tidak bisa menambah data baru, kecuali melalui proses usulan yang telah diatur, ” jelasnya.
Meski keterbatasan kewenangan itu ada, H. Alwi memastikan bahwa Pemkot Bima tidak tinggal diam. Pemerintah daerah terus mengikuti dinamika kebijakan nasional dan siap mengambil langkah-langkah yang memungkinkan apabila terjadi perubahan regulasi di tingkat pusat.
“Kami menunggu perkembangan regulasi dan akan terus mengupayakan peluang terbaik bagi rekan-rekan Non Database. Yang penting, tetap bersabar, tetap solid, dan terus menjaga semangat untuk mengabdi bagi daerah,” ujarnya memberi dorongan semangat.
Pemerintah juga menegaskan bahwa kehadiran para honorer dalam RDP tersebut adalah bukti bahwa aspirasi mereka diakomodasi, dipertimbangkan, dan menjadi perhatian serius. Pemkot Bima mengajak seluruh honorer Non Database yang belum masuk dalam PPPK Paruh Waktu untuk tetap optimis, menjaga kedisiplinan, serta berkontribusi positif sebagai bentuk kesiapan apabila peluang resmi dari pemerintah pusat kembali terbuka.
Usai penyampaian materi, agenda rapat dilanjutkan dengan sesi tanya jawab, di mana para peserta diberikan kesempatan menyampaikan pandangan, harapan, serta kendala yang mereka hadapi.
Suasana diskusi berlangsung hangat dan penuh saling menghargai, mencerminkan komitmen pemerintah untuk mendengar setiap aspirasi secara langsung. (****//Kominfo)
BIMAntika.net “Tidak terasa, kita berada di penghujung tahun 2025. Oleh karena itu untuk lebih efisien dan efektifnya pelaksanaan pengelolaan keuangan daerah, saya berharap kepada seluruh pelaksana/pemegang kegiatan agar segera mengajukan permintaan pembayaran atas program kegiatan, baik yang bersumber dari dana alokasi khusus (DAK), dana alokasi umum (DAU), DBHCHT, DBH Provinsi dan PAD Tahun Anggaran 2025 hingga batas waktu yang telah ditentukan”.
Demikian instruksi Bupati Bima dalam sambutan pada upacara peringatan Hari Ulang Tahun ke-54 Korpri Senin (1/12) di Lapangan Upacara Kantor Bupati Bima yang secara khusus ditujukan kepada para kepala OPD maupun unit kerja lainnya di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bima.
Ditambahkan Bupati, Permintaan-permintaan pembayaran tersebut wajib didukung dengan administrasi yang valid dan lengkap sesuai dengan ketentuan undang-undang yang berlaku dan segera menyetorkan pajak yang berkenaan dengan belanja beban APBD tahun anggaran 2025.
“Semua administrasi dan pajak harus tuntas, ini penting agar prosesnya lancar dan tidak ada masalah di kemudian hari”. Imbuh Bupati (RumaRenggeSape//007)
BIMAntika.net Nama Hidah Pratama tidak asing lagi bagi pengguna media sosial utamanya Facebook di Pulau Sumbawa.
Sosok wanita Cantik Asal Desa Tonda Kecamatan Madapanngga ini setiap update status di media sosial selalu dibanjiri dukungan positif oleh ratusan ribu netizen khususnya di pulau sumbawa.
Media BIMAntika sengaja me release secara khusus sosok dan figur perempuan cantik dan baik hati ini tanpa melakukan konfirmasi pada yang bersangkutan karena semata-mata ini adalah sebuah tulisan lepas yang bisa jadi inspiratif.
Akibat tidak dikonfirmasi langsung pada yang bersangkutan sehingga Media Online BIMAntika tidak mendapatkan secara sempurna curriculum vitae nya, namun setidaknya dalam tulisan lepas ini memuat sebuah motivasi terkait dengan kesholehan sosialnya yang sangat tinggi.
Atas kesholehan sosialnya yang sangat tinggi dan memiliki kepekaan sosial terhadap sesama tentu ini menjadi sebuah catatan inspirasi dalam sejarah hidupnya seorang Hidah Pratama.
Hidah Pratama tidak tanggung-tanggung dalam memberikan bantuan pada setiap orang yang dinilainya layak mendapatkan bantuan, mulai dari memberi uang pada warga kehilangan kuda hingga memfasilitasi seorang warga Umroh di Tanah Suci Makkah Al Mukarramah dan madinah Al Munawwarah.
Sungguh ini adalah sebuah sikap yang amat sangat peduli pada sesama.
Hidah Pratama bukanlah seorang Politisi yang memiliki kepentingan politik sehingga Kesholehan sosialnya teruji semata-mata datang dari hati sanubarinya yang amat sangat dalam dalam rangka membantu sesama.
Kerap setiap momentum melakukan kuis yang hadiahnya untuk ratusan orang dengan nominal ratusan ribu setiap orang menjadikan indikasi kuat bahwa saling berbagi sangat penting baginya dalam menjalani hidup dan kehidupan yang sementara ini.
“Indahnya berbagi” merupakan konsep dalam kehidupan yang mengacu pada kebahagiaan, manfaat, dan berkah yang muncul dari tindakan memberi kepada orang lain.
Tindakan berbagi menumbuhkan rasa empati, mempererat hubungan antar manusia, menularkan kebaikan, dan menciptakan rasa syukur serta kedamaian batin.
Manfaatnya tidak hanya berupa materi, tetapi juga memperkaya jiwa dan memperkuat ikatan emosional.
Manfaat berbagi Menumbuhkan empati dan kepedulian: Berbagi melatih seseorang untuk memahami dan merasakan apa yang dialami orang lain.
Memperkaya jiwa: Berbagi tidak akan mengurangi harta, justru memperkaya jiwa dan memberikan kebahagiaan batin.
Membangun hubungan baik: Tindakan ini menciptakan ikatan emosional yang kuat dan membuat lingkungan menjadi lebih inklusif dan saling mendukung.
Menumbuhkan rasa syukur: Berbagi adalah salah satu cara terbaik untuk mensyukuri nikmat yang telah diterima.
Menularkan kebaikan: Perbuatan baik dapat menginspirasi orang lain untuk ikut berbuat baik, menciptakan efek domino kebaikan.
Menciptakan ketenangan: Berbagi membuat hati lebih tenang dan terhindar dari sifat kikir dan takabur.
Contoh tindakan berbagi adalah Berbagi harta: Memberikan sebagian dari harta yang dimiliki kepada yang membutuhkan, seperti zakat atau sedekah.
Berbagi waktu dan tenaga: Membantu orang lain, misalnya membantu pekerjaan rumah tangga bersama.
Berbagi ilmu: Memberikan pengetahuan atau keahlian yang dimiliki. Berbagi makanan: Memberikan makanan atau camilan kepada keluarga, teman, atau orang di sekitar.
Mengapa berbagi itu penting ?? Bukan tentang kuantitas: Kebahagiaan dari berbagi tidak bergantung pada seberapa besar yang diberikan, melainkan dari ketulusan niatnya.
Bisa dimulai dari hal kecil: Tidak perlu menunggu menjadi kaya untuk mulai berbagi.
Tindakan kecil pun bisa membawa dampak besar.
Investasi kebaikan: Berbagi adalah investasi kebaikan yang pahalanya tidak akan pernah putus.
Hidah Pratama Putri cantik jelita asal Madapangga Bima NTB ini kini berdomisili di Jakarta bersama anak-anak dan suami tercintanya.
Ia menjalani bisnis sendiri secara mandiri yang sama sekali tidak mengandalkan APBN dan APBD.
Bisnis Hidah Pratama berfokus pada pemberdayaan perempuan melalui bidang fashion dan kecantikan dengan dua merek utamanya, yaitu Hidah Pratama Fashion dan Ensee Beauty.
Ia bertujuan agar perempuan Indonesia mandiri secara finansial melalui bisnis yang mereka mulai sendiri, terutama di bidang tren busana dan kecantikan.
Hidah Pratama Fashion Konsepnya Lebih dari sekadar menjual pakaian, merek ini ingin menjadi simbol kekuatan bagi perempuan Indonesia, membantu mereka merasakan kesuksesan dan kemandirian finansial.
Fokus: Menghadirkan produk modest fashion lokal yang anggun dan memberdayakan.
Motivasi: Berawal dari hobi berbelanja yang diubah menjadi bisnis, Hidah ingin menciptakan peluang bagi perempuan, termasuk ibu rumah tangga, untuk bisa sukses berbisnis.
Sesangkan Ensee Beauty Konsepnya Memadukan kecantikan luar dan dalam dengan misi pemberdayaan.
Program: Melalui program “Ensee Beauty Berbagi”, Hidah memberikan pelatihan keterampilan kecantikan kepada perempuan dari keluarga kurang mampu untuk membantu meningkatkan taraf hidup mereka.
Kegiatan sosial: Secara konsisten mengadakan kegiatan sosial seperti pelatihan, pembagian sembako, dan bantuan lainnya sebagai bentuk tanggung jawab sosial perusahaan.
Pesan dan motivasi Pemberdayaan perempuan: Misi utamanya adalah memberdayakan perempuan agar tidak bergantung pada pihak lain dan bisa meraih kesuksesan melalui usaha mereka sendiri. Kunci sukses: Hidah Pratama menekankan pentingnya konsisten, terus belajar, dan tidak takut gagal untuk mencapai kesuksesan. (****//Bbs)
BIMAntika.net Pemerintah Kota Bima melalui Dinas Ketahanan Pangan melaksanakan kegiatan penyaluran Beras Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) kepada masyarakat Kelurahan Kolo Kecamatan Asakota Kota Bima.
Kegiatan ini dihadiri oleh Wali Kota Bima, H. A. Rahman H. Abidin, SE, dengan didampingi oleh sejumalah pejabat terkait, antara lain, Staf Ahli Bid. Ekonomi Keuangan dan Pembangunan, Kadis Ketahanan Pangan, Kepala OPD yang mendapat undangan, Camat Asakota, dan Lurah Kolo. Senin, (1/12/2025).
Program penyaluran beras cadangan pangan ini merupakan salah satu perhatian Pemerintah Kota Bima dalam upaya membantu mensejahterakan perekonomian masyarakat.
Aji Man sapaan akrab Wali Kota Bima menuturkan bahwa, Ikhtiar ini dilakukan untuk memastikan bahwa tidak ada lagi warga, ataupun masyarakat yang mengalami kerawanan pangan.
Dan berkomitmen bahwa setiap keluarga harus memiliki akses terhadap pangan yang cukup, sehat, dan layak.
Penyaluran beras cadangan pangan ini menjadi bukti komitmen pemerintah dalam memastikan terpenuhinya kebutuhan masyarakat.
“Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban warga sekaligus menjaga ketahanan pangan di tingkat rumah tangga,” ujarnya.
Penyaluran bantuan ini dilakukan halaman Kantor Kelurahan Kolo, dengan dihadiri oleh warga penerima bantuan dari berbagai kriteria, yakni kriteria lanjut usia (lansia), dan kriteria penyandang disabilitas.
Jumlah beras cadangan pangan yang disalurkan di Kelurahan Kolo, sebanyak 1 ton, atau 1000 kg., dan diberikan kepada 100 orang warga penerima bantuan, masing-masing warga memperoleh 10 kg beras.
Wali Kota Bima berharap, agar bantuan ini tepat sasaran, dan diberikan dalam waktu yang tepat pula.
Dipenghujung sambutannya Wali Kota Bima, mengajak seluruh warga yang hadir, untuk senantiasi menjaga alam, memelihara hutan, dan menghindari perladangan liar, serta pembabatan hutan, karena menurutnya, kerusakan hutan, tidak saja menimbulkan banjir dan tanah longsor, akan tetapi juga berdampak pada menurunnya kapasitas pangan kita sendiri, ungkapnya.
Dengan adanya kegiatan penyaluran beras cadangan pangan ini, Pemerintah Kota Bima berharap ketahanan pangan masyarakat dapat terus terjaga dan peningkatan kesejahteraan warga dapat terwujud. (****//Kominfo)
BIMAntika.net “Target belanja daerah Kabupaten Bima Tahun Anggaran 2026 ditetapkan sebesar Rp 1,95 triliun yang terdiri dari Belanja operasi sebesar Rp. 1,62 triliun, Belanja modal Rp. 58 miliar, Belanja tidak terduga Rp. 3,5 miliar, Belanja transfer direncanakan Rp. 264 miliar, Penerimaan Pembiayaan sebesar Rp. 64,9 miliar, sedangkan pengeluaran pembiayaan sebesar Rp1 miliar”.
Demikian penyampaian Wakil Bupati Bima dr. H. Irfan Jumat (28/11) saat menyampaikan Pendapat Akhir Kepala Daerah atas Persetujuan bersama Peraturan Daerah Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026 pada Rapat Paripurna ke-9 DPRD Kabupaten Bima Masa Sidang III Tahun Sidang 2025 di ruang Sidang Utama DPRD setempat.
Pada Rapat paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Kabupaten Bima Diah Citra Pravitasari, S.IP didampingi tiga orang unsur Wakil Ketua yaitu M. Erwin, S.IP., M.IP, Ny Murni Suciyanti dan M. Nazarudin, SH tersebut, Wabup menjelaskan, dalam rancangan Perda APBD tahun 2026 disepakati ditetapkan target pendapatan daerah ditetapkan Rp. 1,88 triliun. Jumlah tersebut terdiri dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) Rp. 221,6 miliar, Pendapatan transfer sebesar Rp. 1,63 triliun lain-lain pendapatan daerah yang sah sebesar Rp. 32 miliar.
Terkait kesepakatan penetapan RAPBD T.A 2026 tersebut, Wakil Bupati menyampaikan apresiasi yang tinggi atas sinergi yang baik antara pihak eksekutif dan legislatif dalam pembahasan sampai dengan dilakukan persetujuan terhadap rancangan Perda APBD tahun anggaran 2026. (RRS/RumaRenggeSape//007)
Bimantika.net Setelah prosesi penyambutan rombongan dengan tampilan Hadrah, Bupati Bima Ady Mahyudi dan Wakil Bupati dr.H. Irfan menerima pengalungan selendang tenun khas Donggo di ruas jalan desa setempat.
Bupati dan rombongan kemudian Bertolak menunaikan Shalat Magrib berjamaah di Masjid At-Taqwa Dusun Mangge Nae Desa Doridungga.
Selanjutnya, Bupati, Wakil Bupati, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bima beserta rombongan mengikuti sesi Ngopi Bareng UMKM di Gedung Sebaguna Sukamaju desa Doridungga.
“Bupati dan Wakil Bupati memohon doa dan dukungan seluruh elemen masyarakat Kabupaten Bima khususnya di kecamatan Donggo sehubungan dengan telah dilaksanakan serah terima hibah aset dari Pemerintah daerah untuk pendirian IAIN Bima dan akan diproses lebih lanjut.
Kehadiran Perguruan tinggi negeri tersebut tentu saja akan memiliki dampak lanjutan (multiplier effect) bagi pertumbuhan ekonomi, sejalan dengan tumbuh kembangnya sektor jasa sewa kontrakan, makanan dan banyak lagi kegiatan ekonomi ekonomi lokal yang bisa berkembang
Pada kesempatan tersebut, Bupati dan Wakil Bupati juga memaparkan beberapa informasi pembangunan infrastruktur yang dilaksanakan di kecamatan Donggo dalam tahun anggaran 2025.
“Program pembangunan yang digelontorkan tersebut merupakan wujud perhatian pemerintah daerah terhadap masyarakat kecamatan Donggo”. Ungkapnya. (RRS//RumaRengge Sape//007)
BIMAntika.net Markoding Digital Hub sebuah pendekatan yang mengedepankan akses literasi digital berbasis perangkat komputer, ruang pelatihan, jaringan internet berkecepatan tinggi, serta berbagai program seperti coding, desain digital, literasi teknologi dasar bidang pendidikan hingga pengenalan kecerdasan buatan resmi diluncurkan Kamis (27/11) di Aula Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Bima Jalan Lintas Bima-Sumbawa.
Bupati Bima yang diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekretariat Daerah Kabupaten Bima, Fatahullah, S.Pd, mengatakan, “kehadiran pemerintah daerah merupakan wujud dukungan nyata terhadap penguatan literasi digital dan percepatan transformasi pendidikan di era teknologi informasi”. Terangnya dihadapan Founder dan CEO Markoding Amanda Simandjuntak, President Director Hewlett – Packard (HP) Indonesia Juliana Cen dan Local Partner Markoding Lila Ramadhani Sukendy yang juga Anggota DPRD Kabupaten Bima.
Dijelaskannya, inisiatif ini sangat penting sebagai upaya mendorong siswa, anak muda, dan perempuan agar lebih siap menghadapi perkembangan teknologi digital.
Pemerintah Kabupaten Bima berharap Markoding Digital Hub menjadi ruang kolaborasi, inovasi, serta peningkatan kapasitas digital bagi generasi muda di daerah. Juga menjadi langkah strategis dalam mempersiapkan generasi muda menghadapi tantangan Revolusi Industri 4.0″. Terangnya pada acara yang juga dihadiri para kepala OPD, para pendidik dan pers tersebut.
President Director HP Indonesia Juliana Cen mengungkapkan , pembangunan digital hub ini merupakan bagian dari agenda transformasi digital nasional, terutama dalam memperkuat kapasitas digital masyarakat di daerah.
Kehadiran fasilitas ini diharapkan berkontribusi pada pengembangan talenta lokal, peningkatan ketahanan digital masyarakat, serta kesiapan menghadapi dunia kerja masa depan. Harapnya
CEO Markoding, Amanda Simandjuntak dalam launching tersebut mengapresiasi dukungan dari pemerintah Kabupaten Bima.
“Partisipasi pemerintah memungkinkan kami mewujudkan visi Markoding Digital Hub di Indonesia Timur. Ini merupakan langkah strategis untuk memperluas jangkauan dan memberdayakan lebih banyak perempuan dan anak muda yang tertinggal dalam akses digital,” ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Markoding (Yayasan Daya Kreasi Anak Bangsa) bersama HP meresmikan peluncuran Markoding Digital Hub di tiga kota prioritas di kawasan Indonesia Timur, yaitu Kupang, Lombok, dan Bima.
Kegiatan ditutup dengan penandatanganan MoU antara Pemerintah Kabupaten Bima dengan CEO Markoding Digital Hub tentang Nota kesepahaman kolaborasi strategis dalam pendidikan literasi digital. (RRS//Ruma Rengge Sape//007)
BIMAntika.net Untuk meningkatkan kualitas dan efektivitas organisasi dalam mendukung program-program pemerintah, terutama di bidang pemberdayaan perempuan dan keluarga, Tim Penggerak PKK Kabupaten Bima bermitra dengan TP.PKK Provinsi NTB Senin 24 dan 25 November 2025 menggelar Pelatihan Peningkatan Kapasitas Pengurus TP. PKK Kabupaten Bima di Aula Gedung Perpustakaan dan Kearsipan daerah Kabupaten Bima.
Ketua TP.PKK melalui Sekretaris TP-PKK Kabupaten Bima Saadatul Ummi, ST menjelaskan, Kegiatan diikuti oleh 41 Pengurus TP. PKK Kabupaten Bima, 8 orang pengurus TP.PKK kecamatan Donggo, Ambalawi dan Desa Berdaya yaitu Kecamatan Ambalawi Desa Nipa dan Desa Mbawa Donggo.
Untuk membekali para peserta, Penyelenggara kegiatan menghadirkan para narasumber dari staf ahli PKK Provinsi beserta ketua-ketua Bidang PKK Provinsi NTB yaitu Siti Nursusila, Lale Prayatni, Esra Batubara, GA Sri Mahakamiati dan Suprihatin.
Pelatihan diisi dengan diskusi dan praktek penyusunan program PKK untuk tahun 2026 baik untuk program PKK Kabupaten serta program kerja PKK Desa berdaya.
Pasca pelatihan, para pengurus diharapkan bisa lebih siap dan mampu menghadapi tantangan dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga dan masyarakat. (***)