Interkoneksi “Listrik 24 Jam” Desa Bajo Pulau Sape Diresmikan

jpn

Bimantika.net -Penekanan Tombol Sirine bersama oleh General Manager PLN Wilayah NTB Listrik Sudjarwo, Dandim 1608/Bima Letkol Infantri Andi Lulianto S.Kom, Asisten Administrasi Umum Setda Bima Drs. H. Arifuddin, Perwakilan Kapolres Bima Kota AKP Sulaiman, dan penandatangan prasasti yang juga didampingi Kabag SDA Drs. Darwis, Camat Sape Muhammad Akbar, SP, M.Si beserta Muspika Sape, Kades Bajo Pulau Mahmudin, dan Manager PLN UP3 Bima, menandai diresmikannya Interkoneksi 24 Jam desa Bajo Pulau kecamatan Sape, (27/2).

Listrik 24 jam, desa Bajo Pulau akhirnya terwujud dan dapat dinikmati dengan kehidupan yang lebih produktif melalui layanan listrik 24 Jam yang andal dari PLN. Hal ini membuka peluang bagi pelaku usaha dan memungkinkan akses informasi yang lebih mudah sehingga memajukan ekonomi dan kesejahteraan Warga desa Bajo Pulau Sape.

“Dengan diresmikannya Interkoneksi 24 Jam maka PLTD berbahan bakar solar yang digunakan oleh masyarakat desa Bajo Pulau Sape per hari ini juga resmi dinonaktifkan. Masyarakat juga diharapkan bisa bijak, berhati-hati, dan memanfaatkan listrik ini dengan sebaik mungkin, agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan”. Ungkap Sudjarwo.

Sementara itu Bupati Bima yang diwakili Asisten Administrasi Umum Setda Bima Drs. H. Arifuddin menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya atas kerja keras dan kerja nyata PLN dalam meningkatkan layanan kelistrikan 24 Jam di desa Bajo Pulau Sape.

Bupati Bima sampaikan Atas nama pemerintah daerah dan masyarakat Kabupaten Bima sangat mengapresiasi seluruh kerja nyata dan kerja keras serta koordinasi yang baik dari pihak PLN.

“Pemerintah Daerah, Pemerintah Kecamatan, maupun pemerintah desa apresiasi sehingga warga Bajo Pulau bisa merasakan hak yang sama dengan desa lainnya di kabupaten Bima khususnya kecamatan Sape dalam menikmati 24 Jam listrik.” Ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut juga diberikan santunan kepada fakir miskin, dhuafa, dan anak yatim dari Yayasan Baitul Mall (YBM PLN) secara simbolis oleh GM UIW PLN NTB Sudjarwo kepada perwakilan masyarakat desa Bajo Pulau yang merupakan salah satu program dari PLN untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.(***)

Polisi Tangkap MY di Woja, 1,38 Gram Narkoba Jadi Barang Bukti

jpn

Bimantika.net -Tim Opsnal Sat Narkoba Polres Dompu berhasil melakukan penangkapan terhadap terduga pelaku tindak pidana menjual, membeli, memiliki, menyimpan, menguasai Narkotika Golongan I yang di duga sabu.

Terduga diketahui inisial MY (43), ditangkap di salah satu rumah di Kecamatan Woja, Kabupaten Dompu dengan barang bukti sabu-sabu seberat 1.38 gram.

Penangkapan terhadap terduga dibenarkan Kasatresnarkoba Iptu Muh. Sofyan Hidayat, S.Sos., yang dalam keterangannya menyebutkan bahwa Terduga MY merupakan pengguna aktif sabu-sabu asal, bahkan kerap mengajak warga sekitar untuk ikut mengkonsumsi di dalam rumahnya.

Dari hasil penggeledahan, tim menemukan barang bukti berupa 1 (Satu) buah gulung plastik klip transparan ukuran yang di dalamnya terdapat kristal bening yang di duga Narkotika jenis sabu-sabu, 2 (Dua) gulung plastik klip transparan sisa pakai, 1 (Satu) buah Tabung Kaca dan lainnya.

Awalnya, kata Kasat, pada Selasa (27/2/2024) sekitar pukul 22.40 wita anggota Opsnal Sat Resnarkoba Polres Dompu mendapat informasi dari masyarakat bahwa di salah satu rumah di Dusun Foo Mpongi, Desa Bara, Kecamatan Woja sering dijadikan tempat transaksi dan pesta narkoba yang sangat meresahkan masyarakat.

Mendapat informasi tersebut, tim opsnal yang dipimpin oleh KBO Sat Resnarkoba Polres Dompu IPDA MUHAMAD ERWIN ROSADI, S.Sos melakukan pendalaman dan pengintaian di sekitar TKP.

Selanjutnya, sekira pukul 23.20 wita, tim yang telah mengetahui posisi rumah tersebut melihat seseorang keluar masuk rumah yang diperkirakan sedang menunggu temannya datang.

Tim opsnal pun tidak menunggu lama dan langsung masuk ke dalam rumah tersebut. Di dalam rumah tersebut berhasil diamankan seorang terduga yang mengaku berinisial MY.

Sehingga pada saat penggeledahan rumah, tim opsnal berhasil menemukan barang bukti bukti berupa bungkusan klip plastik yang berisi narkoba jenis sabu, klip kosong, HP dan alat isap.

Dari hasil interogasi bahwa terduga MY mendapatkan barang narkoba jenis sabu-sabu tersebut dari seseorang yang bertempat tinggal di Kecamatan Kempo, Kabupaten Dompu.

Hingga sekira Pukul 23.58 wita, tim opsnal kembali ke Mako Polres dengan membawa terduga MY berikut barang bukti guna penyidikan lebih lanjut. (***)

Dua Pelaku Penganiayaan Dengan Clurit Ditangkap Polsek Bolo

jpn

Bimantika.net -Kasus Penganiayaan di jalan Lintas Bolo- Soromandi tepatnya di Desa Rada Kecamatan Bolo Kabupaten Bima berhasil diungkap oleh Polsek Bolo Polres Bima Polda NTB.

Kejadian tersebut berawal Korban bersama rekannya melintas di lintas Soromandi-Bolo menggunakan sepeda motor usai menikmati keindahan pantai Bajo Selasa (27/02/24)

Saat hendak pulang melintasi jalan Soromandi- bolo Korban yang berinisial MN (L/18) dan rekannya GW (L/16) tiba datang para pelaku menghadang keduanya dan tanpa basa basi salah satu dari terduga melayangkan bogem mentah kearah korban. menghindari hal itu korban bersama rekannya menyelamatkan diri dengan memacu sepeda motor yang di kendarainya.

Tidak puas sampai di situ kedua pelaku masing masing berinisial MR (L/17) warga Desa Kananga dan (DP L/16) ini melanjutkan aksinya mengejar korban menggunakan sepeda motor tepatnya di Desa Rada salah satu dari pelaku ini membacok korban menggunakan sebilah celurit.

Akibat dari kejadian itu korban mengalami luka memar di bagian mata kanan dan luka goresan pada punggung kanan dan korban melaporkan kejadian itu ke SPKT Polsek Bolo

Sementara kedua terduga pelaku usai melakukan aksi jahatnya langsung melarikan diri alias Kabur.

Personel Polsek Bolo yang dikendalikan oleh Kapolseknya Iptu Nurdin mendatangi TKP dan melakukan serangkaian penyelidikan.

Kurang dari 24 jam tepatnya sekira pukul 23.30.Wita kedua terduga pelaku diamankan dirumahnya masing-masing.

Kapolres Bima AKBP Eko Sutomo S.IK., M.IK., melalui Kapolsek Bolo Iptu Nurdin membenarkan adanya kejadian tersebut dan telah diamankan dua terduga pelaku.

“Benar kami telah mengamankan 2 orang terduga pelaku penganiayaan dan saat ini keduanya bersama barang bukti sebilah celurit diamankan di Mapolsek Bolo untuk diproses hukum lebih lanjut”. Ujarnya.

“Sedangkan motif para terduga melakukan tindakan penganiayaan didasari dendam Lama” Tutupnya. (***)

Polisi Tangkap Terduga Penyalahgunaan Narkotika Asal Woja

jpn

Bimantika.net -Tim Opsnal Sat Narkoba Polres Dompu berhasil melakukan penangkapan terhadap terduga pelaku tindak pidana menjual, membeli, memiliki, menyimpan, menguasai Narkotika Golongan I yang di duga sabu, Senin (26/2/2024) sekira pukul 11.20 Wita.

Terduga yang diketahui berjumlah 2 (dua) orang masing-masing inisial IS (19) dan RH (18) asal Kecamatan Woja ini ditangkap di Lingkungan Swete Timur, Kelurahan Bali, Kabupaten Dompu dengan barang bukti sabu seberat 0.84 gram.

Sebagaimana kata Kasubsi Humas & Penmas Polres Dompu, untuk Publikasi Media Polres Dompu Aiptu Hujaifah Dari keterangan Kasatresnarkoba, Iptu Muh. Sofyan Hidayat, S.Sos., mengungkapkan bahwa dari hasil penggeledahan terhadap kedua terduga ditemukan barang bukti (BB).

Dan BB tersebut berupa 1 (Satu) buah gulung plastik klip transparan yang di dalamnya terdapat kristal bening yang di duga Narkotika jenis sabu-sabu.

Barang bukti lain berupa 2 (Dua) Unit Hp yang di antaranya : 1 (Satu) Unit Hp merk Oppo warna Biru dan 1 (Satu) Unit Hp Vivo warna Hitam, dan 1 (Satu) Unit Motor Yamaha Vixion warna Biru beserta dengan Kunci kontak.

Kronologisnya, kata Kasat, berawal pada hari Senin tanggal 26 Februari 2024 sekitar pukul 11.00 wita anggota Opsnal Sat Resnarkoba Polres Dompu mendapat informasi dari masyarakat bahwa ada dua orang yang dicurigai menguasai Narkotika jenis Sabu-sabu sedang berada di sekitar Lingkungan Swete Kelurahan Bali Satu.

Mendapat informasi tersebut, tim opsnal yang dipimpin Bripka Muh. Kadafi melakukan pendalaman dan pengintaian di sekitar TKP.

Kemudian, pada pukul 12.45 wita, tim opsnal tiba di Kel. Bali Satu Kecamatan Dompu serta memantau dan melihat ada dua orang terduga menggunakan dengan mengendarai sepeda motor keluar menuju ke arah Kecamatan Woja.

Selanjutnya tim langsung pembuntutan kemudian penangkapan terhadap terduga yang mengaku berinisial IS dan RH.

Dari hasil interogasi bahwa keduanya berasal dari Desa Riwo Kecamatan Woja Kabupaten Dompu.

Keduanya mengaku membeli narkoba tersebut dr seseorang bernama EK di Kelurahan Bali Satu.

Berdasarkan keterangan dari IS dan RH selanjutnya Pukul 13.30 wita, Tim melakukan pengembangan dengan mendatangi rumah seseorang yang bernama EK diduga sebagai penjual narkoba tempat dimana IS dan RH memperoleh narkoba jenis sabu sabu tersebut.

Namun saat tim tiba di lokasi, rumah terduga dalam keadaan terkunci semua dan terduga EK tidak berada di dalam rumah.

Kemudian Tim opsnal dengan dibantu oleh beberapa tokoh masyarakat mencoba menyelidiki keberadaan yang bersangkutan, namun hingga sore hari tidak ditemukan dan yang bersangkutan tidak juga kembali ke rumahnya.

Sembari menyelidiki keberadaan terduga penjual bernama EK tersebut, sebagian anggota Tim Opsnal menuju ke Desa Riwo Kecamatan Woja guna dilakukan penggeledahan di rumah terduga IS dan RH.

Selanjutnya, sekira pukul 14.20 wita, tim opsnal Sat Resnarkoba Polres Dompu dengan dibantu beberapa orang saksi, melakukan penggeledahan rumah dua terduga yang beralamat di Desa Riwo, Kecamatan Woja Kabupaten Dompu.

Pada saat tim melakukan penggeledahan rumah kedua terduga tersebut, tim opsnal tidak menemukan barang bukti yang berkaitan dengan tindak pidana Narkotika.

Baru pada Pukul 16.30 wita, seluruh anggota opsnal kembali ke Mako Polres dengan membawa terduga IS dan RH berikut barang bukti guna penyidikan lebih lanjut. (***)

Pj Walikota Bima HMR Resmikan Sosialisasi Rumah Aspirasi Pemberdayaan Perempuan

jpn

Bimantika.net -Penjabat (Pj) Walikota Bima, Ir. H. Mohammad Rum, MT, (HMR) secara resmi membuka acara Sosialisasi Pembentukan Rumah Aspirasi Pemberdayaan Perempuan Kota Bima Tahun 2024.

Acara Berlangsung sukses dan penuh khidmat yang digelar di SMAN 4 Kota Bima, Selasa (27/2/2024).

Kepala DPPPA, Syahruddin SH, dalam laporannya, menyampaikan bahwa tujuan dari rumah aspirasi adalah untuk memenuhi pelayanan publik di Kota Bima.

Dan memenuhi kebutuhan masyarakat serta memberikan tempat konsultasi dan diskusi terbuka.

Untuk diketahui publik bahwa saat ini sudah ada 25 rumah aspirasi dari 41 kelurahan.

Dan rencananya, pada tahun 2024 ini akan dibangun rumah aspirasi di seluruh wilayah kelurahan.

Pj Walikota HMR memberikan apresiasi atas inovasi rumah aspirasi, yang diharapkan dapat mengoptimalkan pelayanan publik di seluruh kelurahan tersebut.

HMR menekankan pentingnya rumah aspirasi sebagai tempat konsultasi dan penanganan masalah, terutama terkait kekerasan perempuan dan anak.

Pj Walikota HMR juga menegaskan pentingnya mendapatkan data dan informasi dengan cepat untuk penanganan yang tepat.

“Saya berharap rumah aspirasi dapat beroperasi secara optimal, dengan keterlibatan perwakilan RW, sehingga dapat mengumpulkan data masyarakat dengan cepat dan akurat untuk penanganan yang lebih efektif,” ujarnya.

Dengan kolaborasi yang kuat, diharapkan rumah aspirasi dapat lebih berkembang dalam membantu masyarakat, terutama dalam menurunkan angka kekerasan terhadap perempuan dan anak di Kota Bima. (***)

Hadir di Makassar, Bupati IDP Beri Motivasi Peserta Seleksi Sekda

jpn

Bimantika.net -Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE, M. IP (IDP) menyempatkan diri untuk hadir di Kota Makassar secara khusus ingin memberikan semangat dan motivasi kepada para seleksi terbuka pengisian jabatan Sekretaris Daerah Kabupaten Bima

Bupati IDP didampingi Pj. Sekda Suwandi, ST.MT, Plt.Kepala BKD dan Diklat Laily Ramdhani S.STP.,MM dan Kabag Organisasi Setda Raani Wahyuni., ST.MT.,M.Sc Senin (26/2/2024).

Bupati IDP Pose bersama lima orang Pejabat teras Pemkab Bima yang ikut seleksi Sekda pada sesi acara makan malam dengan para peserta Seleksi Terbuka Pengisian Jabatan Sekretaris Daerah Kabupaten Bima.

Kepada para peserta yang baru saja mengikuti tes hari I pada UPT Penilaian Potensi dan Kompetensi di Assessment Center BKD Provinsi Sulawesi Selatan memberikan motivasi.

Bupati IDP ingin memastikan, peserta seleksi mengikuti semua tahapan dengan sebaik mungkin, menggali Kompetensi dan bersaing secara sehat serta proses seleksi bisa berjalan dengan baik.

Seleksi ini baru pertama kali dilaksanakan di luar Provinsi NTB dan akan menjadi bahan evaluasi, apakah hal ini efektif atau tidak untuk diterapkan pada seleksi berikutnya.

“Karena seleksi pejabat tinggi Pratama akan terus berlangsung”. Terang Bupati.

Kepada kelima pejabat yang mengikuti seleksi Bupati berpesan agar menjaga kesehatan, fokus belajar dalam mengikuti tes dan mengembalikan semua ikhtiar kepada Allah SWT.

Kelima orang peserta Seleksi Kompetensi Manajerial Jabatan Sekda Kabupaten Bima yaitu Drs. Agus Salim, M.Si (Inspektorat), Adel Linggi Ardi, SE (BPKAD), Zunaidin S.Sos., (Dikbudpora), Taufik ST.,MT (Bappeda dan Litbang) dan Aries Munandar, ST., MT (Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi). (***)

Dikes Kabupaten Bima Gelar Review & Publikasi Data Stunting Tahun 2023

jpn

Binantika.net -Hari ini Selasa 27 Pebruari 2024, Dinas Kesehatan Kabupaten Bima menggelar Evaluasi pelaksanaan aksi pencegahan dan penanganan stunting di Kabupaten Bima.

Acara itu sekaligus publikasi data stunting tingkat Kabupaten Bima periode pengukuran tahun 2023.

Acara digelar di Aula Hotel Lillagraha Kota Bima yang dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Bima Drs. H. Dahlan M. Noer, M. Pd.

Untuk di ketahui Publik bahwa Desa Lokasi Fokus (Lokus) Stunting Tahun 2023 antara lain Desa Ncera, Ngali, Diha Kecamatan Belo.

Di Kecamatan Wawo Lokusnya di Desa Tarlawi. Sedangkan Sape meliputi Desa Jia, Rai Oi, Nae, Tanah Putih.

Untuk Kecamatan Langgudu Lokusnya di Desa Karampi, Dumu, Sambane dan Lokus di Kecamatan Ambalawi di Desa Talapiti.

Untuk Kecamatan Lambu Lokusnya Desa Lanta, Soro, Hidirasa, Nggelu, Lambu, Mangge.

Adapun lokus di Kecamatan Palibelo meliputi Desa Belo dan Bre.

Dalam sambutanya, Wakil Bupati Bima Drs. H. Dahlan M. Noer, M. Pd menyebutkan bahwa Stunting adalah gangguan pertumbuhan dan perkembangan anak akibat kekurangan gizi dalam jangka panjang.

Stunting juga diartikan sebagai suatu kondisi gagal tumbuh pada anak balita akibat kekurangan gizi kronis terutama pada 1.000 hari pertama kehidupan (masa kehamilan sampai anak umur 2 tahun)

Menurutnya Jumlah kasus stunting di Indonesia masih tergolong tinggi, yaitu sekitar 3 dari 10 anak.

Oleh karena itu, stunting masih menjadi masalah yang harus segera ditangani dan dicegah.

Berdasarkan data survey status gizi Indonesia (SSGI) tahun 2022, prevalensi stunting di Indonesia diangka 21,6%.

Jumlah ini menurun dibandingkan tahun sebelumnya yaitu 24,4%. Walaupun menurun, angka tersebut masih tinggi, mengingat target prevalensi stunting di tahun 2024 sebesar 14%, standard WHO di bawah 20%.

Prevalensi stunting di Provinsi NTB masih cukup tinggi yaitu diatas 30% (8 Provinsi tertinggi angka stunting berdasarkan SSGI tahun 2021 dan 2022).

Berdasarkan data rutin yang diinput melalui aplikasi sigizi terpadu kementerian kesehatan yaitu EPPGBM (Elektronik Pencatatan dan Pelaaporan Gizi Berbasis Masyarakat), persentase stunting mencapai angka 18,2% pada tahun 2021, menurun menjadi 13,88% pada tahun 2022 dan 11,78% pada tahun 2023.

Tiga Puskesmas dengan angka stunting tertinggi adalah Ambalawi (24,25%), Langgudu (21,19%) dan Donggo (20,21%)

Tiga Puskesmas dengan angka stunting terendah adalah Parado (6,29%), Bolo (4,07%) dan Madapangga (3,77%)

Penyebab utama stunting adalah malnutrisi dalam jangka panjang (kronis).

Beberapa faktor determinan penyebab kejadian stunting adalah masih adanya rumah tangga yang belum memiliki JKN, jamban sehat, akses rumah tangga terhadap air bersih.

Selain itu juga masih adanya kasus Ibu Hamil Kurang Energi Kronis, ibu hami dan remaja anemia dan tingginya angka merokok dalam rumah
Penanganan stunting adalah dengan mengatasi penyakit penyebabnya, memperbaiki asupan nutrisi, memberikan suplemen, serta menerapkan pola hidup bersih dan sehat

Keberhasilan penanganan stunting pada anak juga sangat bergantung pada upaya orang tua dan keluarga.

Upaya yang dapat dilakukan adalah antara lain :

Memberikan nutrisi yang tepat dan lengkap lewat MPASI atau makanan pokok, berupa makanan yang kaya protein hewani, lemak, dan kalori

Memperbaiki sanitasi di rumah dan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) guna mencapai keluarga yang sehat

Selain itu keterlibatan lintas sektor juga sangat memiliki peran besar dalam upaya pencegahan dan penanganan stunting (intervensi sensitif) yaitu memastikan balita dan keluarganya menjadi sasaran dari program yang ada di instansi, perangkat daerah dan lembaga lain tersebut.

Antara lain mencakup peningkatan penyediaan air bersih dan sarana sanitasi, peningkatan akses dan kualitas pelayanan gizi dan kesehatan, peningkatan kesadaran, komitmen dan praktik pengasuhan gizi ibu dan anak, serta peningkatan akses pangan dan gizi
Dampak jangka pendek dari kejadian stunting adalah menyebabkan gagal tumbuh, hambatan perkembangan kognitif dan motorik, dan tidak optimalnya ukuran fisik tubuh serta gangguan metabolisme.

Dampak jangka panjang, Stunting menyebabkan menurunnya kapasitas intelektual, gangguan struktur dan fungsi saraf dan sel-sel otak yang bersifat permanen dan menyebabkan penurunan kemampuan menyerap pelajaran di usia sekolah yang akan berpengaruh pada produktivitas saat dewasa.

Selain itu, kekurangan gizi juga menyebabkan gangguan pertumbuhan (pendek dan atau kurus) dan meningkatkan resiko penyakit tidak menular seperti diabetes mellitus, hipertensi, jantung koroner dan stroke, juga sering sakit dan mudah terkena infeksi.

Kabupaten Bima juga telah membentuk Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS).

Pelaksana TPPS diketuai oleh Wakil Bupati Bima, kesekretariatan dikoordinatori oleh DP3P2KB dan beberapa bidang dengan melibatkan seluruh Perangkat Daerah, PKK, Perguruan Tinggi, BUMN/D sampai pada tingkat Kecamatan dan Desa.(***)

Polisi Ungkap Pencurian Sarang Walet di Kempo, Terduga Berjumlah 3 Orang

jpn

Bimantika.net -Dipimpin langsung Kapolsek Kempo, Ipda Jubaidin, bersama Unit Reskrim berhasil mengungkap sekaligus menangkap terduga Pelaku Pencurian Sarang Burung Walet, di Dusun Padamara, Desa Kempo, Kabupaten Dompu, Senin (26/2/2024) sekira pukul 02.30 Wita.

Pengungkapan ini dilakukan berdasarkan korban bernomor Polisi /02 /II/2024/SPKT/Sek. Polsek kempo/Res.Dompu POLDA NTB, atas nama Muhammad Yusril (22), salah satu anggota Polri, tanggal 25 Februari 2024.

Dalam keterangannya, Kapolsek mengungkapkan bahwa terduga pelaku berjumlah 3 (tiga) orang masing-masing, inisial SA (29), asal Dusun Woro Jaya, Desa Lanci Jaya, Kecamatan Manggelewa, RT (22) warga Dusun Kalate dan AW (24) warga Dusun Saleko Desa Kempo, Kabupaten Dompu.

“BB satu keresek plastik warna merah yang berisi sarang burung walet,” ungkap Kapolsek.

Awalnya, kata Kapolsek, pada Minggu (25/2/2024) sekira pukul 10.00 Wita korban mendapatkan informasi via telpon dari warga yang tinggal di samping gedung walet miliknya tersebut gembok besi yang menjadi pengunci di gedung walet milik pelapor tersebut sudah tidak ada di Pintu Masuk.

“selanjutnya korban mendatangi gedung walik korba pada saat sesampai di TKP korban sudah melihat ada bekas Congkelan yang berada di Pintu besi Gedung walet,” ujar Kapolsek.

Selanjutnya, korban masuk mengecek ke dalam Korban melihat kise yang berbentuk kota tempat bersarangnya burung walet tersebut sudah banyak yang berjatuhan ke lantai. Korban juga melihat di samping kota tersebut banyak telur walet yang sudah pecah.

“Pada saat melihat ke atas ternyata sarang walet sudah tidak ada tersisa hanya melihat burung walet yang berkeliaran tanpa ada sarangnya,” jelasnya.

Menyadari Gedung Sarang Walet miliknya di bobol, Korban mendatangi Kantor Polisi Polsek Kempo untuk membuat Pengaduan secara resmi, karena dalam hal Ini korban mengalami Kerugian Sebesar RP 20.000.000 (Dua puluh juta Rupiah).

Berdasarkan laporan korban, Anggota Polsek Kempo mencari Informasi keberadaan Barang bukti dan Pelaku.

Kemudian, sekira pukul 00.00 Wita tim mendapatkan informasi bahwa ada 2 orang yang membawa sarang walet menggunakan kantong plastik warna merah sekitar dan paginya terduga menuju ke arah Dompu.

Kapolsek Kempo, kemudian memerintahkan Anggota Reskrim untuk mengecek mengintrogasi hingga kedua terduga mengaku ada satu lagi pelaku pencurian tersebut, sampai akhirnya ketiga terduga dapat diringkus dan diamankan ke Mapolsek Kempo untuk diproses lebih lanjut. (***)

Komitmen Pj Walikota Bima HMR Jadikan Cabor Sebagai Industri Olahraga

jpn

Bimantika.net -Penjabat (Pj) Walikota Bima Ir. H. Mohammad Rum, MT (HMR) memiliki komitmen yang begitu tinggi untuk kemajuan olah raga di Kota Bima.

Khusus cabang olahraga (Cabor) Bola Basket maupun cabor lainnya, Pj Walikota HMR berkomitmen backup sepenuhnya dalam hal memajukan dunia Olahraga Kota Bima.

“Kedepan kami bersama lembaga Legislatif semua cabang olah raga di Kota Bima kita jadikan industri olah raga,” ujar Pj. Walikota Bima HMR.

Komitmen ini terungkap saat Pj Walikota HMR membuka turnament Bola Basket antar pelajar tingkat SMA/SMU/SMK/MA se Kota dan Kabupaten Bima.

Kegiatan itu diprakarsai oleh Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (PERBASI) Kota Bima, di Lapangan Basket (PU) Kota Bima (26/22024)

Kehadiran Pj Walikota HMR dimomentum itu didampingi oleh Staf Ahli Wali Kota, Asisten 1 Setda Kota Bima, Kepala Dinas Pendidikan dan Olahraga Kota Bima dan Sekretaris Camat Raba.

Selain itu dihadiri juga oleh Ketua DPRD Kota Bima, Kepala BNNK Bima serta Ketua PERBASI Kota Bima.

H. Mohammad Rum menyampaikan, turnamen seperti ini kedepannya agar terus dilakukan dan diperluas lagi sasarannya. Pemerintah Kota Bima bersama DPRD Kota Bima siap mendukung penuh.

“Bahkan bisa diperluas melalui perebutan piala bergilir Wali Kota Bima Cup, minimal 4 bulan sekali, dengan harapan dapat memotivasi generasi muda kita,” katanya.

Pj. Walikota HMR berharap olahraga seperti ini bukan hanya sekedar hobi semata, tetapi kedepan semua cabang olah raga di Kota Bima dapat menjadi industri baru khususnya di bidang olahraga.

“Saya bersama lembaga legislatif menyambut baik, sehingga kedepan kita akan membackup semua cabang olah raga di Kota Bima, dimulai dengan menata kembali sarana dan prasarana yang ada, agar kedepan bisa menjadi idola bagi anak-anak kita”. Pungkasnya.

Turnamen Bola Basket yang digagas oleh Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (PERBASI) Kota Bima tersebut diikuti sebanyak 13 club peserta putra, dan 8 club peserta putri yang berasal dari 7 sekolah dari berbagai tingkatan di Kota dan Kabupaten Bima.(***)

PSU di Kecamatan Parado Aman dan Kondusif, Masyarakat Apresiasi Kinerja TNI-Polri

jpn

Bimantika.net -Warga Kecamatan Parado Kabupaten Bima dari berbagai kalangan menyampaikan apresiasi atas kinerja TNI dan Polri khususnya Polres Bima Polda NTB dalam menjaga keamanan selama proses Pemilihan Suara ulang (PSU) di lima Desa Wilayah Kecamatan Parado pada Sabtu 24/02/24 lalu

Apresiasi ini disampaikan atas dedikasi dan kinerja luar biasa Polri dan TNI dalam menjaga keamanan dan ketertiban selama proses pemilihan umum/ PSU di kecamatan Parado.

“Kami sangat menghargai upaya Polri/Polres Bima dalam menjamin keamanan dan ketertiban selama PSU berlangsung. Kehadiran TNI-POLRI memberikan rasa aman bagi kami semua untuk menyalurkan hak suara tanpa rasa takut,” ujar Salah satu Warga.

Hal senada juga disampaikan oleh Kepala Desa Kanca Muhammad Ali yang mengapresiasi kinerja TNI dan Polisi dalam menjaga kondusifitas wilayah Kecamatan Parado saat berlangsungnya PSU.

” Saya selaku kepala Desa mengucapkan terimakasih dan mengapresiasi kehadiran TNI-POLRI Polri sehingga pelaksanaan PSU di wilayah Kecamatan Parado berjalan dengan Amman dan lancar dia berharap kedepannya proses pemilihan umum di wilayah Kecamatan Parado tidak hambatan sehingga tidak terjadi PSU” Ujarnya.

Para pemilih dari berbagai latar belakang juga turut menyatakan rasa terima kasih mereka. Sebab, selama proses tahapan PSU berjalan, Polres Bima melaksanakan cooling system dan berbaur dengan masyarakat.

Kapolres Bima AKBP Eko Sutomo S.IK., M.IK., melalui kasi humas iptu adib Widayaka menyampaikan rasa bangga atas dukungan yang diberikan oleh masyarakat.

“Kami berkomitmen untuk menjaga keamanan dan ketertiban selama proses pemilu, dan apresiasi dari masyarakat menjadi penguat semangat kami untuk terus memberikan pelayanan terbaik,” kata Kapolres mengutip Adib.

Kerja sama yang solid antara aparat keamanan dan masyarakat menjadi kunci utama dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif dalam pelaksanaan demokrasi.

AKBP Eko Sutomo S.IK.M.IK, bangga atas dukungan masyarakat berkerjasama dengan Polri menciptakan lingkungan aman dan kondusif selama proses PSU di kecamatan Parado.

“Apresiasi dari masyarakat menunjukkan bahwa Polri telah berhasil menjalankan tugasnya dalam menjaga keamanan dan kelancaran Pemilu 2024,” ucap Perwira menengah jebolan Akpol 2004 itu.(***)