Empat Terduga Pelaku Penganiayaan Berbuntut Blokir Jalan di Desa Waro di Amankan

jpn

Bimantika.net -Empat terduga pelaku penganiayaan yang terjadi didusun Wane Desa Tolotangga Kecamatan Monta Kabupaten Bima pada Rabu (10/04/24) sekira pukul 17.00. WITA berhasil diamankan Polsek Monta Polres Bima Polda NTB.

Diamankannya empat terduga pelaku tersebut atas kerjasama TNI-Polri yakni Babinsa dan pihak kepolisian sektor Monta.

Koordinasi dan kerjasama yang baik tersebut membutuhkan hasil dengan berhasil diamankan empat terduga pelaku di tempat persembunyiannya pada Jum,at (12/4/2024) sekira pukul 00.30. WITA dini hari.

Keempat orang pelaku Penganiayaan yang berbuntut pemblokiran jalan di cabang waro oleh pihak keluarga korban ZK Warga Desa Waro tersebut. yang berhasil diamankan masing-masing berinisial,M.RA (L/16),AM (L/17),RW (L/17) dan MS (L/17) ke empatnya merupakan warga Desa Tolouwi kecamatan Monta kabupaten Bima.

Kapolres Bima AKBP Eko Sutomo S.I.K., M.I.K., melalui Kapolsek Monta AKP Takim membenarkan pihaknya telah mengamankan 4 orang terduga pelaku penganiayaan yang terjadi di Pantai Wane dua hari lalu.

“Benar kami telah mengamankan 4 terduga pelaku penganiayaan dan saat ini para terduga diamankan di Mapolsek Monta”. Kata Kapolres.

Kapolres juga menegaskan tidak ada kasus yang tidak ditangani oleh pihak kepolisian.untuk masyarakat dihimbau untuk bersabar dan membantu pihak kepolisian.

“Semua kasus akan kami tangani dan usut sampai tuntas. kedepan saya himbau kepada seluruh masyarakat agar tidak melakukan pemblokiran jalan, pasalnya selain merugikan orang lain itu juga merupakan tindakan yang melawan hukum”. Tegas Pria yang tidak kenal kompromi dalam penegakan hukum itu. (***)

Polsek Bolo Gelar Patroli Wisata di Pemandian Bambu Garden Desa Rada

jpn

Bimantika.net -Personil Polsek Bolo Polres Bima Polda NTB aktif melakukan patroli dan monitoring di objek wisata di wilayah hukumnya.

Patroli itu guna memastikan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). Kegiatan ini dilakukan mengingat meningkatnya jumlah pengunjung di tempat-tempat wisata di hari kedua libur lebaran.

Seperti Pemandian Bambu Garden Desa Rada Kecamatan Bolo Kabupaten Bima.

Patroli dan monitoring tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Bolo Iptu Nurdin pada Kamis (11/4/24) sekira pukul 11.00.Wita.

Tim patroli melakukan pengawasan secara intensif terhadap aktivitas pengunjung serta situasi di sekitar objek wisata.

Petugas juga berkoordinasi dengan pihak terkait, seperti pengelola tempat wisata dan instansi terkait, guna meningkatkan koordinasi dalam menjaga keamanan dan ketertiban.

Kapolres Bima AKBP Eko Sutomo S.I.K.,M.I.K., melalui kasi humas Iptu Adib Widayaka menegaskan pentingnya keberadaan polisi dalam menjaga keamanan di tempat-tempat wisata yang ramai dikunjungi.

“Kami berkomitmen untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat yang berkunjung ke objek wisata. Kehadiran polisi di sini adalah sebagai upaya preventif dalam mencegah terjadinya gangguan keamanan,” Ujar Kapolres.

Selain melakukan patroli, personil Polsek Bolo juga memberikan himbauan kepada pengunjung agar mematuhi aturan yang berlaku di tempat wisata, termasuk menjaga kebersihan lingkungan dan tidak memarkirkan kendaraan sembarangan serta tetap menjangkau anak-anak.

Dengan adanya kegiatan patroli dan monitoring yang dilakukan oleh Polsek Bolo, diharapkan dapat menciptakan suasana yang aman dan nyaman bagi pengunjung tempat wisata serta mencegah terjadinya potensi gangguan kamtibmas.(***)

Antisipasi Premanisme di Tempat Wisata, Polsek Madapangga Gelar PAM Wisata

jpn

Bimantika.net -Hari kedua libur lebaran tempat wisata alam Desa Ndano Kecamatan Madapangga Kabupaten Bima dipadati pengunjung.

Untuk mengantisipasi terjadinya gangguan kamtibmas Polsek Madapangga Polres Bima Polda NTB melaksanakan patroli pengamanan wisata pada Kamis (11/4/24) sekira pukul 13.00. WITA.

Patroli pengamanan itu diawaki oleh lima personel dan dikendalikan oleh Kapolseknya Ipda Kader.

“Tujuannya memberikan rasa aman dan nyaman bagi para pengunjung yang menikmati libur lebaran dengan hadirnya Polri masyarakat/ pengunjung wisata terayomi”.kata Kapolres Bima AKBP Eko Sutomo S.I.K.,M.I.K., melalui Kasi Humas Iptu Adib Widayaka.

Sasaran dari kegiatan tersebut yakni, mencegah terjadinya kasus Curas, Curas, Curanmor, peredaran gelap narkoba, miras, aksi premanisme dan lainnya.

Selain itu tim patroli juga menghimbau kepada para pengunjung agar memperhatikan barang bawaan dan tetap menjangkau anak-anak.

Khusus bagi petugas parkir agar melaksanakan tugas dan tanggung jawab sebaik baiknya. (***)

Sambut Pilkada 2024, Wakil Bupati Bima Himbau Gunakan Hak Pilih

jpn

Bimantika.net -Sesuai dengan peraturan KPU RI Nomor 2 Tahun 2024 Tentang Tahapan dan Jadwal Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati Serta Walikota dan Wakil Walikota tahun 2024 Sudah memasuki beberapa tahapan awal,

Pilkada serentak akan memasuki tahapan Penyerahan Daftar Penduduk Potensial Pemilih dan sejumlah tahapan lainnya hingga pelaksanaan Pemungutan Suara pada tanggal 27 November 2024 mendatang.

Oleh karena itu, kepada seluruh elemen masyarakat terutama yang sudah memiliki hak pilih agar memanfaatkan dengan baik momen tersebut untuk memilih figur yang mencerminkan kebutuhan masyarakat dan daerah”.

Demikian ungkap Wakil Bupati Bima Drs. H.Dahlan M.Noer, M. Pd dalam sambutannya dihadapan jamaah Shalat Idul Fitri 1 Syawal 1445 Hijriah jajaran Pemerintah Kabupaten Bima Rabu (10/4) di Masjid Agung Kabupaten Bima.

Sehubungan dengan tahapan Pilkada dan akan berakhirnya masa jabatan, Bupati Bima dan Wakil Bupati H.Dahlan menyampaikan ucapan terima kasih yang tulus kepada para para pejabat di lingkungan pemerintah Kabupaten Bima, Camat dan Kepala desa beserta perangkat, BPD, alim ulama, tokoh masyarakat tokoh pemuda yang telah mendukung penuh ikhtiar pencapaian visi dan misi Bima RAMAH.

Namun demikian selama kurun waktu 8 tahun, lima bulan masih banyak kekurangan dan belum bisa memenuhi harapan seluruh masyarakat Kabupaten Bima.

“Oleh Karena itu, Bupati dan Wabup menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat Kabupaten Bima jika selama masa kepemimpinan tersebut dijumpai hal yang belum bisa memenuhi harapan masyarakat dan tentu kita berharap hal tersebut akan dilanjutkan oleh pemimpin yang akan terpilih pada Pilkada 27 November mendatang” terang Wabup Dahlan dihadapan para Pejabat Eselon II, Eselon III dan staf OPD serta Jamaah Shalat Id Masjid Agung Kabupaten Bima. (***)

Pj Walikota Bima HM Rum dan Istri Silaturahmi ke HMQ Mantan Walikota Bima Dua Periode

jpn

Bimantika.net -Setelah menggelar open house di kediaman Penjabat (Pj) Walikota Bima di hari pertama lebaran, hari kedua Idul Fitri 1445 H, Kamis 11 April 2024,, Pj. Walikota Bima, Ir. H. Mohammad Rum, MT didampingi istri, Hj. Dewi Wahyuni, melaksanakan serangkaian kunjungan silaturahmi dan halal bihalal ke kediaman sejumlah tokoh di Kota Bima.

Rangkaian kunjungan dimulai dari kediaman mantan Walikota Bima Dua Periode HM. Qurais H. Abidin, sebagai bentuk penghormatan dan mempererat tali silaturahmi antar-sesama tokoh kota.

Pj Walikota Bima bersama rombongan menyambangi kediaman Kapolres Bima Kota untuk bertukar sambutan dan berbagi kebahagiaan dalam suasana Idul Fitri.

Tidak hanya itu, turut pula dikunjungi kediaman Ketua DPRD Kota Bima Alfian Indra Wiryawan, S. Fery Sofian, SH mantan Wakil Wali Kota Bima periode 2018 – 2023, serta kediaman Wakil Ketua DPRD Syamsurih, SH.

Dalam setiap kunjungan, atmosfer keakraban dan kebersamaan terasa kental, menandakan semangat persaudaraan yang erat di antara para tokoh kota Bima.

Kunjungan tersebut juga menjadi momentum untuk berbagi harapan dan doa untuk kemajuan serta kesejahteraan masyarakat Kota Bima di masa yang akan datang.

H. Mohammad Rum menjelaskan bahwa kunjungan ini bertujuan untuk mempererat hubungan antara Pj. Wali Kota Bima dengan para tokoh dan figur penting di Kota Bima. Dengan bertemu secara langsung dan berbagi kebahagiaan di momen Idul Fitri, diharapkan hubungan antar-sesama tokoh Kota Bima semakin erat. Kunjungan silaturahmi ini juga menjadi ajang untuk membangun rasa kebersamaan dan persaudaraan di antara tokoh-tokoh Kota Bima. Melalui kegiatan halal bihalal, diharapkan tercipta atmosfer yang harmonis dan kolaboratif dalam menjalankan berbagai program pembangunan dan pelayanan publik di Kota Bima.

Pj. Wali Kota Bima juga menjelaskan bahwa kunjungan halal bihalal ini menjadi momentum memperkuat hubungan dan komunikasi dengan para pemangku kepentingan, sehingga tercipta sinergi yang positif dalam upaya mencapai kemajuan bagi masyarakat Kota Bima.

Selain itu, HM. Rum menyatakan bahwa kunjungan halal bihalal idul Fitri 1445 H ini juga menjadi wadah untuk mengungkapkan apresiasi kepada para tokoh dan figur kota Bima atas kontribusi dan dedikasi mereka dalam memajukan Kota Bima. Ini juga menjadi kesempatan untuk menyampaikan terima kasih atas dukungan mereka selama ini.

“Tujuan dari kunjungan halal bihalal ini adalah untuk membangun hubungan yang harmonis serta mengungkapkan apresiasi kepada para tokoh dan figur penting di Kota Bima demi kemajuan bersama dan kesejahteraan masyarakat,” jelas H. Mohammad Rum. (***)

Penerimaan Zakat Meningkat, Pj Walikota Bima : “Selain Kerja Keras Baznas, Juga adanya Kesadaran Warga Kota Bima dalam Berzakat di Baznas”

jpn

Setelah menjalani puasa ramadhan sebulan penuh, seluruh umat Islam di Kota Bima merayakan hari kemenangan pada Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriyah/2024 masehi pada 9 lokasi yang telah ditetapkan oleh pemerintah.

Selain wajib melaksanakan ibadah puasa, umat muslim pun berbondong-bondong menyempurnakannya dengan beribadah, beramal sholeh serta menunaikan zakat.

Pada tahun 2024, penerimaan zakat fitrah dan zakat mal yang terkumpul melalui UPZ masjid dan mushala se Kota Bima, organisasi perangkat daerah, sekolah-sekolah serta perorangan meningkat signifikan yakni sebesar Rp. 1,4 miliar dan beras sebanyak 27.452 kilo.

Menanggapi hal itu, Sekda Kota Bima, H. Mukhtar mengapresiasi dan berterima kasih kepada Baznas Kota Bima karena pada tahun ini penerimaan zakat fitrah maupun zakat mal meningkat dibanding tahun sebelumnya. Baik itu berasal dari para ASN, badan usaha maupun perorangan.

“Alhamdulillah, dengan meningkatnya penerimaan zakat tahun ini, saya harap seluruh aparatur pemerintahan pada tahun depan untuk terus meningkatkan dan berlomba menunaikan zakat melalui Baznas Kota Bima,” ujar H. Mukhtar saat mengikuti shalat Idul Fitri 1445 H di halaman kantor Wali Kota, Rabu (10/4/2024).

Selain mengajak aparatur sipil negara, H. Mukhtar pun mengajak seluruh ASN-PPPK se Kota Bima dan seluruh lapisan masyarakat untuk menunaikan dan membayar zakat melalui Baznas.

“Terima kasih jajaran Baznas Kota Bima, semoga kedepan terus terpacu dan meningkatkan semangat mengumpulkan zakat”. Pungkasnya.

Penjabat (Pj) Walikota Bima, Ir. H. Mohammad Rum, MT menyampaikan bahwa meningkatnya penerimaan zakat di Kota Bima selain kerja keras pihak Baznas, Juga adanya Kesadaran warga Masyarakat Kota Bima dalam Berzakat di Baznas.

“Selain kerja keras pihak Baznas, Juga adanya Kesadaran warga Masyarakat Kota Bima dalam Berzakat di Baznas” ungkap HM Rum pada Media Online Bimantika Kamis 11 April 2024. (***)

Kurang Dari 24 Jam Polsek Soromandi Ringkus Pelaku Curas

jpn

Bimantika.net -YD pria 30 tahun asal Desa Kananta Kecamatan Soromandi Kabupaten Bima ini haru berlibur dibalik Jeruji Besi setelah diringkus oleh Personel Polsek Soromandi Polres Bima Polda NTB pada Rabu (10/4/2024) sekira pukul 21.00. WITA.

Pria ini diringkus setelah melakukan pencurian dengan kekerasan (Curas) terhadap SR (P/ 17) warga Desa Sai Kecamatan Soromandi Kabupaten Bima Rabu (17/4/2024) sekira pukul 17.00. WITA.

Kasus pencurian dengan kekerasan itu dilakukan pelaku dengan cara masuk melalui pintu samping rumah korban.

Dan saat itu korban sedang berada di kamarnya. korban kaget melihat ada pelaku memasuki kamarnya dan pada saat itu pelaku mengancam korban menggunakan sebilah belati.

Untuk melancarkan aksinya pelaku mengancam korban dengan dan berkata dengan menggunakan bahasa bima” AINA NGNGO NGOMI DE MAKANGGICAS/ NAHUKU HADE ” (Jangan berisik kamu kalo kamu teriak nanti saya bunuh kamu).

Korban yang ketakutan hanya bisa menyampaikan pelaku menguras miliknya berupa uang di dalam lemari sebesar Rp. 2.000.000 (dua juta ribu rupiah) 1 Unit Handphone.

Setelah melakukan aksinya Pelaku kabur melalui pintu depan dan Korban pun berteriak Rampok, teriakan korban sontak membuat warga berkerumun di tempat kejadian perkara (TKP) dan berusaha mengejar pelaku namun hasilnya Nihil.

Akibat kejadian tersebut korban mengalami Trauma dan mengalami kerugian ditaksir mencapai 3.500. 000 ( Tiga Juta Lima Ratus Ribu Rupiah) dan melaporkan ke Mapolsek Soromandi.

Reaksi cepat dilakukan oleh Kapolsek Soromandi Iptu Ruslan Agus dengan menindaklanjuti laporan tersebut mendatangi TKP dan melakukan serangkaian penyelidikan dan memburu pelaku.

Setelah indentitas pelaku di kantongi dan didapatkan Informasi pelaku berada di salah satu rumah Warga yang tidak jauh dari TKP. tanpa membuang waktu Iptu Ruslan Agus bersama anggotanya bergerak dan sesampainya di TKP melihat terduga pelaku sedang duduk bersama sejumlah rekannya.

Iptu Ruslan yang tidak mau kehilangan buruannya langsung melakukan tindakan hukum dengan meringkus pelaku dan pada saat diringkus pelaku tidak melakukan perlawanan.

Kapolres Bima Eko Sutomo S.IK.,M.IK., melalui Kapolsek Soromandi Iptu Ruslan Agus membenarkan pihaknya telah meringkus pelaku Pencurian dengan kekerasan (Curas)

“Setelah di buru pelaku ini kami ringkus tanpa perlawanan dan Saat ini diamankan di Mapolsek Soromandi untuk diproses hukum lebih lanjut”. Kata Kapolres.(***)

Sikap Tegas dan Terukur Kapolres Bima Amankan Pelaku Blokir Jalan Yang Meresahkan Masyarakat di Cabang Waro

jpn

Bimantika.net -Tindakan tegas dan Terukur diambil oleh Kapolres Bima, AKBP Eko Sutomo S.IK., M.IK., mengamankan beberapa Warga Desa Waro Kecamatan Monta Kabupaten Bima Kamis (11/04/24) sekira Pukul 13.00.Wita.

Diamankan nya tiga warga tersebut buntut dari kasus penganiyaan yamg terjadi di pantai Wane Desa Tolotangga Kecamatan Monta Kabupaten Bima pada Rabu (10/4/2024) sekira pukul 17.00. Wita.

Tiga orang yang diamankan tersebut merupakan saudara kandung korban karena melakukan pemblokiran jalan di Cabang Waro Kecamatan Monta dengan tuntutan agar pihak kepolisian menangkap para pelaku.

Aksi Pemblokiran yang mengakibatkan kemacetan panjang pasalnya jalan tersebut merupakan satu satunya jalam menuju obyek wisata Pantai Wane, Sarae me,e dan pantai woro yang setiap hari libur selalu dipadati pengunjung.

Pemblokiran jalan itu sempat dibuka oleh pihak keluarga setelah diberikan pemahaman oleh Kapolsek Monta AKP Takim, namun tidak berlangsung lama pihak keluarga kembali melakukan aksi blokir jalan hingga 3 kali.

Kapolres Bima AKBP Eko Sutomo yang mendapatkan informasi dari masyarakat yang merasa resah dengan ulah pihak keluarga korban tersebut langsung merespon dengan mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) dan membuka Blokir jalan serta mengamankan para pelaku.

Dalam kesempatan itu di hadapan warga dan orang tua korban Kapolres menjelaskan bahwa pemblokiran jalan merupakan tindakan yang melawan hukum.

“Apapun alasannya blokir jalan merupakan tindakan melawan hukum pasalnya merugikan dan meresahkan masyarakat siapa pun yang melakukan perbuatan melawan hukum akan kami tindak tegas sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku” .Tegas Kapolres.

Lanjutnya, terkait kasus penganiyaan tersebut pihak kepolisian sudah melakukan upaya dengan memburu para pelaku secara intens.

“Serahkan kepada kami kasus ini jangan main hakim sendiri, apabila masih saja ada yang melakukan hal serupa kami akan tindak tegas”. Ujarnya.

Dirilis Humas Polres Bima dari tangan para pelaku pemblokiran jalan tersebut polisi mengamankan sembilan bilah parang dan satu buah tombak.

“Untuk para terduga pelaku penganiayaan tersebut akan diserahkan oleh pihak keluarganya ke pihak Kepolisian” Tutupnya.(“””)

Polisi Tangkap Pelaku Penganiayaan di Desa Ngembe, Kapolres Bima ; “Pelaku Akan di Proses Secara Hukum”

jpn

Bimantika.net -Tidak butuh waktu lama personel Polsek Bolo polres Bima Polda NTB berhasil meringkus pelaku Penganiayaan di Desa Nggembe Kecamatan Bolo Kabupaten Bima.

Kasus penganiayaan yang menyebabkan korban berinisial ES (L/21) luka menganga di pergelangan tangan kirinya akibat terkena senjata tajam yang dilakukan oleh MJ (L/19) kedua merupakan warga Desa Ngembe Kecamatan Bolo Kabupaten Bima.

Penganiayaan itu terjadi tepat nya di cabang desa nggembe/pertigaan menuju dusun jala desa nggembe pada Rabu (10/4/2024) Sekira Pukul 15.35.Wita sore kemarin.

Dirilis Kasi Humas Iptu Adib Widayaka kejadian itu awalnya Korban bersama pelaku dan beberapa temannya melakukan pesta miras di cabang Desa Ngembe/pertigaan yang menuju dusun jala,

Namun pada saat asyik pesta miras korban dan pelaku sempat cek cok adu mulut sehingga pelaku yang sudah mabuk miras merasa tersinggung dan mengambil kapak salah satu rekannya yang tidak jauh dari tempat kejadian perkara (TKP).

Setelah itu pelaku langsung membacok pergelangan tangan kiri bagian depan korban dan usai melukai korban, Pelaku kabur menuju Kecamatan Soromandi menggunakan sepeda motor.

Tidak lama kemudian kejadian tersebut terdengar oleh orang tua korban dan melaporkannya ke Mapolsek Bolo dan korban dilarikan ke Puskesmas Bolo guna mendapatkan perawatan medis.

Menindaklanjuti laporan tersebut Kapolsek Bolo Iptu Nurdin bersama Personelnya melakukan penyelidikan dan memburu pelaku.

Lima jam kemudian tepatnya pukul 21.00. pelaku berhasil diringkus dan diamankan di Mapolsek Bolo.

Kapolres Bima AKBP Eko Sutomo S.IK. M.IK., melalui Kapolsek Bolo Iptu Nurdin membenarkan pihaknya telah mengamankan pelaku penganiayaan setelah di buru selama Jam.

“Lima jam pelaku kami buru dan berhasil kami ringkus dan saat ini diamankan di Mapolsek Bolo untuk diproses hukum lebih lanjut” Kata Kapolres. (***)

Bimantika.net -Tidak butuh waktu lama personel Polsek Bolo polres Bima Polda NTB berhasil meringkus pelaku Penganiayaan di Desa Nggembe Kecamatan Bolo Kabupaten Bima.

Kasus penganiayaan yang menyebabkan korban berinisial ES (L/21) luka menganga di pergelangan tangan kirinya akibat terkena senjata tajam yang dilakukan oleh MJ (L/19) kedua merupakan warga Desa Ngembe Kecamatan Bolo Kabupaten Bima.

Penganiayaan itu terjadi tepat nya di cabang desa nggembe/pertigaan menuju dusun jala desa nggembe pada Rabu (10/4/2024) Sekira Pukul 15.35.Wita sore kemarin.

Dirilis Kasi Humas Iptu Adib Widayaka kejadian itu awalnya Korban bersama pelaku dan beberapa temannya melakukan pesta miras di cabang Desa Ngembe/pertigaan yang menuju dusun jala,

Namun pada saat asyik pesta miras korban dan pelaku sempat cek cok adu mulut sehingga pelaku yang sudah mabuk miras merasa tersinggung dan mengambil kapak salah satu rekannya yang tidak jauh dari tempat kejadian perkara (TKP).

Setelah itu pelaku langsung membacok pergelangan tangan kiri bagian depan korban dan usai melukai korban, Pelaku kabur menuju Kecamatan Soromandi menggunakan sepeda motor.

Tidak lama kemudian kejadian tersebut terdengar oleh orang tua korban dan melaporkannya ke Mapolsek Bolo dan korban dilarikan ke Puskesmas Bolo guna mendapatkan perawatan medis.

Menindaklanjuti laporan tersebut Kapolsek Bolo Iptu Nurdin bersama Personelnya melakukan penyelidikan dan memburu pelaku.

Lima jam kemudian tepatnya pukul 21.00. pelaku berhasil diringkus dan diamankan di Mapolsek Bolo.

Kapolres Bima AKBP Eko Sutomo S.IK. M.IK., melalui Kapolsek Bolo Iptu Nurdin membenarkan pihaknya telah mengamankan pelaku penganiayaan setelah di buru selama Jam.

“Lima jam pelaku kami buru dan berhasil kami ringkus dan saat ini diamankan di Mapolsek Bolo untuk diproses hukum lebih lanjut” Kata Kapolres. (***)

Kasus Penganiayaan di Desa Tolotangga Jadi Atensi Polres Bima

jpn

Bimantika.net -Satuan Reserse Kriminal umum dan Polsek Monta Polres Bima Polda NTB Intens memburu pelaku penganiayaan di Desa Tolotangga Dusun Wane Kecamatan Monta Kabupaten Bima.

Penganiayaan yang mengakibatkan salah satu Warga Desa Waro berinisial ZR (L/20) Warga Desa Waro mengalami luka sobek di bagian kepala dan luka lecet di bagian tangan kanan dan kiri.

Penganiayaan itu diduga dilakukan oleh sekelompok pemuda asal Desa Tolouwi diantaranya berinisial MS dan MN.

Pihak Kepolisian menerangkan Kronologi,
Kasus penganiayaan itu terjadi pada Rabu (10/3/2024) sekira pukul 15.00.berawal korban sedang berjalan dipinggir pantai Wane.

Tiba-tiba datang sekelompok pemuda asal Desa Tolouwi diantaranya MS dan MN tanpa berkata langsung menganiaya korban menggunakan tongkat dari kayu dan melayangkan bogem mentah kearah korban.

Menyadari hal itu korban lari menyelamatkan diri beruntung kejadian tersebut diketahui oleh personel Polsek Monta yang melakukan pengamanan wisata dan bantu warga sekitar langsung membawa korban menuju Puskesmas Monta untuk mendapatkan perawatan medis.

Sementara MS dan MN bersama rekannya setelah melakukan aksinya langsung melarikan diri.

Tidak lama kemudian pihak keluarga korban yang tersulut emosi dan tidak terima atas kejadian tersebut melakukan pemblokiran Jalan di Cabang Desa Waro Kecamatan Monta Kabupaten Bima.

Namun aksi blokir jalan tersebut kembali dibuka setelah Personel Polsek Monta dipimpin oleh Kapolsek Monta AKP Takim menghimbau masyarakat dan pihak keluarga korban agar menyerahkan sepenuhnya kasus tersebut kepada pihak kepolisian dan arus lalulintas yang sempat macet kembali lancar.

Kapolres Bima AKBP Eko Sutomo S.IK.,M.IK., melalui Kapolsek Monta AKP Takim membenarkan adanya kasus Penganiayaan tersebut.

“Benar ada kejadian itu dan sampai saat ini kami terus memburu para terduga pelaku” Tegas Kapolres.

Kapolres menghimbau kepada masyarakat dan pihak keluarga agar tidak melakukan aksi blokir jalan dan main hakim sendiri yang dapat menimbulkan gangguan Kamtibmas.

“Berikan kami informasi agar para pelaku bisa kami ringkus, sampai saat anggota saya kerahkan untuk memburu para terduga pelaku”. Ungkap Kapolres.

Kepada Para Pelaku Kapolres menghimbau agar menyerahkan diri kepada pihak Kepolisian. (***)