Pj Walikota Bima HM Rum Hadir Ditengah Rakyat Beri Solusi Untuk Kehidupan Bersama

jpn

Bimantika.net -Penjabat (Pj) Walioota Bima, Ir.H. Mohammad Rum, MT memenuhi undangan warga Kelurahan Lelamase Kecamatan RasanaE Timur Kota Bima untuk bersilaturrahmi langsung dengan warga setempat.

Pertemuan yang dihelar pada hari minggu 28 April 2024 tersebut sekaligus mendengarkan keluhan rakyat setempat terkait masalah pengelolaan air bersih dan akses terbatas ke jaringan internet.

Keluhan lainnya adalah soal sarana dan prasarana Penerangan Jalan Umum di beberapa akses ruas jalan Lelamase.

Dalam pertemuan yang berlangsung hangat dan terbuka, warga mengungkapkan keprihatinan mereka atas kualitas air yang tidak memadai dan keterbatasan akses internet yang mempengaruhi aktivitas sehari-hari.

Terutama dalam bidang pendidikan dan kebutuhan informasi dalam rangka pengembangan usaha dan perluasan potensi lokal di Kelurahan Lelamase.

Selain itu, warga Lelamase juga menyampaikan permintaan penyediaan fasilitas Penerangan Jalan Umum di wilayah Lelamase guna meminimalisir potensi gangguan kriminal di wilayah Kelurahan Lelamase.

HM Rum selaku Pj Walikota Bims mendengarkan semua keluh kesah rakyat dengan seksama dan berjanji akan mencari solusi yang sesuai dengan kebutuhan warga.

HM Rum menegaskan komitmen Pemerintah Kota Bima untuk meningkatkan infrastruktur dasar, termasuk penyediaan air bersih dan perluasan akses internet serta fasilitas Penerangan Jalan Umum, guna mendukung kemajuan dan kesejahteraan masyarakat setempat.

HM Rum berkomitmen untuk segera merespon keluhan warga Lelamase dengan memerintahkan jajaran OPD terkait agar segera menindaklanjuti keluhan-keluhan yang disampaikan oleh warga Kelurahan Lelamase.

Beliau menekankan pentingnya menemukan solusi yang efektif dan cepat untuk memenuhi kebutuhan masyarakat setempat.

HM Rum juga menegaskan komitmennya untuk meningkatkan infrastruktur dasar di wilayah tersebut, termasuk perbaikan sistem pengelolaan air bersih dan upaya perluasan jaringan internet serta prasarana Penerangan Jalan Umum.

“Rspon cepat atas keluhan-keluhan tersebut mencerminkan sikap tanggap dan komitmen untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat, serta menunjukkan keseriusan dalam menjalankan tugas sebagai pemimpin yang responsif terhadap kebutuhan warga” ungkap HM Rum.

HM Rum berharap semua jajaran OPD lingkup Pemerintah Kota Bima agar senantiasa responsif menyikapi keluhan warga dan memastikan Pemerintah Kota Bima hadir sebagai problem solving atas setiap persoalan warga. (***)

LPB Dari Loteng Menuju NTB 1, Kuliah Kedokteran Gratis Anak Yatim Penghafal Al-Qur’an

jpn

Bimantika.net -H. Lalu Pathul Bahri, S. IP, M. AP (LBP) adalah Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra Propinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) yang kini sedang menjabat Bupati Lombok Tengah.

LPB lahir 31 Desember 1969 adalah Bupati Lombok Tengah periode 2021–2024.

Pada Minggu Malam 28 April 2024 lakukan Road show di DPC Partai Gerindra Kota Bima dalam bingkai Halal Bi Halal yang di gelar di Villa Lam-Lam Kelurahan Ule Kecamatan Asakota Kota Bima.

Ratusan pendukung dan simpatisan Partai Gerindra Kota dan Kabupaten Bima ikuti pidato politik LPB penuh Khidmat.

Terungkap dalam pidato politik LPB dari sekian banyak bentuk pengabdiannya sebagai Bupati Lombok Tengah adalah berikhtiar di bidang pendidikan dengan fokus utamanya.

Di bidang pendidikan, LPB menguraikan program beasiswa bagi anak yatim yang menghafal Al-Qur’an di Lombok Tengah.

“Saya melihat kondisi Lombok Tengah di masa depan, dan sangat dibutuhkan adanya ketersediaan dokter-dokter handal untuk melayani rakyat sehingga saya programkan kuliah gratis anak yatim piatu penghafal Al-Qur’an” ungkapnya.

Tenaga Dokter sangatlah urgen bagi LPB dalam membangun SDM Lombok Tengah, karena dokter memiliki ilmu yang mampu diajarkan kepada generasi-generasi penerus cita-cita luhur Bangsa dan Negara.

Dalam menyekolahkan yatim piatu penghafal Al-Qur’an, LPB tidak menggunakan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) melainkan meminta sedekah kepada aparatur sipil negara (ASN) di Lombok Tengah untuk menyisihkan gajinya Rp 5.000 atau seikhlasnya dalam setiap bulan.

“Lumayan itu kami dapat Rp 130 juta sampai Rp 140 juta. Kemarin satu tahun setelah dikumpulkan dan ada pula rezeki dari Baznas kami dapat Rp 2 miliar dalam setahun,” jelas LPB yang disambut Tepuk Tangan Ratusan Simpatisan Partai Gerindra Kota dan Kabupaten Bima.

Lanjut LPB bahwa keberadaan mereka dikuliahkan di Universitas Mataram dan Universitas Al Azhar yang telah bekerja sama dengan Pemkab Lombok Tengah.

LPB pun menyampaikan bahwa saat ini selaku Bupati Lombok Tengah sudah menyiapkan lahan di dekat Bypass BIL Mandalika yang akan dibangunkan sebagai tempat pengabdian para dokter.

“Ada tanah kita bangunkan klinik. Sebenarnya sih rumah sakit namun biar tidak terkesan sombong bahasanya. Bangunkan klinik yang dimana nantinya anak yatim-piatu digratiskan berobat, dan dipasang speaker dzikir tiap sudut klinik” ungkap LPB.

Pada sejunlah wartawan media online lokal dan regional, LPB ungkapkan pembangunan klinik yatim membutuhkan anggaran hingga puluhan miliar dengan taksiran hingga 40 miliar lebih kurangnya

Dirinya mengaku tidak ragu dan tidak takut untuk merealisasikan cita-cita luhurnya,

“Saya punya keyakinan pasti akan selalu datang rezeki yang datangnya entah darimana kalau kita urus anak yatim piatu” ujarnya.

Tidak sekedar itu, di Lombok Tengah menurut LPB telah mengangkat pegawai satu orang per desa yang khusus mengupdate data anak-anak yatim dan mereka inilah petugas sensus para yatim piatu secara faktual.

LPB juga telah memberikan umrah gratis kepada 25 orang hafidz pondok pesantren dalam setiap tahun.

Kabupaten Lombok Tengah telah menjalankan program beasiswa yang berasal dari infaq dan sedekah para pegawai negeri sipil untuk anak yatim penghafal al-Quran.

“Program ini bertujuan untuk memberikan kesempatan kepada anak yatim yang menghafal al-Quran di Lombok Tengah untuk mendapatkan beasiswa gratis” katanya.

Dimasa yang akan datang para dokter-dokter dari penghafal al-Qur’an ini akan dibangunkan klinik yang akan bekerja di sana dan merawat para anak yatim, kaum jompo dan yang kurang mampu.

Untuk itu LPB ungkapkan sudah menandatangani MoU kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah dan Universitas Dr. Soetomo yang dihadiri oleh sejumlah kepala perangkat daerah dan segenap civitas academica Universitas Dr. Soetomo setahun yang lalu.

Ditanya soal upaya-upaya yang sudah dilakukan dan direalisasikan di Kabupaten Lombok Tengah apakah akan memperluas wilayah Nusa Tenggara Barat Apabila Terpilih jadi Gubernur NTB Periode 2024-2029 ?

“Insya Allah kalau Tuhan Berkehendak” Ungkap LPB mengakhiri wawancaranya.

Hadir dalam acara Halal Bi Halal itu Rombongan DPD Partai Gerindra Propinsi NTB, Ketua DPC Partai Gerindra Kota Bima Khalid Bin Walid dan Jajaran PAC Gerindra se Kota Bima, Ketua DPC Gerindra Kabupaten Bima Drs. H. Dahlan M. Noer. M. Pd dan jajaran PAC nya, Fraksi Partai Gerindra DPRD Kota dan Kabupaten Bima serta ratusan simpatisan dan Loyalitas Partai Gerindra Kota dan Kabupaten Bima. (***)

Festival Rimpu Mantika Momen Promosi Pariwisata dan Ekonomi Kreatif di Kota Bima

jpn

Bimantika.net -Pada tanggal 26 April 2024 Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Republik Indonesia, Sandiaga Salahuddin Uno mengungkapkan Festival Rimpu Mantika menjadi momentum yang tepat untuk mempromosikan potensi parekraf yang ada di Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Hal itu di kemukakan oleh Menparekraf Sandiaga dalam pembukaan Festival Rimpu Mantika di Lapangan Serasuba Kota Bima pada hari Jumat (26/4/2024).

Mentri Sandi mengatakan Festival Rimpu Mantika termasuk ke dalam 100 event yang terpilih dari seluruh Indonesia dalam kalender event tahunan Kemenparekraf, yaitu Kharisma Event Nusantara (KEN).

Festival yang digelar pada 25-27 April ini mengusung tradisi dan kebudayaan khas Bima yang autentik.

“Festival ini mengangkat tema heritage of Bima, memperkenalkan kekayaan budaya potensi pariwisata tiga daerah yaitu Kota Bima, Kabupaten Dompu, dan Kabupaten Bima,” kata Sandiaga.

Selain itu, Menparekraf Sandiaga meyakini Festival Rimpu Mantika mampu menggerakkan perekonomian masyarakat Bima dan sekitarnya.

Hal ini terlihat dari antusiasme masyarakat saat menyaksikan pertunjukan yang disuguhkan di lokasi pelaksanaan Festival Rimpu Mantika serta banyaknya UMKM yang berpartisipasi di sekitar lokasi acara.

“Festival ini bisa memberikan dampak ekonomi sampai pada UMKM bahkan dampaknya secara langsung meningkatkan penjualan UMKM sekitar 20 sampai 25 persen dari total yang dibelanjakan dan ini akan membuka peluang usaha dan lapangan kerja dan mengakselerasi pencapaian target 4,4 juta lapangan kerja di 2024,” katanya.

Pembukaan Festival Rimpu Mantika ini juga diisi dengan penampilan berbagai kesenian khas Bima dan fesyen show busana daerah setempat.

Dalam kunjungan ini, Menparekraf Sandiaga didampingi Staf Ahli Menparekraf Bidang Manajemen Krisis, Fadjar Hutomo; Pj. Gubernur NTB, Lalu Gita Ariadi; Kepala Dinas Pariwisata Provinsi NTB, Jamaluddin Malady; dan Pj. Wali Kota Bima, Mohammad Rum.(***)

Razia Cipkon, Polsek Monta Amankan Dua Bilah Parang dan Sebilah Pisau

jpn

Bimantika.net -Guna menjaga Kondusifitas di wilayah hukumnya operasi cipta kondisi (Cipkon) terus dilaksanakan Polsek Monta Polres Bima Polda NTB.

Dipimpin Kapolseknya AKP Takim Polsek Monta menggelar razia Cipkon Sabtu malam (27/04/24) sekira 21.00.Wita.

Dengan pola memeriksa kelengkapan surat-surat kendaraan, barang bawaan hingga pemeriksa badan bagi masyarakat pengguna jalan yang melintas di depan Mapolsek Monta.

Saat itu pemeriksaan tidak hanya fokus pada kelengkapan surat-surat, tapi juga pengecekan seluruh bagian kendaraan, untuk mengantisipasi adanya narkoba,miras, senjata tajam, senjata api,rakitan ataupun bahan peledak.

Dalam kegiatan tersebut petugas berhasil mengamankan dua bilah parang dan satu bilah Pisau.

Terpisah Kapolres Bima AKBP Eko Sutomo S.I.K.,M.I.K.,melalui kasih humas Iptu Adib Widayaka menjelaskan Razia ini merupakan langkah kepolisian untuk memastikan keamanan dan ketertiban wilayah.

Dalam kesempatan itu juga petugas menghimbau masyarakat pengguna jalan agar mengikuti peraturan lalulintas dalam berkendara.

Tujuan dari Cipkon ini diantaranya untuk mencegah kemungkinan terjadinya aksi teror di wilayah hukum Polsek Monta sekaligus juga untuk menekan kriminalitas dan peredaran narkoba,” ungkapnya.(***)

Koordinasi Polres Bima dan Polrestabes Makassar, DPO Asal Desa Renda Ditangkap

jpn

Bimantika.net -Daftar Pencarian Orang (DPO) kasus tindak pidana penganiyaan Desa Renda Kecamatan Belo Kabupaten Bima akhirnya diringkus oleh Satuan Resmob Polrestabes Makassar.

Diringkusnya DPO penganiayaan berinisial RS alias DD (L) Warga Renda berawal dari koordinasi antara Polsek Belo Polres Bima Polda NTB dengan Polrestabes Makassar.

RS alias DD di tangkap dengan dasar Laporan Polisi B/05/I/2024 Spkt Polsek Belo/Res Bima/Polda NTB tanggal 29 Januari 2024 dan Daftar Pencarian Orang No DPO/ 01/VI/2024/Polsek Belo, tanggal 16 April 2024.

Kasus penganiyaan itu terjadi pada Senin (29/1/24) sekitar pukul 18.20 Wita di Desa Cenggu Kecamatan Belo Kabupaten Bima terhadap Korban MI dan FR warga keduanya merupakan Desa Cenggu .

Kapolsek Belo Iptu Zulkifli SH yang mendapat informasi itu bersama anggotanya menuju tempat kejadian perkara (TKP) dan melakukan serangkaian penyelidikan.

Empat bulan pelaku ini terus diburu, namun petugas mendapatkan informasi bahwa DPO ini berada di luar Wilayah Kabupaten Bima.

Setelah melakukan penganiayaan DPO ini kabur/ melarikan keluar Wilayah Kabupaten Bima yakni di Kota Makassar di rumah salah satu kerabatnya.

Kapolsek Belo yang mendapatkan informasi tersebut langsung berkoordinasi dengan pihak kepolisian Polrestabes Makassar.

Tepatnya Sabtu (27/04/24) sekira Pukul 14.40.Wita tepatnya di Jalan Tinumbu Kota Makassar DPO ini berhasil diringkus oleh Tim Resmob Polrestabes Makassar.

Kapolres Bima AKBP Eko Sutomo S.I.K.,M.I.K., melalui Kapolsek Belo Iptu Zulkifli SH, membenarkan bahwa DPO kasus Penganiyaan di Desa Cenggu berhasil diringkus.

“Benar DPO yang berinisial RS alias DD ini berhasil diringkus setelah diburu selama 4 Bulan” Kata Kapolres.

Sebagai Informasi kejadian tersebut sempat menimbulkan ketegangan antar kedua Desa yaitu Desa Cenggu dan Desa Renda Kecamatan Belo, sehingga berpotensi terjadinya konflik komunal.

“Saat ini yang bersangkutan diamankan di Mapolsek Mamajang Kota Makassar dan dalam waktu dekat akan kami Jemput untuk diproses hukum lebih lanjut” Tutupnya.(***)

Pesan Religius Pj Walikota Bima HM Rum Saat Serahkan Bantuan Zakat Konsumtif Untuk 350 Fakir Miskin

jpn

Bimantika.net -Penjabat (Pj) Walikota Bima, Ir.H. Mohammad Rum, MT menyampaikan bahwa saat ini masih dalam bulan syawal, masa dimana kita semua pada fase peningkatan iman dan amal.

“Suasana Ramadhan harus diterapkan pada bulan-bulan setelah ramadhan seperti memperbanyak sedekah, menebalkan iman dan amal sholeh” ujar HM Rum.

Pesan religius tersebut disampaikan Pj. Wali Kota Bima, HM Rum pada acara Pendistribusian Zakat Konsumtif Fakir Miskin, Guru Ngaji dan Janda/Duda se-Kecamatan Mpunda Tahun 1445 H/2024 M, di Masjid HM Nor A. Latif kantor Wali Kota Bima, Sabtu (27/4/2024).

HM Rum menambahkan, termasuk zakat infaq dan sedekah harus tetap istiqomah pada bulan setelah puasa, tidak harus kita wajib melakukannya pada bulan ramadhan saja, melainkan kita diuji pada bulan setelahnya.

Menurut H. Rum, orang yang beruntung dan yang kurang beruntung sama-sama mendapatkan ujian dari Allah SWT.

Orang beruntung diuji dengan keimanannya bagaimana mampu memanfaatkan hartanya dan orang yang kurang beruntung sekalipun tetap diuji sampai dimana batas kesabarannya.

“Dengan bersyukur dan rutin bersedekah kepada saudara-saudara yang membutuhkan selesai persoalan ini. Jika diberi kelebihan janganlah sombong, karena itu semua akan diuji,” ujarnya.

Lebih berat diberi ujian bagi seseorang yang diberikan kelebihan. Zakat, infaq dan sedekah itu tidak akan mengurangi sedikitpun harta kita, malah Allah SWT akan menambahnya berlipat-lipat.

“Mudah-mudahan Kota Bima aman, damai, terhindar dari musibah dan bencana dan saling sayang menyayangi satu sama lain,” pungkasnya.

Sebelumnya, Ketua Baznas Kota Bima, H. Nurdin Mansyur, MM mengatakan pendistribusian zakat bagi mustahiq ini merupakan rutinitas tiap tahun dilakukan oleh Baznas ditiap kecamatan se-Kota Bima.

“Hari ini giliran kecamatan Mpunda sebanyak 350 orang, dari 10 kelurahan, masing-masing 35 orang per kelurahan, terdiri dari 25 fakir miskin, 5 janda/duda, 5 guru ngaji. Masing-masing mendapatkan beras 10 kg dan uang tunai 150 ribu,” ujarnya.

H. Nurdin mengaku, bantuan zakat konsumtif yang didustribusikan hari ini bagi fakir miskin, guru ngaji dan janda/duda se-Kecamatan Mpunda berasal dari zakat profesi dari Aparatur Sipil Negara lingkup Pemerintah Kota Bima. (***)

Kota Bima Sukses Gelar Festival Rimpu, Pj Walikota Komitmen Akan Terus Menggelar Pawai Rimpu Untuk Tingkatkan Ekonomi Rakyat

jpn

Bimantika.net -Festival Rimpu Mantika yang dihelar oleh Pemerintah Kota Bima sukses digelar dengan diikuti hampir 70.000 lebih peserta.

Para peserta yang ikuti Pawai Rimpu dari berbagai kalangan masyarakat dan seluruh jajaran Pemerintah Kota Bima, TNI/Polri, Lembaga/Badan, BUMN/BUMD, Perguruan Tingga, SMA hingga SD serta masyarakat umum kota bima yang begitu antusias mengikuti kegiatan yang masuk dalam Kalender Event Nusantara (KEN) 2024 ini.

Penjabat (Pj) Wali Kota Bima, Ir. H. Muhammad Rum, MT berada dibarisan pertama bersama Anggota DPR RI Dr. H. Muhammad Syafrudin, Staf Ahli Bidang Manajemen Krisis Kemenparekraf, Fadjar Hutomo, Ketua DPRD Kota Bima, Sekretaris Daerah Kota Bima serta Kasdim 1608/Bima.

Pj Walikota HM Rum menyampaikan bahwa Festival Rimpu Mantika merupakan hadiah untuk Pemerintah Kota Bima dari Kemenparekraf RI sehingga mampu masuk dalam KEN 2024.

Untuk itu, dengan diselenggarakannya kegiatan ini H. Rum meminta seluruh stakeholder untuk meningkatkan kualitas tenun dan tembe nggoli di Kota Bima.

“Semoga terus ditingkatkan, karena kita kita akan memperkenalkan rimpu ini di tanah air,” jelasnya.

Festival Rimpu Mantika sendiri berjalan dengan sangat meriah. Sejak pukul 07.00 seluruh peserta sudah berada di garis start yaitu di Taman Ria lalu berjalan ke arah barat dan finish di Lapangan Serasuba.(***)

Kapolres Bima Ikuti Pawai Rimpu Mantika di HUT Kota Bima Ke 22

jpn

Bimantika.net -Kepala Kepolisian Resor Bima Polda NTB Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Eko Sutomo S.I.K., M.I.K., menghadiri Pawai Rimpu mantika.

Pawai Rimpu mantika itu dalam rangka memperingati hari jadi Kota Bima Ke 22 pada Sabtu (27/4/24) sekira pukul 08.00. WITA.

Dalam kegiatan itu Kapolres memakai pakaian adat Bima yakni penutup kepala serta Sarung tenun Khas Bima.

Pawai Rimpu mantika itu juga Pengurus Bhayangkari Cabang Bima ikut ambil dengan dibalut oleh kain tenun Bima atau yang dikenal dengan “Tembe Nggoli”.

“Saya sangat mengagumi budaya rimpu mantika yang dimiliki oleh Daerah Kabupaten Bima dan Kota Bima”. Ujar Kapolres Bima Eko Sutomo S.I.K.,M.I.K., melalui kasi humas iptu adib Widayaka.

Dikatakannya, Rimpu merupakan budaya lokal khas daerah Bima yang masih dipertahankan sampai sekarang.

Budaya rimpu ini sendiri lahir pada pertengahan abad ke XVII Masehi, setelah agama Islam masuk di wilayah kesultanan Bima.

Pakaian khas tersebut kalau dilihat dari segi fungsinya sama dengan pakaian jilbab maupun cadar, yaitu untuk menutup aurat bagi kaum wanita, Urai Kapolres.

Lanjutnya, Secara umum, rimpu ada dua bentuk yaitu RIMPU BIASA dengan RIMPU MPIDA. Rimpu biasa dipakai
oleh wanita yang sudah berkeluarga (hanya muka yang nampak), sedangkan Rimpu mpida sering dipakai oleh gadis atau wanita yang belum menikah (hanya mata) saja yang terlihat

“Mari kita lestarikan dan kenalkan BUDAYA LOKAL, semoga menjadi daya tarik wisatawan untuk datang melihat lebih jauh Keindahan Indonesia lebih jauh dan mendalam”. Ujar Pria dengan dua melati di Pundaknya itu.

Selain indah kegiatan ini menunjukkan kekompakan serta terlihat Nilai budaya sangat kental Imbuhnya.

Pasalnya budaya juga merupakan wadah pemersatu yang harus tetap dijaga dan dilestarikan Tutupnya.(***)

Menteri Sandi Hadir di Festival Rimpu, Pj Walikota Bima Berniat Gelar Rimpu Sekali Dua Bulan

jpn

Bimantika.net Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) RI, Sandiaga Salahuddin Uno hadir di acara Festival Rimpu Mantika yang di gelar oleh Pemerintah Kota Bima melalui Dinas Pariwisata Kota Bima.

Sandi di momentum tersebut menyebutkan senang hadir di Kota Bima.

“Festival Rimpu Mantika telah berhasil menjadi festival terbaik se-Indonesia” ungkap Sandi.

Sandiaga Uno membuka acara secara resmi Festival Rimpu Mantika dengan tema Herittage of Bima Tahun 2024, didampingi oleh Forkopimda Kota Bima, Kabupaten Bima dan Kabupaten Dompu.

Selain itu dihadiri juga oleh Kepala Dinas Pariwisata Provinsi NTB dan Kepala Dinas Koperindag Provinsi NTB.

“Bagi saya, Kota Bima memiliki kesan tersendiri. Kembali ke Bima seperti pulang ke rumah sendiri,” ujarnya dihadapan masyarakat yang memadati lapangan Serasuba, Jum’at (26/4/2024) malam.

Sandiaga Uno menyebutkan, bahwa Rimpu Mantika berhasil menjadi festival terbaik se-Indonesia dengan masuk dalam Karisma Event Nusantara (KEN) tahun 2024.

Dengan begitu sambungnya, berarti Festival Rimpu Mantika berhasil meyakinkan para ahli, para pegiat sektor pariwisata. Karena kita melihat kekayaan budaya Bima maupun giat dari UMKM yang luar biasa.

“Dengan mengangkat tema Herittage of Bima, 3 potensi wilayah Bima dan Dompu yang memiliki komoditas tenunan lokal memang layak diakui,” ucapnya.

Ia mengatakan, festival Rimpu Mantika tidak hanya sekedar pawai semata, selain tradisi busana, juga disuguhkan kekayaan keindahan budaya Bima, fashion dan ekonomi kreatif yang tidak kalah unik.

“Selamat Rimpu Mantika, mari kita lestarikan budaya untuk generasi mendatang. Karena tujuan kita menggerakkan ekonomi untuk menciptakan peluang lapangan pekerjaan, dengan efek ekonomi yang membawa keberkahan,” jelasnya.

“Atas nama presiden Republik Indonesia, kita buka Festival Rimpu Mantika tahun 2024,” pungkasnya.

Penjabat (Pj) Walikota Bima, Ir. H. Mohammad Rum, MT menyampaikan rasa terima kasih dan penghargaannya kepada Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI.

Event ini terselenggara berkat penetapan festival Rimpu Mantika masuk dalam Karisma Event Nusantara (KEN) tahun 2024 oleh Kementerian Pariwisata.

“Mudah-mudahan event ini tidak hanya digelar setahun sekali, kalau bisa minimal 2 bulan sekali. Untuk pertumbuhan ekonomi hanya dengan cara seperti ini mendatangkan orang dan mendatangkan investor ke Kota Bima,” ujar HM Rum.

“Semoga Kota Bima sejajar dengan kota-kota lainnya di Nusantara,” Tandasnya.(***)

Polsek Woha Gencarkan Patroli KRYD Pastikan Kondusifitas Wilayah

jpn

Bimantika.net -Dengan menyambangi beberapa Desa di wilayah hukumnya guna mencegah terjadinya gangguan Kamtibmas Polsek Woha Polres Bima Polda NTB melaksanakan Patroli KRYD.

Patroli ini dilaksanakan guna memastikan keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Kecamatan Woha Kabupaten Bima.

Selain itu kegiatan tersebut merupakan langkah preemtif Kepolisian Resor Bima dan Polsek jajaran untuk mencegah terjadinya perang antara kelompok/ kampung.

“Patroli KRYD ini akan dilakukan secara rutin guna memastikan keamanan dan ketertiban masyarakat sehingga Kondusifitas wilayah Kabupaten Bima tetap terjaga”. Kata Kapolres Bima AKBP Eko Sutomo S.I.K.,M.I.K., melalui Kasi Humas Iptu Adib Widayaka.

Untuk itu Kapolres menghimbau kepada seluruh elemen masyarakat agar ikut berperan aktif membantu pihak kepolisian dalam menciptakan dan mewujudkan situasi Kamtibmas yang kondusif.

“Dengan komunikasi dan koordinasi yang baik Insa Allah Kamtibmas di wilayah Kabupaten Bima akan tetap terjaga”. Ujarnya nya.

Patroli tersebut dilaksanakan Jum,at malam 25/04/24 sekira pukul 20.00. WITA diawaki oleh tiga personel dan dikendalikan oleh Kapolseknya AKP Sudirman SH Pungkas Adib. (****)