Mencegah Pelajar Dari Bahaya Laten Narkoba, Bhabinkamtibmas Polsek Soromandi Sosialisasi di SMPN 1 Soromandi

jpn

Bimantika.net -Mencegah Narkoba dikalangan pelajar Polsek Soromandi Polres Bima Polda NTB melalui Bhabinkamtibmas rutin menggelar Sosialisasi.

Seperti yang dilakukan oleh Bhabinkamtibmas Desa Kananta Kecamatan Soromandi Kabupaten Aipda Suherjan pada Kamis (16/01/25) pagi menjadi pemateri dalam sosialisasi pencegahan narkoba dan kenakalan remaja di SMPN I Soromandi.

Kegiatan tersebut bertujuan untuk mengantisipasi peredaran Narkoba sehingga para pelajar sebagai generasi penerus bangsa tidak terpapar bahaya laten narkoba.

Bhabinkamtibmas sebagai pengemban fungsi kepolisian di bidang pencegahan salah satunya adalah bahaya narkoba dengan memberikan pemahaman serta jenis dari Narkoba dan dampak yang di akibatkan dari penyalahgunaan Narkoba yang dapat merusak diri.

Aipda Suherjan juga menghimbau orang tua untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap anak-anaknya

Peran serta warga bisa menjadi pelopor Kamtibmas di bidang pencegahan dampak penyalahgunaan narkoba maupun Miras. Ujarnya.

Terpisah Kapolres Bima AKBP Eko Sutomo S.I.K.,M.I.K. melalui Kasi Humas AKP Adib Widayaka menegaskan bahwa Bhabinkamtibmas Haris aktif hadir ditengah masyarakat untuk melaksanakan sosialisasi bahaya merokok dan Narkoba di lingkungan sekolah.

Para pelajar diingatkan agar tidak merokok, minum minuman keras apalagi mengkonsumsi Narkoba karena sangat berbahaya bagi kesehatan selain itu juga merusak masa depan.

Titip pesan Kepada bapak dan ibu guru untuk melakukan pengawasan kepada siswa-siswi nya agar tetap giat belajar dan orang tua melakukan pengawasan kepada anak-anak nya setelah pulang sekolah, Tutupnya.(***)

Pelaku Asusila di Tente Ditangkap Polisi, Hendak Kabur Lewat Jalur Laut di Pelabuhan Sape

jpn

Bimantika.net +Kepolisian Sektor Woha Polres Bima Polda NTB akhirnya berhasil menangkap terduga pelaku pelecehan seksual yang terjadi di Pasar Tente Kecamatan Woha Kabupaten yang terjadi pada Rabu (15/01/25) Pukul 08.00 Wita kemarin.

Terduga asal Desa Onggol Kecamatan Bondo Kodi Sumba Barat, NTT berinisial NA (L/27) ini diamankan bersama rekan seasalnya SN (L/30).

Meski sempat kucing-kucingan dengan polisi yang intens memburunya, namun kalah cekatan dengan Tim yang dipimpin langsung oleh Kanit Intelkam Polsek Woha Aipda Andi Maulana dan Aipda Safrudin Kanit Samapta Polsek Woha di kendalikan langsung oleh Kapolsek AKP Sudirman SH

Alhasil, terduga terdesak dan terpaksa menyerahkan diri bersama rekannya kepada petugas pada Kamis (16/02/25) Pukul 12.30 saat bersembunyi di salah satu rumah kontrakan warga Sumba di Kecamatan Sape Kabupaten Bima.

Setelah petugas menyisir tiap rumah kontrakan di kompleks pemukiman warga asal Sumba, niatnya untuk melarikan diri lewat jalur lautpun akhirnya digagalkan.

“Alhamdulillah, setelah melakukan penyelidikan dan pencarian yang intensif terduga akhirnya berhasil diamankan tanpa perlawanan di Kecamatan Sape Kabupaten Bima,” ungkap Kapolres Bima AKBP Eko Sutomo, S.I.K, M.I.K dalam keterangan tertulis resminya.

Kapolres AKBP Eko Sutomo menyatakan, bahwa penangkapan terduga asusila ini telah dijadikan atensi oleh pihaknya sejak awal perkara.

Syukurnya, selang sehari pasca buron terduga akhirnya berhasil diamankan untuk diproses secara hukum lebih lanjut.

Sebelumnya, kasus asusila ini sempat memicu reaksi spontan dari keluarga korban yang mengakibatkan timbulnya insiden.

Untungnya pihak Kepolisian Resor Bima cepat tanggap dalam mengantisipasi timbulnya kerusuhan ataupun kecenderungan terjadinya konflik bernuansa SARA.

Pihak Kepolisian bersama pemerintah setempat dengan segera mengevakuasi warga pendatang asal Pulau Sumba NTT di lingkungan kejadian perkara.

“Jadinya, tidak sempat ada kerusuhan. Hanya aksi spontan keluarga korban,” tegasnya.

Dirinya menghimbau kepada masyarakat agar tetap bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing, khususnya kepada keluarga korban agar mempercayakan sepenuhnya penyelesaian kasus terkait kepada pihak kepolisian.

Selain itu Kapolres AKBP Eko Sutomo juga mengingatkan masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi oleh adanya hoaks yang beredar baik di masyarakat maupun lewat Media Sosial.

AKBP Eko Sutomo juga menjelaskan pihaknya masih melakukan pemeriksaan mendalam terkait peran masing-masing terduga yang diamankan.

“Terkait keterlibatan Kedua terduga masih dilakukan penyelidikan oleh penyidik”. Tegas Kapolres

“Gunakan kaidah cek, ricek, crosscek dan Final ricek jika mendapati informasi yang sensitif,” terangnya.

serta mengajak untuk bijaksana menggunakan media sosial.

“Kita juga harus bijak menggunakan media sosial. Jangan yang penting posting, tapi postinglah yang penting. Posting untuk mengedukasi,” pungkasnya. (****)

Kapolres Bima AKBP Eko Sutomo Pantau Langsung Pasca Insiden Spontanitas di Tente

jpn

Bimantika.net -Tidak ada kerusuhan yang ada hanya insiden spontanitas yang dilakukan oleh sekelompok Warga yang dipicu dengan adanya dugaan Asusila yang di duga kuat dilakukan oleh salah Warga Sumba.

Hal itu ditegaskan oleh Kapolres Bima AKBP Eko Sutomo S.I.K.,M.I.K., melalui kasi humas AKP adib Widayaka saat meninjau langsung tempat kejadian perkara (TKP) insiden.

Peninjauan Kapolres Bima AKBP Eko Sutomo S.I.K., M.I.K., di TKP tersebut berlangsung pada Kamis (16/01/25) sekira pukul 10.00. WITA di Dusun Sukamaju Desa Tente Kecamatan Woha Kabupaten.

Dalam Kunjungannya itu AKB Eko Sutomo S.I.K.,M.I.K, ikut didampingi oleh Kapolsek Woha AKP Sudirman SH, Kepala Kesbangpol Bima dan personel Polsek Woha.

Tidak saja melakukan peninjauan namun orang nomor satu di jajaran Kepolisian Resor Bima itu juga berbincang dengan warga dan Kadus sekaligus pemilik kos mereka pun mengatakan tidak ada kerusuhan hanya insiden secara spontanitas dan sampai saat ini situasi khususnya di dusun Suka maju aman dan aktivitas masyarakat/ pedagang berjalan seperti biasa.

Kapolres AKBP Eko Sutomo S.I.K.,M.I.K., menghimbau kepada masyarakat agar tidak mudah terprovokasi dan tidak mudah percaya informasi Hoax yang belum tentu kebenarannya sehingga dapat menggangu situasi Kamtibmas khususnya di wilayah Kecamatan Woha.

Tidak hanya itu AKBP Eko Sutomo Juga memeriksa aliran listrik di area TKP serta rumah kontrakan warga Sumba dan memadamkan listrik guna mencegah terjadinya kebakaran yang diakibatkan oleh arus pendek atau konsleting.

Diakhir penyampaian nya Kapolres kembali mengingatkan warga agar tidak terprovokasi dengan isu-isu yang berseliweran di medsos yang dapat menimbulkan Guankamtibmas.

“Setiap ada persoalan yang terjadi di masyarakat agar segera melaporkan ke pihak kepolisian dan tidak dibenarkan untuk main hakim sendiri “. Tegasnya.(****)

Kapolres Bima Tekankan Pada Personilnya Bangun Kedisiplinan dan Karakter Moralitas

jpn

Bimantika.net -Kapolres Bima AKBP Eko Sutomo S.I.K., M.I.K., PJU Polres Bima serta seluruh personel Polres Bima melaksanakan kegiatan Binrohtal (Bimbingan Rohani dan Mental).

Kegiatan tersebut bertempat di Masjid AT Taubah, Polres Bima. Kamis16 Januari 2025, dan dihadiri oleh seluruh anggota Polres Bima sebagai bagian dari upaya untuk meningkatkan moral dan spiritualitas aparat kepolisian.

Kapolres Bima AKBP Eko Sutomo S.I.K., M.I.K.,melalui Kasi Humas AKP Adib Widayaka mengingatkan kembali kepada seluruh anggota Polres Bima tentang pentingnya menjunjung tinggi nilai-nilai moral dan etika dalam melaksanakan tugas sehari-hari, baik dalam kehidupan pribadi maupun kedinasan.

Kapolres meneruskan bahwa kegiatan Binrohtal ini bertujuan untuk membangun kedisiplinan dan karakter moral para personel sehingga mereka dapat melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab dan tetap mengedepankan nilai-nilai kebaikan dalam setiap tindakan.

“Sebagai aparat penegak hukum, kita harus senantiasa menjaga nilai moral dan integritas, baik di dalam maupun di luar tugas,” Ungkap Kapolres.

Kegiatan Binrohtal ini mendapatkan respon positif dari seluruh personel Polres Bima yang merasa terbantu dalam meningkatkan kualitas moral dan spiritual mereka.

Kegiatan ini juga menjadi salah satu bentuk komitmen Polres Bima dalam membangun karakter dan mental yang lebih baik bagi anggotanya, demi terciptanya pelayanan yang profesional dan bermartabat kepada masyarakat Tutupnya. (***)

Quick Response Polsek Belo, Satu dari Tiga Komplotan Begal Sadis Ditangkap

jpn

Bimantika.net -Gerak personel Polsek Belo Polres Bima Polda NTB berhasil meringkus salah satu Kompolotan begal sadis yang meresahkan masyarakat di wilayah kecamatan Belo Kabupaten Bima.

Dalam melancarkan aksinya jahatnya Kompolotan ini tidak segan segan melukai para Korbannya

Terkini Kompolotan yang berjumlah tiga orang ini melakukan perampasan dan Penganiayaan terhadap warga Desa Rupe Kecamatan Langgudu berinisial JH L/ di areal bendungan Ncera Rabu (15/01/25) sekira pukul 16.00. Wita.

Modus operandi Kompolotan ini menghadang warga pengguna jalan di area pegunungan tepatnya di dam Desa Ncera dengan menggunakan senjata tajam.

Hal itu dibenarkan oleh Kapolres Bima AKBP Eko Sutomo S.I.K.M.I.K., melalui Kapolsek Belo Iptu Zulkifli SH.

Lanjutnya, salah satu dari tiga Komplotan begal sadis yang berinisial AW warga desa Ncera ini berhasil diringkus beberapa saat setelah kejadian.

“Kami berhasil mengamankan terduga AW Sedangkan dua rekannya yang sudah kami kantongi indentitas nya Masi terus kami buru”. Tegasnya.

Polisi sampaikan kronologi
Berawal korban dan rekannya menggunakan sepeda sepeda motor hendak mau kembali ke Desa Rupe di TKP ke tiga terduga pelaku mengejar menggunakan SPM dan menghadang korban salah satu terduga mengancam korban dengan senjata tajam dan merampas Handphone namun korban berusaha melawan.

Karena kesal terduga pelaku ini membacok korban mengunakan sebilah parang dan merampas uang milik Rp 25.000 (dua puluh lima ribu rupiah). Setelah ketiga Komplotan ini melarikan diri.

Kapolres Bima AKBP Eko Sutomo S.I.K., M.I.K., kembali Menegaskan pihaknya akan terus memburu dua anggota Komplotan tersebut. (***)

Polisi Intens Buru Terduga Pelaku Asusila di Tente Woha

jpn

Bimantika.net -Polsek Woha Polres Bima Polda NTB memburu terduga pelaku Pelecehan Seksual di Tente Desa Tente Kecamatan Woha Kab.Bima.

Kasus tersebut terjadi pada Rabu (15/01/25) sekitar pukul 08.00. Wita di dusun suka maju pasar tente Desa Tente.Kasus asusila itu menimpa Bunga nama samaran yang diduga dilakukan oleh Oknum Warga Sumba NTT.

Polisi sampaikan Kronologi,
Awalnya korban pada saat itu sedang di pasar Tente ditemani sang ibu.

Ttiba-tiba terduga pelaku dari arah belakang langsung melakukan Pelecehan korban sempat melakukan perlawanan serta berteriak meminta tolong kepada orang-orang yang ada di sekitar tempat tersebut.

Terduga pelaku yang panik langsung melarikan diri melalui persawahan yang ada di belakang pasar Tente.

Hal itu dibenarkan oleh Kapolres Bima AKBP Eko Sutomo S.I.K., M.I.K., dalam keterangan tertulis resminya melalui Kapolsek Woha AKP Sudirman SH.

“Sampai saat ini kami sudah menyebar anggota dilapangan untuk memburu terduga pelaku warga Sumba tersebut”.Tegas Kapolres.

Beberapa saat kemudian keluarga korban berdatangan ke pasar Tente untuk mencari pelaku dan melakukan sweeping terhadap warga Sumba yang tinggal di sekitar pasar Tente.

Tidak hanya itu pihak keluarga korban dan masyarakat yang geram dengan perbuatan terduga pelaku melakukan pembakaran serta melakukan pengrusakan gubuk warga sumba serta sebanyak 6 unit sepeda motor di bakar.

Kapolsek Woha AKP Sudirman SH yang mendapatkan Informasi tersebut bersama anggotanya ,mendatangi tempat kejadian perkara (TKP).

Tiba di TKP Personel Polsek Woha memberikan himbauan dan pemahaman terhadap keluarga korban serta mengarahkan untuk melaporkan kejadian tersebut ke Polres Bima dan tidak melakukan tindakan main hakim sendiri dan menyerahkan kasus tersebut ke Pihak Kepolisian.

Lanjutnya Untuk sementara warga simba yang berdomisili di area pasar Tente mengungsi atau mengamankan diri di Polsek Woha dan Mapolres Bima.

Walaupun Situasi Kamtibmas terbilang cukup kondusif hingga saat ini Anggota gabungan Polres Bima dan Polsek Tente masih ditempatkan dilokasi pemukiman warga sumba – kompleks Pasar Tente. (***)

Pj Walikota Bima Lantik 57 Pejabat Fungsional, Berharap Tingkatkan Kinerja

jpn

Bimantika.net -Penjabat (Pj) Wali Kota Bima, Drs. H. Mukhtar Landa, MH mengambil Sumpah dan melantik sebanyak 57 orang pejabat fungsional di lingkungan Pemerintah Kota Bima, Rabu, 15 Januari 2025.

Pelantikan dan pengambilan sumpah pejabat fungsional ini berlangsung di Aula Maja Labo Dahu Kantor Wali Kota Bima berdasarkan Keputusan Wali Kota Bima Nomor : 800.1.3.3/64/BKPSDM/I/2025 tentang Pengangkatan Pegawai Negeri Sipil dari dan dalam Jabatan Fungsional di Lingkungan Pemerintah Kota Bima.

Pj. Wali Kota Bima, H Mukhtar menyampaikan selamat kepada seluruh pejabat yang dilantik. Ia berharap jabatan baru tersebut dapat diemban dengan penuh tanggung jawab untuk meningkatkan kinerja.

“Atas nama Pemerintah Kota Bima, saya ucapkan selamat. Semoga pelantikan ini menjadi motivasi untuk bekerja lebih baik, tingkatkan kinerja penuh tanggung jawab dan berdedikasi tinggi,” ujar Mukhtar.

H Mukhtar menegaskan bahwa jabatan yang di pikul pada hari ini merupakan tanggung jawab kita. Bukan saja kepada pimpinan didunia, namun yang paling utama kepada Allah SWT.

“Karena semua pemimpin akan dimintai pertanggung jawabannya oleh Allah SWT”, pungkasnya. (****)

Kombes Pol Rudi : Korupsi Tidak Akan Selesai Kalau APH dan Pejabat Bermain

jpn

Bimantika.net -Pemerintah Kota Bima melalui Plt. Asisten II Setda Kota Bima, Ahmad Mufrad menghadiri acara Ngobrol Santai tentang Korupsi.

Ngobrol Santai tentang Korupsi sebagai bagian dari rangkaian Peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia (HAKORDIA) 9 Desember 2024 lalu. Berlangsung di Aula kantor KSOP Kelas II Pelabuhan Bima. Rabu 15 Januari 2025.

Ngobrol santai seputar tema korupsi ini dihadiri oleh Kombes.Pol. Rudi Heru Susanto, SH, MH selaku Penyidik Madya Tingkat II Bareskrim Polri, Ketua DPRD Kota Bima, Syamsurih, SH, Kasi Intel Kejaksaan Negeri Raba Bima, kepala KSOP Kelas III Lembar, Kepala KSOP Kelas II Pelabuhan Bima, Polres Bima Kota, Kodim 1608 Bima, Kasat Pol PP Kota Bima, Kaban Kesbangpol Kota Bima dan Dishub Kota Bima.

Profil singkat Kombes.Pol. Rudi Heru Susanto, SH, MH selaku Penyidik Madya Tingkat II Bareskrim Polri ini pernah meraih peringkat terbaik I atas pengungkapan kasus Tipidkor tingkat Polres se-Indonesia pada tahun 2010 dan 2011.

Dalam pemaparan materinya, Rudi Heru Susanto, menyampaikan bahwa korupsi di negara Indonesia sudah sangat masif terjadi. Bahkan tidak sedikit pejabat, baik itu gubernur, bupati, Walikota yang terjerat kasus korupsi.

Modus praktek-praktek korupsi yang dilakukan lebih banyak terjadi pada pengadaan barang dan jasa. Ini semua imbas dari mahalnya biaya politik pasca pilkada.

“Korupsi ini mengganggu perekonomian dan menyakiti perasaan masyarakat miskin,” bebernya.

Kombes.Pol Rudi, menjelaskan, indeks persepsi korupsi di Indonesia sejak tahun 1999 hingga 2019 menunjukkan trend yang meningkat. Sesuai rilis oleh Transparancy Internasional, CPI Indonesia mengalami penurunan 4 point dibandingkan tahun 2021 dari 38 menjadi 34 point atau berada di peringkat 110 dari 180 negara.

Jika dibandingkan dengan Indexs Percepsi Korupsi (IPK) tahun 2022 yang diraih oleh negara-negara ASEAN, Indonesia berada dibawah Singapura 83 point, Brunei Darussalam 60 point, Malaysia 47 point, Timur Leste 42 point, Vietnam 42 point dan Thailand 36 point.

“Fungsi Tipikor Polri yang tersebar di 34 Polda dan 501 Polres, Dittipidkor Bareskrim Polri memiliki 3.085 penyidik yang tersebar di 34 Kepolisian Daerah (Polda),” ujarnya.

“Mari berantas korupsi mulai dari diri sendiri, lingkungan dan keluarga. Jangan korupsi, kasian anak istri karena ikut diperiksa. Karena korupsi ini tidak akan pernah selesai kalau oknum APH bermain dan pejabat bermain”, pungkasnya. (****Komdigikotabima)

Pj Walikota Bima Mukhtar Landa Apresiasi Inovasi Rutan Bima Dalam Program Pembinaan Warga Binaan

jpn

Bimantika.net -Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Raba Bima 15 Januari 2025 menggelar perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) nya dengan penuh semangat dan kemeriahan.

Acara ini tidak hanya menjadi momen peringatan, tetapi juga menandai keberhasilan kolaborasi berbagai pihak dalam mendukung program pembinaan warga binaan.

Acara tersebut dihadiri oleh Penjabat (Pj) Wali Kota Bima, Drs. H. Mukhtar Landa, MH, Wakil Ketua DPRD Kota Bima, M. Ryan Kusuma Permadi, SH, Kepala Kejaksaan Negeri Bima, serta anggota Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Kota Bima.

Dalam sambutannya, Penjabat Wali Kota Bima menyampaikan apresiasi tinggi kepada Kepala Rutan Kelas IIB Raba Bima beserta jajarannya atas dedikasi dan inovasi dalam menjalankan program pembinaan warga binaan.

Ia menegaskan bahwa program seperti ini memberikan keterampilan dan harapan baru bagi warga binaan untuk kembali berkontribusi di masyarakat.

Kepala Rutan Kelas IIB Raba Bima, Indra Sukma, dalam sambutannya, menekankan pentingnya dukungan terhadap program Asta Cita Presiden yang mengutamakan ketahanan pangan sebagai prioritas nasional.

Program ini selaras dengan akselerasi yang dicanangkan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan.

Yang bertujuan tidak hanya membina warga binaan tetapi juga mempersiapkan mereka menjadi individu yang mandiri dan produktif setelah bebas.

Program kebun rutan, yang memanfaatkan lahan seluas 5.290 m², menjadi contoh nyata keberhasilan kolaborasi dua program besar tersebut.

Kebun rutan ini tidak hanya berkontribusi pada ketahanan pangan nasional, tetapi juga memberikan pelatihan keterampilan di bidang pertanian kepada warga binaan.

Selain itu, warga binaan mendapatkan pelajaran tentang kerja keras, tanggung jawab, dan gotong royong yang menjadi bekal penting bagi masa depan mereka. Dalam sambutannya.

Kepala Rutan juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung program ini, baik dari internal maupun eksternal rutan, serta berharap program ini menjadi contoh sukses implementasi program-program nasional yang strategis.

Perayaan kali ini juga dimeriahkan dengan panen raya hasil kebun rutan, yang menjadi simbol keberhasilan program pembinaan berbasis ketahanan pangan.

Hasil panen ini tidak hanya menunjukkan kerja keras warga binaan, tetapi juga menjadi kontribusi nyata Rutan Kelas IIB Raba Bima dalam mendukung ketahanan pangan di Kota Bima.

Di akhir acara, Penjabat Wali Kota Bima menyampaikan harapannya agar Rutan Kelas IIB Raba Bima terus menjadi institusi pemasyarakatan yang inovatif dan adaptif.

Ia mengungkapkan optimisme bahwa keberhasilan program ini akan menjadi inspirasi bagi semua pihak dalam membangun Kota Bima yang lebih maju, aman, dan sejahtera.

Perayaan Hari Ulang Tahun Rutan Kelas IIB Raba Bima menjadi tonggak penting dalam perjalanan institusi ini untuk terus berkontribusi dalam pembinaan warga binaan dan pembangunan Kota Bima. (****)

Tim Kaisar Hitam Polres Bima Kota Tangkap Pengedar Narkoba Jenis Sabu

jpn

Bimantika.net -Tim Kaisar Hitam Polres Bima Kota Tangkap Pengedar Narkoba Jenis Sabu, sebuah kinerja Aparat Penegak Hukum (APH) Polres Bima Kota yang patut diapresiasi dalam hal pemberantasan tindak pidana Narkotika.

Tim yang dipimpin Katim Aiptu Abdul Hafid, S.H., ini, menangkap seorang pengedar sabu yang beroperasi di wilayah hukum Polres Bima Kota.

Hal itu disampaikan Kapolres Bima Kota AKBP Didik Putra Kuncoro, S.I.K., M.Si., melalui Kasat Resnarkoba IPTU Dediansyah, S.E., Rabu 15 Januari 2025.

Seorang pengedar narkoba jenis sabu yang berhasil diringkus pada Senin pekan ini, sebut IPTU Dediansyah, S.E., berinisial HD (44) warga Kelurahan Melayu Kecamatan Asakota Kota Bima.

Pengedar ini kata Kasat Resnarkoba Polres Bima Kota, diringkus di rumahnya saat meracik sabu yang hendak diedarkan.

Saat digeledah dengan disaksikan warga setempat, jelasnya, didapatkan sejumlah barang bukti Diantaranya, 3 plastik Klip berisi serbuk kristal diduga narkotika jenis sabu dengan berat kotor 0,93 gram, plastik klip kosong, bungkusan rokok, 3 buah sendok, kotak charger, selotip, bong, kaca, dompet, 3 buah handphone dan uang sejumlah Rp 6,1 juta lebih.

“Kini pelaku berikut barang bukti telah diamankan di Mako Polres Bima Kota guna ditindaklanjuti sebagaimana hukum yang berlaku,”pungkasnya. (****)