Bimantika net.pasca debat pasangan calon bupati dan wakil bupati Bima yang di selenggarakan oleh KPUD Bima hari sabtu tanggal 7/11/2020 di kantor DPRD kabupaten bima, kaum milenial kecamatan Bolo semakin mempererat konsolidasi sesama generasi muda intelektual yang mereka bingkaikan dalam satu wadah pemuda Milenial yang bernama “PROSA ” ( Pro Syafru – Ady) dalam pantauan langsung Koordinator Liputan Media Bimantika net. Ruma rengge di lapangan saat pasangan calon Bupati dan wakil Bupati Drs. H.Syafruddin H.M.Nur, Mpd dan Ady Mahyudi SE( Syafaad) di kecamatan Bolo minggu (8/11/2020).
Ratusan pemuda dan pemudi milienial yang bergabung bersama ribuan massa pendukung dan simpatisan syafaad bertumpah ruah di jalan yang mengkibatkan jalan negara bima – Dompu macet total sehingga membuat aparat kepolisian dari tiga kecamatan tetangga yaitu anggota polsek Madapangga, Polsek Donggo dan Polsek Soromandi ikut membantu mengamankan lalulintas.
Ketua Prosa Kecamatan Bolo Haris Najamudin saat di wawancarai oleh media ini, apakah kaum milenial terpengaruh dengan hasil debat pasangan calon atau paslon Bupati dan wakil bupati kemarin yang di selenggarakan oleh KPUD di gedung DPRD yang sempat viral di media sosial dengan jawaban singkatnya “Ganti Bupati” oleh calon Bupati H syafruddin atas pertanyaan calon bupati nomor urut satu H.Herman edison ,perubahan apa yang di lakukan oleh Syafaad ?
Ketua Prosa Haris Najamudin mengatakan ” itu jawaban yang cerdas kalau di jawab semua waktu yang di berikan tidak akan mungkin menutupi jawaban itu dan saya rasa KPU pun sudah pada tahu karena visi – misi ketiga paslon sudah di serahkan ke KPU.
Lanjutnya, bahwa berbicara ke persoalan generasi milenial yang kita bentuk di kecamatan bolo ini, lebih pada melihat dari pertama memimpin sampai akhir jabatan nya Bupati IDP ini Generasi generasi muda tidak pernah di sentuh,
“Sehingga kami generasi Milenial tersadarkan hari ini dam kamipun bentuk kelompok pemuda/pemudi milenial yang bernama Pro syafru – Ady atau di singkat “PROSA” Ujarmya.
Dan di satu sisi dengan menambah semangat kami generasi muda Bolo bahwa Aji Syafru adalah putra daerah sila/bolo.
“Maka wajib bagi kami untuk berjuang memenangkan nya sebab ini suatu keharusan bagi masyarakat bolo” tegasnta.
Masih di katakan nya bahwa kalau kecamatan bolo kalah artinya kami tidak mampu dan sekaligus kami masyarakat bolo merasa malu.
“Kami prosa bolo selalu melakukan gerilya dengan upaya agar masyarakat bolo tersadarkan karena syafaad adalah alternatif akhir sebagai wujud Bupati Bima,intinya kami prosa Ganti Bupati Syafaad lah solusinya” Demikian ujarnya (BNN_07/Ruma Rengge)

