Bimantika.net._ Hari terakhir blusukan di zona timur kecamatan Lambu (4/10/2020), Syafaad di sambut dengan histeri dan teriakan masyarakat desa soro dan melayu ini kampung “Aba Ady”
Syafa’ad menyisir dari arah utara ke selatan pantauan langsung crew Bimantika.net
Salah satu eks tim IDP, Umi Nur Rahma desa Soro mengatakan soro adalah basis Syafaad karena di sini banyak keluarga besar Aba Ady dari penaraga dan pena toi tinggal dan berdomisili di sini sehingga sulit untuk di pengaruhi oleh pasangan lain.
masih menurut Umi Nur Rahma bahwa dirinya kemarin kemarin mendukung IDP tapi setelah dirinya jalan mengempayekan buat IDP masyarakat tidak ada yg mau mengikuti arahanya.
“malah saya di buat malu dengan mengatakan bahwa IDP itu ibarat kelelawar datang pada saat musim berbuah saja setelah mendapatkan buah nya dia pergi meninggalkan kita , begitulah ucapan masyarakat sehingga saya pun ikut terpengaruh dan bergabung dengan syafa’ad” ungkapnya.

Ady Mahyudi dan Pendukungnya
Masih menurut Umi Nur hama sapaan sehari harinya mengatakan sekarang dirinya selalu mengikuti kemana aba ady berada untuk melakukan blusukan pasti dirinya ikut karena dirinya sangat kagum dengan pembawaan aba ady yang santun murah senyum serta sangat dekat dengan masyarakat.
“Insya Allah untuk kecamatan Lambu ini milik nya Syafa’ad” pungkas nya dengan serius. (BNN_07/ruma rengge sape)

