Bimantika.net,_Makin dekat hari pencoblosan Pilkada Kabupaten Bima 9 Desember 2020 makim memberikan gambaran dan peta kekuatan calon Bupati Bima petahana nomor 3 semakin kuat.
Calon Bupati Bima Petahana nomor 3 Hj. Indah Dhamayanti Putri SE (iDP) yg berpasangan dengan calon wakil Drs. H. Dahlan M. Noer, M. Pd memiliki kekuatan rakyat arus bawah yang begitu kuat.
Lebih-lebih lagi ditambah dengan dukungan para simpul pemilih, para tokoh politik lokal regional dan nsional tentu akumulasi itu adalah kekuatan politik yang maha dahsyat.
Sehingga wajar saja kekuatan itu di baca oleh relawan Pasangan Calon Bupati Bima nomor 2, Drs. H. Syafruddin H. M. Nur dan Ady Mahyudi (Syafa’ad) berbalik haluan untuk mendukung IDP-Dahlan.
puluhan orang tim Paslon Syafaad kini mulai hengkang mendukung Paslon IDP-Dahlan yang semestinya pemilihan yang tinggal menghitung belasan hari harusnya memperkuat paslon yang didukung malah hengkang dukung paslon lain.
Puluhan relawan Syafaad yang mengalihkan dukungan ke paslon petahana nomor 3, Hj. Indah Dhamayanti Putri SE dan Drs. Dahlan M. Noer M.Pd adalah relawan yang tergabung dalam Salam Syafaad Kecamatan Sape Lambu Ismadin alias Virus dan Ketua Garda Muda Syafaad Lambu, Chandra menyatakan mendukung paslon IDP-Dahlan.
Langkah keduanya juga diikuti oleh puluhan relawan lain yang tergabung dua gerbong tersebut dengan menemui langsung Cabup Bima, Hj. Indah Dhamayanti Putri SE, di pendopo pada Rabu (25/11/2020) malam.
Virus mengaku, dirinya bersama relawan Syafaad yang lainnya hengkang bukan karena pemaksaan, melainkan dari hati nurani. Sebab visi-misi yang ditawarkan paslon In-Dah berbasis program kerakyatan.
“Program-program tepat sasaran, menampung apirasi semua kalangan. Inilah menjadi penyebab kami mendukung Dinda-Dahlan,” katanya disambut tepuk tangan meriah.
Ia mengira, visi-misi perubahan yang digaungkan paslon yang didukung sebelumnya menyentuh akar rumput. Tapi faktanya hanya sebuah jargon ingin menganti Bupati dan Wakil Bupati Bima tanpa konsep.
“Kami juga tidak ingin berpolitik tanpa ide dan gagasan. Hal ini jugalah mendorong kami keluar dan mendukung Dinda-Dahlan,” tegasnya.
Hal yang sama juga disampaikan eks Ketua Garda Muda Kecamatan Lambu, Candra. Ia mengaku kedatangannya menemui Dinda-Dahlan untuk menyatakan langsung dan komitmen memenangkan Dinda-Dahlan.
“Pertemuan malam ini bukan atas dasar dipaksa dan terpaksa, tapi sesuai dengan hati nurani kami,” ujarnya. (OB/Mah/BNN_01)

