Bimantika.net
Hasil Audience yang digelar oleh Pemuda Peduli Tani Bima (PPTB) dengan Pimpinan DPRD Kabupaten Bima yang digelar dingedung utama DPRD Kabupaten Bima pada hari selasa (29/10/2019) Srpertinya tidak menemukan titik terang dan tidak ada kesepakatan yang bisa disepakati. Betapa tidak, semestinya dalam audience itu ada Seorang Kabid Tanaman Pangan, Mansyur selaku penanggung jawab langgsung sebagai kepala Bidang urusan bibit jagung justru yang hadir kepala bidang yang lain yang tidak memiliki korelasi langsung dengan problem bibit jagung, demikian Ungkap Koordinator PPTB, Sohibul Hadis.
Igen sapaan Akrab Sohibul Hadis menjelaskan bahwa sesungguhnya Mansyur sebagai Kabid Tanaman Pangan di duga kuat merubah usulan para Petani, Dari Bisi 18, NK dan Pioner ke Premium 919. Igen juga menyebutkan bahwa Kalau PPK nya di Dinas Pertanian Provinsi NTB, Tapi Kejahatan Dinas Pertanian ini merubah usulan Petani sehingga cairlah Bibit Premium selama dua tiga tahun berturut-turut. “Inilah menjadi persoalan awal dari problem bibit jagung ini” tegas Igen.

Dirinya menambahkan bahwa
hanya Dinas Pertanian Kabupaten Bima yang memberikan Premium untuk Petani.. Sedangkan Kota Bima Bisi 18, Dompu NK dan Bisi 18 Sumbawa dan seterusnya. “Hanya Dinas Pertanian Kabupatrn Bima berani bermain dengan PPK soal ini. Karna di sana Mansur terlalu nekat bahkan berani melawan Kadis. Kadis yng tidak mau tanda tangan perubahan usulan dia ancam, akibatnya saat ini Gaduh” ujar Igen dengan semangat.
Dirinyapun meminta agar itu di Bentuk Pansus agar masalahnya terang benderang. (BNN-01)

