Bimantika.net,_Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Bima Petahana, Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE dan Drs. H. Dahlan M. Noer, M. Pd (IDP-Dahlan) nomor urut 3 makin di cintai rakyat.
Terbukti saat kampanye blusukan di Desa Bugis Kecamatan Sape Kabupaten Bima pada hari Rabu (4/11/2020) rakyat Desa Bugis Kecamatan Sape tumpah ruah di jalanan hanya untuk menyambut IDP-Dahlan.
Pada kesempatan kampanye Blusukan tersebut, IDP menyampaikan bahwa Desa Bugis Kecamatan Sape adalah Lumbung Suara IDP-Dahlan saat Pilkada 2015 silam.
Sejak periode pertama, IDP Dahlan telah berbuat banyak untuk kepentingan masyarakat Desa Bugis fi antaranya Pengaspalan Hotmix Jalan desa setempat, bantuan untuk para nelayan dan pembangunan Masjid dan Musholla.
“Kami Hadir sebagai pemimpin yang sudah berbuat untuk warga, lebih-lebih warga desa Bugis Kecamatan Sapr yang sudah kami perhatikan saran Jalannya yang sudah di Hotmix dan Bantuan sarana bagi para Nelayan sudah kami Kucurkan” ungkap IDP dalam orasi politik singkatnya.
Atas apa yang sudah diperbuatnya untuk warga tersebut, IDP-Dahlan hadir untuk memohon Do’a sekaligus dukungan untuk melanjutkan periode selanjutnya sehingga pembangunan lebih maksimal lagi.
“Oleh karena itu, dengan segala yang sudah kami perbuat, dengan segala hubungan baik yang terjalin baik dengan keluarga Desa Bugis kini saatnya kami mohon Doa dan dukungan untuk melanjutkan prosesi pembangunan ini” ujar IDP.
IDP tidak lupa menyampaikan rasa terimakasih yang sangat mendalam kepada seluruh lapisan masyarakat Desa Bugis yang sudah menata Desa Bugis dengan baik, melakukan prosesi pembangunan musholla dan Masjid dengan baik.
“Hampir seluruh Masjid dan Mushola di Desa Bugis kami sudah bantu proses pembangunannya baik melalui dana APBD maupun melalui dana pribadi kami, kami juga pernah memberikan bantuan kursi dan prasarana lainnya untuk itu Kami Hadir bukan membawa janji melainkan kami hadir setelah kami berbuat dan berkarya” ujar IDP yang disambut histeris yel-yel Lanjutkan dua periode oleh warga setempat sebagi para pendukungnya. (BNN_02/ A. Haris)

