Bimantika.net,_Adanya Berita Media Online Bimantika.net yang terekspose pada tanggal 28 November dengan judul :
Pasukan Laskar Syafaad Sanggar Alih Dukungan ke IDP-Dahlan, mendapat Protes keras dari pihak Paslon Syafaad.
Dalam pemberitaan itu Maskur salah seorang warga Desa Taloko Kecamatan Sanggar Kabupaten Bima boleh dibilang dia adalah “muallaf” politik, bahkan kalimat Muallaf Politik itu keluar dari mulutnya sendiri saat Bimantika mewawancarainya di kediaman IDP pada hari Kamis Malam lalu.
Semula Maskur adalah Laskar Pendukung Paslon Syafaad Nomor urut 2 dan melihat kondisi secara keseluruhan yang merata di kabupaten Bima kini hijrah mendukung Paslon Petahana nomor 3, Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE dan Drs. H. Dahlan M. Noer, M. Pd (IDP-Dahlan).
Atas pemberitaan ini, Ketua Harian Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Bima nomor 2 Drs. H. Syafruddin H. M. Nur, M. Pd dan Ady Mahyudi (Syafaad), Herman Effendy, S. Sos, M. Ap melalui saluran WhatsApp nya keberatan atas pemberitaan tersebut karena dirinya selaku Ketua Harian Syafaad tau persis nama-nama Tim Pemenangan Syafaad yang sudah di SK kan secara legal.
Menurut Herman bahwa SyafaAd tak pernah membentuk Team Laskar se kabupaten bima sebagaimana pengakuan saudara Maskur.
“Yang ada Pasukan Baret Merah, Pasukan Baret Biru dan Pasukan Badar” Ungkap Herman.
Dalam Percakapan WhatsApp tersebut Herman Effendy menganggap bahwa pernyataan salah seorang yang mengaku sebagai Laskar Syafaad itu adalah Ilegal.
“Mungkin perlu Pak Pimpred bisa mengkonfirmasikan kepada saya sebagai ketua harian kabupaten.karna ini tak fair” tegas Herman Effendy.
Diakhir Komentarnya, Herman Effendy menyebutkan bahwa Laskar Syafaad itu Ilegal tidak tercantum dalam SK Syafaad secara resmi. (BNN_01)

