Dinsos dan BPJS Sinergi Bantu Rakyat Kota Bima

Kepala Seksi (Kasi) Perlindungan Jaminan Sosial Dinas Sosial Kota Bima, Sri Nunung Andriani, SE dan Warga Yang urus “BPJS Emergency”

Bimantika.net. Layanan Umum Untuk Warga Kota Bima terus dilakukan demi terwujudnya cita-cita luhur Pemerintahan Kota Bima di Bawah Kendali Walikota Bima, H. Muhammad Lutfi, SE (HML).

Hari ini, Jum’at (5/2/2021) pihak Dinas Sosial dan BPJS melakukan “Layanan Emergency” untuk warga masyarakat yang sedang membutuhkannya.

Kepala Seksi (Kasi) Perlindungan Jaminan Sosial Dinas Sosial Kota Bima, Sri Nunung Andriani, SE yang dikonfirmasi langsung oleh Wartawan Media Cetak dan Online Bimantika menyebutkan bahwa dirinya hari ini menerima Warga dari Kelurahan Dara dan Sambinae yang mengurus BPJS Emergency.

Nunung menjabarkan bahwa BPJS emergency itu adalah keadaan kedaruratan yang dialami secara tiba-tiba oleh warga yang membutuhkan pertolongan pada saat itu juga.

“Emergency ini bagi msyarakat sakit yang tidak bisa di tawar-tawar Kartunya keluar hari itu juga” tegas Nunung.

Menurutnya bahwa Status kedua pasien dari 2 kelurahan tersebut mengalami keracunan dan sudah di ICU RSUB Bima
Dan ada juga warga Sesak napas akut serta Kanker paru-paru.

“Mereka tak memiliki BPJS dan tak sanggup membayar, akhirnya kami merekomendasikan melalui anggaran Pemkot” ungkap Nunung.
Masih menurut Nunung bahwa Satu nyawa terselamatkan
Maka seluruh keluarganya mendoakan kami dan pemimpin kami.

“Dan pasti mereka sangat berterima kasih atas program gratis ini..
Yaa Alloh Berkat Walikota Pak H. Lutfi yang Gratiskan Layanan BPJS rakyat terselamatkan” ujar Nunung mengakhiri wawancaranya. (BNN_10/ZUL)

Ketua PGRI Kota Bima Terpilih Sebagai Kepsek Berprestasi Bidang Literasi Tingkat Nasional

Bimantika.net. Kepala SD Negeri 5 Rabangodu Utara Kota Bima, Suhardin , S. Pd. M. Si terpilih sebagai Kepala Sekolah Berprestasi
Bidang Literasi tingkat nasional tahun 2020.

Arjuna (sapaan akrabnya) setelah 300 orang siswanya mengikuti Gerakan Sekolah Menulis Buku (GSMB) tingkat nasional tahun 2020 yang dihelat oleh Komunitas Gerakan Sekolah Menulis (GSM) Indonesia.

Dan hebatnya, sebanyak 50 orang di antaranya berhasil masuk nominasi nasional. Bukan hanya Kepala Sekolahnya yang mendapat predikat sebagai Kepsek Berprestasi, tapi sekolahnya juga ditetapkan sebagai Sekolah Aktif Literasi Nasional tahun 2020.

“Alhamdulillah, kerja keras kami sejak Maret 2020 untuk mempersiapkan diri mengukuti program GSMB ini tidak sia-sia. 50 puisi yang merupakan karya terbaik siswa kami telah diterbitkan dalam bentuk Antologi Puisi dengan judul Embun Pagi Di Masa Pandemi. Ini merupakan karya monumental, karena dihasilkan pada masa pandemi. Kami justeru menorehkan karya yang luar biasa di saat orang lain sudah pesimis untuk berkarya karena pengaruh Covid-19,” ungkap arjun dalam pesan WhatsApp nya.

Menurut Ketua PGRI Kota Bima ini, raihan prestasi ini merupakan bukti nyata bahwa kinerja dan semangat kerja tim SDN 5 Rabangodu Utara Kota Bima tidak kendor, walaupun dihantam oleh badai corona. “Ini adalah hasil kerja tim yang solid, bukan prestasi satu dua orang. Saya menyampaikan rasa terima kasih yang tulus kepada segenap squad SDN 5 Rabangodu Utara, atas dedikasi dan etos kerjanya yang luar biasa ini,” kata Arjuna.

Masih menurutnya, bahwa kesuksesan yang diperoleh sekolahnya ini diharapkan menjadi inspirasi bagi sekolah lain, dan pemantik semangat bagi tumbuhnya iklim berprestasi di dunia pendidikan, serta merupakan kado terindah untuk Kota Bima yang dipersembahkan oleh siswa-siswinya. “Prestasi ini adalah hadiah untuk Kota Bima khususnya dunia pendidikan. Karena SDN 5 sudah mengharumkan nama daerah kita di kancah nasional,” pungkas organisator ulung ini. (BNN_01)

Arief Hidayat : Lengkap Alat Bukti Diajukan Termohon, Pihak Terkait dan Bawaslu

Bimantika.net. Dalam persidangan kedua gugatan sengketa hasil Pilkada Kabupaten Bima NTB, dengan pokok perkara 126 di Gedung Mahkamah Konstitusi (MK) RI, Hakim ketua Arief Hidayat memimpin persidangan, Kamis, (4/2/2021), menyatakan alat bukti diajukan Termohon, Pihak Terkait dan Bawaslu Kabupaten Bima lengkap , dan diverifikasi.

Sidang kedua tersebut, dihadiri Termohon (KPU Kabupaten Bima), diwakili kuasa hukum Arifuddin SH dan Komisioner Wahyudiansyah, SH, MH, sementara pihak terkait Paslon nomor 3 Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE dan Drs. H Dahlan M. Noer, M. Pd, diwakilkan oleh Sukirman Azis, SH, MH, sebagai kuasa hukum, sementara Bawaslu Kabupaten Bima, diwakili oleh Komisioner Taufikurahman, SH.

Dalam persidangan itu, dihadiri juga kuasa hukum termohon Paslon nomor 2 Drs. H Syafruddin, M. Noer, M. Pd dan Ady Mahyudi diwakili Maharijal dan Arifin SH.

Sidang di gedung MK yang dipantau oleh beberapa wartawan media online dan cetak melalui Live Streaming, Hakim Ketua Arief Hidayat, lebih awal meminta Termohon, untuk menyampaikan pokok-pokonya saja dan diminta untuk menyampaikan esepsi seperti yang tercantum dalam dukumen perkara. Begitupun kepada Pihak Terkait dan Bawaslu untuk menyampaikan hal pokok dan esepsi masing-masing.

Kata dia, dalam persidangan mendengarkan jawaban termohon, keterangan pihak terkait dan Bawaslu ini, pihak KPU Kabupaten Bima telah mengajukan daftar alat bukti dan alat bukti dari T1 sampai T33, sementara Paslon nomor 3 mengajukan daftar serta alat bukti berupa PT1 sampai PT10 dan Bawaslu mengajukan PK1 sampai PK33.

“Daftar alat bukti serta alat bukti diajukan Termohon, Pihak Terkait dan Bawaslu, kami nyatakan lengkap dan diverifikasi, dan saya telah mensahkannya,” jelas Hakim.

Lanjut dia, sidang pertama dan kedua sudah diselesaikan, nanti Majelih Panel akan melaporkan pada rapat putusan hakim yang dihadiri 9 orang hakim Mahkamah Konstitusi RI untuk mengambil kesimpulan dan keputusan.

“Apakah perkara bisa dilanjutkan untuk pemeriksaan saksi dan bukti-bukti lain atau dianggap selesai sehingga sehingga bisa diputuskan atau bagaimana, nanti akan diputuskan pada rapat putusan hakim,” kata dia, (MOB).

Dibawah Kendali KRPH Bolo Madapangga, Lakukan Patroli Pengamanan dan cegahan Kerusakan Hutan

Wahyudin, SH

Bimantika.net. Rabu (3/2/2021) Pihak Pamhut Madapangga Lakukan Patroli dalam rangka pengamanan dan pencegahan hutan.

Patroli pengamanan dan pencegahan kerusakan hutan tersebut dilakukan pada hari Rabu 03 Februari 2021 jam 10:30 pagi hari.

Lokasi Patroli di Desa Dena so kapinae ( KTH Sama ngawa ) kecamatan Madapangga kabupaten Bima KH Toffo Rompu RTK 65

Menurut Wahyudin, SH bahwa patroli Pencegahan kerusakan dalam kawasan hutan selalu dilakukannya untuk menjaga kerusakan hutan.

Menurutnya, Hasil kegiatan
di so kapina,e Menemukan jenis tonggk kayu tarotu satu pohon diameter keliling 150 panjang 11 m. wamba dua pohon dgn diameter keliling 80 dan 50 dgn panjang masing-masing 8 dan 6 m.

Di so boto ati petugas menemukan warga yg sedang memperbaiki pagar dgn menebeng beberapa jenis pohon luhu yg masih ukuran kecil.

Petugas juga Mengamankan 1 buah kapak sebagai barang bukti untuk di jadikan alat pemotong pohon kecil

Disi lainnya petugas patroli Memberikan pembinaan supaya tidak mengulangi lagi di kemudian hari. (tim)

Banjir Kepung Wilayah Kota Bima, Walikota Siapkan Solusi Kongkrit Kerja Sama JICA dan Bank Dunia

Kepala Bidang Ekonomi dan Infrastruktur Bappeda Kota Bima, Arif Roesman Efendi, MT, Msc

Bimantika.net. banjir mengepung Kota Bima setelah seharian penuh setelah turun hujan dengan intensitas tinggi pada hari selasa (1/2/2021)

Warga RT 02 Ranggo Kelurahan NaE, Melody mengharapkan adanya penanganan banjir oleh Pemerintahan Kota Bima secara sempurna yang melibatkan arus bawah.

“Semoga bencana banjir yang kerap menghantui kehidupan warga Kota Bima bisa teratasi dengan baik oleh pemerintah” ujar Melody.

Menurutnya bahwa saat ini warga RT. 02 yang paling banyak mengalami korban banjir mereka membutuhkan bantuan darurat.

“Warga saat ini butuhkan bantuan Darurat” ungkap pemilik nama lengkap Mulyadin.

Masih menurutnya bahwa khususnya di Lingkungan Ranggo, dirinya berencana meminta ke pemerintah Kota Bima melalui Lurah agar ujung drainase lingkungan memerlukan alat berat sehingga setiap turun hujan tidak tergenang.

“Kami pengurus RT 01 dan RT 02 memprioritaskan urusan drainase tersebut” ungkap Mulyadin yang juga sebagai Ketus RT. 02 Ranggo Kelurahan NaE Kecamatan RasanaE Barat Kota Bima.

Sementara itu, Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML) melalui tim Bappeda Kota Bima saat di wawancarai Bimantika.net memberikan berbagai solusi konkrit.

Kabid Ekonomi dan Infrastruktur Bappeda Kota Bima, Arif Roesman Efendi, MT, Msc menyampaikan releasenya bahwa
Kota Bima saat ini sedang mempersiapkan kerjasama penanganan banjir perkotaan dengan Bank Dunia melalui Program NUFREP (National Urban Flood Resilience Technical Assistance Program).

Kerjasama ini direncanakan berlangsung selama 5 tahun mulai tahun 2021.
Hari ini dilaksanakan rapat dengan Tim Teknis Bank Dunia untuk membahas dan mempertajam usulan penanganan banjir di Kota Bima. Perwakilan Kota Bima terdiri dari Bappeda Litbang, Dinas PUPR, Dinas Perkim, DLH, BPBD dan Dinas Pertanian. Tahun 2021 adalah tahap persiapan dalam rangka mempersiapkan program dan kegiatan yang akan dilaksanakan mulai tahun 2022 sampai tahun 2025.

Terdapat 3 strategi besar penanganan banjir yang diusulkan oleh Pemerintah Kota Bima yaitu: strategi pertama adalah Pengelolaan tata guna lahan di kawasan HULU untuk mengurangi puncak debit air dari daerah tangkapan air di kawasan hulu melalui pendekatan structural dan pendekatan non structural. Pendekatan structural di kawasan Hulu yang diusulkan meliputi: pembangunan embung di Ntobo, Nungga, Dodu, Lampe, Jatibaru serta Cekdam di Panggi. Sedangkan pendekatan non structural dilakukan melalui pengembangan pertanian alternative dimana didalamnya akan dikembangkan system terasering, membangun kembali kearifan lokal dalam bentuk Nteli untuk menahan sedimentasi dan pola pertanian terintegrasi antara tanaman tahunan dengan tanaman semusim serta peternakan di area-area sekitar lokasi di bangunnya embung tersebut.

Strategi kedua yaitu Memisahkan mekanisme penanganan akibat faktor banjir pluvial dan fluvial di dalam kota dengan membuat kompartemen-kompartemen drainase aman. Penanganan banjir yang di akibatkan oleh faktor banjir Pluvial (hujan setempat) diusulkan beberapa kegiatan yaitu : memperbaharui dan merehabilitasi sistem saluran drainase perkotaan antara lain: Kelurahan Penaraga, Penatoi, Lewirato, Mande, Sadia, Manggemaci, Monggonao, Santi, Nae, Pane, Paruga, Sarae, Tanjung, Dara, Melayu, Jatiwangi, dan Ule. Meningkatkan kapasitas kolam retensi,

pengerukan sedimen dan sampah pada saluran drainase serta membangun sumur resapan pada wilayah perkotaan. Sedangkan penanganan akibat Banjir Fluvial (meluapnya sungai) diusulkan Normalisasi sungai, Pengaturan sempadan sungai, Pembangunan tanggul/talud sungai. Adapun strategi ketiga adalah meningkatan kapasitas debit air di Kawasan HILIR dengan pendekatan non structural yang meiputi menyiapkan peraturan tentang pembangunan kawasan pesisir, Pengembangan ekosistem mangrove dan pengembangan sabuk hijau lainnya.

Sedangkan pendekatan structural di kawasan Hilir meliputi Membangun infrastruktur pencegah banjir rob, meliputi : pembangunan tanggul, peninggian dasar bangunan serta penataan dan normalisasi di beberapa kawasan hilir serta penataan cekungan kali Romo.

Khusus penanganan sungai padolo, melayu dan kali Romo akan dilaksanakan melalui kerjasama dengan JICA dan BWS Dalam rapat teknis tadi juga disepakati beberapa tindaklanjut antara lain menjadikan Taman Ria sebagai Taman Multi Guna yang tidak hanya berfungsi sebagai kolam retensi tapi juga memiliki fungsi lain secara ekonomi dan social budaya.

Disamping itu juga Kota Bima agar menyiapkan data dan informasi dalam rangka penyusunan Green book (buku hijau) yang akan disusun oleh kementrian PUPR. bahwa NUFREP Bank Dunia akan menyediakan tenaga ahli yang akan turun langsung ke Kota Bima untuk mendukung penyiapan kerjasama ini yang berbasis pada pendekatan green infrastructure dan nature base solution. (BNN_01)

Pencanangan Vaksinasi Covid-19 Dimulai, Pemkab Bima Targetkan 294.181 Penerima

Bimanntika.net, Pencanangan Vaksinasi Covid-19 tingkat kabupaten Bima berlangsung Selasa (2/02/2021) di aula Kantor Bupati Bima mengikut sertakan unsur pimpinan daerah, TNI/POLRI, tenaga kesehatan pelayanan Puskesmas dan perwakilan organisasi profesi.

Bupati Bima yang diwakili Sekretaris Daerah Drs. H.M. Taufik, HAK, M.Si dalam arahannya mengatakan bahwa Vaksinasi COVID-19 ini penting untuk menurunkan laju penularan pandemi dan mengurangi jumlah warga yang terpapar.

Menurutnya, Vaksin Covid lakukan agar kehidupan masyarakat dapat kembali normal, disamping pada saat yang sama untuk memperkuat dan melindungi sistem kekebalan tubuh”.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bima yang diwakili Pelaksana Tugas Sekretaris Dinas Rifai S.Sos,. M.Ap mengatakan bahwa pada pelaksanaan Vaksin melibatkan tenaga 105 orang vaksinator yang merupakan tenaga kesehatan dari 21 Puskesmas yang sudah mengikuti pelatihan.

“Untuk pelaksanaan vaksinasi di Kabupaten Bima dengan target keseluruhan 294.181 orang penerima vaksin, dengan rentang usia antara 18-59 tahun, dari jumlah tersebut 3.000 tenaga kesehatan ditargetkan selesai dalam 1 bulan. Sedangkan pejabat publik, ASN, TNI/POLRI, guru, pelaku ekonomi dan masyarakat umum dituntaskan hingga bulan Maret mendatang”. Terangnya.

Ditambahkan Rifai, setelah vaksin tahap I akan dilanjutkan dengan vaksin Tahap II yang akan berlangsung tanggal 16 Februari 2021 mendatang. Dirinya mengharapkan agar masyarakat tidak takut menerima vaksin tersebut karena aman dan halal berdasarkan rekomendasi Badan POM dan Majelis Ulama Indonesia.

Terkait pelaksanaan Vaksinasi di Kabupaten Bima, Dinas Kesehatan bekerjasama dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Kabupaten Bima dengan menggunakan aplikasi Primary Care (P-Care) untuk pelayanan vaksinasi Covid-19.

Aplikasi tersebut berfungsi untuk proses registrasi, screening, hingga pemberian vaksin. Masyarakat yang sudah terdaftar pada aplikasi P-Care dan ada pada Data Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KCPEN) dapat menjadi penerima vaksin SINOVAC tersebut katanya.

Pencanangan vaksin ditandai dengan vaksinasi aparat POLRI kepada Wakapolres Kabupaten Bima Kompol Edi Susanto, S.Sos dan Dandim 1608/Bima yang diwakili Kapten Seninot Sribakti. (BNN_01)

Warga Mande Berterimakasih Pada Walikota HML Atas Dibangunnya Jembatan

Proses pembangunan jembatan gantung kelurahan Mande

Bimantika.net. Sejumlah Warga Kelurahan Mande Kecamatan Mpunda merasa berterimakasih pada Walikota Bika H. Muhammad Lutfi, SE (HML) atas dedikasinya dalam membangun khususnya di kelurahan Mande.

Salah seorang Warga setempat, Midun, S. Pd pada Media Bimantika menyenutkan bahwa hari ini warga Kelurahan Mande bersyukur atas dibangunnya fasilitas umum okeh Walikota HML.

Menurut Midun bahwa Masyarakat Kelurahan Mande Kecamatan Mpunda Kota Bima segera menikmati pembangunan Jembatan Gantung yang dikerjakan oleh Dinas PUPR Kota Bima buah dari Janji Politik Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE pada Pilkada 2018.

“Ini adalah bentuk tanggung jawab Walikota HML dalam merealisasikan janji politiknya pada warga Mande saat Pilkada 2018 lalu” ungkap Midun.

Masih menurutnya bahwa
Dimulainya Pembangunan Jembatan Gantung yang sedianya merupakan Janji Politik Pemerintahan sebelumnya, kini 2 tahun Pemerintahan Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE jembatan tersebut bisa dinikmati oleh masyarakat, untuk mempermudah akses kebutuhan masyarakat sehari-hari.

Jembatan yang menghubungkan 2 kelurahan tersebut, antara Kelurahan Mande dan Kelurahan Sadia mulai dikerjakan Februari 2021, nampak Lurah Mande turut mengawasi berjalannya pembangunan Jembatan Gantung tersebut. (BNN_01)

Ketua PGRI Kota Bima Sebut Walikota HML Sang Pemimpin Responsif dan Aspiratif

Ketua PGRI Kota Bima, Suhardin, M. Si

Bimantika.net. Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kota Bima Suhardin M.Si memberikan apresisi yang mendalam atas langkah Walikota Bima H.M. Lutfi SE (HML) mendefinitifkan sejumlah Kepala Sekolah SDN maupun SMP baik yang berstatus Pelaksana Tugas (Plt), Pelaksana Harian (Plh) maupum yang status kepseknya kosong.

“secara kelembagaan saya selaku Ketua PGRI Kota Bima sangat mengapresiasi Wali Kota Bima, karena telah merespon desakan PGRI untuk segera mengisi beberapa Kepala Sekolah yang kosong. Buktinya hari ini beliau (Wali Kota Red) melakukannya,” Demikian ungkap Suhardin saat di konfirmasi melalui saluran WhatsApp nya pada hari senin (1/2/2021)

Mantan Wakil Ketua DPD KNPI era 2003 inipun menuturkan bahwa PGRI selama ini memberikan masukan pada Walikota Bima guna memenuhi urusan tersebut

“Ini adalah langkah maju dan strategis sehingga geliat dunia pendidikan pun terus melaju dan walikota HML benar-benar pemimpin yang responsif dan aspiratif, yang menghargai saran dan masukan dari stakeholders seperti PGRI,” ungkap Arjuna Sapaan akrab Ketua PGRI Kota Bima ini.

Menurut Arjun bahwa sebelumnya PGRI melakukan desakan pada Walikota semata-mata sebagai bentuk kemitraan. Baik mitra strategis sekaligus mitra kritis-konstruktif dengan Pemerintah Kota Bima.

“Dengab devinitifnya beberaapa kepsek yang plt dan terpenuhinya beberapa Kepala Sekolah yang sebelumny kosong, maka sedikit mengurangi problematika di dunia pendidikan khususnya yang terkait demgan kekosongan kepemimpinan. Karena memang kekosongan Kepsek, sangat berdampak pada terhambatnya Manajemen Peningkatan Mutu Pendidikan Berbasis Sekolah,” terangnya melalui WA.

Arjun dalam pesan WhatsApp nya memberikan ucapan terimkasih yang sangt mendalam kepada Walikota HML, atas respon cepat atas masukan kami dari PGRI.

“Intinya kami PGRI selalu mendukung semua kebijakan Pemerintah Kota Bima dalam menyejehterakan masyarakat Kota Bima, terutama dunia pendidikan. Dan selalu mensuport dan memberikan saran, termasuk kritik konstruktif,” demikian pesan WhatsAppnya. (BNN_01)

32 Sertifikat Tanah Milik Pemkab Bima Di Terima Bupati IDP

Bimantika.net. Sebanyak 32 sertifikat Tanah milik Pemerintah Kabupaten Bima (Pemkap Bima) diterima Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri SE, (IDP) dari Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Bima.

Serah terima sertifikat tersebut berlangsung pada hari senin ( 1/2/ 2021), di Ruang Rapat Utama Kantor Bupati Bima.

Sertifikat tersebut diberikan secara simbolis oleh Kepala BPN, Moh Gholib Syaifudin, A.Ptah. Untuk Desa Kananta, Kecamatan Soromandi 10 Bidang, Desa Sai 18 bidang dan Desa Mandala, Kecamatan Wera 4 Bidang.

Turut hadir pada penyerahan tersebut Asisten III Setda Bima, Drs H Arifuddin HMY, Kabag Umum Setda Bima Kasmir S.Sos, Kabag Tatapem Setda Bima Drs. H Masykur dan sejumlah pejabat dari BPN sendiri.

Bupati Umi Dinda sangat mengapresiasi dan berterima kasih atas dukungan dan support BPN terhadap tugas Pemerintah Kabupaten Bima.

Tentunya, kata Bupati, Bagian Tatapem yang menangani Bidang Aset dan Bagian Hukum, tetap saling berkoordinasi. Membina kemitraan yang baik, sehingga tata kelola aset yang selama ini menjadi kendala dapat diselesaikan.

Menurut Bupati Bima terpilih tersebut, bukti kepemilikan aset dengan diterbitkan sertifikat sangat penting. Karena hingga kini banyak orang yang berusaha mengclaim aset milik pemerintah. Terutama pemain-pemain lama, yang mengetahui kepemilikan aset atau sertifikat.

‘’Sekali lagi, atas nama pemerintah saya mengucapkan terima kasih sudah mensupport Pemerintah Kabupaten Bima,’’ungkap Umi Dinda sapaanya.

Bupati berharap, kedepannya akan lebih banyak yang bisa dirumuskan bersama. Dan apa yang kita laksanakan hari ini akan bermanfaat dan tercatat dalam masa kerja kita semua.

“Sehingga mampu mengagendakan, untuk menerbitkan kembali sertifikat bagi aset-aset yang sudah terdata, yang selama ini dinilai bermasalah Pasca terbakarnya eks Kantor Bupati Bima,” pungkas ibu dua anak ini.
Sementara itu, Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Moh Gholib Syaifudin, mengaku tugas mereka di Kabupaten Bima cukup tinggi dan sedikit kendala karena Covid-19.

Kata dia, tanah tersebut telah diproses melalui Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) Tahun Anggaran 2020.

Menurut Gholib, pada tahun 2018, pihaknya telah menyelesaikan PTSL sebanyak 17.500. Tahun 2019 sebanyak 20.000 dan untuk tahun 2020 direncanakan sebanyak 17.500.

‘’Semuanya sudah selesai, tinggal disampaikan ke masyarakat,’’ungkapnya.

Gholib berharap, Bupati Bima beserta jajaran dapat membantu untuk mensosialisasikan sampai ke desa-desa. Karena masyarakat sangat membutuhkannya.

“Kemitraan Pemkab Bima dengan BPN, diakui Gholib, sangat Strategis,”harapnya. Ia berharap dapat berjalan dengan baik, dan dukungan Bupati Bima moril maupun spiritual menjadi penentu sesuai tema BPN dengan zona integritasnya. (BNN_01)

Walikota HML Tinjau Pasar Tradisional Penaraga, Nampak Keakraban Pemimpin Dengan Rakyatnya

Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML) sedang berbincang dengan pedagang Pasar tradisional Penaraga

Bimantika.net. Walikota Bima, H. Muhammad Lutfi, SE (HML) memiliki gaya kepemimpinan yang sangat merakyat. Dialam pikirnya HML bahwa urusan hajat hidup orang banyak adalah prioritas utamanya sehingga dirinyapun tidak ingin membiarkan waktu begitu saja tanpa harus melihat langsung geliat warga yang dipimpinnya.

Hari ini Sabtu (30/1/2021) Walikota HML didampingi Ketua DPRD kota Bima Alfian Indrawirawan, S. Ip, atau yang biasa disapa Dae Pawan, ,kadis Koprindag, Ketua Tim Penggerak PKK Hj. Elly Alwainy melakukan kegiatan peninjauan secara langsung geliat warga pelaku pasar tradisional Penaraga Kota Bima.

Kegiatan peninjauan yang filakukan oleh Walikota HML ini secara tiba-tiba dan tidak ada dalam jadwal tentatif sehingga warga pelaku pasar dikagetkan dengan kedatangan orang nomot satu di Kota Bima tersebut.

Terlihat dengan jelas keakraban HML dengan warga pelaku pasar tradisional tersebut sehingga sesekali walikota HML berbincang santai dengan para pedagang.

Ada pesan moral yang disampaikan oleh Walikota HML saat melakukan peninjauan tersebut yakni memberikan support pada pelaku pasar tradisional untuk lebih meningkatkan lagi kualitas dagangan mereka.

Walikota HML duduk dengan Ketua DPRD Kota Bima Dae Pawan di salah satu lapak Pasar Tradisional Penaraga

Walikota HML yang dikonfirmasi langsung oleh Pimpinan Redaksi Media Online Bimantika.net menyebutkan bahwa dirinya akan selalu memberikan support pada seluruh rakyat yang dipimpinnya melalui berbagai program pemberdayaan.

Pelaku pasar adalah salah satu yang dirinya prioritaskan dalam membangun geliat perekonomian arus bawah sehingga dirinya mengharapkan pada pelaku pasar tradisional selalu meningkatkan kualitas barang dagangannya.

“Para pedagang diharapkan menjual makanan khas Bima dan kuliner yg berkualitas sehingga disana ada perbedaan dgn pasar jajan lainnya” ungkap Walikota HML.

Di samping itu, Walikota HML berharap di era Millenial ini para pedangan kuliner tradisional tersebut mampu mengikuti perkembangan zaman yang serba canggih saat ini, sehingga bisa memasarkan secara online. (BNN_01)