Kecelakaan Tunggal di Tanjakan Desa Beringin Jaya, Pekat. Satu Orang Meninggal Dunia

Bimantika.net Nasib tragis menimpa Sulaiman alias Boris (30) asal Moyo, Sumbawa Besar, menjadi korban saat terjadi kecelakaan tunggal akibat Kendaraan Somel yang dikendarainya bersama M. Ilyas (Supir), terjungkal di Desa Beringin Jaya Kecamatan Pekat, Dompu, Selasa (30/3/2021) sekira pukul 15.45 Wita.

Menurut Paur Subbag Humas Polres Dompu Aiptu Hujaifah bahwa Korban mengalami luka serius di bagian kepala hingga dinyatakan meninggal oleh petugas medis di Puskesmas Calabai. Sementara kecelakaan nahas itu terjadi diduga rem Kendaraan Somel tidak berfungsi (blong).

Berdasarkan keterangan yang dihimpun petugas dari M. Ilyas, Supir Somel, ia bersama korban berangkat dari Desa Pekat menuju Desa Sorinomo menggunakan Kendaraan Somel untuk mengolah kayu.

Saat melintas di turunan Desa Beringin Jaya, kendaraannya tiba-tiba mengalami rem blong. Menyadari hal itu, M. Ilyas sempat beberapa kali teriak menyuruh korban untuk meloncat. Sayangnya, korban tidak menghiraukannya.

Lagi-lagi M. Ilyas berusaha mengendalikan laju, tapi gagal sampai akhirnya kendaraannya keluar dari badan jalan dan terjungkal.

Saat itu, supir berhasil keluar dari kendaraan. Namun, sayangnya korban malah tersangkut dan terseret hingga terjatuh bersama kendaraan.

Seketika itu, warga setempat datang memberi pertolongan sekaligus mengevakuasi korban ke Puskesmas Calabai. Sebagian warga menghubungi Polsek Pekat melaporkan kejadian.

Mendapat laporan warga, Kapolsek Pekat, Ipda Muh. Sofyan Hidayat, S.Sos memerintahkan personilnya untuk terjun ke lokasi kejadian dan mendatangi Puskesmas untuk mengetahui kondisi korban.

Sayangnya, setiba di Puskesmas korban tidak dapat dinyatakan meninggal dunia mengingat luka serius di bagian kepala dan pendarahan hebat di bagian telinga korban.

Menindaklanjuti hal itu, petugas lantas bergegas menghubungi pihak keluarga agar menjemput jenazah korban. Sementara Kendaraan Somel kini telah diamankan di Mapolsek Pekat untuk diperiksa lebih lanjut. (hpd//bmm//01)

Kabag OPA Sebut Tak Ada Problem Urusan Tukin ASN Pemkot Bima, Kepala DPPKAD Enggan Berkomentar

Bimantika.net Ketua Pengurus Cabang Ikatan Sarjana Nahdatul Ulama (PC. ISNU) Kota Bima, M. Ardiansyah, ST menyayangkan sikap dan statemen Anggota DPRD Kota Bima yang dinilainya tidak memahami secara utuh tupoksi Dewan dan Pemerintahan secara menyeluruh.

Menanggapi pernyataan Anggota Komisi I bidang pemerintahan DPRD Kota Bima utusan PBB, terkait masalah keterlambatan pembayaran tukin/TPP, disini Ardiyansyah melihat ada komunikasi yang kurang bagus antara pihak eksekutif dan legislatif.

“Menurut pendapat saya, Seharusnya sesuai dengan tupoksinya, pihak DPRD dalam hal ini komisi I bisa langsung memanggil pihak eksekutif untuk mempertanyakan kenapa keterlambatan itu bisa terjadi, apa yang menjadi kendalanya, bukan membuat pernyataan dimedia yang bisa menimbulkan polemik dan kesalahpahaman publik”. Ungkapnya.

Ardiyansyah menilai juga bahwa Pernyataan ini seakan memberi stigma pada publik bahwa pihak eksekutif tidak profesional dalam bekerja sehingga keterlambatan ini terjadi,

“padahal mungkin saja keterlambatan ini ada kaitannya dengan proses rekofusing anggara yang mungkin belum selesai atau ada sebab lain” tegasnya.

Ardiyansyah sebagai ketua PC ISNU kota bima, lewat pernyataan ini meminta dengan hormat kepada pihak eksekutif untuk memberikan perjelasan kepada pihak legislatif terutama komisi I dan kepada kami masyarakat kota bima apa yang menjadi kendala terkait masalah tukin ini.

dan juga kami meminta dengan hormat kepada pihak legislatif agar memanggil pihak eksekutif untuk memberi penjelasan terkait permasalah kebijakan pemerintah dan kebutuhan masyarakat sebelum memberikan pernyataan dimedia agar tidak menjadi polemik ditengah masyarakat.

“Jangan sampai keterlambatan pembayaran tukin ini berujung kepada tidak maksimalnya pelayanan publik dari aparat birokrasi pemerintah kepada masyarakat” ujarnya.

Kepala Bagian OPA Setda Pemkot Bima, Ihya Ghazali, S. Sos yang dimintai tanggapannya mengungkapkan bahwa sesungguhnya secara internal Pemkot Bima sudah tidak ada kendala dalam hal Tunjangan Kinerja karena semua sarat administrasi sudah dilakukan sebaik mungkin.

Gozil sapaan Akrab Kabag OPA Pemkot Bima menguraikan bahwa urusan tukin ASN Pemkot Bima sudah sejak lama diusulkannya melalui Surat persetujuan kementrian dalam negeri, input data TPP serta surat validasi pada kementrian dalam negeri.

“Kita sudah memenuhi semua apa yang menjadi sarat mutlak dari Kemendagri tersebut, sehingga secara keseluruhan tidak mengalami kendala” ujar Gozil.

Sementara Kepala DPPKAD pemkot Bima Drs. Zainudin yang dikonfirmasi Media Cetak dan Online Bimantika yang di hubungi Via Phone selulernya walau nada dering berbunyi namun tidak mengangkat Handphone nya. (BMM/01)

Rumah Cinta Kota Bima Datangi Warga Tak Mampu Serahkan Bantuan

Bimantika.net Ruman Cinta Kota Bima salah satu Bentukan Dinas Sosial Kota Bima terus bergerak melakukan Aksi-aksi sosialnya membantu masyarakat yang secara strata sosial ekonomi tidak mampu.

Rumah Cinta Kota Bima yang di Ketuai oleh Kepala Seksi Kesejahteraan Masyarakat Dinas Sosial Kota Bima Nunung Andriani, SE, dan Irmansyah .S. Pd sebagai Sekretaris, serta Uminati ,SH sebagai bendahara Dari rumah ke rumah antar kelurahan para relawan sosial ini melakukan pemberian bantuan kepada sejumlah warga yang dianggap sangat membutuhkan berupa Sembako dan Mie Instant.

Menurut Ketua Rumah Cinta Kota Bima, Nunung Andriani, SE bahwa Sadar akan dirinya yang mengurus urusan kesejahteraan masyarakat maka aksi peduli sosial pun dilakukannya atas kesadaran dirinya dan temannya.

“Alhamdulillah tadi mendatangi warga Di oi fo’o dan Dodu sama di Lapangan pahlawan, kami lakukan aksi Atas koordinasi dengan Ketua TP PKK Kota Bima Hj. Ellya Alwaini secara pribadi pula
umi Elly memberikan Bantuannya” Ungkap Nunung.

Dirinya menyebutkan juga bahwa kegiatan semacam ini akan terus menerus dilakukannya karena Bukan tentang seberapa banyak yang bisa kita berikan, akan tetapi tentang seberapa sering mata, telinga,tubuh kita dapat melihat ,mendengar, merasakan bergerak hati untuk ketidakberdayaan manusia lain.

“Aksi sosial terus akan kami lakukan sepanjang kami diberi rezeki oleh Allah SWT dan Jangan pernah berhenti memberi” ungkap Nunung.

Diakhir Wawancaranya Nunung menegaskan bahwa Rumah Cinta Kota Bima akan melakukan upaya-upaya riil baik di Dinas Sosial Kota Bima maupun Dinas Sosial Propinsi NTB untuk mendatangkan bantuan demi bantuan untuk rakyat tidak mampu.

“Rumah Cinta Lakukan semua itu untuk membaktikan diri kita untuk mengurus rakyat yang memerlukan bantuan dari kita” ujarnya (BMM//01)

Polres Dompu Gelar Vaksinasi Drive THRU Terhadap Lansia Dari Unsur TNI-Polri

Bimantika.net Sebagai bentuk kepedulian sekaligus membantu mempercepat penanganan pandemi Covid-19, Polres Dompu menggelar kegiatan Vaksinasi Drive THRU untuk pertama kali dilaksanakan di Wilayah Hukum Polres Dompu, Selasa (30/3/2021) sekira pukul 08.00 Wita.

Paur Subbag Humas Polres Dompu Aiptu Hujaifah menyebutkan bahwa kegiatan ini merupakan terobosan (inovasi) baru dalam memberikan pelayanan vaksinasi terhadap masyarakat. Namun, kali ini sasaran Vaksinasi Drive THRU baru diberikan pada Lansia kategori Pensiunan TNI dan Polri di Kabupaten Dompu.

Dalam pelaksanaannya, vaksinasi covid-19 Drive THRU diikuti tidak kurang dari 30 orang. Termasuk yang lolos skrining sebanyak 24 orang. Sedangkan 6 orang ditunda karena tekanan darah tinggi, purnawirawan 4 orang, lansia 20 orang.

Kapolres Dompu AKBP Syarif Hidayat, SH, S.I.K dalam kesempatan tersebut mengatakan, bahwa inovasi ini bertujuan untuk melakukan percepatan pelaksanaan vaksinasi yang lebih nyaman tanpa mengesampingkan keamanan.

“Sesuai arahan pemerintah, pelaksanaan Vaksinasi dapat dilakukan dengan 4 cara, antara lain, dengan Fasilitas Kesehatan, Institusi, Masal, dan Drive THRU,” ungkap Kapolres.

Lanjut Kapolres, kegiatan Vaksinasi Drive THRU ini pertama kali dilakukan di Provinsi NTB, khususnya di Kabupaten Dompu.

“Kita sudah kedatangan Batalyon Vaksinator TNI-Polri Provinsi NTB yang akan melakukan vaksinasi sesuai petunjuk dari Kapolda NTB,” jelas Kapolres.

Lebih lanjut, dari petunjuk yang diberikan oleh Kapolda, menghimbau agar pelaksanaan Vaksinasi Drive THRU harus tetap mengedepankan SOP yang berlaku.

“Oleh karena itu perlu memperhatikan dari aspek keselamatan dan keamanan. Lebih-lebih menghindari hal-hal yang dapat menimbulkan kemacetan lalu lintas di sekitar lokasi,” terang Kapolres.

Kapolres berharap, layanan Vaksinasi Drive THRU ini, semoga dapat menjadi solusi sekaligus motivasi bagi masyarakat agar dapat bersama-sama mencegah memutus mata rantai penyebaran pandemi Covid-19.

Turut hadir dalam kegiatan ini, Bupati Dompu, Kader Jaelani, Ketua Pengadilan Negeri Dompu Mukhlasuddin, SH, MH., Dandim 1614 Dompu diwakili Pasi Pers Kapten Rusdi.

Tampak pula, Kepala Dinas Kesehatan Kab. Dompu Hj. Iris Juwita S.Km, M.Kes, Kepala BPBD Dompu M. Jufri, ST, M.Si., Kepala Puskesmas Dompu Kota Dewi Laila Mahligai Putri, S.ST, M.Kes, serta Plt Camat Dompu H. Khalik, SE.

Senada dengan penyampaian Kapolres, Bupati Dompu, Kader Jaelani, memberi apresiasi atas kelancaran dan terlaksananya kegiatan. Bupati berharap, dengan adanya kegiatan ini, masyarakat umumnya di Kabupaten Dompu, bebas dari penularan Covid-19.

“Kita semua berharap, Vaksinasi Drive THRU ini, dapat membantu menuntaskan pelaksanaan Vaksinasi di Provisi Nusa Tenggara Barat (NTB) khusunya di Kabupaten Dompu,” sambut Bupati.

Kembali pada Kapolres, pihaknya akan terus mendorong dan berkoordinasi dengan semua pihak, agar dapat bersinergi dengan toga, toma, toda dan lainnya, agar langkah penanganan Covid-19 ini segera tuntas, sehingga aktifitas dapat kembali normal (hpd//bmm//01)

Pemkot Bima Raih Gelar Dari BP2MI, Bukti Nyata Walikota HML Berpihak Pada Pekerja Migran

Bimantika.net Pemerintah Kota Bima dibawah kendali Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML) mendapat penghargaan dari pihak Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI)

Atas Piagam Penghargaan yang di tandatangani langsung oleh Kepala BP2MI Beny Rhamadan tersebut adalah bukti nyata akan keberpihakan Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML) pada seluruh Pekerja Migran asal Kota Bima.

Rapat Koordinasi Terbatas Sosialisasi Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2017 oleh Kepala Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI), Wakil Gubernur NTB, Bupati/Walikota se Nusa Tenggara Barat yang dirangkaikan dengan Penyerahan Piagam Penghargaan dari BP2MI kepada Walikota Bima sebagai Kota yang telah menganggarkan pelatihan dan sertifikasi kompetensi kerja bagi calon pekerja migran Indonesia. Berlokasi di Gedung Graha Bakti Praja Kantor Gubernur NTB Mataram (30/3/2021)

Dari 10 Kab/Kota di Provinsi NTB, hanya 2 Kabupaten/Kota yang menerima penghargaan dari Kepala BP2MI sebagai Kota yang telah menganggarkan pelatihan dan sertifikasi kompetensi kerja bagi calon pekerja migran Indonesia, pertama Kota Bima, dan kedua Kabupaten Dompu. (BMM//01)

Kebakaran SMU Kosgoro, 2 Lokal Bangunan Hangus Terbakar

Bimantika.net Sebanyak 2 lokal bangunan, terdiri dari 1 (satu) bangunan dua lantai beserta 1 (satu) unit Rumah Penjaga di Sekolah Menengah Umum (SMU) Kosgoro, Kelurahan Bali I, Kecamatan Dompu menjadi sasaran amukan si jago merah, Selasa (30/3/2021) sekira pukul 03.30 Wita.

Menurut Paur Subbag Humas Polres Dompu Aiptu Hujaifah bahwa Api yang dengan cepat menjalar di kedua bangunan, praktis menghanguskan barang hingga peralatan penting di dalamnya. 2 Mobil Tangki dikerahkan hingga kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

Kapolsek Dompu, Ipda I Kadek Suadaya Atmaja, S.Sos., dalam keterangannya mengungkapkan, awalnya Ibu Sumarni, istri penjaga sekolah, terbangun dari tidurnya lantaran merasakan hawa panas menyosor ke kamarnya.

“Ternyata kebakaran,” ungkap Kapolsek.

Lanjut Kapolsek, sadar api sudah meluas dan membesar, ia bergegas sambil menangis berteriak minta tolong.

Sesaat kemudian, warga berdatangan dan langsung berupaya membantu memadamkan api. Namun, api tidak mampu dipadamkan hingga harus meminta pertolongan didatangkan Mobil Pemadam Kebakaran (Damkar).

Sekitar pukul 03.40 Wita, Security Pegadaian cabang Dompu, Ardiansyah yang saat itu tengah piket Jaga melaporkan kejadian nahas itu ke Anggota Polsek dan Dinas Pemadam kebakaran Dompu untuk segera mengirim bantuan ke lokasi.

Selanjutnya, 1 (satu) unit mobil Dinas Damkar, juga dibantu 1 (satu) Unit Mobil Tangki milik BNPB Kabupaten Dompu berhasil diterjunkan, sampai akhirnya api dapat dipadamkan.

Kebakaran yang melanda 2 lokal bangunan SMU Kosgoro itu, mengakibatkan kerugian mencapai 500 juta rupiah, terdiri dari, 1 unit Rumah Penjaga SMU Kosgoro beserta isinya, 1 unit mobil Pickup Toyota Kijang, 1 set Alat Perlengkapan Pernikahan beserta Terop.

Di samping itu, 1 (satu) ruangan Laboratorium Komputer beserta isinya juga tidak luput dari sasaran ganasnya amukan api serta 1 unit mesin Bor yang di tempatkan di antara salah satu bangunan.

Hingga sekira pukul 06.58 wita, Anggota Inavis Sat Reskrim Polres Dompu melakukan olah TKP. Di lokasi juga telah dipasang Police Line untuk mencegah pengunjung agar mudah dilakukan penyelidikan terkait penyebab kebakaran.

“Namun, dugaan sementara kebakaran terjadi, diakibatkan oleh hubungan arus pendek listrik,” pungkas Kapolsek. (hpd//bmm//01)

Antisipasi Ancaman Terorisme, Polsek Woja Gandeng Brimob Gelar Patroli

Bimantika.net Sebagai bentuk antisipasi timbulnya ancaman aksi teror berkelanjutan, Polres Dompu melalui Polsek Woja mengerahkan personilnya untuk melakukan patroli pengamanan tempat-tempat yang dianggap vital, Senin (29/3/2021) sekira Pukul 10.Wita.

Menurut Paur Subbag Humas Polres Dompu Aiptu Hujaifah bahwa Patroli tersebut juga melibatkan satuan Brimob Kompi II Batalion C Pelopor Dompu, usai melakukan Operasi Yustisi Penegakkan Hukum Protokol Kesehatan, di depan Mapolsek Woja pagi tadi.

Kapolsek Woja, Ipda Abdul Haris menjelaskan bahwa patroli gabungan itu dimaksudkan untuk menjaga dan mengantisipasi timbulnya gangguan keaamanan dan ketertiban seperti Aksi Teror Bom di Makassar baru-baru ini.

Kapolsek mengatakan, beberapa titik seperti terminal, pasar, persimpangan, bahkan tempat ibadah tak luput dari penyisiran.

Pada kesempatan tersebut, selain patroli pengamanan, anggota tidak lupa menghimbau warga agar bersama-sama mencegah tindak pidana terorisme khususnya di wilayah hukum Polres Dompu.

Warga juga diingatkan tidak hanga terkait terorisme, melainkan juga terkait ancaman penyebaran Covid-19 yang mana virus mematikan itu masih perlu pencegahan dan penanganan yang serius.

Mengenai ancaman keamanan sebagaimana dimaksud, pihaknya terus berupaya membangun koordinasi pihak terkait, terutama terhadap toga, tomas, toda dan LSM serta melakukan monitoring terhadap perkembangan situasi. (hpd//bmm//01)

GP Ansor Kota Bima Kutuk Keras Bom Bunuh Diri di Makassar

Bimantika.net Gerakan Pemuda (GP) Ansor dan Banser NU Kota Bima mengutuk keras serangan bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar yang terjadi pada Minggu 28 Maret 2021 pagi.

Ketua GP Ansor Kota Bima Rafi’in M. Rum mengatakan, kejadian keji tersebut telah mencederai rasa kemanusian dan juga persatuan Bangsa Indonesia. Bahkan, akibat dari serangan tersebut sejumlah warga mengalami luka-luka.

“Selain itu juga dapat merusak upaya kerukunan antar umat beragama yang terus digalakkan oleh pemerintah dan masyarakat,”

Menurutnya, peristiwa bom bunuh diri tersebut memberikan dampak psikis bagi warga sekitar, ditengah Bangsa Indonesia yang kini tengah berjuang melawan pandemi Covid-19.

“Tentu saja tindakan seperti ini dapat menambah penderitaan terutama para keluarga korban, dan bisa memunculkan tekanan psikis dalam bentuk terganggunya rasa aman, rasa tenteram hubungan antar umat beragama,”

Rafi’in pun mendorong pihak kepolisian untuk segera mengungkap motif dan juga dalang dari aksi keji ini. Sedangkan untuk masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh berita-berita di media sosial yang belum jelas kebenarannya.

“Masyarakat diimbau juga tidak ikut membangun opini yang hanya berdasar asumsi pribadi yang malah dapat memperkeruh suasana. Semuanya kita percayakan atau serahkan kepada aparat kepolisian yang sedang menanganinya,” (bmm//01)

Pasca Bom Gereja Katedral Makassar, Polri Tangkap Beberapa Orang di Bima NTB

Bimantika.net Pasca bom bunuh diri yang terjadi di depan gereja katedral Makasar pada Minggu 28 Maret sekitar pukul 10.30 Wita.

Mengakibatkan 14 orang luka-luka, dan dua orang meninggal dunia.

Sementara dari hasi olah TKP di lapangan setelah temukan potongan tubuhnya, sehingga bisa dikenali korban tersebut adalah pelaku.

Baru dikathui jaringan yang terlibat dalam aksi tersebut.

Hal ini yang disampaikan oleh Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang dikutip melalui siaran langsungnya Kompas TV pasca peristiwa itu terjadi, mengatakan bahwa polisi menangkap 4 orang tersangka jariangan Jamaah Ansharut Daulah (JAD) di Bima, NTB.

“Pasca bom Makassar tersebut, Polri juga telah menangkap 4 orang tersangka terorisme kelompok JAD Bima, NTB,” ujar Listyo Minggu (28/3/2021).

Kejadian tersebut dilakukan oleh 2 tersangka. tersangka pertama L didapat dari sidik jari identik,

“sedangkan tersangka kedua masih diidentifikasi,” katanya.

Menurutnya, L merupakan kelompok JAD yang memiliki keterkaitan dengan pengeboman Gereja Katedral di Filipina pada peristiwa Januari 2018 silam.

Adapun ke 4 orang yang diduga jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD) di Bima yakni berinisial HPR, warga RT 4/RW 01 Kelurahan Penatoi, Kota Bima. ditangkap di Desa Naru, Kecamatan Sape, Kabupaten Bima.

SY (47) warga RT 01/RW 01 Sape Lanta, Kabupaten Bima. Ditangkap di Sape Lanta.

BR (26) Warga Desa Kole, Kecamatan Ambalawi, Kabupaten Bima, dan berdomisili di Kos Lacindo RT 11 / RW 03 Pena Toi.

Ditangkap di Bolly Sel Store Kelurahan Monggonao Kecamatan Rasana’e Barat Kota Bima.

Dan MH alias mamat (32) asal Desa Rabakodo, Kecamatan Woha Kabupaten Bima. Ditangkap di pasar ama hami.(bmm//iwanTalabiu)

Bupati IDP Sebut Realisasi Anggaran 2020 Capai 98 Persen

Bimantika.net Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Bima Tahun Anggaran 2020 yang disampaikan Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE dihadapan Rapat Paripurna DPRD yang disampaikan Senin (29/03) di Ruang Sidang Utama DPRD Kabupaten Bima,

memuat sejumlah capaian dan hasil evaluasi penyelenggaraan pembangunan, pemerintahan dan sosial kemasyarakatan. Dari sisi anggaran, total pendapatan Tahun Anggaran 2020 setelah perubahan ditargetkan sebesar Rp. 1.774 Triliun realisasi per tanggal 31 Desember 2020 sebesar Rp. 1.743 Triliun atau mencapai 98,30 persen

Rapat paripurna dihadiri Ketua DPRD M. Putera Ferryandi S.Ip, unsur pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Bima, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD) dan Ketua Pengadilan Negeri Raba-Bima, Sekretaris Daerah, Staf Ahli, Asisten, Kepala OPD, Kepala BNNK Bima, Kepala Bagian, Camat, Instansi Vertikal, BUMN dan BUMD, para pejabat eselon III, dan IV OPD serta insan pers.

Pada Rapat Paripurna yang dipimpin Wakil Ketua DPRD Aminurlah (F/PAN) tersebut, Bupati mengatakan, dari sisi pengelolaan pendapatan daerah, sepanjang tahun 2020, Pendapatan Asli Daerah (PAD) setelah perubahan ditargetkan sebesar Rp.144,7 milyar dan terealisasi sebesar Rp.131,5 milyar atau 90,88%. Demikian halnya Dana Perimbangan setelah perubahan ditargetkan sebesar Rp.1,271 triliun dan terealisasi sebesar Rp.1,254 triliun atau 98,66%. Sementara lain-lain pendapatan daerah yang sah setelah perubahan ditargetkan sebesar Rp.357,6 milyar dan terealisasi sebesar Rp.357,7 milyar atau 100,04%.

Pada Rapat Paripurna tersebut, Bupati IDP juga memaparkan sejumlah capaian pembangunan. Meskipun dalam situasi Pandemi Covid-19 kita masih dapat mencatat prestasi yang cukup membanggakan antara lain Dibidang Pengelolaan Keuangan Daerah, Pemerintah Kabupaten Bima berhasil mempertahankan predikat Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI. Ungkap Bupati.

“Dibidang akuntabilitas kinerja instansi pemerintah, pemerintah Kabupaten Bima mampu meraih predikat B sehingga mendapatkan penghargaan dari Kementerian PAN RB RI. Dibidang Pelayanan Publik, pemerintah Kabupaten Bima mampu menempati TOP 45 pada Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik Tingkat Nasional melalui inovasi Gerakan Bersama Rakyat Kabupaten Bima Anti Stunting, Kekurangan Gizi Dan Anemia (GEBRAK BIMANTIKA)”.

Demikian halnya dibidang kesehatan, Pemerintah Kabupaten Bima meraih torehan 3 (tiga) penghargaan dari Pemerintah Provinsi NTB sebagai Kabupaten dengan Predikat Kinerja Terbaik Dalam Pencegahan dan Penanggulangan Program Penyakit Malaria, Kusta, dan Surveilans Epidemiologi.

Disamping itu juga berhasil meraih prestasi terbaik I untuk penanggulangan stunting di Provinsi NTB”. Terang Bupati. (TIM)