BPBD – ADRA Helat Pelatihan Kebencanaan

Bimantika.net Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bima bekerjasama dengan Yayasan Adventist Development and Relief Agency (ADRA) Indonesia, melalui program Locally Led Disaster Preparedness and Protection (LLDPP) Project (Kepemimpinan Lokal Dalam Kesiapsiagaan dan Perlindungan Bencana), menggelar Pelatihan pemetaan Potensi bencana secara partisipatif (Training And Participatory Hazard Mapping).

Kegiatan ini terlaksana secara konsorsium dengan Muhammadiyah Disaster Management Centre (MDMC), Redr Indonesia, Pujiono Centre, Plan International Indonesia yang didukung penuh oleh European Commission Humanitarian AId (ECHO) Rabu, 7 April 2021 di Aula Kantor Bupati Bima.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bima Aries Munandar ST. MT selaku Wakil Komandan Tim Tanggap Darurat Bencana Hidro Metereologi Kabupaten Bima dalam pengantarnya dihadapan 25 orang peserta pelatihan mengatakan, sesuai arahan Bupati Bima, BPBD kabupaten Bima dengan didukung ADRA Indonesia, menginisiasi adanya pertemuan antara relawan penggiat kebencanaan, Unsur TNI, POLRI, SAR, BMKG, OPD teknis , TRC, Tagana, PMI, NGO, OPD teknis dan tim tanggap darurat bencana hidrometeorologi di kabupaten Bima.

“Pelatihan ditujukan untuk melakukan identifikasi sebaran relawan pada desa desa terdampak dan pemetaan pendistribusian relawan agar lebih berdampak dan saling bersinergi dalam efektivitas pelayanan kebencanaan di masyarakat”. Jelas Aries.

Pada Kesempatan tersebut Dandim 1608/Bima Letkol (Inf) Teuku Mustafa Kamal selaku Komandan Tim Tanggap Darurat Bencana Hidro Metereologi kabupaten Bima yang didampingi Kepala Stasiun Meteorologi Sultan Muhammad Salahuddin – Bima Satria Topan Primadi. S.Si, Regency Coordinator ADRA Robert D. Saunoah, Kabid Penanganan Bencana dan Kebakaran BPBD Kabupaten Bima M. Gunawan dalam arahannya di hadapan 25 orang relawan mengatakan bahwa Posko harus segera diaktifkan. Evaluasi perlu dilakukan setiap hari unuk mengetahui apa yang sudah dan belum dikerjakan.

Dalam rapat Kamis (8/4/2021) perlu ada perwakilan dari OPD sehingga ada data kerugian dan data lainnya yang valid. Kepada para relawan, Dansatgas meminta agar mendata jumlah relawan dari semua organisasi untuk selanjutnya dibagi pada area yang sudah ditentukan termasuk apa tugasnya. Sehingga seluruh wilayah tercakup. Sebab jika tidak terorganisir dengan baik maka akan ada daerah yang tidak terjamah”. Terang Dandim.

Pada sesi diskusi yang dipandu Gunawan/Kabid Penanganan Bencana dan Kebakaran BPBD Kabupaten Bima tersebut, Regency Coordinator ADRA Robert D.Saunoah mengatakan, berdasarkan pengalaman selama ini, orang-orang yang hadir dalam satu kondisi bencana adalah orang yang mempertaruhkan segalanya dan bahkan meninggalkan keluarga yang berada di tempat lain dalam kondisi terancam untuk menjadi bagian dari perjuangan.

“Kita semua bersama-sama merespon situasi yang tidak diinginkan oleh kita sekalian dan ada dua orang fasilitator ADRA yang hadir untuk membantu bagaimana pemetaan kegiatan penanganan bencana di Kabupaten Bima bisa berjalan dengan baik dan terarah” . Terang Pria yang akrab disapa Robby ini.

Peserta selanjutnya diberikan pembekalan pengisian form aplikasi online pendataan bencana untuk memudahkan distribusi logistik dan penanganan dampak bencana oleh fasilitator Fasilitator ADRA Petrasa Wacana dan Sofyan (ADRA/Sangga Buana)

Patra menjelaskan, “Kaji cepat tanggap darurat bencana kabupaten Bima melalui aplikasi ini bertujuan untuk mengumpulkan data dan informasi bencana untuk memetakan dampak bencana yang terjadi dan memetakan semua sumberdaya dalam melakukan respon kemanusiaan, siapa melakukan apa dimana, kapan kepada siapa dan bagaimana untuk mengkoordinasikan kolaborasi kerjasama semua pihak pentahelix dalam penanggulangan bencana”. Tandasnya. (bmm//tim)

Pasca Banjir, Kades Tonda Galakkan Gotong Royong

Bimantika.net Respon terhadap kondisi lingkungan sekitar akibat dampak banjir terjadi pada jum’at 2 April 2021 lalu yang telah menimpa enam kecamatan di kabupaten bima,

Salah satunya desa tonda kecematan madapangga pun di terjang banjir terjadi yang memporak porandakan persawahan, saluran drainase, rumah warga pun di masuki banjir, Selain banjir yang di alami warga dampak korban banjir,

Banjir itu pun datang, telah melulu lantakan sejumlah infrastruktur jembatan akibat di terjang banjir di kecamatan setempat, Dalam hal ini Pemerintah Desa Tonda Kecamatan Madapangga Kabupaten Bima (Pemdes Tonda) yang di pimpin oleh Kepala Desa Abdollah Ahmad, SE atas posisi dan kondisi lingkungan saluran drainase dan tempat pemakaman umum kotor melakukan kegiatan gotong royong pada hari rabu pagi (07/042021).

Kades Tonda Abdollah Ahmad, SE yang dikonfirmasi langsung media ini terkait kegiatan yang sedang di lakukan tersebut mengatakan bahwa gotong royong yang kami gelar ini sebagai bentuk respon kami selaku “Pemdes Tonda” terhadap posisi dan kondisi pada bagian saluran drainase dan tempat pemakaman umum desa setempat kotor akibat di kotori hasil limbah banjir yang terjadi pada hari jumat kemarin.

maka dari iitu, kami segenap pemerintah desa turut lakukan kegiatan gotong royong yang turut di hadiri oleh jajaran struktur Pol-PP Camat Madapangga dan Jajaran anggota Kepolisian Polsek Madapangga serta warga masyarakat desa setempat.

Dalam kegiatan gotong royong tersebut Kepala Desa Tonda Abdollah Ahmad, SE di saat berlangsungnya kegiatan dilakukan mengucapkan ucapan apresiasi dengan ucapan terimakasih kepada jajaran Pol-PP Camat Madapangga dan jajaran anggota Kepolisian Polsek Madapangga turut ikut serta dalam rangka kegiatan gotong royong yang kami lakukan ini. (Bmm//yadin)

Pengusaha SPBU Rabakodo Serahkan Bantuan Korban Banjir di 5 Kecamatan

Bimantika.net Banjir Ganas yang melanda sekurang-kurangnya 5 Kecamatan di Kabupaten Bima pada Jum’at (2/4/2021) lalu mendapat perhatian dari berbagi kalangan.

Sebut saja Pengusaha SPBU Rabakodo misalnya, memberikan bantuan di 5 kecamatan yakni Woha, Monta, Bolo, Madapangga dan Palibelo.

Menurut Bos SPBU Rabakodo bahwa Tolong menolong bisa menjadi renungan untuk membantu sesama manusia. Sebagai makhluk sosial.

“Manusia saling membutuhkan satu sama lain. Karna Manusia secara tidak langsung juga mempunyai hubungan timbal balik dengan manusia lainnya” Ungkap Cengsing Bos SPBU Rabakodo Purta.

Sementar itu putra sulung Bos Cengsing, Andre selaku Direktur Utama SPBU Rabakodo mengungkapkan bahwa Membantu sesama manusia itu adalah menjadi hal yang utama yang perlu kita laksanakan, apa lagi ini urusan kemanusiaan.

“Sebagai umat manusia Wajib saling mengasihi atau saling membantu serta keselamatan kesehatan para sahabat dan kerabat kita yang kena musibah” Ujar Andre

Lanjutnya bahwa Membatu sesama manusia itu, diwajibkan oleh sesama manusia dalam setiap kesulitan. Karna mereka sangat membutuhkan serta diperhatikan oleh kita.

“menolong sesama manusia adalah naluri kita sebagai makhluk sosial” ujarnya.

Masih menurut Andre, bahwasannya Tolong menolong itu tak hanya sebatas ucapan di bibir saja, namun kita harus di buktikan secara nyata, bahwa kita benar benar membantu dan diimplementasikan kebutuhan masyarakat yang dilanda musibah saat ini.

Warga Kabupaten bima yang terdampak musibah sa’at banjir bandang ini.
wajib untuk di bantu, apa lagi ini musibah yang sangat dahsyat yang dirasakan oleh masyarakat kabupaten bima.

Andre diujung wawancaranya menyebutkan Dengan niat memiliki sikap saling kasih mengasihi atau tolong menolong, pekerjaan yang sesulit apa pun akan bisa teratasi. Namun kita tetap memiliki sikap saling tolong menolong demi keperluan sahabat kita keluar kita atau teman kita yang dilanda musibah saat ini.

“Semoga para korban banjir bandang yang melanda kabupaten bima hari ini. Belia beliau beliau sehat salalu” ungkap Andre. (BMM//IwanTalabiu)

Walikota HML Titip Pesan Moral Pada Petani dan Penyuluh Se Kota Bima

Bimantika.net Hari ini Rabu (7/4/2021) Walikota Bima H.Muhamad Lutfi, SE (HML) Membuka kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kapasitas Petani dan Penyuluh Pertanian Se-Kota Bima.

Hadir dalam kegiatan tersebut Direktur Politeknik Pembangunan Pertanian Malang, Kepala Dinas Pertanian,Kodim 1608, Anggota DPR RI Komisi IV H. Muhammad Syafrudin ST.MM.

Kegiatan yang diselenggarakan di Aula Mutmainah Kota Bima Tersebut, Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HMLl menyampaikan beberapa pointer penting karena menurutnya bimbingan tekhnis ini dalam rangka peningkatkan kapasitas bagi petani dan penyuluh sehingga outputnya jelas menjadikan petani dan penyuluh yang bisa jadi andalan di Kota Bima.

HML juga berharap bahwa peserta bisa menyerap apa yang menjadi bahan uraian para pemateri sehingga menambah wawasan.

Walikota HML pun sampaikan rasa terimakasihnya pada Anggota DPR RI Fraksi PAN H Muhammad Syafruddin ST, MM yang selama ini begitu banyak program bantuan yang diperjuangkannya khusus di wilayah Kota Bima terutama di bidang Pertanian.

Anggota DPR RI H. Muhammad Syafrudin, ST.MM, dalam bimbingan tekhnis ini, menyampaikan bimbingan tehnis bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan wawasan untuk para petani serta para penyuluh pertanian, agar nantinya terwujud petani dan penyuluh yang handal di daerah Kota Bima. (//tim)

Bagi Yang Menemukan BPKB Mobil Truck FE 349 H, Nopol. EA 8702 L, Hubungi Samsat Terdekat

Bimantika.net Dompu – Kantor Samsat Dompu mengkonfirmasi kehilangan Surat Bukti Kepemilikan Kendaraan Bermotor (BPKB) satu unit Kendaraan roda empat, pagi ini, Kamis, (7/4/2021), pukul 08.00 wita.

Kendaraan roda empat yang dimaksud yaitu Mobil Truck Merk MITSUBISHI, model light truck dengan Nomor polisi EA 8702 L, type FE 349 H, jenis mobil barang, warna putih, Nomor Mesin, 4D34D-827062, isi silinder 3907 CC, warna TNKB Kuning, tahun pembuatan 2006.

Kanit Regident Satuan Lalu Lintas Polres Dompu IPDA Abyan Mufid, S.Tr.K membenarkan bahwa pihaknya telah menerima laporan kehilangan BPKB mobil tersebut, ” benar Kami telah menerima laporan terkait kehilangan BPKB mobil tersebut”.

“BPKB mobil tersebut, milik H. Sanusi Hamzah, alamat dusun Kala Barat, Desa O’o, Kecamatan Dompu, hilang pada hari Kamis, 1 April 2021 di Dompu,” terangnya.

Ia berharap ada masyarakat yang menemukan BPKB tersebut agar segera mendatangi Kantor Samsat Terdekat atau mengantarkan langsung ke Kantor Samsat Dompu, Jln. Syech Abdul Gani., Kelurahan Bali Satu, Kecamatan Dompu, Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat. 84212, Indonesia

“Bagi masyarakat yang menemukan, kami sangat mengharapkan bantuannya untuk memberitahukan kepada kami,” harapnya. (Tim)

Warga Bima Korban Banjir Berharap Pemerintah Pulihkan Ekonomi

Bimantika.net Banjir ganas yang menerjang Kecamatan Madapangga, Bolo, Belo, Woha dan Monta di Wilayah Kabupaten Bima pada Jum’at (2/4/2021) lalu kini menyisakan duka yang sangat mendalam.

Warga Para Petani, Peternak dan Petambak mengalami kerugian yang tidak sedikit akibat hantaman banjir ganas tersebut. Petani gagal tanam, gagal panen dan lahan pertanian rusak total.

Lahan Tambak milik warga pun bak lautan selurus isi tambak pun tersapu habis oleh derasnya arus banjir bandang yang seketika menjadikan tambak ibarat lautan.

Ribuan Ternak milik warga tidak ketinggalan tersapu habis oleh terjangan banjir yang sepertinya menyeret ternak berupa ayam, kambing, sapi dan kerbau milik Warga, sungguh kerugian warga yang sangat amat berat.

Dengan adanya kerugian itu, warga Kabupaten Bima yang mengalami kerugian tersebut mengharapkan bantuan dan uluran tangan dari Oemerintah Kabupaten Bima, Pemprof NTB dan Pemerintah Pusat.

“Semoga Bupati Bima, Gubernur NTB dan Presiden Republik Indonesia Pak Jokowi bisa memulihkan keadaan perekonomian kami yang sudah hancur total” ungkap Salah Satu Warga yang kehilangan Ternaknya.

Tokoh Muda Kabupaten Bjma yang juga sebagai Direktur Utama PT. Bukit Berlian Sambava (BBS), Herman Effendy, S. Sos, M. Ap berharap pada Pemerintahan Kabupaten Bima melakukan upaya recovery ekonomi pasca banjir.

Menurut Herman bahwa sesungguhnya pemerintah Kabupaten Bima wajib lakukan pemulihan ekonomi warga pasca banjir, sesuai arahan dan perintah Bapak Presiden Republik Indonesia Ir. H. Joko Widodo.

“Jangan sampai ada laporan ke Pak Presiden .jangan lapor yang besar-bedar, namun aktualisasi kepada rakyat tak sesuai harapan” ungkap Herman.

Disamping itu, Herman Effendy memberikan pesan moral pada Bupati Bima, Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE agar senantiasa mengayomi seluruh korban banjir tanpa dikotomi.

“Tak boleh ada dikotomi dalam pembagian bantuan korban banjir, semua nya harus merata sesuai dengan kerugian yg warga alami” demikian Pesan Herman Effendy

Sementara itu, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bima, Aris Munandar, ST, MT, mengatakan, menindak lanjuti hasil Rakor yang digelar pada, Minggu 4 April, beberapa waktu lalu, sejumlah OPD, Dinas, Badan dan Bagian langsung bergerak pada, Senin, 5 April 2021, di hari keempat pasca banjir, kemarin.

‘’Dan hingga hari ini (Selasa 6 April, masih membantu warga yang terdampak,’’ujar Aris.

Mereka akan menyebar sesuai jadwal masing-masing, di Kecamatan yang kondisinya sangat parah dan membutuhkan bantuan.

Dijelaskan Kalak Aris, berdasarkan Pusat Data Dan Pelaporan (Pusdalops) PB BPBD Kabupaten Bima, jumlah KK yang terdampak sebanyak 9415 KK, Jiwa yang terdampak 26.208 orang, Desa terdampak 46 dan meninggal dua (2) orang.

Sedangkan Rumah yang terdampak 9583 unit, Rumah Rusak Berat 383 unit, Rumah Rusak Sedang 2.199 unit, Rumah Rusak Ringan 2.773 unit.

Kemudian untuk Kebinamargaan 13 unit, Irigasi 46 unit, Pendidikan 49 unit, Kesehatan 29 unit, fasilitas Umum lainnya 54 unit.

Ternak 8240 ekor, tambak masyarakat 1112,5 hektar are, Pertanian 441,5 hektar are, air 9.563 kk.

Jenis banjir bandang terjadi di enam kecamatan, 56 desa, longsor satu kecamatan dan abrasi satu kecamatan. (@@@)

Banjir Kabupaten Bima Seret 8240 Ekor Ternak, Merusak 1112 Hektar Tambak Dan 441 Hektar Lahan Pertanian

Bimantika.net Jajaran pegawai lingkup Pemerintah Kabupaten Bima, bergotong royong membersihkan rumah warga, yang terdampak banjir bandang, Jumat 2 April lalu.

Selain aksi sosial membersihkan rumah warga, jajaran Pegawai Pemerintahan Bima Ramah Jilid II ini, juga memberikan bantuan nasi bungkus dan bantuan sosial lainnya, pada warga di lokasi tempat mereka bergotong- royong.

‘’Kepada seluruh Dinas, Badan dan Bagian lingkup Pemkab Bima bisa melakukan gotong- royong dan kerja bakti disetiap lokasi bencana banjir. Kita bantu keluarga yang saat ini, sangat membutuhkan bantuan kita,’’ungkap Bupati, Hj Indah Dhamayanti Putri SE, saat memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Penanganan Bencana Banjir, dengan sejumlah Dinas dan OPD terkait dan empat Camat terdampak, di aula Sidang Utama Kantor Bupati Bima, Minggu 4 April 2021.

Bupati meminta wilayah kerja setiap Dinas/OPD, Badan dan Bagian dibagi per zona, agar terarah dan tidak tumpang tindih.

Saat turun di lokasi, seluruh Dinas, Badan dan Bagian membawa peralatan yang dibutuhkan, seperti alat kebersihan, bantuan makanan dan bantuan lainnya untuk para korban.

Sementara itu, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bima, Aris Munandar, ST, MT, mengatakan, menindak lanjuti hasil Rakor yang digelar pada, Minggu 4 April, beberapa waktu lalu, sejumlah OPD, Dinas, Badan dan Bagian langsung bergerak pada, Senin, 5 April 2021, di hari keempat pasca banjir, kemarin.

‘’Dan hingga hari ini (Selasa 6 April, masih membantu warga yang terdampak,’’ujar Aris.

Mereka akan menyebar sesuai jadwal masing-masing, di Kecamatan yang kondisinya sangat parah dan membutuhkan bantuan.

Dijelaskan Kalak Aris, berdasarkan Pusat Data Dan Pelaporan (Pusdalops) PB BPBD Kabupaten Bima, jumlah KK yang terdampak sebanyak 9415 KK, Jiwa yang terdampak 26.208 orang, Desa terdampak 46 dan meninggal dua (2) orang.

Sedangkan Rumah yang terdampak 9583 unit, Rumah Rusak Berat 383 unit, Rumah Rusak Sedang 2.199 unit, Rumah Rusak Ringan 2.773 unit.

Kemudian untuk Kebinamargaan 13 unit, Irigasi 46 unit, Pendidikan 49 unit, Kesehatan 29 unit, fasilitas Umum lainnya 54 unit.

Ternak 8240 ekor, tambak masyarakat 1112,5 hektar are, Pertanian 441,5 hektar are, air 9.563 kk.

Jenis banjir bandang terjadi di enam kecamatan, 56 desa, longsor satu kecamatan dan abrasi satu kecamatan. (@@@)

Tangani Stunting, Panduan Gizi Seimbang Berbasis Pangan Lokal Disosialisasikan

Bimantika.net Diseminasi secara daring menggunakan aplikasi zoom meeting Panduan Gizi Seimbang Berbasis Pangan Lokal (PGS-PL) bagi anak Balita dan Sosialisasi program “Anakku Sehat dan Cerdas” Kabupaten Bima kerjasama Southeast Asia Ministers of Education Organization (SEAMEO), Regional Centre for Food and Nutrition (RECFON), Kementerian Kesehatan RI, The Global Alliance for Imoprioved Nutrition (GAIN), Poltekkes Kemenkes Mataram dan Pemerintah Kabupaten Bima berlangsug Selasa (6/04) di Aula Kantor DP3AP2KB Kabupaten Bima.

Diseminasi yang mengundang 20 peserta tersebut turut dihadiri Ketua TP PKK Kabupaten Bima Hj. Rostiati Dahlan S.Pd, Tim Konvergensi Stunting Kabupaten Bima dan Pejabat perangkat daerah terkait.
Kepala Bappeda Provinsi NTB Dr. Ir. H. Amry Rahkman, M.Si dalam arahannya mengatakan, merujuk pada Visi Pembangunan Nasional, Presiden RI menekankan bahwa kemajuan Indonesia harus dimotori oleh kemajuan sumber daya manusia (SDM) dan dijabarkan melalui beragam program pemerintah.

Dikatakannya, saat Kabupaten/kota di provinsi NTB masih menghadapi permasalah gizi makro dan mikro, khususnya kejadian stunting pada balita. Mengacu pada hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) sebelumnya dan akan dilaksanakan kembali pada tahun 2023, kita masih harus terus bekerja keras untuk memenuhi target RPJMD Provinsi NTB”.

Aspek lainnya yang perlu menjadi perhatian lanjut H. Amry adalah persepsi tentang pangan yang mahal harus dapat ditepis. Karena kalau kita identifikasi di sekitar kita banyak pangan lokal bergizi dan berkualitas. Ini berarti bahwa terkait pangan dan gizi ini terdapat tantangan luas dalam konteks pangan nasional yang perlu diterjemahkan ke dalam pangan lokal dan daerah.

“Oleh karena itu perlu dipahami pedoman gizi seimbang berbasis pangan lokal dan pemahaman tentang pangan gizi panduan gizi seimbang perlu terus didorong untuk meningkatkan pemahaman masyarakat dalam upaya pencegahan stunting”. Ungkapnya.
Sebelumnya,

Kepala Bappeda Kabupaten Bima yang wakili LKabid Perencanaan Sosial Budaya Raani Wahyuni ST, MT, M.Sc dalam sambutannya memberikan apresiasi atas kebersamaan pihak terkait dan adanya kesempatan kepada Kabupaten Bima untuk berbagi cerita berkaitan dengan penanganan stunting.

Dikatakan Raani, aksi konvergensi penanganan dan pencegahan stunting di Kabupaten Bima mengacu pada Peraturan Bupati Bima Nomor 37 Tahun 2019 Tentang Percepatan Penanganan Dane Pencegahan Stunting.


Regulasi ini selanjutnya dijabarkan dalam Integrasi Program Kegiatan Prioritas Penanganan Stunting Kedalam RKPD dan APBD melalui Musrenbang Kab dan Musrenbang Khusus Kelompok Inklusif (Perempuan, Anak, Lansia dan Berkebutuhan Khusus. Ada dua intervensi yang dilaksanakan yaitu “Intervensi Spesifik Melalui Gerakan Bersama Kabupaten Bima Anti Stunting, Kekurangan Gizi Dan Anemia (GEBRAK BIMANTIKA) .

Pendekatan lainnya adalah intervensi sensitif lintas sektor. “Aksi Konvergensi Penanganan dan Pencegahan Stunting di tingkat Kecamatan dilaksanakan oleh Pembina Teknis Pemerintahan Desa (PTPD) melalui pembinaan dan fasilitasi perencanaan, penganggaran pembangunan desa (Penyusunan RKPDes, APBDes) yang selajan dengan arah dan kebijakan penanganan dan pencegahan stunting Pemerintah Kabupaten.

Langkah strategis ini berhasil menurunkan secara dignifikan angka stunting di kabupaten Bima dari 40.8 % pada tahun 2013 menjadi 24 41% pada 2020. Pada tahun 2020 juga telah dilakukan intervensi pada 30 desa lokus yang menyebar pada 18 Kecamatan”. Terang Raani.

Diseminasi Panduan Gizi yang dipandu Irianto SKM, M.Kes/Poltekkes Kemenkes Mataram ini juga menghadirkan Aziz Jati Nur Ananda M.Gz/ Perwakilan SEAMEO yang memaparkan tema “Pengembangan PAUD Holistik Integratif sebagai Upaya Penanggulangan Stunting di Tingkat Kabupaten dalam kerangka “Anakku Sehat & Cerdas” menjelaskan Konsep Pengembangan PAUD HI sebagai Upaya Penanggulangan Stunting.


Diperlukan penguatan komponen kesehatan, gizi, & Perawatan dengan kegiatan membawa bekal sehat bergizi, pemberian makanan tambahan denganq penguatan panduan gizi seimbang berbasis pangan lokal (PGS-PL),

Praktik PHBS (cuci tangan, kebersihan kuku), Pemantauan makanan bergizi (skor keberagaman pangan), Pengukuran berat badan, tinggi badan, lingkar kepala dan Pemeriksaan Deteksi Dini Tumbuh Kembang (DDTK)”.

Penguatan lainnya yang perlu menjadi prioritas yaitu komponen pengasuhan dengan kegiatan sesi edukasi orangtua (parenting) terkait topik kesehatan, gizi, perawatan, pengasuhan dan lainnya”. Urai Aziz.

Sesi terakhir ditutup dengan pembahasan rencana tindak lanjut diseminasi dan sosialisasi Panduan Gizi Seimbang Berbasis Pangan Lokal (PGS-PL). (//tim)

Umi Elly Datangi Korban Banjir, Warga Desa Rade Madapangga Berterimakasih

Bimantika.net Ketua TP PKK Kota Bima, Hj. Ellya Alwaini Hari ini, Selasa (6/4/2021) mendatangi warga korban banjir di Wilayah Kecamatan Madapangga.

Tepatnya di Desa Rade Kecamatan Madapangga, Istri Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML) membagikan bantuan untuk warga setempat.

Kehadiran Umi Elly di Desa Rade mengelilingi Dusun Radebou dan Dusun Sambitangga Desa Rade Kecamatan Madapangga membagikan bantuan berupa tikar dan bantuan lainnya yang menjadi kebutuhan dasar warga berdampak banjir.

Kepala Desa Rade, Atfah HMT, S. PdI saat diwawancara dilokasi menyebutkan bahwa atas nama pribadinya dan seluruh rakyat Desa Rade Kecamatan Madapangga Kabupaten Bima mengucapkan terimakasih yang sangat mendalam pada pribadi Hj. Ellya Alwaini yang memperlihatkan rasa kepedulian yang begitu tinggi pada warga yang di rundung duka akibat banjir ganas.

“Saya atas nama pribadi dan pemerintah desa Rade mengucapkan banyak terimakasih pada Ketua PKK Kota Bima Umi Elly yang sudah datang di desa kami menyerahkan bantuannya, semoga Allah SWT membalas kebaikan Umi Elly dengan balasan pahala yang tiada hentinya” ungkap Kepala Desa Rade.

Umi Elly saat berada di lokasi Warga Dampak Banjir, menyerahkan bantuan berupa Tikar 50 buah, makanan anak-anak, kopi, sabun cuci, 10 dos air mineral botol dan sejumlah bantuan lainnya yang sangat dibutuhkan oleh Warga.

Hj. Ellya Alwaini yang dikonfirmasi Media Cetak dan Online Bimantika menyebutkan bahwa dirinya merasa terpanggil untuk memberikan bantuan pada wara yang sedang membutuhkannya.

Dirinyapun menyampaikan rasa duka yang sangat mendalam atas bencana banjir yang melanda sejumlah desa di Madapangga.

“Semoga bapak dan ibu semakin tabah dan sabar menghadapi ujian dari Allah SWT dan bantuan yang kami serahkan ini jangan dilihat dari jumlah dan nilainya tapi ini adalah bentuk keikhlasan kami membantu sesama walaupun nilainya tidak seberapa” Ungkap Umi Elly pada Warga Desa Rade Kecamatan Madapangga. (BMM//Zulfikar))

Bupati IDP Rapat Dengan Presiden Jokowi, Laporkan Langkah Strategis dan Dana Bantuan

Bimantika.net Bupati Bima Hj Indah Dhamayanti Putri SE (IDP) diundang oleh Presiden Republik Indonesia, untuk ambil bagian dalam Rapat Terbatas (Ratas) melalui video conference, Selasa, 6 April 2021, di ruang Kerja Bupati, di dampingi Wakil Bupati Drs. H Dahlan HM Noer.

Selain Bupati IDP, yang ikut dalam Ratas terkait Penanganan Bencana di Propinsi Nusa Tenggara Barat dan Propinsi Nusa Tenggara Timur itu adalah Menko PMK, Mensesneg, Seskab, Mendagri, Menkes, Mensos, MenPUPR.

Panglima TNI, Kapolri, Kepala BNPB, Kepala BMKG, Kepala BNPP, Gubernur NTB,Gubernur NTT, Bupati Bima, Wali Kota Kupang, Bupati Flores Timur, Bupati Lembata, Bupati Sabu Raijua, Bupati Sumba Timur, Buopati Alor, Pangdam IX/Udayana, Kapolda NTB, Kapolda NTT, Koordinator SKP Ari Dwipayana.

Bupati IDP menyampaikan aksi yang telah dilakukan Pemkab Bima dalam menangani banjir bandang yakni berkoordinasi lintas sektor dan membentuk tim komando tanggap darurat.

Mengevaluasi dan penyelamatan korban, melakukan kaji cepat, mengirirm logistik ke lokasi terdampak berupa; beras 15 ton, air mineral 1598 dus, Mie instan 1550 dus, pop mie 572 dus, sembako 1160 paket, selimut 150 lembar, perlengakapan bayi 731 paket, nasi 19365 bungkus (terdistribusi) dan perlengkapan mandi 350 paket.

Kemudian, kata Bupati, Pemkab Bima telah membangun posko induk dan posko lapangan, mendirikan tenda pengungsian dan pos kesehatan. Mendirikan dapur umum dan pembersihan lokasi.

Pemerintah juga telah menerima bantuan dari PNPB pusat uang senilai lima ratus juta rupiah, menerima bantuan melalui Pusdalop berupa; air mineral 2302 dus, Mie Instan 1342 dus, Sembako 60 paket, selimut 100 lembar, terpal 50 lembar, paket sandang 25 paket, paket lauk pauk 25 paket.

Perlengakapan bayi 15 paket, perlengakapan keluarga 15 paket, nasi 455 bungkus, gula 315 kg, beras 2005 Kg, pakaian 6 karung, telur 11 krak, karpet 50 lembar.

Bupati Umi Dinda, juga menyampaikan bahwa total bantuan penangan banjir senilai Rp. 1.289.302.685 M.

Sementara itu, Presiden Jokowi menyampaikan lima hal penting yakni, meminta Kepala BNPB, Kepala Basarnas dibantu dengan Panglima TNI, dan Kapolri dengan seluruh jajarannya, mengerahkan tambahan personel SAR. Sehingga dapat menjangkau lebih banyak wilayah terdampak termasuk wilayah terisolir.

Menghimbau pihak terkait, memastikan pelayanan kesehatan penanganan korban yang membutuhkan pertolongan medis. Tim bantuan perlu secepatnya sampai dilokasi dan memperbanyak tempat pelayanan kesehatan di lapangan. Mempersiapkan Rumah Sakit (RS) untuk menangani para korban serta memastikan ketersediaan tenaga medis dan obat-obatan.

Segera menangani dan memenuhi kebutuhan para pengungsi. Kemudian Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Pemerintah daerah, segara mendata titik pengungsian. Memastikan logistik, tenda, dapur lapangan untuk memenuhi kebutuhan dasar bagi para pengungsi. Juga kebutuhan untuk bayi dan anak-anak, terutama air bersih dan MCK.

Menteri Pekerjaan Umum (PU) mempercepat infrastruktur yang rusak. Jembatan yang roboh, akses jalan, pulihkan listrik, jaringan telekomunikasi, jaringan internet, juga distribusi dan BBM, sehingga bantuan dapat segera tersalurkan ke masyarakat korban.

Presdien Jokowi menghimbau tetap mengantisipasi adanya cuaca yang sangat ekstrem, yang terjadi di berbagai kawasan di Indonesia. Terhadapa BMKG untuk menggencarkan peringatan cuaca ekstrem dari siklon tropis seroja ini.

‘’Seluruh kepala daerah dan masyarakat dapat mengakses, memantau prediksi cuaca dan iklim yang dikeluarkan oleh BMKG,’’ujar Presidien.

Masyarakat, kata Presiden, harus tahu semuanya agar bisa meningkatkan kesiapsiagaan dan kewaspadaan terhadap ancaman risiko. Baik angin kencang, bahaya banjir, banjir bandang dan tanah longsor.(/bmm//01/ProKom)