Bupati IDP : Kolaborasi Gerakan Literasi Akan Terus Diperkuat

Bimantika.net _Jajaran Pemerintah daerah berkomitmen untuk terus memperkuat komunikasi dan kolaborasi.

“Salah satunya yaitu melalui mandat peraturan Bupati nomor 11 tahun 2019 tentang Gerakan Literasi di kabupaten Bima”

Demikian ungkap Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE (IDP) saat menjadi keynote speaker Seminar Nasional dan Lokakarya Berbagi Pembelajaran Tarl, Pendidikan Inklusif dan IKM.

Kegiatan itu mengusung tema sentral ‘Memperkuat Kolaborasi Pemerintah dan LPTK dalam meningkat kan Kecakapan Dasar Siswa” Rabu (10/8) di Auditorium Sudirman STKIP Taman Siswa Bima.

Bidang pendidikan dasar memiliki kontribusi besar di dalam memajukan pendidikan dan meningkatkan IPM di daerah kita. Oleh karena itu, prioritas memajukan pendidikan dasar untuk meningkatkan kemampuan sumber daya manusia menjadi fokus pembangunan daerah.

“Pemerintah daerah meyakini dengan dukungan besar program INOVASI dapat dirasakan hasilnya secara langsung dalam beberapa tahun ke depan” Terang Bupati IDP.

Upaya bersama dalam kerangka kegiatan inovasi dan LPTK STKIP Taman Siswa Bima telah mendorong percepatan kemampuan literasi siswa melalui beragam kegiatan seperti gerakan literasi sekolah, gerakan literasi masyarakat dan uji coba penerapan pendekatan pembelajaran yang berbasis pada kemampuan siswa.

Dalam sambutannya Bupati Bima juga mengungkapkan aspek kolaborasi. Kemitraan beberapa unsur yang mencoba melahirkan solusi bagi kemajuan literasi di Kabupaten Bima diharapkan dapat berkelanjutan dalam skala yang lebih besar.

Menutup sambutannya Bupati Bima berkomitmen kegiatan literasi akan menjadi salah satu program prioritas dalam meningkatkan pendidikan karakter di Kabupaten Bima.

Seminar Nasional tersebut juga menghadirkan Yuda Purwaka, M.Or dari Direktorat SD, Ditjen PAUD Dikdasmen Kemendikbud Ristek RI, Mr. Mark Heyward, Program Director INOVASI RI, Dr. Syamsul Hadi, M.Pd Kepala BPMP Prov. NTB, Sri Widuri, Provincial Manager INOVASI NTB.

Disamping itu, seminar menghadirkan pembicara Dr. Ibnu Khaldun, M.Si, Ketua STKIP Tamsis, Suwandi ST, MT, Kepala Bappeda Kabupaten Bima dN dipandu Moderator Raani Wahyuni ST MT M.Sc, Kabid Perencanaan Pembangunan Sosial Budaya Bappeda Kabupaten Bima. (***)

Meriahkan HUT RI Ke-77, Kapolres Dompu Kibarkan Sang Merah Putih Di Bendungan Mila

Bimantika.net _Banyak cara dilakukan menyemarakkan HUT RI ke-77. Salah satu aksi Polres Dompu Polda Nusa Tenggara Barat kibarkan bendera Merah Putih di sejumlah tempat yang menakjubkan di wilayah Kabupaten Dompu, Kamis (11/8/2022).

Bendera merah putih dikibarkan di salah satu tempat wisata paling populer di Kabupaten Dompu yaitu seperti di wisata Dam Mila/ Bendungan Mila yang berada di Kecamatan Matua, Kecamatan Woja Kabupaten Dompu.

Kegiatan pengibaran sang Merah Putih ini dipimpin langsung Kapolres Dompu AKBP Iwan Hidayat, S.I.K dan didampingi oleh Wakapolres Dompu Kompol Abdi Mauluddin, SH dan diikuti seluruh PJU Polres Dompu dan 20 personel gabungan Satsamapta dan Satlantas Polres Dompu.

Kegiatan pengibaran bendera merah putih tersebut di mulai star dari Polres Dompu menuju Puncak Bendungan Mila serta Bapak Kapolres akan memimpin dan memegang langsung Bendera yang akan di kibarkan di bendungan Mila.

Dengan penuh perjuangan, Kapolres Dompu bersama anggotanya akhirnya bisa mengibarkan bendera sang merah putih Di Bendungan Mila.

Untuk hari kemerdekaan, saya bersama anggota Polres Dompu melakukan pengibaran Bendera merah Putih bertempat langsung di Bendungan Mila Desa Matua, Kecamatan Woja, Kabupaten Dompu.

Kapolres menjelaskan, Tujuannya untuk menggelorakan semangat nasionalisme para anggota Polri yang masih muda ini.

“Selain itu juga promosikan Pariwisata di Kabupaten Dompu agar dikenal oleh masyarakat luas, karena memang bagus pemandangan dan keindahan alamnya,” ujar AKBP Iwan Hidayat, S.I.K.

Sementara itu, menurut Kasi Humas Polres Dompu Ipda Akhmad Marzuki mengatakan, pengibaran bendera merah putih di obyek wisata ini sebagai langkah untuk membangkitkan semangat nasionalisme kepada generasi penerus bangsa untuk selalu mencintai bangsa ini. (HPD///)

Meriahkan HUT RI Ke-77, Kapolres Dompu Kibarkan Sang Merah Putih Di Bendungan Mila

Bimantika.net _Banyak cara dilakukan menyemarakkan HUT RI ke-77. Salah satu aksi Polres Dompu Polda Nusa Tenggara Barat kibarkan bendera Merah Putih di sejumlah tempat yang menakjubkan di wilayah Kabupaten Dompu, Kamis (11/8/2022).

Bendera merah putih dikibarkan di salah satu tempat wisata paling populer di Kabupaten Dompu yaitu seperti di wisata Dam Mila/ Bendungan Mila yang berada di Kecamatan Matua, Kecamatan Woja Kabupaten Dompu.

Kegiatan pengibaran sang Merah Putih ini dipimpin langsung Kapolres Dompu AKBP Iwan Hidayat, S.I.K dan didampingi oleh Wakapolres Dompu Kompol Abdi Mauluddin, SH dan diikuti seluruh PJU Polres Dompu dan 20 personel gabungan Satsamapta dan Satlantas Polres Dompu.

Kegiatan pengibaran bendera merah putih tersebut di mulai star dari Polres Dompu menuju Puncak Bendungan Mila serta Bapak Kapolres akan memimpin dan memegang langsung Bendera yang akan di kibarkan di bendungan Mila.

Dengan penuh perjuangan, Kapolres Dompu bersama anggotanya akhirnya bisa mengibarkan bendera sang merah putih Di Bendungan Mila.

Untuk hari kemerdekaan, saya bersama anggota Polres Dompu melakukan pengibaran Bendera merah Putih bertempat langsung di Bendungan Mila Desa Matua, Kecamatan Woja, Kabupaten Dompu.

Kapolres menjelaskan, Tujuannya untuk menggelorakan semangat nasionalisme para anggota Polri yang masih muda ini.

“Selain itu juga promosikan Pariwisata di Kabupaten Dompu agar dikenal oleh masyarakat luas, karena memang bagus pemandangan dan keindahan alamnya,” ujar AKBP Iwan Hidayat, S.I.K.

Sementara itu, menurut Kasi Humas Polres Dompu Ipda Akhmad Marzuki mengatakan, pengibaran bendera merah putih di obyek wisata ini sebagai langkah untuk membangkitkan semangat nasionalisme kepada generasi penerus bangsa untuk selalu mencintai bangsa ini. (HPD///)

Pelaku Panah Asal Kumbe di Tangkap Tim Puma ll Polres Bima Kota

Bimantika.net _Tim Puma ll Polres Bima Kota yang dipimpin oleh Aiptu Hero Suharjo, SH telah berhasil Melakukan penangkapan dan mengamankan Pelaku Penganiayaan menggunakan Panah.

Kapolres Bima Kota AKBP Rohadi, S.I.K melalui Kasat Reskrim Iptu M. Rayendra RAP, S.Tr.K, S.I.K membenarkan adanya pengungkapan Kasus pemanahan terebut.

Kasat Reskrim beberkan
Dasar penangkapan berdasarkan SURAT PERINTAH TUGAS Nomor:Sprin/41/VIII/RES/1.24/2022 tanggal 1 Agustus 2022 s/d tanggal 30 Agustus 2022.

Dasar lainnya nya adalah LP/B/595/VII/2022/NTB/Res.Bima Kota
Tanggal 21 Juli 2022

Menurut Kasat Reskrim bahwa Penangkapan dilakukan Hari Rabu 10 Agustus 2022 pukul 23:00 Wita di Kelurahan Kumbe Kecamatan Rasanae Timur Kota Bima.

Pelapor Tempat Kejadian Perkara (TKP) Jatibaru adalah Mariani 45 tahun IRT yang beralamat di RT 04/02 Kelurahan Jatibaru Kecamatan Aakota Kota Bima

Korban TKP Jatibaru Afrizal 15 tahun seorang Pelajar Alamat RT 04/02 Lingkungan Lela Kelurahan Jatibaru Kecamatan Asakota Kota Bima.

Sedangkan Pelaku TKP Jatibaru F M 16 tahun Pelajar asal Kelurahan Kumbe Kecamatan Rasanae Timur Kota Bima.

Kasat Reskrim beberkan bahwa Barang Bukti (BB) yang disita oleh Polisi saat penangkapan adalah sebagi berikut ;

  • Satu unit Sepeda Motor Merk Honda Sonic warna hitam.
  • Satu unit sepeda motoe Merk Honda Scoopy warna merah maroon.

Kronologis Penangkapan nya pun di uraikan oleh Kasat Reskrim bahwa Sebelumnya TIM telah mengamankan satu orang pelaku Penganiayaan menggunakan Panah dengan TKP di Kelurahan Jatibaru Barat Kecamatan Asakota Kota Bima.

Dari hasil interogasi yang dilakukan TIM berhasil mendapatkan identitas satu orang pelaku lainya yakni Saudara F M.

Kemudian Tim melakukan penyelidikan dan dari hasil penyelidikan Tim mendapatkan informasi lokasi keberadaan pelaku tersebut yakni di Kelurahan Kumbe Kecamatan Rasanae Timur Kota Bima.

Dengan adanya informasi tersebut Tim Puma ll langsung menuju lokasi keberadaan pelaku dan langsung mengamankan pelaku saudara F M Beserta dengan Sepeda motor yang digunakan pada saat melakukan aksi pemanahan.

Pelaku mengakui perbuatanya telah melakukan aksi pemanahan di Kelurahan Jatibaru Kecamatan Asakota Kota Bima bersama dengan satu rekannya yang telah diamankan sebelumnya yaitu saudara R A Alis Abi.

Selanjutnya Tim Puma ll mengamankan pelaku beserta Barang Bukti tersebut ke Mako Satuan Reskrim Polres Bima Kota. (***)

2 Atlit MAN 2 Kota Bima Berlaga di Kejuaraan Panjat Tebing Nasional

Bimantika.net _Dua atlit panjat tebing Madrasah Aliah Negeri (MAN) 2 kota Bima yang akan berlaga di kejuaraan panjat tebing Nasional di UIN Solo.

Kedua orang atlit itu adalah atlit binaan bersama MAN 2 Kota Bima dengan federasi panjat tebing indonesia (FPTI) Kota Bima.

Mereka adalah M. Naufal Bimasbuqin kelas XII ipa dan MF. Fadillah Rosyd kelas X 8.

Menurut ketua harian Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) kota bima M. Fauzi, S.Pt menjelaskan bahwa sebelum duta MAN 2 kota bima ini mengikuti kejuaraan panjat tebing nasional di Solo telah mengikuti tahapan program yang telah ditetapkan oleh pelatih panjat tebing kota bima.

Lanjut Fauzy bahwa Keduanya ini akan mengikuti dua nomor pertandingan yaitu lead perorangan pelajar putra dan lead umum putra.
Dimana pada kejurnas ini federasi panjat tebing indonesia kota bima mengirim tujuh atlit terbaik baik sebagai peserta pelajar maupun peserta umum.

“Mereka telah mengikuti program tranining center mandiri sejak mengikuti seleksi atlit panjat tebing yang akan berlaga pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) NTB tahun ini” ungkapnya.

Masih menurutnya bahwa
Naufal dan Rosyd pada porprov nantinya akan turun pada nomor lead perorangan U 19 dan speed.clasic U 19.

“Salah satu tujuan mengikuti kejuaraan nasional yg diadakan oleh Mapala UIN Solo adalah sebagai ajang uji kemampuan, mengukur hasil training selama 6 bulan terakhir ini” Ungkap.M Fauzi.

Ia menambahkan bahwa pasca pandemi covi 19 hampir diberbagai wilayah di Indonesia tidak dapat mengadakan kegiatan kegiatan.

Termasuk salahsatunya adalah olahraga panjat tebing.

M. Naufal Bimasbuqin sendiri adalah atlit unggulan kota bima pada kategori kelompok umur berdasarkan hasil simulasi dan uji tanding sesama atlit kota bima.

Sebenarnya ada tiga atlit Man 2 Kota bima yang akan berlaga pada kejuaraan ini namum karena satu orang atas nama Ahsanul Furqan mengalami cedera sehingga tidak bisa mengikuti kejuaraan (infensi jari tangan).

Awan panggilan akrabnya sementara ini sedang intens pengobatan cedera.
Ditanya tentang target M Fauzi Menjelaskan bahwa kami belum bisa menargetkan apa-apa pada event ini. Karena ini kejuaraan pertama pasca covid 19.

“Belum bisa membaca kemampuan pelajar daerah lain. Insya Allah ungkapnya paling tidak adik-adik atlit pelajar mendapatkan pengalaman yang berharga” ungkapnya.

Sambung Fauzy yang juga Ketua RW di Kelurahan Sarae ini setidaknya adik-adik atlit bisa rasakan aroma kejurnas dapat dirasakan bagaimana teknik dan cara memanjat mereka dapatkan pada kejurnas ini yang jelas grade mereka akan meningkat.

Kepala Sekolah MAN 2 Kota Bima Muslihah, S. Pd

Kepala Sekolah MAN 2 Kota Bima Muslihah, S.Pd menjelaskan bahwa rasa bangga dan terharu kepada para duta Man 2 kota bima karena terus terang saya kaget ternyata atlit pelajar terbaik NTB ada di kota bima lebih-lebih dari MAN 2 kota bima.

“Besar harapan saya semoga Naufal dan Rosyd dapat mengharumkan nama Man 2 kota bima lebih lebih Kota Bima dan NTB” ujarnya.

Lanjut ibu kepala kami pada prinsipnya akan tetap membina siswa yang berprestasi baik prestasi akademik maupun olahraga.

“Insya Allah tahun depan sarana dan prasara olahraga panjat tebing akan kami bangun di Man 2 kota bima” tegasnya.

Disamping bernilai estetika yang utama adalah adanya generasi penerus olahraga panjat tebing kota bima.

“Karena kami dengar ada atlit elit internasional panjat tebing indonesia berasal dari kota bima. Kalau tidak namanya Nurul Iqamah. Insya Allah pak wartawan akan banyak Nurul baru di MAN 2 kota bima” ungkapnya. (****)

Bupati IDP Minta Pimpinan Baznas Lahirkan Inovasi

Bimantika.net _Lima Orang Pimpinan BAZNAS Kabupaten Bima masa Bhakti 2022-2027 yaitu Drs. H. Zainuddin, MM terpilih menjadi Ketua, Wakil Ketua I H. Hanafie M. Saleh, S.Ag, Wakil Ketua II Sulaiman, SH, Wakil Ketua III Dr. Abdul Munir, M.Pd.I dan Wakil Ketua IV Ir. H.M Taufik Rusdi M.Ap dilantik dan dikukuhkan oleh Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri SE (IDP) di Ruang Rapat Forkopimda Kantor Bupati Bima.

Dalam acara pelantikan yang turut dihadiri Kepala Kantor Kementerian agama kabupaten Bima Drs. H. A. Munir, Ketua MUI kabupaten Bima TGH Abdurrahim Haris MA dan para Pejabat teras lingkup Pemkab Bima tersebut, Bupati Bima dalam sambutannya mengungkapkan, Pimpinan yang dilantik agar segera melahirkan inovasi.

Bupati Bima mengungkapkan, melalui tanggung jawab yang diamanahkan, pimpinan BAZNAS harus siap menjalankan tugas ini dengan sebaik mungkin.

Apalagi ini merupakan lembaga yang bertugas dan memiliki tanggung jawab besar mulai dari mengumpulkan kemudian membaginya sesuai dengan amanah.

Karena itu harus mampu menjalin koordinasi dengan pemerintah daerah, Kementerian Agama, Majelis Ulama Indonesia dan berbagai organisasi Islam.

Koordinasi ini penting dilakukan untuk mencari metode yang sebaiknya diterapkan dalam pengumpulan zakat.

Para Pengurus tidak hanya sekedar berharap dari zakat fitrah yang dikumpulkan setiap tahun, tetapi juga bagaimana menumbuhkan kesadaran masyarakat kita akan pentingnya membayar zakat.

Hal ini membutuhkan sosialisasi secara berjenjang. Disamping perlu melahirkan inovasi agar pola pelayanan, pendekatan dan pola pembayaran tidak lagi menunggu pengumpulan zakat dari desa dan kecamatan.

Tetapi bagaimana BAZNAS Kabupaten Bima bisa membuka berbagai gerai yang memberi kemudahan bagi siapapun yang ingin membayarkan zakatnya dan bisa mendapatkan penjelasan terkait penyaluran zakat.

Diakhir sambutannya, Bupati Bima menyampaikan agar Pimpinan BAZNAS menyampaikan secara berkala jumlah pengumpulan zakat dari masing-masing wilayah.

“Kecamatan mana yang paling tinggi pencapaiannya agar kecamatan lain juga memiliki semangat yang sama terpacu untuk bisa meningkatkan pengumpulan zakat pada setiap tahun.

“Baznas harus memiliki keterbukaan informasi terkait pengelolaan keuangan, untuk apa, sejauh mana dan sasaran yang tercapai pada tiap tahunnya agar tidak menimbulkan fitnah dunia dan akhirat” Tutup Bupati. (***)

Bupati IDP Minta Pimpinan Baznas Lahirkan Inovasi

Bimantika.net _Lima Orang Pimpinan BAZNAS Kabupaten Bima masa Bhakti 2022-2027 yaitu Drs. H. Zainuddin, MM terpilih menjadi Ketua, Wakil Ketua I H. Hanafie M. Saleh, S.Ag, Wakil Ketua II Sulaiman, SH, Wakil Ketua III Dr. Abdul Munir, M.Pd.I dan Wakil Ketua IV Ir. H.M Taufik Rusdi M.Ap dilantik dan dikukuhkan oleh Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri SE (IDP) di Ruang Rapat Forkopimda Kantor Bupati Bima.

Dalam acara pelantikan yang turut dihadiri Kepala Kantor Kementerian agama kabupaten Bima Drs. H. A. Munir, Ketua MUI kabupaten Bima TGH Abdurrahim Haris MA dan para Pejabat teras lingkup Pemkab Bima tersebut, Bupati Bima dalam sambutannya mengungkapkan, Pimpinan yang dilantik agar segera melahirkan inovasi.

Bupati Bima mengungkapkan, melalui tanggung jawab yang diamanahkan, pimpinan BAZNAS harus siap menjalankan tugas ini dengan sebaik mungkin.

Apalagi ini merupakan lembaga yang bertugas dan memiliki tanggung jawab besar mulai dari mengumpulkan kemudian membaginya sesuai dengan amanah.

Karena itu harus mampu menjalin koordinasi dengan pemerintah daerah, Kementerian Agama, Majelis Ulama Indonesia dan berbagai organisasi Islam.

Koordinasi ini penting dilakukan untuk mencari metode yang sebaiknya diterapkan dalam pengumpulan zakat.

Para Pengurus tidak hanya sekedar berharap dari zakat fitrah yang dikumpulkan setiap tahun, tetapi juga bagaimana menumbuhkan kesadaran masyarakat kita akan pentingnya membayar zakat.

Hal ini membutuhkan sosialisasi secara berjenjang. Disamping perlu melahirkan inovasi agar pola pelayanan, pendekatan dan pola pembayaran tidak lagi menunggu pengumpulan zakat dari desa dan kecamatan.

Tetapi bagaimana BAZNAS Kabupaten Bima bisa membuka berbagai gerai yang memberi kemudahan bagi siapapun yang ingin membayarkan zakatnya dan bisa mendapatkan penjelasan terkait penyaluran zakat.

Diakhir sambutannya, Bupati Bima menyampaikan agar Pimpinan BAZNAS menyampaikan secara berkala jumlah pengumpulan zakat dari masing-masing wilayah.

“Kecamatan mana yang paling tinggi pencapaiannya agar kecamatan lain juga memiliki semangat yang sama terpacu untuk bisa meningkatkan pengumpulan zakat pada setiap tahun.

“Baznas harus memiliki keterbukaan informasi terkait pengelolaan keuangan, untuk apa, sejauh mana dan sasaran yang tercapai pada tiap tahunnya agar tidak menimbulkan fitnah dunia dan akhirat” Tutup Bupati. (***)

Bupati IDP Tatapmuka dengan Tim SurfAid Indonesia

Bimantika.net _Tim SurfAid Indonesia, organisasi nirlaba yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan, ketahanan dan kemandirian masyarakat di daerah terpencil yang terhubung melalui kegiatan surfing/selancar dengan sumber pendanaan dari Australia & New Zealand Rabu (10/8) melakukan silaturahmi dengan Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri SE (IDP) di Pendopo Bupati Bima.

Pada tatapmuka tersebut, Bupati didampingi Kepala Bappeda dan Litbang Suwandi ST MT, Kadis Lingkungan Hidup Ir. Jaidun, Kabid Perencanaan Pembangunan Ekonomi Ashadi SKM, M.Kes. Sementara Tim SurfAid terdiri dari Manajer Nusatani Chandra Nurhasanuddin

Project Manager Nusatani Bima Hasudungan Sahat Maruli Tua dan Field Coordinator Rahmatinnija memaparkan informasi terkait pelaksanaan kegiatan SurfAid di Kabupaten Bima periode 2019-2022.

Bupati Bima pada tatapmuka tersebut mengungkapkan, dalam banyak kegitan sektoral cenderung mentik beratkan pada aspek fisik, padahal peningkatan kapasitas SDM sangat dibutuhkan. Oleh karena itu, Pemerintah daerah memberikan apresiasi atas dukungan SurfAid dalam memfasilitasi peningkatan kapasitas dan mengubah pola pikir para petani khususnya di kecamatan parado sebagai lokasi proyek.

Pasca dikeluarkannya kabupaten Bima dari daftar daerah tertinggal oleh Kementerian Desa, maka tantangan organisasi perangkat daerah terkait adalah mencari terobosan dan inovasi agar peningkatan kesejahteraan masyarakat dapat berlangsung secara berkelanjutan.

Menyinggung keberadaan aset yang berasal dari kegiatan proyek, dengan akan berakhirnya masa kerja Program Nusatani di kecamatan Parado, sejumlah aset yang ada akan diserahkan kepada kelompok petani penerima manfaat. OPD terkait mepalukan pengawasan dan pemerintah desa diminta menjaga dan memelihara aset yang diserahkan tersebut”. jelas Bupati.

Sebelumnya, Manajer Nusatani Chandra Nurhasanuddin dalam penjelasannya kepada Bupati Bima memaparkan, di kabupaten Bima, lokasi kerja SurfAid di Kabupaten Bima adalah di Kecamatan Parado yang mencakup 5 Desa dan melaksanakan Program bernama Nusatani.

Program ini menekankan pola pendekatan pertanian yang sensitif gizi. Tujuan tujuan jangka panjang adalah meningkatkan status ekonomi dan ketahanan pangan masyarakat terpencil di Kecamatan Parado, Kabupaten Bima dengan sasaran program sebanyak 1.000 Petani kecil dan keluarganya di Kecamatan Parado.

SurfAid dan Pemerintah Kabupaten Bima kembali menandatangani memorandum Saling Pengertian (MSP)/ MoU sebagai dasar pelaksanaan kerja sama MSP tersebut berlaku mulai Maret 2020 hingga Juni 2024. Hingga Juli 2022.

Sejumlah capaian Nusatani antara lain terbentuknya dua kebun percontohan (demo farm) dengan sistem irigasi sederhana di desa Lere dan desa Parado Wane dan pelatihan bagi 900 petani berkaitan dengan pertanian sensitif gizi.

SurfAid juga memfasilitasi pelatihan bagi Pelatih (ToT) praktek pertanian, penanganan dan praktek keuangan yang baik bagi pendamping desa, relawan pertanian dan penyuluh pertanian, juga menerbitkan 4 sertipikat badan hukum badan usaha milik desa. Capaian lainnya berkaitan dengan keberadaan proyek adalah menurunnya jumlah balita yang mengalami berat badan kurang dan tidak adanya kasus stunting selama periode Maret hingga Juli 2022 dan terlatihnya 246 personil relawan Covid-19″. Jelas Chandra. (***)

Sambut HUT Polwan, Jajaran Polwan Polres Dompu Gelar Donor Darah

Bimantika.net _Dalam rangkaian menyambut Hari Jadi Polisi Wanita (Polwan) Ke-74 yang akan di peringati 1 September 2022, Polwan Polres Dompu mengadakan Bakti Sosial Kesehatan berupa Donor Darah di RSUD Kabupaten Dompu. Selasa (9/8/2022). Pukul 09.00 wita.
 

Bakti Sosial Kesehatan Donor Darah ini juga merupakan salah satu rangkaian kegiatan Polwan Polres Dompu dalam menyambut Hari Jadi Polwan ke-74.
 
Salah satu sunior Polwan atas nama Aiptu Ismi Indriyanti Mengatakan Semoga dengan darah yang kita sumbangkan ini dapat bermanfaat bagi masyarakat yang membutuhkan.
 
Dia juga menambahkan, bahwa dalam menyambut Hari Jadi Polwan ke-74, Polwan Polres Dompu akan melaksanakan beberapa rangkaian kegiatan.
 
“Beberapa rangkaian kegiatan yang akan dilaksanakan berupa terlibat langsung dalam vaksinasi massal, bakti sosial pembagian paket sembako kepada warga yang membutuhkan, maupun bakti sosial,” Ungkapnya.
 
Pihaknya berharap kegiatan yang dilakukan oleh Polwan Polres Dompu ini dapat bermanfaat bagi masyarakat semuanya.

Harapan ke depan untuk hari jadi polwan bisa lebih bermanfaat bagi masyarakat, khususnya masa masa setelah Pandemi Covid-19. Dan bisa memberikan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan di Kabupaten Dompu. (***)

Cekcok sama Suami, Ibu Asal Simpasai Gantung Diri Hingga Tewas

Bimantika.net _Personil Polsek Monta, Polres Bima, Polda NTB mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) Seorang ibu rumah tangga yang diduga nekad akhiri hidup dengan cara gantung diri,di Desa Simpasai Kecamatan Monta Kabupaten Bima Selasa (9/8/22).

Kapolres Bima AKBP Heru Sasongko, S.I.K lewat kasi humas Iptu Adib Widayaka,membenarkan terjadinya peristiwa gantung diri yang dialami ibu rumah tangga yang berinisial AR (P/17) warga Desa Simpasai tersebut dengan mengunakan ikat Pinggang yang diikat di terali besi jendela kamar tidur korban.

“Peristiwa gantung diri yang menyebabkan korban meninggal dunia diduga sebelumnya korban bertengkar atau cekcok mulut dengan suaminya” ujar Kapolres Bima di ulas Adib.

Kejadian tersebut pertama kali diketahui oleh Ibu dan kakak kandung korban sekira Pukul 19.00.Wita, dengan bantuan warga sekitar ibu dan kakak korban membawa korban ke PKM Monta

Sementara itu, pengakuan suami korban bahwa sebelum korban bunuh diri dengan cara gantung diri , keduanya berkelahi dengan cara cekcok mulut.

Setelah CekCok itu suami korban pergi meninggalkan korban sekira Pukul 17.00. Wita menuju rumah orang tuanya di Desa Tangga kecamatan Monta Kabupaten Bima.

Mendengar peristiwa istrinya yang gantung diri dan telah meninggal dunia selanjutnya suami korban langsung mengamankan diri ke polres Bima di antar oleh Kades Tangga dan Babinsa Tangga karena merasa takut/ khawatir terangnya.

Usai dilakukan pemeriksaan secara medis oleh dokter puskesmas Monta , dan pemeriksaan oleh Unit Identifikasi Reskrim polres Bima, selanjutnya korban di bawa kembali ke rumah duka di Desa Simpasai pungkas Adib. (***)