Walikota Bima Aji Man : HSN Momen Mengenang Resolusi Jihad Ulama dan Santri

jpn

BIMAntika.net Walikota Bima, H. Arahman H. Abidin, SE., memimpin upacara peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2025 yang mengusung tema “Jihad Santri, Jayakan Negeri.”

Kegiatan berlangsung khidmat di halaman Pondok Pesantren Al-Husainy Kota Bima, Selasa (22/10/2025).

Upacara tersebut dihadiri oleh para Kyai dan Alim Ulama se-Kota Bima, Ketua MUI Kota Bima, Forkopimda Kota Bima, Kepala Perangkat Daerah, Camat dan Lurah, serta para santri dan tamu undangan.

Dalam amanatnya, Aji Man Sapaan akrab Wali Kota Bima menyampaikan apresiasi dan penghormatan kepada seluruh santri yang telah berperan penting dalam menjaga nilai-nilai keislaman dan keindonesiaan.

Ia juga menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas tragedi runtuhnya bangunan Pondok Pesantren Al-Khoziny di Sidoarjo, yang menelan korban jiwa.

Atas nama Pemerintah Kota Bima Aji Man menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga besar pesantren yang menjadi korban.

“Semoga Allah SWT memberikan kekuatan dan kesabaran kepada seluruh keluarga, serta menempatkan para korban di tempat terbaik di sisi-Nya,” ungkapnya.

Wali Kota juga menyampaikan bahwa tanggal 22 Oktober bukan hanya menjadi hari bersejarah bagi kalangan pesantren, tetapi juga bagi seluruh bangsa Indonesia.

Ia menjelaskan bahwa peringatan Hari Santri merupakan momentum untuk mengenang resolusi jihad para ulama dan santri yang dengan penuh keberanian serta keikhlasan berjuang mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

Lebih lanjut Aji Man menuturkan bahwa dari para santri, masyarakat dapat belajar arti cinta tanah air, kedisiplinan, dan pengabdian tanpa pamrih.

Aji Man pun menekankan bahwa tema Hari Santri tahun ini, “Jihad Santri, Jayakan Negeri,” mencerminkan semangat pengabdian santri dalam menghadapi tantangan zaman.

Menurutnya, jihad santri masa kini tidak lagi dilakukan di medan perang, tetapi diwujudkan melalui pengabdian di berbagai bidang kehidupan, yakni melawan kebodohan dengan ilmu pengetahuan, mengatasi kemiskinan dengan kerja keras, serta menjaga kelestarian lingkungan dengan rasa peduli.

Lanjutnya lagi bahwa berharap momentum Hari Santri Nasional dapat memperkuat semangat kebangsaan dan menumbuhkan generasi santri yang cerdas, berakhlak mulia, serta mampu berkontribusi bagi kemajuan bangsa dan dunia.

Melalui kesempatan ini, Ia pun mengajak kepada seluruh santri untuk menjadi pelopor gerakan program “Kota Bima BISA” (Bersih, Indah, Sehat, dan Asri).

“Bayangkan, jika setiap santri, setiap pondok pesantren, dan setiap masjid menjadi pusat kebersihan, maka Kota Bima akan menjadi kota yang indah, tetib, dan penuh berkah,” tegasnya.

Upacara diakhiri dengan pemotongan tumpeng sebagai ungkapan rasa syukur, disertai doa bersama untuk keselamatan bangsa dan kemajuan dunia pendidikan pesantren di Kota Bima. (***//Kominfo)

Kapolres Bima Sambut Kedatangan Wakapolda NTB di Bandara SMS Bima

jpn

BIMAntika.net Kapolres Bima AKBP Eko Sutomo S.I.K.,M.I.K., menyambut kedatangan Wakil Kepala Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat Brigjen Pol.Hari Nugroho S.I.K.,beserta rombongan di Bandara Sultan Muhammad Salahuddin (SMS) Bima.

Pesawat Wings Air yang ditumpangi Oleh Wakapolda NTB beserta rombongan itu dengan Nomor Penerbangan IW 1878 Rute Lombok- Bima, Selasa ( 21/10/25) mendarat di bandara SMS Sekira Pukul 11.26. WITA.

Orang Nomor dua dijajaran Kepolisian Daerah nusa tenggara barat tu didampingi sejumlah Pejabat utama Lingkup Kepolisian Daerah Wilayah Nusa Tenggara Barat.

Kapolres Bima Kabupaten AKBP Eko Sutomo S.I.K., M.I.K.,melalui kasi humas Iptu Adib Widayaka menjelaskan kedatangan Brigjen Pol Hari Nugroho S.I..K Wakapolda NTB dalam rangka kunjungan kerja di wilayah hukum Polres Bima Kabupaten, Kota Bima dan Kabupaten Dompu.

Kunjungan kerja itu akan berlangsung selama 2 Hari terhitung mulai hari Selasa 21- hingga Rabu (22/10/25) besok.

Usai mendarat, Wakapolda NTB beserta rombongan langsung menuju ruang VIP bandara setempat, yang langsung disambut oleh sejumlah pejabat.

“Setelah itu Rombongan meninggalkan Bandara SMS menuju Kabupaten Dompu”Kata Adib.

Hadir dalam kegiatan tersebut,
Kapolres Bima AKBP Eko Sutomo,S.I.K., M.I.K,Kapolres Bima Kota AKBP Didik Putra Kuncoro.,S.I.K.,Kajari Bima Dr. Ahmad Hajar Zunaidi, S.H., M.H.,
Kepala UPBU Bima Suroso,
Wakapolres Bima Kompol Saogi Sujana Ansar,Wakapolres Dompu Kompol Heru
Para Kasat,Para Kabag Polres Bima dan Polres Kota Bima, dan Kapolsek KP3 Udara Bima IPTU Heri Supriyanto

Seluruh Rangkaian Kegiatan Pengamanan kedatangan Kapolda NTB Beserta Rombongan berakhir Sekira Pukul 12.51 Wita dan pengamanan Rombongan dilakukan oleh Personil Polsek Kawasan Pelabuhan Udara Bima di Bawah Kendali Kapolseknya Iptu Heri Supriyanto..(****)

Diduga Menghina Bupati, Loyalis Sejati Ady-Irfan Resmi Laporkan 3 Akun Facebook di Polisi

jpn

BIMAntika.net Sejumlah loyalis sejati dan Militansi Bupati dan Wakil Bupati Bima Ady Mahyudi dan dr. H. Irfan (Ady-Irfan) pada hari ini Senin 20 Oktober 2025 Melaporkan 3 Akun Facebook di Polres Bima Kota.

Laporan tersebut terkait dengan dugaan penghinaan terhadap Bupati Bima

Loyalis dan militansi sejati Ady – Irfan, Abdul Majid pada kesempatan Konferensi Pers di “Warkop Diana” menyampaikan bahwa pihaknya resmi melaporkan 3 akun Facebook yang diduga kuat menghina Bupati Bima.

Ia mengaku bahwa dirinya adalah “Prajurit” Ady Irfan merasa resah dengan ulah oknum tertentu yang menghina Bupati dan Wakil Bupati Bima.

“Ada Puluhan orang militan Ady – Irfa mendatangi Polres Bima Kota, dan kami resmi melaporkan akun Facebook K NTB, KK, dan AB. Kami langsung ketemu dengan Kanit Tipiter Bapak Jonatan, dan beliau sudah merespon cepat laporan kami, dengan baik” ujar Mejo Tangga sapaan Abdul Majid Senin (20/10)2025).

Laporan tersebut menurutnya merupakan bentuk ketegasan militan Ady-Irfan melawan Hoax dengan beredar Vidio di sosial media yang meresahkan Warganet saat ini.

“Vidio yang diunggah 3 akun itu, diduga vidio diedit dan mencoba merusak nama Bupati dan Wakil Bupati Bima,” jelasnya.

Majid menegaskan, pihaknya tetap mengawal laporan tersebut dan mendesak aparat penegak hukum (APH) memproses akun – akun di laporkan tersebut diproses sesuai prosedur yang berlaku.

“Sebagi prajurit kami akan terus kawal, dan kami meminta pihak kepolisian memproses secepatnya ketiga akun tersebut” ujar Mejo.

Masih menurutnya bahwa sangat berterima kasih pada jajaran Polres Bima Kota yang sudah menerima aduannya dengan mengajukan berbagai pertanyaaan.

“Tadi saat kami temui pak Jonathan kami ditanya beberapa hal dan pihak kepolisian pun akan tetap koordinasi dengan kami atas laporan kami” tutupnya. (****)

Istigfar Kepada Allah Bentuk Ketundukan dan Tobatnya Manusia Pada RabbNya

jpn

BIMAntika.net “Astagfirullahaladzim alladzi lailaha illa huwal hayyul qayyum wa atubu ilaih” artinya adalah “Aku memohon ampun kepada Allah Yang Maha Agung, yang tiada Tuhan selain Dia, Yang Maha Hidup dan Maha Berdiri Sendiri, dan aku bertaubat kepada-Nya.”.

Bacaan istighfar ini memohon ampunan dari Allah sambil mengakui keesaan, keabadian, dan kekuasaan-Nya.

Serta menyatakan niat untuk bertaubat dari dosa-dosa.

Astagfirullahaladzim: Aku memohon ampun kepada Allah Yang Maha Agung.

Alladzi lailaha illa huwal: Yang tiada Tuhan selain Dia.

Hayyul qayyum: Yang Maha Hidup (abadi) dan Maha Berdiri Sendiri (mengatur dan mengurus segala sesuatu).

Wa atubu ilaih: Dan aku bertaubat kepada-Nya.

Maknanya, seorang muslim yang membaca istighfar mengharap agar Allah SWT mengampuni dosa-dosanya dan menutupi kesalahan-kesalahannya agar tidak terlihat oleh siapapun, seakan-akan tidak berdosa.

Dalam Al-Quran surat Ali-Imran ayat 133, Allah SWT berfirman:

وَسَارِعُوْٓا اِلٰى مَغْفِرَةٍ مِّنْ رَّبِّكُمْ وَجَنَّةٍ عَرْضُهَا السَّمٰوٰتُ وَالْاَرْضُۙ اُعِدَّتْ لِلْمُتَّقِيْنَۙ

Artinya: “Bersegeralah menuju ampunan dari Tuhanmu dan surga (yang) luasnya (seperti) langit dan bumi yang disediakan bagi orang-orang yang bertakwa.”

Ayat di atas menjadi satu dari sekian banyak perintah untuk memohon ampun kepada Allah SWT.

Oleh karena itu, seorang muslim sudah sepatutnya mempelajari istighfar sedalam dan sebaik mungkin.

Manfaat Membaca Astagfirullahaladzim Alladzi Lailaha Illa Huwal Hayyul Qayyum Wa Atubu Ilaih

Apa manfaat atau keutamaan dari membaca istighfar yang satu ini?

Dilihat dari situs resmi Pesantren Darusy Syahadah, ada sebuah hadits shahih dari Abu Dawud yang berbunyi:

مَنْ قَالَ أَسْتَغْفِرُ اللَّهَ الَّذِى لاَ إِلَهَ إِلاَّ هُوَ الْحَىُّ الْقَيُّومُ وَأَتُوبُ إِلَيْهِ غُفِرَ لَهُ وَإِنْ كَانَ فَرَّ مِنَ الزَّحْفِ

Artinya: “Barang siapa yang mengucapkan: Saya memohon ampun kepada Allah yang tidak ada sembahan selain Dia Yang Maha Hidup dan Maha Berdiri sendiri dan aku bertaubat kepada-Nya” maka dosanya diampuni meskipun ia telah lari dari medan perang.”

Selain itu, secara umum, manfaat bacaan istighfar adalah:

Menjadikan hidup indah dan menyenangkan.

Menambah kekuatan.
Mendatangkan kecintaan dan kasih sayang Allah.

Menjernihkan hati,
Memudahkan masuknya ilmu yang bermanfaat.dan
Menyebabkan terhindar dari adzab Allah.(***#//bbs)

Komitmen Pemkot Bima Era Man-Feri Berantas Miras Dibuktikan Dengan Operasi Yustisi

jpn

BIMAntika.net Pemerintah Kota Bima melalui berbagai instansi terkait melakukan kegiatan sosialisasi Perda Kota Bima No. 8 Tahun 2010 tentang peredaran minuman keras (miras) di cafe-cafe yang ada di wilayah Kota Bima.

Kegiatan ini dilaksanakan pada Sabtu malam, 18 Oktober 2024, dan diinisiasi oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bima melalui operasi yustisi pengendalian keamanan dan ketertiban masyarakat.

Kegiatan ini turut didampingi oleh berbagai pihak, termasuk Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kaban Kesbangpol) Kota Bima, Pasi Intel Kodim 1608, Danramil Rasbar Kodim 1608 Bima, Kepala Bagian Operasi (KBO) Reskrim Polres Bima Kota, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Bima, serta Dinas Kesehatan Kota Bima.

Dalam kegiatan ini, tim melakukan identifikasi izin, termasuk izin bangunan, serta pendataan pekerja wanita di cafe-cafe yang ada di wilayah Kota Bima.

Langkah ini bertujuan untuk memastikan bahwa cafe-cafe yang beroperasi di Kota Bima telah memenuhi semua persyaratan yang berlaku dan tidak melanggar peraturan yang ada.

Kasat Pol PP Kota Bima menyebutkan bahwa Operasi yustisi ini merupakan bagian dari upaya untuk menjaga keamanan, ketertiban, dan kenyamanan masyarakat Kota Bima.

Terutama menyikapi fenomena peredaran bebas miras di Kota Bima.

Dalam operasi tersebut berhasil mengamankan ratusan botol miras berbagai jenis, termasuk sofi, bir, dan arak.

Tim Yustisi juga memberikan peringatan kepada pemilik kafe dan tempat karaoke agar tidak memperjualbelikan miras ataupun narkotika, karena hal tersebut melanggar hukum.

“Jika ditemukan pelanggaran berulang, kami akan memberikan sanksi tegas mulai dari teguran tertulis hingga pencabutan izin usaha untuk pelanggaran berat,” ujar Kasat Pol PP Kota Bima, Erwin Rahadi.

Sementara itu, Kepala DTMPTSP Kota Bima menyatakan bahwa cafe-cafe yang ditemukan tidak sesuai dengan izin operasionalnya akan diberikan surat teguran dan pemiliknya akan dipanggil untuk dimintai keterangan lebih lanjut sebagai dasar untuk tindakan lebih lanjut.

Pasi Intel Kodim 1608/Bima juga menyatakan bahwa sebagai upaya institusional, operasi akan terus digalakkan untuk meminimalisir peredaran miras di Kota Bima.

“Oleh karena itu, mohon dukungan masyarakat, ulama, dan semua pihak agar kegiatan operasi ini berjalan lancar,” tegasnya.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kota Bima di bawah kepemimpinan Walikota H. Arahman H. Abidin, SE, dan Wakil Walikota Bima Ferry Sofyan, SH (Man-Feri) untuk meningkatkan ketertiban dan keamanan di wilayah Kota Bima, serta melindungi masyarakat dari dampak negatif peredaran miras. (****)

1.372 Jiwa Terdampak Kekeringan, BPBD Kabupaten Bima Salurkan Air Bersih

jpn

BIMAntika.net Kekeringan yang disebabkan oleh kemarau panjang tahun ini mengakibatkan 1.372 jiwa yang terdiri dari 245 KK di 2 kecamatan yakni Kecamatan Belo dan Soromandi menghadapi krisis air bersih.

Kepala Pelaksana Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bima Drs. H. Isyrah yang merilis laporan Pusdalops BPBD Kab Bima, Kamis (16/10) menjelaskan, untuk menangani masalah tersebut, pihaknya telah melakukan distribusi air Kamis (16/10).‎

Pemerintah Kabupaten Bima melalui Tim Tanggap Bencana kekeringan BPBD telah melakukan distribusi sebanyak 10 ribu liter air bersih untuk kebutuhan 1.200 jiwa pada 180 KK

Menyebar di Dusun Ndano Ndere dan Dusun Rasabou Desa Bajo – Soromandi yang mengalami kesulitan memenuhi kebutuhan air bersih akibat kerusakan mesin pompa air yang selama ini menjadi sumber air bersih.

Pada hari yang sama, Tim Tanggap Bencana kekeringan BPBD juga melakukan penyaluran 5.000 liter air bersih untuk kebutuhan 172 jiwa atau 65 KK warga RT.005 Desa Nata Kecamatan Palibelo yang mengalami kesulitan memenuhi kebutuhan air bersih akibat sumber mata air berkurang.

Sehingga total distribusi air bersih di kedua Kecamatan tersebut sebanyak 15.000 liter.

‎Untuk memperlancar proses pendistribusian air bersih, Tim BPBD melakukan koordinasi dengan Camat, Kapolsek, Koramil dan Kades setempat.

“Dan melakukan pengamatan, pendataan dan kaji cepat serta penanganan darurat bencana terhadap daerah terdampak”. Terangnya.

BPBD beserta perangkat daerah terkait akan terus berupaya dan komitmen menyalurkan bantuan air bersih untuk masyarakat yang terdampak”. Imbuh mantan Camat ini.

Untuk mengantisipasi dampak kekeringan, Kalak BPBD menghimbau kepada seluruh masyarakat agar dapat menggunakan air secara bijak, efektif dan efisien.

Masyarakat juga dihimbau tetap waspada terhadap cuaca ekstrem dan bencana yang terjadi seperti banjir bandang, angin puting beliung, tanah longsor dan kekeringan serta kebakaran hutan dan lahan. Tutup Isyah. (Rif/Red‎//RRS/RumaRenggeSape//007)

Walikota Bima Aji Man Sebut UMKM Tulang Punggung Ekonomi Daerah, Perlu Penguatan dan Pemberdayaan

jpn

BIMAntika.net Wali Kota Bima H. Arahman H. Abidin, SE menyampaikan bahwa UMKM merupakan tulang punggung ekonomi daerah.

Ketika sektor besar tertekan oleh berbagai tantangan global, UMKM justru menjadi sektor yang tangguh, adaptif dan mampu bertahan.

Hal itu Disampaikan Aji Man sapaan akrab Walikota Bima saat membuka UMKM Fest 2025 yang melibatkan sebanyak 120 pelaku UMKM di Kota Bima,

Kegiatan itu berlangsung di Halaman Museum Istana Kesultanan Bima Asi Mbojo, pada Jum’at malam (17/10/2025).

“Dari tangan kreatif para pelaku UMKM, roda perekonomian lokal tetap berputar, lapangan pekerjaan tercipta, dapat menghidupi perekonomian keluarga hingga menggerakkan kesejahteraan masyarakat,” ungkapnya.

Wali Kota Bima menegaskan komitmennya mendukung penuh untuk menguatkan ekosistem Usaha Mikro Kecil dan Menengah di Kota Bima.

“Dukungan tidak hanya melalui pelatihan dan pendampingan, tetapi juga melalui kebijakan yang berpihak, akses permodalan, perluasan pasar serta digitalisasi usaha,” tegas Aji Man sapaannya.

Aji Man menyebut bahwa UMKM Fest 2025 menjadi wadah penting untuk mempertemukan para pelaku UMKM dengan konsumen, investor, lembaga keuangan serta mitra strategis lainnya.

Ia menegaskan, melalui kegiatan ini tidak hanya memamerkan produk, tetapi juga menampilkan semangat, kreativitas dan inovasi anak daerah.

“Saya ingin tegaskan, bahwa semangat menguatkan UMKM, menggerakkan ekonomi daerah bukan sekadar slogan, tetapi gerakan bersama. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri, dibutuhkan kolaborasi lintas sektor,” ujarnya penuh semangat.

Menutup arahannya, Wali Kota mendorong agar belanja masyarakat dan pemerintah lebih berpihak kepada produk lokal. Ia pun berharap kegiatan ini menjadi momentum untuk melahirkan jejaring bisnis baru, memperkuat kolaborasi dan menumbuhkan optimisme baru bagi para pelaku UMKM.

“Cintai, beli dan banggakan produk daerah kita sendiri,” imbuhnya.

Turut hadir Pj. Sekda Kota Bima, para Asisten, Staf Ahli Wali Kota, Kepala Perangkat Daerah Lingkup Pemerintah Kota Bima, para sponsor UMKM Fest 2025, Lembaga/Organisasi Wanita, Camat dan Lurah. (***//Kominfo)

Dzikir, Amalan Ringan Tapi Besar Pahalanya di Sisi Allah SWT

jpn

BIMAntika.net Dzikir yang ringan namun berpahala besar antara lain “Subhanallah wa bihamdihi, subhanallahil ‘azhim”, membaca Tasbih, Tahmid, Takbir, dan Tahlil, serta Istighfar.

Selain itu, amalan lain seperti “Alhamdulillah” setelah bersin atau membaca Ayat Kursi setelah salat juga termasuk dalam amalan ringan berpahala besar.

Dzikir yang ringan tapi berpahala besar
“Subhanallah wa bihamdihi, subhanallahil ‘azhim”: Dua kalimat yang sangat ringan diucapkan, namun berat timbangannya di sisi Allah SWT.

Jika diucapkan 100 kali dalam sehari, dosa-dosanya akan diampuni sebanyak buih di lautan.

Tasbih, Tahmid, Takbir, dan Tahlil”: Mengucapkan “Subhanallah walhamdulillah wa laa ilaha illallah wallahu akbar” adalah amalan yang sangat dicintai Allah melebihi hal lainnya

Mengucapkan “Alhamdulillah” adalah amalan ringan yang berpahala besar.

Jangan lupa menjawab dengan “Yarhamukallah” ketika mendengar orang lain bersin dan mengucapkan “Alhamdulillah”.

Istighfar”: Memohon ampunan kepada Allah SWT juga merupakan amalan yang sangat dianjurkan dan berpahala besar.

Shalawat”: Membaca shalawat kepada Nabi Muhammad SAW adalah amalan ringan yang memiliki keutamaan besar.

Adapun dzikir yang dimaksud dalam hadits di atas ialah sebagai berikut:

سُبْحَانَ اللَّهِ وَبِحَمْدِهِ ، سُبْحَانَ اللَّهِ الْعَظِيمِ

Subhanallahi wa bihamdihi, Subhanallahil azhim

Artinya: “Maha Suci Allah dan Segala puji hanya bagi-Nya, Maha Suci Allah yang Maha Agung.”

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wassalam menyampaikan bahwa dua kalimat dzikir yang sangat dicintai oleh Allah Ta’ala Ar-Rahman merupakan “Subhanallah wa bihamdihi, subhanallahil azhim”.

Kalimat tersebut sangat ringan dilantunkan, namun berat di timbangan amal pada hari kiamat kelak.

Menurut pendapat para ulama bahwa dalam hadits tersebut terdapat hikmah kenapa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wassalam mendahulukan penyebutan dua kalimat tersebut.

Salah satu alasannya adalah untuk membangkitkan rasa rindu di hati para pendengar terhadap kalimat-kalimat yang akan disebutkan. Setiap kata dalam 2 kalimat ini diharapkan mampu menambah kecintaan seseorang kepada Allah Ta’ala.

Dzikir yang paling disukai Allah adalah empat kalimat mulia: “Subhanallah,” “Alhamdulillah,” “Laa ilaaha illallah,” dan “Allahu Akbar”. Selain itu, “Subhanallah wa bihamdihi, subhanallahil adzim” juga sangat disukai dan memiliki bobot yang berat timbangannya di sisi Allah.

Subhanallah: Maha Suci Allah.

Alhamdulillah: Segala puji bagi Allah.

Laa ilaaha illallah: Tiada Tuhan selain Allah.

Allahu Akbar: Allah Maha Besar.

Dzikir diperintahkan oleh Allah SWT sebagaimana dalam Surat Al-Ahzab Ayat 41

يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ ٱذْكُرُوا۟ ٱللَّهَ ذِكْرًا كَثِيرًا

Arab-Latin: Yā ayyuhallażīna āmanużkurullāha żikrang kaṡīrā

Artinya: Hai orang-orang yang beriman, berzikirlah (dengan menyebut nama) Allah, zikir yang sebanyak-banyaknya. (///****//inspirasi khutbah Jum’at Dody Kurniawan Kota Bima)

Wabup Dokter Irfan Kunjungi PLN ULP Sape, Pastikan Pemerataan Akses Listrik Bagi Warga

jpn

BIMAntika.net Setelah menyerap aspirasi warga bagi percepatan pemerataan akses listrik di daerah terpencil dan pedesaan di Kabupaten Bima.

khususnya di kecamatan Sape dan Lambu, Wakil Bupati Bima dr.H.Irfan Zubaidy Rabu (15/10) melakukan kunjungan ke kantor PT. PLN (Persero) Unit Layanan Pelanggan (ULP) Sape.

Kunjungan Wakil Bupati Bima tersebut diterima oleh Manager PLN ULP Sape, Mei Priyanto dan jajarannya.

Wakil Bupati Bima yang didampingi oleh Camat Sape Muh. Akbar, SP., M.Si dan Perangkat Kecamatan Lambu mengungkapkan bahwa silaturahmi dengan jajaran PLN ULP Sape tersebut memiliki arti penting dalam mendorong peningkatan akses dan kualitas layanan listrik, sehingga warga desa dapat menikmati listrik yang stabil dan handal untuk kebutuhan sehari-hari,

Karena dengan pelayanan pemerataan listrik dapat meningkatkan kualitas hidup dan perekonomian masyarakat setempat.

Juga pada saat yang sama mendukung program Ketahanan Energi Nasional serta mendukung digitalisasi pendidikan

Silaturahmi ini juga penting untuk meningkatkan sinergi dan kerjasama yang lebih optimal dengan jajaran PLN.

Sehingga pembangunan infrastruktur listrik di wilayah terpencil dapat di diprioritaskan dan memastikan beberapa dusun di kecamatan Lambu dan seluruh desa dapat teraliri listrik.Ungkapnya.

Pada kesempatan tersebut, Mahager PT. PLN ULP Sape Mei Priyanto menegaskan komitmennya dalam menyukseskan program pemerintah di bidang pelayanan listrik di 6 kecamatan diantaranya Ambalawi, Lambu, Langgudu, Sape, Wera, dan Wawo.

Komitmen ini tidak hanya untuk memastikan setiap rumah tangga teraliri listrik, tetapi juga diperluas pada sektor pertanian melalui inisiatif Electrifying Agriculture.

“Saat ini PLN Sape melayani 55.823 pelanggan dengan penambahan pelanggan selama periode tahun 2025 sebesar 956 pelanggan tersambung listrik baru.

PLN terus berupaya untuk memberikan akses energi yang andal dan tangguh untuk masyrakat luas.

“Kami berkomitmen penuh mendukung program pemerintah, baik dalam penyediaan listrik untuk Pelanggan Umum (Rumah Tangga Berlistrik), memastikan tidak ada lagi rumah yang gelap dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat”. Ujarnya.

Lebih lanjut, komitmen tersebut “Kami siap melayani kebutuhan listrik bagi petani di 6 Kecamatan, khususnya para petani bawang, padi, dan jagung. Listrik dimanfaatkan masyarakat untuk pengairan, penggilingan, atau penerangan terbukti mampu menekan biaya operasional dan meningkatkan hasil panen,” Tambahnya. (***}

Cita-cita Luhur Walikota Bima Aji Man Jadikan Kota Bima Penuh Keberkahan dari Allah SWT

jpn

BIMAntika.net Sebuah Pamflet yang di keluarkan oleh Dinas Kominfostik Kota Bima tertera tulisan karya Walikota Bima H. Arahman H. Abidin, SE.

Dalam pamflet tersebut tertulis kalimat langsung dari Walikota Bima yang isinya :

“Untuk Maju, Kota Ini Butuh Keberkahan, Tanggungjawab Moral Kita Bukan Saja di Dunia Tetapi Juga di Akhirat”

Demikian kata-kata Aji Man sapaan Walikota Bima saat menggelar Rapat Pelayanan terpadu menyoroti fenomena sejumlah kafe liar di Kota Bima yang menyalahi izin peruntukannya (14/10)

Negeri yang diberkahi atau disebut baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur dikutip oleh Al-Qur’an sebagaimana ayat:

لَقَدْ كَانَ لِسَبَإٍ فِى مَسْكَنِهِمْ ءَايَةٌۖ جَنَّتَانِ عَن يَمِينٍ وَشِمَالٍۖ كُلُوا۟ مِن رِّزْقِ رَبِّكُمْ وَٱشْكُرُوا۟ لَهُۥۚ بَلْدَةٌ طَيِّبَةٌ وَرَبٌّ غَفُورٌ

Sungguh, bagi kaum Saba’ ada tanda (kebesaran Tuhan) di tempat kediaman mereka yaitu dua buah kebun di sebelah kanan dan di sebelah kiri, (kepada mereka dikatakan), “Makanlah olehmu dari rezeki yang (dianugerahkan) Tuhanmu dan bersyukurlah kepada-Nya. (Negerimu) adalah negeri yang baik (nyaman) sedang (Tuhanmu) adalah Tuhan Yang Maha Pengampun.” ( Saba’: 15)

Kota maju membutuhkan “keberkahan” bukan hanya dalam arti spiritual, tetapi juga kemakmuran dan kebahagiaan bagi penduduknya.

Hal ini dapat dicapai melalui kombinasi pembangunan fisik seperti infrastruktur yang baik, ekonomi yang kuat, lingkungan yang bersih dan nyaman, serta rasa aman, dukungan, dan memiliki di antara warganya.

Aspek keberkahan dalam konteks kota maju
Spiritual dan moral:
Keberkahan dapat dimaknai sebagai berkah dari Tuhan, yang sering dikaitkan dengan nilai-nilai spiritual seperti doa dan ibadah.

Doa bersama oleh berbagai pemuka agama para alim ulama para pendakwah untuk kemajuan kota Bima misalnya adalah salah satu cara upaya dan iktiar untuk mendapatkan keberkahan secara spiritual.
Ekonomi dan kesejahteraan.

Keberkahan duniawi bisa berupa kelebihan dalam penghasilan, perdagangan, dan kesejahteraan ekonomi penduduknya, seperti yang dicontohkan dalam hadis tentang Madinah.

Pembangunan ekonomi yang berkelanjutan dan dapat dirasakan manfaatnya oleh semua lapisan masyarakat.

Lingkungan dan fasilitas:
Infrastruktur yang mendukung, seperti transportasi publik yang terintegrasi, area rekreasi, dan fasilitas digital, menciptakan lingkungan yang nyaman dan efisien bagi warganya.

Lingkungan yang bersih dan berkelanjutan juga penting untuk kesejahteraan jangka panjang.

Sosial dan kemanusiaan:
Rasa aman, dukungan, dan rasa memiliki di antara warga merupakan kunci kebahagiaan dan kemajuan sebuah kota.

Kota yang maju tidak hanya dibangun dari aspek fisik, tetapi juga dari nilai-nilai sosial yang kuat.

Ayat tentang negeri yang makmur adalah QS. Al-A’raf ayat 96: “Jikalau sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi ternyata mereka mendustakan (ayat-ayat Kami), maka Kami siksa mereka sesuai dengan apa yang telah mereka kerjakan”.

Ayat ini menjelaskan bahwa kemakmuran lahir dari iman dan takwa penduduknya, yang akan mendatangkan berkah dari langit dan bumi,

QS. Saba’ ayat 15: “(Negerimu) adalah negeri yang baik dan (Tuhanmu) adalah Tuhan Yang Maha Pengampun.”

Ayat ini menggambarkan negeri yang makmur, subur, dan aman dengan penduduk yang tidak lupa bersyukur kepada Allah SWT.

QS. An-Nahl ayat 112: “Dan Allah telah membuat perumpamaan sebuah negeri yang dahulunya aman, tenteram, rezekinya datang melimpah ruah dari setiap tempat, tetapi karena penduduknya mengingkari nikmat-nikmat Allah, maka Allah merasakan bencana kelaparan dan ketakutan sebab ulah perilaku mereka sendiri,”

Ayat ini menjadi peringatan bahwa kemakmuran bisa hilang jika penduduknya mengingkari nikmat dan banyak melakukan kemaksiatan. (****//Bbs)